Normalisasi Kali Lamong, Dimulai dari Desa Jono hingga Tambakberas, Bupati Siap Ngebut

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berusaha ngebut menuntaskan normalisasi Kali Lamong. Bahkan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sudah siap masuk persneling lima. Harapan bisa menuntaskan banjir dan mengurangi penderitaan masyarakat berada di aliran Kali Lamong itu.

Dalam pertemuan dengan Kepala BBWS Bengawan Solo Agus Rudyanto di ruang Putri Mijil Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 23 Maret 2021, Bupati Fandi Akhmad Yani meminta pembagian tugas dalam normalisasi Kali Lamong ini. 

“Saya sudah ngomong ke BBWS. Kalau kesini jangan hanya rapat terus, tapi ya MoU agar kami bisa segera bergerak menurunkan alat berat guna melakukan normalisasi Kali Lamong,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani usai pertemua di ruang Putri Mijil kantor Bupati pada Selasa, 23 Maret 2021.

Sayangnya, keinginan Pemkab Gresik dalam pengerjaan percepatan normalisasi Kali Lamong itu terbentur aturan dan kewenangan pemerintah pusat daerah. Pemkab hanya diberi pembebasan lahan. 

Berdasarkan studi BBWS sejak 2012, normalisasi Kali Lamong ini membutuhkan pembebasan lahan seluas 149 hektar dengan estimasi anggaran Rp 600 miliar. Berdasarkan hasil studi land acquisition and resetlement action plant (LARAP) 2020,  lahan yang harus dibebaskan semakin luas, menjadi 280 hektar dengan estimasi biaya Rp 800 miliar.

Panjang Kali Lamong yang berada di Gresik sekitar 68 kilometer. Dari Kecamatan Balongpanggang hingga Kebomas. Gus Yani -panggilan akrab-Fandi Akhmad Yani  menambahkan, akibat meluapnya Kali Lamong saat musim hujan. Tidak hanya terjadi pada induknya. Tapi juga anak sungai Kali Lamong.

“Dalam studi LARAP estimasi penanganan Kali Lamong memakan waktu sampai lima tahun. Meski begitu, saya tetap yakin dengan estimasi anggaran Rp 800 miliar bisa diselesaikan dalam waktu 3,5 tahun. Mudah-mudahan bisa, kita harus penuh strategi,”katanya.

Skuel paparan BBWS di Ruang Putri Cempo di Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 23 Maret 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Dalam paparan tim BBWS , rencana pekerjaan akan dimulai April 2021. Pekerjaan dimulai dari Desa Jono sampai Tambakberas, Kecamatan Cerme ìsepanjang 1,8 kilometer. Menurut studi tersebut, normalisasi akan dilakukan dari wilayah hilir. Dengan jenis penanganan pembuatan tanggul. Baik tanggul tanah maupun tanggul parapet. Tinggi tanggul antara 3,9 meter hingga 4 meter. 

Berdasarkan data di layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Kementerian PUTR, pagu normalisasi Kali Lamong untuk pengendalian banjir Kali Lamong Rp 96 miliar ini. Lelang diikuti 223 peserta. PT Marinda Utamakarya Subur, sebagai pemenang tender dengan penawaran sebesar Rp 72 miliar tepatnya Rp 72.000.000.762,80

Sementara itu, Kepala BBWS Bengawan Solo Agus Rudyanto menyatakan, sebetulnya pihaknya siap dengan pendanaan normalisasi Kali Lamong asalkan lahannya sudah siap. Sehingga, dana yang dikucurkan 2021 sebesar Rp 98 miliar ini bisa terserap sepenuhnya. 

“Kalau lahan siap, dananya bisa terserap semua. Kita tinggal mengikuti daerah saja, untuk dananya siap,”katanya. (*)

Normalisasi Kali Lamong, Dimulai dari Desa Jono hingga Tambakberas, Bupati Siap Ngebut Selengkapnya

Ada Jalan Rusak, Foto lalu Share, Bupati Gresik Minta DPUTR Responsif


GRESIK,1minute.id – Program aplikasi layanan pengaduan pengguna jalan (Apalan) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik di launching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 23 Maret 2021.

