Dinas Perikanan Ajukan Alokasi Pupuk Bersubsidi Perikanan, Bupati Ajak Petambak di Gresik Berdoa

GRESIK,1minute.id – Pencabutan pupuk bersubsidi membuat ribuan petambak kelimpungan. Mereka harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan pupuk non subsidi. Pupuk urea dan SP-36. Termasuk petambak di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik turun tangan. Dinas Perikanan Gresik telah mengusulkan tambahan alokasi pupuk bersubsidi sektor perikanan sebanyak 19 ribu ton. Surat pengajuan tambahan alokasi telah dikirimkan kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Budidaya. Surat itu berisi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) pupuk bersubsidi  2022 untuk pembudidaya perikanan di Gresik. 

Data Dinas Perikanan Gresik, kebutuhan pupuk bersubsidi untuk petambak di Gresik sekitar 19.000 ton yang meliputi jenis Urea, SP 36 maupun organik. Sedangkan total luas lahan tambak mencapai 31.044 hektare, dengan jumlah petambak sekitar 15.188 orang.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, regulasi mengakibatan sektor perikanan tidak mendapat alokasi pupuk subsidi. “Mudah-mudahan tahun depan ada subsidi pupuk untuk sektor perikanan ini,”harap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai menghadiri Sedekah Bumi Kirab Tumpeng 1000 bandeng di Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 3 September 2022. 

Kesulitan petambak mendapatkan pupuk bersubsidi bisa mengancam produktivitas ikan bandeng di Kabupaten Gresik. Ikan bandeng menjadi komoditas andalan sektor perikanan itu tidak memperoleh pakan yang cukup. Karena kelangkaan dan pencabutan alokasi pupuk bersubsidi untuk petambak. “Kita doa bersama mudah-mudahan tahun depan pupuk subsidi sektor perikanan bisa dikembalikan kembali,”katanya. 

Untuk diketahui produktivitas ikan bandeng di Kabupaten Gresik, Jawa Timur mencapai 80 ribu ton pertahun. Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, salah satu penghasil bandeng terbesar di Jawa Timur. Petambak kini masih kesulitan mendapatkan pupuk subsidi. 

Perputaran uang di sektor perikanan cukup besar untuk meningkatkan kesejahteraan petambak. Bila ikan bandeng seharga Rp 30 ribu perkilogram sama dengan Rp 2,8 triliun pertahun. Sektor perikanan  menyumbang cukup besar dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Gresik. (yad)

Dinas Perikanan Ajukan Alokasi Pupuk Bersubsidi Perikanan, Bupati Ajak Petambak di Gresik Berdoa Selengkapnya

Panen Bandeng Melimpah, Banjir Kali Lamong Teratasi, Warga Desa Tambakberas Kirab Tumpeng 1000 Bendeng

GRESIK,1minute.id – Tumpeng seribu bandeng berjajar di gedung serba guna Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik pada Sabtu 3 September 2022. Tumpeng bandeng itu tingginya bervariasi. Mulai 1 meter hingga 2 meter. Selain tumpeng, warga juga membawa lauk dan buah dalam wadah bak plastik.

Tumpeng seribu bandeng sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Khaliq karena panen melimpah. Bencana banjir Kali Lamong mereda setelah proyek normalisasi Kali Lamong berjalan sesuai dengan rencana. Tumpeng bendeng bila ukuran ikan bandeng kilometer perekor sama dengan 1 ton. Kalau harga bandeng Rp 30 ribu perkilogram sama dengan 30 juta.

Bagi masyarakat Desa Tambakberas mungkin tidak begitu besar bila dibandingkan kerugian mereka akibat banjir Kali Lamong yang dialami bertahun-tahun. Banjir tahunan mengakibatkan kerugian warga mencapai miliran rupiah. Karena tambak mereka jebol dan ikan bandeng hanyut.

“Tahun ini dua kali banjir Kali Lamong. Alhamdulillah tidak sampai masuk desa,”kata Mujib, warga setempat pada Sabtu, 3 September 2022. Sejak normalisasi Kali Lamong dimulai 2021, banjir Kali Lamong tidak sampai masuk Desa Tambakberas. Ratusan hektare tambak bandeng selamat. Sedekah Bumi Kirab Tumpeng 1000 bandeng dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah dan Ketua Komisi IV DPRD Gresik Muhamad sangat meriah. Sebab, baru kali pertama digelar pascapandemi Covid-19. 

