Hasil Anev, Pakar Puji Penanganan Covid-19 Gresik

GRESIK,1minute.id – Dua anggota tim pakar Satgas Covid-19 Jakarta mengunjungi Pemkab Gresik. Mereka adalah AKBP Irianto dan Diana. Mereka tertarik cara pemkab Gresik mengerem lonjakan persebaran pagebluk berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Diana, anggota tim Pakar Satgas Covid-19 Jakarta mengungkapkan tujuan kunjungannya ke Gresik dalam rangka melakukan analisa dan evaluasi (anev) pelaksanaan protokol kesehatan di Kabupaten Gresik.

“Kabupaten Gresik merupakan bagian dari wilayah di tujuh provinsi Jawa dan Bali, bisa mencegah lonjakan dengan lebih mengamankan daerah pemukiman, pasar, terminal, mal dan beberapa tempat keramaian yang lain,”puji Diana. 

Selain itu, tambahnya, pencegahan keluar masuk orang menjadi perhatian dianggap baik. Diana hanya mengusulkan pengetatan daerah perbatasan. “Daerah perbatasan juga harus diperketat,”pinta Diana.

Dua tim pakar Covid-19 ini diterima Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Ketua DPRD Gresik M Abdul Qodir di ruang Graita Eka Praja (GEP) Kantor Bupati Gresik pada 6 Mei 2021.

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi anggota Satgas Covid-19 Gresik mengatakan Gresik saat ini kembali masuk pada zona oranye. “Kami sempat masuk zona kuning, saat itu kami sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM),”cerita Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Selama dua pekan PTM  telah melaksanakan random test PCR untuk murid dan guru. “Hasilnya semuanya negatif, dan Alhamdulillah tidak terjadi kluster baru,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu bangga.

Gus Yani menyinggung tentang penanganan dan potensi kerawanan kepulangan pekerja migran Indonesia (PMI) asal Gresik. Bupati mengatakan bahwa pihaknya lebih dulu mempersiapkan segala sesuatunya.

“Kami menyiapkan Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) untuk tempat karantina para PMI. Setelah dikarantina di Surabaya oleh Pemprov Jawa Timur. Para PMI tersebut juga langsung masuk karantina di GJos selama tiga hari sebelum dipulangkan ke desa asalnya,”ujar bupati termuda Gresik itu. 

Perkembangan vaksinasi juga dipaparkan oleh Bupati Fandi Akhmad Yani. Ia mengatakan vaksinasi masih terus dilakukan di Gresik. Vaksin untuk tenaga kesehatan (nakes) terlaksana sebanyak 100 persen, Pelayanan publik 41,88 persen dan lansia 4,95 persen. Bupati menyatakan bahwa pihaknya tetap menunggu kekurangan vaksin yang akan dialokasikan ke Kabupaten Gresik.

“Belajar dari kasus pemulihan ekonomi ditengah pandemik. Kami sudah melakukan antisipasi dengan penguatan satgas covid yang ada di pasar dan tempat keramaian lainnya. Prokes tetap kami utamakan,”kata alumnus Fakultas Ekomomi Unair Surabaya ini. (yad)

Hasil Anev, Pakar Puji Penanganan Covid-19 Gresik Selengkapnya

Wabup Pantau Hari Pertama Pasar Bandeng di Lapangan Gambus

GRESIK,1minute.id – Tradisi Pasar Bandeng menjelang Idul Fitri  kembali digelar Pemkab Gresik, setelah sempat terhenti tahun lalu karena wabah corona. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memantau langsung hari pertama  gelaran Pasar Bandeng di lapangan Gembus di Kecamatan Bungah, Gresik pada Rabu, 5 Mei 2021.

Belum banyak bandeng yang dijual oleh petani tambak asal Kota Santri, Gresik dalam tradisi tahun itu.

Menurut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, belum banyak ikan bandeng yang dijual karena belum waktu panen. “Dikarenakan petani tambak mulai panen setelah 7 Mei,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.

Pasar Bandeng digelar beda. Kondisi pandemi memaksa Pemkab tidak memusatkan gelaran tahunan itu di sepanjang Pasar Kota Gresik. Tapi, digeber di sepuluh titik untuk mengantisipasi kerumunan massa. 