Bupati Fandi Akhmad Yani mengapresiasi tekad DPUTR untuk mendekatkan dengan masyarakat melalui program perbaikan jalan secara cepat itu. “Ada laporan jalan rusak harua responsif. Saya tidak mau hanya sekadar launching,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani usai launching di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas pada Selasa, 23 Maret 2021.

Launching Apalan ini dihadiri Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Gus Yani meminta petugas unit reaksi cepat (URC) Perbaikan Jalan ini tersebar di sejumlah zona. Utara, Selatan dan Tengah atau perkotaan.

“Sehingga ketika ada aduan masyarakat semakin cepat ditanggapi. Kami tidak menginginkan ada warga yang menjadi korban kecelakaan karena jalan rusak,”tegas Bupati Gresik termuda itu.

Alumnus Fakultas Ekonomi Unair Surabaya ini menjanjikan akan menggelontor anggaran tambahan bila tim URC DPUTR sregep dan tanggap terhadap pengaduan masyarakat. “Pokok e nek jalane halus nanti anggaran ditambah,”kata Gus Yani.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengapresiasi program Apalan ini. Sebab, kondisi jalan yang baik bisa mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. “Dan, Satlantas melalui Dikyasa akan terus berkoodinasi sehingga setiap perbaikan jalan bisa ikut mengatur lalu lintasnya,”kata alumnus Akpol 2001 ini didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Gunawan Setiaji mengatakan, saat ini sudah ada enam unit yang siap melakukan perbaikan jalan secara cepat di Gresik. 

Setiap unit beranggotakan tujuh orang beserta peralatannya. Anggaran URC perbaikan jalan secara darurat sekitar Rp 25 miliar. Meski dianggap kurang karena mereka harus mengcover 517 kilometer jalan kabupaten Gresik. “Kita akan optimalkan kerja mereka,”katanya.

Lalu bagaimana cara masyarakat melapor terkait jalan rusak, berdasarkan panduan URC DPUTR Gresik cukup sederhana. Jalan rusak di foto menyertakan lokasinya kemudian uplaod ke aplikasi Apalan atau WhatsApp di nomor 0812 3334 4500. (*)

Ada Jalan Rusak, Foto lalu Share, Bupati Gresik Minta DPUTR Responsif Selengkapnya

Bupati Gresik Minta Manajemen PDAM Gandeng Pihak Ketiga untuk Perbaikan Pipa Uzur

GRESIK,1minute.id – Hari Air Sedunia berlalu. Masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik masih sambat air bersih. Air mampet,  kalau mengalir pun keruh. Kondisi ini tentu membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani prihatin. Ngelus dada.

Sebab, kabupaten berpenduduk 1,3 jiwa ini sejatinya mendapatkan alokasi dari SPAM Umbulan 1.000 liter per detik (lpd). PDAM Giri Tirta baru memgambil 300 ldp dari kuota 1.000 ldp itu. Celakanya lagi pasokan 300 ldp itu tidak bisa dimanfaatkan maksimal untuk memenuhi kebutuhan hajat hidup masyarakat. Dalih manajemen bermacam-macam. Pipa bocor, pipa usang dan seterusnya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, yang belum genap sebulan menjabat orang nomor satu itu kebanjiran laporan dari masyarakat. Semuanya mengeluh tentang pelayanan PDAM Giri Tirta.

Usai menghadiri peresmian SPAM Umbulan di Desa Umbulan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada Senin, 22 Maret 2021, Bupati Gresik termuda itu meminta manajemen PDAM Giri Tirta untuk menggandeng pihak ketiga mengatasi problem pipanisasi uzur itu.

Gus Yani-sapaan akrab-Fandi Akhmad Yani mengungkapkan, hingga saat ini dari total 1.000 liter per detik air yang disiapkan oleh SPAM Umbulan, PDAM Giri Tirta baru mampu menerima suplai air 300 liter per detik untuk kebutuhan 30 ribu pelanggan di wilayah perkotaan. Kecamatan Gresik, Kebomas dan sekitarnya.

