GRESIK,1minute.id – Gresik United gagal meraih poin 3 menjamu Persikab Bandung di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Sabtu, 10 September 2022. Bermain di kandang dengan sokong ribuan pasang mata suporter Ultras Gresik belum bisa mengangkat moral tim besutan Khusairi.
Selama 90 menit, tetap kacamata. Alias tanpa gol. Ultras Gresik kecewa. Sebab, tiga kali bertanding ( dua kali tandang dan sekali kandang) di Liga 2, Imam Witoyo dkk belum pernah menciptakan sebiji gol. Bahkan, kemasukan. Sehingga, tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu hanya meraih 2 poin (2 kali seri, sekali kalah).
Di laga home perdana menjamu Persikab Bandung ini, pengila bola berharap Gresik United bisa menciptakan gol dan menang. Namun, harapan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik kandas. Gresik United hanya trengginas di 45 menit pertama.
Sejumlah peluang yang tercipta di menit-menit awal tidak bisa berbuah gol. Bahkan, di babak kedua, Imam Witoyo dkk kedodoran. Beruntung, gawang Gresik United yang dijaga Muhammad Ulul Harham tidak kebobolan. Kedudukan tetap sama, kacamata sampai wasit Heri Sulistiyo meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.
Sejumlah suporter yang kecewa dengan permainan anak asuh Khusairi langsung berteriak meminta manajemen melakukan evaluasi menyeluruh. Bahkan, ada yang berteriak mengganti pelatih. “Ganti pelatih sekarang juga,”teriak suporter yang berada di tribun selatan.
Pelatih Persikab Bandung Steffan Rullin Keeltjes mensyukuri hasil sore hari ini. Berhasil mencuri poin di Gresik. Ia mengaku kaget dengan permainan Gresik United. “Tidak menyangka Gresik United main begitu fighting spirit , high pressing. Kami sudah mengantisipasi, mereka pasti ingin menang karena bermain di kandang,”kata Steffan usai pertandingan.
Sementara itu, Pelatih Gresik United, Khusairi mengaku sempat optimistis meraih kemenangan sebelum laga. Saat babak kedua, Khusairi mengakui stamina anak asuhnya drop. “Babak kedua tim saya kedodoran, stamina kehabisan, ini evaluasi saya,” kata Khusairi. (yad)
ATLET prestasi bertaraf nasional dan internasional bermunculan dari Gresik. Keberhasilan para atlet itu diantaranya berkat pembinaan bertahun-tahun yang dilakukan oleh Petrokimia Gresik. Periode 2021-2022, perusahaan Solusi Agroindustri, anggota holding Pupuk Indonesia itu menggelontor anggaran Rp 10,5 miliar.
HARI OLAHRAGA NASIONAL (Haornas) di peringati setiap 9 September. Keberhasilan atlet olahraga bertaraf nasional, regional bahkan internasional tidak bisa lepas dari pembinaan yang telah dilakukan oleh Petrokimia Gresik. Puluhan tahun perusahaan Solusi Agroindustri, anggota holding Pupuk Indonesia itu melakukan pembinaan. Pembinaan sejak dini.
Nurul Fajar Fitriyati, Nanda Wahyu Jendro, dan Maulana Rifky Yavianda, diantaranya. Mereka telah mengharumkan nama Gresik di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua maupun Sea Games 2022. Selain renang ada senam, bola voli dan sepak bola.
“Petrokimia Gresik dalam menjalankan bisnisnya tidak hanya berupaya menghasilkan produk-produk berkualitas di sektor agroindustri untuk mendukung tercapainya ketahanan pangan nasional, tetapi juga memajukan masyarakat dan komunitas sekitar salah satunya pada bidang olahraga. Komitmen tersebut terjawab melalui capaian prestasi yang membanggakan dari para atlet binaan Petrokimia Gresik di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,”ujar Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo pada Jumat, 9 September 2022.
Karena itu, Petrokimia Gresik terus aktif berkontribusi dalam mencetak generasi berprestasi di bidang olahraga tanah air. Untuk periode 2021-2022 saja, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia ini telah menyalurkan dana sebesar Rp10,5 miliar sebagai wujud kontribusi di bidang olahraga melalui pembinaan dan sejumlah dukungan penyelenggaraan kompetisi.
