Pemkab Gresik Serius Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka

GRESIK,1minute.id – Rencana Pembelajaran tatap muka terus dimatangkan. Rencananya, Wakil Bupati Gresik Aminatun akan bertemu dengan semua stakeholder untuk membahas rencana pembelajaran tatap muka (PTM) pada Senin nanti, 5 April 2021.

Pembelajaran tatap muka mulai serius dibahas, seiring perkembangan coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik menunjukkan tren berkurang. Gresik yang semula zona merah kini masuk zona kuning. 

Selain itu, sudah ada Keputusan Bersama tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19. Dalam panduan PTM antara lain, jarak antarsiswa dalam kelas 1,5 meter, maksimal 18 siswa dalam kelas atau 50 persen dari kapasitas kelas.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nadiem Anwar Makarim membebas sekolah untuk memecahan rombel di kelas. Bisa dua kali atau tiga rombel.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Pemkab terus mematangkan rencana PTM. “Senin depan , Bu Min akan melakukan pertemuan membahas PTM,”kata Gus Yani dan dibenarkan Aminatun Habibah pada Kamis, 1 April 2021. “Kita akan fokus pendidikan dulu,”kata Gus Yani. (yad)

Pemkab Gresik Serius Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka Selengkapnya

Genap Sebulan Program Nawa Karsa, Bupati Keluhkan Pelayanan Giri Tirta

GRESIK,1minute.id – Hari ini, genap sebulan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah menjalankan amanah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Sejumlah gebrakan telah dilakukan di program 99 hari kerja Nawa Karsa.Program untuk mewujudkan “Gresik Baru”.

Namun, duet Bupati Gresik termuda dan Wakil Bupati perempuan pertama itu belum sreg akan kinerja anak buahnya. Antara lain, pelayanan di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta -dulu bernama- PDAM Giri Tirta itu.

Indikatornya netizen masih menyoroti buruknya kinerja perusahaan yang dipimpin oleh Siti Aminatus Zariyah itu. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dihadapan Kajari Gresik Heru Winoto, kepala seksi kejari Gresik dan para kepala cabang Giri Tirta mengaku baru ngeh di struktur organisasi Perumda ada kepala cabang.

“Artinya, struktur organisasinya gemuk. Seharusnya dibarengi layanan lebih maksimal,”sentil Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 1 April 2021. Gus Yani meminta komitmen para kepala cabang untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. 

“Apakah anda semua untuk berubah?”tanya Gus Yani dan dijawab siap secara bersamaan. “Mudah-mudahan bisa berubah. Dan ini terus menjadi evaluasi,”imbuh Gus Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Kehadiran direksi dan jajaran pimpinan cabang untuk menyaksikan MoU pendampingan Hukum antara Perumda Giri Tirta dan Kejaksaan Negeri Gresik yang dilakukan Direktur Utama Siti Aminatus Zariyah dengan Kajari Gresik Heru Winoto.

Dirut Perumda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah meminta kepada seluruh pegawainya untuk lebih kerja keras. Melakukan inovasi, sinergitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (yad)

Genap Sebulan Program Nawa Karsa, Bupati Keluhkan Pelayanan Giri Tirta Selengkapnya

Sinergi Bakorwil, Pemprov dan Empat Daerah, Percepat MoU Normalisasi Kali Lamong


GRESIK,1minute.id – Percepatan normalisasi Kali Lamong membuat empat kabupaten/kota bersatu. Mereka sepakat untuk menemui kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat (Kemen-PUPR) di Jakarta. 

Selain itu, empat kepala daerah yakni Gresik, Lamongan, Mojokerto dan Surabaya dengan difasilitasi Pemprov Jatim dan Bakorwil II Bojonegoronakan mendesak BBWS meneken Memorandum of Understanding (MoU) untuk normalisasi Kali Lamong. Sebab, penanganan Kali Lamong tidak bisa dilakukan secara parsial. Harus dilakukan secara bersama-sama.

Kesamaan persepsi, sinergitas antardaerah itu tercetus dalam sinkronisasi percepatan pembangunan sistem pengendali banjir Kali Lamon di ruang Graita Eka Praja  Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 1 April 2021.

Rakor itu dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala Bakorwil Bojonegoro Provinsi Jawa Timur Dyah Wahyu Ermawati, Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Pemerintah Provinsi Jatim Jempin Marbun serta Perwakilan BBWS Bengawan Solo,  Kepala Dinas PU Gresik Gunawan Setijadi dan perwakilan Dinas PU dari Lamongan, Mojokerto dan Surabaya.

