Bupati Gresik : Ingatkan Kepala OPD Kerja Wujudkan Nawa Karsa untuk Kesejahteraan Warga 

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi, promosi dan rotasi di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali bergulir. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama administrator, pengawas dan fungsional di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 17 November 2022.

Total ada 129 pejabat yang di mutasi. Rinciannya ; eselon II sebanyak 8 orang ; eselon III (26 orang) ;  eselon IV (45 orang) ; Kepala Puskesmas  (3 orang) ;  Kepala UPT SD Negeri  (23 orang) dan Penyesuaian Jabatan Fungsional (24 orang).

Delapan pejabat eselon II yang bergeser dan satu promosi adalah  Reza Pahlevi, jabatan baru Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD)  merangkap Plt Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) ; Hari Syawaludin menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) ; Sutaji Rudi sebagai Staf Ahli Bidang Fisik dan Prasarana ; drg Syaifuddin Ghozali sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan ekonomi kreatif, kebudayaan, kepemudaan dan olahraga (Disbudparekraf) ; Eddy Hadisiswoyo sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

Berikutnya , Achmad Hadi sebagai Kepala Inspektorat ; Nuri Mardiana sebagai Asisten Administrasi Umum dan Malahatul Fardah sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag).

SAMBUTAN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan wejangan kepada 129 pejabat yang baru dilantik di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 17 November 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Apa pesan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kepada para pejabat yang baru dilantik. Bupati berusia 37 tahun itu meminta kepada para kepala organisasi perangkat (OPD) yang baru dilantik untuk segera cepat menyesuaikan dengan posisi baru. Kerja…kerja…kerja. Selain itu, mantan Ketua DPRD Gresik itu, meKepala OPD bekerja secara team work. Kolaborasi dan sinergi antardinas dengan meninggalkan egosektoral.

“Kepala dinas tidak bisa egosektoral. Ayo bersama-sama memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Karena kita tidak bisa bekerja sendiri,”tegas Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ia kembali menegaskan program Nawa Karsa jangan menjadi tumpukan diatas meja dan menjadi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Nawa Karsa harus teraplikasi dan teralisasi sehingga bisa mensejahterakan masyarakat Gresik,”tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Ia mencontohkan program Stunting, Universal Health Coverage (UHC). Pada 2023 stunting harus turun. UHC sudah berjalan dan telah mendapatkan apresiasi penghargaan. “Lurah harus moco (membaca) RPJMD Bupati. Nek ono wong loro (ada orang sakit,Red) diantar,”tegasnya. Selain itu, proyek infrastruktur, Rumah Sakit (RS) di Gresik Selatan harus diselesaikan 2023. “Semangat gotong royong dan kolaborasi,”ujarnya. 

Bagaimana Kepala Disdukcapil? Bupati Fandi Akhmad Yani meminta Hari Syawaludin untuk sering turun ke masyarakat. “Disdukcapil kudu rajin dibawah.”Hulu kegiatan ada di Disdukcapil,”tegasnya. (yad)

Bupati Gresik : Ingatkan Kepala OPD Kerja Wujudkan Nawa Karsa untuk Kesejahteraan Warga  Selengkapnya

Satu Lagi, Layanan Kesehatan Beroperasi di Gresik Selatan, Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti 

GRESIK,1minute.id – Pelayanan kesehatan di kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik bertambah. Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan pun semakin mudah. Pelayanan kesehatan baru itu adalah Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti.

Klinik yang berada di Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Menganti di launching pada Minggu, 13 November 2022. Launching dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. 

Fandi Akhmad Yani menyambut baik kehadiran klinik tersebut. Karena pada prinsipnya, semakin banyak fasilitas kesehatan yang tersedia, maka akan semakin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan.