Kepala Desa (Kades) Tambakberas Wahyudi mengatakan, kirab tumpeng 1000 bandeng ini kali kedua dilakukan oleh warga Desa. Pertama dilakukan sebelum pandemi Covid-19 pada 2019. “Vakum dua tahun karena pandemi. Dan, baru tahun ini Sedekah bumi kirab 1000 tumpeng kembali dilaksanakan,”kata Wahyudi. 

HANTARAN WARGA : Sebagai wujud syukur kepada Sang Khaliq, Setiap warga Desa Tambakberas, kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik membawa makanan dan hasil bumi dalam Sedekah Bumi Kirab Tumpeng 1000 Bandeng pada Sabtu, 3 September 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Mengapa bukan kirab tumpeng nasi, tapi tumpeng ikan bandeng? Ia mengatakan, mayoritas warga Desa Tambakberas ada petani tambak bandeng. “90 persen warga disini petambak bandeng. Semoga semakin tambah rezeki,”harap Wahyudi. Ia berjanji akan menjadikan kirab tumpeng bandeng ini menjadi tradisi tahunan sehingga bisa menjadi program desa mempertahankan kearifan lokal (local wisdom).

Wahyudi melanjutkan, program pengendalian (normalisasi) Kali Lamong melalui program Nawa Karsa sangat menguntungkan warga desanya. “Kalau di pikir-pikir (Desa Tambakberas,Red) menjadi prioritas selain Desa Jono,”ujarnya. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi kegiatan Sedekah bumi Kirab tumpeng 1000 bandeng di Desa Tambakberas ini. Sebab, ikan bandeng menjadi salah satu produk unggulan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik di sektor perikanan. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani menyebut produktivitas ikan bandeng di Gresik mencapai 80 ribu ton pertahun.

Artinya ketahanan pangan sangat bagus.  Bila ketahanan pangan baik, imbuhnya, ekonomi warga tercukupi. “Angka stunting bisa turun,”harapnya. “Tadi kata Camat Cerme (Umar Hasyim,Red)  menyebut di Desa Tambakberas ini hanya ada satu anak stunting,”katanya. (yad)

Panen Bandeng Melimpah, Banjir Kali Lamong Teratasi, Warga Desa Tambakberas Kirab Tumpeng 1000 Bendeng Selengkapnya

Dialog Kebangsaan Penurunan AKI dan AKB, Bupati Gresik : Cegah Pernikahan Dini 

GRESIK,1minute.id – Pernikahan dini pada anak dapat meningkatkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Pernikahan pada usia dini sangat berbahaya. Pernikahan usia dini juga berpotensi pada bayi yang dilahirkan mengalami kekerdilan atau stunting,.

Hal itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika membuka membuka Dialog Kebangsaan upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Pencegahan Stunting di AstonInn Gresik pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Acara yang diprakarsai oleh Dinas Kesehatan Gresik mengusung tema “Pernikahan Dini, Stunting dan Kematian Ibu” itu menghadirkan empat narasumber yakni Pakar Tumbuh Kembang Anak Prof. Moersintowarti B Narendra ;  Pakar Penurunan AKI-AKB Prof Nyoman Anita ; Pakar Fetal Programing Hermanto Tri Joewono, dr.,spOG (K) dan Ketua Peradi Gresik Kukuh Pramono Budi. 

Menurut Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani persoalan stunting ini menjadi persoalan nasional yang harus kita tuntaskan dengan satu tekad dan komitmen yang kuat menyatukan persepsi menyatukan hati berkolaborasi bersama-sama  menuntut kita kerja lebih cepat kerja lebih tepat.

“Banyak variabel dalam kasus Stunting khususnya di Kabupaten bagaimana kita melihat dan mengidentifikasi hingga pendampingan,”kata Gus Yani. “Era nya kolaborasi dibutuhkan komitmen bersama dimana Bonus Demografi di imbangi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul terutama dalam penanganan kasus Stunting agar dapat dikendalikan,”imbuhnya.

Bupati berusia 37 tahun itu meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik lebih intens melakukan pantauan kesehatan ibu dan anaknya. “Semua harus bekerjasama agar kematian bayi, kematian ibu dapat dicegah. Berikanlah anak-anak kita atau bayi dengan makanan yang bergizi agar stunting tidak terjadi,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu.

