Banjir Kali Lamong Meluas, Bupati Gresik dan Kapolres  Kirim Bantuan Gunakan Perahu Karet

GRESIK,1minute.id – Kali Lamong ngamuk. Air bah kiriman itu terus mengalir hingga jauh. Ikhtiar pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan normalisasi dan melakukan penyedotan air belum bisa mencegah air surut. Bahkan, semakin mengalir jauh karena ada sejumlah tanggul jebol.

Data didapat 1minute.id air bah merambah 13 desa di dua kecamatan yakni Kecamatan Cerme dan Menganti. Rinciannya, Di Kecamatan Cerme di Desa Morowudi, Dungus, Pandu, dan Iker-Ikergeger. Ketinggian air rata-rata selutut orang dewasa. Desa Morowudi, terdampak paling parah. Ada 175 unit rumah yang terendam. Jalan Raya Morowudi ditutup untuk semua kendaraan bermotor. Arus lalu lintas dialihkan lewat Pasar Cerme ke arah Benjeng. Dan, juga arah sebaliknya. 

Sedangkan di Kecamatan Menganti, air bah luapan Kali Lamong menggenangi Desa Boboh, Bringkang, Mojotengah, Pranti, Putat Lor, Beton, Gading Watu , Boteng dan Hendrosari. Simpang tiga Jalan Raya Boboh menuju Benowo, Surabaya ditutup untuk semua kendaraan. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom kembali melakukan pemantauan perkembangan banjir luapan Kali Lamong itu pada Kamis, 23 Februari 2023. Gus Yani dan Kapolres Adhitya mendatangi sejumlah warga di Desa Morowudi yang terdampak paling berat akibat banjir kiriman itu. 

Mereka mendatangi rumah dan memberikan bantuan kepada warga terdampak dengan naik perahu karet. Sebab, ketinggian air di Jalan Raya Morowudi itu mencapai pinggang orang dewasa. Selama 60 menit, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad dan AKBP Adhitya blusukan  menemui warga terdampak banjir. Dalam dialog bersama dengan warga Desa Morowudi, Gus Yani seakan ikut merasakan kesusahan yang dialami warganya akibat luapan Kali Lamong itu. “Sekarang sudah memasuki hari kelima. Air surut 5 centimeter. Naik lagi 10 centimeter,” kata seorang warga di Desa Morowudi.

DIALOG: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berdialog dengan warga terdampak luapan Kali Lamong di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik pada Kamis, 23 Februari 2023 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Kondisi itu yang membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani prihatin. “Saya ikut merasakan prihatin,” kata Gus Yani didampingi Kapolres Adhitya usai melakukan peninjauan lokasi banjir di Desa Morowudi pada Kamis, 23 Februari 2023. Banjir luapan Kali Lamong ini menjadi perhatian serius pemerintah. Sejumlah upaya untuk mencegah banjir cepat surut telah dilakukan. “Kami sudah mengajak BBWS melakukan penyedotan dengan mesin pompa air kekuatan besar tapi belum bisa surut,” imbuhnya. 

Penyebabnya, ada kondisi geografis di kecamatan Cerme dan lainnya lebih rendah dari bagian hulu. Selain itu, intensitas curah hujan yang sangat tinggi.  “Kondisi itu membuat sejumlah desa yang tergenangi air kiriman lama suratnya,” katanya. 

Untuk menanggulangi banjir kiriman ini, Pemkab Gresik harus berjuang sendiri. Sebab, Pemkab Gresik tidak melakukan intervensi kebijakan kepada kabupaten lain. “Mudah-mudahan dalam satu atau dua hati ini bisa surut,” harap mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menambahkan, penanganan yang dilakukan oleh Pemkab Gresik sudah on the track. “Pemkab Gresik telah membuka dapur lapangan (dapur umum) untuk mensuplai kebutuhan warga terdampak ini. Dan posko kesehatan. Kami akan terus membantu Pemkab untuk ikut untuk meringankan beban warga yang terdampak,” kata AKBP Adhitya Panji Anom. 

Perwira dua melati ini, meminta kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terutama orang tua harus memperhatikan anak-anak yang sedang bermain di area banjir. “Orang tua harus menjaga anak-anaknya. Dan, melarang anaknya untuk berenang di daerah banjir. Karena kita tahu kapan volume air besar sehingga arusnya tiba-tiba naik. Sehingga bisa berpotensi menimbulkan kerawanan bagi anak-anak,” katanya.