Sepuluh titik Pasar Bandeng tersebut yaitu di Lapangan Sitarda Ujungpangkah ; Alun-alun Sidayu ;  Lapangan Gembus Bungah dan Lapangan Suci Manyar. Kemudian di Jalan Gubernur Suryo, Gresik ; Lapangan Manunggal Kedamean ; Lapangan Klampok Benjeng dan Halaman Kecamatan Cerme. Berikutnya, Lapangan Menganti dan Lapangan Duduksampeyan.

Durasi pasar bandeng yang biasa digelar dua hari mulai 27 Ramadan. Tahun ini, durasi lebih lama yakni mulai 23 hingga 28 Ramadan 1442 hijriah atau 5 – 10 Mei 2021.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Raza Pahlevi mengatakan meski dalam suasana Pandemi Covid-19 namun pasar, lelang dan kontes bandeng digelar untuk  menjaga tradisi tahunan masyarakat Gresik setiap menjelang Idul Fitri.

“Pasar bandeng, kontes bandeng dan lelang bandeng yang merupakan ikon budaya dan kebanggaan masyarakat Gresik,”kata Reza. Pada suasana pandemi Covid-19 kali ini, kegiatan ini dilaksanakan dengan suasana dan situasi yang berbeda. “Selain berlangsung di sepuluh titik, pelaksanaan Pasar Bandeng kali ini ditekankan untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat,”tegas Reza.

Pemkab Gresik melaksanakan Pasar bandeng ini lebih kearah untuk pemulihan ekonomi dengam memberikan akses kepada masyarakat lokal, mulai dari nelayan dan petani, petambak, pedagang bandeng. 

Selain bandeng, tentunya pelaku UMKM kuliner, dan non kuliner, kelompok kesenian, pedagang mainan, pemilik sound system dan pemilik terop juga ikut merasakan manfaatnya. 

“Pelaksanaan Pasar bandeng ini, kami memprioritaskan bandeng asli produksi petani Gresik. Kami minta pihak panitia terutama dinas perikanan mengecek betul hal ini. Kami bangga meskipun bandengnya tak terlalu besar tapi hasil petani Gresik asli,”ujar Reza mengutip pesan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Sesuai yang diharapkan oleh Bupati Fandi Akhmad Yani, agar tradisi pasar dan lelang bandeng jangan sampai punah dari Kota Santri ini, meskipun pandemi. Jangan sampai juga pemulihan perekonomian masyarakat yang salah satunya memanfaatkan even tahunan ini juga runtuh akibat pandemi.

Penyelenggaraan Pasar Bandeng ini akan berlangsung mulai 5 sampai 10 Mei 2021. Sedangkan pada Jumat, 7 Mei 2021 akan dilaksanakan festival dan lelang bandeng asli Gresik yang akan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Gresik. (yad)

Wabup Pantau Hari Pertama Pasar Bandeng di Lapangan Gambus Selengkapnya

Jalan Raya Manyar mulai Exit Tol hingga Jembatan Manyar akan Dilebarkan

GRESIK,1minute.id – Problem perkotaan berupa kemacetan lalu lintas di Jalan Raya Manyar, Gresik menjadi perhatian pemerintah kabupaten Gresik. Rencananya, jalan nasional di pantai utara Gresik itu akan dilakukan pelebaran sepanjang 3,1 kilometer.

Mulai exit Tol Manyar hingga Jembatan Manyar. Rencana pelebaran jalan Deandles itu  terungkap rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) di Ruang Graita Eka Praja (GEP) di Kantor Bupati pada Rabu, 5 Mei 2021.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan jangka pendek Pemkab sudah berinisiatif memasang water barrier mulai depan gerbang masuk Kawasab Industri Maspion (KIM) hingga tugu Manyar. Sedangkan, dalam jangka panjang, akan membuat kajian pelebaran jalan sepanjang 3,1 kilometer.

“Sudah punya satu konsep kedepan, hari ini mulai hasil rapat tersebut mengerucut kita siapkan perencanaan kajian karena semua dilandasi kajian tersebut,”terang Bupati Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 5 Mei 2021. 

Saat ini, pemkab memiliki ruang milik jalan (rumija) sepanjang 3,1 kilometer dari kebutuhan 3,5 kilometer untuk pelebaran jalan nasional di Gresik bagian Utara (Pantura) itu. Untuk kebutuhan secara pastinya dilakukan studi kelayakan (feasibility study) diestimasikan selesai sebelum Agustus 2021.