“Mari bersama berkomitmen tingkatkan kualitas mutu layanan kesehatan bagi ibu dan anak dalam rangka menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Pencegahan Stunting di Kabupaten Gresik,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr. Mukhibatul Khusnah mengatakan AKI dan AKB terjadi penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. dr. Khusnah menyebutkan Kematian Ibu dan kematian balita berdasarkan laporan MPDN pada Januari sampai Agustus 2022 , AKI berjumlah 12 kasus. Pada 2021 sebanyak 60. Sedangkan, AKB sebanyak 55. 2021 sebanyak 66. 

Terkait kasus stunting ti Gresik, jelas dr. Khusnah berdasarkan EPPGBM Per Juni  2022 jumlah balita ditimbang dan dilakukan pemantauan status gizi sebanyak 70.451 balita atau 67,97 % dibanding jumlah balita seluruhnya. “Prevalensi stunting sebesar 10,52% pada 2021 sebesar 10,9%,”terangnya.

Hasil monev dan pelacakan stunting di lapangan ditemukan beberapa hal penyebab diantaranya pola asuh dan pola makan, pemberian ASI eksklusif kurang berkualitas, riwayat ibu hamil KEK dan Ibu hamil risiko tinggi (Bumil Risti), berat badan lahir rendah, sosial ekonomi dan kesehatan lingkungan kurang memadahi. 

“Intervensi spesifik yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan antara lain cakupan pemberian TTD remaja putri sebesar 52%, cakupan pemberian PMT sebesar 75% dengan sasaran balita gizi kurang dan gizi buruk, cakupan IDL 57,50%, cakupan pemberian obat cacing 99,38%,”jelasnya.

“Intervensi sensitif yang telah dilaksanakan adalah kegiatan gemar makan ikan oleh dinas perikanan, Air bersih oleh dinas CKPKP dan pendampingan pola asuh oleh TP PKK dan TPK,”pungkasnya.

Usai sambutan dilakukan penandatanganan MoU  antara Pemkab Gresik dan IKA UNAIR dilanjutkan perjanjian kerjasama (PKS) Dinas Kesehatan dan Pengadilan Agama Gresik, selanjutnya perjanjian kerjasama Pengadilan Agama Gresik dan Pengadilan Agama Kepulauan Bawean.

PKS disaksikan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/ Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan Ketua IKA Unair Gresik dr. Lestari. Acara juga diisi penyerahan bantuan oleh Bupati dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik kepada balita Stunting. (yad)

Dialog Kebangsaan Penurunan AKI dan AKB, Bupati Gresik : Cegah Pernikahan Dini  Selengkapnya

Bupati Gresik Borong Kuliner Warga di ABR, Wabup di Gresik Harmoni di WEP

GRESIK,1minute.id – Semarak Hari Kemerdekaan masih terasa di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menghadiri event Kolaborasi Persekutuan Gereja Indonesia setempat (PGIs) bersama Forum Masyarakat Pecinta Keberagaman (Formagam).

Ajang satukan keberagaman Gresik dalam Harmoni Kebhinnekaan berlangsung meriah pada Sabtu malam, 27 Agustus 2022. 

Ditempat terpisah, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memborong kuliner dalam jalan sehat yang dihelat warga Kompleks Perumahan Alam Bukit Raya (ABR) Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Minggu, 28 Agustus 2022.

Ribuan warga tumplek-blek dalam jalan sehat. Kemeriahan semakin terasa, ketika Bupati Fandi Akhmad Yani memborong jajanan warga untuk dibagikan kepada peserta jalan sehat. “Hari Kemerdekaan, momen yang paling ditunggu masyarakat. Apalagi, sudah 2 tahun vakum akibat pandemi. Tahun depan harus lebih meriah lagi,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

GRESIK Harmoni: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah (,jilbab putih) dalam forum Gresik Harmoni di WEP pada Sabtu malam, 27 Agustus 2022 ( Foto: Prokopim Gresik for 1minute.id)

Sebelumnya, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam Harmoni Kebhinekaan mengatakan, event Harmoni Kebhinnekaan ini merupakan langkah dalam jaga keutuhan bermasyarakat di Gresik yang miliki ragam budaya. Ia tuturkan pada dasarnya perlu event-event seperti ini untuk mengenalkan dan menjaga keberagaman untuk masa yang akan datang.

“Nah ini membantu kabupaten Gresik dalam menjaga umat beragama di Gresik agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,”kata Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu.

Ketua panitia Andrew menambxhkan event ini merupakan event asli arek Gresik untuk menanamkan nilai keberagaman saat momen kemerdekaan. Ia juga beberkan bahwa event ini terinspirasi dari warga Gresik sendiri yang sudah miliki jiwa keberagaman.