Selain itu, Kapolres Adhitya juga menghimbau masyarakat tidak memaksakan diri tetap tinggal di rumah bila kondisi air terus meningkat. “Jika kondisi rumah sudah tidak layak lagi (banjir) silakan mengungsi di tempat yang sudah disediakan. Jadi jangan dipaksakan tetap dirumah khawatir ada arus listrik yang bisa membahayakan penghuni rumah tersebut,” katanya. 

Namun, Kapolres Adhitya bersyukur sampai saat ini, belum ada evakuasi warga yang terdampak banjir Kali Lamong itu. “Data kami, sejak 2 hari lalu warga mulai kembali ke rumah masing-masing,” katanya. (yad)

Banjir Kali Lamong Meluas, Bupati Gresik dan Kapolres  Kirim Bantuan Gunakan Perahu Karet Selengkapnya

Prasasti baru, Bupati Gresik Resmikan Gedung MUI Termegah di Jawa Timur 

GRESIK,1minute.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik memiliki gedung baru dan megah. Gedung MUI termegah di Jawa Timur itu diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 22 Februari 2023. Gedung dua lantai itu berada dalam kompleks Masjid Agung Gresik Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik berdiri diatas lahan seluas 17.058 meter persegi (m²).

Peletakan batu pertama pembangunan gedung MUI ini dibangun ketika masih ada wabah Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). Saat itu, 2021 diawal pemerintahan duet Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah memerintah Kabupaten Gresik. Gus Yani-Bu Min, dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik pada Jumat, 26 Februari 2021. Pembangunan dilakukan dua tahap, 2021 dan kelar Desember 2022. 

Gedung MUI di dominasi warna hijau toska dan kuning emas terlihat megah. “Saat itu kondisi anggaran sedang tidak baik karena adanya pandemi Covid-19. Semoga gedung ini membawa barokah,” harap Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya pada Rabu, 22 Februari 2023. Ia menceritakan, gagasan pembangunan gedung MUI Gresik mulai 2019. Saat itu, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad menjabat sebagai Ketua DPRD Gresik. Sedangkan, Ketua fraksinya adalah Much Abdul Qodir-kini-Ketua DPRD Gresik. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik membangun gedung ini, katanya, MUI mempunyai peran strategis dengan Pemerintah Kabupaten Gresik. Dinamika yang ada di Gresik diperlukan peran, fatwa atau nasehat MUI dalam menjaga iklim yang kondusif. Bupati juga mengapresiasi MUI Gresik atas capaian tata kelola organisasi sosial keagamaan terbaik Jawa Timur. Ini prestasi luar biasa selain sebagai Himayatul Ummah dan Shodiqul Hukumah atau mitra pemerintah.

“MUI Gresik telah melakukan berbagai kegiatan seperti membantu pemerintah dalam berbagai persoalan masyarakat. Mulai dari penanganan Covid-19, kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, dan fatwa keagamaan,” tambahnya.

Ketua Umum MUI Jawa Timur KH Mohammad Hasan Mutawakkil Alallah mengatakan, peran Pemerintah Kabupaten Gresik yang dipimpin Gus Yani sangat luar biasa atas terwujudnya pembangunan kantor MUI Gresik.

“Dengan di bangunnya kantor MUI ini sangat muftadol. Gresik merupakan berlabuhnya penyiar Islam di Nusantara yaitu Sunan Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri,” tutur Kiai Mutawakkil, panggilan akrab Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo.

DIRESMIKAN: Gedung baru MUI Gresik diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 22 Februari 2023 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)1

Dirinya berharap, MUI Gresik untuk menjalin hubungan yang harmoni dengan pemerintah kabupaten Gresik dalam upaya kemaslahan masyarakat. MUI merupakan wadah berkhidmat para Kiai, Ulama, Cendekiawan untuk kepentingan umat, bangsa dan negara. “Hari ini Gus Bupati mengajarkan kita suatu bagian kemulyaan. Melalui kebijakannya dalam membangun kantor MUI Gresik untuk kemaslahatan bersama,” ungkapnya.

Dirinya, juga mengajak meningkatkan khidmah melalui peran MUI. Di antaranya menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan, melalui instrumen-instrumen keagamaan sesuai dengan tujuan untuk kebaikan.

Selain itu, memediasi masyarakat dan pemerintah melalui pelayanan keumatan, menjadi rujukan pemerintah dan masyarakat melalui keputusan keagamaan. Terakhir peran MUI menjaga harmoni antarumat beragama dalam kebhinekaan beragama.

