2023 : Pemkab Gresik Bakal Betonisasi 17 Ruas Jalan, Bupati Gresik : Minta Doa Warga

GRESIK,1minute.id – Pembangunan infrastruktur bakal dikebut. Tahun ini, Pemkab Gresik akan melakukan betonisasi 17 ruas jalan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Belasan ruas jalan itu tersebar di enam kecamatan di Gresik Selatan yakni Kecamatan Driyorejo, Kedamean, Menganti,  Benjeng, Balongpanggang dan Cerme. 

“Iki loh rek, jalan yang akan diperbaiki agar jalan menuju rumah kalian mulus. Biar kita semakin satset kemana-mana. Mohon doanya ya rek semoga segala pembangunan infrastruktur di Kabupaten Gresik berjalan lancar,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di akun instagram @fandiakhmadyani pada Selasa, 21 Maret 2023. Postingan itu telah mendapatkan 971 like. 

Pembangunan infrastruktur bakal berlanjut tahun berikutnya. Dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)  2024 di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik ada sejumlah rencana pembangunan infrastruktur lainnya. 

Musrenbang penyusunan RKPD dengan melibatkan semua stakeholder untuk  mengoptimalkan peran aktif masyarakat, serta para pemangku kepentingan dalam proses Perencanaan Pembangunan Daerah 2024 ini diantaranya dihadiri oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, mengharapkan, dalam penyusunan RKPD 2024 seluruh OPD untuk meningkatkan kualitas perencanaan, penganggaran dan pengendalian program dengan menggunakan pendekatan holistik-tematik, integratif dan spasial.

JEMBATAN KACANGAN : Pembangunan infrastruktur jembatan Kacangan, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik diperkirakan kelar bulan ini. Kondisi jembatan Kacangan pada 20 Februari 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pihaknya, katanya, akan terus berbenah mengatasi permasalahan melalui 9 program prioritas tematik melalui Nawa Karsa. Pada 2022, kinerja pemerintahan menunjukkan tren positif. Indikatornya, perekonomian tumbuh 7,38 persen, angka pengangguran terbuka menurun 0,16 persen menjadi 7,84 persen. 

“Alhamdulillah perekonomian di Gresik tumbuh 7,38 persen. Ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi di Gresik yang membaik dan berdampak pada penciptaan lapangan pekerjaan,” ujar sarjana Ekonomi dari Universitas Airlangga Surabaya itu.

Presentasi kemiskinan juga menurun sebesar 1,36 persen menjadi 11,6 persen pada 2022. “Peningkatan insfrastruktur jalan dan penanggulangan banjir menjadi faktor tumbuhnya kesejahteraan masyarakat Gresik,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. Peningkatan kualitas jalan membuka peluang dan memberi kelancaran pada aktifitas ekonomi masyarakat Gresik. Begitu pun penanggulangan banjir. 

“Kami terus lakukan normalisasi Kali Lamong dan upaya pembebasan lahan. Kami juga berencana membuat kolam retensi untuk penampungan air yang mampu meminimalisir dampak banjir yang tiap tahun terjadi,” tegasnya. Program percepatan pemulihan ekonomi seperti Gresik Membangun Dusun, Gerbang Dusun, Pengembangan Kartu Tani, Pengembangan Ekowisata untuk pencapaian sasaran pembangunan nasional dan daerah.

“Melalui forum ini diharapkan akan terbentuk pengembangan partisipasi masyarakat pada setiap proses dan pelaksanaan pembangunan,” harapnya. Untuk program usulan ke Provinsi Jawa Timur, diantaranya penanggulangan banjir yang diakibatkan luapan Kali Lamong. Percepatan pelebaran jalan nasional dan subsidi penerbangan Surabaya-Pulau Bawean untuk menggeliatkan ekonomi di kepulauan Bawean. 

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gresik Misbahul Munir menyatakan, pelaksanaan Musrenbang RKPD Gresik 2024 memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk menjamin agar terjalin sinkronisasi atau keselarasan program prioritas yang tertuang dalam Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik. (yad)

2023 : Pemkab Gresik Bakal Betonisasi 17 Ruas Jalan, Bupati Gresik : Minta Doa Warga Selengkapnya

Fasyen Batik Tenun Khas Gresik Meriahkan Festival Pariwisata Budaya dan Konser Anak Bangsa 

GRESIK,1minute.id – Festival Pariwisata Budaya dan Konser Anak Bangsa di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) semarak pada Sabtu malam, 18 Maret 2023. Semua yang tampil dalam festival sebagai penuntup rangkaian perayaan HUT ke-49 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan Hari Jadi (Harja) ke-536 Kota Gresik ini adalah warga Gresik. 