Dalam rapat yang berlangsung satu jam lebih itu menyimpulkan, pengendalian banjir Kali Lamong, tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri harus bersama-sama.  “Perencanaan kegiatan oleh BBWS. Jadi untuk kabupaten dan Kota terlintas untuk samakan persepsi perencanaan kabupaten seperti apa akan kita selaraskan dengan Perencanaan BBWS,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani.

Perpres nomor 80/2019 merupakan satu apresiasi dari provinsi Jatim. Maka kabupaten/kota yang teraliri Kali Lamong , mengusulkan duduk bersama melakukan normalisasi. Harapannya, BBWS memberikan kelonggaran kepada kabupaten dan kota masing-masing membantu melakukan normalisasi. Pengerukan Kali Lamong.

“Bersama Kabupaten Mojokerto, Lamongan ingin punya satu cantolan, punya kewenangan sungai Kali Lamong beserta cucu sampai cicit-cicitnya Kali Lamong agar kita mengoptimalisasi air curah hujan tinggi bisa kita alirkan ke waduk-waduk kita. Kita sepakat dan dikomandoi oleh Bakorwil Bojonegoro dan BBWS mudah-mudahan ibu Gubernur hadir dalam MoU tersebut,”imbuh Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Provinsi membuka lebar berusaha lari kencang memberikan regulasi yang mudah. “Ini tidak boleh disia-siakan kabupaten dalam hal ini, Gresik memang lebih sedikit maju studi larap sudah selesai. Tinggal menentukan penentuan lokasi perencanaan BBWS, maka mudah-mudahan tahun ini pembangunan tanggul pembebasan lahan kali lamong dimulai tahun ini tentunya,”harapnya.

Rencana jangka panjang, penentuan lokasi sudah dipaparkan oleh Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Jatim Jempin Marbun. 

Jempin Marbun menyatakan pihak Pemprov akan menerbitkan penetapan LLokasi (penlok) sekitar 50 hari sejak pengajuan. Hal ini apabila semua syarat yang telah ditentukan sudah beres.

Pejabat Pemprov Jatim ini merinci profil pengendalian Kali Lamong di Gresik meliputi 6 kecamatan dengan total luas 282,78 hektare atau 2.391 bidang. Rinciannya TKD 79 bidang, Wakaf 2 bidang, Pemerintah 1 bidang dan masyarakat 2.309 bidang.  

“Untuk penentuan lokasi di atas 5 hektare kewenangan Provinsi, dibawah 5 hektare kewenangan daerah,”kata Jembun Marbun.

Kepala Bakorwil Bojonegoro Provinsi Jawa Timur Dyah Wahyu Ermawati menyebut pertemuan ini sudah selangkah lebih maju. Kesimpulan yang dihasilkan memiliki progres untuk mempercepat normalisasi Kali Lamong.

“Saya siap koordinasi dengan Pemprov untuk menekan MoU, saya juga siap untuk menjadi koordinator bersama kepala-kepala daerah yang dilintasi Kali Lamong,”katanya. (*)

Sinergi Bakorwil, Pemprov dan Empat Daerah, Percepat MoU Normalisasi Kali Lamong Selengkapnya

Gunakan Kartu Tani, Tebus Pupuk Subsidi Kini Non Tunai


GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendorong penebusan pupuk bersubsidi lebih praktis. Antara lain, melalui Kartu Tani. Dinas Pertanian Gresik menggandeng bank plat merah, BNI 46 untuk penebusan kuota pupuk petani.

Bank BUMN ini menyediakan mesin EDC di setiap agen dan kios resmi pupuk bersubsidi. Petani yang bisa menebus pupuk harus sesuai elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK). Kartu ini berisi data pribadi, luas lahan, dan alokasi pupuk bersubsidi. Transaksi penebusan pupuk nontunai atau cashless.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap penebusan pupuk bersubsidi berdasarkan RDKK tidak dipersulit karena faktor administrasi. Kejadian di Balongpanggang dan Benjeng, petugas salah input NIK (nomor induk kependudukan) mengakibatkan petani tidak bisa menebus jatah pupuk bersubsidi.