“MUI Jatim memiliki 3 program prioritas, yaitu meningkatkan kualitas syiar keagamaan, meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat serta mengembangkan ekosistem ekonomi halal,” tegasnya.

Sementara, Ketua MUI Gresik KH Mansoer Sodiq mengaku bersyukur, MUI Gresik memiliki kantor baru. Menurutnya, hal ini tak lepas dari keseriusan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. “MUI merupakan rumah Islam, memiliki peran strategis sekaligus mitra pemerintah yang tidak bisa dipisahkan dan saling melengkapi,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan diresmikannya gedung baru MUI ini tentunya menjadi energi positif untuk pelayanan kepada umat. Komitmen sinergitas itu akan kita lakukan terus menerus di berbagai persoalan umat.

“Hubungan simbiosis mutualisme tersebut juga terjadi di Gresik, berbagai persoalan keagamaan dan keumatan diselesaikan bersama sama sesuai peran dan fungsi masing-masing, “kata Kiai Mansoer Sodiq. (yad)

Prasasti baru, Bupati Gresik Resmikan Gedung MUI Termegah di Jawa Timur  Selengkapnya

Pemkab Gresik Bangun Kolam Retensi Cegah Air Bah Meluap ke Permukiman 

GRESIK,1minute.id – Normalisasi Kali Lamong terus dilakukan oleh Pemkab Gresik. Namun, ikhtiar itu belum bisa mencegah musibah banjir karena intensitas hujan sangat tinggi dalam dua pekan terakhir. 

Sejumlah desa di lima kecamatan yakni Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Kedamean dan Menganti sempat terendam air bah kiriman dari hulu yang berada di Mojokerto maupun Lamongan. Kini, air bah mulai surut di sejumlah desa kecamatan Balongpanggang, Benjeng dan Cerme. Namun, potensi Kali Lamong meluap masih cukup besar karena curah hujan berdasarkan prakiraan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Surabaya masih belum berakhir.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, dua minggu terakhir ini pihaknya terus memantau perkembangan cuaca untuk melakukan mitigasi bencana. “Namun curah hujan memang sangat tinggi sehingga Kali Lamong meluap. Ditambah ada tanggul yang jebol,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat meresmikan gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik pada Rabu, 22 Februari 2023.

Tinggi curah hujan itu membuat air bah menggenangi sawah, jalan poros desa, hingga rumah-rumah warga yang berada di bantaran Kali Lamong. Kondisi itu, imbuhnya,  membuat pihaknya harus melakukan sejumlah langkah agar air Kali Lamong tidak meluap ke kawasan permukiman. Langkah yang akan dilakukan diantaranya membangun kolam retensi atau kolam atau waduk penampungan air sementara di sejumlah kecamatan yakni Balongpanggang, Benjeng, Kedamean dan Cerme. 

“Pembangunan kantong-kantong penampungan air sementara ini akan kita mulai tahun 2024,” terangnya. Kantong penampungan air sementara itu, diharapkan bisa mengurangi dampak air luapan Kali Lamong. “Sehingga air tidak deras. Air bisa habis sebelum masuk kota,” katanya.  Pembangunan penampungan air sementara itu harus dilakukan oleh Pemkab Gresik karena pihaknya tidak bisa melakukan intervensi kebijakan di Kabupaten/kota lainnya yang berada di aliran Kali Lamong itu. (yad)

Pemkab Gresik Bangun Kolam Retensi Cegah Air Bah Meluap ke Permukiman  Selengkapnya

Menkes Serahkan Sertifikat Gresik Bebas Frambusia

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menerima Sertifikat Bebas Frambusia dari Kementerian Kesehatan.  Penyerahan dilakukan Menteri Kesehatan Budi G Sadikin kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Krakatau Grand Ballroom Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta pada Selasa,  21 Februari 2023. 

Kegiatan itu dilakukan dalam rangkaian peringatan Hari Neglected Tropical Diseases (NTDs) Sedunia. “Dengan diterimanya sertifikat tersebut, membuktikan bahwa kondisi sanitasi di Kabupaten Gresik tidak buruk, meskipun pernah mengalami kondisi panas atau hujan yang cukup ekstrem,” ucap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani usai penyerahan sertifikat.

Lebih lanjut Gus Yani menyampaikan terima kasih kepada semua pihak. Sebab, ini merupakan bagian dari penghargaan atas kerjasama seluruh stakeholder yang ada. “Juga atas perhatian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama menjaga sanitasi agar tetap baik,” lanjutnya.

