Lantik 429 ASN baru, Bupati Gresik : Energi Baru Memberikan Pelayanan Luar Biasa 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengambil sumpah dan janji 429 calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi aparatur sipil negara (ASN) di halaman kantor Bupati Gresik pada Rabu, 8 Maret 2023.

Mereka adalah hasil rekrutmen CPNS 2021. Setelah setahun mengabdi, mereka dilantik sebagai ASN. Kini, ratusan ASN anyar itu mulai terikat peraturan perundang-undangan  diantaranya Peraturan Pemerintah (PP) 94/2021 tentang disiplin pegawai negeri sipil. Pelantikan dan Pengambilan Sumpah dilakukan sehari menjelang puncak HUT ke-49 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-536 Kota Gresik bagai kado bagi ratusan pegawai. 

Pemkab Gresik pun seakan mendapatkan suntikan darah segar untuk mempercepat terwujudnya Gresik baru. “Sekali lagi dengan adanya 429 ASN energi baru ini mudah-mudahan Kabupaten Gresik bisa mampu memberikan pelayanan yang sangat luar biasa bagi masyarakat Gresik,” harap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya pada Rabu, 8 Maret 2023. 

Ratusan ASN itu mayoritas anak muda. Karena hasil rekrutmen CPNS 2021. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani optimistis pengangkatan sebagai abdi negara bisa membantu Pemkab Gresik untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

“Usia sangat muda, punya energi yang bisa membantu Pemkab Gresik lebih cepat, lebih banyak inovasi, lebih kaya kreativitas,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. Selain harapan, bupati berusia 37 tahun ini, juga mengingatkan ASN baru terkait pekerjaan rumah yang segera diselesaikan. Pekerjaan rumah diantaranya penurunan angka kemiskinan ekstrem dan pengendalian stunting. “Dua isu pokok itu sesuai arahan Presiden Joko Widodo,” katanya. 

Menurut Gus Yani, penurunan angka kemiskinan ekstrem ini dilakukan secara “keroyokan” oleh sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Diantaranya, Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik melakukan bedah rumah tidak layak huni.  Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik melakukan pembangunan infrastruktur jalan dengan melibatkan masyarakat. “Pembangunan infrastruktur padat karya,” katanya. 

Sedangkan, pengendalian stunting dilakukan dengan berkolaborasi semua elemen untuk ikut memberikan bantuan makanan tambahan anak stunting. Berdasarkan hasil survei, angka stunting terjadi angka penurunan sampai dua digit. Gus Yani menyebutkan, pada 2021 angka stunting mencapai 23 persen. Nah, pada 2022 berdasarkan hasil survei yang baru diumumkan menjadi 10,4 persen atau lebih kurang 3 ribu anak. 

“Pertumbuhan (stunting) lebih kecil dari penyembuhan. (Anak) lulus dari stunting lebih banyak daripada kasus temuan stunting baru,” tegasnya.  Ia pun mengajak ASN yang baru mendapatkan SK pengangkatan untuk mengungkapkan rasa syukur dengan menyisihkan rezeki untuk membantu memberikan makanan tambahan untuk anak-anak stunting. “Pada harlah besok, silakan mengungkapkan rasa syukur kita menyisihkan untuk membantu memberikan makanan tambahan untuk anak-anak stunting. Setuju!” katanya dengan dijawab secara koor setuju. (yad)

Lantik 429 ASN baru, Bupati Gresik : Energi Baru Memberikan Pelayanan Luar Biasa  Selengkapnya

Menjelang Harlah Gresik, Bupati dan Wabup Gresik Ziarah Waliyullah Doakan Warga Gresik Makmur dan Dijauhkan Bencana

GRESIK,1minute.id – Tradisi ziarah ke makam Waliyullah menjelang hari ulang tahun (HUT) Pemeritah Kabupaten dan hari lahir (Harlah) Kota Gresik terus dipertahankan oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik. Seperti yang dilakukan oleh Bupati Gresil Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Selasa, 7 Maret 2023. 

Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani dan Bu Min-panggilan akrab-Wakil Bupati Aminatun Habibah bersama forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), manajemen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan camat se-Kabupaten Gresik pada Selasa, 7 Maret 2023 melakukan roadshow ziarah ke makam Waliyullah.

