Gus Yani Wujudkan Mimpi Warga Gili Noko Nikmati PLTS, Petrokimia Gresik Berikan Meteran Gratis

GRESIK,1minute.id – Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)  beroperasi di Pulau Bawean. Tepatnya, di Pulau Gili, Desa Sidogunungbatu, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik.  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan pemakaian listrik tenaga surya  itu pada Minggu, 15 Oktober 2023.

Ratusan jiwa warga yang mendiami kepulauan yang memiliki destinasi wisata pasir putih dan tempat snorkeling yang menawan itu semringah. Mimpi menikmati lampu penerangan 24 jam non-stop menjadi kenyataan. Setelah puluhan tahun listrik di kawasan itu hanya menyala 5 jam sampai 7 jam dalam sehari karena menggunakan pembangkit dari genset. 

Kegembiraan warga setempat bertambah karena untuk pemasangan meteran listrik gratis. Bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) Petrokimia Gresik. Selain meteran listrik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu membantu perbaikan jembatan apung, tempat pengolahan ikan dan sunit ekowisata. Penyerahan bantuan tersebut diserahkan oleh Direktur Direktur Keuangan dan Umum PT. Petrokimia Gresik Robby Setiabudi Madjid saat melakukan kunjungan bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

“Alhamdulillah warga Pulau Gili kini bisa menikmati listrik, selain itu berbagai bantuan CSR dari PT. Petrokimia Gresik juga mudah mudahan bermanfaat bagi warga Pulau Gili,” ungkap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani rangkaian kunjungan kerja hari kedua di Pulau Bawean pada Minggu. 15 Oktober 2023.

Bupati mengapresiasi kepedulian Petrokimia Gresik kepada masyarakat Gresik, termasuk di Pulau Gili. Petrokimia Gresik selama ini mendukung program Pemkab Gresik di berbagai sektor. “Tentu membangun Gresik dibutuhkan dukungan dari banyak stakeholder, termasuk perusahaan seperti Petrokimia Gresik. Semoga dukungan ini dapat terus ditingkatkan untuk Gresik semakin maju,” tandasnya.

Ditempat sama, Direktur Keuangan dan Umum PT. Petrokimia Gresik Robby Setiabudi Majid menyampaikan, Petrokimia Gresik bekerjasama dengan pemerintah daerah akan memberikan beberapa bantuan untuk masyarakat yang berfokus pada 3 bidang yaitu Pendidikan, kesehatan & lingkungan, dan ekonomi masyarakat. “Untuk pendidikan ada du jenis bantuan yaitu bentuk dana pendidikan untuk sekolah dasar dan madrasah, kedua peremajaan atau renovasi ruang baca. Saya berharap peremajaan ruang baca meningkatkan minat baca warga,” terang Budi.

Kedua, lanjut Budi, bantuan kesehatan dan lingkungan ada dua yakni alat pengelolaan sampah plastik dan alat pengelolaan biogas. Dirinya berharap dengan alat tersebut nantinya limbah plastik dapat dijadikan bahan batu bata atau paving blok agar kedepan kebutuhan batu bata di Pulau Gili dapat dipenuhi secara mandiri. 

“Selanjutnya, alat pembuatan biogas nantinya jika diolah dapat menghasilkan kebutuhan bahan bakar dan pupuk organik yang dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.

Ketiga, bantuan jenis ekonomi masyarakat, perusahaan memberikan 3 jenis. Di antaranya meteran listrik, alat pengolahan ikan, pembuatan dermaga dan sunit ekowisata di Pulau Gili Noko. “Mudah mudahan meteran listrik dapat memenuhi kebutuhan listrik dengan durasi yang panjang dari sebelumnya. Kemudian alat pengolahan ikan diharapkan dapat memproduksi berbagai olahan ikan. Nantinya dapat meningkatkan harga jual, dan nilai tambah serta produknya yang tahan lama dibandingkan hanya memproduksi ikan segar.

Tidak hanya itu, tidak kalah penting juga pembuatan dermaga dan sunit ekowisata di Gili Noko. “Saya berharap bisa lebih dikenal lebih oleh masyarakat luas. Tidak hanya Gresik ataupun masyarakat Jawa Timur bahkan secara Nasional,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Desa Sidogedungbatu  Supar mengungkapkan, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang sudah terbangun dan beroperasi di Pulau Gili Timur merupakan bukti nyata atas kepedulian dan kerja keras Bupati Gus Yani. Untuk masyarakat di Pulau Bawean khususnya masyarakat Desa Sidogedungbatu.

“Penerangan lampu listrik baru terbukti setelah kepemimpinan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Beliau adalah seorang pemimpin yang benar-benar peduli atas keinginan dari masyarakat Pulau Gili Timur yang sudah lama menjadi impiannya,” kata H. Supar.