“Saat ini eranya ada kolaborasi, kalau pun ada persaingan itu adalah persaingan yang positif. Seperti halnya MWCNU di tiap wilayah Gresik saling berlomba-lomba menyediakan klinik pratama di MWC masing-masing. Berikutnya yang harus dilakukan adalah bersaing memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat,”ucap Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya.

Gus Yani berharap adanya sinergi yang baik antara Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dengan klinik Mabarrot. “Monggo bersinergi dengan baik. Prinsipnya adalah kita tumbuh bersama, manfaatnya kita dahulukan melayani masyarakat. Oleh karenanya, semoga klinik ini akan menjadi suatu prasasti peninggalan kita bagi kepentingan masyarakat luas,”tegasnya. 

Senada Fandi Akhmad Yani, Bu Min- sapaan akrab- Wakil Bupati Gresik berpesan kepada manajemen klinik untuk lebih mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga, kehadiran klinik bisa dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. “Ini akan semakin memudahkan dan mendekatkan masyarakat yang memerlukan pelayanan kesehatan. Sakit itu tidak bisa ditawar atau direncakanan, oleh karenanya kita akan terus berusaha mendekatkan supaya ada banyak fasilitas kesehatan di sekitar kita. Termasuk nanti di Gresik selatan akan didirikan RSUD,”terang Bu Min.

Klinik Mabarrot Muslimat MWCNU Menganti yang diresmikan hari ini direncanakan akan memberikan pelayanan UGD 24 jam. Sedangkan fasilitas poli umum, poli gigi, poli balai kesehatan ibu dan anak / KB, instalasi farmasi, laboratorium, khitan dan persalinan akan dilayani dari pukul 07.00 WIB hingga 20.00 WIB.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah mengatakan, untuk mengenalkan kepada masyarakat, pihaknya menggelar pelayanan kesehatan gratis di Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti ini. 

“Kita adakan pelayanan gratis dengan bekerja sama dengan Puskesmas terdekat yaitu Puskesmas Menganti dan Puskesmas Kepatihan. Mungkin nanti seminggu sekali akan kita adakan pelayanan kesehatan atau Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) sehingga masyarakat familiar dengan Klinik Mabrrot,”ungkap dr. Khusnah. (yad)

Satu Lagi, Layanan Kesehatan Beroperasi di Gresik Selatan, Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti  Selengkapnya

Nazril, Balita Lahir Tanpa Anus, Bupati Gresik dan Mensos Komitmen Berikan Pendampingan 

GRESIK,1minute.id – Keluarga Muhammad Nazril, 6 bulan, tidak berjuang sendirian. Empati kepada balita pasangan Mochamad Nadif dengan Lindi Febrianti ini untuk bisa segera sembuh semakin banyak. Setelah Pemkab Gresik, kini Menteri Sosial Tri Rismaharini pun ikut turun tangan membantu meringankan beban orang tua Nazril tersebut. 

Mantan Walikota Surabaya itu bertemu dengan orang tua Nazril di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Minggu, 13 November 2022. Kedatangan Risma disambut oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) dr Mukhibatul Khusnah dan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik dr Ummi Khoiroh. 

Nazril balita 6 bulan ini tinggal di Dusun Pilang, Desa Kedamean, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Nazril mengalami multiple congenital malformation atau kondisi bayi lahir dengan kelainan lebih dari satu. Diantaranya, tidak memiliki anus. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media dan masyarakat, yang sudah menunjukkan kepedulian yang luar biasa kepada Nazril. Dirinya menjelaskan, dengan kondisi Nazril seperti saat ini tentunya memerlukan pelayanan kesehatan secara berkelanjutan agar bisa tumbuh dan berkembang seperti balita lainnya.

“Insya Allah kita dari Pemerintah Kabupaten Gresik tidak akan tinggal diam. Seperti saat kemarin adik Nazril memerlukan pelayanan kesehatan di RSAL Surabaya, kita terus mendampingi melalui Dinas Sosial Kabupaten Gresik dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik,” terang Bupati Yani usai dampingi Mensos Tri Rismaharini menyerahkan bantuan di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Minggu, 13 November 2022.

Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani yakin, dengan sinergitas yang ada akan menghasilkan pelayanan yang terbaik kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gresik. Untuk diketahui Nazril yang lahir tanpa anus. Orang tua Nazril yang hanya buruh pabrik sangat membutuhkan uluran tangan untuk berobat serta operasi buat sang buah hati itu.

Dengan kondisi tersebut, Nazril  harus menjalani beberapa kali operasi. Kisahnya lantas viral di lewat berbagai media dan media sosial. Dan  masuk di platform penggalangan dana Kitabisa.com. 

Untuk penyembuhan penyakit yang dideritanya, Nazril telah mendapat dukungan bantuan dari kepesertaan orangtuanya dalam Bantuan Peserta Jaminan Kesehatan (BPJS). Namun untuk kebutuhan sehari-hari dirasa masih kurang. Sebab, penghasilan ayah Nazril sebagai buruh pabrik masih belum mencukupi.

Mensos Tri Rismaharini menyatakan, anggaran Kemensos tidak di desain untuk mendukung pengobatan penyakit yang membutuhkan penanganan medis berkelanjutan seperti diderita Nazril. Untuk mendukung kelancaran selama proses pengobatan, keluarga kecil ini tetap memerlukan bantuan. 

“Kami kan tidak bisa anggarannya untuk pengobatan seperti ini. Itu bisa dibantu oleh para dermawan. Tapi kan ada biaya operasional, untuk makan, transportasi, dan sebagainya. Nah itu tidak sedikit juga. Kami bantu itu,”kata Mensos Risma.

Untuk meringankan beban orantuanya, Kemensos bersama kitabisa.com menginisiasi pendampingan layanan dukungan psikososial. Mereka juga menggalang dana untuk mendukung biaya operasional Nazril selama proses pengobatan hingga sembuh.

“Terima kasih kepada rekan-rekan media maupun media sosial yang menginformasikannya ada berita tentang adik Muhammad Nazril. Sehingga kami dapat mengetahui dari cerita itu,” katanya saat memberikan keterangan di hadapan awak media.

Tidak hanya itu, Kemensos melalui Direktorat Pemberdayaan Masyarakat memberikan bantuan usaha kepada orang tua Nazril yaitu peralatan untuk berjualan minuman dan sosis. Hal ini agar orangtua Nazril bisa mandiri dan dapat membantu perekonomian keluarga. Bantuan tersebut berupa lemari es, kompor gas, blender multifungsi, peralatan makan, peralatan masak, etalase, sealer, dan berbagai jenis bahan makanan.

Adapun total bantuan dari Kemensos yang diberikan kepada keluarga Nazril senilai Rp22,4 juta dan bantuan hasil donasi dari  kitabisa.com  senilai Rp 59,9 juta. (yad)

Nazril, Balita Lahir Tanpa Anus, Bupati Gresik dan Mensos Komitmen Berikan Pendampingan  Selengkapnya

Kick Off 1 Abad NU, 30.000 Kader Nahdliyin Mengikuti Apel Akbar di Alun-alun Sidayu 

GRESIK,1minute.id – Kick Off 1 Abad Nahdlatul Ulama telah dimulai Rabu melam, 9 November 2022. Ribuan warga Nahdliyin tumplek-blek memenuhi jalan Raya Pantai Utara (Pantura) Gresik. Mulai dari Kecamatan Dukun hingga Alun-alun Sidayu. 

Mereka mengikuti pawai Obor dengan berjalan kaki sejauh 10 kilometer dalam perhelatan akbar yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim itu. Kick off 100 tahun organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu pun sangat meriah. 