Ziarah diawali ke makam Sunan Giri (Maulana Ainul Yaqin) dan Sunan Prapen di Bukit Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Ziarah selanjutnya menuju makam Syekh Maulana Malik Ibrahim dan makam Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Poesponegoro yang berada di Desa Gapurosukolilo, Kecamatan/ Kabupaten Gresik. Dalam setiap ziarah itu, diawali dengan tahlil kemudian berdoa untuk kesejahteraan dan keselamatan warga Kota Santri ini.

ZIARAH SUNAN GIRI : Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah bersama forkopimda melakukan ziarah ke makam Sunan Giri menjelang HUT ke-49 Pemkab Gresik dan Harlah ke-536 Kota Gresik pada Selasa, 7 Maret 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, kegiatan spiritual ini rangkaian memperingati HUT ke-49 Pemkab Gresik dan Harlah ke-536 Kota Gresik. Dalam kegiatan spiritual ini, kata Gus Yani, kita berdoa keselamatan bangsa khusus Kabupaten Gresik. 

Kegiatan spritual ini, katanya, semoga kabupaten Gresik semakin berkah dan bisa memberikan manfaat yang positif untuk masyarakat Gresik. “Makmur kabupatennya, sejahtera masyarakatnya. Mudah-mudahan kita semua di selamatkan oleh Allah SWT, dijauhkan dari bencana alam. Mudah-mudahan dengan mengharap Rida Allah HUT Pemkab Gresik dan Hari Jadi Kota Gresik kita semua sukses,” katanya.

Untuk diketahui, sebulan terakhir ini, Gresik sedang mendapatkan cobaan bencana alam. Kali Lamong meluap. Dan terakhir adalah bencana banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Bawean. (yad)

Menjelang Harlah Gresik, Bupati dan Wabup Gresik Ziarah Waliyullah Doakan Warga Gresik Makmur dan Dijauhkan Bencana Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Mengunjungi Warga dan Mengidentifikasi Dampak Pascabanjir Bandang dan Longsor di Bawean

GRESIK,1minute.id – Banjir bandang melanda Pulau Bawean membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turun tangan. Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu melakukan peninjauan ke lokasi bencana di pulau terluar Gresik yang berjarak 80 mil laut. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad menuju lokasi bencana bersama Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir.

Serta mengajak Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Dhiannita Tri Astuti dan Kepala Satuan Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Darmawan, Kepala DLH Sri Subaidah, Sekretaris Dinas Kesehatan dr. Tony tiba pada Minggu, 5 Maret 2023.

Gus Yani kali pertama mengunjungi Desa Patarselamat, Kecamatan Sangkapura untuk meninjau kerusakan fasilitas umum yang rusak. Diantaranya, kantor balai desa, dan pos kesehatan desa (Poskesdes). Gus Yani melakukan dialog dengan warga Desa setempat. Mendengarkan curhat warga terdampak bencana yang paling mengerikan di kepulau yang dikenal dengan sebutan lain seribu bukit itu. 

Setelah berdialog langsung dengan warga , mantan Ketua DPRD Gresik itu kemudian melanjutkan peninjauan ke Desa Sawahmulya, Kecamatan Sangkapura. Disini, Gus Yani  meninjau jembatan yang ambruk akibat banjir bandang itu. Berikutnya, menuju UPT SDN 357 Gresik di Desa Sungairujing. Banjir  bandang itu telah memporak-porandakan 4 dari 5 ruang kelas. 

Peninjauan terakhir menuju ke lokasi korban terdampak bencana di Desa Daun, Kecamatan Sangkapura.  Di desa ini, terdapat 2 rumah roboh, 4 rumah rusak berat, 2 jembatan irigasi dan jembatan penghubung antardesa hanyut diterjang banjir bandang itu. Sebanyak 168 warga yang terdampak bencana alam itu.

BANTUAN WARGA TERDAMPAK BENCANA: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Bawean pada Minggu, 5 Maret 2023 ( Foto : Prokopim Setkab Gresik)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, kedatangan bersama Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir dan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) ke Pulau Bawean untuk memastikan upaya pemulihan berjalan maksimal pascabanjir bandang dan tanah longsor.

