Menuju 3 Tahun Kepemimpinan Gus Yani dan Bu Min : Bangun 2 Gedung baru SMP Negeri hingga Rumah Vokasi 

GRESIK,1minute.id – Masa kepemimpinan, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik genap dua tahun pada 26 Februari 2023 nanti. Pasangan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi Jawa Timur pada Jumat, 26 Februari 2021.

Saat itu, wabah Covid-19 mengganas. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dan Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah tidak bisa gasspoll melaksanakan program Nawa Karsa. Sebab, bupati termuda sejak berdirinya Kabupaten Gresik dan  Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu berfokus untuk penanganan wabah untuk menyelamatkan warga dari pagebluk yang paling mengerikan itu. 

Memasuki tahun kedua, pandemi melandai Gus Yani dan Bu Min memfokuskan untuk merealisasikan program Nawa Karsa. Sembilan program unggulan itu, adalah Gresik AKAS ; Gresik SEGER ; Gresik MAPAN ; Gresik AGROPOLITAN ; GEMA KARYA ; Gresik CERDAS ; Gresik SEHATI ; Gresik BAROKAH dan Gresik LESTARI. 

Di bidang pendidikan, diantaranya. Dalam dua tahun terakhir ini, sejumlah program telah dilakukan dan sudah dapat dinikmati oleh masyarakat Gresik. Terutama warga yang memiliki anak sekolah maupun belajar di pondok pesantren (Ponpes). Di era Gus Yani-Bu Min, santri ponpes mendapatkan fasilitas antarjemput ketika liburan Idul Fitri. Mereka dijemput di pondok masing-masing untuk diantar balik pulang. 

Liburan selesai dan kembali ke pondok untuk kembali nyantri, mereka diantar ke pondok lagi. Sepintas tampak sederhana. Namun, program ini menyasar ribuan santri asal Gresik yang tersebar di Jawa Timur sehingga membutuhkan persiapan matang. Manfaatnya terasa besar bagi santri dan wali santri. Tidak ribet. Santri senang, wali santri lega karena fasilitas yang diberikan selama perjalanan terjamin. Khusus santri asal Pulau Bawean, mereka juga mendapatkan tambahan subsidi tiket kapal.

PERTAMA DI JATIM : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (empat dari kiri) dan Ketua Kadin Gresik Choirul Rizal (dua dari kanan) saat meresmikan rumah vokasi Gresik pada 24 Juni 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sedangkan, untuk siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) Negeri dan Swasta, Pemkab Gresik melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) memberikan bantuan sosial (bansos) bagi orang tua yang ekonomi kurang beruntung alias kurang mampu. Pada 2022, Pemkab Gresik menggelontorkan bansos sebesar Rp 3,01 miliar untuk 8.236 siswa tersebar di 492 lembaga pendidikan. 

Rinciannya, jenjang SD sebanyak 5.951 siswa dari 384 lembaga. Setiap siswa mendapatkan bansos Rp 300 ribu. Kemudian, jenjang SMP bansos digelontorkan kepada 2.285 siswa berasal dari 108 lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Masing-masing siswa menerima Rp 540 ribu. 

Selain bantuan langsung kepada siswa, Pemkab Gresik berikhtiar untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan pemerataan pendidikan. Kurun waktu dua tahun ini, Pemkab Gresik membangun dua gedung sekolah baru di Gresik Selatan dan Gresik Utara.  Di Gresik Selatan telah berdiri gedung UPT SMP Negeri 33 Gresik. Gedung pendidikan itu berada di Kompleks Perumahan Bukit Bambe, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo. Gedung sekolah itu berdiri diatas lahan seluas 7.816 meter persegi (m²). 

RUANG KELAS BARU: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan anggota Komisi IV DPRD Gresik Khoirul Huda usai meresmikan gedung baru,UPT SMP Negeri 34 Gresik pada Senin, 30 Januari 2023 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gedung baru itu diresmikan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada 1 Maret 2022 lalu. Sebelum gedung baru berdiri, siswa kelas VII dan VIII berjumlah 439 orang menempati gedung SMPN 8 Gresik yang terletak di Desa Tenaru,  Kecamatan Driyorejo untuk kegiatan belajarnya. 

Gedung sekolah baru lainnya, adalah UPT SMP Negeri 34 Gresik. Tahap pertama, proyek pembangunan sekolah berlokasi di Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) Desa Suci, Kecamatan Manyar telah kelar pada Desember 2022. 

Gedung UPT SMP Negeri 34 Gresik ini berdiri diatas lahan seluas 6.567 meter persegi (m²). Gedung sekolah dibangun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik 2022 sebesar Rp 8,05 miliar. Anggaran tersebut untuk pembangunan konstruksi, 10 ruang kelas, 4 ruang guru atau kantor dan 6 toilet. Saat ini, UPT SMP Negeri 34 Gresik telah memiliki 258 siswa, yakni Kelas VII dan VIII. 

Sebelum gedung sekolah berdiri, ratusan siswa nunut belajar di SDN Suci, Kecamatan Manyar. Kini, mereka telah memiliki gedung baru. Siswa dan wali murid riang. Zulfikar Reza Saputra, siswa kelas VIII UPT SMP Negeri 34 Gresik tidak bisa menyembunyikan perasaan gembiranya. Sebab, selama 1,5 tahun ini untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar nebeng di SDN Suci. “Saya merasa tidak enak. Seperti masih SD terus. Sekarang saya senang karena sudah memiliki sekolah sendiri. Terima kasih bapak Bupati,” katanya. 

