Azzahra, 7 Tahun, Qoriah Tuna Netra Hafiz Hampir 10 Juz, Suara Emasnya Seakan Bisa Menghipnotis Ribuan Anak Yatim Hingga Gubernur Khofifah 

GRESIK,1minute.id – Suara Affreda Kharismah Azzahra sangat merdu. Ribuan pasang mata yang memenuhi lapangan Indoor Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pun senyap. Mereka seakan terhipnotis lantunan ayat suci yang dibacakan oleh bocah perempuan berusia 7 tahun itu. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta undangan lainnya yang menghadiri Safari Ramadan bertajuk Baznas Berbagi Ceria “Santunan dan Pemberian Paket Tas Sekolah bagi 1000 Yatim” terlihat khusus. Mereka nyemak lantunan ayat demi ayat suci bocah tuna netra itu. 

CERIA : Azzahra terlihat begitu bahagia bersama kedua orang tuanya, Solikhin dan Sri Wahyuni di Gedung WEP pada Minggu, 26 Maret 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Siapa Affreda Kharismah Azzahra ? Azzahra adalah anak keempat pasangan suami-istri, Solikhin, 44 dan Sri Wahyuni. Mereka tinggal di Tanjungsari, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. 

“Ini anak keempat yang hidup. Anak pertama, kedua dan ketiga meninggal,” kata SolikhPin kepada 1minute.id dengan suara lirih disela mengikuti Baznas Berbagi Ceria di Gedung WEP Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Minggu, 26 Maret 2023.

Azzahra terlihat manja. Solikhin memangku Azzahra yang duduk bersila beralaskan karpet merah di gedung arsitektur mirip keong itu. Sesekali lelaki yang kerja serabutan mengelus kepada dan mencium kepala anaknya dengan penuh kasih sayang. Azzahra pun tersenyum. “Dia ini anak ceria,” katanya. Azzahra kembali tersenyum. Tangan kanan disodorkan untuk bersalaman kepada wartawan 1minute.idyang duduk di samping kanannya. 

KASIH SAYANG: Sri Wahyuni dengan penuh kasih sayang mrngendong anaknya, Azzahra usai menjadi qiroah di Baznas Berbagi Ceria di WEP pada Minggu, 26 Maret 2023. ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Azzahra lahir prematur. Memasuki usia 4 bulan dokter memvonis kedua mata Azzahra tidak bisa berfungsi normal. Azzahra mengalami kebutaan. Vonis itu membuat Solikhin dan Sri Wahyuni bagai disambar petir di siang bolong. Sebab, Azzahra, anak satu-satunya yang masih hidup. Ketiga kakaknya meninggal. Namun, rasa sayang kedua orang tuanya tetap begitu besar. Mereka merawat Azzahra dengan penuh cinta kasih. Apalagi, Sang Khaliq memberikan keistimewaan lain kepada anak yang murah senyum itu. 

Azzahra memiliki kelebihan dibandingkan anak-anak seusia lainnya. Azzahra memiliki suara merdu. Bocah kelas II SD Negeri 263 Gresik itu memiliki kecerdasan luar biasa. Ia tergolong cepat bisa menghafal alquran. Diusia 7 tahun ini, bocah yang ceria itu sudah hafal nyaris 10 juz. Azzahra pun, satu-satu anak di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang lolos seleksi pencarian bakat, Hafiz Indonesia salah satu stasiun televisi nasional. Ia masuk 22 besar. 

“Setiap malam, ibunya yang mengajari murotal. Azzahra juga harus setor hafalan kepada guru ngaji,” terangnya. Tampilnya di layar kaca membuat warga Gresik bangga. Sebab, keterbatasan tidak membuat Azzahra patah bersemangat untuk mengaji. “Itu ada anak tuna netra asal Gresik yang suaranya sangat merdu,” kata Endang Ratnawati yang tinggal di Tangerang melalui pesan WhatsApp kepada wartawan  1minute.id pada Sabtu, 25 Maret 2023.

Azzahra tampil di televisi swasta nasional. Solikhin membenarkan anaknya salah satu peserta Hafiz Indonesia. Ia mengaku kepergian ke Jakarta mendapatkan fasilitas dari kepala desa (Kades) Randuboto Andi Sulandra. “Kami difasilitasi antarjemput ke bandara oleh Kepala desa,” ujar pekerja serabutan itu. 