Diantaranya,  kelompok seni dari Pemkab Gresik menampilkan busana kostum karnival, peragaan busana batik diperagakan oleh Duta Wisata, Cak dan Yuk Gresik dengan diiringi musik yang begitu apik menambah kemeriahan acara tersebut.

Gedung olah raga indoor berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu terus bergerumuruh menirukan lagu-lagu hits yang dinyanyikan oleh Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar itu dengan lagu penutup berjudul Ojo Di Bandingke yang sempat viral ketika dinyanyikan oleh Farel Prayogo itu.

FASYEN BATIK : Seorang model memakai rancangan baju batik tenun khas Gresik dalam Festival Pariwisata Budaya dan Konser Anak Bangsa di Gedung WEP pada Sabtu malam, 18 Maret 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Semua tamu maju dan bernyanyi bersama dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya mengajak untuk wujudkan kolaborasi dalam pelayanan untuk Gresik baru lebih maju. “Jaga selalu Kota Gresik, jaga kebersamaan ketertiban dan kedamaian Kota Gresik,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Selain itu, mantan Ketua DPRD Gresik itu, juga mengajak para milenial di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini ikut bersama-sama membangun Kabupaten Gresik. “Kepada seluruh organisasi kepemudaan dan seluruh masyarakat mari secara bersama-sama membangun Kabupaten Gresik menuju Gresik baru lebih maju,” ujarnya.

Dandim Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar mengaku bangga dengan ada Festival Pariwisata Budaya dan Konser Anak Bangsa ini berlangsung sukses dan meriah. “Sinergitas serta kolaborasi antar stakeholder dalam pelayanan masyarakat akan mendapatkan hasil yang lebih optimal. Mari kita bersama-sama wujudkan,” tegas Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar yang jug koordinator dalam acara ini. (yad)

Fasyen Batik Tenun Khas Gresik Meriahkan Festival Pariwisata Budaya dan Konser Anak Bangsa  Selengkapnya

Bupati Gresik Ajak Partisipasi Masyarakat Turut Bantu Mitigasi Bencana Hidrometeorologi 

GRESIK,1minute.id – Kali Lamong kembali meluap. Sejumlah desa di dua kecamatan yakni Balongpanggang, Benjeng dan Cerme tergenangi air bah yang berasal dari hulu Kali Lamong berada di Mojokerto maupun Lamongan pada Selasa malam, 14 Maret 2023.

Namun, meluapnya Kali Lamong, kali kedua tahun ini curah tergolong masih tinggi cepat surut. Air “hanya” mampir. Normalisasi Kali Lamong yang dilakukan oleh Pemkab Gresik mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang berada di bantaran Kali Lamong itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya mitigasi Penanggulangan banjir Kali Lamong. Ia mengungkapkan sejak awal dilantik sebagai Bupati Gresik upaya penanganan dilakukan melalui APBD berupa pembebasan lahan di bantaran Kali Lamong. 

Langkah lainnya menjalin komunikasi dengan perusahaan sekitar, untuk mengucurkan CSR-nya untuk menormalisasi sungai anak Kali Lamong. “Kita tahu bahwa langkah-langkah ini belum cukup untuk menanggulangi banjir. Oleh karenaya langkah berikutnya yang akan kita lakukan adalah membangun kolam retensi di titik-titik yang menjadi langganan banjir,” terang Bupati Fandi Akhmad Yani ketika menerima kunjungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 15 Maret 2023.

Tim BPPB dipimpin oleh Tenaga Ahli Kepala BNBP Pusat Brigjen TNI Bambang Eko dan Kolonel Agus Marsanto, serta Kasubdit Dukungan Pengerahan SDM BNPB Andria Yuve Rizal. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jatim Gatot Subroto dan Kepala Pelaksana BPBD Gresik Darmawan.