JAJAL MOTOR LISTRIK: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ketika menjajal motor listrik karya SMK YPPI Darussalam Cerme pada Kamis, 19 Januari 2023 ( Foto: Prokopim for 1minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menceritakan, berdiri gedung SMP Negeri 34 Gresik setelah dirinya bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah keliling perumahan. Ia naik odong-odong dan berhenti di sebuah warung kopi di Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS), Desa Suci, Kecamatan Manyar.  Waktu itu, katanya,  ibu-ibu curhat anak-anak sulit masuk sekolah negeri. Sebab, di Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci tidak ada sekolah menengah pertama (SMP) Negeri. 

“Prasasti lembaga pendidikan. Semoga tempat ini penuh berkah bagi anak untuk mencari ilmu,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani diamini ratusan siswa, wali murid dan para undangan saat mengawali sambutannya pada Senin, 30 Januari 2023. Pembangunan sekolah baru ini, untuk pemerataan pendidikan di Gresik. 

“Sudah menjadi kewajiban kita bersama bahwa kita harus memastikan ketersediaan infrastruktur sekolah serta sarana dan prasarana yang terbaik untuk anak-anak kita,” ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada suatu kesempatan. 

Selain pembangunan gedung sekolah baru, Pemkab Gresik melakukan renovasi puluhan ruang kelas sekolah. Perbaikan ringan hingga berat. “Kita tidak bisa memilih ditakdirkan menjadi apa. Tetapi kita bisa menentukan, kita bisa menjadi apa tergantung dari kita, tergantung kreativitas kita, kita punya bakat yang istimewa terus kita dorong serta doa bapak dan ibu menjadi kunci kesuksesan kita,” kata Gus Yani pada suatu kesempatan di UPT SMP Negeri 4 Gresik. 

ANTUSIAS BELAJAR: Siswa UPT SMP Negeri 34 Gresik semringah karena telah memiliki gedung sendiri dan diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 30 Januari 2023 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Selain ketersedian infrastruktur, sarana dan prasarana (Sarpras), Pemkab Gresik mendorong para pelajar memiliki terampil yang handal. Sehingga, ketika lulus sekolah mereka yang ingin bekerja memiliki kompetensi yang lebih mumpuni.  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersinergi dan kolaborasi dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Gresik dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Gresik mendirikan rumah vokasi. Rumah Vokasi ini kali pertama di Indonesia berada di Jalan Panglima Sudirman, Gresik.  Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan rumah vokasi itu. 

Rumah Vokasi untuk pelajar Kota Industri-julukan lain-Kabupaten Gresik itu akan difungsikan untuk meningkatkan kompetensi di sektor tenaga kerja. Dan, juga untuk menciptakan enterpreneurship bagi lulusan SMA, SMK maupun perguruan tinggi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap rumah vokasi nantinya menjadi pelatihan dan pendidikan bagi siswa SMK. Pelatihan dan pendidikan yang disesuaikan kebutuhan industri. Sehingga pelatihan harus lebih spesifik lagi. Dan, rumah vokasi yang berdiri di Kabupaten Gresik ini bisa menjadi percontohan di Jawa Timur guna mengatasi pengangguran terbuka.

Khofifah menyebut jumlah pengangguran terbuka lulusan SMK semakin menurun. “Saat ini, pengangguran terbuka lulusan SMK hanya satu digit,” katanya. Khofifah mengusulkan untuk mempertajam keterampilan para pelajar untuk dilakukan magang ke luar negeri. “Kalau bisa ada program magang dua tahun ke Jerman,” tegasnya. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan adanya rumah bersama ini juga untuk mengatasi pengangguran. Ini karena pengangguran di Kabupaten Gresik masih tinggi. “Rumah vokasi adalah solusinya mengingat para lulusan SMA, SMK maupun perguruan tinggi skill dan kompetensinya ditingkatkan melalui pelatihan,”katanya. (yad/adv)

Menuju 3 Tahun Kepemimpinan Gus Yani dan Bu Min : Bangun 2 Gedung baru SMP Negeri hingga Rumah Vokasi  Selengkapnya

Bupati Gresik : Piala Soeratin Awal Kesuksesan, Junjung Sportifitas, Harumkan Nama Baik Gresik 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas dua tim sekolah sepak bola (SSB) dalam kejuaraan Piala Soeratin U-13 dan U15 Gresik. Mereka akan mewakili Gresik pada Piala Soeratin U’13 dan U-15 di Banyuwangi. Kedua kesebelasan tersebut yaitu Sindogres FC U-15 SSB Semen Indonesia Gresik dan Pasoepati  FC U-13 asal Banjarsari Cerme. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengingatkan kepada kesebelasan agar bisa membawa nama baik Gresik. Selain itu tetap menjaga kesehatan, keselamatan, serta menjunjung tinggi sportifitas.

“Jaga kesehatan selama disana, mengingat perjalanan yang lumayan jauh. Istirahat yang cukup dan junjung sportifitas saat pertandingan. Sebab, kejuaraan ini membawa nama baik Kabupaten Gresik,” pesannya.

Ditegaskan Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, pembinaan usia dini diharapkan kedepan tujuannya adalah memberikan kesempatan dan kesuksesan kepada anak-anak muda meskipun kondisi saat ini PSSI yang terus melakukan penataan.