“Kami sudah melihat langsung kondisi dampak banjir dan longsor. Recovery pascabencana harus segera dilakukan, perbaikan infrastruktur seperti penanganan kerusakan rumah, jembatan dan akses jalan,” katanya. 

Mantan Ketua DPRD Gresik itu juga akan mendatangkan alat berat, untuk penanganan longsor di beberapa titik desa untuk menormalisasi Kali atau Sungai yang dangkal dan mengalami penyempitan. “Nantinya alat berat disiagakan disini. Secara bergantian melakukan penanganan longsor di Bawean. Selain itu Dinas PUTR dan CKPKP akan siaga melakukan perbaikan fasilitas umum yang rusak dan saluran air bersih warga yang terdampak banjir,” ungkapnya.

Selain itu, kedatangan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tidak hanya meninjau lokasi dan warga terdampak bencana. Bupati Fandi Akhmad juga membawa bantuan untuk warga terdampak disana. 

“Tidak hanya memberikan sembako. Yang paling utama mengidentifikasi beberapa wilayah atau desa yang mengalami bencana. “Setelah diidentifikasi akan segera dilakukan penanganan dan pengendalian. Baik mendatangkan alat berat maupun yang akan dilakukan oleh OPD terkait,” katanya. 

Ia menghimbau kepada warga untuk tidak membuang sampah sembarangan menjaga kebersihan sungai dan lingkungan serta waspada saat cuaca ekstrim dan intensitas hujan tinggi. Bupati juga meminta kepada camat untuk selalu berkoordinasi dengan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). “Sebagai mitigasi bencana camat juga harus selalu berkoordinasi dengan BMKG. Perubahan iklim menjadi konsentrasi kita bersama apalagi sering terjadi pada malam hari,” tutur bupati. 

Untuk diketahui banjir bandang dan tanah longsor menerjang sejumlah desa di Pulau Bawean pada 2 Maret 2023. Bencana itu, akibat curah hujan tinggi selama 2 hari, mulai 1 Meret 2023. Selain curah hujan tinggi, dikabarkan tanah longsor hutan mulai gundul diduga akibat maraknya penebangan kayu secara ilegal. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Mengunjungi Warga dan Mengidentifikasi Dampak Pascabanjir Bandang dan Longsor di Bawean Selengkapnya

Pascabanjir, Bupati Gresik Normalisasi Kali Lamong Dilanjutkan

GRESIK,1minute.id – Banjir luapan Kali Lamong telah surut. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan komitmen untuk melanjutkan normalisasi Kali Lamong. Hasilnya sudah bisa terasakan meskipun belum maksimal. Normalisasi Kali Lamong mulai Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Kedamean dan Menganti akan kembali dikemukakan. Sedangkan, anak-anak sungai Kali Lamong juga akan dilakukan inventarisasi pada titik rawan jebol. 

Luapan Kali Lamong yang sempat melanda sejumlah kecamatan di Gresik Selatan disebabkan curah hujan tinggi juga sejumlah tanggul di anak Kali Lamong jebol. Diantaranya, tanggul Desa Beton, Kecamatan Menganti. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sempat mengungkapkan rencana Pemkab Gresik untuk membuat kolam retensi di tiga titik yakni Benjeng, Kedamean dan Cerme. 

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani penanganan banjir jangka pendek dengan normalisasi. “Kalau jangka panjang kita bikin kolam retensi. Ini upaya kita, meskipun ini bukan kewenangan kita, tapi kita akan berjuang demi masyarakat karena kita punya martabat,” tegasnya pada Sabtu, 4 Maret 2023.

Sementara konsep kolam retensi adalah menampung volume air ketika debit mencapai maksimum sungai. Kemudian secara perlahan akan mengalir kembali ke sungai ketika debit di sungai sudah kembali normal. 

Secara spesifik kolam retensi akan menyerap besarnya puncak banjir yang ada di sungai. Sehingga potensi overtopping yang mengakibatkan tanggul dan luapan sungai bisa tereduksi. Kolam retensi akan dibangun 5 hektare dengan kedalaman 4 meter. Sehingga nantinya mampu menampung 200 ribu m³ air. Bila membangun 3 kolam retensi air yang bisa ditampung sebanyak 600 ribu m². 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani meninginkan ada kolam retensi juga di Balongpanggang. Jadi, ketika air kiriman dari Mojokerto dan Lamongan bisa masuk ke kolam retensi di Balongpanggang. Hal ini membuat debit air Kali Lamong yang mengalir dari hulu ke hilir bisa berkurang.