Dirinya berkomitmen bakal mempertahankan status bebas Frambusia dan menjaga kesehatan masyarakat melalui pembangunan kesehatan yang berwawasan lingkungan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.

“Sehingga adanya feedback antara upaya pemerintah dalam meningkatkan kondisi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat dan masyarakat yang menjaganya,”ucapnya.

Lebih lanjut Bupati Gus Yani mengutarakan rasa syukur atas apa yang telah didapatkan pada bidang kesehatan di Kabupaten Gresik, telah bergerak di dalam track yang baik. Juga atas dukungan semua pihak tersebut, serta partisipasi masyarakat didalamnya, sehingga banyak keberhasilan yang telah digapai.

“Harapannya semoga Provinsi Jawa Timur terutama di Kabupaten Gresik dapat mempertahankan hal baik ini, mampu meningkatkan pelayanan maupun bantuan kesehatan masyarakat, seperti fasilitas kesehatan yang memadai dan mudah dijangkau,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Frambusia adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri, Infeksi ini biasanya terjadi di negara wilayah tropis yang memiliki sanitasi buruk, Penyakit Ini banyak menyerang anak-anak usia kurang dari 15 tahun. Penyakit Frambusia atau patex sangat menular.

Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr. Mukhibatul Khusna menjelaskan bahwa Frambusia adalah penyakit kulit yang sudah ada sejak lama. “Penyakit Frambusia adalah penyakit kulit menular menahun yang kambuhan. Penyebab penyakit Frambusia adalah kuman Treponema Perteneu, yang dimana kulit mengalami infeksi akibat bakteri tersebut,” paparnya.

Dikatakan dr. Khusna, penyakit ini dapat tumbuh dan berkembang di daerah yang tropis, panas, dan hujan. Selain itu kebersihan lingkungan merupakan faktor penting pada penyakit ini. Pada penyakit ini bakteri tidak dapat menembus kulit utuh, tetapi masuk melalui luka lecet, goresan, atau luka infeksi kulit lain. 

“Keberadaannya sudah sejak ribuan tahun silam. Karenanya, ini merupakan tantangan bagi semua untuk berkomitmen menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyakit tersebut,” jelasnya. (yad)

Menkes Serahkan Sertifikat Gresik Bebas Frambusia Selengkapnya

Klinik Mabarrot MWC NU Panceng Resmi Beroperasi, Bupati Gresik : Derajat Kesehatan Masyarakat Meningkat 

GRESIK,1minute.id – Satu lagi klinik kesehatan berdiri di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Kali ini, klinik Mabarrot MWC NU Panceng yang resmi beroperasi pada Senin, 20 Februari 2023. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan klinik berada di Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik itu.

Berdirinya klinik Mabarrot ini diharapkan dapat semakin meningkatkan derajat kesehatan bagi masyarakat Gresik, terutama warga di Kecamatan Panceng. Kegiatan tersebut dirangkaian dengan penyerahan 6 unit sepeda motor operasional Badan Otonom (Banom) NU Panceng. Penyerahan mobil operasional Klinik Mabarrot MWC NU Panceng, sertifikat tanah oleh Kepala Desa Surowiti untuk MWC NU Panceng serta izin operasional Klinik Mabarrot MWC NU Panceng.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya mengatakan, klinik MWC NU tumbuh secara masif di Kabupaten Gresik. Euforia 1 abad sudah selesai, mudah mudahan menuju abad kedua ini semakin berkhidmat terlebih memberikan manfaat untuk masyarakat. “Klinik mabarot ini sudah menyusun program yang nyata, yaitu melayani jam’iyah Nahdlatul Ulama. Ini merupakan sebuah keberanian untuk memulai sesuatu yang baru yakni mendirikan klinik ini,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Peresmian klinik ini dihadiri Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Abu Hassan,  Ketua dan Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik K.H Mulyadi dan K.H Syifaul Qulub, Ketua Tanfidziyah MWC NU Panceng Moch Khalim, Rois Syuriah MWC NU Panceng K.H Abdul Azis Rochim.

Menurutnya keberadaan klinik kesehatan sangat diperlukan sebagai penunjang kegiatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Gresik. Ini menunjukkan perjuangan NU yang semakin mandiri untuk kemaslahatan umat.”Keberadaan klinik bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ungkap mantan Ketua DPRD Gresik itu.  