Tadi pagi, bertepatan Hari Pahlawan dilakukan gelar Apel Akbar 30.000 kader NU dipusatkan di Alun-alun Sidayu. Alun-alun peninggalan Kanjeng Sepuh yang legendaris itu. Apel tersebut dalam rangka menyongsong 1 Abad NU pada 7 Februari 2023 mendatang.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, NU saat ini merupakan organisasi yang dapat mempengaruhi kestabilan bangsa Indonesia. Untuk itu, bupati mengajak seluruh kader NU Jatim khususnya di Gresik untuk selalu menjaga eksistensinya.

BERSAMA KIAI : Bupati Gresik Fandi Akhmad dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama tokoh dan kiai NU dalam kick off 1 Abad NU di Alun-alun Sidayu pada Rabu malam, 9 November 2022 ( Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Bupati yang akrab disapa Gus Yani itu juga mengatakan, NU harus bisa berkaca pada tragedi Kanjuruhan yang terjadi tempo hari. Menurutnya, agenda apel akbar dapat menjadi momentum dalam menjaga sesama manusia.

“Dalam kesempatan yang luar biasa kali ini, kami mengajak seluruh pengurus dan kader NU untuk terus menebar kedamaian, kerukunan, dan kesatuan bangsa,”ujarnya.

Gus Yani juga menuturkan, tragedi Kanjuruhan di Malang patut menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak dalam menjaga sesama manusia, terutama generasi muda NU. “Dimana perhelatan akbar ini merupakan momentum bagi kita sebagai generasi muda untuk saling menjaga antar umat manusia,”mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sebelum Apel Akbar 30.000 Kader NU yang bertepatan dengan Hari Pahlawan itu, mulai Rabu malam, 9 November 2022  kegiatan Ziarah Wali dan Muassis NU, Kirab Obor, penampilan 1.000 ishari, dan festival Damarkurung khas Gresik. Juga, istighotsah, ijazah kubro dan Apel Akbar Kader NU yang puncaknya dilaksanakan tepat pada 10 November 2022 pagi.

Rangkaian kegiatan itu dihadiri sejumlah kiai sepuh NU. Diantaranya, Wakil Rais AM PBNU KH Anwar Iskandar, Rais Syuriah PWNU Jatim KH M. Anwar Manshur, dan KH Abdul Matin Jawahir, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, dan kiai serta Bu Nyai di Gresik dan sekitarnya. (yad)

Kick Off 1 Abad NU, 30.000 Kader Nahdliyin Mengikuti Apel Akbar di Alun-alun Sidayu  Selengkapnya

Nawa Karsa Gresik Seger Luncurkan PKH Inklusif, Sasaran 2.450 Penerima Manfaat Senilai Rp 4,9 Miliar 

GRESIK,1minute.id – Program Keluarga Harapan (PKH) Inklusif diluncurkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 9 November 2022. Satu dari sembilan program Nawa Karsa duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Bupati-Wakil Bupati Gresik yakni Gresik Seger (Sejahtera, Bahagia dan Berdikari).

Sebanyak 2.450 warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang mendapatkan manfaat dari program ini. Rincian 500 kelompok disabilitas dan 1.950 kelompok lansia. Anggaran yang dialokasikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sebesar Rp 4,9 miliar. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik 2022.

Launching PKH Inklusif ini dipusatkan di Balai Desa Sembung, Kecamatan Wringinanom. Sebanyak 85 warga lansia dan 5 penyandang disabilitas mendapatkan program ini. Program PKH Inklusif ini merupakan program orisinil Kabupaten Gresik. 

Program ini ditargetkan menyisir kelompok masyarakat rentan yakni lansia dan difabel yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), namun belum menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim maupun Pemerintah Pusat. Bantuan PKH Inklusif ini diberikan dalam bentuk uang tunai senilai Rp 2 juta yang penyalurannya dibagi 4 kali dalam satu tahun. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, program PKH Inklusif merupakan program yang murni berasal dari temuan dan keresahan di masyarakat. Bupati Yani bercerita, suatu waktu dirinya bersama wabup turun di lapangan dan bertemu dengan masyarakat.

