UHC Mencapai 99,65 Persen, Bupati Gresik: Psikologis Orang Sakit Tdak Sabar, Niati Pelayanan Penuh Keikhlasan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik  melakukan pemantapan program Universal Health Coverage (UHC). Program jaminan kesehatan masyarakat Gresik telah menca cakupan sebanyak 99,65 persen sejak dilaunching pada Oktober 2022.

“Prinsipnya, kita berani memulai sesuatu yang baru itu sudah jempol. Tinggal bagaimana kita mengevaluasi apa yang salah, apa yang kurang kita perbaiki bersama-sama,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat bertemu dengan seluruh ekosistem kesehatan pada Fasilitias Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) wilayah Kecamatan Manyar pada Kamis, 26 Januari 2023.

Menurut Gus Yani, begitu Bupati Fandi Akhmad Yani kerap disapa, dengan adanya UHC ini program pelayanan jaminan kesehatan di Kabupaten Gresik menjadi tuntas. Pemantapan ini, menurutnya, juga harus dibarengi dengan peningkatan mutu kualitas pelayanan dasar.

Gus Yani berharap, dalam pelayanan kepada masyarakat sudah tidak ada lagi pelayanan yang kurang ramah, cemberut, atau kurang simpatik. “Ini harus benar-benar tidak ada lagi. Karena panjenengan semua ini bersentuhan langsung dengan masyarakat. Harus diingat bahwa secara psikologis, orang yang sakit itu cenderung tidak sabar. Jadi harus diniati pelayanan ini penuh keikhlasan,” tegas Gus Yani.

Orang nomor satu di Kabupaten Gresik ini juga menegaskan akan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak dalam penyempurnaan program UHC. Contohnya dalam permasalahan BPJS bagi tenaga kerja, Gus Yani mengungkapkan agar dilakukan koordinasi antara Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk ditemukan solusi.

Contoh lain menurut Gus Yani adalah, penyelarasan data kependudukan tiap-tiap wilayah yang bisa dilakukan oleh pemerintah desa sehingga bisa memudahkan program UHC berjalan lancar. Rama, salah warga Gresik yang telah menikmati program jaminan kesehatan (UHC) itu. 

Remaja 16 tahun menangis karena menahan sakit setelah terjatuh di rumah. Rama dibawa oleh orang tuanya  ke RSUD Ibnu Sina Gresik. Ia hanya berbekal kartu induk anak (KIA) dan Kartu Keluarga (KK).
Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan dokter rumah sakit milik Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik itu memutuskan untuk melakukan operasi karena tulang yang patah. Proses operasi hingga obat diberikan secara gratis. Rama, satu dari ratusan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menikmati program 

Universal Health Coverage (UHC). 

Tahun ini, duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Bupati dan Wakil Bupati Gresik itu menganggarkan salah satu program Nawa Karsa itu sebesar Rp 100 miliar. 

Sementara itu, Kadinkes Gresik dr. Mukhibatul Khusnah, inovasi yang dilakukan oleh Puskesmas di Kabupaten Gresik ini banyak dan menyentuh permasalahan kesehatan di masyarakat. Salah satunya adalah penurunan angka stunting serta kematian ibu dan bayi.

Tak hanya membahas masalah UHC, dalam kesempatan ini ditampilkan juga berbagai kebolehan dari dokter dan perawat Puskesmas di Kecamatan Manyar. Momen haru terasa kala dipertunjukkan berbagai kebolehan dari anak-anak berkebutuhan khusus dari Puskesmas Sukomulyo. 

Di Puskesmas Sukomulyo memiliki pelayanan khusus bagi anak-anak spesial. Inovasi pelayanan tersebut juga mendapatkan apresiasi tinggi dari Gus Yani. “Pemerintah Kabupaten Gresik terus mendorong kesetaraan. Dan kedepan harapannya seluruh Puskesmas di Kabupaten Gresik memiliki pelayanan sama seperti yang ada di Puskesmas Sukomulyo ini,” pungkasnya. (yad)

UHC Mencapai 99,65 Persen, Bupati Gresik: Psikologis Orang Sakit Tdak Sabar, Niati Pelayanan Penuh Keikhlasan Selengkapnya

Kajati Jawa Timur Resmikan Rumah Rehabilitasi Napza, Khusus Pencandu Narkoba Gresik Gratis

GRESIK,1minute.id – Rumah Rehabilitasi Napza resmi berdiri di Kabupaten Gresik. Rumah rehabilitasi bagi pencandu narkotika, psikotropika dan zat terlarang (Napza) berada di kompleks Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik itu diresmikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur Mia Amiarti pada Selasa, 24 Januari 2022.

Peresmian rumah rehabilitasi Napza ke-22 di Jawa Timur dan rumah rehabilitasi Napza ke-31 di Indonesia itu bersamaan dengan peresmian rumah dinas (Rumdin) Kejari Gresik dan musala Nurul Jannah dipusatkan di Kompleks Rumdin Kejari Gresik di Jalan Jurit, Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.  