Bupati berharap, klinik ini bisa menjadi salah satu sarana penunjang bagi masyarakat. Khususnya di desa, dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat dan terjangkau. “Beberapa program juga terus dilakukan Pemkab Gresik dalam meningkatkan derajat layanan kesehatan masyarakat. Salah satunya membangun rumah sakit sehati,” tambahnya. (yad)

Klinik Mabarrot MWC NU Panceng Resmi Beroperasi, Bupati Gresik : Derajat Kesehatan Masyarakat Meningkat  Selengkapnya

Musyda ke-XI Muhammadiyah dan Aisyiyah Resmi Dibuka, Ini Harapan Bupati Gresik !

GRESIK,1minute.id – Pengurus Daerah  Muhammadiyah dan Aisyiyah menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) ke XI di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Bungah, Kabupaten Gresik pada Minggu, 19 Februari 2023. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka forum tertinggi di dua organisasi kemasyarakatan yang mengusung tema “Membumikan Islam Berkemajuan” itu.

Pada kesempatan ini, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap pelaksanaan Musyda ke XI Muhammadiyah dan Aisyiyah ini berjalan dengan lancar melahirkan kepengurusan yang solid serta mampu membawa kemajuan Muhammadiyah.

“Mudah mudahan terlahir pemimpin yang bisa membawa kemajuan ketua dan pengurus Muhammadiyah Gresik yang bisa berkolaborasi dengan pemerintah,” harap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Musyda Muhammadiyah dan Aisyiyah ini dihadiri oleh Pengurus Wilayah  Muhammadiyah (PWM) Jatim Tamhid Mashudi, Ketua PW Aisyiyah Jatim Siti Asma serta Anggota Komisi X DPR RI Zainudin Maliki.

Hadir pula, Ketua DPD PAN Gresik juga anggota DPRD Gresik Faqih Usman, Anggota DPRD Gresik Noto Utomo, Anggota DPRD Gresik Partai Demokrat Suberi, Ketua DPC Partai Gerindra Gresik Asluchul Alif, Ketua DPC Partai Umat Gresik Burhan serta Ketua DPD LDII Gresik K.H Abdul Muis.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu melanjutkan pada pelaksanaan Musyda harus menjaga setiap gagasan setiap ide yang dikemukakan seseorang atau organisasi. Jangan sampai menimbulkan perpecahan di tubuh organisasi.

“Musyda ini harus dapat menghasilkan keputusan yang strategis untuk program program Muhammadiyah dan Aisyiyah ke depan,” ungkap Bupati Gresik termuda itu.

Ia berharap organisasi Muhammadiyah dan Aisyiyah ikut berkontribusi dalam penanganan persoalan isu strategis nasional. Di antaranya penanganan stunting, menurunkan angka kemiskinan, serta masalah sampah untuk menuju Gresik Zero Waste.

“Persolan ini diperlukan kolaborasi dengan berbagai stakeholder termasuk Muhammadiyah dan Aisyiyah. Harapannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Ketua PD Muhammadiyah (PDM) Gresik Muhammad In’am mengatakan, pelaksanaan Musyda seharusnya digelar pada 2021. Karena ada wabah Covid-19 pelaksanaan dilakukan tahun ini, 2023. Dalam Musyda ke-XI ini, sebanyak 54 orang masuk dalam daftar calon tetap (DCT).

Dirinya berharap Musyda ini mampu membawa organisasi Muhammadiyah dan Aisyiyah yang lebih maju khusunya di Kabupaten Gresik. “Untuk itu Musyda ini hendaknya memilih dengan hati nurani dan pikiran yang jernih tanpa emosi,” kata In’am. Untuk diketahui, peserta Musyda atau musyawirin akan memilih 13 orang dari 54 orang DCT itu. 

Proses pemilihan menggunakan komperisasi. Setelah mendapatkan 13 orang yang memperoleh suara terbanyak.  Mereka kemudian duduk bersama untuk menentukan ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik Periode 2022-2027. (yad)

Musyda ke-XI Muhammadiyah dan Aisyiyah Resmi Dibuka, Ini Harapan Bupati Gresik ! Selengkapnya

Desa Gapurosukolilo Lumbung Pangan di Gresik, Bupati Gresik: Berpotensi Mensejahterakan Masyarakat 

GRESIK,1minute.id – Desa Gapurosukolilo, Kecamatan/Kabupaten Gresik ditetapkan sebagai pusat lumbung pangan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sendiri yang melaunching lumbung pangan di desa yang dikenal Kampung Arab itu pada Selasa, 14 Februari 2023. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad optimistis adanya lumbung pangan ini dapat menjadi wadah yang berpotensi mensejahterakan masyarakat sekitarnya.