Diketahui bahwa Pulau Gili Timur bagian dari Desa Sidogedungbatu Kecamatan Sangkapura. Selama bertahun-tahun tidak pernah mendapatkan adanya penerangan lampu seperti desa dan dusun-dusun lain yang ada di Bawean.

Selanjutnya, penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Gresik didampingi Direktur Keuangan dan Umum PT. Petrokimia Gresik berupa 53 meteran listrik, alat pengolahan sampah organik dan non organik, bantuan peremajaan ruang baca inspirasi, bantuan ruang dan mesin pengolahan ikan, serta bantuan dana pendidikan. Usai penyerahan dilanjutkan dengan peninjauan rumah baca inspirasi, rumah pengolahan ikan dan biogas. (yad)

Gus Yani Wujudkan Mimpi Warga Gili Noko Nikmati PLTS, Petrokimia Gresik Berikan Meteran Gratis Selengkapnya

Kali Pertama Jambore Pramuka Di Pulau Bawean, Bupati Gresik : Pramuka Bentuk Kepribadian Akhlak Mulia 

GRESIK,1minute.id – Jambore dan Perkemahan Wirakarya Kwarcab Gresik 2023 digelar di Pulau Bawean. Kali pertama kurun waktu 5 tahun terakhir ini. Bupati Gresik Fandi Akhmad yang membuka acara kepanduan se-Kabupaten Gresik itu pada Sabtu, 14 Oktober 2023.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam amanatnya menuturkan, gerakan Pramuka mempunyai tugas pokok dalam menumbuhkan tunas bangsa yang berkarakter. Caranya adalah melalui pendidikan kepramukaan yang merupakan proses pembentukan kepribadian, kecakapan hidup, dan akhlak mulia melalui penghayatan dan pengamalan nilai-nilai kepramukaan.

“Perlu dipahami kita semua bahwa, pendidikan kepramukaan dalam sistem pendidikan nasional termasuk dalam jalur pendidikan nonformal. Pendidikan kepramukaan ini diperkaya dengan nilai-nilai kepramukaan dalam membentuk kepribadian yang berakhlakul mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dan memiliki kecakapan hidup,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 14 Oktober 2023.

Jambore dan Perkemahan Wirakarya Kwarcab Gresik 2023 diikuti sebanyak 621 peserta pramuka dan 95 panitia, bertolak dari Pelabuhan Gresik dengan menggunakan Kapal Perang KRI LST Teluk Banten. Kegiatan ini mengangkat tema “Milenial, Agamis, Nasionalis, Trampil, Atraktif, dan Produktif (Mantap) berlangsung hingga 17 Oktober 2023 nanti.

Jambore dan Perkemahan Wirakarya ini merupakan pertemuan Pramuka Penggalang, dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh Kwartir Gerakan Pramuka dari tingkat ranting sampai tingkat Kabupaten. 

Di dalamnya, terdapat banyak kegiatan yang meliputi kegiatan umum, karya bakti, out bound, Pimpinan Kontingen Daerah (Pinkonda), dan Pembina Pendamping (Bindamping). Selain Bupati, pembukaan Jambore dan Perkemahan Wirakarya ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati sekaligus Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Gresik Aminatun Habibah. Tampak hadir pula, Dandim 0817 Gresik Ahmad Saleh Rahanar, serta jajaran Eselon II dan Camat se-Kabupaten Gresik.

Gus Yani menyebut, tema yang diusung dalam kegiatan ini juga sangat sesuai dengan perkembangan era teknologi saat ini. Dikatakan bahwa, penggunaan internet sebagai media komunikasi membawa banyak tantangan baru.

Di antaranya adalah mudahnya penyebaran ideologi yang menyimpang lewat media sosial, kurangnya pengawasan penggunaan teknologi informasi, serta munculnya banyak berita hoaks atau berita bohong melalui media sosial. (yad)

Kali Pertama Jambore Pramuka Di Pulau Bawean, Bupati Gresik : Pramuka Bentuk Kepribadian Akhlak Mulia  Selengkapnya

Terkendala Suplai Air,  Petugas Damkarmat Butuh Waktu 22 Jam Padamkan Kebakaran Pabrik Kayu PT Nankai Indonesia

 

GRESIK,1minute.id – Petugas pemadam kebakaran Gresik akhirnya bisa menjinakkan api yang melahap pabrik kayu, PT Nankai Indonesia dan PT Ahmadi Pasca Printis. Butuh waktu hampir dua hari, tepatnya 22 jam untuk menjinakkan api yang membakar ratusan kubik kayu di pabrik berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu.