Rumdin Kejari Gresik berdiri diatas lahan seluas 3.645 meter persegi (m²). Dilahan itu terdapat 14 bangunan dengan total luas bangunan 1.375 m². Belasan bangunan rumah itu, terdiri dari 1 rumdin Kejari Gresik, 6 rumdin jaksa dan 6 rumdin staf tata usaha (TU). Serta, 1 unit musala Nurul Jannah. Nama musala itu usulan dari Kejati Jawa Timur Ami Amiarti. Semua bangunan beratsitektur minimalis. 

Tanah dan bangunan rumah di kompleks rumdin Kejari Gresik itu dibangun oleh Dinas Cipta Karya Kawasan Perumahan dan Permukiman (DCKPKP) Gresik selama 4,5 bulan adalah hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. 

Kajati Ami Amiarti mengapresiasi berdirinya rumah rehabilitasi Napza hasil sinergi dan kolaborasi antara Kejari Gresik dengan Pemkab Gresik ini. “Ini rumah rehabilitasi Napza ke-22 di Jawa Timur. Dan, rumah rehabilitasi Napza ke-31 di Indonesia,” kata Ami Amiarti kepada  wartawan usai peresmian pada Selasa, 24 Januari 2023. Kajati Ami Amiarti didampingi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Muhammad Hamdan Saragih dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

“Ini suatu kebanggaan bagi kami. Karena rumah rehabilitasi Napza di Indonesia berjumlah 31. Sebanyak 22 rumah Napza ada di Jawa Timur,” imbuhnya. Berdirinya rumah rehabilitasi Napza di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini, patut diapresiasi. Apalagi, rumah rehabilitasi bagi para pencandu narkotika itu tidak dipungut biaya. “Ini kebaikan dari Bupati dan tentu bersama-sama DPRD setempat. Kami sangat terima kasih,” ujar Ami Amiarti. 

Ia menyebutkan tidak semua pencandu narkotika dilakukan rehabilitasi. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Diantaranya, pencandu bukan anggota jaringan narkoba. Baik, kurir hingga pengedar. Selain itu, bukan seorang residivis. “Pencandu yang bisa dilakukan rehabilitasi adalah untuk diri sendiri. Ia menjadi korban. Sehingga, ketika perkara masuk ke Kejaksaan bisa dilakukan upaya restoratif jaustice,” katanya. Untuk penetapan pecandu masuk rehabilitasi, kata Ami Amiarti, telah mendapatkan assement dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) setempat.

Kajati Ami Amiarti menyebutkan kasus narkoba di Gresik cenderung meningkat dalam tiga tahun terakhir. Indikasi, adalah jumlah surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) yang masuk di Kejari Gresik. Pada 2020 sebanyak 160 SPDP perkara narkoba. Pada 2021 meningkat menjadi 173 kasus dan tahun lalu sebanyak 188 perkara. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, berdirinya rumah rehabilitasi Napza sebagai strategi menurunkan angka penyalahgunaan narkoba. 

Kami mengajak semua stakeholder jajaran forkopimda, khusus Kejari Gresik melihat banyak anak Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik terkait bahaya penyalahgunaan narkoba ini. “Mudah-mudahan dengan berdirinya rumah rehabilitasi Napza ini bisa menurunkan angka kecanduan narkoba,” harap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad. 

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Muhammad Hamdan Saragih mengatakan, rumah rehabilitasi Napza berada di kompleks RSUD Ibnu Sina Gresik. Rumah rehabilitasi napza ini memiliki dua fungsi yakni rehabilitasi bagi terpidana narkoba. Dan, kedua khusus untuk melakukan rehabilitasi bagi warga Gresik yang kecanduan. “Khusus untuk rehabilitasi warga Gresik gratis,” kata Kajari Hamdan. 

Telah disepakati untuk rehabilitasi bagi warga Gresik yang kecanduan narkotika dilakukan dua tahap secara gratis. “Tahap ketiga berbayar karena kalau sudah 3 kali itu sudah keterlaluan,” tegasnya. (yad)

Kajati Jawa Timur Resmikan Rumah Rehabilitasi Napza, Khusus Pencandu Narkoba Gresik Gratis Selengkapnya

Terbukti Meningkatkan PAD Rp 103 Miliar, Bupati Gresik : Sinergi, Kolaborasi Pemkab dan Kejari Gresik Bisa Sustainable

GRESIK,1minute.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersinergi dan kolaborasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik dalam melakukan percepatan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) membuahkan hasil. Kurun waktu April sampai Desember 2022 berhasil menambah pundi-pundi PAD Gresik sebesar Rp 103.498.406.000. 

Penambahan pendapatan ratusan miliar itu berasal dari pajak bumi dan bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (PBHTB). 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan sinergitas dan kolaborasi yang terjalin antara Pemkab Gresik dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik dilakukan karena melihat potensi pendapatan yang besar di Kabupaten Gresik. Pemkab Gresik memandang perlu melakukan kerjasama dengan Kejari Gresik dalam percepatan peningkatan PAD. 

“Kabupaten Gresik sangat luas, memiliki potensi luar biasa. Kami tidak bisa sendiri,” kata Bupati Fandi Akmad Yani dalam peresmian Rumah Dinas Kejari Gresik, Musala dan Rumah rehabilitasi Napza pada Selasa, 24 Januari 2022.