Lalu, kolam retensi juga dibangun di Desa Cermen, Kecamatan Kedamean yang merupakan dataran rendah. Sehingga air bisa tertampung di kolam retensi tidak sampai membuat tanggul anak Kali Lamong jebol lagi. Tak hanya itu, kolam retensi itu juga ada di Cerme. “Dengan adanya pengerukan Kali Lamong dan tiga kolam retensi penampung air ini, setidaknya kita bisa mengendalikan banjir,” mantan Ketua DPRD Gresik itu. (yad)

Pascabanjir, Bupati Gresik Normalisasi Kali Lamong Dilanjutkan Selengkapnya

Giliran Enam Desa Di Kecamatan Duduksampeyan Segera Menikmati Air Umbulan, Pemasangan 3.500 SR Gratis

GRESIK,1minute.id – Penantian panjang ribuan warga Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik mendapatkan air bersih telah teralisasi tahun lalu, 2022. Mereka harus menunggu 30 tahun untuk bisa menikmati air bersih. 

Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berusaha mewujudkan mimpi masyarakat Kecamatan Duduksampeyan untuk bisa menikmati air bersih dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta Gresik. 

Sosialisasi persiapan pekerjaan perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan DAK Umbulan mulai dilakukan oleh Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik di salah satu tempat pemancingan di Desa Sumengko, Kecamatan Duduksampeyan. Sosialisasi dipimpin langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kepala DCKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah dan Direktur Utama (Dirut) Perumda Giri Tirta Gresik Kurnia Suryandi. Serta, Camat Duduksampeyan Merista Dedy Hartadi,  tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Tomas) di Kecamatan Duduksampeyan.

“Saya berada di Kecamatan Duduksampeyan dalam rangka sosialisasi DAK SPAM Umbulan. Ini merupakan salah satu Program Nawa Karsa, yaitu Gresik Mapan dalam kaitannya dengan pendistribusian air bersih. Kami mendapatkan 3.500 sambungan rumah secara gratis dalam mendukung penyerapan air Umbulan, dimana target kita 1.000 liter per detik bisa terealisasi,” terang Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya pada Rabu, 1 Maret 2023.

Dalam sosialisasi ini, terlihat wajah-wajah semringah masyarakat yang bakal mendapatkan air bersih dari Umbulan, Pasuruan itu.  Sebanyak 3.500 sambungan rumah (SR) gratis tersebut rencananya akan digarap di 6 desa di Kecamatan Duduksampeyan, yakni Desa Petis Benem, Desa Wadak Lor, Desa Wadak Kidul, Desa Sumengko, Desa Duduksampeyan, dan Desa Sumari. “Semuanya ditargetkan akan selesai dan bisa mancur menjelang akhir tahun 2023,” tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani ini.

Pemkab Gresik mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat yang dikelola oleh Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik sebanyak 3.500  rumah akan mendapatkan sambungan rumah secara gratis. Airnya berasal dari sumber mata air Umbulan yang sudah layak minum dan sesuai standar Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Sementara, Kepala Dinas CKPKP Ida Lailatussa’diyah berharap dukungan penuh dari masyarakat sehingga pekerjaan perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan DAK Umbulan selesai tepat waktu. 

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin dalam proses pengerjaannya. Karena pastinya akan dilakukan penggalian di titik-titik pengerjaan, dan ini bisa mengganggu kenyamaman masyarakat semua. Namun, kami juga membuka seluas-luasnya komunikasi dari masyarakat jika ada kendala. Karena pada dasarnya semuanya kita lakukan untuk kepentingan masyarakat,” kata Ida.

Komitmen yang sama juga ditunjukkan Dirut Perumda Giri Tirta Kurnia Suryandi. Dirinya juga memohon maaf jika selama ini pelayanan Perumda Giri Tirta masih kurang maksimal.