“Tadi pagi sekitar pukul 04.00, anggota bergeser dari lokasi Kebakaran PT Nankai,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Jumat, 13 Oktober 2023. “Saat ini, anggota kami tempatkan di pabrik sebelah, PT Ahmadi Pasca Printis,” imbuh mantan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Ekonomi Kreatif , Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik itu.

Pemadam pabrik pengolahan kayu PT Nankai Indonesia itu membutuhkan kerja keras karena objek yang terbakar adalah kayu, bahan mudah terbakar. “Selain itu, kami kesulitan mendapatkan suplai air,” katanya. Kebakaran hebat di pabrik kayu PT Nankai Indonesia terjadi pada Kamis pagi, 12 Oktober 2023. Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran tersebut. 

Ada dua orang pekerja terluka bakar yang harus menjalani perawatan intensif di ICU RS Semen Gresik.  Korban bernama M. Sholahudin dan Ismanto. Keduanya mengalami luka bakar di area wajah, leher, perut, tangan, dan kaki. Namun, luka yang cukup serius terdapat di area leher dan kepala yang menyebabkan trauma inhalasi atau trauma di area pernapasan.

PANTAU KEBAKARAN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (berkopyah) memantau perkembangan kebakaran di pabrik kayu PT Nankai Indonesia di Jalan Mayjend Sungkono, Kebomas pada Kamis malam 12 Oktober 2023 ( Foto : Damkarmat Gresik untuk 1minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau langsung proses pemadaman yang dilakukan oleh anak buahnya di Dinas Damkarmat Gresik itu pada Kamis malam, 12 Oktober 2023. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga. 

Ia berpesan kepala anggota Damkarmat agar tetap berhati-hati dalam menjalankan tugas sehingga tidak terjadi hal lain yang tidak diinginkan. Keselamatan jiwa nomor satu.

“Rolling-rolling terus biar tidak capek, setiap berapa jam rolling,” kata Gus Yani kepada personil Damkarla yang bertugas di lokasi. 

Besarnya lidah api  yang melahap tumpukan kayu olahan berkualitas ekspor itu membuat atap pabrik yang terbuat dari baja itu runtuh. Bangunan atap baja melengkung tidak kuat menahan panasnya api itu kemudian ambruk. 

Kebakaran pabrik kayu PT Nankai Indonesia ini menambah panjang tragedi kebakaran selama musim kemarau di Kota Industri-sebutan Lain-Kabupaten Gresik ini. (yad)

Terkendala Suplai Air,  Petugas Damkarmat Butuh Waktu 22 Jam Padamkan Kebakaran Pabrik Kayu PT Nankai Indonesia Selengkapnya

Festival Tanaman Hias Terbesar di Kesambenkulon, Bupati Gresik: Inginkan Tanaman Hias Gresik Hiasi IKN 

GRESIK,1minute.id – Festival tanaman hias kembali digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Festival dipusatkan di sentra tanaman hias di Desa Kesambenkulon, Kecamatan Wringinanom ini dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 11 Oktober 2023.

Ribuan jenis tanaman hias dipajang di lokasi festival yang akan berlangsung sampai 15 Oktober 2023 nanti itu untuk menyemarakkan Hari Tani 2023. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya tanaman hias sebagai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Gresik. :Kabupaten Gresik punya potensi yang sangat luar biasa, khususnya di sektor tanaman hias. Ada tiga kecamatan, yakni Kedamean, Wringinanom dan Driyorejo. Ketiganya punya sentral tanaman hias, utamanya tanaman tropis,” terang Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Potensi yang ada, juga terus dimaksimalkan dengan berbagai pembangunan infrastruktur jalan yang mumpuni oleh Pemerintah Kabupaten Gresik. Dengan begitu, akses mobilitas bisa terjamin dan memberikan kemudahan bagi UMKM maupun calon pembeli.

Potensi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Gresik tersebut, diyakini merupakan modal besar untuk bersaing di taraf nasional, bahkan internasional. Di taraf nasional, Ia menginginkan agar tanaman hias asal tiga kecamatan ini “mengisi” taman-taman di proyek nasional Ibu Kota Negara (IKN).

“IKN saya yakin memiliki banyak peluang, untuk kita berkontribusi dengan mengirimkan tanaman-tanaman asal tiga kecamatan ini. Potensi ini harus benar-benar kita konsep dengan baik. Kita juga lakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait, agar pasar IKN bisa diisi oleh petani tananam hias Kabupaten Gresik. Dari media sosial juga kita dorong untuk terus mempromosikan tanaman hias yang kita miliki,” katanya. 