Dalam kunjungan tersebut BNPB menyerahkan bantuan  dana siap pakai sebesar Rp 250 juta. Dana tersebut merupakan dukungan operasional BNPB dalam penanganan banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Gresik.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu melanjutkan, upaya normalisasi Kali Lamong menjalin sinergi dengan semua stakeholder. Termasuk Pemprov Jatim. Menurut Gus Yani, upaya normalisasi Kali Lamong menyoroti belum maksimalnya peran Pemprov Jatim dalam membantu Pemerintah Kabupaten Gresik untuk menjinakkan Kali Lamong. 

“Kita juga terbuka kepada semua pihak untuk bersama-sama kami untuk menuntaskan permasalahan banjir di Kabupaten Gresik. Baik itu dari pusat, dan tentunya harapan juga kepada BPBD Jatim dan Pemprov untuk ikut serta membantu kami menanggulangi bencana,” ujarnya. 

Gus Yani mengajak untuk bersama-sama tanggulangi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Gresik. “Cuaca ekstrim beberapa hari kebelakang benar-benar membawa dampak bagi masyarakat di Kabupaten Gresik. Di wilayah Gresik Selatan, Kali Lamong meluap dan di Pulau Bawean selain banjir juga terjadi tanah longsor. Oleh karenanya, kami sangat berterima kasih atas dukungan dana yang diberikan BNPB hari ini,” katanya. (yad)

Bupati Gresik Ajak Partisipasi Masyarakat Turut Bantu Mitigasi Bencana Hidrometeorologi  Selengkapnya

Mulai Bupati Gresik Hingga Camat Teken Komitmen Bersama Percepat Zero Stunting

GRESIK,1minute.id – Angka Stunting masih dua digit atau 10,7 persen sebelumnya mencapai 23 persen. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik tidak mengendorkan niatnya untuk menuntaskan masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak itu. 

Bahkan, duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Bupati Gresik dan Wakil Bupati Gresik bertekad mewujudkan zero stunting di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Bupati Fandi Akhmad Yani, Wabup Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman bersama Kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat, Perwakilan unsur pendidikan, Organisasi Masyarakat (Ormas) menandatangani komitmen bersama percepatan penanggulangan stunting.

“Angka prevalensi stunting kita memang sudah terjun bebas, dari 23% menjadi 10,7%, dibawah angka Provinsi Jawa Timur. Ini merupakan hasil kerja bersama dari berbagai pihak dan akan terus kita lakukan hingga stunting kita nol,” ujar Gus Yani, begitu Bupati Fandi Akhmad Yani

saat membuka kegiatan Rembuk Stunting 2023 di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 15 Maret 2023.

Ia menambahkan, dari data yang ada saat ini terdapat 3.701 kasus stunting yang ada di Kabupaten Gresik. Dirinya membayangkan, jika pegawai di lingkungan Kabupaten Gresik dan masyarakat yang berkecukupan mau untuk menjadi orang tua asuh, maka angka tersebut sudah selesai.

“Kita lakukan intervensi dengan menyisihkan rezeki minim 10 ribu rupiah per hari. Kita berikan susu, kacang hijau, atau makanan bergizi lainnya selama 90 hari. Saya yakin permasalahan ini selesai, karena kecenderungannya angka yang sembuh dari stunting lebih besar dibandingkan jumlah kasus baru,” katanya. 

Semangat sosial ini, lanjutnya, sejatinya telah diawali jajaran ASN dan BUMD di lingkungan Kabupaten Gresik. Lewat surat edaran awal Maret 2023 lalu, jajaran ASN dihimbau untuk berbelanja kebutuhan pokok guna disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk diantaranya untuk balita stunting. Hal ini lantas dilanjutkan dengan terbitnya Peraturan Bupati Gresik No.9 tahun 2023 tentang percepatan penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten Gresik.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang juga sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) melakukan sinergi antarlembaga dalam mewujudkan zero stunting.

“Prevalensi angka stunting kita memang turun, namun angkanya masih tinggi. Saat ini kita ada di posisi ke 6 dari bawah di tingkat Jatim. Oleh karenanya, perlu intervensi lebih lanjut melalui sinergi semua lembaga,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. 

Intervensi ini, menurutnya harus terintegrasi satu dengan yang lain. Contohnya adalah intervensi lewat konsumsi tablet tambah darah bagi siswi SMA/pondok pesantren. Diinisiasi oleh dinas kesehatan lewat puskesmas di tiap kecamatan, intervensi ini juga harus bersinergi dengan dinas pendidikan agar tujuan intervensi bisa tercapai.