“Jaringan pipa di wilayah perkotaan tak siap karena usia rata-rata di atas 30 tahun, sehingga banyak sudah keropos dan bocor. Kalau dipaksakan dihantam dengan tekanan air 1.000 liter per detik dari SPAM Umbulan, maka dipastikan pipa rusak dan pecah, sehingga air akan terbuang cuma-cuma,”terang Gus Yani kepada wartawan pada Senin, 22 Maret 2021.

Jaringan pipa yang sudah uzur karena usia pipa sudah puluhan tahun, sehingga mudah bocor dan mengganggu distribusi air di wilayah perkotaan selama ini. Apalagi jika dipaksakan 1.000 liter per detik.

Proyek peremajaan pipa dan infrastruktur PDAM di wilayah perkotaan, seperti Kecamatan Kebomas, Gresik dan sekitarnya harus segera dibenahi. Manajemen PDAM Giri Tirta mengajukan usulan peremajaan pipa yang sudah berkarat dan berusia di atas 30 tahun  itu menyentuh angka Rp 400 miliar.

Anggaran ratusan miliar itu, akan membebani APBD Gresik. “Saya minta PDAM bisa kerja sama dengan pihak ketiga, agar tidak membebani APBD Gresik,”kata Gus Yani.

Kerjasamanya, berbentuk kerjasama pemerintah dengan badan usaha (KBPU) bisa dengan model BOT (Build Operate Transfer). Dan, model kerjasama BOT itu pernah dilakukan oleh manajemem PDAM Giri Tirta sebelumnya selama puluhan tahun. 

“Saya kira banyak perusahaan pihak ketiga yang mau diajak kerja sama seperti itu,”katanya.
Bupati milenial ini berharap peremajaan pipanisasi di wilayah perkotaan cepat tuntas, sehingga distribusi air dari SPAM Umbulan Pasuruan sebanyak 1.000 liter per detik cepat terealisasi seperti harapan Presiden Joko Widodo.

“Untuk itu, saya minta PDAM inovatif, cari terobosan gandeng pihak ketiga untuk kerja sama dalam peremajaan pipa dan infrastruktur pendukung di wilayah perkotaan agar tak membebani APBD,”tegasnya lagi.

Perbaikan layanan dan penyediaan air bersih PDAM juga merupakan salah satu program prioritas di Nawa Karsa Pemerintahan Gresik Baru. “Tidak ada lagi keluhan masalah air di masyarakat,” tutupnya.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo meresmikan SPAM Umbulan di Desa Umbulan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan pada Senin, 22 Maret 2021.

SPAM Umbulan ini bisa mendistribusikan air sebesar 4.000 liter per detik untuk sejumlah wilayah kabupaten/kota di Jatim. Salah satunya, adalah Kabupaten Gresik yang mendapat jatah sebanyak 1.000 liter per detik. Hanya saja, Gresik masih belum bisa memaksimalkan 300 liter per detik. (*)

Bupati Gresik Minta Manajemen PDAM Gandeng Pihak Ketiga untuk Perbaikan Pipa Uzur Selengkapnya

Hari ini, Bupati Gresik Bertemu BBWS Bahas Penanganan Kali Lamong


GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tancap gas dalam melakukan penanganan banjir luapan Kali Lamong di Gresik Selatan.

Hari ini, Selasa, 23 Maret 2021, Orang nomor satu di Gresik itu, akan bertemu dengan Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo di kantor Bupati Gresik.

Pertemuan tersebut menindaklanjuti  pembebasan lahan untuk normalisasi Kali Lamong. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani akan didampingi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Bappeda dan Dinas Pertanahan.

“Iya, bersama BBWS terkait Kali Lamong,”kata Kepala Dinas PUTR Gresikq Gunawan Setiaji pada Selasa, 22 Maret 2021. Penanganan banjir Kali Lamong, salah satu program 99 hari kerja Nawa Karsa.