Ia mendorong stakeholder di Kabupaten Gresik untuk memasang target jumlah pohon yang ditanam dalam satu tahun. Kebersamaan kolektif ini, memiliki banyak manfaat baik dari segi lingkungan, maupun kemajuan UMKM tanaman hias. “Komitmen pemerintah daerah dalam pelestarian lingkungan harus dilakukan secara kolektif. Tidak hanya dinas-dinas, melainkan juga perusahaan dan BUMD di Kabupaten Gresik. Nanti, kita buatkan rapor tentang terkait hal ini,” tegas Bupati Yani.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindhoto Putro  menambahkan,  antusiasme masyarakat dalam kontes tanaman hias. Tercatat, hingga saat ini sebanyak 250 Bonsai dan 50 Sansevieria sudah dipamerkan. Jumlah ini diyakini akan terus bertambah hingga akhir acara.

“Perkiraan akan ada sebanyak 450 Bonsai dan 200 Sansevieria yang akan mengikuti kontes. Pesertanya pun beragam, ada yang dari Pasuruan, Kediri, hingga Solo,” ungkap Eko. Selain itu, harga tanaman-tanaman yang di konteskan tersebut juga cukup fantastis. Beberapa tanaman bahkan dibandrol hingga ratusan juta rupiah.

Untuk diketahui, event ini merupakan kali kedua diselenggarakan di Kabupaten Gresik. Sebelumnya, festival tanalan hias diselenggarakan di Desa Karangandong dan berjalan dengan sukses. Kedepan, event serupa akan terus dilakukan dalam upaya menggaungkan tanaman hias tropis Kabupaten Gresik.

“Mudah mudahan setiap tahun, pada bulan September atau Oktober kegiatan terus dapat dilakukan. Dengan inisiasi bersama Kementerian Pertanian, kami berharap mudah-mudahan pameran ini menjadi skala nasional dan dapat mengikuti pameran hingga internasional seperti Tomohon Sulawesi Utara,” pungkasnya.(yad)

Festival Tanaman Hias Terbesar di Kesambenkulon, Bupati Gresik: Inginkan Tanaman Hias Gresik Hiasi IKN  Selengkapnya

DPRD Gresik Semakin Produktif,  Jelang Akhir Tahun  Tetapkan 4 Ranperda 

GRESIK,1minute.id – Menjelang akhir tahun, DPRD Gresik menyelesaikan pembahasan dan mengambil keputusan empat rancangan peraturan daerah (Raperda). Empat ranperda yang ditetapkan bersama antara legislatif dengan eksekutif itu dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Gresik pada Kamis, 5 Oktober 2023. 

Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan terhadap Ranperda tentang Pajak dan Retribusi Daerah dan Ranperda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Gresik. Serta, Penetapan Ranperda Penyelenggaraan Perumahan dan Permukiman dan Ranperda Tentang Smart City.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Gresik Khoirul Huda dalam laporannya menyampaikan, persetujuan dan pengambilan keputusan atas ranperda RTRW dilakukan setelah Persetujuan Subtansi (Persub) dari Kementerian (Kemen) ATR/BPN turun. Salah satu rekomendasi dalam persetujuan substansi tersebut yakni struktur dan pola ruang tidak ada perubahan secara subtansial, tapi harus menyelaraskan pola ruang dengan garis pantai.

“Garis pantai mengikuti kondisi eksisting sesuai hasil verifikasi, sehingga seluruh luas daratan termasuk hasil reklamasi sudah masuk wilayah kabupaten Gresik,” ujar Huda.

Sementara penyesuaian terkait luasan Lahan Sawah Dilindungi yang ditetapkan antara lain, luas lahan tanaman pangan ditetapkan 36. 641, hektar, tanaman hortikultura selua 11. 887 hektar. “Sedangkan yang ditetapkan menjadi pertanian yang dilindungi atau LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) seluas

27.770 hektar, yang sudah masuk dalam bagian dari 36 ribu hektar, ketentuan itu Itu yang mengikat untuk menjamin produksi pangan,” jelas Huda. 

Rapat paripurna pengambilan keputusan terhadap empat Ranperda ini dipimpin oleh Nur Saidan, Wakil Ketua DPRD Gresik ini dihadiri Ahmad Nurhamim dan Mujid Riduan, keduanya  Wakil Ketua DPRD Gresik serta Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani seusai rapat paripurna mengatakan lambatnya pengesahan ranperda RTRW dikarenakan persetujuan subtansi baru turun.

“Nah itu yang memang jadi kewenangan Kementerian ATR/BPN,” ujar Fandi Akhmad Yani. Dikatakan, setelah Ranperda RTRW disahkan, akan berlaku ketentuan insentif dan disinsentif bagi pengusaha.