“Suatu waktu saya bersama Bu Wabup bertemu dengan warga. Disana saya mendapati fakta di lapangan bahwa ada masyarakat penyandang disabilitas yang tidak tersentuh bantuan apapun dari sejak lahir hingga berusia 25 tahun,”kenangnya. 

Dari temuan tersebut, bupati yang akrab disapa Gus Yani ini bersama Wakil Bupati Aminatun Habibah (Bu Min) berkomitmen untuk mencari jalan keluar atas masalah tersebut. Komitmen inilah yang kemudian menjelma menjadi Nawa Karsa dengan PKH Inklusif sebagai bentuk nyata jawaban permasalahan tersebut.

Gus Yani juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, utamanya DPRD Gresik yang sudah memberikan dukungan agar program ini bisa berjalan. Namun, sebagai suatu program baru, Gus Yani menyadari perlunya dukungan dari berbagai pihak agar program PKH Inklusif berjalan seperti yang di cita-citakan.

“Program ini memang masih baru, pasti akan ada kekurangan disana sini. Oleh karenanya kami memohon kepada seluruh pihak untuk aktif berkoordinasi dengan Dinas Sosial jika ada masyarakat yang membutuhkan tetapi belum masuk dalam PKH Inklusif. Kita niatkan agar program ini tidak hanya sekedar di acara seremonial, namun bisa terus berjalan berkesinambungan,”harapnya dalam acara yang dihadiri Staf Ahli Kementerian Sosial Asep Sasa Purnama ini. 

Sementara itu, Staf Ahli Kemensos Asep Purnama dalam keterangannya mengakui bahwa program PKH Inklusif merupakan suatu terobosan kreasi dan inovasi yang luar biasa dari Kabupaten Gresik. “Ini merupakan bentuk kolaborasi berbagai pihak dalam menangani masalah sosial di masyarakat. Mudah-mudahan program dari Kabupaten Gresik ini bisa menular dan menginspirasi kota/kabupaten lain,”ungkapnya.

Kepala Dinas Sosial Gresik Ummi Khoiroh mengatakan, untuk mengatasi permasalahan yang akan muncul dalam pelaksanaan PKH Inklusif Dinas Sosial meyediakan Quick Respons.

“Tim quick respons ini akan menerima laporan dari masyarakat manakala ada masyarakat yang layak mendapat bansos PKH Inklusif tetapi datanya belum masuk. Dari laporan masyarakat tersebut, kemudian akan dilakukan assesment oleh tingkat desa untuk selanjutkan diusulkan masuk dalam data penerima PKH Inklusif,”terang Ummi. (yad)

Nawa Karsa Gresik Seger Luncurkan PKH Inklusif, Sasaran 2.450 Penerima Manfaat Senilai Rp 4,9 Miliar  Selengkapnya

309 dari 330 Desa di Kabupaten Gresik Berstatus Mandiri dan Maju 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendapatkan penghargaan Lencana Bakti Desa Pertama. Penghargaan diberikan oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar di Surabaya pada Kamis, 27 Oktober 2022.

Pencapaian yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berkomitmen dan mendorong percepatan pembangunan desa di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Kini, di kabupaten dengan jumlah penduduk 1,2 juta jiwa ini tidak ada lagi status desa tertinggal. Yang ada status Desa berkembang, maju dan mandiri. 

Dari total 330 desa yang tersebar di 18 kecamatan, jumlah desa berstatus mandiri sebanyak 153 desa atau sebesar 46,37%. Kemudian, desa berstatus maju sebanyak 156 desa atau sebesar 47,27%, dan desa berkembang sebanyak 21 desa atau sebesar 6,36%.