“Jadi mengambil tema Gresik Harmoni karena warga Gresik ini warga yang berbeda tapi bisa hidup berdampingan dan harmoni,”ucap Andrew. (yad)

Bupati Gresik Borong Kuliner Warga di ABR, Wabup di Gresik Harmoni di WEP Selengkapnya

Meriah Launching Tim dan Jersey, Presiden Gresik United, Optimistis Naik Kasta ke Liga 1

KICK OFF Liga 2 PSSI segera bergulir. Gresik United, klub sepakbola kebanggaan arek-arek Gresik bakal melakoni laga perdana di kandang Persikat, Tegal pada Senin, 29 Agustus 2022.

Sebelum menjalani laga, manajemen Gresik United menggelar Launching Team dan Jersey anyar kesebelasan di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Jumat malam, 26 Agustus 2022. Presiden Gresik United Fandi Akhmad Yani mengawali acara dengan melakukan pemotongan nasi tumpeng. Pucuk nasi itu kemudian diserahkan kepada CEO Gresik United Muhammad Allan. 

EUFORIA
Antusiasme suporter Gresik United, Ultras Gresik dalam Launching Team dan Jersey di Stadion Gelora Joko Samudro pada Jumat malam, 26 Agustus 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
« dari 5 »

“Kita berdoa semoga Gresik United bisa lancar dan naik kasta ke Liga 1,”kata Fandi Akhmad Yani yang juga Bupati Gresik itu. Stadion tempat home base GU berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik langsung bergemuruh. Ribuan suporter GU, Ultras Gresik mengucapkan Amin Yaa Robbalamin. 

Di momen itu, Manajemen Gresik United memperkenalkan pemain, jersey dan pelatih baru. Jersey laga home dan away. Ada sejumlah sponsor yang menempel di jersey Gresik United itu. “Kita akan terus support Gresik United,”kata Direktur Pengembangan Bisnis dan Komersial PT Smelting Irjuniawan P Radjamin kepada 1minute.id pada Jumat malam, 26 Agustus 2022. 

Selain perusahaan peleburan tembaga itu, Gresik United melakoni laga di Liga 2 ini disokong oleh diantaranya, Wilmar Nabati Indonesia ;  Isoplus ; Hyundai Gowa, Pak Elan-2 dan Alkesmart. Klub sepakbola kebanggaan arek-arek Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini seahan sudah siap lahir dan batin dalam menyambut kompetisi di Liga-2 ini.

Bahkan, Gresik United juga mengenalkan pelatih baru yakni Carlos de Oliveira yang bakal dibantu oleh Khusairi dan Agus Indra Kurniawan. Dua nama terakhir itu, yang telah momoles pemain di Liga-3 pasca Subangkit, mengundurkan diri.  Tangan dingin Khusairi itu, Gresik United lolos dan naik kata ke Liga-2.

“Saya sudah kenal baik dengan Khusairi. Ia pelatih yang bagus. Saya sangat senang bekerja sama dengan dia,”kata pelatih kelahiran Brazil berusia 50 tahun itu. (yad)

Meriah Launching Tim dan Jersey, Presiden Gresik United, Optimistis Naik Kasta ke Liga 1 Selengkapnya

Mangga di Food Estate Gresik Uenak Seru, Bupati Gresik Optimistis Bisa Dongkrak Pendapatan Petani

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani optimistis program Food Estate (Lumbung Pangan) basis Mangga bisa mendongkrak ekonomi petani mangga di Pantai Utara (Pantura) Gresik. 

Food estate seluas seribu hektar tersebar di empat kecamatan yakni  Panceng Ujungpangkah, Sidayu dan Dukun ini diestimasikan bisa menghasilkan 2 ribu kuintal pertahunnya. Program Food estate basis mangga diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  mengucapkan terima kasih atas perhatian yang luar biasa dari Presiden Joko Widodo. Bupati berusia 37 tahun itu optimistis food estate tersebut bisa mendongkrak produksi mangga di Kabupaten Gresik guna memenuhi kebutuhan nasional maupun ekspor.