“Kembali lagi kita harus dasari dengan perencanaan sebelum Agustus sudah selesai, bulan Agustus sudah masuk Musrenbangnas,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sedangkan untuk jangka pendek rapat koordinasi akan berkelanjutan mencari solusi bagaimana mengurangi kemacetan tersebut. Karena Jalan Raya Pantura Manyar itu melintasi kawasan industri Maspion dan lainnya. “Kita harus rekyaasa lalu lintas jalan raya manyar tidak sampai macet begitu parah,” terangnya. 

Sementara, Kepala Bidang Keterpaduan Infrastruktur Jalan pada BBPJN Oktaviano Dewo Satriyo Purbo pada pembahasan usulan 2022 pelebaran jalan satu kilo dulu.  “Mungkin kita pembahasan pelebaran satu kilo dahulu mulai dari Exit Tol Manyar sampai Jembatan Manyar,”kata dia. 

Pihaknya meminta untuk mengurangi kemacetan di Manyar. Maka kendaraan besar yang akan masuk keluar Kawasan Industri Maspion akan diatur kembali. Jika kendaraan masuk di pintu timur maspion, maka pintu keluar sisi barat, taman di bahu jalan dijadikan jalur lambat. 

Sementara itu, Dinas Perhubungan dan Muspika Manyar akan segera bertemu dengan seluruh perusahaan yang akan dilintasi pelebaran jalan. (yad)

Jalan Raya Manyar mulai Exit Tol hingga Jembatan Manyar akan Dilebarkan Selengkapnya

Jaga Iklim Investasi, Peringati May Day dengan Baksos Korban Laka Kerja


GRESIK,1minute.id – Pandemi Covid-19 belum berakhir. Peringatan Hari Buruh Sedunia akan diperingati secara berbeda oleh buruh yang tergabung dalam serikat pekerja- serikat buruh (SP/SB) Gresik.

Mereka akan menggelar bakti sosial dan pemberian santunan kepada korban laka kerja. Rencana itu terungkap dalam  Ngopi Bareng dan Buka Bersama disalah satu rumah makan di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Rabu, 28 April 2021.

Ngopi Bareng dan Buka Puasa Bersama pengurus SP/SB Gresik ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto serta Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Selain itu, Asisten II Setkab Gresik Ida Lailatus Sa’diyah dan Kepala Dinas Tenaga Kerja ( Kadisnaker) Gresik Ninik Asrukin.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengungkapkan pemerintah berkeinginan dan berkomitmen jelas untuk penyerapan tenaga kerja lokal dan menjaga iklim investasi di Kabupaten Gresik.

Menjaga iklim investasi, tambahnya,  dibutuhkan kondisi kamtibmas yang kondusif. “Kami mengapresiasi kegiatan DPC SP/SB Gresik melaksanakan kegiatan positif,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Bupati Gresik termuda di Gresik menambahkan berkaitan dengan biaya pelaksanaan rangkaian kegiatan Mayday berupa baksos dan santunan kepada korban Laka Kerja, pihaknya bersama Disnaker Gresik bersedia menjembatani.

Selain itu, Gus Yani-panggilan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani telah mengagendakan pemberian vaksinasi Covid-19 kepada para ketua SP/SB. “Pelaksanaan vaksinasi untuk para Ketua DPC SP/SB Gresik akan dilaksanakan Jumat,  30 April 2021 pukul 16.00 di Pendopo Alun-alun Gresik,”kata Gus Yani.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengapresiasi rencana baksos dilakukan anggota SP/SB Gresik untuk merayakan May Day, diperingati setiap 1 Mei itu.

“Semoga komunikasi akan semakin  baik.Tak mudah dalam menciptakan situasi yang kondusif, dibutuhkan peran serta semua pihak termasuk masyarakat dan serikat buruh di wilayah kabupaten Gresik,”kata alumnus Akpol 2001 itu. (yad)

Jaga Iklim Investasi, Peringati May Day dengan Baksos Korban Laka Kerja Selengkapnya

Perkuat Peran RT dan RW, Bupati Sarankan Kades Gunakan Dana Desa untuk Penanggulangan Corona

GRESIK,1minute.id – Larangan mudik lebaran bukan basa-basi. Pemerintah semakin intens menyosialisasikan surat edaran (SE) 13 /2021 tentang peniadaan mudik lebaran yang diteken oleh Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo pada 21 April 2021. 