Bila Desa Mandiri dan Maju digabung berjumlah 309 desa atau 93,64 persen. Artinya, dalam kurun waktu setahun terakhir mengalami kenaikkan dari tahun sebelumnya sebesar 84,24 persen. Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) Kabupaten Gresik menempati urutan ketiga di Provinsi Jawa Timur dan urutan ke-21 secara nasional.

Penghargaan tersebut diberikan bersamaan dengan launching pendirian Lembaga Keuangan Mikro BUMDesMa, dan penandatanganan MoU dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) , Badan Keamanan Laut (Bakamla) serta perjanjian kerjasama dengan Pangkoarmada II.

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar memberikan apresiasi kepada kepala daerah kabupaten/kota yang telah memberikan dukungan luar biasa terhadap pembangunan desa. “Provinsi Jawa Timur memiliki prestasi yang sangat membanggakan dengan menjadi provinsi yang paling banyak desa mandirinya, sedangkan kita tahu bahwa Jawa Timur ini jumlah desanya juga sangat banyak,”ungkap Abdul Halim Iskandar didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. 

Mendes PDTT berharap Kabupaten/Kota terus berlomba-lomba dalam melakukan percepatan pembangunan desa. Hal ini selaras dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang secara gamblang menjelaskan bahwa pembangunan nasional sejatinya dimulai dari desa. (yad)

309 dari 330 Desa di Kabupaten Gresik Berstatus Mandiri dan Maju  Selengkapnya

Mengentas Kemiskinan, Bupati Gresik Kick Off Pemberdayaan Ekonomi Bunda Puspa

GRESIK,1minute.id – Kick off pemberdayaan ekonomi Bunda Puspa dimulai pada Rabu, 26 Oktober 2022. Program pengentasan kemiskinan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini, Pemkab Gresik  berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Bisnis Manajemen (LPBM) Universitas Airlangga Surabaya.

Salah satu program Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah itu, yakni Bantuan Pemberdayaan Perempuan Usaha dan Pendidikan Anak (Bunda Puspa). Bentuknya, berupa pelatihan dan pemberdayaan usaha perempuan.

“Kesejahteraan masyarakat merupakan SDGs variabel pertama. Bagaimana ekonomi tumbuh dari desa melalui tangan perempuan-perempuan terampil,”kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 26 Oktober 2022. Kick off pemberdayaan ekonomi Bunda Puspa dihelat di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik ini diikuti 32 orang pendamping Desa Bunda Puspa, yang tergabung dalam tim pelaksana Bunda Puspa dan 160 perempuan penerima manfaat.

Tujuan program Bunda Puspa ini, imbuh bupati, diharapkan meningkatkan pendapatan keluarga penerima manfaat (KPM). Kemudian, meningkatkan ketahanan KPM pada aspek psikologi dan sosial, melalui kesetaraan gender dan pemenuhan hak anak. 

“Dengan mendorong motivasi berusaha dan kemampuan keluarga penerima manfaat dalam rangka meningkatkan kesejahteraannya,”tegas Fandi Akhmad Yani yang juga Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya ini. 

Sinergi dan kolaborasi antarsektor, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani optimistis program Bunda Puspa bisa menjadi solusi pengentasan kemiskinan di Gresik. “Program Bunda Puspa, nantinya akan menjadi salah satu program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Gresik,” ucapnya.

“Program Bunda Puspa harus menjadi pilot project, sebuah inovasi yang dirancang dan di desain tujuannya untuk memperbaiki perekonomian, berharap bisa membantu ekonomi keluarga,”imbuhnya. (yad)

Mengentas Kemiskinan, Bupati Gresik Kick Off Pemberdayaan Ekonomi Bunda Puspa Selengkapnya

Kunker ke Kota Pahlawan, Bupati Gresik Bahas Kolaborasi Berobat Bawa KTP se- Surabaya Raya

 

GRESIK,1minute.id – Berobat cukup membawa kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) telah dinikmati warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sejak awal Oktober 2022 akan diperluas. Tidak hanya di Gresik. Nantinya, juga digunakan untuk berobat di  Surabaya Raya (Surabaya, Gresik dan Sidoarjo).