“Ini merupakan sebuah ekosistem pertanian modern yang mempunyai manfaat luar biasa kepada para petani guna meningkatkan hasil pertaniannya. Terwujudnya Food Estate ini juga merupakan hasil dari kekompakan dan kolaborasi antara pemerintah dan swasta serta peran serta masyarakat yang hari ini hasilnya bisa dirasakan bersama,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Komoditas utama yang dikembangkan dalam Food Estate Gresik ini adalah berbasis mangga dan dipadukan tumpang sari dengan tanaman lain seperti jagung, jeruk nipis, dan tanaman semusim lainnya. Sehingga petani tetap bisa panen selagi menunggu tanaman mangganya berbuah. “Dengan food estate ini, diperkirakan akan ada peningkatan pendapatan petani dari yang sebelumnya berpenghasilan Rp 25 juta/ha menjadi Rp 75 juta/ha,”terang Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani kepada wartawan usai kunjungan Presiden Joko Widodo pada Senin, 22 Agustus 2022.

Mangga Gresik bisa membuat lidah bergoyang. Karena uenak seru. Kelezatan mangga Gresik telah menembus pasar ekspor. Ia menyebut mangga Sultan. Mangga yang dikembangkan oleh Nastain, petani mangga asal Sidayu, Kabupaten Gresik. Keberhasilan Nastain menembus pasar ekspor tujuan Singapore, Malaysia, Jepang dan Tiongkok  itu  jenis Sultan, diantaranya. 

UENAK SERU : Presiden Joko Widodo mencicipi mangga di Food Estate di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022 ( Foto: Prokopim Gresik for 1minute.id)

“Keberhasilan mangga Sultan ini merupakan hasil manis dari kolaborasi bersama antara Pemerintah Kabupaten Gresik dengan Bea Cukai dalam mendorong masyarakat untuk berani ekspor,”katanya. 

Masih menurut Bupati Fandi Akhmad Yani, mangga dari Kabupaten Gresik ini istimewa.  Salah satunya karena karakteristik tanah yang membuat mangga asal Kabupaten Gresik ini cenderung tidak berair, sangat manis dan lezat. “Pak Presiden ( Presiden Joko Widodo) tadi sudah mencicipi dan beliau sangat suka,”terangnya.

“Mudah-mudahan dengan diresmikannya _food estate_ dan program taksi alsintan ini, perkebunan dan pertanian di Kabupaten Gresik jaya dan masyarakat petani Kabupaten Gresik makmur,” ungkap Bupati Yani.

Seperti diberitakan, Presiden Jokowi meluncurkan Program Lumbung Pangan (Food Estate) berbasis mangga di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022. Dalam kunjungan kerja itu, suami Iriana itu menyempatkan menanam dan mencicipi kelezatan mangga Gresik itu. (yad)

Mangga di Food Estate Gresik Uenak Seru, Bupati Gresik Optimistis Bisa Dongkrak Pendapatan Petani Selengkapnya

Presiden Jokowi Luncurkan Program Food Estate Seluas 1000 Hektar, Panen Tanpa Mengenal Musim, Kualitas Ekspor 

GRESIK,1minute.id – Presiden Joko Widodo meluncurkan Program Lumbung pangan (Food Estate) berbasis mangga di Desa Sukodono, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022.

Lumbung pangan yang kelima di Indonesia ini miliki luas kurang lebih seribu hektare tersebar di empat kecamatan yakni Panceng seluas 400 ha ; Dukun (200 ha) ; Ujungpangkah (150 ha) dan Sidayu (250 ha). Bila program Food Estate ini berhasil panen mangga kualitas ekspor bisa di panen sepanjang tahun. Selama ini, mangga hanya bisa panen 3 bulan. Potensi menjadi pengungkit perekonomian petani di wilayah pantai utara (Pantura) Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Presiden Jokowi bersama ibu negara, Iriana didampingi Menteri Kabinet Indonesia Maju tiba di food estate sekitar pukul 09.00 WIB. Menteri yang mendamping mantan Wali Kota Surakarta itu, diantaranya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Mereka disambut oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Presiden Jokowi  berharap lumbung pangan seluas seribu hektare tersebut dapat terintegrasi dengan sejumlah infrastruktur pendukung yang telah dibangun oleh pemerintah. “Kita harapkan ini food estate ini ada yang milik rakyat, ada yang milik swasta dan kita ingin itu terintegrasi dengan embung yang dibangun di sini, ada embungnya, ada food estatenya, jadi masyarakat bisa dapat, swasta juga bisa bergerak,”ujar Presiden Jokowi .