Sebelumnya, orang nomor satu di Gresik meninjau lokasi banjir dan menyalurkan bantusn kepada masyarakat terdampak Kali Lamong pada Senin malam, 15 Maret 2021. 

Menurut Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, ada dua acara akan dilakukan menangani banjir Kali Lamong yang terjadi setiap tahun itu. Yakni, penanganan jangka panjang dan pendek.

“Untuk jangka panjang kami telah menyiapkan pembebasan jangka panjang. Tahun ini kami awali progres pembebasan lahan. Anggarannya telah digedok oleh DPRD sebesar 50 miliar. Penentuan lokasinya sudah disiapkan, di mana apabila sudah ada yang siap akan segera dibebaskan,”katanya pada Selasa, 16 Maret 2021. 

Sedangkan, program jangka pendek, tambahnya, menunggu Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak Pemerintah Daerah dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Dalam Mou ini ada pemberian kewenangan untuk menormalisasi sedimentasi Kali Lamong.

“Kami butuh MoU ini agar tidak disalahkan di kemudian hari. Setelah ada MoU kami tandatangani, kami akan mengerahkan alat berat untuk segera menormalisasi Kali Lamong,”terangnya. (*)

Hari ini, Bupati Gresik Bertemu BBWS Bahas Penanganan Kali Lamong Selengkapnya

Melongok Kawasan Bukit Pucem yang Longsor, Pemilik Kafe Seakan Berlomba Tawarkan View Gresik Kota Bandar

GRESIK,1minute.id – Puluhan kafe berdiri di kawasan Bukit Putri Cempo (Pucem). Sebelum tahun 2000-an kawasan berada di Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Gresik menjadi tempat wisata religi ke makam Putri Cempo dan Sayyid Abdurahman, Paman Sunan Giri. Kawasan itu hanya ramai hari tertentu.

Kini, berubah 180 derajat celsius. Kawasan itu, ramai setiap hari. Siang hingga malam hari. Mereka yang datang mayoritas bukan lagi untuk berselancar rohani, bermunajat kepada sang Khaliq.  Tapi, berselancar dunia maya dan berswafoto. Pengunjung lainnya bisa menikmati pemandangan Kota Gresik dari atas bukit itu.

Sekitar 23 kafe berdiri di kawasan Pucem itu. Rata-rata bangunan kafenya menjulang. Pemilik kafe seakan berlomba menawarkan view Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang ciamik.

Pada Siang hari terlihat hamparan lautan dengan kapal berderet seperti sedang menunggu giliran labuh atau sandar di kawasan Gresik Kota Bandar (Pelabuhan). Bila malam hari, gemerlap lampu dan asap cerobong pabrik seakan menambah suasana berbeda.

Bukit Pucem menjadi tempat alternatif bagi para milenial hingga emak-emak untuk melepas penat setelah seharian berkutat dengan aktivitas rutin.

“Suasana mirip di Batu, Malang,”ujar Zainuri, salah seorang pengunjung kafe di kawasan Pucem ditemui 1minute.id pada Minggu, 21 Maret 2021. Remaja 18 tahun itu bersama tiga orang temannya. Langit Gresik juga sedang mendung. “Lagi, santai saja karena hari libur,”imbuh remaja asal Kecamatan Bungah, Gresik itu.

Kondisi Bukit Pucem yang mengalami longsor cukup parah tidak membuat pengunjung waswas. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turun gunung ikut merayu masyarakat antara lain keluarga juru kunci makam Putri Cempo mau mengungsi. Pasalnya, bagian dapur rumah telah longsor sehingga mengkhawatirkan keselamatan jiwa para penghuninya.

Sementara perangkat desa hingga kecamatan telah mengeluarkan himbauan kepada pemilik kafe untuk meningkatkan kewaspadaan bencana tanah longsor. Pada Minggu, 21 Maret 2021, tansh longsor di Bukit Pucem semakin mengkhawatirkan.