Peresmian Rumah Dinas (Rumdin) Kejari Gresik , musala dan rumah narkotika, psikotropika, dan obat terlarang (Napza) dipusatkan kompleks  rumdin Kejari di Jalan Jurit, Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik ini dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur Mia Amiarti, Kepala Kejari Gresik Muhammad Hamdan Saragih serta para kepala seksi (Kasi) Kejati dan Kejari Gresik. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin terbukti bisa meningkatkan PBB dan BPHTB 2022. “Upaya ini (percepatan peningkatan PAD) akan terus kita lanjutkan. Sustainable karena telah terbukti ada peningkatan PAD kurang lebih Rp 100 miliar, ” katanya. 

Ia berharap hubungan baik antara dua institusi ini bisa semakin mesra dengan dibangunnya rumah dinas (Rumdin) Kejari Gresik di Jalan Jurit, Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik ini. 

Sementara itu, Kepala Kejari Gresik Muhammad Hamdan Saragih mengatakan, sinergi dan kolaborasi dengan Pemkab Gresik ini telah terjalin sejak 2022. Sinergi, kolaborasi Kejari Gresik dengan Pemkab Gresik mulai April 2022. “Bupati menerbitkan surat keputusan (SK) tentang peningkatan PAD. Bupati (Fandi Akhmad Yani, Red) sebagai ketua. Saya sebagai Wakil Ketua bersama tim dari BPPKAD (Badan Pendapatan,  Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah,Red) bisa  membantu peningkatan pendapatan sebesar Rp 103 miliar lebih,” terang Hamdan Saragih dalam sambutannya. 

Selain kerjasama peningkatan pendapatan asli daerah, imbuhnya, pihaknya menjalin kolaborasi dengan Pemkab Gresik terkait pendirian rumah rehabilitasi narkotika, psikotropika dan zat terlarang (Napza).

“Rumah rehabilitasi napza ini satu gedung dengan RSUD Ibnu Sina Gresik,” terangnya. Ada dua fungsi rumah rehabilitasi napza ini. Pertama, terang Kajari Hamdan, untuk rehabilitasi terpidana narkoba. Sedangkan, fungsi kedua adalah untuk rehabilitasi khusus warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Telah disepakati untuk rehabilitasi bagi warga Gresik yang kecanduan narkotika dilakukan dua tahap secara gratis. “Tahap ketiga berbayar karena kalau sudah 3 kali itu sudah keterlaluan,” tegasnya.  Hamdan berharap kepada Kepala Kajati Ami Amiarti untuk bisa meresmikan rumah dinas Kejari Gresik, Musala dan Rumah rehabilitasi Napza ini. Ditempat sama, Kajati Jawa Timur Mia Amiarti mengapresiasi langka yang dilakukan oleh Kejari Gresik dengan Pemkab Gresik itu. (yad)

Terbukti Meningkatkan PAD Rp 103 Miliar, Bupati Gresik : Sinergi, Kolaborasi Pemkab dan Kejari Gresik Bisa Sustainable Selengkapnya

Bupati Gresik Support PMI Gresik untuk Mencukupi Kebutuhan Darah Warga Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik menggelar Musyawarah Kerja (Musker) di Hotel Aston Inn Gresik pada Rabu, 18 Januari 2023. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta kepada Pengurus PMI untuk mencukupi kebutuhan darah untuk warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

“Output nya nanti adalah, masyarakat Gresik dapat merasakan PMI hadir dalam kesulitan, kebencanaan, musibah yang dialami oleh korban yang membutuhkan darah,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat membuka Musker PMI Gresik pada Rabu, 18 Januari 2023. Musker PMI ini juga dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman.

Untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat itu, katanya, pengurus PMI perlu strategi khusus dalam pengumpulan dan pendistribusian darah. Beberapa bulan terakhir ini, Gus Yani mendapatkan informasi minat masyarakat untuk donor darah sukarela berkurang. Salah satu penyebabnya adalah kegiatan donor darah jarang dilakukan.

Maka, Gus Yani mengingatkan, agar PMI dapat bersinergi dengan para Camat dan Sekretaris Camat (Sekcam) di Gresik. “Kami sampaikan pada camat dan sekcam bahwa mereka ini bagian dari PMI. Mulai berfikirlah bagaimana menumbuhkan kesadaran diri tentang pentingnya donor darah. Baik di lingkup lembaga pendidikan hingga perindustrian,” imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Ia melanjutkan, saat ini tantangan terbesar PMI adalah membenahi diri. Baik mulai anggaran, strategi pelayanan, dan program perencanaan kedepan. Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani menyerahkan bantuan satu unit mobil kepada PMI Gresik kepada ketua PMI Gresik Achmad Nadlir.