Ada beberapa cabang olahraga (cabor) binaan Petrokimia Gresik. Antara lain, senam, voli, renang dan sepak bola.
CABOR RENANG
PEMBINAAN SEJAK DINI : Sejumlah anak ketika menjalani latihan renang di kolam renang Petrokimia Gresik pada September 2017 (Foto : Dokumen Chusnul Cahyadi/1minute.id)
SELAMA 37 Tahun Petrokimia Gresik melakukan pembinaan di cabang olahraga (Cabor) renang ini. Dalam melakukan pembinaan Petrokimia Gresik membentuk wadah Perkumpulan Renang dan Selam Petrokimia Gresik pada 1985 -kini berganti nama menjadi-Klub Renang Petrokimia Gresik (KRPG).
Atlet renang binaan perusahaan Solusi Agroindustri ini yang berprestasi diantaranya, Nurul Fajar Fitriyati dan Nanda Wahyu Jendro. Keduanya merupakan perwakilan Provinsi Jawa Timur yang berhasil memenangkan kejuaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Tahun 2021 dengan perolehan medali emas dan perak pada beberapa nomor perorangan.
Pada Sea Games 2022, Nurul juga berhasil mendapatkan satu perak dan satu perunggu untuk nomor 200 meter gaya punggung putri dan 4×100 meter estafet gaya bebas putri. Selain itu, Petrokimia Gresik juga melakukan pembinaan kepada atlet difabel. Atlet paraswimming diantaranya Maulana Rifky Yavianda. Atlet binaan KRPG juga berhasil menyabet medali emas pada ASEAN Para Games 2022.
“Nurul dan Maulana Rifky saat ini juga tengah mengikuti Pelatnas (Pelatihan Nasional), mohon dukungan untuk mereka agar bisa terus berprestasi mengharumkan nama Indonesia pada kejuaraan-kejuaraan dunia berikutnya,” ujar Dwi Satriyo.
CABOR SENAM
Pada 1982 Petrokimia Gresik mendirikan Klub Senam Petrokimia Gresik. Sejak saat itu, Petrokimia Gresik yang kini berusia emas, 50 tahun itu melakukan pembinaan cabor Senam di Jawa Timur. Klub Senam yang kini berganti nama menjadi Persatuan Senam Indonesia (PERSANI) Jatim. Saat ini PERSANI Jatim memiliki anggota yang berasal dari 36 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur
“Cabor senam binaan kami cukup produktif dalam perolehan medali. Terbaru pada PON Papua, berhasil membawa pulang tiga emas, sembilan perak, dan enam perunggu. Begitu juga di level internasional,”tandas Dwi Satriyo.
CABOR BOLA VOLI
PROLIGA : Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Volleyball Team ketika bertanding di SOR Tridharma Petrokimia Gresik (Foto : Humas Petrokimia Gresik for 1minute.id)
TAHUN 2002 gedung sarana olahraga (SOR) Tridharma Petrokimia Gresik berdiri megah. Saat itu, paling megah di Jawa Timur. Di gedung olahraga indoor itu, Petrokimia Gresik melakukan pembinaan tim bola voli. Fasilitas gedung lengkap untuk latihan dan memberikan bimbingan pelatihan intensif.
Pada akhir 2021 lalu, tim voli binaan Petrokimia Gresik berganti nama menjadi “Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Volleyball Team”. Dimana Pupuk Indonesia juga memainkan peran penting dalam kehadiran tim ini sebagai sponsor utama bagi Tim Voli PG pada kompetisi Proliga 2022.
Keikutsertaan tim voli binaan Petrokimia Gresik di kejuaraan Proliga tahun ini adalah yang ke-19, setelah absen satu kali pada 2020. Dan ditiadakannya penyelenggaraannya pada 2021 karena pandemi Covid-19. Prestasi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, tim voli binaan Petrokimia Gresik pernah meraih Juara 3 di tahun 2016 dan Juara 2 Proliga edisi 2022 ini.