“Padahal, musim tanam terus berjalan. Petani tidak bisa menanam karena kesulitan pupuk,” tegas Bupati Fandi Akhmad Yani. Kartu Tani menjadi harapan baru bagi petani garda terdepan menjaga ketahanan pangan Indonesia. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Eko Anindito Putro mengatakan, jumlah petani Gresik berjumlah 94 ribuan. Kartu tani yang baru tersalurkan 43 ribuan. Kartu Tani itu dimulai 2017. “Tapi, baru diaplikasi tahun ini,”kata Eko. 

Selama tiga tahun itu, ada sejumlah kartu tani yang hilang atau rusak. “Launching ini, untuk mendorong petani segera melapor bila kartu taninya hilang atau rusak,”ujar Eko.

Kabupaten Gresik, salah satu kabupaten lumbung pangan di Jatim. Hasil produksi beras kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini mencapai 270 ribu hingga 300 ribu ton pertahun. Jumlah penduduk 1,3 juta mengonsumsi sekitar 140 ribu ton per tahun. “Rata-rata Gresik masih surplus 110 – 120 ribu ton per tahun,”terang Eko. (*)

Gunakan Kartu Tani, Tebus Pupuk Subsidi Kini Non Tunai Selengkapnya

Bangkitkan Ekonomi, Bupati Gresik Launching Ajak Sentra Tanaman Hias Banyuurip

GRESIK,1minute.id – Sektor pariwisata untuk mendongkrak perekomian mulai digarap serius duet Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah. Diantaranya, melaunching Sentra Tanaman Hias Tropis di Dusun Miru, Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Gresik pada Selasa, 30 Maret 2021.

Sebanyak 1.439 show room tersebar di tiga desa dan tiga kecamatan yakni Kedamean, Driyorejo, Wringinanom. Panjangnya 17 kilometer. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan pontensi sentra tanaman hias tropis ini sungguh luar biasa.

Selama ini, kawasan ini masih dikelola pemerintah desa (Pemdes). Peran pemerintah masih belum signifikan. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengusulkan petani di kawasan sentral tanaman hias tropis ini akan difasilitasi masuk BPJS tenaga kerja.

“Sudah kami minta desa untuk mendata para petaninya,”katanya.
Terkait pemenuhan ketersediaan ruang terbuka hijau di perusahaan atau perkantoran, Gus Yani, menghimbau untuk belanja pohon di sentra tanaman hias ini. “Tidak perlu jauh-jauh disini begitu banyak tanaman hias,”tegasnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wabup Aminatun Habibah , Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir melihat dan membeli hasil panen warga Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Gresik pada Selasa, 30 Maret 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Selain itu, Pemkab Gresik mewacanakan kawasan ini sebagai tempat pariwisata minat khusus tanaman hias. Pemkab, tambahnya, akan mengkomunikasi pihak ketiga. 

“Pemerintah menjadi marketing untuk mengenalkan kawasan ini sehingga bisa menjadi kawasan wisata,”kata Gus Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir.

Gus Yani mengatakan, masa pandemi sektor pariwisata agak turun. Upaya pemerintah menggeber pelaksanaan vaksinasi diharapkan kedepan pariwisata pulih kembali. “Launching ini bagian dari pemulihan ekonomi,”kata alumnus Unair Surabaya ini.

Gus Yani mengingatkan masyarakat bahwa  pemerintah telah melarang mudik lebaran. “Lebaran tidak mudik bisa jalan-jalan ke sentra tanaman hias disini,”katanya. (*)

Bangkitkan Ekonomi, Bupati Gresik Launching Ajak Sentra Tanaman Hias Banyuurip Selengkapnya

Bupati Warning Perusahaan untuk Utamakan Naker Gresik

GRESIK,1minute.id – Angka kemiskinan di Gresik masih dua digit. Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Fandi Akhmad Yani -Aminatun Habibah kerja ekstra keras untuk mengurangi angka kemiskinan di Kota Santri ini.  Antara lain, mengajak  perusahaan pengguna maupun pengerah tenaga kerja agar berkolaborasi dengan baik.

“Saya minta agar mereka ikut mensukseskan program Pemkab Gresik yaitu mengurangi pengangguran di Gresik dengan menempatkan penduduk Gresik sebagai tenaga kerja,”kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika memberikan sambutan Focus Group Discussion (FGD) di ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati pada Senin, 29 Maret 2021.

