Perkuat Bansos, Bupati Gresik Upaya Wujudkan Nelayan Mandiri dan Berdaulat 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar Rembug Akur :  Bhakti Peduli Nelayan Bermartabat di Balai Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu. Dalam acara itu menyalurkan bantuan sosial (Bansos) sebanyak 1.580 paket sembako untuk seluruh nelayan di Kabupaten Gresik.

Diantaranya, 200 paket sembako untuk nelayan Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu secara simbolis diserahkan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 12 Desember 2023. “Kami terus berupaya memberikan perhatian kepada para nelayan. Semoga dengan bantuan ini dapat sedikit membantu para nelayan Gresik,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Pada kesempatan itu, Ia berharap para nelayan tidak sampai terlilit pinjaman online atau Pinjol. Menurutnya, ini menjadi salah satu problematika tersendiri yang harus diperhatikan dengan serius dalam rangka menciptakan nelayan mandiri dan berdaulat.

“Tugas pemerintah saat ini adalah memperkuat jaminan sosial masyarakatnya. Jaminan kesehatan, sosial, bantuan sosial agar kita bisa terhindar dari inflasi yang tinggi. Sehingga dapat menjadikan semua nelayan menjadi berdaulat dan mandiri,” ujar Gus Yani. Dalam acara tersebut, mantan Ketua DPRD Gresik itu menyerap banyak aspirasi dari masyarakat setempat. Diantaranya, pengaduan dari para nelayan kesulitan melaut karena kondisi labuhan perahu di pantai dan bengawan solo yang dangkal.

Menanggapi hal tersebut, Gus Yani mengatakan, akan mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama pihak terkait. “Kita telah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait termasuk kepala desa setempat untuk hal itu. Mudah-mudahan akan memberikan hasil yang baik untuk masyarakat khususnya para nelayan,” ungkapnya.

Rembug Akur ini juga diselingi dengan penyerahan hadiah lomba Optimalisasi Tempat Pendaratan Ikan dan Tambatan Perahu. Lomba telah digelar oleh Dinas Perikanan Gresik sejak  Agustus 2023 lalu. Ada enam pemenang yakni juara 1,2 dan 3. Kemudian, harapan 1,2 dan 3. 

Para jawara diberikan sebuah trofi, sertifikat, dan hadiah uang tunai dengan nilai total Rp 16 juta. Berikut para pemenang lomba tersebut, yakni : Juara I TPI dan Tambatan Perahu Nelayan Banyuurip ; Juara II  Pangkah Wetan. Keduanya Kecamatan Ujungpangkah dan Juara III KUB Balai Sinar Mandiri. Penyerahan hadiah disaksikan oleh Asisten II Setda Gresik Edy Hadisiswoyo, Kepala Dinas Perikanan  Gresik Moh. Nadlelah, Forkopimcam Sidayu, Kepala Desa Randuboto Andhi Sulandra.  Camat Bungah Moh. Izzul Muttaqin dan perwakilan perusahaan yakni Petro Oxo, Gresik Migas, dan PLN Gresik. (yad)

Perkuat Bansos, Bupati Gresik Upaya Wujudkan Nelayan Mandiri dan Berdaulat  Selengkapnya

12 Hari Masa Kampanye Temukan 732 Pelanggaran, Bawaslu dan Kominfo Gresik Patroli Siber 

GRESIK,1minute.id – Masa kampanye Pemilu 2024 memasuki hari ke-12. Kampanye dimulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Selama hampir dua pekan itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat ada 732 alat peraga kampanye (APK) yang dipajang para caleg maupun tim sukses melanggar ketentuan. Hal itu terungkap di acara Sosialisasi Pengawasan Partisipatif “Partisipasi Pers dan Pegiat Media Sosial Dalam Pengawasan Pemilu 2024” di Hotel Horison Gresik Kota Baru (GKB) pada Senin, 11 Desember 2023.

Acara yanhlg dibuka oleh Bawaslu Gresik Habibur Rohman, Anggota Bawaslu Gresik itu  menghadirkan tiga pembicara yakni Kepala Bidang Statistik dan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Zurron Arifin, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik Deni Ali Setiono dan Perwakilan Komunitas Wartawan Gresik (KWG) Sutikhon.