Dalam Musker ini, PMI Gresik memberikan apresiasi kepada dua orang yang telah mendonorkan darah sebanyak 75 kali. Pahlawan kemanusiaan itu bernama Antonius Sihotang, 61, dan Prihatin Efendi, 57. Mereka telah rutin menjadi pendonor sejak 1980. (yad)

Bupati Gresik Support PMI Gresik untuk Mencukupi Kebutuhan Darah Warga Gresik  Selengkapnya

Bupati Gresik : Kabupaten Gresik Ramah, Layak untuk Semua Anak

GRESIK,1minute.id – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik tengah menangani dugaan guru menganiaya 15 siswanya. Akibat, dugaan kekerasan yang dilakukan oknum kepala sekolah di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik berinisial AN itu, sejumlah siswa pingsan.

Polisi kemudian menangkap dan menetapkan AN sebagai tersangka. Ia pun di tahan di rumah tahanan (rutan) Polres Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Dugaan kekerasan oknum guru kepada peserta didik yang semuanya perempuan itu menimbulkan keprihatinan. Apalagi, kejadian kekerasan terhadap anak terjadi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini tengah gencar mengkampanyekan Gresik, kota ramah dan layak anak.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengaku miris membaca ada kejadian kekerasan terhadap anak. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani menduga kejadian kekerasan terhadap anak di era digital itu terjadi karena tidak adanya komunikasi yang baik antara yayasan, pihak sekolah dan wali murid. 

“Kejadian pemukulan terhadap siswa tak boleh terjadi lagi. Kabupaten Gresik adalah kabupaten ramah, layak anak,” tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani usai peresmian gedung Teater dan launching 9 buku karya siswa SMP  Negeri 4 Gresik pada Senin, 16 Januari 2023.

Kabupaten Gresik, imbuhnya, adalah kabupaten layak untuk semua anak. Termasuk, penyandang disabilitas. Dia mencontohkan Aam-sapaan-Muhammad Amanatullah yang juga alumnus SMP Negeri 4 Gresik pada 2009. Ia menjadi inspirasi bagi anak berkebutuhan khusus. 

Kedua tangan dan kaki pendek. Aam yang menekuni profesi sebagai pelukis dengan kaki. Sejumlah prestasi telah diraih oleh pelukis yang tergabung dalam Association of Mouth and Foot Painting Artist (AMFPA) itu. “Mas Aam, sebuah motivasi bagi anak kebutuhan khusus. Aam punya harapan, mimpi mempunyai galeri. Akan kita komunikasi kepada Dinas Kebudayaan (Disparekrafbudpora) dan Dinas Sosial untuk memberikan sebuah wadah anak muda ini menjadi motivator bahwasanya anak berkebutuhan khusus bisa meraih kesuksesan,” kata Gus Yani. 

Dalam peresmian gedung teater, musala Baiturrahman dan kantin sekolah, sekolah dipimpin oleh Arif Abdul Rahman ini, Aam memberikan sebuah lukisan wajah kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. “Lukisan ini Saya kerjakan selama tiga hari, dan sebagai hadiah khusus untuk pak Bupati,” kata Aam.

Untuk diketahui, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik menangkap AN,  Kepala  MTs NI di Kecamatan Manyar. AN  diduga melakukan pemukulan terhadap belasan siswinya hanya karena jajan di kantin sekolah lain. Kapolres Gresik, AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan kepala sekolah berinisial AN itu kini telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap belasan siswi yang masih di bawah umur.

“Kepala sekolah AN diamankan petugas pada Jumat, 6 Januari 2023 malam,” ujar AKBP Nur Azis.  AN diduga melakukan pemukulan terhadap 15 siswi gara-gara mereka membeli makanan di kantin sekolah lain. “AN langsung memukul para siswinya. Beberapa diantaranya pingsan dan ada mengalami luka di bagian kepala sesuai hasil visum,” kata Nur Azis. (yad)

Bupati Gresik : Kabupaten Gresik Ramah, Layak untuk Semua Anak Selengkapnya

Perbaikan Mutu dan Sarpras Pendidikan SMP Negeri 4 Gresik, Bupati  Gresik Launching 9 Buku Karya Siswa dan Gedung Teater

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 4 Gresik memiliki gedung teater. Gedung yang arsitektur mirip Istana Negara itu bernama Gedung Teater Fandi Akhmad Yani. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan gedung teater di dalam sekolah berlokasi di Jalan Proklamasi Gresik pada Senin, 16 Januari 2023.

Selain meresmikan gedung teater, Bupati Fandi Akhmad Yani juga meresmikan musala Baiturrahman dan kantin sekolah. Serta, launching 9 buku karya siswa tentang kearifan lokal. Buku antologi puisi dan cerpen. Judulnya menarik. Diantaranya, ” Pelabuhan Terakhir ; Senja Pantai Grissee dan Ukiran Kota Bandar”.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, salah satu alumni di sekolah berlokasi di Jalan Proklamasi Gresik itu. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani alumnus 2000. Kehadiran Gus Yani di SMP Negeri 4 Gresik itu seakan mengulang memori 26 tahun silam. Selama 3 tahun, mulai 1997 sampai 2000. Gus Yani masih mengenali satu per satu guru. Gus Yani pun dengan santun menyalami dan mencium tangan gurunya tersebut. 