Pelaku usaha yang taat regulasi akan mendapatkan insentif pajak ataupun retribusi, sementara pelaku Usaha yang nekat mengabaikan ketentuan tata ruang akan ada sanksi disinsentif. Ya nanti akan ditindaklanjuti dengan perbup mengenai ketentuan tersebut,” kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. (yad)

DPRD Gresik Semakin Produktif,  Jelang Akhir Tahun  Tetapkan 4 Ranperda  Selengkapnya

Air Umbulan Pasuruan, Desember Mengalir ke Rumah Warga di Kecamatan Duduksampeyan 

GRESIK,1minute.id – Penantian panjang ribuan warga di Kecamatan Duduksampeyan bisa menikmati air bersih segera terwujud. Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti menargetkan air bersih dari sumber air Umbulan, Pasuruan itu pada Desember 2023 nanti.

Target realisasi itu diungkapkan Diana Kusumastuti usai meninjau langsung Pekerjaan Pembangunan Jaringan Perpipaan untuk Percepatan SPAM Regional Umbulan Provinsi Jawa Timur di Kecamatan Manyar pada Kamis, 28 September 2023. Rombongan tiba di proyek Pekerjaan Pembangunan Jaringan Perpipaan untuk Percepatan SPAM Regional Umbulan sekitar pukul 12.00 WIB. Mereka disambut oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Kepela Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah.

Saat ini progres pekerjaan sampai September 2023 mencapai 77,67 persen dengan target penyelesaian di akhir Desember 2023.  Rombongan kemudian berjalan kaki menuju lokasi Pemasangan pipa HDPE diameter 630 mm metode HDD crossing jalan Tol Surabaya – Gresik overpass Suci, Manyar.

Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI Diana Kusumastuti mengatakan, dengan adanya pemasangan pipa ini, air Umbulan yang memiliki debit air 4.000 liter per detik bisa menambah sambungan rumah di Gresik. Diharapkan bisa menambah 14.500 sambungan rumah, dimanfaatkan oleh masyarakat. 

“Bulan Oktober Insya Allah selesai, mudah-mudahan Desember air sudah bisa ngalir ke masyarakat,” ujarnya. Air Umbulan Pasuruan ini memiliki kualitas baik dan layak untuk minum. Sejumlah desa telah menikmati air Umbulan itu. Antara lain, warga Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Ribuan warga Desa Kedanyang itu bisa menikmati air bersih setelah menunggu kurang lebih 30 tahun. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang mewujudkan impian warga tersebut. 

Bila proyek Pekerjaan Pembangunan Jaringan Perpipaan untuk Percepatan SPAM Regional Umbulan kelar sesuai target, masyarakat yang menikmati air bersih dari Umbulan, Pasuruan itu semakin meluas. Diantaranya, warga Kecamatan Duduksampeyan. 

Diana Kusumastuti melanjutkan bulan Oktober pemasangan pipa telah selesai, akan dilakukan flushing kemudian tes comisioning dan uji alir paling lambat sampai bulan Desember. Setelah selesai semuanya, air bisa mengalir ke sambungan rumah.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi Kementerian PUPR Dirjen Cipta Karya selalu memberikan perhatian kepada Pemkab Gresik dan masyarakat Gresik. Pria yang akrab disapa Gus Yani menyampaikan otomatis dengan adanya utilitas baru ini, terus akan menambah daya serapan sambungan pipa Perumda Giri Tirta.

“Insya allah tahun ini sudah selesai, reservoir di Bunder juga tuntas. Kita bisa mendorong air hingga ke Kecamatan Duduksampeyan. Kedanyang, Kebomas tahun ini sudah keluar airnya, Insya Allah Kecamatan Duduksampeyan. Saat ini progres pemasangan sambungan rumah, kami apresiasi dan terimakasih air ini sangat bermanfaat untuk masyarakat Gresik,” kata Gus Yani. (yad)

Air Umbulan Pasuruan, Desember Mengalir ke Rumah Warga di Kecamatan Duduksampeyan  Selengkapnya

Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim Jadi Kurikulum Merdeka Muatan Lokal

GRESIK,1minute.id – Ribuan jemaah mengikuti Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Ke-623 Syekh Maulana Malik Ibrahim pada Kamis, 28 September 2023. Dua acara istimewa yang dinantikan umat muslim itu dipusatkan di Gedung Maulana Malik Ibrahim di dalam kompleks makam Maulana Malik Ibrahim, Walisongo itu. 

Jemaah yang menghadiri nguri-uri budaya Islam itu mendapatkan jamuan nasi kebuli, masakan khas etnis Arab itu. Tampak hadir di acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-623 Syekh Maulana Malik Ibrahim itu, antara lain, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani,  Rektor UIN Wali Songo Semarang Imam Taufik, dan Habib Ali bin Muhammad Assegaf.

Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim berjalan khidmat. Dalam acara itu, juga mendoakan masyarakat Gresik lebih makmur dan sejahtera. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, saat ini masyarakat sedang membutuhkan keteladanan para waliyullah. “Istakamah mencari ilmu. Masyarakat Gresik yang dikenal santri , ayo ngaji terus untuk melawan kebodohan. Mari jihad melawan kebodohan,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

NASI KEBULI : makanan khas Indonesia yang disukai masyarakat Arab menjadi menu jemaah Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Ke-623 Syekh Maulana Malik Ibrahim pada Kamis, 28 September 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Ketua Yayasan Malik Ibrahim, Taufiq Harris mengatakan, Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim digelar rutin setiap tahun. Dalam rangkaian acara itu, menampilkan sejumlah kesenian khas Indonesia yakni rebana, hadrah ishari dan pawai anak-anak taman pendidikan quran (TPQ). Acara itu diikuti ribuan jemaah dan siswa jenjang SMA/MA dan SMK di Kabupaten Gresik.  Acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim yang digelar setiap tahun ini menjadi implementasi untuk optimalisasi kurikulum merdeka. “Jadi sebagian media implementasi penguatan kurikulum muatan lokal (mulok),” kata Taufiq. 

Tujuan kegiatan yang dilakukan berulang-ulang setiap tahun ini melestarikan nilai budaya bangsa, atau subtansi memiliki nilai-nilai Sunnah Rasul dan para alAuliyah disamping adalah media pemersatu umat. “Isya Allah prosesi maulid dan haul yang rutin Tiap tahun tazkiayah, tilawah, islah akan berdampak pada kita semua,” katanya. (yad)

Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim Jadi Kurikulum Merdeka Muatan Lokal Selengkapnya

Sarungan, Bupati Gresik Pantau Pekerjaan Pemasangan Box Culvert di Pusat Ekonomi Gresik Kota Lama 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik mengurai satu per satu  problem banjir di perkotaan Gresik. Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (CKPKP) melakukan pekerjaan pelebaran saluran air di Jalan Samanhudi, Gresik. Mitigasi bencana banjir di kawasan Gresik kota Lama itu diproyeksikan kelar bulan November 2023.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau proyek pelebaran saluran air di pusat ekonomi di Gresik Kota Lama pada Selasa malam, 26 November 2023. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani memakai sarung dan kopyah hitam menemui sejumlah warga setempat untuk mendengarkan curhat warga.

Banjir kawasan Jalan Samanhudi, Gresik, mulai Pasar Kota Gresik hingga simpang tiga Jalan HOS Cokroaminoto, Gresik itu kantaran saluran air dalam kondisi sempit sehingga menjadi penyebab banjir di wilayah Pasar Kota Gresik. Malam itu, sejumlah pekerjaan masih beraktivitas. 

Gus Yani menjelaskan, aliran air yang berada di wilayah Jalan Samanhudi tersebut merupakan daerah elevasi. Ditambah lagi dengan kondisi saluran  air yang sempit, jika curah hujan tinggi sudah pasti banjir. “Di lokasi ini (saluran air) kondisinya sempit. Sehingga saat musim hujan tiba, pasti mengalami banjir. Ini sudah dirasakan warga sejak lama,” katanya.

Pekerjaan itu akan menggunakan box culvert dimensi lebar 3 meter, panjang 2 meter dengan kedalaman 2 meter. “Sebelumnya, crosingan di lokasi itu hanya memiliki dimensi 1,5 meter,” imbuhnya. 

Mantan Ketua DPRD Gresik itu Gus Yan melanjutkan, untuk memaksimalkan pengendalian banjir di wilayah tersebut, Pemkab Gresik berencana melakukan pekerjaan secara berkelanjutan. “Saat ini kita fokus pada pekerjaan box culvert. Targetnya bulan November pelebaran rampung dilaksanakan. Tahun depan kita rencanakan pemasangan udith untuk mengurai air ke arah Barat dan Timur,” katanya.  Iaberharap, dengan adanya pelebaran crossing ini mampu mengurangi dampak banjir yang ditimbulkan.