“Mudah mudahan ini menjadi awal kesuksesan kalian, anak anak dari Gresik yang akan menjadi atlet nasional, “ujar Gus Yani saat melepas kedua kesebelasan tersebut di depan Kantor Pemkab Gresik pada Selasa, 31 Januari 2023.

Bupati menambahkan, dalam pertandingan harus yakin dan optimis akan kemenangan. Saat berlaga cuman ada satu yang ada dipikiran, yaitu juara, itulah yang menjadi motivasi kalian. “Kalian adalah atlet, yang disiapkan segi fisik dan mental dari proses yang panjang. Semua harus yakin, percaya kepada pelatih dan oficial yang membimbing kalian. Selamat bertanding semoga perjalanan lancar selamat sampai tujuan,” tutupnya.

Sementara, Ketua Askab PSSI Gresik Rofiqi menambahkan, PSSI sudah menggulirkan kompetisi U 15 dan U 13. Proses sudah dilakukan dan pihaknya menunggu kabar berita berikutnya dari PSSI. “Meskipun PSSI pusat masih menata PSSI Gresik harus terus menggulirkan kompetisi pembinaan bibit pemain muda,” ungkap Rofiqi.

Usai pelepasan dilakukan penyerahan jersey dan uang transport oleh Bupati Gresik kepada tim U-13 dan U-15, dilanjutkan foto bersama tim pelatih dan official. Sebagai informasi ada 45 klub kesebelasan yang akan mengikuti kompetisi PSSI Piala Soeratin U-13 dan U-15. Rinciannya, sebanyak 21 kesebelasan untuk U-13 dan 24 kesebelasan untuk U-15.

Hadir dalam pelepasan, Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Saifudin Ghozali, Manager Gresik United Toriqi Fajrin dan Kepala Desa Banjarsari Agus Suwondo, Pelatih dan Official.

Sementara itu, Amir Rendra Saputra, siswa kelas VIII UPT SMP Negeri 4 Gresik tampak semringah karena akan berlaga di kompetisi PSSI Piala Soeratin ini. Ia berjanji akan all out untuk bisa meraih prestasi terbaik di kompetisi PSSI Piala Soeratin U-13 ini. “Mohon doanya dan dukungan dari warga Gresik,” kata Rendra yang sejak kelas III SD bergabung di SSB Pasoepati FC itu. (yad)

Bupati Gresik : Piala Soeratin Awal Kesuksesan, Junjung Sportifitas, Harumkan Nama Baik Gresik  Selengkapnya

Ini 6 Ranwal Program Prioritas Pemkab Gresik 2024. Nomor 5 dan 6 Baru

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Gresik 2024 di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik. 

Seperti apa gambaran awal yang akan dilakukan oleh Pemkab Gresik tahun depan. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan ada enam fokus utama pada Rencana kerja 2024. Enam fokus utama itu adalah pengendalian inflasi dan kemiskinan , penurunan angka pengangguran, dan penyelesaian masalah banjir. Berikutnya, perbaikan infrastruktur, peningkatan mutu pendidikan dan masalah sampah.

“Pengendalian inflasi ini menjadi prioritas utama. Dan apabila kita bicara tentang inflasi, ini pasti ada hubungannya dengan angka kemiskinan,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat membuka Forum Ranwal RKPD Gresik 2024 pada Senin, 30 Januari 2022.

Upaya apa yang telah dilakukan oleh Pemkab Gresik? Pemkab, terangnya, telah menerapkan program Universal Health Coverage (UHC) dan kemudahan perizinan untuk masuknya investasi. Program UHC atau perlindungan kesehatan kepada warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik telah mencapai cakupan 99,65 persen sejak di launching pada Oktober 2022. 

Berbagai upaya tersebut membawa hasil, angka kemiskinan turun dari semula 12,42 persen menjadi 11,06 persen pada 2022. “Ini angka terendah dalam sepuluh tahun terakhir ini,” kata Fandi Akhmad Yani. Ranwal RKPD 2024 ini dihadiri semua stakeholder mulai akademisi, insan pers, DPRD dan tokoh masyarakat. Forum ini bertujuan untuk menjaring berbagai usulan untuk perkembangan Kabupaten Gresik 2024.

“Kedepan, kami akan mengoptimalkan teknologi informasi dan komunikasi untuk menghimpun rencana pembangunan secara inklusif untuk kemajuan Gresik,” jelas Kepala Bappeda Kabupaten Gresik Misbahul Munir.

Terkait tingkat pengangguran terbuka, ia menyatakan,  bahwa permasalahan ini merupakan permasalahan yang dialami hampir semua daerah. Oleh karenanya, ia bersama DPRD bersama-sama mencetuskan Perda dalam upaya untuk mengantarkan anak-anak Gresik untuk mendapatkan pekerjaan.

Berikutnya mengenai banjir, Bupati Yani mengaku bahwa saat ini Pemkab Gresik sudah memiliki skema dalam penanggulangan banjir. Oleh karenanya, yang perlu dilakukan saat ini adalah terus menjaga dan melaksanakan skema tersebut. “Mudah-mudahan kita terus bisa konsisten dalam penanganan banjir baik lewat program daerah, dan bisa selalu siap baik dari segi perencanaan, penyiapan lahan, hingga kajian,” katanya. 

Terkait infrastruktur jalan, mantan Ketua DPRD Gresik itu, menyatakan memberikan perhatian sama tahun depan. Perbaikan infrastruktur penghubung antarwilayah tetap menjadi perhatian Pemkab Gresik 2024. Menurutnya, saat ini permasalahan infrastruktur menjadi hal yang urgent untuk dilakukan termasuk diantaranya penyelesaian pembangunan Islamic Center di Balongpanggang.