Selain Proliga, tim voli Petrokimia Gresik sebelumnya juga pernah meraih Juara 2 Kejurnas Livoli Divisi 1 pada 2019. Saat ini, salah satu pemain voli putri binaan Petrokimia Gresik, Mediol Stiovanny Yoku terpilih untuk mengikuti Pelatnas persiapan mengikuti 2nd ASEAN Grand Prix 2022.
CABOR SEPAK BOLA
PETROKIMIA Gresik juga membina cabor sepak bola melalui Sekolah Sepak Bola (SSB) Petrokimia Putra yang didirikan sejak 1983. Sejumlah pemain sepak bola berprestasi binaan SSB ini diantaranya Herman Rhomansyah, M. Dimas Drajad, Marcell Januar Putra, Agus Indra Kurniawan. Rentetan nama tersebut berhasil masuk ke dalam skuad tim nasional membela Indonesia dalam banyak kejuaraan internasional.
Lebih lanjut Dwi Satriyo menambahkan, selain empat cabor di atas, Petrokimia Gresik juga memberikan perhatian pada cabor lain melalui sejumlah sponsorship pada berbagai event kompetisi olahraga. Karena bagi Petrokimia Gresik, semakin banyak event kompetisi olahraga yang diselenggarakan, maka semakin banyak pula bibit-bibit atlet baru yang akan lahir.
“Petrokimia berkomitmen untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, termasuk di dunia olahraga. Untuk itu kami mohon doa dan dukungan kepada masyarakat, agar operasional Petrokimia Gresik terus berjalan lancar, sehingga kontribusi yang kami berikan khususnya untuk bidang olahraga dapat semakin besar,”pungkas Dwi Satriyo. (*)
GRESIK,1minute.id – Gresik United baru mengantongi 1 poin dari dua kali laga tandang di Liga 2. Sekali seri ketika bentrok dengan Persekat Tegal. Dan, sekali kalah bertemu Bekasi City F.C. Nah, Sabtu besok, 10 September 2022, Laskar Joko Samudro-julukan-Gresik United akan menjamu Persikab Bandung di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS). Home perdana peluang besar bagi tim besutan pelatih Khusairi mendulang poin penuh. 3 poin alias menang.
Khusairi mengaku telah mempersiapkan antisipasi dan strategi ketika menjami Persikab Bandung itu. Selain menggembleng stamina Choirun Nasirin dkk. Khusairi mempersiapkan strategi yang berbeda dari dua laga tandang sebelumnya.
“Shooting, pressing, dan finishing sudah kita benahi. Kita siapkan untuk pertandingan besok (Sabtu),” ujarnya saat konferensi pers di G-JOS pada Jumat, 9 September 2022.
Ia mengaku sudah belajar banyak dari pertandingan sebelumnya kontra FC Bekasi City. Termasuk dalam hal penyelesaian akhir serta strategi membendung serangan Persikab Bandung. Apalagi Persikab berhasil mempecundangi tuan rumah Persela dengan skor 2-3. “Kami sudah belajar, dan sudah kami antisipasi untuk pertandingan besok. Tentu ini menjadi rahasia,”tegas dia.
Sementara itu, Pelatih Persikab Bandung Steffan Rullin Keeltjes mengungkapkan, setiap tanding tentunya akan menggunakan strategi yang berbeda. “Pertandingan away pasti banyak tekanan. Strategi dan teknik sudah kita siapkan, tapi yang perlu diwaspadai adalah mental pemain-pemain muda kami,”ujarnya.
Untuk diketahui Gresik United tergabung dalam Grup B. Ada sepuluh klub. Saat ini, Gresik United masih nangkring di papan tengah atau posisi 6 dengan 1 poin. (yad)
GRESIK,1minute.id – Sebanyak 73 Bu Nyai Nusantara berkumpul di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Karimi, Tebuwung , Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik pada Rabu, 7 September 2022.
Bu Nyai atau Ibu bagi para santri itu bersilaturahmi karena prihatin adanya fonomena dugaan kekerasan kepada santri di lingkungan pondok pesantren belakangan ini. Salah satunya menimpa santri di sebuah pondok pesantren Jombang, Jawa Timur.
Pertemuan Bu Nyai Nusantara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik juga Ketua Bu Nyai Nusantara Gresik Aminatun Habibah.