Akses jalan ke kawasan Bukit Pucem hanya dari Jalan Sunan Giri atau Desa Ngargosari. Sebab, alternatif dari Kelurahan Gending ke Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas terputus.

Sebagian masyarakat ada yang mengaitkan salah satu penyebab terjadi tanah longsor di kawasan Bukit Pucem akibat bermunculan bangunan kafe itu. Sebab, sebelumnya kawasan Pucem itu cukup sakral karena tempat makam orang-orang alim keturunan maupun santri Sunan Giri, Wali Songo.

Apalagi, belalakangan muncul duga pembangunan sejumlah kafe di kawasan itu tidak mengindahkan faktor lingkungan. Selain itu, bangunan permanen ditengarai tidak memiliki izin mendirikan bangunan. (*/bersambung)

Melongok Kawasan Bukit Pucem yang Longsor, Pemilik Kafe Seakan Berlomba Tawarkan View Gresik Kota Bandar Selengkapnya

Menuju One Data, One Portal, Bupati Gresik Rangkul Pegiat Media Sosial


GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani merangkul para pegiat media sosial untuk meningkatkan pelayanan masyarakat dalam penyajian data dan informasi pembangunan. Masyarakat juga bisa lebih mudah menyampaikan keluhan melalui media sosial (medsos)

Pertemuan dengan pegiat medsos itu dihelat di ruang Putri Mijil Kompleks Pendapa Rumah Dinas Bupati Gresik pada Sabtu, 20 Maret 2021. Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, peran influencer atau semacam seseorang yang memberi pengaruh di masyarakat memiliki peran tak kalah penting. 

Bahkan, sangat signifikan dalam membantu mempublikasikan  pembangunan baik dalam menyajikan data akurat, serta mendongkrak pamor daerah melalui promosi potensi lokal seperti budaya, produk UMKM dan dinamisasi politik.

“Saya sangat mengapresiasi upaya teman-teman semua dalam menyajikan informasi kepada masyarakat, sehingga potensi pembangunan di Gresik bisa diketahui. Pemerintah perlu masukan dari para pegiat sosial untuk bisa membangun big data sehingga bisa dinikmati masyarakat,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 20 Maret 2021.

Gus Yani mengungkapkan dalam waktu dekat pihaknya akan melaunching aplikasi Gresikpedia yang memungkinkan masyarakat bisa mengakses layanan pemerintah, baik layanan kependudukan, perbaikan infrastruktur, kependidikan dan lain sebagainya. 

Tak hanya masyarakat, aplikasi Gresikpedia yang akan dilaunching akhir Maret ini juga bisa diakses Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyampaikan data pembangunan kepada masyarakat.

“Untuk itu, kami butuh masukan dari para pegiat medsos yang sudah sekian tahun berpengalaman mengelola medsos, apa yang harus kami lakukan serta bagaimana cara mengelolanya,”katanya.

Lebih lanjut Gus Yani menolak kesan ingin mengebiri kreatifitas pegiat medsos dalam silaturahmi ini. Bahkan, ia menginginkan kontrol media agar terus dipertajam sepanjang kritikannya merupakan kritikan yang membangun. 

Pegiat medsos pertemuan tersebut admin berbagai media sosial seperti Info Gresik, Gresik News, Ini Gresik, Gresik Media, Gresik Sumpek, Info Seputar Gresiki, Gresspedia, Berita Gresik, Media Politik Gresik, Beritae Wong Gresik, Gresik Waras, Gresik Movie dan lain-lainnya.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi  (Diskominfo) Gresik Budi Raharjo, silaturahmi ini  memperluas informasi program-program Pemkab Gresik kepada masyarakat. ” Kehadiran penggiat media sosial ini dapat sebagai jembatan penyampaian aspirasi dari masyarakat kepada pemerintah melalui konten-konten menarik,”katanya.