“Insya Allah kedepan kami akan terus berbenah agar bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik,” kata Kurnia Suryandi. (yad)

Giliran Enam Desa Di Kecamatan Duduksampeyan Segera Menikmati Air Umbulan, Pemasangan 3.500 SR Gratis Selengkapnya

Ini Cita-cita Siswa TK Muslimat NU 29 Mahkota Saat Kunjungi Kantor Bupati Gresik 

GRESIK,1minute.id – Puluhan siswa Taman Kanak-kanak Muslimat NU 29 Mahkota berkunjung ke kantor Bupati Gresik pada Rabu, 1 Maret 2023. Tingkah anak-anak yang lucu itu membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kerap dibikin senyum. Senyum karena senang melihat bocah-bocah yang cerdas dan sehat itu. Selama 60 menit mereka bersama Bupati Gresik. 

Mereka pun punya mimpi yang berbeda-beda. Mereka mengaku ada memiliki cita-cita menjadi Bupati, dokter, guru,  arsitek dan lainnya. Hal tersebut, membuat Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani optimistis akan generasi masa depan yang berkualitas di Kabupaten Gresik.

“Mudah-mudahan apa yang menjadi cita-cita kalian semua di ridhai oleh Allah SWT,” ujarnya dan mereka menjawab amin… Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berikhtiar memajukan mutu pendidikan. Salah satunya rencana membangun museum digital dan perpustakaan di sejumlah kecamatan. 

“Tahun depan kami ingin membangun museum art digital dan juga perpustakaan di Balongpanggang, yang dulu sudah pernah direncanakan. Ini bertujuan untuk memberikan edukasi yang lebih para siswa di luar kelas, terutama Paud, TK, dan SD,” kata alumnus Fakultas Ekonomi Unair Surabaya itu.

Dalam kunjungan ini, siswa didampingi oleh Kepala TK Muslimat NU 29 Mahkota Luluk Madaniyah, guru dan perwakilan orang tua siswa itu, Gus Yani berpesan kepada mereka untuk memperhatikan tumbuh kembang putra-putri. Untuk mengetahui tumbuh kembang anak, orang tua wajib memberikan waktu luang untuk bermain bersama anak. Sehingga, anak-anak dapat mendapatkan perhatian yang mereka butuhkan.

“Saya punya rutinitas pada hari minggu pagi hari jam 6 sampai jam 9 pagi agar bisa memberikan waktu kepada anak-anak saya. Saya selalu menanamkan kepada anak-anak saya agar dapat mengidolakan orang tuanya. Karena ketika dia sudah mengidolakan orang tuanya, proses pendidikannya pun menjadi lebih cepat dan mudah.” ucap Gus Yani. (yad)

Ini Cita-cita Siswa TK Muslimat NU 29 Mahkota Saat Kunjungi Kantor Bupati Gresik  Selengkapnya

PWI Menanam 250 Pohon Tabebuya, Bisa Menghidupi 500 Orang, Bupati Gresik : Bawa Pulang Piala Adipura ke Gresik 

GRESIK,1minute.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik menggelar penanaman pohon di sepanjang Jalan Raya Gresik-Lamongan pada Rabu, 1 Maret 2023. Gerakan peduli lingkungan ini rangkaian memperingati Hari Pers Nasional (HPN) dan Hari ulang tahun (HUT) ke-77 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengusung tema “Menanam Pohon Merawat Kehidupan”.

Hadir dalam gerakan nyata peduli lingkungan ini, diantaranya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Subaidah, perwakilan perusahaan dari Petrokimia Gresik, Wilmar Nabati Indonesia dan Indospring Tbk menjadi langkah awal memperbaiki kualitas lingkungan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Target pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik adalah membawa pulang Piala Adipura ke Gresik. Pemkab Gresik “puasa” Piala Adipura, penghargaan bergengsi di bidang kebersihan lingkungan sejak 2015.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, sejumlah strategi dirancang oleh Pemkab Gresik untuk mengembalikan Piala Adipura ke Gresik pada 2024. Strategi yang dilakukan adalah membangun tempat pengolahan sampah terpadu  (TPST) di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. “TPST Belahanrejo mulai beroperasi akhir tahun ini,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani kepada wartawan usai acara penanaman pohon di rest area atau titik nol Gresik di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan pada Rabu, 1 Maret 2023.