Aminatun Habibah mengharap pesantren di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dalam melakukan aktivitas harus ramah anak. “Ini penting dalam mewujudkan cita-cita Gresik sebagai kabupaten ramah anak,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah dalam sosialisasi Pesantren Ramah Anak pada Rabu, 7 September 2022.
Bu Min adalah anak almarhum KH Ahmad Muhammad Alhamad , pendiri Ponpes Qomaruddin, Sampurnab, di Kecamatan Bungah. Hadir dalam pertemuan Bu Nyai Nusantara kali pertama itu diantaranya
Wabup Aminatun memastikan kegiatan ini akan berkelanjutan. Tujuannya untuk mereformasi cara pandang dalam mendidik anak-anak di dalam maupun di luar ponpes. “Intinya bagaimana cara kita menjadikan kabupaten ramah anak” ujar Bu Min.
Menurut Bu Min, setiap anak memiliki hak setara dalam diperlakukan sejak masih dalam kandungan. “Sejak dalam kandungan, anak-anak punya hak yang sama yaitu hak hidup, tumbuh kembang, perlindungan, dan partisipasi,”kata Bu Min.
Bu Min mengajak kepada seluruh Bu Nyai agar dapat wujudkan lingkungan yang nyaman bagi para santri. Sifat otoriter menurutnya masih melekat pada beberapa pesantren dan harus diperbaiki. Ini tentunya akan mencoreng gelar Gresik sebagai Kota Santri. “Saya tahu sifat bu nyai beberapa masih ada yang otoriter, tidak semua tapi ada, maka dari itu harus dirubah” tegas Wabup Gresik itu. (yad)
GRESIK,1minute.id – Keluhan masyarakat terkait infrastruktur jalan rusak mendapatkan perhatian serius dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Data Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik ada 122 ruas jalan kabupaten dengan panjang 512,16 kilometer.
Dari total panjang jalan kabupaten itu sekitar 25 persen kategori rusak ringan, sedang dan berat. Sedangkan, jalan poros desa rusak lebih banyak yakni 36 persen. Untuk perbaikan dan peningkatan jalan kabupaten itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik telah mengalokasikan anggaran Rp 300 miliar pertahun. Hal itu terungkap di pertemuan Sinkronisasi Program dan Implementasi Pembangunan Jalan di Hotel Aston Inn, Gresik pada Rabu, 7 September 2022.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memimpin pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan Asosiasi Kepala Desa (AKD) dan camat itu. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Asisten Suyono dan Kepala DPUTR Gresik Achmad Hadi.
Fandi Akhmad Yani mengatakan, sinkronisasi program Pemkab Gresik dengan pemerintah desa (Pemdes) terkait kewenangan dan skema yang akan dijalankan. “Kita tahu bahwa antara pemerintah daerah dan pemerintah desa memiliki kewenangan masing-masing. Sehingga perlu adanya sinkronisasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya.
Dengan kerusakan jalan yang ada, imbuhnya, DPUTR Gresik telah melakukan simulasi kebutuhan anggaran yang ditaksir sekitar Rp 2 triliun. Dengan skema meliputi peningkatan kemantaban ruas jalan, peningkatan akses dengan memperhatikan sektor ekonomi, pariwisata dan industri serta peningkatan konektivitas antarwilayah.
Dari simulasi itu, imbuhnya, penanganan perbaikan jalan ini tidak serta merta tuntas dalam jangka waktu dekat. Namun, membutuhkan sistem perbaikan berkelanjutan.
“Melihat besarnya kebutuhan anggaran, tidak mungkin perbaikan ini tuntas dalam jangka waktu yang pendek dengan keterbatasan anggaran yang ada. Maka kita lihat skala prioritas dengan alokasi anggaran sebesar kurang lebih Rp 300 miliar pertahun,”kata Gus Yani.
Sementara itu, untuk perbaikan jalan poros desa, tambahnya, bisa menggunakan dana yang bersumber dari dana bantuan keuangan (BK) yang dioptimalkan untuk desa-desa.