“Contoh lain adalah sinergi kita dengan pengadilan agama. Kita sudah membangun komunikasi intens agar izin nikah di usia muda bisa diminimalisir. Hal-hal semacam inilah yang harus terus kita lakukan,” tegas Wabup berlatar pendidik itu.

Dalam kesempatan ini, Pemkab Gresik telah memetakan calon Lokasi Fokus (Lokus) intervensi percepatan penurunan stunting terintegrasi Gresik 2024. Calon lokus tersebar di 19 desa di 7 kecamatan. Harapannya, dengan ditetapkannya lokus akan semakin memudahkan upaya penurunan stunting di daerah tersebut. (yad)

Mulai Bupati Gresik Hingga Camat Teken Komitmen Bersama Percepat Zero Stunting Selengkapnya

Ribuan Jemaah dari Indonesia dan Malaysia Menyemut Mengikuti Gresik Bersalawat Bersama Habib Syech dan Gus Yani 

GRESIK,1minute.id – Suasana Kota Santri terasa lebih sejuk pada Selasa malam, 14 Maret 2023. Lebih adem karena ribuan jemaah dari berbagai Kabupaten/Kota di Jawa hingga Malaysia  bersalawat. Mereka mengikuti “Gresik Bersholawat” rangkaian HUT ke-49 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan Hari Jadi ke-536 Kota Gresik dipusatkan di Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

Hampir 5 jam, mulai badal Isya selawat dan doa untuk bermunajat kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW bergema. Diawali tausiyah dari Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) dan ditutup oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Gresik Sholawat ini merupakan rangkaian dari kegiatan dari peringatan HUT Pemkab Gresik dan Hari Jadi Kota Gresik Hari. Ia berharap dengan selawatan bisa membawa berkah untuk Kabupaten Gresik.

HANYUT BERSALAWAT: Jemaah perempuan seakan hanyut bersalawat dan berdoa di Gresik Bersholawat di halaman kantor Bupati Gresik pada Selasa malam, 14 Maret 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Dengan adanya selawatan di Hari Jadi Kabupaten Gresik ini mudah-mudahan Gresik makin berkah, dijauhkan dari bencana, Gresik yang kondusif, dijauhkan dari pihak-pihak yang ingin merusak kabupaten yang kita cintai ini,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ia menambahkan, julukan Kota Santri dan Kota Wali, Kabupaten Gresik tetap untuk semua kalangan. Namun, ia tetap berpesan agar tetap menjaga nama baik Kabupaten Gresik sebagai Kota Religi. Warga Gresik heterogen. Dihuni berbagai kalangan.

Ada pekerja, ada pendatang, ada warga Gresik asli. Bandar Grisse juga menunjukan perbedaan suku, agama dan budaya. Semua bisa tinggal ataupun sekedar mampir. “Gresik ini untuk semua, tapi jangan sampai menghilangkan julukan Gresik sebagai Kota Santri. Tetap mendahulukan akhlakul karimah,” katanya. 

Sementara itu, Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah meminta jemaah yang  menyemut di halaman kantor Bupati Gresik berpesan agar selalu menghormati habaib dan kiai yang berada di Gresik. Sebab, hal itu menjadi kunci ketenteraman dan keberkahan Kabupaten Gresik.

MENYEMUT: Ribuan jemaah bersama syechermania mengikuti Gresik Bersalawat di halaman kantor Bupati Gresik pada Selasa malam, 14 Maret 2023 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Ada dua pesan saya, jaga ulama habaib dan kiainya. Selain itu tetap menjaga kerukunan, Insyaallah Gresik tetap aman dan nyaman,” ucap Gus Miftah.

Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf semakin menambah suasana Gresik Sholawat semakin bergema. Lantunan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW terus bergema selama 1,5 jam bersama syechermania. Habib Syech biasa datang tepat waktu,  pada acara ini mengaku terlambat datang. Ia pun meminta maaf. Mengapa Habib Syech terlambat datang? “Saya lupa membawa udeng. Mau datang kesini tanpa surban nanti warga Gresik pangling,” katanya. 