“Saya pernah di didik sini selama 3 tahun, mulai 1997 sampai 2000,” kata Gus Yani didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto dan Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abdul Rahman usai acara peresmian kepada wartawan pada Senin, 16 Januari 2023. Gus Yani mengatakan, sekolah banyak berubah. Banyak renovasi yang telah dilakukan oleh sekolah. Ia berharap renovasi yang dilakukan oleh sekolah bisa menjadi penyemangat peserta didik untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah penggerak itu. 

“Modal mereka, kesuksesan mereka di masa depan ada. Karena intinya kita tidak bisa memilih ditakdirkan menjadi apa. Tetapi kita bisa menentukan, kita bisa menjadi apa tergantung dari kita tergantung kreativitas kita kita punya bakat yang istimewa terus kita dorong serta doa bapak dan ibu menjadi kunci kesuksesan kita,” kata Gus Yani. 

SANTUN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyalami gurunya di SMP Negeri 4 Gresik pada Senin, 16 Januari 2023 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati milenial itu mencontohkan Muhammad Amanatullah, biasa disapa, Aam. Aam juga alumnus SMP Negeri 4 Gresik 2009. Ia menjadi inspirasi anak berkebutuhan khusus. Kedua tangan dan kaki pendek. Aam yang menekuni profesi sebagai pelukis dengan kaki. Sejumlah prestasi telah diraih oleh pelukis yang tergabung dalam Association of Mouth and Foot Painting Artist (AMFPA) itu. “Mas Aam, bisa menjadi motivator dan punya harapan mempunyai galeri. Kita akan komunikasi dengan Dinas Kebudayaan (Disparekrafbudpora) dan Dinas Sosial untuk mewujudkan harapannya,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto mengapresiasi sekolah yang terus membenahi sarana dan prasarana (sarpras) sekolah. Sebab, kata Hariyanto, menuntaskan perbaikan sarpras tidak bisa dibebankan kepada pemerintah seratus persen. ” Karena APBD kita terbatas kita menggalakan program CSS,” kata Hariyanto. Sekolah menjalin sinergi dan kolaborasi dengan perusahaan. “Kalau sekolah membuat proposal tandatangan Saya tidak mendapatkan respon. Nanti akan kita mintakan tandatangan pak Bupati,” ujarnya. 

Ditempat sama, Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abdul Rahman mengatakan, guna mewujudkan tujuan pendidikan nasional serta mendukung program Bupati Gresik maka UPT SMPN 4 Gresik terus membenahi kualitas pendidikan dengan menyediakan sarana dan prasarana yang ramah anak. “Peresmian gedung teater, mushola Baiturrahman dan kantin adalah salah satu aspek guna terwujudnya cita-cita itu,” kata Arif Abdul Rahman. 

Selain itu, tambahnya, aspek pembelajaran dan kegiatan siswa juga di tingkatkan. Wujud hasil proses itu setidaknya pada tahun 2022 meraih 59 kejuaraan tingkat nasional, propinsi dan kabupaten. “Dan pada tahun 2023 siswa UPT SMPN 4 Gresik juga mampu menelorkan 9 buku karya siswa tentang kearifan lokal Gresik,” tegasnya. (yad)

Perbaikan Mutu dan Sarpras Pendidikan SMP Negeri 4 Gresik, Bupati  Gresik Launching 9 Buku Karya Siswa dan Gedung Teater Selengkapnya

Meninjau Lokasi Bencana Angin Lesus, Bupati Gresik : Semoga Bantuan Bisa Meringankan Beban Warga

GRESIK,1minute.id – Kabar bencana puting beliung menerjang ratusan warga di Desa Wedani dan Gedangkulut, Kecamatan Cerme sampai ke telinga Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Bupati Fandi Akhmad Yani langsung meninjau lokasi bencana alam pada Senin, 9 Januari 2023. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani juga menyerahkan bantuan uang tunai dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, sembako dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gresik (BPBD) dan Palamg Merah Indonesia (PMI) Cabang Gresik. Serta, bantuan dari Real Estat Indonesia (REI). Penyerahan bantuan dari Pemkab Gresik yang diserahkan oleh Fandi Akhmad Yani pada Senin, 9 Januari 2023.

Gus Yani kali pertama mengunjungi warga di Desa Wedani. Di desa penghasil kerajinan tenun yang telah mendunia ini sebanyak 108 unit rumah yang terdampak angin lesus itu. Sebagai besar rumah warga yang rusak bagian atapnya. Sehingga, perlu perbaikan segera. 

Gus Yani bersama Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melanjutkan mendatangi warga Desa Gedangkulut. Data desa setempat terdapat 216 unit rumah yang mengalami kerusakan di sapu angin puting beliung yang terjadi pada Sabtu, 7 Januari 2023 itu.

Satu per satu,  Gus Yani menyapa warga terdampak bencana angin itu. Diantaranya, Nyonya Semi. Atap genteng rumah Semi berhamburan di sapu angin puting beliung. Perempuan yang tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) itu bisa melihat langit dari dalam rumahnya. Gus Yani memberikan semangat kepada Ny. Semi.

“Alhamdulillah hari ini kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik bersama dan REI, bisa memberikan sedikit bantuan kepada masyarakat terdampak bencana puting beliung. Semoga lewat sinergi ini mampu meringankan beban masyarakat,” harap Gus Yani.