Saat tampil sebagai pembaca alquran di acara Baznas Berbagi Ceria,  Azzahra memakai busana muslim berwarna pink. Ia maju digendong oleh ibunya, Sri Wahyuni. Tubuh Azzahra terlihat mungil ketika duduk di kursi bersama ibunya. Bahkan kakinya terlihat menggantung. Usai melantunkan ayat suci sebagai pembuka Safari Ramadan, Baznas Berbagi Ceria “Santunan dan Pemberian Paket Tas Sekolah bagi 1000 Yatim” ia kembali digendong untuk menuju tempat duduknya berada di pojok barat gedung WEP itu. (Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Azzahra, 7 Tahun, Qoriah Tuna Netra Hafiz Hampir 10 Juz, Suara Emasnya Seakan Bisa Menghipnotis Ribuan Anak Yatim Hingga Gubernur Khofifah  Selengkapnya

Seribu Yatim Ceria, Dapat Santunan dan  Tas Sekolah Berlambang Garuda Dari Baznas 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak seribu anak yatim terlihat semringah. Wajah mereka tampak berseri-seri. Ada yang berlari-lari. Banyak juga yang duduk bersila diatas karpet warna merah secara tertib di lapangan Indoor Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Minggu, 26 Maret 2023.

Ribuan anak itu tersebut berkumpul untuk mengikuti Baznas Berbagi Ceria “Santunan dan Pemberian Paket Tas Sekolah bagi 1000 Yatim” yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta undangan lainnya. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, santunan kali pertama dilakukan oleh Baznas Jatim bersama dengan Baznas Gresik. “Rencana selama Ramadan ini kami bersama Baznas Jawa Timur akan menyapa 8 ribu anak yatim dan piatu di delapan titik,” kata Khofifah kepada wartawan usai acara pada Minggu, 26 Maret 2023.

Khofifah didampingi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Wakil Ketua Baznas Jawa Timur Husnul Khuluq dan Ketua Baznas Gresik Muhammad Mujib melanjutkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani telah menyiapkan semua untuk program Baznas Berbagi Ceria untuk anak yatim di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

SENYUM : Seribu anak yatim semringah mendapatkan santunan dan paket tas sekolah dari Baznas Jatim dan Gresik yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Gedung WEP Gresik pada Minggu, 26 Maret 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Terima kasih pak bupati (Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani,Red) telah menyiapkan segala sesuatunya untuk program Baznas Berbagi Ceria ini. Ini upaya untuk bisa membangun kebahagiaan kita bersama anak yatim dan piatu,” katanya. 

Khofifah melanjutkan Baznas Jatim terus berinovasi dalam pengumpulan maupun penyaluran. Salah satunya dengan digitalisasi pembayaran dan pengelolaan. Kemudian, kata dia, ada pula inovasi zakat produktif yang telah dilakukan. Salah satunya, pengentasan kemiskinan dengan pembangunan rumah tinggal tak layak huni. 

“Juga programnya akan menyasar satu keluarga satu sarjana serta ada beasiswa dari SD sampai SMP yang juga akan disuport Baznas Gresik,” terangnya. Sementara itu, Bupati Fandi Akhmad Yani menyatakan, pihaknya mendukung lembaga amil zakat dalam pengelolaannya. Sehingga transparan dan bisa berdampak terhadap penanggulangan kemiskinan. Selain penghargaan kategori bupati pendukung utama pengelolaan zakat. 

Baznaz RI juga memberikan penghargaan pengelola SDM amil zakat, serta pengguna Sistem Informasi Management Baznas (SIMBA) terbaik se-Indonesia yang ke-4. “Kemarin juga kami mendapat apresiasi dan penghargaan dari Baznas RI, ini merupakan kolaborasi antar OPD,” tutupnya. (yad)

Seribu Yatim Ceria, Dapat Santunan dan  Tas Sekolah Berlambang Garuda Dari Baznas  Selengkapnya