Ia pun akhirnya keliling Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk membeli udeng. Namun, tidak ada yang menjualnya. “Surban yang saya pakai malam ini dikasih sahabat saya. Alhamdulillah, terlambat membawa berkah. Mendapatkan udeng,” seloroh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. (yad)

Ribuan Jemaah dari Indonesia dan Malaysia Menyemut Mengikuti Gresik Bersalawat Bersama Habib Syech dan Gus Yani  Selengkapnya

Nyaris Sentuh 100 Persen Lindungi Kesehatan Warga Gresik, UHC Gresik Sabet Penghargaan dari Menko PMK

GRESIK,1minute.id – Program Universal Health Coverage (UHC) Pemkab Gresik mendapatkan apresiasi dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Program layanan kesehatan dasar cukup membawa kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) atau Kartu Keluarga (KK) baru dilaunching 1 Oktober 2022. 

Peserta salah satu program Nawa Karsa, Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah yakni Gresik Sehati itu telah mencapai 99,64 persen. Jumlah penduduk Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik berjumlah 1,2 juta jiwa. Apresiasi dari Menko PMK Muhadjir Effendy itu diterima oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Balai Sudirman, Jakarta pada Selasa, 14 Maret 2023.

“Terima kasih banyak kepada seluruh stakeholder, perusahaan dan seluruh masyarakat yang telah konsisten dalam membantu mendukung terlaksananya UHC. Penghargaan UHC ini kita persembahkan untuk hari ulang tahun Pemkab Gresik ke 49 dan hari Jadi Kota Gresik ke 536. Tentunya ini sangat berarti buat pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Gresik,” ujar Gus Yani sapaan akrabnya usai menerima penghargaan di Jakarta pada Selasa, 14 Maret 2023.

Pencapaian tersebut tentu menjadi sebuah kesuksesan besar program UHC di Gresik. Dalam kurun waktu yang terbilang singkat, Kabupaten Gresik telah berhasil memberikan payung perlindungan untuk mengakses layanan kesehatan kepada hampir seluruh warga Kabupaten Gresik. Terhitung per 1 maret 2023 kepesertaan UHC Gresik telah mencapai sekitar 1.284.392 jiwa dari total jumlah penduduk Kabupaten Gresik sebesar 1.284.863 jiwa. 

Progress ini sejalan dengan Inpres Nomor 1 tahun 2022, yang merupakan instruksi presiden kepada gubernur dan bupati/walikota dalam mendorong Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Dimana salah satu targetnya adalah 98% penduduk Indonesia dapat terlindungi kesehatannya melalui program JKN-KIS pada tahun 2024.

Gus Yani mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian UHC di Kabupaten Gresik. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Gresik yang telah bekerja keras agar masyarakat Kabupaten Gresik bisa terjamin ke dalam Program JKN-KIS.

“Dengan telah tercapainya UHC di Kabupaten Gresik maka fasilitas kesehatan juga harus kian optimal dalam melayani. Ke depan akan terus memastikan seluruh penduduk Kabupatem Gresik tetap terjamin akses layanan kesehatannya melalui Program JKN-KIS,” ujar Gus Yani.

Menurutnya, pelaksanaan UHC ini tentang rasa empati dan keseriusan, yang mana pemerintah hadir kepada seluruh masyarakat Gresik untuk memberikan jaminan atau perlindungan kesehatan secara gratis. Gus Yani juga menyebutkan, kesuksesan UHC juga berkat konsistensi masyarakat Gresik yang membayar BPJS secara mandiri.

“Kami juga sangat mengapresiasi kepada seluruh masyarakat Gresik yang membayar BPJS secara mandiri. Penghargaan ini juga berkat dukungan kalian semua. Maka, ayo kita terus membantu saudara kita melalui membayar BPJS secara mandiri. Biarkan UHC ini dinikmati oleh seluruh masyarakat Gresik. Sukses selalu untuk Dinas Kesehatan dan seluruh dinas yang lain di Kabupaten Gresik,” Pungkasnya.

Tidak sendirian, saat menerima penghargaan UHC, Gus Yani juga ditemani oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, Mukhibatul Khusnah dan Kepala BPJS Kesehatan Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo. (yad)

Nyaris Sentuh 100 Persen Lindungi Kesehatan Warga Gresik, UHC Gresik Sabet Penghargaan dari Menko PMK Selengkapnya

Tumpeng Nasi Krawu Tertinggi di Indonesia Semarakkan Hari Jadi Kota Gresik 

GRESIK,1minute.id – Tumpeng Nasi Krawu menjulang tinggi di Atrium Gresmall pada Sabtu, 11 Maret 2023. Nasi krawu itu tingginya mencapai 2,5 meter. Ada sebanyak seribu bungkus nasi krawu yang disusun hingga menyerupai nasi tumpeng itu. 