Selepas meninjau rumah warga terdampak, Bupati Yani berkoordinasi dengan Camat Cerme Umar Hasyim dan kepala desa untuk kesiapsiagaan dalam proses renovasi rumah warga. Harapannya, dengan sinergi yang apik antara Pemkab Gresik dengan TNI / Polri dan berbagai pihak bisa mempercepat pemulihan duka masyarakat.

Untuk diketahui, angin puting beliung menerjang ratusan rumah warga di Desa Wedani, Gedangkulut di Kecamatan Cerme. Serta, rumah warga di Desa Tebaloan, Kecamatan Duduksampeyan. Tidak ada korban jiwa dalam bencana angin lesus pada Sabtu petang, 7 Januari 2023. (yad)

Meninjau Lokasi Bencana Angin Lesus, Bupati Gresik : Semoga Bantuan Bisa Meringankan Beban Warga Selengkapnya

Pulau Bawean Petheng Dhedet, Warga Gunakan Senter Gawai, Bupati Gresik Kecewa Kinerja PLN UP 3 Gresik

GRESIK,1minute.id – Pulau Bawean petheng ndedet bergiliran. Hampir sepuluh hari terakhir ini, pelanggan setrum milik perusahaan listrik negara (PLN) di Bawean tidak bisa menikmati listrik sepanjang hari. 

Kondisi yang dialami warga di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean itu membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kecewa dengan pelayanan PLN Unit Pelayanan (UP) 3 Gresik, penyuplai aliran listrik di Pulau terluar dari Kabupaten Gresik itu.

Kekecewaan orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu disebabkan manajemen PLN UP Gresik ditengarai tidak memaksimalkan ikhtiar pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang telah memfasilitasi menggunakan KRI dr Soeharso, milik TNI Angkatan Laut untuk pengangkutan kebutuhan bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) untuk pembangkit listrik di Pulau Bawean akibat cuaca buruk. 

“Kami sudah siapkan KRI dr Soeharso, diskresi Bupati luar biasa lo ini untuk warga Pulau Bawean, tapi tidak dimanfaatkan dengan optimal oleh PLN UP 3 Gresik dan PJB UP Gresik. Warga pulau Bawean masih mengalami pemadaman bergilir hingga hari ini,” ujarnya.

Padahal, lanjutnya,  dua hari sebelum KRI dr Soeharso berangkat, PLN UP 3 Gresik dan PJB UP Gresik menyanggupi mengirim 20 genset. Namun, faktanya genset yang dikirim ke Bawean jumlahnya jauh di bawah itu. Hal ini pun membuat Bupati milenial itu emosi lantaran warganya yang di Pulau Bawean masih mengalami pemadaman secara bergilir.

Dan, sampai hari ini, Kamis, 5 Januari 2022, pemadaman listrik masih terjadi di Bawean. Pemadaman bergilir.  “Wes pokok’e PLN dan PJB pelayanane buruk,” ucapnya dengan nada agak meninggi.

Seperti diberitakan 1minute.id  sebanyak 595 orang akhirnya bisa “mudik” ke tanah kelahiran di Pulau Bawean pada Kamis, 29 Desember 2022. Mereka bisa berlayar dan merayakan Tahun Baru di kampung halamannya. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengantarkan langsung ratusan penumpang tujuan Pulau Bawean di Dermaga Madura, Mako Koarmada II, Surabaya. Mereka berlayar dengan menumpang KRI dr Soeharso 590 secara gratis.

Selain penumpang, KRI dr Soeharso itu membawa logistik sembako untuk keperluan warga Bawean akibat cuaca buruk.  Kapal perang itu milik TNI AL itu hadir setelah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berkirim surat meminta bantuan kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono. Isi suratnya : 

Menindak lanjuti Surat Pengumuman Nomor : PG.2/BPTD- XI/XII/2022 yang dikeluarkan oleh Korsatpel BPTD Wilayah XI Provinsi Jawa Timur tanggal 23 Desember 2022, serta memperhatikan peringatan untuk menunda berlayar dari pelabuhan Gresik ke Pulau Bawean yang memperkirakan gelombang tinggi diatas 2.0 meter dari Marine Weather Service dan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika Maritime Perak Surabaya, sehingga kegiatan pelayaran yang menghubungkan lintas penyeberangan Gresik P. bawean dan sebaliknya untuk mengangkut penumpang dan barang mengalami penundaan.

Dengan kondisi sebagaimana tersebut, berakibat terhambatnya fungsi distribusi logistik sembako dan evakuasi warga yang tertahan di Pulau Bawean serta tertundanya pengiriman bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) untuk suplai Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Bawean, sehubungan hal tersebut mohon bantuan armada kapal sampai keadaan cuaca membaik.

Dapat kami sampaikan bahwa jumlah potensi penumpang. logistik sembako serta bahan bakar CNG yang tidak terangkut:

1. Dari Pelabuhan Gresik 500 (lima ratus) orang: 2. Dari Pelabuhan Bawean: 600 (enam ratus) orang: 3. Logistik Sembako: 241 (dua ratus empat puluh satu) Ton. 4. Bahan Bakar CNG: +12 (dua belas) unit.