Sementara itu Yuniar, 56, salah seorang warga Jalan Samanhudi mengungkapkan, bahwa dirinya dan warga sekitar selalu merasa was-was akan datangnya saat musim hujan tiba. Bahkan tak jarang banjir tersebut memasuki pemukiman warga. “Dengan adanya pelebaran ini, kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Gresik. Semoga kampung kita ini tidak banjir lagi,” katanya. (yad)

Sarungan, Bupati Gresik Pantau Pekerjaan Pemasangan Box Culvert di Pusat Ekonomi Gresik Kota Lama  Selengkapnya

Bupati Gresik :  Ayo Jadikan Sekolah Tempat Nyaman, Stop Kekerasan Anak

GRESIK,1minute.id – Fonomena kekerasan anak yang terjadi belakangan ini membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani prihatin. Stop bullying, kekerasan seksual dan intoleransi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, anak merupakan tumpuan bagi orang tua dan sebagai generasi penerus bangsa. Anak harus memperoleh perlakuan yang baik dan dilindungi. Sebagaimana diatur dalam Undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 perubahan atas Undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal. Serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat menghadiri kegiatan ‘Ngobrol Asik Pendidikan’ yang berlangsung di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik pada Senin, 25 September 2023.

Dialog itu dihadiri para guru dan tenaga pendidik (tendik) dalam naungan Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik. Adanya fenomena kekerasan anak, baik yang dilakukan oleh oknum guru ataupun teman sebayanya, menimbulkan dampak yang buruk. Terutama berdampak pada psikologis seorang anak.

“Tentunya, kekerasan menimbulkan trauma pada anak, misalnya menolak pergi ke sekolah,” kata Gus Yani. Oleh karena itu, fenomena seperti ini perlu menjadi perhatian serius dan menjadi pekerjaan rumah yang harus ditangani secara serius. Ada tiga hal yang menjadi perhatian, yakni stop bullying, stop kejahatan seksual dan stop intoleran terhadap anak. 

“Tiga persoalan itu harus tuntas. Formulasinya adalah dengan cara menambah daya kapasitas kita sebagai seorang guru atau tenaga pendidik yang profesional. Utamakan profesionalitas,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Ia melanjutkannperlu tumbuhnya ketegasan yang terukur dari seorang pendidik kepada muridnya. Hal ini juga harus diimbangi dengan kesadaran kita sebagai orang tua. “Kita sebagai orang tua juga memiliki peran yang sama, yakni fungsi kontrol terhadap kepribadian anak. Saya tekankan, bahwa sekolah bukanlah tempat penitipan anak. Namun sekolah adalah tempat menimba ilmu. Jadi semua harus bersinergi, sebab pengembangan karakter anak di rumah juga sangat penting. Jangan sampai ada lagi kekerasan, baik itu berupa kekerasan fisik ataupun kekerasan verbal,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Gresik  Aminatun Habibah memberikan warning bahwa jangan ada lagi kejadian kekerasan pada anak. Menurutnya, dengan adanya kasus kekerasan di lingkungan sekolah, sama halnya dengan menodai lembaga pendidikan yang mestinya menjadi tempat untuk belajar yang nyaman.

Menurut Bu Min, sekolah perlu menciptakan kultur yang aman, nyaman dan sehat. Sehingga, siswa bisa berinteraksi dengan baik dengan teman-temannya. Selain itu, Sekolah perlu memberikan sanksi tegas kepada anak yang melakukan bullying. Sehingga, pelaku merasa jera dan tidak melakukan tindakan bullying kembali kepada temannya.

“Peran guru dan orang tua perlu untuk mengajarkan siswa/anak untuk menyelesaikan masalah dengan pendekatan musyawarah bersama, bukan dengan kekerasan dan main hakim sendiri,” pungkas wabup  berlatar pendidik itu. 

Untuk diketahui, dua pekan terakhir dugaan kekerasan yang dialami anak berinisial SAH, 8 tahun menguncang Kabupaten Gresik. Anak kelas 2 sekolah dasar negeri di Kecamatan Menganti itu mengaku mendapat kekerasan fisik. Anak korban mengaku mata dicolok tusuk bakso hingga mengalami penurunan pengelihatan. Sementara polisi telah melakukan melakukan pemeriksaan 47 saksi dan melakukan pemeriksaan kesehatan mata di empat rumah sakit, diantaranya,  RSUD Ibnu Sina Gresik dan Magnetic Resonance Imaging atau MRI di RS PHC Surabaya pada Rabu, 20 September 2023 lalu. 

“Hasilnya, pemeriksaan fisik makro tidak ditemukan kelainan apapun, mulai bekas luka tidak ada,” ujar dr Bambang Tuhariyanto Sp.M, dari RSUD Ibnu Sina Gresik di Mapolres Gresik pada Kamis, 21 September 2023. Bagaimana hasil analisis DVR CCTV yang dilakukan oleh Labfor Polda Jatim? 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menjlentrehkan pihak telah melakukan pemeriksaan 47 orang saksi dalam perkara dugaan kekerasan terhadap anak berinisial SAH, 8 tahun itu. “Tidak ada saksi yang melihat dan mengetahui kejadian itu,” kata Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom di Mapolres Gresik pada Kamis, 21 September 2023.