Pemkab Gresik telah menyiapkan tempat isolasi di Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) yang memiliki kapasitas 140 tempat tidur untuk para pekerja migran Indonesia (PMI) maupun masyarakat yang mbandel pulang kampung. 

Rabu pagi tadi, 28 April 2021 Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengumpulkan seluruh kepala desa se-Gresik di halaman parkir selatan Kanto Bupati di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Pertemuan bertajuk Rapat Koordinasi pelaksanaan dan evaluasi PPKM Mikro di Kabupaten Gresik. Rakor itu bertujuan untuk memperkuat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro dengan lebih mengefektifkan para ketua RT dan RW ini dihadiri forkopimda. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menekankan kepada para Kepala Desa untuk meningkatkan peran serta RT dan RW dalam melaksanakan PPKM di tingkat Desa. Bahkan Bupati memerintahakan agar menggunakan Sebagian dana desa untuk kegiatan penanggulangan Covid-19.

“Tidak mungkin kita mengerahkan RT dan RW untuk kegiatan PPKM mikro ini kalau dana desa tidak mendanai. silahkan beli masker, hand sanitizer, desinfektan bahkan pulsa untuk Ketua RT dan RW untuk kebutuhan koordinasi,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Mengapa perkuat RT dan RW ? Menurut Gus Yani, yang paling tahu tentang warga adalah RT dan RW. Dia lebih tahu warga yang pulang mudik dan yang menjadi pekerja migran. Bagaimana dia mau melaporkan ke pemerintah desa kalau tidak diberi pulsa?

“Silahkan anda para Kepala Desa dan Camat harus berinovasi, bagaimana Covid itu bisa tertanggulangi dan pertumbuhan ekonomi di desa harus jalan,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Tentang pengamanan pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mudik ke Gresik. Bupati mengingatkan akhir-akhir ini frekuensinya makin besar. Dia menyatakan, sebelum ke Gresik para PMI sudah diamankan sejak kedatangan di Bandara Internasional Juanda oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Sejak dari Bandara, PMI ini langsung dikarantina selama 2 hari. Kalaupun sakit mereka langsung dirujuk dirumah sakit. Bila sehat maka diserahkan kepada Pemkot dan Pemkab,”ujar bupati Gresik termuda ini.

Ia melanjutkan, untuk PMI asal Gresik langsung diarahkan ke ruang isolasi di pondok rehabilitasi Gelora Joko Samudro (GJOS) selama 3 hari. “Yang perlu kita perhatikan PMI yang tidak melalui bandara. Ini hanya RT RW yang harus melapor ke Kades atau Camat,”tegas Bupati nada serius. (yad)

Perkuat Peran RT dan RW, Bupati Sarankan Kades Gunakan Dana Desa untuk Penanggulangan Corona Selengkapnya

Bupati Berbagi Kebahagian bersama 1000 Anak Yatim

GRESIK,1minute.id – Mata Ishaq Wahyu Maulana terlihat berkaca-kaca. Siswa kelas VI SDN 1 Sidokumpul, Gresik mengaku teringat ayahnya yang meninggal pada November 2021. “Tadi saya diantar ibu kesini (Masjid Al Inabah Pemkab Gresik,Red),”kata anak keempat dari lima bersaudara asal Gapuro Sukolilo, Kecamatan Gresik itu.

Kiki hadir bersama ratusan anak yatim dalam acara santunan 1000 anak yatim yang digelar Baznas Gresik. Masa pandemi corona virus disease 2019 ( Covid-19) santunan dilakukan secara serentak dibagi tiga zona. Yakni, zona satu meliputi empat kecamatan dipusatkan di Masjid Al Inabah Kompleks Kantor Bupati Gresik.

Santunan diberikan langsung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan dihadiri Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kajari Gresik Heru Winoto, Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar dan Ketua MUI Gresik KH M. Mansoer Shofiq dan Ketua Baznas Gresik Abdul Munif.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta doa kepada ribuan anak yatim itu bangsa Indonesia.