Pemakaian Plastik Diperkirakan Meningkat Selama Ramadan, Bupati Gresik Ajak Warga Gunakan Wadah Ramah Lingkungan 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah melalui Kementeri Agama menetapkan 1 Ramadan 1444 Hijrah jatuh pada Kamis besok, 23 Maret 2023. Datangnya bulan suci yang paling ditunggu-tunggu oleh umat muslim itu disambut sukacita. Pun, di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak  seluruh warga Gresik mengisi kegiatan selama Ramadan ini dengan meningkatkan amal ibadah. “Kerja tetap bersemangat, tarawih, tadarus,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani usai mengikuti Rukyatul hilal awal Ramadan bersama tim Rukyat dari Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Gresik di Bukit Condrodipo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu, 22 Maret 2023.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik tidak melarang warga untuk melakukan sahur on the road, buka puasa bersama maupun bagi-bagi takjil. Karena kaum muslimin sangat berbahagia ketika bulan Ramadan. “Cuma kami mengajak kepada masyarakat terkait konsumsi selama Ramadan ini akan meningkat. Otomatis jumlah plastik ini harus difikirkan. Sampah plastiknya,” katanya. 

Untuk mengurangi sampah plastik, Gus Yani mengajak warga Gresik mengganti bungkus plastik dengan bahan yang ramah lingkungan. “Bungkusnya bisa memakai kertas atau bahan lain yang ramah lingkungan,” ujarnya. Pemkab Gresik telah berkomitmen untuk mengurangi pemakaian sampah plastik. (yad)

Pemakaian Plastik Diperkirakan Meningkat Selama Ramadan, Bupati Gresik Ajak Warga Gunakan Wadah Ramah Lingkungan  Selengkapnya

4 Perukyat LFNU Gresik Lihat Hilal, Awal 1 Ramadan 1444 H, Kamis Besok 

GRESIK,1minute.id – Marhaban Ya Ramadan. Bulan suci yang paling ditunggu-tunggu umat muslim itu telah tiba. Sebanyak 4 perukyat dari Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Gresik telah melihat hilal di Bukit Condrodipo di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu, 22 Maret 2023.

Empat perukyat itu adalah KH Muhammad Shalahudin Kamil, Syamsul Fuad, KH Ahmad Ashar dan Zainal Abidin. Mereka melihat hilal, awal 1 Ramadan 1444 H mulai pukul 17.41 WIB sampai pukul 17.49 WIB dengan ketinggian sekitar 7 derajat. 

Kesaksian keempat perukyat itu kemudian diserahkan Kementerian Agama (Kemenag) Gresik. “Hasil kesaksian empat perukyat dari LFNU Gresik kami serahkan kepada Kementerian Agama. Nanti, kemenag yang menetapkan awal 1 Ramadan 1444 Hijrah,” kata Ketua Tim Rukyatul Hilal LFNU Gresik di Bukit Condro Dipo pada Rabu, 22 Maret 2023.

Muchyidin el Hasan melanjutkan saat melakukan rukyat sempat tertutup awan mendung. Namun, langit kembali cerah. “Hilal terlihat dan ini juga disaksikan oleh perukyat lainnya yang berada di Bukit Condrodipo Gresik,” imbuhnya. 

Ratusan orang memadati Balai Rukyat Condrodipo. Balai Rukyat ini berada di ketinggian 120 meter diatas permukaan laut (mdpl) berada di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas. Rukyatul Hilal disaksikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua PCNU Gresik KH Mulyadi, dan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik. 

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag)  Gresik M. Ersat mengatakan, dari hasil para perukyat tim Lembaga Falakiyah NU Gresik ada yang melihat hilal. Sehingga, awal bulan puasa diputuskan besok. “Tim perukyat melihat hilal pukul 17.41 sampai 17.49 WIB di kisaran 6 derajat dan terlihat dengan mata telanjang. Posisi hilal miring ke kanan,” katanya pada Rabu, 22 Maret 2023. 

Setelah melihat hilal lanjut Ersat, tim Balai Rukyat Lembaga Falakiyah PCNU Gresik menyerahkan hasilnya ke Kantor Pengadilan Agama Gresik. “Hasil ini langsung kami laporkan ke Kantor Kementerian Agama Provinsi Jatim lalu dilanjutkan ke Kementrian Agama untuk segera diumumkan,” ujarnya. (yad)

4 Perukyat LFNU Gresik Lihat Hilal, Awal 1 Ramadan 1444 H, Kamis Besok  Selengkapnya

2023 : Pemkab Gresik Bakal Betonisasi 17 Ruas Jalan, Bupati Gresik : Minta Doa Warga

GRESIK,1minute.id – Pembangunan infrastruktur bakal dikebut. Tahun ini, Pemkab Gresik akan melakukan betonisasi 17 ruas jalan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Belasan ruas jalan itu tersebar di enam kecamatan di Gresik Selatan yakni Kecamatan Driyorejo, Kedamean, Menganti,  Benjeng, Balongpanggang dan Cerme. 