“Lumbung pangan ini sangat bagus, karena berpotensi memberikan manfaat kepada masyarakat terkait kesejahteraannya. Nantinya juga perlu keterlibatan dengan UMKM sekitar, sehingga ada timbal balik dan kolaborasi yang saling menguntungkan,”ujar Gus Yani di depan para undangan dan warga setempat.

Perlu diketahui, lumbung pangan adalah tempat penyimpanan stok bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ini berguna saat terjadi kekurangan bahan pangan khususnya saat terjadi bencana alam. Sehingga, lumbung pangan menjadi simbol kedaulatan dan kekuatan pangan desa, dalam rangka mendukung ketahanan pangan Indonesia.

Lebih lanjut, Gus Yani mengatakan, lumbung pangan dapat menjadi solusi menurunkan angka kemiskinan saat ini. Gus Yani juga menuturkan, hal ini sejalan dengan program Internasional Sustainable Development Goals (SDGs), yang salah satu tujuannya guna mengakhiri kemiskinan.

“Ini merupakan amanah dari SDGs program desa. Yang penting kepala desa faham betul tentang SDGs desa. Sehingga ketika lumbung pangan ini sudah punya pendapatan mandiri maka bisa membantu masyarakat dengan leluasa,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Launching Lumbung Pangan Desa Gapurosukolilo ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Gresik Abu Hasan juga tokoh agama setempat Habib Ahmad Assegaf.

Sementara itu, Kepala Desa Gapurosukolilo Gresik Hasan Hasyim Al Habsyi mengatakan, lumbung pangan bersama dengan BUMDes akan melaksanakan kegiatan ketahanan pangan desa. Diantaranya, mewujudkan kebutuhan distribusi pangan untuk warga, pengembangan BUMDes di bidang pangan nabati dan hewani, serta kerjasama dengan lumbung pangan provinsi.

Dia juga mengatakan, lumbung pangan bukan hanya memberikan solusi untuk masalah kelaparan, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kestabilan pasokan pangan dan pertanian.

“Melalui lumbung pangan, produsen pertanian dapat menyimpan dan menjual bahan pangan mereka sehingga membantu mereka mengatasi masalah ekonomi,” katanya.

Desa Gapurosukolilo tempat destinasi wisata religi Syekh Maulana Malik Ibrahim dan Bupati Gresik pertama K.R.T. Poesponegoro. Berdirinya lumbung pangan di Desa Gapurosukolilo seakan mengingatkan kembali masa Syekh Maulana Malik Ibrahim menyebarkan agama Islam. Syekh Maulana Malik Ibrahim mendirikan toko kelontong untuk menemuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. 

Syekh Maulana Malik Ibrahim menjual sembako dengan harga yang lebih murah dan membuka praktik pengobatan gratis sehingga menarik simpati masyarakat saat itu masih dominan beragama Hindu/Buddha masuk Islam. 

Kades Hasan juga mengusahakan untuk memperkuat UMKM berbasis pangan lokal. Salah satu caranya, dengan menggelar Festival Arabian Food Centre. Yang mana kuliner arab merupakan bagian dari potensi lokal Desa Gapurosukolilo. Rencana festival tersebut akan digelar saat bulan puasa mendatang di sepanjang jalan desa. (yad)

Desa Gapurosukolilo Lumbung Pangan di Gresik, Bupati Gresik: Berpotensi Mensejahterakan Masyarakat  Selengkapnya

Melantik 59 Pejabat, Bupati Gresik Ingatkan Percepatan Penanganan Isu Nasional dan Loyalitas

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi, rotasi dan promosi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali bergerak. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan menganbil sumpah 59 pejabat mulai penjabat tinggi pratama, pejabat administrator, pengawas dan fungsional di lingkungan Pemkab Gresik pada Kamis, 9 Februari 2023. 

Dari 59 pejabat itu, ada empat pejabat pimpinan tinggi pratama hasil seleksi terbuka (Selter). Eselon mereka naik satu tingkat menjadi eselon II. Mereka adalah Agung Endro Dwi Setyo Utomo menduduki Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP), Sri Subaedah menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dhiannita Tri Astuti Mlmenjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) dan  Titik Ernawati menjabat sebagai Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPP PA).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, setelah ini pejabat yang sudah dilantik diharapkan dapat menjalankan tugas dengan baik dan cepat. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo ada beberapa isu nasional yang harus secepatnya diselesaikan. “Isu nasional itu di antaranya pengendalian Inflasi, investasi dan bagaimana menurunkan angka stunting. Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) kita bersama,” terang Bupati Gresik Fandi Akhmad Yank, yang akrab disapa, Gus Yani itu.