Habibur Rohman mengatakan, masa kampanye Pemilu 2024 berbeda dengan hajatan lima tahun sebelumnya. Masa kampanye coblosan pad Hari Rabu, 14 Februari 2024 hanya berlangsung selama 75 hari. Kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Hari ini, masa kampanye memasuki hari ke-12. Selama dua pekan ini, kata Habib, begitu sapaan, belum banyak aktivitas kampanye yang dilakukan oleh peserta pemilu 2024. “Jumlah pemberitahuan aktifitas kampanye hanya sebanyak 21 Kali,” kata Habib.

Metode kampanye yang dilakukan oleh peserta pemilu, mulai calon legislatif (Caleg) DPRD Gresik, DPRD Jatim, DPR RI dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) kampanye tatap muka masih bisa di hitung dengan jari. Sedangkan, kampanye pemasangan alat peraga kampanye (APK) lebih mendominasi. Khususnya Caleg DPRD Gresik yang pada pemilu 2024 diikuti sebanyak 566 calon legislatif (caleg). Yang membuat Habib prihatin, kampanye dengan pemasangan APK ditemukan banyak pelanggaran. “Data kami selama 12 hari masa kampanye ini, ad 732 alat peraga kampanye melanggar ketentuan. “Melanggar Perbup misalnya APK di paku di tanaman,” katanya.

Habib memprediksi menjelang akhir masa kampanye para caleg, calon presiden dan calon wakil presiden (Capres-Cawapres) maupun tim sukses akan semakin masif. Bahkan, sangat kemungkinan banyak akun-akun di media sosial (medsos) yang tidak terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang semakin gencar masif “menggoreng” calonnya dengan kampanye hitam.  Untuk mengantisipasi kampanye hitam dan berita hoax itu, Bawaslu Gresik melakukan kerjasama dengan Diskominfo Gresik untuk melakukan patroli siber.  

“Selain patroli siber, kami juga berharap kepada masyarakat dan media untuk mengawasi dan melaporkan bila mengetahui adanya pelanggaran,” harap Habib. Ia mengaku, pihaknya tidak bisa bekerja sendiri dalam melakukan pengawasan pemilu. Sebab, personel Bawaslu Gresik “hanya” 550 orang termasuk sekretariat. Sedangkan, jumlah caleg DPRD Gresik saja berjumlah 566 caleg. Belum termasuk tim sukses. Belum termasuk Caleg DPRD Jatim, DPR RI, DPD dan Capres. Akun yg terdaftar di Capres 16 Akun,” katanya. 

Sementara itu, Zurron Arifin menambahkan, pihaknya siap bekerjasama dengan Bawaslu Gresik untuk menciptakan Pemilu 2024 aman dan kondusif. “Pemilu berita tanpa hoaks,” tegas Zurron. Ia menghimbau kepada semua warga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik cerdas bermedsos. “Sebelum share cek dulu kebenaran informasinya,” ujarnya. (yad)

12 Hari Masa Kampanye Temukan 732 Pelanggaran, Bawaslu dan Kominfo Gresik Patroli Siber  Selengkapnya

Diduga Lupa Matikan Obat Anti Nyamuk Bakar, Warkop dan Toko Sembako Ludes Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Kebakaran tempat usaha kembali terjadi di Gresik. Dua unit toko kelontong dan warung kopi ludes terbakar pada Sabtu, 9 Desember 2023. Tidak ada korban jiwa dalam musibah kali keenam di bulan Desember ini. Penyebab kebakaran di duga dari obat anti nyamuk. Kok bisa?

Informasi yang dihimpun menyebutkan sekitar pukul 07.05 WIB asap muncul dari dalam warung kopi milik Suwarno berada di Jalan Veteran V, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Pagi itu, masih warkop tutup. Pemiliknya sedang keluar untuk belanja kebutuhan usahanya. Entah karena terburu-buru Suwarno diduga lupa mematikan obat anti nyamuk bakar yang berada bagian dalam kamar warkop tersebut. 

Obat anti nyamuk bakar itu kemudian membakar kasur. Asap berubah menjadi nyala api. Sejumlah barang yang ada di warkop semi permanen membuat lidah api cepat membesar dan merembet ke toko kelontong milik Yulinar Ambarwati. Api semakin membesar. Warga di perkampungan itu panik. Apalagi upaya warga melakukan pemadaman tidak membuahkan hasil. Iqbal, salah satu warga setempat menghubungi petugas damkar. Api semakin besar dan membakar semua barang. Ada  mulai sepeda onthel, sembilan tabung elpiji melon. Dan, barang sembako lainnya.