SAMBUT PRESIDEN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berdialog dengan Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerja peluncuran Food Estate di Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022 (Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Selain itu, Presiden Jokowi juga berharap lumbung pangan berbasis mangga tersebut dapat menghasilkan produksi mangga tidak hanya untuk keperluan di dalam negeri. Juga keperluan ekspor. Seperti Timur Tengah, Tiongkok, Jepang, hingga Eropa. Lumbung pangan berbasis mangga tersebut akan turut dikembangkan di sejumlah daerah di Tanah Air.

“Nanti tidak hanya di Kabupaten Gresik tapi juga di kabupaten lain yang kira-kira memiliki kondisi lahan marginal yang cocok untuk mangga,”kata Presiden Jokowi. 

Presiden menilai lumbung pangan berbasis mangga di Kabupaten Gresik ini sudah tertata dengan baik. Meskipun begitu, Presiden berharap adanya pendampingan kontrol kualitas guna memastikan kualitas produk sesuai dengan standar yang ditetapkan para pembeli. 

“Saya senang kelihatan yang sudah tertanam disini manajemennya sangat baik dan kita harapkan nanti juga ada pendampingan QC (quality contol) dari buyer sehingga level kualitasnya akan naik,”ucapnya. 

Direktur Utama PT Galasari Gunung Sejahtera Didik Pribadi menambahkan, food estate mangga akan membantu petani. Mulai dari menanam mangga yang baik, pembibitan, pemupukan dan paska panen. “Sehingga terintegrasi apa yang dimau di pasar,”ucap Didik. 

Para petani, tambah Didik, mendapatkan pelatihan satu pohon mangga bisa 3 sampai 4 varitas. “Sepanjang tahun bisa berbuah. Jika biasanya hanya 3 bulan di Gresik. Dengan adanya empat varietas nanti akan berbuah hingga 9 bulan. Jadi salama setahun terus panen mangga. Semakin besar luasan setiap bulan ada panen mangga,”katanya dengan semangat. 

“Mangga ini, untuk memenuhi pasar domestik dan pasar internasional,”imbuhnya. Mangga Malaba Thailand, mangga Arumanis lokal, mangga Garifta, mangga Nam Dok Mai varietas Thailand. “Kita sebagai offtaker para petani mengajarkam mangga itu bisa diterima pasar. Pasar yang menentukan. Kita memenuhi apa yang pasar butuhkan jenis mangganya, kualitasnya,”tutupnya. (yad)

Presiden Jokowi Luncurkan Program Food Estate Seluas 1000 Hektar, Panen Tanpa Mengenal Musim, Kualitas Ekspor  Selengkapnya

Nguri-uri Budaya Keteledanan di Haul ke-303 Poesponegoro, Bupati Gresik Pertama 

GRESIK,1minute.id – Haul ke-303 K.R.Tumenggung Poesponegoro khidmat. Ratusan warga memenuhi pesarehan Bupati Gresik pertama yang makamnya berdampingan dengan makam Syeh Maulana Malik Ibrahim, Wali Songo itu. 

Haul dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani digelar pada Minggu, 21 Agustus 2022. Jemaah berdatangan sejak pagi. Mereka ada yang lewat makam Pahlawan di Jalan Pahlawan, Gresik. Banyak juga, melewati makam Syeh Maulana Malik Ibrahim di Jalan Malik Ibrahim, Gresik. 

Sedianya, haul diisi pengajian oleh K.H. Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq). Namun, kiai yang tinggal di Sleman, Jogjakarta itu berhalangan hadir. Dalam acara itu, juga digelar doa bersama untuk keselamatan Indonesia. Usai acara, Bupati Fandi Akhmad Yani melakukan tambur bunga dan berdoa di makam K.R.T Poesponegoro. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani didampingi sejumlah putra wayah atau keturunan dari Bupati Gresik pertama itu. 

DOA BERSAMA: Para keturunan berdoa di makam K.R.T Poesponegoro, Bupati Gresik kaping I pada Minggu, 21 Agustus 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Menurut Fandi Akhmad Yani, K.R.T. Pusponegoro telah meletakkan dasar dan nilai kepemimpinan yang layak diteladani untuk mengembangkan Gresik. “Kita ada seperti sekarang ini tak lepas dari jasa Poesponegoro selaku Bupati pertama di Gresik,”katanya usai acara. 

Selama kepemimpinan Poesponegoro, imbuhnya, banyak prasasti yang telah dibangunnya. “Kita harus meneladani beliau. Banyak prasasti yang dibangun oleh beliau,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. K.R.T.Poesponegoro menjabat sebagai Bupati Gresik kaping I pada 1688-1696. 