Selain itu, Bupati berusia 37 tahun itu telah meminta DPUTR untuk melakukan pemetaan titik ruas jalan mana yang dilakuakan pengaspalan dan titik ruas jalan mana yang di beton. “Skema ini untuk peningkatan akses bagi wilayah yang bergerak di sektor industri, pariwisata atau kegiatan ekonomi lainnya,” katanya.
Ia juga mendorong DPUTR, AKD dan Camat untuk melakukan diskusi dan pemetaan untuk menentukan skala kebutuhan masyarakat. “Perbaikan ruas jalan yang tidak masuk dalam skala prioritas, saya minta untuk dilakukan pemetaan dan dimasukkan dalam skala kebutuhan masyarakat. Maka DPUTR, AKD dan camat segera lalukan pertemuan dan lakukan diskusi lanjutan,”pungkasnya.
Gus Yani juga berharap kepada masyarakat untuk bersabar atas kondisi yang ada saat ini. Namun dirinya berkomitmen bahwa perbaikan jalan ini dapat segera terealisasi. (yad)
GRESIK,1minute.id – Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-52 mulai terasa di Gresik. Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik bersama masyarakat maritim menggelar penanaman mangrove di ekowisata Mangrove di Desa Karangkiring, Kecamatan Kebomas pada Rabu, 7 September 2022.
Sebanyak 520 bibit mangrove yang ditanam di kawasan pesisir itu. Rencananya penanaman mangrove secara simbolis dilakukan oleh Kepala KSOP Gresik Roni Fahmi sekitar pukul 09.00 WIB. Namun, kondisi perairan di Pantai Karangkiring sedang pasang sehingga bibit tanaman mangrove diserahkan kepada nelayan setempat diatas perahu nelayan.
Hampir sepekan terakhir air laut di perairan Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sedang pasang. “Ini sudah seminggu ini air pasang dan angin kencang,”kata seorang warga. Ketinggian air di pesisir Karangkiring setinggi leher orang dewasa.
Kepala KSOP Gresik Roni Fahmi mengatakan, penanaman mangrove ini menjaga habitat, ekosistem dan biota yang ada di pesisir pantai Gresik ini “Agar habitat bisa tumbuh dan berkembang,”kata Fahmi usai acara. Selain menjaga habitat, lanjutnya, penanaman pohon mangrove sebanyak 520 pohon untuk menjaga abrasi pantai. “Saat ini di pesisir Dari teluk Gresik sudah mulai berkurang hutan mangrove,”katanya.
Ia berharap penanaman mangrove ini bisa membantu kelestarian lingkungan terutama yang ada di pesisir pantai. Sebab, ada beberapa daerah konservasi lingkungan yang harus terus dijaga . “Dipupuk Dan dipelihara karena pesisir laut adalah daerah yang rentan terjadinya abrasi. Menanam mangrove mencegah abrasi dan menjaga hidupnya biota-biota laut,”tegas mantan Kepala KSOP Papua ini.
SUSUR PANTAI : Nelayan Pesisir Karangkiring, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik menarik perahu bermuatan bibit pohon mangrove untuk ditanam memperingati Harhubnas ke-52 digagas KSOP Gresik pada Rabu, 7 September 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Fungsi mangrove untuk pelayaran, jelas Fahmi, adalah simbiosis mutualisme. Masyarakat bisa manfaatkan untuk mencari ikan. Sedangkan, bagi para pelaut adanya pohon mangrove itu bisa menjadi tanda kedangkalan air. “Teman-teman pelaut bisa membidik atau menentukan alur itu belum masuk alur pelayaran. Sehingga pelaut bisa mengetahui daratan atau mengetahui tingkat kedangkalan bisa diketahui,”tegas Fahmi. (yad)
GRESIK,1minute.id – Sosok mayat di temukan di area persawahan di Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik pada Rabu, 7 September 2022 sekitar pukul 09.00 WIB.
Jasad diduga perempuan itu nyaris membusuk. Perutnya sudah membesar membuat busana yang dipakai seakan tercabik-cabik. Nyaris tanpa busana. Bau menyengat mulai menusuk hidung. Belum diketahui secara pasti identitas korban.