Selain pemeriksaan saksi-saksi, imbuhnya, pihaknya juga meminta bantuan Labfor Polda Jatim untuk melakukan analisa DVR CCTV sekolah. Ada enam kamera pengintai yang dilakukan analisa. Hasilnya? “Enam kamera CCTV yang dipasang di sekolah juga tidak merekam waktu kejadian karena sejak Juni 2023 mati,” jelasnya. (yad)

Bupati Gresik :  Ayo Jadikan Sekolah Tempat Nyaman, Stop Kekerasan Anak Selengkapnya

Bupati Gresik Ajak Pilih Sekolah, Anak Korban Ngaku Dicolok Tusuk Bakso Pilih SD Miftahul Ulum

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bergerak cepat menyelamatkan masa depan anak korban berinisial SAH, 8 tahun. Anak perempuan kelas 2 sekolah dasar negeri di Kecamatan Menganti itu mengaku menjadi korban kekerasan fisik di sekolah. Ia dicolok dengan tusuk bakso hingga mengakibatkan mata kanan mengalami penurunan pengelihatan. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya mengupayakan menyelamatkan masa depan anak SAH dengan kembali sekolah. “Keluarga anak SAH, kami ajak untuk memilih sekolah yang cocok,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani usai menghadiri rilis perkembangan penyidikan dugaan kekerasan terhadap anak berinisial SAH  di Mapolres Gresik pada Kamis, 21 September 2023. 

“Saran Saya cari sekolah yang mendekati rumah dan lebih menyenangkan. Saya ajak mereka keliling agar memilih sendiri. Artinya dari anaknya nyaman, terus orang tua lebih percaya diri. Semoga kasus segera tuntas,” harapnya. 

Disisi lain, Pemkab Gresik terus berbenah menjadikan sekolah ramah anak. Ia pun mengajak insan media memberikan pemberitaan edukatif. “Saya dalam setiap pertemuan di rapat atau forum guru terus mendorong guru dan tenaga pendidik untuk mengupgrade diri untuk menuju profesional,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto mengatakan, pihaknya telah mendapatkan sekolah yang sesuai dengan keinginan anak korban SAH maupun orang tua. Mereka menginginkan sekolah di SD Miftahul Ulum. SD tersebut masuk dalam Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum di Desa Hulaan,Kecamatan Menganti. “Semua persyaratan sudah selesai. Kapan anak SAH mau masuk sekolah bisa,” kata Hariyanto di Mapolres Gresik pada Kamis, 21 September 2023.

Dalam rilis di Mapolres Gresik terungkap fakta-fakta baru yang berbeda dengan pengakuan keluarga anak korban, SAH, 8 tahun, tersebut. Fakta baru itu, hasil pemeriksaan empat rumah sakit yang melakukan pemeriksaan termasuk pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging atau MRI di RS PHC Surabaya menyebutkan hasil pemeriksaan fisik makro tidak ditemukan kelainan apapun, mulai bekas luka tidak ada. Sementara penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik telah memeriksa sebanyak 47 saksi. Semuanya tidak mengetahui kejadian yang menimpa anak SAH pada 7 Agustus 2023. Sedangkan, 6 kamera CCTV sekolah berdasarkan hasil analisis Labfor Polda Jatim tidak aktif sejak 1 Juni 2023. 

Untuk diketahui kejadian dugaan kekerasan kepada anak korban SAH pada 7 Agustus 2023.  Sekitar pukul 08:30 WIB saat anak korban melihat acara lomba 17- an di sekolah di Kecamatan Menganti. Saat anak korban melihat korban tersebut ia dipanggil oleh seseorang anak laki-laki dan tiba-tiba ia di tarik ke sebelah sela antara ruang dan gerbang timur sekolah di lalu anak korban di mintai uang, Namun tidak diberikan oleh anak korban.

Lalu anak laki laki tersebut mengambil tusukan pentol di lantai atau ditanah, sambil menutup mata kiri anak korban dengan tangannya, anak laki-laki tersebut menusuk mata anak korban. Dan anak laki-laki tersebut berlari meninggalkan korban. Atas kejadian tersebut korban mengalami penurunan pengelihatan. Korban kemudian melaporkan ke Polres Gresik pada 28 Agustus atau 21 hari pascakejadian. (yad)

Bupati Gresik Ajak Pilih Sekolah, Anak Korban Ngaku Dicolok Tusuk Bakso Pilih SD Miftahul Ulum Selengkapnya