Dari enam fokus utama itu, ada dua fokus yang bisa dikatakan baru. Dua hal tersebut adalah masalah peningkatan mutu pendidikan dan persampahan. Dalam masalah pendidikan, Bupati Fandi Akhmad Yani, menyoroti masalah peremajaan bangunan sekolah yang sudah waktunya untuk segera digarap. Masalah persampahan, Ia berharap pengelolaan sampah khususnya di wilayah Gresik selatan, bisa diolah di wilayah tersebut. Sehingga tidak menambah beban pengolaan sampah di wilayah kota. (yad)

Ini 6 Ranwal Program Prioritas Pemkab Gresik 2024. Nomor 5 dan 6 Baru Selengkapnya

Bupati Gresik Resmikan Gedung UPT SMP Negeri 34 Gresik, Sekolah untuk Pemerataan Pendidikan

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan gedung UPT SMP Negeri 34 Gresik pada Senin, 30 Januari 2023. Ratusan siswa pun semringah. Karena telah memiliki gedung sendiri berada di Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. 

Gedung sekolah baru menambah panjang jumlah gedung sekolah yang di bangun oleh Pemkab Gresik. Dalam kurun waktu 2 tahun terakhir ada dua gedung sekolah negeri yang berdiri di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.Sebelumnya, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang meresmikan gedung UPT SMP Negeri 33 Gresik pada 1 Maret 2022.

Gedung UPT SMP Negeri 34 Gresik ini berdiri diatas lahan seluas 6.567 meter persegi (m²). Gedung sekolah dibangun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik 2022 sebesar Rp 8,05 miliar. Anggaran tersebut untuk pembangunan konstruksi, 10 ruang kelas, 4 ruang guru atau kantor dan 6 toilet. Saat ini, UPT SMP Negeri 34 Gresik telah memiliki 258 siswa, yakni Kelas VII dan VIII. 

“Prasasti lembaga pendidikan. Semoga tempat ini perlu berkah bagi anak utk mencari ilmu,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani diampuni ratusan siswa, wali murid dan para undangan saat mengawali sambutannya pada Senin, 30 Januari 2023. Tampak hadir dalam peresmian gedung SMP Negeri 34 Gresik yang temboknya dominasi warna hijau itu, adalah anggota Komisi IV DPRD Gresik Khoirul Huda, Ketua Dewan Pendidikan Gresik Syaiful Kirom, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto serta perwakilan kepala sekolah itu terasa meriah. 

SAPA SISWA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyapa siswa UPT SMP Negeri 34 Gresik usai peresmian gedung sekolah tersebut pada Senin, 30 Januari 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan kenapa sekolah ini dibangun? Bupati termuda di Kabupaten Gresik itu menceritakan asal muasalnya. Suatu hari, cerita Gus Yani bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah naik odong-odong keliling Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS). Ia lalu berhenti di sebuah warung kopi dan dicurhati para orang tua bahwa di perumahan tidak ada sekolah. “Nah, hari ini (Senin,30/1/2023,Red) menjawab kebutuhan, keinginan masyarakat,” katanya. 

Hadir gedung baru, imbuhnya, tidak ada akan berpengaruh terhadap keberadaan lembaga swasta lainnya di Desa Suci, Kecamatan Manyar ini. Meskipun di desa Suci ini, sudah berdiri pondok pesantren (Ponpes) Daruttaqwa, Ponpes Mambaus Sholihin dan lainnya. “Insya Allah akan tumbuh bersama-sama,” ujarnya dan diamini para undangan. 

Sebelumnya berdirinya UPT SMP Negeri 34 Gresik ini sebanyak 258 siswa nunut belajar di SDN Suci. “Ini tentu memprihatinkan,” ujarnya. Ia menegaskan pembangunan akan dilanjutkan pada tahap berikutnya. “Pembangunan tidak boleh macet sampai disini. Nanti akan terus dilanjutkan tahun ini,” tegasnya. Pemkab Gresik melalui APBD 2023 kembali menganggarkan kelanjutan pembangunan di SMP Negeri 34 Gresik sebesar Rp 900 juta. “Anggaran itu untuk pembangunan pagar dan 8 ruang kelas,” katanya. 

Pembangunan gedung juga bisa dilakukan menggunakan pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Gresik. Pembangunan yang berkelanjutan ini. “Ini masih panjang. Ruang laboratorium, perpustakaan dan musala juga belum ada. Berprogres itu lebih nikmat, lebih barokah,” ujarnya. Selama ini, Gus Yani mengaku prihatin karena masih banyak kondisi bangunan sekolah negeri yang sudah tua. Bahkan, umur genteng gedung lebih tua dari usia Bupati Gresik yang menginjak 37 tahun itu.

“Sekolah negeri adalah anak kandung terasa anak tiri Genteng, usuk e lebih tua dari umurnya Bupati,” seloroh Gus Yani. Padahal ilmu, kata Gus Yani mengibaratkan sebuah perahu. “Untuk mencapai tujuan harus dibekali oleh ilmu,” katanya. 

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mengatakan peresmian gedung SMP Negeri 34 Gresik bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Gresik. PPDB menggunakan sistem zonasi, sehingga pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan pemetaan sesuai zona sehingga bisa melayani masyarakat dengan baik. “Gedung ini juga sebagai komitmen pemerintah melakukan pemerataan pendidikan dasar di Gresik,” kata Washil. 