FGD ini dihadiri Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir,  anggota Komisi IV DPRD Gresik, perwakilan perusahaan pemberi tenaga kerja, perusahaan penyedia jasa pekerja (PPJP), perusahaan pemborong pekerjaan, serikat pekerja/buruh serta beberapa OPD. 

Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani terlihat serius untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran sehingga mengulangi beberapa kali. Bahkan, orang nomor satu di Gresik ini akan keliling ke sejumlah perusahaan atau perusahaan pengerah tenaga kerja untuk memeriksa KTP pekerjanya.

“Kalau memang masih ada perusahaan pengerah tenaga kerja yang masih mengutamakan orang luar Gresik dengan kompensasi tertentu, Saya tidak segan-segan untuk meminta kepada perusahaan penyedia tenaga kerja agar menghentikan kontraknya,” tegas Bupati Fandi Akhmad Yani.

Sebelumnya, Gus Yani Bupati menyampaikan beberapa pesan Presiden Joko Widodo dalam pertemuan asosiasi pemerintah kabupaten seluruh Indonesia (Apkasi) dimasa pandemi ini sebaiknya pemerintah tidak boleh merencanakan banyak hal, tetapi fokus pada satu atau dua target perencanaan yang terukur.

“Sebagai orang muda saya menyampaikan, kalau Gresik punya tiga target yaitu penyelesaian Kali Lamong, Penyempurnaan Insfrastruktur dan penanggulangan kemiskinan dan pengangguran” katanya didepan peserta FGD.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyoroti banyak alumni SMK yang tidak terserap dunia kerja. Bu Min-sapasn-Aminatun Habibah menganggap hal ini tidak sesuai yang diharapkan.

“Kami mohon dukungan dari dunia industri dan pengusaha agar dapat membantu permasalahan ini. Misalnya mengadakan kerjasama dengan SMK dengan memberikan bantuan atau semacam informasi jenis kebutuhan tenaga kerja yang diinginkan. Hal ini agar masyarakat sekitar industri bisa terserap,”katanya.

Menanggapi yang disampaikan oleh Wabup Gresik, Ketua DPRD Gresik Abdul Qosir juga mengusulkan tata kelola pendidikan diubah agar lebih responsif terhadap industri yang ada. (*)

Bupati Warning Perusahaan untuk Utamakan Naker Gresik Selengkapnya

Kabar Gembira, Seluruh Pasien Pondok Rehabilitasi G-Jos Sembuh

GRESIK,1minute.id –  Kabar gembira bagi masyarakat Kota Santri. Jumlah pasien corona virus disease 2019 (Covid-19) terus berkurang. Bahkan, pasien Cohid-19 yang dirawat di pondok rehabilitasi Gelora Joko Samudro (G-Jos) sudah sembuh semuanya. 

Mereka pun sudah balik ke rumah masing-masing. Berkumpul dengan keluarga dan bersosialisasi dengan masyarakat. Pondok Rehabilitasi G-Jos pun ditutup sementara.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin meninjau langsung ke G-Jos pada Senin, 29 Maret 2021. Gus Yani memantau ruang pasien melalui closed circuit television (CCTV).

Sudah enam hari belakangan ini tidak pasien yang masuk ke pondok rehabilitasi berlokasi di Jalan Veteran, Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik itu.

Kamar-kamar di stadion terlihat kosong tidak ada aktivitas sama selali. “Alhamdulillah, seluruh pasien di G-Jos sudah pulang dan mulai hari ini di tutup sementara,”kata Gus Yani-panggilan akrab-Fandi Akhmad Yani pada Senin, 29 Maret 2021.

Gus Yani mengatakan, terakhir ada tujuh orang dan telah dipulangkan pada Selasa lalu, 23 Maret 2021. Setelah itu, tidak ada pasien yang datang hingga  Senin hari ini, 29 Maret 2021.

Bupati termuda di Kota Santri itu menyebut, penutupan ini bukan capaian penurunan Covid-19 di Gresik. Tapi, ikhtiar bersama tetap menerapkan protokol kesehatan. Satgas Covid-19 tetap melakukan 3T (testing, tracing, dan treatment) pengawasan juga terus berjalan.

“Mudah-mudahan Gresik masuk zona kuning dan selanjutnya menjadi zona hijau,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Saifudin Ghozali menuturkan, penutupan ini bersifat sementara.

Para nakes dikembalikan ke puskesmas masing-masing. “Misalkan, tapi jangan sampai terjadi ya, kalau ada lonjakan pasien kami siap. Para nakes tinggal di telepon langsung bertugas kembali di Gejos,”kata dia.