“Iki loh rek, jalan yang akan diperbaiki agar jalan menuju rumah kalian mulus. Biar kita semakin satset kemana-mana. Mohon doanya ya rek semoga segala pembangunan infrastruktur di Kabupaten Gresik berjalan lancar,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di akun instagram @fandiakhmadyani pada Selasa, 21 Maret 2023. Postingan itu telah mendapatkan 971 like. 

Pembangunan infrastruktur bakal berlanjut tahun berikutnya. Dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)  2024 di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik ada sejumlah rencana pembangunan infrastruktur lainnya. 

Musrenbang penyusunan RKPD dengan melibatkan semua stakeholder untuk  mengoptimalkan peran aktif masyarakat, serta para pemangku kepentingan dalam proses Perencanaan Pembangunan Daerah 2024 ini diantaranya dihadiri oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, mengharapkan, dalam penyusunan RKPD 2024 seluruh OPD untuk meningkatkan kualitas perencanaan, penganggaran dan pengendalian program dengan menggunakan pendekatan holistik-tematik, integratif dan spasial.

JEMBATAN KACANGAN : Pembangunan infrastruktur jembatan Kacangan, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik diperkirakan kelar bulan ini. Kondisi jembatan Kacangan pada 20 Februari 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pihaknya, katanya, akan terus berbenah mengatasi permasalahan melalui 9 program prioritas tematik melalui Nawa Karsa. Pada 2022, kinerja pemerintahan menunjukkan tren positif. Indikatornya, perekonomian tumbuh 7,38 persen, angka pengangguran terbuka menurun 0,16 persen menjadi 7,84 persen. 

“Alhamdulillah perekonomian di Gresik tumbuh 7,38 persen. Ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi di Gresik yang membaik dan berdampak pada penciptaan lapangan pekerjaan,” ujar sarjana Ekonomi dari Universitas Airlangga Surabaya itu.

Presentasi kemiskinan juga menurun sebesar 1,36 persen menjadi 11,6 persen pada 2022. “Peningkatan insfrastruktur jalan dan penanggulangan banjir menjadi faktor tumbuhnya kesejahteraan masyarakat Gresik,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. Peningkatan kualitas jalan membuka peluang dan memberi kelancaran pada aktifitas ekonomi masyarakat Gresik. Begitu pun penanggulangan banjir. 

“Kami terus lakukan normalisasi Kali Lamong dan upaya pembebasan lahan. Kami juga berencana membuat kolam retensi untuk penampungan air yang mampu meminimalisir dampak banjir yang tiap tahun terjadi,” tegasnya. Program percepatan pemulihan ekonomi seperti Gresik Membangun Dusun, Gerbang Dusun, Pengembangan Kartu Tani, Pengembangan Ekowisata untuk pencapaian sasaran pembangunan nasional dan daerah.

“Melalui forum ini diharapkan akan terbentuk pengembangan partisipasi masyarakat pada setiap proses dan pelaksanaan pembangunan,” harapnya. Untuk program usulan ke Provinsi Jawa Timur, diantaranya penanggulangan banjir yang diakibatkan luapan Kali Lamong. Percepatan pelebaran jalan nasional dan subsidi penerbangan Surabaya-Pulau Bawean untuk menggeliatkan ekonomi di kepulauan Bawean. 

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gresik Misbahul Munir menyatakan, pelaksanaan Musrenbang RKPD Gresik 2024 memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk menjamin agar terjalin sinkronisasi atau keselarasan program prioritas yang tertuang dalam Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik. (yad)

2023 : Pemkab Gresik Bakal Betonisasi 17 Ruas Jalan, Bupati Gresik : Minta Doa Warga Selengkapnya

Fasyen Batik Tenun Khas Gresik Meriahkan Festival Pariwisata Budaya dan Konser Anak Bangsa 

GRESIK,1minute.id – Festival Pariwisata Budaya dan Konser Anak Bangsa di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) semarak pada Sabtu malam, 18 Maret 2023. Semua yang tampil dalam festival sebagai penuntup rangkaian perayaan HUT ke-49 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan Hari Jadi (Harja) ke-536 Kota Gresik ini adalah warga Gresik. 