Persoalan sampah masih menjadi problem saat ini di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Sehingga indikator penilaian untuk mendapatkan Piala Adipura masih kurang. “Mudah-mudahan tahun depan kita bisa membawa pulang Piala Adipura ke Gresik,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. Selain persoalan sampah, imbuhnya, juga penghijauan yang belum maksimal. “Saya sudah membeli pohon sendiri,  uang sendiri dan saya kasihkan ke DLH untuk menanamnya,” terangnya.  

Pohon itu dibeli oleh Gus Yani, di sentra tanaman hias yang tersebar di tiga kecamatan Kedamean, Driyorejo dan Wringinanom.  Gus Yani memberikan teladan bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk peduli terhadap lingkungan. “Pohon itu nanti akan ditanam di sepanjang Jalan Raya Gresik-Lamongan,” ungkap.  Namun, penanaman pohon secara masal itu didahului oleh PWI Gresik. “Saya mengapresiasi. Karena akan semakin banyak pohon yang akan ditanam,” tegasnya. 

Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengatakan, meminta kepada DLH Gresik harus konsentrasi kepada perbaikan lingkungan. Kondisi lingkungan bersih, udara sehat. Ia mengaku mendukung upaya pemerintah yang menata kembali zona Manyar dan sekitarnya dengan melarang berdirinya stockpile Batubara di kecamatan Manyar dan sekitarnya.

Menurut Qodir, keberadaan stockpile batubara tersebut salah satu penyumbang rendahnya baku mutu air di kawasan itu. Ia mencontohkan landasan stockpile yang hanya beberapa sentimen. Selain itu, tidak ada penutup atapnya. “Ketika hujan air merembes ke tanah,” katanya. Karena itu, parlemen sepakat perapian zona Manyar tidak diperbolehkan adanya stockpile batubara baru itu. “Kami di DPRD Gresik sepakat itu (tidak boleh ada gudang stockpile batubara baru),” tegas Qodir yang juga Ketua DPC PKB Gresik itu.

Sebelumnya, Ketua PWI Gresik As’adi Ikhsan mengatakan, sebanyak 250 pohon tabebuya yang akan di tanam perbatasan  jalan Gresik-Lamongan. “Penanaman diawali di titik nol perbatasan Gresik-Lamongan ini,” kata As’adi. Ia menjelaskan pohon tentunya ini salah satu pohon peneduh yang bisa menyerap korbon dioksida (CO²). 

Satu pohon bisa menghasilkan 1,2 kilometer oksigen (o²). Kebutuhan oksigen manusia sebanyak 0,5 kilometer perhari. Sehingga satu pohon bisa menghidupi 2 orang. “Kalau 250 pohon tetebuya yang kami tanam hidup semua bisa menghidupi 500 orang,” terangnya. (yad)

PWI Menanam 250 Pohon Tabebuya, Bisa Menghidupi 500 Orang, Bupati Gresik : Bawa Pulang Piala Adipura ke Gresik  Selengkapnya

Lagi, Bupati Gresik Sambangi Warga Terdampak Banjir Luapan Kali Lamong 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kembali memantau kondisi banjir luapan Kali Lamong. Sehari sebelumnya, Bupati Fandi Akhmad Yani bersama Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom memantau dan membagikan sembako kepada warga terdampak di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.  

Tadi sore, Jumat, 24 Februari 2023 Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad bersama Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar memantau kondisi banjir di Desa Jono, Kecamatan Cerme. Air bah mulai masuk Desa Jono pada Kamis petang. Gus Yani didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Dhiannita Tri Astuti, Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Darmawan dan Camat Cerme Umar Hasyim. 

Selain memantau perkembangan banjir luapan Kali Lamong, juga memberikan bantuan sosial kepada masyarakat desa setempat. Mantan Ketua DPRD Gresik itu juga menyapa warga setempat. Bupati Fandi Akhmad Yani menceritakan selama dua tahun bersama Bu Min, Wakil Bupati Gresik mengupayakan penanggulangan Kali Lamong. Melakukan normalisasi Kali Lamong. 