Terpisah updste data Satgas Covid-19 jumlah kasus baru dan sembuh sama. Yakni 7 kasus. Untuk kasus terakumulasi menjadi 5.374 kasus. Sembuh menjadi 4.958 kasus. Meninggal dunia 351 kasus. Sedangkan, isolasi mandiri 65 kasus. (*)

Kabar Gembira, Seluruh Pasien Pondok Rehabilitasi G-Jos Sembuh Selengkapnya

Mensos Risma dan Bupati Gresik Bahas Penuntasan DTKS

GRESIK, 1minute.id – Menteri Sosial Tri Rismaharini bertemu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di rumah dinas di Jalan KH Wachid Hasyim pada Sabtu, 27 Maret 2021. Pertemuan non formal di hari libur ini membahas tentang Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Gresik.

Mensos Risma mengatakan ada tiga poin yang dibahas selama satu jam pertemuan tersebut. Pertama, kedatangannya untuk evaluasi DTKS di Gresik yang masih 67 persen. 

“Saya minta hari ini selesai 100 persen, kami bisa bantu masyarakat full 100 persen,” kata dia. Kedua, mempersilahkan jika ada penambahan data usulan, dan akan diberikan bantuan sosial dari kementrian.

“Ketiga, pemberdayaan masyarakat akan dipetakan pak Bupati dengan jajarannya untuk apa-apa saja yang bisa kami bantu untuk pemberdayaan,” terang mantan Wali Kota Surabaya itu.

Risma menegaskan DTKS harus padan dengan data kependudukan. Menurut mantan Walikota Surabaya ini, pemadanan data memang membutuhkan waktu yang lama. Jika sampai Sabtu  malam ini belum selesai 100 persen, Risma akan menerjunkan tim ke Gresik untuk ikut membantu.

“Terakhir nanti malam jam 23.00, kalau besok saya lihat masih kurang, nanti akan saya kirim orang untuk kesini membantu untuk memadankan,”kata dia.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebut luar biasa perhatian dari Menteri Sosial datang ke Gresik di akhir pekan. Menyempatkan diri datang ke Gresik untuk bertemu membahas DTKS.

“Mengingatkan kembali DTKS kita masih 67 persen, ada kepedulian luar biasa. Kabupaten Gresik yang menjadi perhatian, kami memang harus maksimal agar persoalan-persoalan di Gresik ini bisa teratasi,”katanya. (*)

Mensos Risma dan Bupati Gresik Bahas Penuntasan DTKS Selengkapnya

Dr Eko Resmi Dilantik sebagai Rektor UMG

GRESIK,1minute.id – Tongkat pimpinan di Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) berganti dari Prof. Dr. Ir. Setyo Budi, M.S. kepada Dr. Eko Budi Leksono, S.T., M.T.

Prosesi pelantik Rektor baru di Hall Sang Pencerah UMG di Jalan Sumatera, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru ini diantaranya dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani,  Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur  Saad Ibrahim, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik, Ketua Aisyiyah, serta Ketua Nasyiatul Aisyiyah. 

Sedangkan, tamu yang hadir secara virtual adalah Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir. Masa pagebluk coronavirus disease 2019 (Covid-19) belum berakhir membuat pelantikan rektor dilakukan dengan protokol kesehatan dan dilakukan secara daring dan luring serta disiarkan melalui channel youtube.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan terpilihnya pemimpin baru, pimpinan daerah Gresik dapat meneruskan kerjasama yang baik dengan Universitas Muhammadiyah Gresik sehingga dapat terus berkontribusi kepada masyarakat. “Selamat kepada Dr Eko “kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir berharap agar kedepannya, baik Rektor terpilih maupun Rektor yang telah menyelesaikan masa jabatan dapat terus bekerja bersama dan berkesinambungan untuk membangun Universitas Muhammadiyah Gresik menjadi lebih baik. 

Menurutnya, regulasi organisasi merupakan suatu proses yang akan berjalan terus menerus, sehingga diharapkan pemimpin yang lama ikhlas melepaskan dan pemimpin yang diamanahkan juga ikhlas dalam mengemban tugas baru. 

“Kepada Rektor terpilih untuk terus membangun jaringan yang kuat, baik secara internal maupun eksternal. Hubungan yang baik secara internal akan memperkuat pembangunan dan kemajuan kampus,”kata Headar. 