Saat ini, nama Poesponegoro diabadikan sebuah gedung olahraga Indoor,  yakni Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. (yad)

Nguri-uri Budaya Keteledanan di Haul ke-303 Poesponegoro, Bupati Gresik Pertama  Selengkapnya

Sewindu Alfi Arianto, Ahli Muda Dinsos Gresik “Taklukkan” ODGJ, Ditampar, Dilempari Batu, Diludahi Sarapan Setiap Hari

BANYAK orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dijauhi, bahkan ’’dibuang’’. Namun, Alfi Arianto memilih mendekatinya. Dia juga berusaha menyembuhkan penderita gangguan jiwa. Alfi bergumul dengan “wong gendeng” lebih satu Windu. Tepatnya sejak 2014. 

CHUSNUL CAHYADI, 1minute.id

ALFI ARIANTO tampil beda. Pekerja sosial ahli muda di Dinas Sosial (Dinsos) Gresik memakai setelan jas. Penampilan tentu berbeda 180 derajat ketika ia harus berjibaku menaklukkan Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Alfi tampil di depan para undangan upacara Detik-detik Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Bupati Gresik untuk menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Piagam penghargaan diserahkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan disaksikan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Alfi Arianto masuk kategori ASN di Dinas Sosial yang berjasa menangani orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Gresik. 

Delapan tahun Alfi berurusan dengan ODGJ. “Wong gendeng”. Kesan yang muncul adalah dekil, ngamukan, dan bau. Orang-orang pun berusaha menghindarinya. Namun, Alfi Arianto menabrak stigma itu. Mantan Kasi Rehabilitasi Tuna Sosial di Dinsos Gresik-kini jabatan fungsionalmya-Pekerja Sosial Ahli Muda Dinsos Gresik itu malah ”memburunya’’. 

Sarjana administrasi publik (SAP) di Lembaga Administrasi Negara (LAN) Bandung 2010 itu mendapatkan julukan ’’Penakluk’’ ODGJ. ’’Saya menangani ODGJ sejak 2014,’’ kata Alfi Arianto melalui pesan WhatsApp pada Sabtu, 20 Agustus 2022.

Risiko berinteraksi dengan orang tidak waras menjadi makanan setiap hari Alfi. Diamuk atau diludahi,  dilempar batu atau kayu, digigit dan ditampar, misalnya. Bau tidak sedap sudah pasti. Sebab, mereka biasanya tidak mandi serta tidak gosok gigi sampai berhari-hari. ’’Itu risiko,’’ucap pria 48 tahun itu.

Selama satu windu atau delapan tahun ’’berkawan’’ dengan orang gila, Alfi mengatakan telah memahami psikologis mereka. Karena itu, dia tidak sulit menjinakkan ODGJ tanpa kekerasan. 

Apa tip menjinakkan orang gila? Dia menyebut membawa makan dan minuman (mamin). Sebab, ODGJ biasanya kurang makan. Ketika perutnya terisi, mereka bakal nurut. ’’Saya cekel manut. Saya pancing makanan dan minuman, lalu saya ajak naik mobil,’’ucapnya.

Alfi mendapatkan ODGJ tidak hanya dijalanan dan pasar. Bila dijalanan kondisi badannya tidak terawat. ’’Nek kondisinya awut-awutan kita mandikan di selter,”ujarnya. Selain ODGJ di jalanan dan di pasar. Alfi juga blusukan ke desa-desa. Biasanya ada laporan dari warga atau aparat kepolisian ada ODGJ ngamuk. Laporan itu tidak mengenal waktu. Biasa pagi, siang bahkan malam hari. Pria berkacamata itu pun budal ke lokasi. 

Setelah “jinak” Alfi lalu membawa ke rumah sakit jiwa (RSJ) Menur, Surabaya. Jika kondisinya sangat parah, perawatannya butuh waktu 4–5 bulan. Kalau ringan, paling banter tiga bulan. ’’Kalau sudah bisa berinteraksi dengan orang, pihak RSJ Menur mengontak saya lagi untuk menjemputnya,’’paparnya suatu kesempatan.

Saat itu Alfi mulai mengorek identitas ODGJ. Misalnya, nama dan alamat rumahnya. ’’Setelah sembuh, mereka ingat rumahnya. Kami kemudian memulangkan ke rumahnya,’’tuturnya. Kesempatan bertemu kembali dengan keluarga pun sangat mengharukan. Keluarga ODGJ selalu mengucapkan terima kasih. ’’Ada yang mendatangi kantor dan ada yang membawa satu tandan pisang,’’ujarnya.