KASIH SAYANG : Ketua MUI Gresik KH M Mansoer Shodiq disaksikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Ketua Baznas Gresik Abd Munif dalam santunan 1.000 anak yatim di masjid Al Inabah Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 27 April 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Mohon doanya semoga pandemi covid-19 segera berakhir,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 27 April 2021.
Selain berdoa untuk keselamatan bangsa, mantan Ketua DPRD Gresik itu, berdoa semua keluarga dan masyarakat Kota Santri diberikan kesehatan.

Bupati Gresik termuda itu, mengapresiasi santunan 1000 anak yatim yang dilakukan Baznas Gresik. Karena pemerintah harus hadir ditengah-tengah masyarakat. “Terima kasih telah memperhatikan adik-adik, anak-anak kulo. Semoga bisa sedikit meringankan mereka,”imbuh Gus Yani.

Ketua Baznas Gresik Abd Munif mengatakan, santunan 1000 anak yatim untuk mengajak masyarakat untuk cinta zakat. “Kita ingin berbagi kebahagian di bulan suci Ramadan,”kata Munif saat memberikan sambutan. Sebelumnya, anak-anak yatim ini mendapatkan pencerahan dari Kak Komang Upada. (yad)

Bupati Berbagi Kebahagian bersama 1000 Anak Yatim Selengkapnya

Mbandel Mudik ke Gresik akan di G-JOS kan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik akan menindak tegas masyarakat nekat mudik lebaran. Selain akan memutar balik. Pemudik yang selintutan melanggar surat edaran larangan mudik akan diinapkan ke pondok rehabilitasi di Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos).

Tindakan tegas itu dilakukan bertujuan untuk menekan laju persebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) di Kota Santri. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, masyarakat yang tetap bepergian selama periode larangan mudik wajib di karantina di Gelora Joko Samudro (GJOS) untuk melakukan testing dan isolasi. Ini dilakukan setibanya mereka di lokasi tujuan.

“Karantina dilakukan difasilitas yang telah disediakan Pemkab. Yang berprokes ketat dengan biaya ditanggung Pemerintah Daerah alias gratis,”tegas Gus Yani-sapaan-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai melakukan inspeksi di G-Jos bersama Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir pada Senin, 26 April 2021.

Pusat rehabiilitasi di G-Jos direaktivasi untuk antisipasi buruh migran yang akan pulang kampung pada lebaran Idul Fitri nanti. Pusat rehabilitasi Covid-19 memiliki 140 tempat tidur.
Sejak 29 Maret, tempat isolasi itu ditutup seiring perkembangan wabah Covid-19 yang menunjukkan tren menurun. Gresik semula masuk zona merah kini masuk zona kuning.

Sementara Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan siap melakukan penyekatan dan memutar balik pemudik bandel. “Bila ditemukan pemudik yang nekat, akan dikembalikan ke daerah asal,”tegas Alumni Akpol 2001 tersebut.

Senada, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail menandaskan siap mendukung dan berkolaborasi dengan Polres maupun Pemkab Gresik dalam pengamanan larangan mudik lebaran 2021. 

Forkopimda Gresik mewanti-wanti potensi terjadi lonjakan kasus Covid-19 pada saat libur Idul Fitri. Oleh sebab itu peniadaan mudik lebaran oleh pemerintah ini bukan sekedar surat edaran, namun akan ada tindakan tegas dilapangan.

Aturan tersebut tertuang dalam Adendum Surat Edaran (SE) nomor 13/2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama bulan suci Ramadan.

Pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik, kecuali wilayah aglomerasi. Yakni 6 – 17 Mei 2021. Gresik sendiri masuk rayon 1 aglomerasi Jawa Timur. Bersama Surabaya, Mojokerto dan Sidoarjo.

Kadinkes Kabupaten Gresik drg. Saifudin Ghozali menjelaskan kepada Bupati, ketua DPRD, Dandim dan Kapolres Gresik tentang kesiapan GJOS sebagai tempat isolasi PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang pulang ke Gresik. (yad)

Mbandel Mudik ke Gresik akan di G-JOS kan Selengkapnya

Bupati Gresik Ajak Warga Kota Santri Doa Keselamatan untuk Patriot Bangsa, KRI Nanggala-402

GRESIK,,1minute.id – Tim pencari dan penyelamatan kapal selam KRI Nanggala-402 terus melakukan pencarian. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak masyarakat Kota Santri ikut berdoa untuk keselamatan semua awak kapal selama KRI Nanggala-402.