Pemadaman secara bergiliran di 42 Desa di pulau Bawean itu mengganggu aktivitas warga Bawean. Termasuk aktivitas pendidikan. Kondisi ini juga dirasakan sejumlah sekolah. Salah satunya, UPT SDN 387 Gresik, Desa Telukjatidawang, Kecamatan Tambak. 

“Mengganggu sekali bapak. Selama pemadaman bergilir itu kami tidak bisa melakukan kegiatan yang berhubungan dengan IT. Ruang kelas pun juga gelap selama KBM, kasihan para siswa,” kata Waluyo Iskak, Kepala UPT SDN 387 Gresik kepada wartawan. Pemadaman listrik PLN di Pulau Bawean dilakukan secara bergilir. Rerata listrik menyala 7 jam per hari. 

Sementara itu, Manajer PLN UP3 Gresik Bustani Hadi Wijaya memohon maaf kepada masyarakat Bawean. “Semoga cuaca dan gelombang laut akan membaik kedepannya, sehingga 2 unit kapal LCT kami dapat beroperasi normal memasok kebutuhan CNG dan pasokan listrik di Bawean kembali normal, Kami juga berterima kasih atas dukungan dan perhatian yang luar biasa dari Bapak Bupati Gresik khususnya dalam percepatan penanganan pasokan listrik untuk Bawean,” kata Bustani dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Kamis, 5 Desember 2022. (yad)

Pulau Bawean Petheng Dhedet, Warga Gunakan Senter Gawai, Bupati Gresik Kecewa Kinerja PLN UP 3 Gresik Selengkapnya

Teken Kesepakatan PI 10 % Migas, Bupati Gresik : Pengungkit Ekonomi untuk Kesejahteraan Warga

SURABAYA,1minute.id – Pundi-pundi pendapatan asli daerah (PAD) Gresik bakal bertambah. Tambahan PAD diproyeksikan dari pendapatan sektor minyak dan gas (migas). Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menadatangani kesepakatan bersama terkait Participating Interest (PI) 10 % minyak dan gas bumi dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi di Surabaya pada Selasa, 3 Januari 2023. Selain Kabupaten Gresik ada empat kabupaten lainnya yakni Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan, Bojonegoro dan Tuban. 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, penandatanganan ini merupakan bentuk sinergitas yang luar biasa utamanya bagi Kementrian ESDM bersama SKK Migas. Langkah selanjutnya, setelah ditandatanginya kesepakatan ini,  kata Khofifah, yakni adanya komitmen oleh setiap daerah penerima untuk mengelola didalam memberikan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah yang mendapatkan PI 10 %. Baik wilayah kerja Tuban maupun wilayah kerja Brantas jika sudah final nantinya.

Sebagai informasi, dalam kesepakatan ini terdapat dua wilayah kerja yang masuk dalam penandatanganan kesepakatan bersama. Pertama, wilayah kerja Tuban yang meliputi tiga Kabupaten yakni Bojonegoro, Tuban dan  Gresik. Sedangkan, wilayah kerja Brantas meliputi Kabupaten Sidoarjo, Mojokerto dan Pasuruan.

PI 10 % sendiri merupakan share atau pemberian saham sebesar 10 persen, dengan persentase yang didapatkan sebesar 6,4% dari PI 10% tersebut. Share tersebut berasal dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di daerah-daerah wilayah kerja Migas, dalam hal ini wilayah kerja Tuban dan Brantas.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan,  kesepakatan bersama merupakan “kado” awal tahun bagi Kabupaten Gresik. Hal ini karena pengelolaan hasil migas atau sumber daya alam yang akan mampu mengungkit ekonomi di daerah dan berujung pada kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi daerah pengelola PI 10 %. “Nantinya dalam pelaksanaannya, Gresik Migas selaku BUMD Kabupaten Gresik akan ditunjuk sebagai penerima PI 10%,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Gresik Migas M. Habibulloh mengungkapkan bahwa dengan adanya PI 10% ini, diharapkan menjadi tambahan pendapatan asli daerah yang bersumber dari sektor migas. “Penandatanganan PI ini sudah ditunggu lama sebagai bagian dari hak yang akan diterima oleh pemerintah Kabupaten Gresik,” kata Habib- begitu panggilan Habibullah. “Penandatangan ini merupakan awal dari proses penerimaan PI yang kemudian akan dibentuk PPD ( Perusahaan Perseroan Daerah) bersama daerah lainnya untuk menerima PI secara resmi,” imbuhnya. (yad)

Teken Kesepakatan PI 10 % Migas, Bupati Gresik : Pengungkit Ekonomi untuk Kesejahteraan Warga Selengkapnya

Refleksi Akhir Tahun 2022 , Kabupaten Gresik Bangun Pondasi Hadapi Tantangan Masa Depan

GRESIK,1minute.id – Duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik bakal memasuki tahun ketiga pada 26 Februari 2023 nanti. Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih hasil pemilihan Bupati (Pilbup) Gresik pada 2020 ditengah wabah Covid-19. 