Diantaranya,  kelompok seni dari Pemkab Gresik menampilkan busana kostum karnival, peragaan busana batik diperagakan oleh Duta Wisata, Cak dan Yuk Gresik dengan diiringi musik yang begitu apik menambah kemeriahan acara tersebut.

Gedung olah raga indoor berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu terus bergerumuruh menirukan lagu-lagu hits yang dinyanyikan oleh Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar itu dengan lagu penutup berjudul Ojo Di Bandingke yang sempat viral ketika dinyanyikan oleh Farel Prayogo itu.

FASYEN BATIK : Seorang model memakai rancangan baju batik tenun khas Gresik dalam Festival Pariwisata Budaya dan Konser Anak Bangsa di Gedung WEP pada Sabtu malam, 18 Maret 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Semua tamu maju dan bernyanyi bersama dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya mengajak untuk wujudkan kolaborasi dalam pelayanan untuk Gresik baru lebih maju. “Jaga selalu Kota Gresik, jaga kebersamaan ketertiban dan kedamaian Kota Gresik,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Selain itu, mantan Ketua DPRD Gresik itu, juga mengajak para milenial di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini ikut bersama-sama membangun Kabupaten Gresik. “Kepada seluruh organisasi kepemudaan dan seluruh masyarakat mari secara bersama-sama membangun Kabupaten Gresik menuju Gresik baru lebih maju,” ujarnya.

Dandim Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar mengaku bangga dengan ada Festival Pariwisata Budaya dan Konser Anak Bangsa ini berlangsung sukses dan meriah. “Sinergitas serta kolaborasi antar stakeholder dalam pelayanan masyarakat akan mendapatkan hasil yang lebih optimal. Mari kita bersama-sama wujudkan,” tegas Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar yang jug koordinator dalam acara ini. (yad)

Fasyen Batik Tenun Khas Gresik Meriahkan Festival Pariwisata Budaya dan Konser Anak Bangsa  Selengkapnya

Bupati Gresik Ajak Partisipasi Masyarakat Turut Bantu Mitigasi Bencana Hidrometeorologi 

GRESIK,1minute.id – Kali Lamong kembali meluap. Sejumlah desa di dua kecamatan yakni Balongpanggang, Benjeng dan Cerme tergenangi air bah yang berasal dari hulu Kali Lamong berada di Mojokerto maupun Lamongan pada Selasa malam, 14 Maret 2023.

Namun, meluapnya Kali Lamong, kali kedua tahun ini curah tergolong masih tinggi cepat surut. Air “hanya” mampir. Normalisasi Kali Lamong yang dilakukan oleh Pemkab Gresik mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang berada di bantaran Kali Lamong itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya mitigasi Penanggulangan banjir Kali Lamong. Ia mengungkapkan sejak awal dilantik sebagai Bupati Gresik upaya penanganan dilakukan melalui APBD berupa pembebasan lahan di bantaran Kali Lamong. 

Langkah lainnya menjalin komunikasi dengan perusahaan sekitar, untuk mengucurkan CSR-nya untuk menormalisasi sungai anak Kali Lamong. “Kita tahu bahwa langkah-langkah ini belum cukup untuk menanggulangi banjir. Oleh karenaya langkah berikutnya yang akan kita lakukan adalah membangun kolam retensi di titik-titik yang menjadi langganan banjir,” terang Bupati Fandi Akhmad Yani ketika menerima kunjungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 15 Maret 2023.

Tim BPPB dipimpin oleh Tenaga Ahli Kepala BNBP Pusat Brigjen TNI Bambang Eko dan Kolonel Agus Marsanto, serta Kasubdit Dukungan Pengerahan SDM BNPB Andria Yuve Rizal. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jatim Gatot Subroto dan Kepala Pelaksana BPBD Gresik Darmawan.