Pembangunan gedung SMP Negeri 34 Gresik menggunakan APBD 2022 sebesar Rp 8.052.530.604. “Anggaran itu digunakan pembangunan konstruksi dan fasilitas gedung sebanyak 10 ruang kelas dan 4 kantor,” katanya. 

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Gresik Khoirul Huda melanjutkan berdirinya gedung SMP Negeri 34 Gresik sangat dibutuhkan masyarakat. “Karena di PPS ini, populasi jumlah penduduk mencapai lebih 7 ribu jiwa,” tegasnya. 

Sedangkan, Zulfikar Reza Saputra, tidak bisa menyembunyikan perasaan gembiranya. Sebab, selama 1,5 tahun ini untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar nebeng di SDN Suci. “Saya merasa tidak enak. Seperti masih SD terus. Sekarang saya senang karena sudah memiliki sekolah sendiri,” katanya. (yad)

Bupati Gresik Resmikan Gedung UPT SMP Negeri 34 Gresik, Sekolah untuk Pemerataan Pendidikan Selengkapnya

Harlah Emas PPP, Bupati Gresik Ingatkan Lagi tentang Loyalitas, Kompak dan Konsisten

GRESIK,1minute.id – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Pantai Persatuan Pembangunan (PPP) Gresik menggelar puncak Hari Lahir (Harlah) ke-50 pada Minggu, 29 Januari 2023. Harlah Emas dipusatkan di Gedung Nadwah Rushaifah Mambaus Sholihin, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. 

Ribuan kader dan simpatisan partai berlambang Kakbah itu memenuhi gedung tersebut. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani hadir langsung untuk mengucapkan selamat Hari Lahir PPP di acara sederhana namun khidmat itu.

Harlah ke-50 ini juga dihadiri oleh Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono, Sekretaris Jenderal PPP Moh. Arwani Thomafi, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Timur Mundjidah Wahab, Ketua DPC PPP Gresik Khoirul Huda, Pengasuh Pondok Pesantren KH. Masbuhin Faqih, dan anggota Gerakan Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Gresik. 

Pada kesempatan itu, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani memberikan “tausiyah” politik dihadapan kader partai itu. Ada masukkan yang diberikan dalam membangun organisasi yang solid. Diawali dengan loyalitas, yang merupakan kekuatan utama dalam menjalankan organisasi.

“Buntut organisasi adalah loyalitas. Maka organisasi tanpa loyalitas tidak akan bisa melampah (berjalan),” ujarnya di depan ribuan kader PPP Gresik. Yang kedua adalah kekompakan. Ini dimaksudkan agar sesama anggota tidak melihat anggota lain sebagai kompetitor. Dan yang ketiga, adalah konsisten.

“Jangan anggap rekan kita sebagai kompetitor. Harus sama-sama berjuang. Maka saya berpesan kepada seluruh kader PPP Gresik agar selalu konsisten dalam menjalankan tugas-tugasnya,” ucap Gus Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani juga menyerahkan 18 unit motor listrik bermerek Tangkas kepada DPC PPP Gresik. Penyerahan ini sebagai bentuk dukungan dan apresiasi. “Mudah-mudahan alat operasional motor listrik ini, dapat membantu dalam berkhidmat kepada masyarakat Gresik. Contoh kecil kalau ada warga yang sakit, langsung jemput dan antarkan ke rumah sakit naik motor itu,” katanya. (yad)

Harlah Emas PPP, Bupati Gresik Ingatkan Lagi tentang Loyalitas, Kompak dan Konsisten Selengkapnya

Bupati Gresik Dorong DKG Manfaatkan GNI untuk Mendukung Kebangkitan Pariwisata di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengukuhkan pengurus Dewan Kebudayaan Gresik (DKG) periode 2022-2025 di Gedung Nasional Indonesia (GNI) pada Jumat malam, 27 Januari 2023. Pengurus DKG-dulu bernama-Dewan Kesenian Gresik, mayoritas anak muda.  Irfan Akbar Prawiro, ketuanya. 

Munculnya anak-anak muda di DKG ini membawa optimisme bagi para pekerja seni dan kebudayaan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap pengurus DKG membangkitkan  seniman dan kebudayaan di Kabupaten Gresik tanpa meninggalkan nilai sejarah.

“Selama ini Gresik dikenal sebagai salah satu daerah, yang memiliki keberagaman budaya dan sejarah,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. Menurut Gus Yani, DKG merupakan wadah penggiat seni dan pemerhati budaya. Harus mampu memberikan sumbangsih, pemikiran dan menghasilkan karya karya yang mengharumkan Gresik.

“Saya yakin melalui seni dan budaya yang dilakukan oleh DKG, dapat mengedukasi masyarakat hal yang positif. Dan menjadi salah satu unsur pendukung sektor pariwisata di Kabupaten Gresik,” tuturnya. Pengukuhan pengurus DKG di GNI kali pertama pascarevitalisasi. Puluhan tahun gedung berlokasi di Jalan Pahlawan itu suwung. Kondisi kumuh. 

Pemkab Gresik kemudian melakukan revitalisasi secara bertahap mulai 2021 dan 2022. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Sandiaga Sholahuddin Uno meresmikan gedung itu bersamaan launching Bandar Grissee pada 18 Desember 2022. Bupati juga berharap gedung GNI dihidupkan dan dimanfaatkan kembali. Dirinya membuka lebar seluas luasnya penggunaan GNI. Sebagai tempat kegiatan musik, tari, teater, seni dan budaya, dengan tetap menjaga dan merawat bersama sama tempat tersebut.