Data dihimpun 1minute.id ada 5 dari 53 menjadi awak kapal KRI Nanggala-402 yang dinyatakan hilang tersebut tinggal di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik. Mereka adalah Kapten Yohanes : Letda Adhi Laksmono ; Serda Hendro Purwoto ; Serda Syahwi Mapala dan Serda Harmanto. 

Gus Yani-sapaan-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, 53 awak kapal KRI Nanggala-402 adalah putra terbaik bangsa dan patriot terbaik penjaga kedaulatan negara. 

BUPATI Gresik Fandi Akhmad Yani , Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail bersama keluarga kru kapal KRI Nanggala-402 pada Minggu, 25 April 2021

“Memohon doa kepada seluruh warga Gresik, doa yang terbaik untuk prajurit TNI AL sedang bertugas demi NKRI,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Minggu, 25 April 2021.

Gus Yani bersama forkopimda, beserta Menteri Sosial Tri Rismaharini, istri Panglima dan istri KSAL  mengunjungi kediaman lima prajurit terbaik bangsa.

Mereka memberikan support moral kepada keluarga patriot bangsa itu. Mereka akan terus memanjatkan doa dan harapan terbaik bagi 53 patriot terbaik penjaga kedaulatan negara. 

“Doa kami yang terbaik untuk para prajurit TNI AL yang sedang bertugas di kapal selam KRI Nanggala 402. Semoga Tuhan yang maha kuasa memberikan keselamatan bagi mereka yang sedang menjalankan tugas demi NKRI,”kata Gus Yani.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika silaturahmi dengan salah satu keluarga awak kapal KRI Nanggala-402 pada Minggu, 25 April 2021

Seperti diketahui, kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak pada Rabu, 21 April 2021 dini hari. KRI Nanggala-402 diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer dari utara Pulau Bali, sekitar pukul 03.00 waktu setempat.

Kapal selam ini membawa 53 orang yang terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata. Kapal hilang kontak saat komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan torpedo. 

Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, KRI Nanggala-402 yang hilang di perairan utara Bali telah tenggelam. Hadi bilang, isyarat subsunk untuk KRI Nanggala-402 dinyatakan setelah melakukan pencarian selama 72 jam. (yad)

Bupati Gresik Ajak Warga Kota Santri Doa Keselamatan untuk Patriot Bangsa, KRI Nanggala-402 Selengkapnya

Pedagang Buah Minta Direlokasi. Ini Alasannya

GRESIK,1minute.id – Puluhan pedagang buah Pasar Kota Gresik dan aktivis gerakan penolak lupa (Gempal) berunjukrasa di kantor Bupati Gresik pada Kamis, 22 April 2021.

Mereka turun jalan mendesak Diskoperindag Gresik merelokasi sementara pedagang pasar buah ke pintu utama asar berlokasi di Jalan H. Samanhudi, Gresik itu. Saat ini, 26 pedagang buah ngumpul satu blok dengan pedagang ayam dan ayam potong. Akibatnya, dagangan mereka tidak laku.

Karena tempatnya becek, kumuh, berbau, tidak ada lampu penerangan. Anehnya, lagi lima pedagang buah lainnya izinkan jualan di pintu utama pasar.

Dalam aksi ini, pedagang yang merasa mendapatkan diskriminasi pelayanan itu membawa dua wadah berisi buah yang membusuk. “Kami menduga ada indikasi tidak beres dalam penempatan stan pedagang,”kata Kurniawan.

Mat Kasan, Ketua paguyuban pedagang buah di Pasar Kota Gresik mengatakan, dirinya bersama 25 pedagang buah sudah puluhan tahun bersabar ditempatkan di blok penjual ayam dan ayam potong. Sejak 1990-an. 

“Stan berada ditempat basah, bau dan tanpa lampu sehingga jualan tidak laku,”ujar Mat Kasan. Padahal, kami sudah memiliki surat izin menempati (SIM). “Waktu, tahun 90-an saya beli stan ukuran 2 meter persegi sebesar Rp 160 juta,”ujar kakek 70 tahun itu.