Untuk merealisasi rencana pelayanan kesehatan gratis itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan kunjungan kerja ke Kota Surabaya. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik disambut langsung oleh Walikota Surabaya Eri Cahyadi pada Rabu, 26 Oktober 2022.

Ada topik yang dibahas dalam pertemuan dua kepala daerah itu. Yakni, rencana kolaborasi program Universal Health Coverage (UHC) dan moda transportasi darat untuk mengatasi kemacetan lalu lintas. 

Gus Yani mengatakan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hal yang sangat penting. Dengan adanya kebijakan terkait dengan UHC, maka masyarakat memperoleh jaminan kesehatan yang layak dan gratis. Di Kabupaten Gresik sendiri, pelayanan kesehatan berbasis UHC sudah terlaksana mulai awal Oktober 2022. Dan rencananya akan ada kerjasama di wilayah Surabaya Raya.

“Dengan terwujudnya kerjasama UHC ini nantinya masyarakat akan mendapat jaminan dan pelayanan kesehatan secara gratis wilayah Surabaya Raya tersebut. Jadi warga Gresik yang berobat ke Surabaya bisa berobat secara gratis, begitupun sebaliknya. Tinggal kita menunggu skema dan mekanisme yang akan dijalankan dengan melibatkan Dinkes serta BPJS untuk membahas hal ini,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sejak awal Oktober 2022, warga Kota Santri Gresik membutuhkan pelayanan kesehatan 

cukup membawa e-KTP atau KK. Layanan yang mudah dan gratis bisa dinikmati di 32 puskesmas, 51 klinik, dan 10 dokter praktik mandiri sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama. Sedangkan untuk fasilitas kesehatan tingkat rujukan, sudah disiapkan 2 rumah sakit pemerintah dan 17 rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Gresik. 

Selain rencana perluasan layanan kesehatan (yankes) itu, kunker juga membahas wacana tentang penyedia moda transportasi darat terpadu yang terintegrasi dengan Surabaya. 

Kemacetan lalu lintas juga menjadi persoalan sosial dan perlu adanya penanganan. Salah satu yang menjadi faktor adalah jumlah kendaraan bermotor milik pribadi. “Kedepan, dengan hadirnya moda transportasi terpadu diharapkan mengurangi pemakaian kendaraan pribadi dan beralih ke mode transpotasi terpadu,”kata Gus Yani yang juga Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya ini. 

Moda transportasi terpadu ini diharapkan mampu mengatur arus penumpang sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah. Masyarakat dapat bepergian sesuai dengan daerah tujuan dengan menggunakan transportasi massal dan bersifat estafet. “Sehingga Gresik dan Surabaya dapat terkoneksi dengan hadirnya moda transportasi terpadu ini,”imbuhnya. Namun, wacana ini, perlu adanya kajian yang matang sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mengurangi kemacetan di Kabupaten Gresik. (yad)

Kunker ke Kota Pahlawan, Bupati Gresik Bahas Kolaborasi Berobat Bawa KTP se- Surabaya Raya Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Bahaya Memancing ketika Banjir 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memimpin Apel Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam. Apel dipusatkan di halaman Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 25 Oktober 2022.

Dalam kesempatan itu, Fandi Akhmad Yani bersama Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menyempatkan melakukan inspeksi kelengkapan peralatan penanganan bencana. Mulai perahu karet hingga tenda antisipasi adanya pengungsi warga. Semua perlengkapan dalam kondisi laik pakai. 

Lalu apa arahan orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu? Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani kembali mengingatkan saat ini telah memasuki musim hujan. Hal ini berpotensi terhadap kerawanan terjadinya bencana alam. Seperti banjir, puting beliung dan tanah longsor. Kesiapsiagaan dalam mitigasi maupun koordinasi secara komprehensif dengan berbagai pihak dalam menghadapi terjadinya bencana alam.