“Pelantikan DKG di GNI malam ini, mencatat sejarah difungsikannya kembali gedung ini,” ungkapnya. Meski sederhana, pengukuhan pengurus Dewan Kebudayaan Gresik ini tetap meriah karena ada pertunjukan yang ditampilkan. Antara lain, tari Damarkurung dari kelompok Sanggar Seni Nyai Ageng Pinatih Gresik, karawitan dari kelompok Widya Budaya Lowayu.

Serta Macapatan oleh maestro macapat Mat Kauli dari Macapat Gresik. Para undangan seperti Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan dan Olahraga Gresik Syaifudin Ghozali serta anggota DPRD Gresik Syaikhu Busyiri. (yad)

Bupati Gresik Dorong DKG Manfaatkan GNI untuk Mendukung Kebangkitan Pariwisata di Gresik  Selengkapnya

UHC Mencapai 99,65 Persen, Bupati Gresik: Psikologis Orang Sakit Tdak Sabar, Niati Pelayanan Penuh Keikhlasan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik  melakukan pemantapan program Universal Health Coverage (UHC). Program jaminan kesehatan masyarakat Gresik telah menca cakupan sebanyak 99,65 persen sejak dilaunching pada Oktober 2022.

“Prinsipnya, kita berani memulai sesuatu yang baru itu sudah jempol. Tinggal bagaimana kita mengevaluasi apa yang salah, apa yang kurang kita perbaiki bersama-sama,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat bertemu dengan seluruh ekosistem kesehatan pada Fasilitias Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) wilayah Kecamatan Manyar pada Kamis, 26 Januari 2023.

Menurut Gus Yani, begitu Bupati Fandi Akhmad Yani kerap disapa, dengan adanya UHC ini program pelayanan jaminan kesehatan di Kabupaten Gresik menjadi tuntas. Pemantapan ini, menurutnya, juga harus dibarengi dengan peningkatan mutu kualitas pelayanan dasar.

Gus Yani berharap, dalam pelayanan kepada masyarakat sudah tidak ada lagi pelayanan yang kurang ramah, cemberut, atau kurang simpatik. “Ini harus benar-benar tidak ada lagi. Karena panjenengan semua ini bersentuhan langsung dengan masyarakat. Harus diingat bahwa secara psikologis, orang yang sakit itu cenderung tidak sabar. Jadi harus diniati pelayanan ini penuh keikhlasan,” tegas Gus Yani.

Orang nomor satu di Kabupaten Gresik ini juga menegaskan akan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak dalam penyempurnaan program UHC. Contohnya dalam permasalahan BPJS bagi tenaga kerja, Gus Yani mengungkapkan agar dilakukan koordinasi antara Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk ditemukan solusi.

Contoh lain menurut Gus Yani adalah, penyelarasan data kependudukan tiap-tiap wilayah yang bisa dilakukan oleh pemerintah desa sehingga bisa memudahkan program UHC berjalan lancar. Rama, salah warga Gresik yang telah menikmati program jaminan kesehatan (UHC) itu. 

Remaja 16 tahun menangis karena menahan sakit setelah terjatuh di rumah. Rama dibawa oleh orang tuanya  ke RSUD Ibnu Sina Gresik. Ia hanya berbekal kartu induk anak (KIA) dan Kartu Keluarga (KK).
Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan dokter rumah sakit milik Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik itu memutuskan untuk melakukan operasi karena tulang yang patah. Proses operasi hingga obat diberikan secara gratis. Rama, satu dari ratusan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menikmati program 

Universal Health Coverage (UHC). 

Tahun ini, duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Bupati dan Wakil Bupati Gresik itu menganggarkan salah satu program Nawa Karsa itu sebesar Rp 100 miliar. 

Sementara itu, Kadinkes Gresik dr. Mukhibatul Khusnah, inovasi yang dilakukan oleh Puskesmas di Kabupaten Gresik ini banyak dan menyentuh permasalahan kesehatan di masyarakat. Salah satunya adalah penurunan angka stunting serta kematian ibu dan bayi.

Tak hanya membahas masalah UHC, dalam kesempatan ini ditampilkan juga berbagai kebolehan dari dokter dan perawat Puskesmas di Kecamatan Manyar. Momen haru terasa kala dipertunjukkan berbagai kebolehan dari anak-anak berkebutuhan khusus dari Puskesmas Sukomulyo. 

Di Puskesmas Sukomulyo memiliki pelayanan khusus bagi anak-anak spesial. Inovasi pelayanan tersebut juga mendapatkan apresiasi tinggi dari Gus Yani. “Pemerintah Kabupaten Gresik terus mendorong kesetaraan. Dan kedepan harapannya seluruh Puskesmas di Kabupaten Gresik memiliki pelayanan sama seperti yang ada di Puskesmas Sukomulyo ini,” pungkasnya. (yad)

UHC Mencapai 99,65 Persen, Bupati Gresik: Psikologis Orang Sakit Tdak Sabar, Niati Pelayanan Penuh Keikhlasan Selengkapnya

Kajati Jawa Timur Resmikan Rumah Rehabilitasi Napza, Khusus Pencandu Narkoba Gresik Gratis

GRESIK,1minute.id – Rumah Rehabilitasi Napza resmi berdiri di Kabupaten Gresik. Rumah rehabilitasi bagi pencandu narkotika, psikotropika dan zat terlarang (Napza) berada di kompleks Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik itu diresmikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur Mia Amiarti pada Selasa, 24 Januari 2022.