Stan buah semula ditempatkan di bagian tengah (kini area bermain anak) digusur ke bagian belakang. “Pascakebaran kami dipindah ke blok pedagang jualan ayam dan potong ayam. Kondisi tempat basah, bau dan kumuh. Buah tidak laku dijual,”terang kakek 8 cucu tinggal di Jalan KH Abdul Karim, Gresik.

Setiap pedagang pindah lokasźi diobrak. “Tapi, mengapa lima pedagang buah lainnya dibiarkan. Sedangkan kami diobrak,”tegas kakek 8 cucu ini. Dugaan adanya diskriminasi itu berungkali dilaporkan ke petugas pasar. Namun, tidak ada tanggapan. 

Setelah 30 menit berorasi, mereka ditemui Kepala Diskoperindag Agus Budiono di depan gerbang masuk kantor bupati. Akan tetapi, pedagang minta bertemu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Sekitar pukul 11.30, Bupati Fandi Akhmad Yani mengajak perwakilan bertemu ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati.

Anja, salah satu akvitis Gepal mengatakan Bupati Fandi Akhmad Yani merespon baik aspurasi pedagang. “Intinya tadi, pak Bupati segera memerintahkan Diskoperindag dan UPT Pasar Gresik memberikan fasilitas yang memadai kepada para pedagang,”kata Anja. (yad)

Pedagang Buah Minta Direlokasi. Ini Alasannya Selengkapnya

Dokter Anis, Nakhoda baru KONI, Bupati Berpesan Jangan Ada Atlet Terlantar

GRESIK,1minute.id – Dokter Anis Ambiyo Putri menjadi nakhoda baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Gresik.  Anis terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten  (Musorkab) KONI di Ruang Putri Mijil Kompleks Pendapa Rumah Dinas Bupati Gresik pada Rabu, 21 April 2021.

Anis menggantikan posisi dr Singgih Priyanto MARS. Anis  adalah perempuan pertama menjadi pemimpin tertinggi komite olah raga di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik bertepatan di Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April itu. 

Musorkab KONI ini dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Pada kesempatan itu,  bupati termuda Kota Santri berpesan kepada pengurus KONI 2021-2024 tidak ada lagi kasus atlet yang terlantar.

“Mudah-mudahan ke depan KONI Kabupaten Gresik memberi perhatian terhadap atlet di semua cabor (cabang olahraga). Jangan ada lagi atlet yang terlantar, berangkat sendiri dan tidak dapat penghargaan,”pesan Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani pun menyebut, bila pengajuan anggaran untuk KONI Gresik telah berada di mejanya. Hanya saja, alumnus Unair Surabaya ini,  ingin pengurus KONI di tata terlebih dahulu sebelum pengajuan anggaran itu diteken.

“Kami ingin KONI menjadi rumah besar bagi atlet di Kabupaten Gresik. Karena atlet ini bisa membawa nama baik Gresik. Kami minta KONI fokus pada satu target sesuai anjuran Pak Presiden,” ungkapnya.

Sejauh ini, lanjut Gus Yani, dirinya sering menerima pengaduan dan masukan. Antara lain, ada atlet disabilitas yang mengadu terkait kurangnya perhatian. Oleh karena itu, dirinya pun berpesan hal ini jangan sampai terulang kembali.

“Untuk itu pemerintah daerah bisa bersinergi dengan KONI. Dan KONI bisa melayani atlet-atlet dari berbagai cabor. Sekali lagi saya pesan jangan sampai ada atlet yang tidak diperhatikan alias gak kreken,”katanya. 

Sementara itu,  Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri mengatakan pihaknya  bertekad memajukan olahraga di Gresik meraih prestasi di tingkat nasional.

“Saya akan benar-benar menjaga amanah ini. Dan harapan saya olahraga di Gresik lebih maju dan berprestasi,”ujar dokter Anis. Anis pun berupaya agar kasus atlet yang terlantar dan berangkat sendiri tanpa mendapat penghargaan atau apresiasi tidak akan terjadi lagi di bawah kepemimpinannya.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan mereka (para atlet). Karena atlet ini juga membawa nama baik Kabupaten Gresik,” tegasnya. (yad) 

Dokter Anis, Nakhoda baru KONI, Bupati Berpesan Jangan Ada Atlet Terlantar Selengkapnya