Dalam kunjungan tersebut BNPB menyerahkan bantuan  dana siap pakai sebesar Rp 250 juta. Dana tersebut merupakan dukungan operasional BNPB dalam penanganan banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Gresik.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu melanjutkan, upaya normalisasi Kali Lamong menjalin sinergi dengan semua stakeholder. Termasuk Pemprov Jatim. Menurut Gus Yani, upaya normalisasi Kali Lamong menyoroti belum maksimalnya peran Pemprov Jatim dalam membantu Pemerintah Kabupaten Gresik untuk menjinakkan Kali Lamong. 

“Kita juga terbuka kepada semua pihak untuk bersama-sama kami untuk menuntaskan permasalahan banjir di Kabupaten Gresik. Baik itu dari pusat, dan tentunya harapan juga kepada BPBD Jatim dan Pemprov untuk ikut serta membantu kami menanggulangi bencana,” ujarnya. 

Gus Yani mengajak untuk bersama-sama tanggulangi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Gresik. “Cuaca ekstrim beberapa hari kebelakang benar-benar membawa dampak bagi masyarakat di Kabupaten Gresik. Di wilayah Gresik Selatan, Kali Lamong meluap dan di Pulau Bawean selain banjir juga terjadi tanah longsor. Oleh karenanya, kami sangat berterima kasih atas dukungan dana yang diberikan BNPB hari ini,” katanya. (yad)

Bupati Gresik Ajak Partisipasi Masyarakat Turut Bantu Mitigasi Bencana Hidrometeorologi  Selengkapnya

Mulai Bupati Gresik Hingga Camat Teken Komitmen Bersama Percepat Zero Stunting

GRESIK,1minute.id – Angka Stunting masih dua digit atau 10,7 persen sebelumnya mencapai 23 persen. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik tidak mengendorkan niatnya untuk menuntaskan masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak itu. 

Bahkan, duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Bupati Gresik dan Wakil Bupati Gresik bertekad mewujudkan zero stunting di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Bupati Fandi Akhmad Yani, Wabup Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman bersama Kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat, Perwakilan unsur pendidikan, Organisasi Masyarakat (Ormas) menandatangani komitmen bersama percepatan penanggulangan stunting.

“Angka prevalensi stunting kita memang sudah terjun bebas, dari 23% menjadi 10,7%, dibawah angka Provinsi Jawa Timur. Ini merupakan hasil kerja bersama dari berbagai pihak dan akan terus kita lakukan hingga stunting kita nol,” ujar Gus Yani, begitu Bupati Fandi Akhmad Yani

saat membuka kegiatan Rembuk Stunting 2023 di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 15 Maret 2023.

Ia menambahkan, dari data yang ada saat ini terdapat 3.701 kasus stunting yang ada di Kabupaten Gresik. Dirinya membayangkan, jika pegawai di lingkungan Kabupaten Gresik dan masyarakat yang berkecukupan mau untuk menjadi orang tua asuh, maka angka tersebut sudah selesai.

“Kita lakukan intervensi dengan menyisihkan rezeki minim 10 ribu rupiah per hari. Kita berikan susu, kacang hijau, atau makanan bergizi lainnya selama 90 hari. Saya yakin permasalahan ini selesai, karena kecenderungannya angka yang sembuh dari stunting lebih besar dibandingkan jumlah kasus baru,” katanya. 

Semangat sosial ini, lanjutnya, sejatinya telah diawali jajaran ASN dan BUMD di lingkungan Kabupaten Gresik. Lewat surat edaran awal Maret 2023 lalu, jajaran ASN dihimbau untuk berbelanja kebutuhan pokok guna disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk diantaranya untuk balita stunting. Hal ini lantas dilanjutkan dengan terbitnya Peraturan Bupati Gresik No.9 tahun 2023 tentang percepatan penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten Gresik.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang juga sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) melakukan sinergi antarlembaga dalam mewujudkan zero stunting.

“Prevalensi angka stunting kita memang turun, namun angkanya masih tinggi. Saat ini kita ada di posisi ke 6 dari bawah di tingkat Jatim. Oleh karenanya, perlu intervensi lebih lanjut melalui sinergi semua lembaga,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. 

Intervensi ini, menurutnya harus terintegrasi satu dengan yang lain. Contohnya adalah intervensi lewat konsumsi tablet tambah darah bagi siswi SMA/pondok pesantren. Diinisiasi oleh dinas kesehatan lewat puskesmas di tiap kecamatan, intervensi ini juga harus bersinergi dengan dinas pendidikan agar tujuan intervensi bisa tercapai.