Gresikpedia, merupakan salah satu program kerja 99 hari Nawa Karsa Gresik Baru. Pemerintah Kabupaten Gresik berkolaborasi dengan berbagai komunitas untuk mengembangkan Gresikpedia sebagai media sinkronisasi data dan integrasi sistem informasi menuju sistem satu data rujukan terpadu yang dapat diakses oleh semua. (*)

Menuju One Data, One Portal, Bupati Gresik Rangkul Pegiat Media Sosial Selengkapnya

Ikhtiar Lahir dan Batin, untuk Sejahterakan Masyarakat Gresik


GRESIK,1minute.id – Ikhtiar untuk mensejahterakan masyarakat terus dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah.

Diantaranya, mengetuk pintu langit dengan menggelar khotmil quran dan istighotsah di ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Jumat, 19 Maret 2021.

Istighotsa rangkaian memerayakan HUT ke-47 Pemkab Gresik, Hari Jadi ke-534 Kota Gresik serta Isrok Mikroj ini dihadiri sejumlah kiai, yakni KH Mahfud Ma’shum, KH Muchtar Djamil. Dan, KH Agoes Ali Masyhuri , Tulangan, Sidoarjo secara virtual.  

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, meminta doa kepada seluruh kiai dan jamaah Istighotsah untuk mendoakan pemerintah kabupaten Gresik agar selalu diberi kelancaran. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, juga memohon doa khusus kepada para kiai dan habaib yang hadir agar seluruh masyarakat Gresik diberi keselamatan dan kesejahteraan.

“Saya juga mohon doa agar masyarakat saya yang ada di wilayah Gresik Selatan yang selalu mendapat bencana rutin banjir tahunan agar selalu diberi kesabaran dan kedepan bisa hidup lebih baik dengan tidak mengalami kebanjiran. Saya juga mohon didoakan agar saya bisa melaksanakan kepemimpinan dan bisa mensejahterakan masyarakat Gresik,”kata Gus Yani.

Istighotsah ini juga dihadiri Waka Polres Gresik dan Kasdim 0817 Gresik dilakukan dengan protokol kesehatan. Ruang Mandala Bhakti Praja berkapasitas seribu hanya diisi seratusan undangan. 

Sementara itu, KH Agoes Ali Mashuri meminta kepada jamaah untuk selalu bahagia. Sebab, menurut pengasuh pondok pesantren (Ponpes) Bumi Sholawat , Tulangan, Sidoarjo itu, 
kesehatan selalu hadir pada suasana bahagia.

“Hidup pada suasana pandemi ini harus penuh kesenangan. Masker, cuci tangan dan segala macam yang termasuk protokol kesehatan harus juga kita laksanakan. Jadi ada upaya lahir dan batin,”katanya. (*)

Ikhtiar Lahir dan Batin, untuk Sejahterakan Masyarakat Gresik Selengkapnya

Masih 10 Desa Kebanjiran, Akibat Luapan Kali Lamong

GRESIK,1minute.id – Debit air Kali Lamong di Kecamatan Cerme semakin turun. Berdasarkan data di Posko Bencana Alam Kecamatan Cerme pada Kamis 18 Maret 2021 pukul 20.00 tersisa sepuluh yang tergenangi air luapan Kali Lamong itu.  

Sehari sebelumnya, masih tercatat 16 desa. Artinya, enam desa telah terbebas dari genangan banjir tahunan itu. Namun, masyarakat tetap waspada karena musim hujan belum berakhir.

Berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Surabaya masih akan turun hujan dengan intensitas ringan.
Kondisi cuaca nyaris sama dengan kabupaten Lamongan maupun Mojokerto atau bagian hulu Kali Lamong.

Selama ini, banjir Kali Lamong ditengarai  disebabkan curah hujan bagian hulu tinggi. Sehingga air mengalir ke bagian hilir mulai Balongpanggang, Benjeng, Kedamean, Cerme, Menganti hingga Kebomas.

Parahnya lagi, Kali Lamong di Gresik Selatan sepanjang 58 kilometer terjadi penyempitan dan pendangkalan. Akibatnya, air meluap ke puluhan desa. Rumah, sawah, tambak hingga infrastruktur jalan terendam air bah. 