Tumpeng nasi krawu tertinggi di Indonesia itu bagian dari HUT ke-49 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-536 Kota Gresik itu dipersembahkan oleh Komunitas Wartawan Gresik (KWG) kolaborasi dengan Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik kemudian diberikan kepada pengunjung mal berada di Jalan Sumatera, GKB itu.

Festival Nasi Krawu ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani menyebut kegiatan tersebut berdampak positif bagi warga Gresik.

“Festival ini ternyata memberikan hasil yang di luar ekspektasi. Acara yang awalnya diagendakan sederhana, tapi sekarang dapat menjadi hiburan dan memberi dampak yang positif bagi warga Kabupaten Gresik. Ini juga bentuk kontribusi teman-teman KWG untuk merayakan hari ulang tahun Kabupaten Gresik.” ujar Gus Yani.

Seperti yang telah diketahui, nasi krawu telah ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Sehingga, nasi krawu telah resmi menjadi bagian dari makanan khas Gresik bersama dengan Sanggring Kolak Ayam Gumeno.

Melihat antusiasme para warga, festival yang seharusnya dibuka jam satu siang, sengaja dimajukan satu jam lebih cepat oleh Gus Yani. Menurut salah seorang pengunjung, mereka telah menunggu sejak jam 10 pagi.

“Saya sangat terkesan kepada rekan-rekan KWG, karena organisasi atau komunitas ini dapat memberikan sebuah ide yang luar biasa dalam mengisi kegiatan HUT kabupaten Gresik. Yang juga turut mengundang partisipasi warga dalam pelaksanaannya,” ucap Gus Yani.

Sementara itu, Ketua KWG Miftahul Arif mengatakan, ide awal tercetusnya festival tersebut bermula dari perbincangan warung kopi. Dia bersama anggota KWG yang lain saat itu tengah membahas mengenai upaya KWG dalam merayakan HUT Gresik.

“Ini berangkat dari kita ngopi, muncul ide bersama generasi muda KWG. Tercetuslah agenda tumpeng raksasa nasi krawu ini. Dan Alhamdulillah direspon positif oleh Pak Bupati Gresik.” kata Mifta.

Dia juga mengatakan, tumpeng nasi krawu raksasa ini adalah yang pertama terselenggara di Gresik. Kedepannya, dengan langkah awal seperti ini dapat lebih mengenalkan pesona nasi krawu kepada masyarakat Indonesia, khususnya warga Gresik.

Selain Gus Yani, festival krawu kali ini juga dihadiri diantaranya Kepala Dinas PMD Abu Hasan, Kepala Disparekrafbudpora Gresik  Syaifudin Ghozali, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Moh. Nadlilah, Kepala Dinas KBPPPA Titik Ernawati, dan Dirut Perumda Giri Tirta Gresik Kurnia Suryandi. (yad)

Tumpeng Nasi Krawu Tertinggi di Indonesia Semarakkan Hari Jadi Kota Gresik  Selengkapnya

Mengare Bersalawat Harlah 1 Abad NU, Bupati Gresik : NU Sedang Nyusun Kekuatan untuk Nyebarkan Kebaikan

GRESIK,1minute.id – Majelis Wakil Cabang  Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bungah menggelar Tahlil Akbar & Mengare Bersalawat untuk  memperingati Harlah 1 Abad NU. Tahlil akbar dipusatkan di Pulau Mengare, Desa Tanjungwidoro, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada Kamis malam, 9 Maret 2023.