Peresmian rumah rehabilitasi Napza ke-22 di Jawa Timur dan rumah rehabilitasi Napza ke-31 di Indonesia itu bersamaan dengan peresmian rumah dinas (Rumdin) Kejari Gresik dan musala Nurul Jannah dipusatkan di Kompleks Rumdin Kejari Gresik di Jalan Jurit, Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.  

Rumdin Kejari Gresik berdiri diatas lahan seluas 3.645 meter persegi (m²). Dilahan itu terdapat 14 bangunan dengan total luas bangunan 1.375 m². Belasan bangunan rumah itu, terdiri dari 1 rumdin Kejari Gresik, 6 rumdin jaksa dan 6 rumdin staf tata usaha (TU). Serta, 1 unit musala Nurul Jannah. Nama musala itu usulan dari Kejati Jawa Timur Ami Amiarti. Semua bangunan beratsitektur minimalis. 

Tanah dan bangunan rumah di kompleks rumdin Kejari Gresik itu dibangun oleh Dinas Cipta Karya Kawasan Perumahan dan Permukiman (DCKPKP) Gresik selama 4,5 bulan adalah hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. 

Kajati Ami Amiarti mengapresiasi berdirinya rumah rehabilitasi Napza hasil sinergi dan kolaborasi antara Kejari Gresik dengan Pemkab Gresik ini. “Ini rumah rehabilitasi Napza ke-22 di Jawa Timur. Dan, rumah rehabilitasi Napza ke-31 di Indonesia,” kata Ami Amiarti kepada  wartawan usai peresmian pada Selasa, 24 Januari 2023. Kajati Ami Amiarti didampingi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Muhammad Hamdan Saragih dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

“Ini suatu kebanggaan bagi kami. Karena rumah rehabilitasi Napza di Indonesia berjumlah 31. Sebanyak 22 rumah Napza ada di Jawa Timur,” imbuhnya. Berdirinya rumah rehabilitasi Napza di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini, patut diapresiasi. Apalagi, rumah rehabilitasi bagi para pencandu narkotika itu tidak dipungut biaya. “Ini kebaikan dari Bupati dan tentu bersama-sama DPRD setempat. Kami sangat terima kasih,” ujar Ami Amiarti. 

Ia menyebutkan tidak semua pencandu narkotika dilakukan rehabilitasi. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Diantaranya, pencandu bukan anggota jaringan narkoba. Baik, kurir hingga pengedar. Selain itu, bukan seorang residivis. “Pencandu yang bisa dilakukan rehabilitasi adalah untuk diri sendiri. Ia menjadi korban. Sehingga, ketika perkara masuk ke Kejaksaan bisa dilakukan upaya restoratif jaustice,” katanya. Untuk penetapan pecandu masuk rehabilitasi, kata Ami Amiarti, telah mendapatkan assement dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) setempat.

Kajati Ami Amiarti menyebutkan kasus narkoba di Gresik cenderung meningkat dalam tiga tahun terakhir. Indikasi, adalah jumlah surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) yang masuk di Kejari Gresik. Pada 2020 sebanyak 160 SPDP perkara narkoba. Pada 2021 meningkat menjadi 173 kasus dan tahun lalu sebanyak 188 perkara. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, berdirinya rumah rehabilitasi Napza sebagai strategi menurunkan angka penyalahgunaan narkoba. 

Kami mengajak semua stakeholder jajaran forkopimda, khusus Kejari Gresik melihat banyak anak Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik terkait bahaya penyalahgunaan narkoba ini. “Mudah-mudahan dengan berdirinya rumah rehabilitasi Napza ini bisa menurunkan angka kecanduan narkoba,” harap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad. 

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Muhammad Hamdan Saragih mengatakan, rumah rehabilitasi Napza berada di kompleks RSUD Ibnu Sina Gresik. Rumah rehabilitasi napza ini memiliki dua fungsi yakni rehabilitasi bagi terpidana narkoba. Dan, kedua khusus untuk melakukan rehabilitasi bagi warga Gresik yang kecanduan. “Khusus untuk rehabilitasi warga Gresik gratis,” kata Kajari Hamdan. 

Telah disepakati untuk rehabilitasi bagi warga Gresik yang kecanduan narkotika dilakukan dua tahap secara gratis. “Tahap ketiga berbayar karena kalau sudah 3 kali itu sudah keterlaluan,” tegasnya. (yad)

Kajati Jawa Timur Resmikan Rumah Rehabilitasi Napza, Khusus Pencandu Narkoba Gresik Gratis Selengkapnya

Terbukti Meningkatkan PAD Rp 103 Miliar, Bupati Gresik : Sinergi, Kolaborasi Pemkab dan Kejari Gresik Bisa Sustainable

GRESIK,1minute.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersinergi dan kolaborasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik dalam melakukan percepatan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) membuahkan hasil. Kurun waktu April sampai Desember 2022 berhasil menambah pundi-pundi PAD Gresik sebesar Rp 103.498.406.000. 

Penambahan pendapatan ratusan miliar itu berasal dari pajak bumi dan bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (PBHTB). 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan sinergitas dan kolaborasi yang terjalin antara Pemkab Gresik dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik dilakukan karena melihat potensi pendapatan yang besar di Kabupaten Gresik. Pemkab Gresik memandang perlu melakukan kerjasama dengan Kejari Gresik dalam percepatan peningkatan PAD. 