Salah warga setempat mengungkapkan sejak jembatan Desa Kacangan, Kecamatan Benjeng putus pada akhirnya Desember 2021, banyak warga melintas jalan alternatif samping pasar Benjeng. Jalan itu ramai. Terutama pengendara motor. “Mayat ditemukan Selatan Pasar Benjeng. Sepertinya jasad perempuan,”ujar seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya itu.
Kabar penemuan mayat itu cepet menyebar kepada warga sekitar. Dalam hitungan menit warga betjubel untuk melihat jasad yang mulai membusuk itu. Jasad yang diduga berjenis kelamin tergeletak di semak-semak.
Kapolsek Benjeng AKP Tulus dikonfirmasi membenarkan ada penemuan mayat itu. “Tapi, tadi kami bersama Reskrim Polres Gresik tiba di lokasi sudah banyak warga,”kata Tulus dikonfirmasi 1minute.id melalui selulernya pada Rabu, 7 September 2022.
Tulus mengaku belum bisa memastikan identitas mayat. “Kami sudah woro-woro ke sejumlah desa. Tapi belum ada warga yang mengaku kehilangan anggota keluarga,”kata mantan Kapolsek Balongpanggang itu. Untuk saat ini, imbuhnya, jenazah telah dibawa ke kamar mayat RSUD Ibnu Sina Gresik. (yad)
GRESIK,1minute.id – Ikan bandeng selain memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Salah satunya adalah omega-3 yang baik untuk mendukung fungsi otak hingga menjaga kesehatan jantung. Mengonsumsi asam lemak omega 3 secara rutin dan dalam jumlah yang tidak berlebihan selama masa kehamilan, akan dapat membantu perkembangan otak janin Ibu hamil. Selain itu, omega 3 ini juga baik untuk meningkatkan volume dan kualitas ASI.
Ikan bandeng juga sangat lezat untuk disantap bila diolah dengan baik. Otak-otak bandeng, bandeng keropok , bandeng presto dan lain-lain. Namun, tidak semua orang bisa mengolah masakan berbahan utama bandeng itu.
Tim Penggerak (TP) PKK Gresik bersinergi dengan Tim Pokja 3 TP PKK Jawa Timur menggelar sosialisasi ragam produk perikanan dalam rangka peningkatan gizi keluarga. Sosialisasi digelar di atrium Gressmall Gresik pada Selasa, 6 September 2022. Sosialisasi digagas oleh Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani dihadiri oleh Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Elestianto Dardak itu menghadirkan Chef Muhammad Chilmi dari Kota Pasuruan.
Arumi Bachsin menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk membawa produk perikanan yang bergizi tinggi ke dapur keluarga di Jawa Timur dan menjadi makanan sehari hari serta disukai oleh seluruh anggota keluarga terutama ibu-ibu hamil dan anak-anak dengan berbagai macam ragam olahannya.
“Sebagai salah satu tanggung jawab kita semua untuk mengurangi Stunting di wilayah Jawa Timur dengan meningkatkan ragam olahan pangan perikanan untuk mendapatkan pangan bergizi beragam dan seimbang,”ujar istri Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak ini.
Untuk diketahui, Provinsi Jawa Timur menghasilkan produk perikanan dengan jumlah terbesar di Indonesia baik untuk konsumsi domestik dan ekspor. “Potensi ini harus kita manfaatkan sebaik mungkin sesuai dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membangun ketahanan pangan, peningkatan gizi dan pengentasan stunting di wilayah Jawa Timur.
“Salah satu permasalahan kekurangan gizi yang saat ini menjadi perhatian pemerintah adalah stunting, yaitu kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya,” terangnya.
Pemerintah menargetkan prevalensi stunting menjadi 14 % pada 2024. Upaya menanggulangi permasalahan stunting melalui Program Suplementasi yaitu perubahan perilaku konsumsi masyarakat agar mengkonsumsi sumber makanan yang beragam, kaya akan kandungan gizi termasuk zat gizi mikro yang sehat, aman dan fortifikasi pangan.