Menurut Camat Cerme, berdasarkan pantauan di lapangan masih ada sepuluh desa yang tergenangi banjir Kali Lamong pada Kamis malam ini. Sepuluh desa yang terdampak itu adalah Desa Guranganyar ;  Dungus ; Morowudi ; Pandu dan Tambakberas.

Kemudian, Desa Jono ; Padeg ; Cerme Kidul ; Semampir serta Banjarsari. “Ada 290 unit rumah. Kondisi terparah di Desa Guranganyar ada 160 unit rumah dengan ketinggian air antara 20-40 centimeter,”terang Suyono yang juga Plt Camat Duduksampeyan itu.

Seperti diberitakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani prihatin kondisi yang dialami masyarakat terdampak banjir Kali Lamong. Banjir terjadi setiap tahun. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, merencanakan normalisasi Kali Lamong akan dimulai pada musim kemarau tahun.

Diperkirakan sekitar bulan depan, April 2021.
“Kita akan mengawali pengerjaan normalisasi Kali Lamong pada bulan depan, April 2021,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani kepada wartawan pada Senin malam, 15 Maret 2021.

Tahap awal ini,  tambahnya, berupa pekerjaan pembuatan tanggul dan parapet. Parapet adalah sebuah tembok pembatas penghalang yang merupakan perluasan dari dinding di tepi. 

“Pengerjaan akan dimulai dari Desa Jono dan Tambakberas, Kecamatan Cerme,”ujar Gus YaniKementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  mengalokasikan anggaran Rp 100 miliar untuk normalisasi. “Sedangkan untuk pembebasan lahan menggunakan dana APBD,”imbuh Bupati Gresik yang belum genap sebulan dilantik itu. (*)

Masih 10 Desa Kebanjiran, Akibat Luapan Kali Lamong Selengkapnya

Bupati Gresik Estimasikan APBD Gresik 2022 sebesar Rp 3,63 Triliun, Naik sekitar Rp 200 Miliar

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memimpin musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Gresik 2022. Musrenbang kali pertama ini, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani memproyeksikan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) naik Rp 200 miliar menjadi Rp 3,63 triliun pada 2022.

Musrenbang virtual pada Rabu, 17 Maret 2021 itu, belanja wajib menyedot anggaran paling besar, berkisar 60 persen atau sekitar Rp 2,1 triliun. Belanja wajib antara lain untuk gaji aparat negeri sipil (ASN) di Pemkab Gresik. 

Secara umum, kerangka pendanaan kebutuhan dasar untuk urusan pendidikan sekitar 23,53 persen, kesehatan sekitar 16,26 persen dan infrastruktur sekitar 12,75 persen.

“Kerangka pendanaan indikatif ini masih dapat berubah seiring dengan penyelarasan usulan partisipatif, politis, inisiatif strategis lainnya secara insklusuf sesuai kebutuhan masyarakat,”kata Gus Yani.

“Untuk penajaman tiap program akan dilaksanakan desk rencana kerja. Agar sesuai dan mendukung Nawakarsa,” imbuhnya. Musrenbang ini, Gus Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, dan Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir.

Kemudian, Pj Sekretaris daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno   Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini,  Ketua Dharma Wanita , Ketua GOW  serta perwakilan dari stakeholder ini digelar di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

Menurut Gus Yani, perencanaan pembangunan menuju Gresik Baru beranjak dari visi misi dan mempertimbangkan isu strategis pembangunan berskala global, regional dan nasional. Tema pembangunan Gresik 2022 yaitu, percepatan transformasi ekonomi insklusif dan pemulihan sosial menuju Gresik Baru, yang dijabarkan dalam 9 prioritas tematik.

Yaitu, Gresik Akas, Gresik Seger, Gresik Mapan, Gresik Agropolitan, Gresik Karya, Gresik Cerdas, Gresik Sehat, Gresik Barokah dan Gresik Lestari.
“Melalui pengarustamaan Nawakarsa, kami akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi Gresik.