Setelah sembuh dan bertemu keluarga, tugas Alfi belum selesai. Alfi bersama dengan petugas kesehatan jiwa (keswa) puskesmas setempat melakukan pendampingan. “Pendampingan ini untuk kontrol pemberian obat kepada pasien,”katanya. ODGJ tetap bisa disembuhkan bila pendampingan terutama pihak keluarga peduli. “Yang paling utama pendampingan keluarga secara lahiriah proses penyembuhannya cepat,”tegasnya. (*)

Sewindu Alfi Arianto, Ahli Muda Dinsos Gresik “Taklukkan” ODGJ, Ditampar, Dilempari Batu, Diludahi Sarapan Setiap Hari Selengkapnya

Bupati Gresik Prihatin Dinas Pertanian Tidak Memiliki Data Produktivitas Pertanian 

GRESIK,1minute.id – Pengurus Cabang HKTI Gresik menggelar rapat kerja di Aula Poedak Galery pada Sabtu, 20 Agustus 2022. Rakercab dibuka oleh Warsito, Sekretaris DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Timur.

Warsito, meminta kepada pengurus cabang HKTI Gresik segera melakukan konsolidasi ketingkat anak cabang untuk merekam problem petani. “Sehingga keberadaan HKTI bermanfaat bagi petani,”kata Warsito.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta pengurus HKTI Gresik dibawah komando Musa untuk segera melakukan sinergi dengan Dinas Pertanian Gresik. Sebab, saat ini, imbuhnya, mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo kondisi krisis energi. “Kalau bisa fokus dua sektor yakni pertanian dan perikanan,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Sektor perikanan, jelasnya, produktivitas ikan bandeng di Kabupaten Gresik mencapai 80 ribu ton. Bila harga bandeng Rp 30 ribu perkilogram, perputaran uang mencapai Rp 2,4 triliun,”katanya. Kemudian sektor pertanian harus digenjot untuk mewujudkan ketahanan pangan. Awalnya, alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga Surabaya itu bicaranya datar-datar saja. 

Tiba-tiba nada bicara Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani agak meninggi setelah bertanya tentang angka produktivitas hasil pertanian kepada perwakilan dari Dinas Pertanian yang mewakili Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Gresik Eko Anindito Putro pada acara tersebut. Namun, penyuluh pertanian itu tidak bisa menjlentrehkan produktivitas pertanian di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Petugas itu menyebut angka yang dianggap oleh Bupati Fandi Akhmad Yani tidak masuk akal.

“Data harus real, ojo copy paste,”tegasnya. Berulang kali Bupati Fandi Akhmad Yani menanyakan angka produktivitas hasil pertanian. Namun tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan. 

“Dinas Pertanian tidak memiliki data tersebut. Pak Eko tidak oke blas,”katanya. Ia pun meminta Dinas Pertanian untuk segera melakukan validasi data produktivitas pertanian secepatnya. Sebab, kondisi yang tidak biasa karena adanya ancaman krisis pangan itu harus melakukan pekerjaan yang luar biasa. “Kinerja biasa saja, karena kondisi saat tidak biasa.Kerja cepat dan terukur,”tegasnya. 

Wartawan 1minute.id merujuk pada abstraksi dilaman BPS Gresik menyebutkan Pendataan Statistik Pertanian Tanaman Pangan Terintegrasi dengan Metode Kerangka Sampel Area (KSA) atau lebih dikenal dengan sebutan Survei KSA.

Pelaksanaan Survei KSA untuk komoditas padi mulai diimplementasikan secara nasional pada 2018. Pengamatan segmen dilakukan pada 7 hari terakhir setiap bulan. Estimasi luas panen hasil pengamatan KSA 2019 di Kabupaten Gresik sebesar 61.643,05 hektar. Sementara itu, estimasi produksi padi di Kabupaten Gresik dari Januari hingga Desember 2019 sebesar 367.717,66 ton Gabah Kering Giling (GKG). 

Jika dikonversikan menjadi beras dengan angka konversi GKG ke beras tahun 2018 produksi beras pada 2019 diperkirakan sebesar 211.233,83 ton beras. (yad)

Bupati Gresik Prihatin Dinas Pertanian Tidak Memiliki Data Produktivitas Pertanian  Selengkapnya