Tahlil akbar di desa penghasilan ikan bandeng dan bandeng kawak ini dihadiri ribuan santri. Sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama hadir. Diantaranya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua PCNU Gresik KH Mulyadi, Rais Syuriah MWCNU Bungah KH. Tohawi Hadi, Ketua Tanfidziah MWCNU Bungah KH. Ala’udin serta penceramah kondang KH Anwar Zahid.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, MWCNU Bungah merupakan contoh teladan bagi MWCNU yang ada di  Kabupaten Gresik. “Saya telah melihat rekap kemandirian NU dari laporan PCNU, bahwa MWCNU Bungah saat ini menjadi pelopor untuk MWCNU se Kabupaten Gresik,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani melanjutkan saat ini organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia ini  tengah menyusun kekuatan bersama. Bukan dalam arti yang negatif, melainkan demi kepentingan masyarakat. “NU menyusun kekuatan bukan untuk berhadapan dengan kekuatan lain. Tetapi, untuk menyebarkan kebaikan-kebaikan dalam rangka kebersamaan. Maka kita harus bersama-sama, ini bukan saatnya untuk kita saling bersinggungan,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Sementara itu, Ketua PCNU Gresik KH. Mulyadi menambahkan, melalui agenda tahlil akbar ini, dapat menumbuhkan rasa persatuan dan persaudaraan antaranggota NU. Disamping itu, dia juga merasa bangga dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tahlil akbar. “Ini merupakan bentuk nyata dari slogan NU saat ini, yaitu merawat jagad, membangun peradaban,” ujar pengasuh Pondok Pesantren 

Darul Ihsan Menganti Gresik/ Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Al Azhar Menganti ini. 

Ketua Tanfidziah MWCNU Bungah KH. Ala’udin mengatakan kegiatan tersebut merupakan ajang dalam beristikamah sebagai kader NU. Menurutnya, hal tersebut adalah lumrah karena NU dinilai menjadi milik bersama. “Maka ayo terus beristiqomah dalam mengikrarkan diri sebagai santrinya Mbah Hasyim Asy’ari. Kita besarkan dan lestarikan, jangan sampai NU jadi melempem,” katanya.

Tahlil akbar ini agenda rutin tahunan. Namun, dua tahun akibat wabah pandemi Covid-19 tahlil dilakukan terbatas. Dan tahun ini, tahlil akbar yang ditunggu para Nadhliyin itu bisa digelar lagi. Peserta pun membludak. (yad)

Mengare Bersalawat Harlah 1 Abad NU, Bupati Gresik : NU Sedang Nyusun Kekuatan untuk Nyebarkan Kebaikan Selengkapnya

G-JOS Jadi Venue Kejurda Atletik Jatim Terbuka 2023

GRESIK,1minute.id – Kado Kabupaten Gresik mendapat kepercayaan sebagai venue penyelenggaraan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik  Jatim Terbuka 2023. Kado manis sebagai warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang sedang merayakan HUT Ke-49 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-536 Kota Gresik tepat hari ini, Kamis, 9 Maret 2023.

Selain itu, Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) menjadi salah satu tempat penjaringan cabang olahraga (cabor) atletik kualifikasi PON XXI/2024. Ada sekitar 1.032 atlet yang berlaga dari 19 provinsi di tanah air. Untuk kategori yang dipertandingkan, yakni maraton, lempar lembing, lempar galah, tolak peluru dan  lempar cakram. Pembukaan kualifikasi PON dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 9 Maret 2023.

Pembukaan dihadiri oleh Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jawa Timur Nur Hasan, Ketua KONI Jatim M. Nabil, Kadispora Jatim Pulung Chausar serta Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman dan Kepala Disparekrafbudpora Gresik Syaifudin Ghozali. 

Dalam kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani  menyampaikan terima kasih lantaran G-GJOS menjadi venue pilihan diadakannya event olahraga bergengsi ini. “Ini merupakan momen kehormatan atas terselengganya ajang olahraga atletik yang dipusatkan di Gelora Joko Samudro ini. Kami selaku Pemerintah Kabupaten Gresik menyampaikan terima kasih,” katanya

Kepada pada atlet yang berlaga, khususnya atlet dari Gresik, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengucapkan selamat bertanding dan senantiasa menjunjung tinggi sportifitas. “Jaga nama baik daerah masing-masing dengan menjunjung tinggi sportifitas,” kata Gus Yani. 

Terpisah G-JOS sebagai venue Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Jawa Timur cabor atletik menjadi angin segar bagi pelaku UMKM Gresik dan mempercepat pemulihan ekonomi. Sebab, event itu diprediksi bakal memiliki efek domino karena menyedot banyak pasang mata bakal tertuju ke stadion berada di Jalan Raya Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas itu. 