“Stunting merupakan salah satu penyakit yang dapat dicegah, bahkan diputus mata rantainya dengan memperhatikan asupan nutrisi dalam makanan yang kita makan, salah satu nutrisi dan protein yang penting untuk tubuh yakni dengan mengkonsumsi ikan,”tandasnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani dalam sambutannya mengajak peserta sosialisasi yang semuanya kaum hawa menyatukan tekad dan niat kita untuk memajukan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan konsumsi ikan yang telah diakui manfaatnya bagi kesehatan serta kecerdasan oleh para ahli gizi.
“Untuk membangun sesuatu yang besar tentunya dimulai dari yang kecil terlebih dahulu, begitu juga halnya untuk meningkatkan konsumsi ikan pada masyarakat haruslah kita mulai dari peningkatan konsumsi ikan di Keluarga,”kata Ning Nurul Haromaini.
Dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing serta berkarakter maka pembangunan pembinaan fisik dan mental haruslah dimulai dari keluarga, maka pemberian nutrisi dan gizi yang baik pada anak harus dimulai sejak dari usia dini terutama saat dalam kandungan sehingga usia balita dimana perkembangan fisik dan mental pada anak bisa berkembang dengan pesat.
“Asupan yang sehat dan bergizi serta bermanfaat untuk pertumbuhan fisik dan membentuk kecerdasan anak tak lupa adalah kehalalan makanan yang sangat berpengaruh terhadap mental dan perilaku atau akhlak anak,
Ikan salah satu sumber protein hewani merupakan jawaban yang tepat dalam penyediaan gizi yang sehat, halal dan baik terhadap keluarga. Dari dahulu hingga sekarang ahli-ahli gizi tidak bosan bosan mengingatkan kita untuk selalu mengkonsumsi ikan.
“Hasil penelitian menunjukkan bahwa protein yang dikandung ikan sangat berkualitas tinggi beberapa keunggulan daging ikan adalah kadar kolestrol daging ikan yang rendah, daging ikan mengandung asam lemak tidak jenuh atau Omega 3, penyerapan protein ikan lebih tinggi dibandingkan daging sapi daging ikan dan lain lain.
Ibu-ibu penggerak PKK berperan penting dalam memasyarakatkan nilai lebih dari konsumsi ikan melalui sosialisasi keutamaan nilai gizi yang terkandung dalam daging ikan dan difertifikasi produk olahan berbahan ikan kepadaaayarakat khususnya ibu ibu Posyandu maupun dasawisma,” tambahnya.(yad)
GRESIK,1minute.id – Pelaksanaan retribusi parkir tepi jalan umum belum on track. Bahkan, wakil rakyat menilai semakin amburadul. Hal itu dirasakan langsung oleh Abdullah Hamdi, anggota dewan saat parkir.
Anggota Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi mengatakan memang ada persoalan serius dalam pengelolaan parkir. Apalagi setelah sistem tapping diterapkan. “Bukannya makin baik tapi malah saya menduga semakin tinggi kebocorannya. Indikasinya, sampai bulan delapan pendapatan masih Rp 1,7 miliar,” ujarnya.
Dikatakan, dengan diterapkannya tapping juru parkir (jukir) kini tidak lagi memberikan karcis kepada pemilik kendaraan. Padahal, uang yang diberikan pengedara juga belum tentu ditappingkan. “Saya kemarin juga merasakan hal tersebut. Saat parkir saya tidak diminta tapping dan juga dikasih karcis. Saat saya kasih uang ternyata juga tidak diberi kembalian,”ungkap dia.
Penerapan sistem tapping tampaknya perlu dilakukan evaluasi. Pasalnya, pelaksanaan di lapangan terlihat tidak maksimal. “Terbukti pendapatan sampai akhir Agustus juga tidak ada peningkatan dari tahun sebelumnya,” terangnya.
Padahal, lanjut dia, pada sistem tapping ada 40 persen yang harus diberikan pemerintah kepada jukir dari total pendapatan setiap bulannya. Kalau pendapatan tidak disetor semua, masih harus mengembalikan 40 persen, pemerintah makin dirugikan. “Kami mendorong Dishub untuk kembali melakukan kajian dan perubahan sistem pengelolaan,” terangnya.