“Selain mitigasi dan koordinasi secara komprehensif dari berbagai pihak. Saya minta kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kesiapsiagaan bencana agar memiliki kontribusi yang besar atas dasar kemanusiaan dan keselamatan masyarakat,”katanya.

Satu hal yang menjadi perhatian Bupati  Fandi Akhmad Yani adalah disaat kondisi banjir,  berharap agar masyarakat tidak melakukan hal sembrono.  Memanfaatkan situasi banjir dengan memancing ikan, misalnya. 

“Bahaya juga ketika banjir dan arus yang deras malah dimanfaatkan warga memancing. Dikhawatirkan kalau lengah kemudian terbawa arus dan tidak bisa berenang, maka nyawa menjadi taruhannya. Oleh sebab itu saya minta kepada masyarakat untuk tidak melakukan hal sembrono seperti itu,”pintanya.

Ia berharap agar seluruh jajaran TNI-Polri, BPBD serta seluruh pihak yang terkait agar tetap kompak dan penuh kebersamaan dalam aksi penanggulangan bencana. Saling bahu membahu, gotong royong demi keselamatan masyarakat.

Apel Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam diikuti jajaran TNI-Polri, BPBD, Satpol-PP, Dishub serta Dinas Pemadam Kebaran dan Penyelamatan. Seperti diberitakan, Kali Lamong sempat meluap pada Senin, 24 Oktober 2022. Sejumlah desa tergenangi air bah kiriman dari hulu itu mengakibatkan tanggul Desa Cermen atau anak Kali Lamong jebol.

Akibatnya, air bah memasuki rumah warga desa setempat. Pemkab Gresik telah memperbaiki tanggul yang jebol itu dengan melakukan pengurukan dan memasang anyaman bambu untuk menahan air. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Bahaya Memancing ketika Banjir  Selengkapnya

Klinik Pratama Mabarrot MWCNU Resmi Beroperasi, Bupati Gresik: Klinik Meningkatkan Derajat Kesehatan Umat

GRESIK,1minute.id – Klinik Pratama Mabarrot Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama  Driyorejo resmi beroperasi. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan klinik kesehatan itu tepat di Peringatan Hari Santri pada Sabtu, 22 Oktober 2022. Klinik ini diharapkan semakin meningkatkan derajat kesehatan bagi umat.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, dengan didirikannya klinik sendiri seperti ini, NU akan lebih bisa memperhatikan para kiai, santri di pondok pesantren dan lainnya. Selain mempunyai misi sosial, dari klinik ini bisa menghasilkan profit melalui klinik kesehatan.

“Kedepan Nahdaltul Ulama (NU) memiliki banyak aset, yang dapat membawa NU menjadi lembaga yang berdikari secara  ekonomi,”harap Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. Ia  mengajak seluruh pihak tak terkecuali Nahdlatul Ulama, untuk bergandeng tangan dan bersinergi dalam mewujudkan cita-cita, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Berbagai program juga terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik, dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Selain menambah pelayanan kesehatan, tentunya terus mengupayakan capaian cakupan kesehatan semesta atau Universal health Coverage (UHC). 

“Yang jelas saya berharap besar, klinik Mabarrot ini kedepannya semakin besar dan bermanfaat untuk masyarakat,”tandasnya. 

Hadir di acara diantaranya, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusnah, Kepala Dinas PMD Abu Hassan, Wakil Ketua PCNU Gresik Syifaul Qulub, Rais Syuriah MWC NU Driyorejo K.H Mas’ud Abdullah, Ketua MUI Driyorejo K.H Achmad Khusaini. (yad)

Klinik Pratama Mabarrot MWCNU Resmi Beroperasi, Bupati Gresik: Klinik Meningkatkan Derajat Kesehatan Umat Selengkapnya