Gus Yani menyebut, di Kabupaten Gresik angka stunting semula dari 24 persen pada 2022 turun menjadi 10 persen. Kita tidak boleh lengah, ini harus terus kita turunkan semaksimal mungkin. Selain itu kematian ibu dan anak juga menjadi potret pemerintah pusat.

“Dibutuhkan koordinasi bersama teman-teman media, bagaimana terobosan dan inovasi yang dikembangkan sejumlah Puskesmas di Kabupaten Gresik. Ini menjadi contoh spirit dan keteladanan Puskesmas yang lain,” katanya.

Lebih lanjut bupati mengatakan, isu yang lain disebut Presiden tidak ada lagi investasi yang terlambat, harus dicari solusi dan permasalahannya apakah ini disebabkan adanya data yang kurang siap atau faktor penyebab lainnya.

“Loyalitas menjadi ornamen dalam melaksanakan pekerjaaan jadikan energi untuk dijalankan. Sebab loyalitas menjadi penghubung dalam organisasi dari bawah sampai atas,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, lanjut bupati, sampah juga menjadi persoalan, bagaimana pengurangan sampah di wilayah Gresik Selatan terintegrasi di TPA Belahanrejo. Setelah itu TPA Ngipik kita tangani bersama bagaimana sampah itu tidak sampai di bawa ke kota. Menurut bupati, hari ini isu yang ditanya oleh masyarakat yaitu Infrastruktur. “Alhamdulillah pengendalian banjir sudah dilakukan, ada lagi juga keluhan masyarakat yaitu kerusakan jalan,” kata Gus Yani mengingatkan. 

“Anggaran Rp 300 miliar khusus untuk infrastruktur, jangan sampai ada keterlambatan terkait lelang. Anggaran ini harus digunakan semaksimal mungkin kita prioritaskan dan harus bisa terealisasi di tahun 2023,” imbuhnya. Turut mendampingi Bupati Gresik, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik Khusaini. (yad)

Melantik 59 Pejabat, Bupati Gresik Ingatkan Percepatan Penanganan Isu Nasional dan Loyalitas Selengkapnya

Sinergi ‘Tri Maskada’ , Surabaya Raya Siap Sukseskan Puncak Resepsi Satu Abad NU

GRESIK,1minute.id – Puncak resepsi Satu Abad Nadhlatul Ulama (NU) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo digelar Selasa, 7 Februari 2023. Memasuki H-2 Hari Lahir (Harlah) Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam terbesar di Indonesia sudah lebih dari 1 juta warga Nadhliyin yang menyatakan siap hadir langsung ke Sidoarjo. 

Bahkan ada yang menyebut telah tembus mencapai 2 juta warga Nadhliyin yang sudah mendaftar melalui Google form. Persiapan tuan rumah menyambut kedatangan warga Nadhliyin dalam Puncak Harlah ke-100 NU telah rampung. 

Berbagai wilayah sekitar Sidoarjo sudah melakukan koordinasi dengan apik demi suksesnya acara. Persiapan ini termasuk tiga kepala daerah wilayah Surabaya Raya yang dikenal sebagai ‘Tri Maskada’. Mereka adalah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, dan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali.

Ketiga kepala daerah milenial ini mengunjungi Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada Minggu siang, 5 Februari 2023 (5/2) siang. Ketiganya tampak berbincang hangat membahas sejumlah hal, terutama yang berkaitan dengan peran tiga kepala daerah tersebut.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam keterangannya menjelaskan, dukungan dari kepala daerah di Surabaya Raya adalah bukti kecintaan kepada NU dan kepada Indonesia.

“Kami dari Gresik, selain tentu akan sangat banyak warga Gresik yang datang ke Sidoarjo, juga akan mendukung dari berbagai aspek, seperti transportasi, kesehatan, dan relawan untuk membantu para jamaah yang hadir pada 7 Februari nanti,” ujarnya

Sebelumnya, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani juga mengajak seluruh keluarga besar NU Gresik, untuk bersama-sama hadir di Sidoarjo dengan penuh kebahagiaan. Dirinya juga mengingatkan bahwa warga Nadhliyin Gresik adalah warga yang mandiri, karenanya semuanya harus dipersiapkan dengan kesiapan masing-masing dan tetap patuh pada arahan panitia.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali selaku tuan rumah Resepsi Satu Abad NU mengatakan bahwa secara historis ketiga wilayah (Sidoarjo, Gresik, dan Surabaya) memiliki jalinan yang sangat erat dalam lahirnya NU. 