“Mudah-mudahan dengan adanya event ini maka akan lahir berbagai dampak positif. Ekonomi masyarakat terutama UMKM turut berjalan, fasilitas pemerintah juga turut termanfaatkan serta memotivasi KONI Gresik untuk semakin intens memajukan olahraga di Kabupaten Gresik, terutama dalam melahirkan atlet-atlet yang berkompeten,” imbuhnya. (yad)

G-JOS Jadi Venue Kejurda Atletik Jatim Terbuka 2023 Selengkapnya

Rayakan HUT Pemkab Dan Hari Jadi Kota Gresik, Bupati dan Wabup : Mengapresiasi Dukungan Warga Gresik 

GRESIK,1minute.id – Kota Gresik genap berusia 536 tahun dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memasuki usia 49 tahun. Peringatan kedua momen istimewa dilakukan secara sederhana namun tetap khidmat di halaman kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas pada Kamis, 9 Maret 2023. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Gresik. Apresiasi ini lantaran berkat kolaborasi masyarakat yang baik inilah, maka Kabupaten Gresik bisa terus berbenah untuk menjadi kota yang nyaman. 

“Gresik baru yang saya maksud hari ini tidak sekedar soal fisik saja. Melainkan juga mengenai mindset. Gresik yang baru adalah menghadirkan keadilan dan kedaulatan dalam setiap kebijakan, mengusahakan persatuan bukan hanya sekadar merayakan keberagaman yang memang sudah menjadi sebuah keniscayaan,” ujat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya di upacara peringatan HUT Pemkab Gresik dan Hari Jadi Kota Gresik pada Kamis, 9 Maret 2023.

HUT Pemkab Gresik diperingati setiap 27 Februari. Sedangkan, Hari Jadi Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret. Penetapan Hari Jadi Kota Gresik merujuk pada penobatan Sunan Giri sebagai Kepala Pemerintahan di Bukit Giri dengan gelar Prabu Satmata.

Tahun ini, peringatan dua momen istimewa itu mengusung tema  “Kolaborasi Dalam Pelayanan Untuk Gresik Baru Yang Lebih Maju” terasa lebih meriah selain dihadiri Forkopimda juga  dihadiri sejumlah mantan wakil Bupati Gresik. Diantaranya, Wakil Bupati Gresik periode 2005-2010 Sastro Suwito, Wakil Bupati Gresik periode 2010-2020 Moh Qosim dan mantan Plh Bupati Gresik 2021 Abimayu Ponco Admojo. Peringatan hari ulang tahun Pemkab Gresik dan hari jadi Kota Gresik semakin meriah dengan adanya tari Damarkurung secara kolosal dari Semen Gresik Foundation dan tari jaranan.

Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan segala pembangunan fisik yang telah dilakukan seperti Bandar Grissee maupun Gedung Nasional Indonesia (GNI) terdapat makna tersirat. Yakni adanya gagasan untuk membuat lebih banyak interaksi antarwarga,  juga sebagai ruang publik dimana masyarakat bisa berekspresi dan setara bagi siapa saja.

PENGHARGAAN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyerahkan piagam penghargaan piagam sekolah Adiwiyata Gresik kepada Kepala MI Poesmusgri Aunul Rofiq (kiri) dan Piala Adiwiyata Mandiri dari Menteri Lingkungan Hidup & Kehutanan dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi kepada Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Muhammad Salim usai upacara peringatan HUT ke-49 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-536 Kota Gresik Di halaman kantor Bupati Gresik pada Kamis, 9 Maret 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Sejarah Gresik yang panjang juga merupakan suatu teladan bagi kita. Nyai Ageng Pinatih sebagai syahbandar pelabuhan hendaknya menjadi titik ungkit yang memotivasi kita untuk membangun Gresik baru yang mandiri, sejahtera, berdaya saing, dan berkemajuan. Jangan sampai jati diri Kabupaten Gresik sebagai kota santri dilupakan. Kita boleh jadi kota industri. Kita mampu menjadi daerah tujuan investasi. Gresik bisa maju dalam peradaban tetapi warganya harus tetap berakhlakul karimah,” kata Gus Yani.

Gus Yani kepada wartawan mengatakan, peringatan tahun ini menggenapi dua tahun kepemimpinan bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.  Gus Yani dan Bu Min dilantik oleh Gubernur Jawa Timur pada Jumat, 26 Februari 2021. “Mohon doa dan dukungan dari masyarakat Gresik. Mudah-mudahan Gresik kedepan bisa bermanfaat,” kata Gus Yani didampingi Bu Min usai upacara kepada wartawan. (yad)

Rayakan HUT Pemkab Dan Hari Jadi Kota Gresik, Bupati dan Wabup : Mengapresiasi Dukungan Warga Gresik  Selengkapnya