“Contoh lain adalah sinergi kita dengan pengadilan agama. Kita sudah membangun komunikasi intens agar izin nikah di usia muda bisa diminimalisir. Hal-hal semacam inilah yang harus terus kita lakukan,” tegas Wabup berlatar pendidik itu.

Dalam kesempatan ini, Pemkab Gresik telah memetakan calon Lokasi Fokus (Lokus) intervensi percepatan penurunan stunting terintegrasi Gresik 2024. Calon lokus tersebar di 19 desa di 7 kecamatan. Harapannya, dengan ditetapkannya lokus akan semakin memudahkan upaya penurunan stunting di daerah tersebut. (yad)

Mulai Bupati Gresik Hingga Camat Teken Komitmen Bersama Percepat Zero Stunting Selengkapnya

Ribuan Jemaah dari Indonesia dan Malaysia Menyemut Mengikuti Gresik Bersalawat Bersama Habib Syech dan Gus Yani 

GRESIK,1minute.id – Suasana Kota Santri terasa lebih sejuk pada Selasa malam, 14 Maret 2023. Lebih adem karena ribuan jemaah dari berbagai Kabupaten/Kota di Jawa hingga Malaysia  bersalawat. Mereka mengikuti “Gresik Bersholawat” rangkaian HUT ke-49 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan Hari Jadi ke-536 Kota Gresik dipusatkan di Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

Hampir 5 jam, mulai badal Isya selawat dan doa untuk bermunajat kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW bergema. Diawali tausiyah dari Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) dan ditutup oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Gresik Sholawat ini merupakan rangkaian dari kegiatan dari peringatan HUT Pemkab Gresik dan Hari Jadi Kota Gresik Hari. Ia berharap dengan selawatan bisa membawa berkah untuk Kabupaten Gresik.

HANYUT BERSALAWAT: Jemaah perempuan seakan hanyut bersalawat dan berdoa di Gresik Bersholawat di halaman kantor Bupati Gresik pada Selasa malam, 14 Maret 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Dengan adanya selawatan di Hari Jadi Kabupaten Gresik ini mudah-mudahan Gresik makin berkah, dijauhkan dari bencana, Gresik yang kondusif, dijauhkan dari pihak-pihak yang ingin merusak kabupaten yang kita cintai ini,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ia menambahkan, julukan Kota Santri dan Kota Wali, Kabupaten Gresik tetap untuk semua kalangan. Namun, ia tetap berpesan agar tetap menjaga nama baik Kabupaten Gresik sebagai Kota Religi. Warga Gresik heterogen. Dihuni berbagai kalangan.

Ada pekerja, ada pendatang, ada warga Gresik asli. Bandar Grisse juga menunjukan perbedaan suku, agama dan budaya. Semua bisa tinggal ataupun sekedar mampir. “Gresik ini untuk semua, tapi jangan sampai menghilangkan julukan Gresik sebagai Kota Santri. Tetap mendahulukan akhlakul karimah,” katanya. 

Sementara itu, Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah meminta jemaah yang  menyemut di halaman kantor Bupati Gresik berpesan agar selalu menghormati habaib dan kiai yang berada di Gresik. Sebab, hal itu menjadi kunci ketenteraman dan keberkahan Kabupaten Gresik.

MENYEMUT: Ribuan jemaah bersama syechermania mengikuti Gresik Bersalawat di halaman kantor Bupati Gresik pada Selasa malam, 14 Maret 2023 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Ada dua pesan saya, jaga ulama habaib dan kiainya. Selain itu tetap menjaga kerukunan, Insyaallah Gresik tetap aman dan nyaman,” ucap Gus Miftah.

Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf semakin menambah suasana Gresik Sholawat semakin bergema. Lantunan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW terus bergema selama 1,5 jam bersama syechermania. Habib Syech biasa datang tepat waktu,  pada acara ini mengaku terlambat datang. Ia pun meminta maaf. Mengapa Habib Syech terlambat datang? “Saya lupa membawa udeng. Mau datang kesini tanpa surban nanti warga Gresik pangling,” katanya. 