“Kami sudah dua tahun ini sudah berupaya, dan tidak menunggu karena keterbatasan kewenangan. Karena biasanya terkait sungai banyak kewenangan yang terbatasi, ini kewenangan BBWS atau ini kewenangan pemerintah pusat. Kami berupaya apa yang bisa kita lakukan dalam pengendalian banjir ini akan kita lakukan,” terang Gus Yani.

Gus Yani menjelaskan, sejak awal menjabat langsung memohon izin kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo untuk melakukan normalisasi dengan cara mengeluarkan rekomendasi teknis dalam membantu balai besar dalam upaya normalisasi Kali Lamong.

“Selama ini kami sudah mengupayakan berbagai pembebasan lahan guna pembangunan tanggul dan normalisasi yang mencapai luasannya sudah lebih dari 50%. Kedepan, solusi kami tidak akan berhenti di normalisasi saja. Kami akan mendesain kolam-kolam retensi dengan luasan kewenangan daerah sehingga bisa menampung air yang meluap,” ujar Gus Yani. “Ini butuh gerak cepat, dan apa yang menjadi kewenangan kita akan kita kerjakan,” tegasnya.

Untuk diketahui Kali Lamong memiliki panjang 103 kilometer.  Melintasi 4 Kabupaten/Kota yakni Lamongan, Mojokerto, Gresik, dan Surabaya. Kali Lamong melintasi Gresik sepanjang 58,1 kilometer melintasi kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Kedamean, Menganti, dan Kebomas. (yad)

Lagi, Bupati Gresik Sambangi Warga Terdampak Banjir Luapan Kali Lamong  Selengkapnya

Freeport Indonesia Percayakan Pasokan Air Proyek Smelter kepada Perumda Giri Tirta sebanyak 150 liter/detik


GRESIK
,1minute.id – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta Gresik membuat sejarah baru. Perusahaan penyedia air bersih itu berhasil membangun kepercayaan investor kakap, Freeport Indonesia (PTFI). Perumda Giri Tirta mendapatkan kepercayaan mensuplai air kebutuhan proyek smelter itu sebanyak 150 liter/detik.

Nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) jual beli air antara Perumda Giri Tirta Gresik dengan Freeport Indonesia (PTFI) ditandatangani oleh Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik Kurnia Suryandi dengan Presiden Direktur PTFI Tony Wenas pada Jumat, 24 Februari 2023. 

Penandatanganan MoU dilakukan di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik disaksikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Perumda Giri Tirta memasok kebutuhan air untuk kegiatan operasional smelter Manyar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik. 

Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen PTFI untuk memprioritaskan potensi daerah, termasuk melibatkan perusahaan umum daerah (Perumda) dalam memenuhi berbagai  kebutuhan pembangunan dan operasional smelter Manyar. 

“Kami sangat mengapresiasi dukungan PTFI selaku pihak swasta dalam mendorong perkembangan ekonomi Gresik melalui  kemitraan dan pemberdayaan perusahaan daerah,” jelas Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam pembukaan acara penandatanganan nota kesepahaman pada Jumat, 24 Februari 2023.

Kerjasama ini, lanjut Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, diharapkan bisa menimbulkan efek domino  untuk masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. “Multiplayer effect semoga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Perumda Giri Tirta kelak bisa menyetorkan PAD (pendapatan asli daerah),” harap mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan, kebutuhan air untuk operasional smelter mencapai 600 liter/detik. Nota Kesepahaman ini untuk pasokan air 150 liter/detik. Masih ada peluang sekitar 450 liter/detik air proses desalinasi. 

“Kerja sama ini bukan hanya memberikan manfaat berupa pasokan air bagi operasi smelter Manyar, namun juga akan memberikan dampak positif bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui dukungan bisnis terhadap perusahaan daerah,” ujar Presiden Direktur PTFI Tony Wenas pada acara penandatanganan nota kesepahaman.

Dalam nota kesepahaman, Perumda Giri Tirta akan menyediakan kebutuhan pasokan air smelter Manyar. Untuk dapat mengalirkan pasokan air tersebut, Perumda Giri Tirta bekerja sama dengan PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) dalam membangun jaringan pipa air sepanjang 17 kilometer menuju area smelter PTFI di Manyar. 