Pihaknya mengusulkan agar pengelolaan parkir diserahkan kepada pihak ketiga saja seperti daerah lain. Sehingga, nantinya Dishub tinggal melakukan pengawasan di lapangan. “Sedangkan pendapatan sudah bisa ditentukan pada awal tahun anggaran,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik Tarso Sagito belum bisa dikonfirmasi. Namun, dalam suatu kesempatan mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik menyatakan terkait target retribusi parkir tepi jalan umum (PJU) Rp 9 miliar sulit teralisasi. Namun, Tarso optimis retribusi parkir bisa tercapai di angka kisaran Rp 5 miliar. (yad)
GRESIK,1minute.id – Modernisasi alat pertanian sudah tidak bisa ditawarkan lagi. Urgensi. Menurut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, ketahanan pangan memiliki peran penting dalam suatu wilayah/negara. Penyediaan pangan sangat bergantung pada keberhasilan program pembangunan pertanian.
“Peran pertanian sangat strategis dalam mendukung perekonomian nasional. Oleh karenanya pertanian harus kita tingkatkan dalam mewujudkan ketahanan pangan, meningkatkan daya saing dan juga penyerapan tenaga kerja serta penanggulangan kemiskinan,”ujar Wabup Aminatun Habibah dalam Forum Grup Discussion (FGD) di Hotel Santika, Gresik pada Selasa, 6 September 2022.
FGD diprakarsai oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini mengusung tema Penyusunan Peta Peluang Investasi (PPI) Sektor Industri Alat dan Mesin Pertanian Provinsi Jawa Timur. Pesertanya adalah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) , pelaku usaha, dan stakeholder. FGD dilakukan secara daring dan luring.
Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah melanjutkan untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan dukungan sarana dan prasarana pertanian termasuk ketersediaan alat dan mesin pertanian yang berperan sangat vital untuk mendorong produktivitas dan kualitas hasil pertanian.
“Kami dari Kabupaten Gresik menyambut baik apa yang menjadi rencana dari teman-teman BKPM untuk membuka investasi yang ada di Kabupaten Gresik. Karena Kabupaten Gresik ini memiliki proyek strategis nasional yakni KEK JIIPE Manyar, ditambah dengan kemarin baru diresmikannya Food Estate oleh Pak Presiden,”ujar Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini.
Kementerian Investasi/ BKPM sebagai lembaga pemerintah memiliki peran dalam mengkoordinasikan kegiatan penanaman modal di Indonesia, berkepentingan untuk mendorong pengembangan proyek investasi yang sifatnya strategis di berbagai daerah untuk pemerataan pembangunan yang berdaya saing.
Pada 2020 dan 2021, BKPM telah melaksanakan penyusunan peta peluang investasi (PPI) proyek prioritas strategis yang siap ditawarkan, berupa dokumen prastudi kelayakan/pra-feasibility study untuk 47 proyek dari 33 provinsi di Indonesia. Kegiatan penyusunan PPI menghasilkan proyek investasi yang komprehensif meliputi lokasi proyek potensial, aspek keuangan, hukum dan administratif, ekonomi, sosial,lingkungan, teknis hingga manajemen risiko.
Dengan disusunnya PPI, diharapkan Kementerian Investasi/BKPM mampu menyediakan profil proyek yang lengkap sesuai kebutuhan calon investor (investor needs). Pada 2022, Kementerian Investasi/BKPM kembali melakukan penyusunan peta peluang investasi proyek prioritas strategis yang siap ditawarkan sebanyak 22 proyek di bidang sumber daya alam dan industri manufaktur yang tersebar di seluruh Indonesia.
Salah satu proyek industri manufaktur yang akan dilaksanakan kegiatan pra studi kelayakan/pra-feasibility study adalah Industri Alat dan Mesin Pertanian di Provinsi Jawa Timur. Sesuai dengan Target RPJMN Tahun 2020 – 2024 untuk meningkatkan penerapan teknologi oleh petani di Indonesia dari 65% pada 2019 menjadi 80% – 95%.
Pada 2024 maka perlu adanya dukungan untuk pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan (Food Estate) dengan modernisasi alat dan mesin pertanian melalui peningkatan penerapan teknologi. Proyeksi kebutuhan untuk alat dan mesin pertanian berbasis teknologi juga semakin meningkat setiap tahunnya. (yad)