Sebelum mengakhiri sambutan, menyampaikanselamat kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik masa jabatan 2021-2025. Selain itu, Haedar juga menyampaikan terimakasih kepada Prof. Budi yang telah melaksanakan amanah selama satu periode. 

“Selamat menunaikan amanah, ciptakan rasa saling bersaudara di seluruh civitas, InsyaAllah berkah dan rahmat Allah akan melimpah pada kita semua,”tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah Lincolin Arsyad menyampaikan keputusan Dr. Eko Budi Leksono, S.T., M.T., diberi amanah untuk menjadi Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik masa jabatan 2021-2025. Dr. Eko menggantikan Rektor masa jabatan sebelumnya yakni Prof. Dr. Ir. Setyo Budi, M.S. (*)

Dr Eko Resmi Dilantik sebagai Rektor UMG Selengkapnya

Abdul Muis Zuhri dan Fajar Yulianto, Terpilih Aklamasi sebagai Ketua dan Sekretaris LDII Gresik

GRESIK,1minute.id – KH. Abdul Muis Zuhri, terpilih secara aklamasi dalam musyawarah daerah (Musda) VII Dewan Pimpinan Dearah Lembaga Dakwah Indonesia (LDII) Gresik  pada Rabu, 24 Maret 2021.

Musda bertemakan Penguatan Organisasi yang Berintegritas, Profesional, Religius Mendukung Nawa Karsa menuju Gresik Baru di Gedung LDII di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik itu dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Musda dihadiri Ketua DPW LDII Jawa Timur Amrozi Konawi, Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, perwakilan Kodim 0817 Gresik dan perwakilan ormas. Sedangkan, peserta Musda dilakukan secara virtual.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada kesempatan itu memberikan pencerahan tentang Nawa Karsa Gresik Baru. Diakui oleh Gus Yani bahwa program kerja yang dicanangkan sudah sesuai dengan Program Nasional Presiden Jokowi Nawacita dan Program Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Nawa Bhakti.

Nawakarsa Gresik Baru, terang Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, bersisi 9 prioritas tematik yaitu, Gresik Akas, Gresik Seger, Gresik Mapan dan Gresik Agropolitan. Berikutnya, Gresik Karya, Gresik Cerdas, Gresik Sehat, Gresik Barokah dan Gresik Lestari.

“Kami memohon kepada semua jamaah LDII Gresik untuk mendukung, mendoakan dan memperjuangkan program Nawa Karsa Gresik Baru bisa terwujud di Gresik,”kata Gus Yani. 

Gus Yani memint kepada para tokoh dan pemimpin memohon agar senantiasa mendampingi dan memberi penguatan kepada masyarakat. “Dimasa pandemi ini masyarakat butuh pendampingan dari kita dan pemerintah,”imbuhnya.

Terkait Musda VII LDII Gresik, Gus Yani berharap sukses dan melahirkan pemimpin baru yang hebat.

Ketua dua periode LDII Gresik Abdul Muiz Zuhri dalam sambutannya mengatakan bahwa, pihaknya mengangkat tema dalam Musda kali ini yaitu penguatan organisasi yang berintegritas, professional, religious mendukung Nawa Karsa menuju Gresik Baru.

“Tema ini kami ambil agar, kami dan seluruh jamaah LDII Gresik mendukung dan mensukseskan Pemerintahan Bupati Gus Yani dan Ning Min menuju Gresik Baru. Kami melihat program 99 hari yang telah dicanangkan serta progresnya sangat luar biasa,”katanya.

Tentang kepemimpinan Abdul Muiz selama dua periode, Ketua DPW LDII Jawa Timur Amrozi Konawi menilainya sangat sukses. Bahkan di tingkat Jawa Timur, LDII Gresik berada di urutan pertama. “Tingkat kesuksesan itu terbukti dari kehadiran seluruh undangan saat ini. Nilai plus dapat dirasakan pada sinergitas secara vertikal maupun horizontal,”katanya.

Sementara itu, musda berjalan khidmat ini, secara aklamasi memilih Abdul Muis Zuhri dan Andi Fajar Yulianto, sebagai Ketua dan Sekretaris DPD LDII Gresik periode 2021-2026. (*)

Abdul Muis Zuhri dan Fajar Yulianto, Terpilih Aklamasi sebagai Ketua dan Sekretaris LDII Gresik Selengkapnya