Ia pun akhirnya keliling Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk membeli udeng. Namun, tidak ada yang menjualnya. “Surban yang saya pakai malam ini dikasih sahabat saya. Alhamdulillah, terlambat membawa berkah. Mendapatkan udeng,” seloroh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. (yad)

Ribuan Jemaah dari Indonesia dan Malaysia Menyemut Mengikuti Gresik Bersalawat Bersama Habib Syech dan Gus Yani  Selengkapnya

Nyaris Sentuh 100 Persen Lindungi Kesehatan Warga Gresik, UHC Gresik Sabet Penghargaan dari Menko PMK

GRESIK,1minute.id – Program Universal Health Coverage (UHC) Pemkab Gresik mendapatkan apresiasi dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Program layanan kesehatan dasar cukup membawa kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) atau Kartu Keluarga (KK) baru dilaunching 1 Oktober 2022. 

Peserta salah satu program Nawa Karsa, Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah yakni Gresik Sehati itu telah mencapai 99,64 persen. Jumlah penduduk Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik berjumlah 1,2 juta jiwa. Apresiasi dari Menko PMK Muhadjir Effendy itu diterima oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Balai Sudirman, Jakarta pada Selasa, 14 Maret 2023.

“Terima kasih banyak kepada seluruh stakeholder, perusahaan dan seluruh masyarakat yang telah konsisten dalam membantu mendukung terlaksananya UHC. Penghargaan UHC ini kita persembahkan untuk hari ulang tahun Pemkab Gresik ke 49 dan hari Jadi Kota Gresik ke 536. Tentunya ini sangat berarti buat pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Gresik,” ujar Gus Yani sapaan akrabnya usai menerima penghargaan di Jakarta pada Selasa, 14 Maret 2023.

Pencapaian tersebut tentu menjadi sebuah kesuksesan besar program UHC di Gresik. Dalam kurun waktu yang terbilang singkat, Kabupaten Gresik telah berhasil memberikan payung perlindungan untuk mengakses layanan kesehatan kepada hampir seluruh warga Kabupaten Gresik. Terhitung per 1 maret 2023 kepesertaan UHC Gresik telah mencapai sekitar 1.284.392 jiwa dari total jumlah penduduk Kabupaten Gresik sebesar 1.284.863 jiwa. 

Progress ini sejalan dengan Inpres Nomor 1 tahun 2022, yang merupakan instruksi presiden kepada gubernur dan bupati/walikota dalam mendorong Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Dimana salah satu targetnya adalah 98% penduduk Indonesia dapat terlindungi kesehatannya melalui program JKN-KIS pada tahun 2024.

Gus Yani mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian UHC di Kabupaten Gresik. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Gresik yang telah bekerja keras agar masyarakat Kabupaten Gresik bisa terjamin ke dalam Program JKN-KIS.

“Dengan telah tercapainya UHC di Kabupaten Gresik maka fasilitas kesehatan juga harus kian optimal dalam melayani. Ke depan akan terus memastikan seluruh penduduk Kabupatem Gresik tetap terjamin akses layanan kesehatannya melalui Program JKN-KIS,” ujar Gus Yani.

Menurutnya, pelaksanaan UHC ini tentang rasa empati dan keseriusan, yang mana pemerintah hadir kepada seluruh masyarakat Gresik untuk memberikan jaminan atau perlindungan kesehatan secara gratis. Gus Yani juga menyebutkan, kesuksesan UHC juga berkat konsistensi masyarakat Gresik yang membayar BPJS secara mandiri.

“Kami juga sangat mengapresiasi kepada seluruh masyarakat Gresik yang membayar BPJS secara mandiri. Penghargaan ini juga berkat dukungan kalian semua. Maka, ayo kita terus membantu saudara kita melalui membayar BPJS secara mandiri. Biarkan UHC ini dinikmati oleh seluruh masyarakat Gresik. Sukses selalu untuk Dinas Kesehatan dan seluruh dinas yang lain di Kabupaten Gresik,” Pungkasnya.

Tidak sendirian, saat menerima penghargaan UHC, Gus Yani juga ditemani oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, Mukhibatul Khusnah dan Kepala BPJS Kesehatan Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo. (yad)

Nyaris Sentuh 100 Persen Lindungi Kesehatan Warga Gresik, UHC Gresik Sabet Penghargaan dari Menko PMK Selengkapnya