“Kabupaten Gresik sangat luas, memiliki potensi luar biasa. Kami tidak bisa sendiri,” kata Bupati Fandi Akmad Yani dalam peresmian Rumah Dinas Kejari Gresik, Musala dan Rumah rehabilitasi Napza pada Selasa, 24 Januari 2022.

Peresmian Rumah Dinas (Rumdin) Kejari Gresik , musala dan rumah narkotika, psikotropika, dan obat terlarang (Napza) dipusatkan kompleks  rumdin Kejari di Jalan Jurit, Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik ini dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur Mia Amiarti, Kepala Kejari Gresik Muhammad Hamdan Saragih serta para kepala seksi (Kasi) Kejati dan Kejari Gresik. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin terbukti bisa meningkatkan PBB dan BPHTB 2022. “Upaya ini (percepatan peningkatan PAD) akan terus kita lanjutkan. Sustainable karena telah terbukti ada peningkatan PAD kurang lebih Rp 100 miliar, ” katanya. 

Ia berharap hubungan baik antara dua institusi ini bisa semakin mesra dengan dibangunnya rumah dinas (Rumdin) Kejari Gresik di Jalan Jurit, Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik ini. 

Sementara itu, Kepala Kejari Gresik Muhammad Hamdan Saragih mengatakan, sinergi dan kolaborasi dengan Pemkab Gresik ini telah terjalin sejak 2022. Sinergi, kolaborasi Kejari Gresik dengan Pemkab Gresik mulai April 2022. “Bupati menerbitkan surat keputusan (SK) tentang peningkatan PAD. Bupati (Fandi Akhmad Yani, Red) sebagai ketua. Saya sebagai Wakil Ketua bersama tim dari BPPKAD (Badan Pendapatan,  Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah,Red) bisa  membantu peningkatan pendapatan sebesar Rp 103 miliar lebih,” terang Hamdan Saragih dalam sambutannya. 

Selain kerjasama peningkatan pendapatan asli daerah, imbuhnya, pihaknya menjalin kolaborasi dengan Pemkab Gresik terkait pendirian rumah rehabilitasi narkotika, psikotropika dan zat terlarang (Napza).

“Rumah rehabilitasi napza ini satu gedung dengan RSUD Ibnu Sina Gresik,” terangnya. Ada dua fungsi rumah rehabilitasi napza ini. Pertama, terang Kajari Hamdan, untuk rehabilitasi terpidana narkoba. Sedangkan, fungsi kedua adalah untuk rehabilitasi khusus warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Telah disepakati untuk rehabilitasi bagi warga Gresik yang kecanduan narkotika dilakukan dua tahap secara gratis. “Tahap ketiga berbayar karena kalau sudah 3 kali itu sudah keterlaluan,” tegasnya.  Hamdan berharap kepada Kepala Kajati Ami Amiarti untuk bisa meresmikan rumah dinas Kejari Gresik, Musala dan Rumah rehabilitasi Napza ini. Ditempat sama, Kajati Jawa Timur Mia Amiarti mengapresiasi langka yang dilakukan oleh Kejari Gresik dengan Pemkab Gresik itu. (yad)

Terbukti Meningkatkan PAD Rp 103 Miliar, Bupati Gresik : Sinergi, Kolaborasi Pemkab dan Kejari Gresik Bisa Sustainable Selengkapnya

Bupati Gresik Support PMI Gresik untuk Mencukupi Kebutuhan Darah Warga Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik menggelar Musyawarah Kerja (Musker) di Hotel Aston Inn Gresik pada Rabu, 18 Januari 2023. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta kepada Pengurus PMI untuk mencukupi kebutuhan darah untuk warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

“Output nya nanti adalah, masyarakat Gresik dapat merasakan PMI hadir dalam kesulitan, kebencanaan, musibah yang dialami oleh korban yang membutuhkan darah,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat membuka Musker PMI Gresik pada Rabu, 18 Januari 2023. Musker PMI ini juga dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman.

Untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat itu, katanya, pengurus PMI perlu strategi khusus dalam pengumpulan dan pendistribusian darah. Beberapa bulan terakhir ini, Gus Yani mendapatkan informasi minat masyarakat untuk donor darah sukarela berkurang. Salah satu penyebabnya adalah kegiatan donor darah jarang dilakukan.

Maka, Gus Yani mengingatkan, agar PMI dapat bersinergi dengan para Camat dan Sekretaris Camat (Sekcam) di Gresik. “Kami sampaikan pada camat dan sekcam bahwa mereka ini bagian dari PMI. Mulai berfikirlah bagaimana menumbuhkan kesadaran diri tentang pentingnya donor darah. Baik di lingkup lembaga pendidikan hingga perindustrian,” imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Ia melanjutkan, saat ini tantangan terbesar PMI adalah membenahi diri. Baik mulai anggaran, strategi pelayanan, dan program perencanaan kedepan. Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani menyerahkan bantuan satu unit mobil kepada PMI Gresik kepada ketua PMI Gresik Achmad Nadlir.

Dalam Musker ini, PMI Gresik memberikan apresiasi kepada dua orang yang telah mendonorkan darah sebanyak 75 kali. Pahlawan kemanusiaan itu bernama Antonius Sihotang, 61, dan Prihatin Efendi, 57. Mereka telah rutin menjadi pendonor sejak 1980. (yad)

Bupati Gresik Support PMI Gresik untuk Mencukupi Kebutuhan Darah Warga Gresik  Selengkapnya