“Kami sudah mempersiapkan dengan pembangunan jalan, pembebasan lahan untuk tanggul dan retarding basin (kolam retensi untuk menampung air sementara) untuk penaggulangan banjir Kali Lamong,”katanya.

Seiain itu, juga menyiapkan program Gresik membangun dusun (Gerbang Dusun), Kartu Gotani, rintisan usaha start-up, ekowisata dan berbagai program prioritas yang lain.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi menegaskan 9 prioritas tematik yaitu, Gresik Akas, Gresik Seger, Gresik Mapan, Gresik Agropolitan, Gresik Karya, Gresik Cerdas, Gresik Sehat, Gresik Barokah dan Gresik Lestari menghasilkan 63 output kunci yang sudah dialokasikan pada masing-masing OPD untuk pelaksanaannya. (*)

Bupati Gresik Estimasikan APBD Gresik 2022 sebesar Rp 3,63 Triliun, Naik sekitar Rp 200 Miliar Selengkapnya

Petrokimia dan Pemkab Gresik Kalaborasi Launching Kampung Sehat, Wujudkan Kampung Dambaan Bebas Covid

GRESIK,1minute.id – Pagebluk coronavirus disease 2019 (Covid-19) belum berakhir. Meski, jumlah kasus sembuh trenya lebih tinggi dibandingkan kasus konfirmasi. Masyarakat tidak boleh lengah. Hadirnya, Kampung Sehat 2021 menjadi sebuah harapan menjadikan masyarakat Kota Santri -sebutan lain – Kabupaten Gresik terbebas dari wabah berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Kampung Sehat 2021 resmi dilaunching oleh Direktur Utama (Dirut) PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Wisma Kebomas pada Rabu, 17 Maret 2021. Launching program yang didanai dari Corporate Social Responsibility (CSR) dari BUMN penghasil pupuk itu sebesar Rp 1,4 miliar. 

Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan program Kampung Sehat diinisiasi oleh perusahaannya sudah berlangsung 10 tahun. Total dana yang telah dialokasikan untuk kegiatan kampung sehat sebesar Rp 13,4 miliar.

Kurun waktu satu dasawarsa sekitar 13,8 persen dari 1,3 juta penduduk Gresik yang menerima manfaat program Kampung Sehat ini.

“Selama sepuluh tahun tersebut, kami sudah melaksanakan kegiatan pengobatan umum untuk masyarakat, fogging, penanganan gizi buruk, papsmear, khitanan masal, pembangunan IPAL komunal, pencegahan stunting, dan lain-lain,”kata Dwi Satriyo Annurogo.

Untuk program Kampung Sehat 2021  dialokasikan dana sebesar  Rp 1,4 miliar. “Kami mempersiapkan tema kampung Dambaan Bebas Covid,”ujar Dwi Satriyo. Kampung Dambaan kepanjangan dari Dampak Baik Berkelanjutan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih kepada Petrokimia Gresik atas program peningkatan Kesehatan kepada masyarakat Gresik selama ini.

“Kolaborasi dan sinergitas memang sangat diperlukan dalam penyelenggaraan Pemerintahan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap, kedepan harus lebih ditingkatkan dengan cakupan yang lebih luas,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Gus Yani kemudian memaparkan perkembangan pandemic Covid-19 di Kota Santri. Alumnus Fakultas Ekonomi Airlangga Surabaya itu mengatakan pagebluk Covid-19  belum reda. Dia mengajak BUMN untuk bersama-sama membantu Pemerintah dalam penurunan angka paparan Covid-19 di Kota Santri ini.

“APBD di Pemkab Gresik saat ini sangat terbatas. Tentu dengan bantuan korporasi maka kita perlu membagi sasaran program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”ujarnya. 

“Kami welcome kepada Petrokimia Gresik untuk bersama-sama memutus penyebaran Covid-19.  Juga meningkatkan gizi masyarakat untuk menurunkan stunting,”imbuh Gus Yani. (*)

Petrokimia dan Pemkab Gresik Kalaborasi Launching Kampung Sehat, Wujudkan Kampung Dambaan Bebas Covid Selengkapnya