Hubungan yang erat inilah yang akan terus dijaga hingga saat ini lewat kolaborasi dalam berbagai hal. Di antaranya adalah saling dukung untuk penyiapan kekuatan SDM maupun fasilitas pendukung guna menyukseskan Satu Abad NU, seperti pengerahan relawan Tagana hingga tenaga kesehatan.

“Nanti akan saling support dengan berbagai elemen panitia lainnya. Pokoknya kita dukung penuh, ada dapur umum, bantuan logistik, pos kesehatan, pengamanan, dan sebagainya,” ujar Muhdlor Ali. Pengecekan persiapan hari ini juga dilakukan oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf dan Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar. (yad)

Sinergi ‘Tri Maskada’ , Surabaya Raya Siap Sukseskan Puncak Resepsi Satu Abad NU Selengkapnya

Sukses Transformasi Pengelolaan Dana Bergulir Eks PNPM-Mpd, Kini Bupati Gresik Dorong BUMDes Partnership Sektor Privat 

GRESIK,1minute.id – “Membangun Desa Menata Kota”. Falsafah inilah yang dipegang Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan transformasi pengelolaan dana bergulir masyarakat eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Pedesaan (PNPM-MPd) menjadi Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Lembaga Keuangan Desa (LKD).

Pemkab Gresik meraih capaian 100% transformasi pengelola dana bergulir masyarakat eks PNPM-Mpd menjadi BUMDesma. Atas capaian tersebut, Pemkab Gresik mendapatkan apresiasi dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima penghargaan tersebut dari Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. Gus Yani,begitu Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Gresik Abu Hasan pada acara Pesta Rakyat dalam rangka Hari BUMDes di Desa Teluk, Gunung Kijang, Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Kamis malam, 2 Februari 2023.

Gus Yani, mengungkapkan pencapaian ini adalah wujud apresiasi atas sinergi antara Pemkab Gresik dengan masyarakat. Kecamatan yang sudah berhasil bertransformasi 100% adalah Kecamatan Wringinanom, Kedamean, Benjeng, Balongpanggang, Cerme dan Duduksampeyan. Kemudian, Kecamatan Dukun, Panceng, Ujungpangkah, Sidayu, Bungah, Tambak dan Sangkapura.

“Dengan adanya transformasi ini, kami dari berharap BUMDesma yang sudah ada bisa bekerja maksimal untuk kesejahteraan masyarakat desanya masing-masing,” harap Gus Yani. Ia bersama Wabup Aminatun Habibah dalam Nawa Karsa, juga tengah mendorong adanya partnership antara BUMDes dengan berbagai sektor privat.

Sementara itu, Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar menjelaskan perkembangan BUMDesa tiap wilayah tidak terlepas dari peran kepala daerah. “Penghargaan ini sebagai apresiasi kementerian kepada kepala daerah yang memiliki komitmen memajukan BUMDesa,” ujar Gus Menteri, sapaan, Abdul Halim.

Abdul Halim menilai peran BUMDesa sangat besar bagi perkembangan perekonomian pedesaan. Dengan jumlah mencapai 60.417 BUMDesa, dirinya yakin apabila terwujud suatu konektivitas ekonomi maka dampaknya akan sangat dirasakan desa.

Untuk diketahui sejak berakhirnya PNPM pada 2015, kegiatan simpan pinjam dilanjutkan oleh Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) eks PNPM tidak memiliki payung hukum. Sehingga terbit Peraturan Pemerintah (PP) 11/2021 tentang BUMDes/BUMDesma. Dengan adanya payung hukum tersebut, kesempatan BUMDes/ BUMDesma untuk menjalin kerja sama dengan pihak luar bisa terjadi.

Kemendes PDTT juga terus mendorong transformasi pengelola DBM dari UPK PNPM-MPd menjadi BUMDes Bersama setelah pengesahan Undang-undang (UU) 6 / 2014 tentang Desa. Langkah tersebut sebagai upaya untuk menyelamatkan aset eks UPK PNPM-MPd yang mencapai Rp 12,7 triliun. (yad)

Sukses Transformasi Pengelolaan Dana Bergulir Eks PNPM-Mpd, Kini Bupati Gresik Dorong BUMDes Partnership Sektor Privat  Selengkapnya