Tahun 2022 ini, wabah yang memasuki tahun ketiga. Wabah yang telah memporak-porandakan semua aspek kehidupan manusia di muka bumi ini. Ekonomi, sosial dan budaya, termasuk di Kabupaten Gresik.Pemerintah pusat juga belum ada tanda-tanda mencabut penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Selama hampir dua tahun, konsentrasi Pemkab Gresik berfokus melakukan penanganan Wabah bermula dari Wuhan, Tiongkok. Penanganan penyelamatan jiwa hingga pemulihan ekonomi pascapademi ini.

Sinergi Pemkab Gresik bersama TNI, Polri dan semua stakeholder mengatasi pandemi hingga saat ini pandemi bisa dikatakan terkendali. Pada 2022 menjadi pondasi kokoh Pemkab Gresik, untuk menyongsong tantangan pada tahun 2023 dan tahun-tahun yang akan datang. Selama 2022, berbagai program dasar telah  dijalankan oleh Gus Yani dan Bu Min beserta semua jajarannya.

Sejumlah program itu, diantaranya, berkolaborasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan program Universal Health Coverage (UHC) buah kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Kemudian, pendirian  Rumah Vokasi, pertama di Indonesia hasil kerja sama Pemkab Gresik dengan HIPMI, Apindo, dan Kadin Indonesia, yang bergerak di bidang peningkatan kualitas SDM dalam hubungannya dengan penyerapan tenaga kerja.

Upaya-upaya peningkatan kualitas SDM juga memberikan efek positif. Angka pengangguran terbuka tahun 2022 tercatat mengalami penurunan menjadi 7,84 % dibandingkan 2020 sebesar 8,21%. Arus investasi masuk ke Gresik juga mengalami tren kenaikan setelah kebijakan kemudahan birokrasi. Pada triwulan ketiga investasi yang masuk senilai Rp 20, 79 triliun. Disamping itu, Kabupaten Gresik juga ditunjuk menjadi salah satu “tuan rumah” proyek strategis nasional yakni kawasan industri JIIPE yang diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Sektor UMKM menjadi perhatian khusus, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. Bersama Bea Cukai Gresik, Pemkab Gresik mengadakan pelatihan dan pendampingan UMKM hingga bisa Berani ekspor. Hasilnya, beragam produk agropolitan baik mangga dan jeruk nipis, hingga rotan dan produk makanan olahan sudah “terbang” di pasar dunia.

“Kita turun ketuk pintu rumah pelaku UMKM, kita lihat barangnya, ambil sampling, lalu kita bantu perizinannya, Nomor Induk Berusaha (NIB) sampai dengan pasarnya sehingga Alhamdulillah bisa berjalan,” ujar Gus Yani menggambarkan strategi jemput bola untuk kemajuan UMKM Gresik.

Tahun 2022 juga menjadi momen penting bagi Kabupaten Gresik ditengah isu ketahanan pangan. Sebut saja Kampung Bandeng dan kawasan “Food Estate” berbasis mangga yang diresmikan pula oleh Presiden Joko Widodo. Semua ini disinergi dengan dukungan program PKK, dalam penguatan keluarga untuk mengatasi masalah pangan dan kaitannya dengan penurunan stunting.

Penanggulangan bencana banjir Kali Lamong juga menjadi suatu program yang direalisasikan Gus Yani dan Bu Min tahun 2022. Bersama Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS) sebagai pihak yang berwenang, Pemkab Gresik terus mengupayakan normalisasi Kali Lamong, pembangunan tanggul di kanan dan kiri aliran sungai serta pembebasan lahan dalam upaya pengendalian banjir Kali Lamong. 

Dalam pelaksanaannya, selain menggunakan APBD, Pemkab Gresik juga mengetuk kesadaran perusahaan/industri sekitar untuk bersama-sama gotong royong dalam pendanaan program normalisasi.

Pendampingan Pemkab Gresik terhadap kelompok masyarakat rentan nyata terlihat lewat berbagai Bansos yang disalurkan. Berdasar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang update, masyarakat dapat menerima Bansos baik yang berasal dari APBN maupun APBD. Pemkab Gresik memiliki program PKH Inklusif dengan jumlah masyarakat penerima sebanyak 500 kelompok disabilitas, dan 1.950 kelompok lansia. Pada tahun 2022 total anggarannya sendiri sudah disediakan sebesar Rp. 4,9 miliar.

Upaya tidak akan menghianati hasil. Secara makro tercatat, pada tahun 2022 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 77,16 %. Angka stunting mampu turun hingga lebih dari 10 %, dan indeks kemiskinan menjadi 11,6 % setelah berada di angka 12,42% tahun sebelumnnya.

Semua upaya dan keberhasilan tahun 2022 tidak lepas dari kerja kolektif semua pihak. Kerap dikatakan Gus Yani dan Bu Min dalam berbagai kesempatan, pencapaian dan prestasi yang diraih semata-mata adalah untuk kesejahteraan masyarakat. “Penghargaan demi penghargaan bukan merupakan tujuan utama, yang terpenting adalah kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gresik,” ujar Bu Min. (yad)

Refleksi Akhir Tahun 2022 , Kabupaten Gresik Bangun Pondasi Hadapi Tantangan Masa Depan Selengkapnya