Investasi yang dibutuhkan untuk pemasangan pipa tersebut diperkirakan sebesar Rp 200 miliar. Jaringan pipa air itu, selain untuk proyek smelter 150 liter/detik juga untuk kawasan JIIPE yang dikelola BKMS sebanyak 50 liter/detik. “Jadi nanti, air Perumda Giri Tirta yang salurkan ke kawasan JIIPE mencapai 200 liter/detik,” tegas Kurnia Suryandi.

Sebelumnya, PTFI juga telah bekerja sama dengan berbagai pelaku bisnis lokal untuk memenuhi berbagai kebutuhan aktivitas konstruksi smelter Manyar, termasuk diantaranya kebutuhan konsumsi, office supply, transportasi, tenaga kerja, dan jasa konstruksi. Progres pembangunan smelter Manyar hingga akhir Januari 2023 telah mencapai 54,5 persen dari rencana 52,9 persen yang ditargetkan.  (yad)

Freeport Indonesia Percayakan Pasokan Air Proyek Smelter kepada Perumda Giri Tirta sebanyak 150 liter/detik Selengkapnya

Kolam Retensi Di Bangun di 3 Titik, Estimasi Bisa Menampung 600 Ribu Meterkubik Air Kali Lamong 

GRESIK,1minute.id – Luapan air bah kiriman Kali Lamong ke Kabupaten Gresik meluas. Selain merambah 13 desa di dus kecamatan Cerme dan Menganti. Pada Kamis malam, 23 Februari 2023 air bah memasuki ke Desa Kedayang dan Prambangan di Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

Ratusan hektar tambak udang vaname di dua desa itu terendam air bah kiriman dari kabupaten tetangga itu. Pemkab Gresik seakan “berjuang sendirian” untuk mengatasi luapan air kiriman tersebut. Pemkab Gresik pun tidak bisa melakukan intervensi kebijakan kepada daerah.

Kondisi tersebut membuat Pemkab Gresik terus mematangkan rencana pembuatan kolam retensi selain melanjutkan proses normalisasi dan pembebasan lahan di bantaran Kali Lamong tersebut. Ada sejumlah titik yang bakal digunakan pembuatan kolam retensi atawa waduk penampungan air itu. 

Titik tersebut berada di Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme ; Desa Cerme, Kecamatan Kedamean dan Desa Sedapurklagen, Kecamatan Benjeng atau di Kecamatan Balongpanggang. Tiga desa itu menjadi langganan banjir karena kondisi geografis atau elevasi terendah. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya telah melakukan pemetaan awal untuk tempat pembuatan kolam retensi itu. Karena air mengalir ke tempat yang lebih rendah. Sehingga tempat kolam penampungan air berada di elevasi terendah. Ia mencontohkan Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme.

Di desa itu, katanya, pemerintah memiliki aset tanah seluas 9 hektar. Namun, Pemkab Gresik tidak akan menggunakan aset tersebut secara keseluruhan. “Kita akan gunakan untuk kolam retensi seluas 5 hektar dengan kedalaman 4 meter,” terangnya usai meninjau warga terdampak banjir Kali Lamong di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme bersama Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom pada Kamis, 23 Februari 2023.

Di dua titik lainnya yakni Desa Sedapurklagen dan Cermen, masing-masing seluas 5 hektar. Mengapa 5 hektar? “Sebab, kewenangan Pemkab hanya 5 hektar,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. Bila satu kolam dengan luas 5 hektar dan kedalaman 4 meter bisa menampung 200 ribu meterkubik (m³) air. “Kita gunakan pintu air, ketika debit air tinggi dan sepadan tanggul sungai, pintu air dibuka untuk gravitasi air turun ke kolam retensi,” terangnya. 

Sehingga debit air Kali Lamong sepanjang 58 kilometer ini akan berkurang karena mencari kantong-kantong penampungan air. “Bila di Balongpanggang ada kolam retensi, air akan berkurang 200 ribu meterkubik. Dan, seterusnya. Idealnya setiap kecamatan yang berada di kawasan Kali Lamong harus memiliki kolam retensi,” tegasnya. Kolam retensi rencana akan dibangun pada 2024. (yad)

Kolam Retensi Di Bangun di 3 Titik, Estimasi Bisa Menampung 600 Ribu Meterkubik Air Kali Lamong  Selengkapnya