Dua unit mobil damkar dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK) sekitar pukul 07.21 WIB atau sekitar 5 menit setelah menerima laporan warga. Damkar Gresik dibantu damkar dari Semen Gresik akhirnya bisa mengusai amuk si jago merah. 

“Meski musim hujan, sebelum meninggal rumah pastikan semua Dalam kondisi aman,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga. (yad)

Diduga Lupa Matikan Obat Anti Nyamuk Bakar, Warkop dan Toko Sembako Ludes Terbakar  Selengkapnya

Dorong Minat Baca, DPK Digitalisasi Buku Muatan Lokal Gresik 

GRESIK,1minute.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik terus berbenah. Organisasi perangkat daerah berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu menggagas digitalisasi buku untuk mengikuti perkembangan zaman. Mengerek minat baca warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Untuk merealisasi rencana besar itu, DPK Gresik mengundang sejumlah penulis dan penerbit buku bermuatan lokal Gresik untuk melakukan diskusi. Ini dilakukan untuk mempersiapkan anggaran pada 2025 mendatang.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Budi Raharjo, berencana melakukan akuisisi buku-buku tentang Gresik untuk dilakukan digitalisasi. Makanya pihaknya perlu melakukan diskusi dengan penerbit dan penulis yang ada di Gresik. “Pesatnya perkembangan gadget harus kami ikuti agar buku tetap menjadi pilihan utama,” ujarnya.

Dalam diskusi kali ini, pihaknya ingin menyatukan visi dengan penerbit dan penulis Gresik. Tujuannya agar karya-karya yang dihasilkan tentang Gresik tetap menjadi bacaan masyarakat. “Tujuan utama kami tetap buku-buku muatan lokal tentang Gresik. Dengan adanya digitalisasi diharapkan bisa menjadi bacaan masyarakat,” terang dia.

Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan pertemuan lanjutan terkait mekanisme akuisisi untuk dijadikan digitalisasi. Ini terkait penganggaran pada APBD 2025. “Nanti pada Februari 2024 sudah mulai musrenbang untuk 2025. Kami ingin tahu dulu mekanismenya seperti apa untuk kami usulkan nanti,” ujar mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik itu. 

Sementara itu, Kris Adji AW dari Penerbit Yayasan Mata Seger mengaku sangat mengapresiasi apa yang direncanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ¡Perpusda. Ini merupakan bentuk kepedulian terhadap para penulis buku tentang Gresik.

“Bagi kami buat apa menulis kalau tidak dibaca. Makanya kami sangat senang dengan adanya digitalisasi buku ini,” kata dia.

Ia menambahkan, terkait prosesnya nanti perlu ada pembicaraan lebih lanjut. Karena antarpenerbit memiliki sistem masing-masing. “Jadi nanti kami berharap ada pertemuan lanjutan untuk membahas lebih detail. Yang terpenting saat ini sudah satu visi dulu,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang diperoleh dari DPK Gresik, tingkat gemar membaca (TGM) warga Gresik 2022, masih dibawah rerata provinsi Jawa Timur. Ada empat kreteria yakni frekuensi membawa di Jawa Timur diangka 65,7 , sedangkan Gresik 62,3 ; Durasi membaca Jawa Timur 56,7 , Gresik 51,5 ; Jumlah bahan bacaan Jawa Timur di angka 57,3 sedangkan Gresik 53,1 ; Frekuensi akses Internet Jawa Timur di angka 70,1 sedangkan Gresik 66,2 dan terakhir durasi akses Internet Jawa Timur sebesar 61,3 sedangkan  58,7.  (yad)

Dorong Minat Baca, DPK Digitalisasi Buku Muatan Lokal Gresik  Selengkapnya

Pemilu Damai dan Kondusif, Polres Gresik Ajak Warga Istighosah dan Doa Bersama

GRESIK,1minute.id – Pemilu Damai dan kondusif harapan semua warga Indonesia. Termasuk warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Polres Gresik menggelar istighosah dan doa bersama dalam rangka pengamanan Pemilu 2024 yang aman dan sejuk. 

Kegiatan itu diikuti oleh Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, anggota Polres Gresik, dan para tamu undangan digelar di halaman Mapolres Gresik pada Jumat malam, 8 Desember 2023. Tampak hadir diantaranya, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq, Pengasuh Pondok Pesantren Baitul Arqam Habib Umar bin Adrusy al Kirid, Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir.

Kegiatan istighosah dan doa bersama ini memohon kepada sang Khaliq, pesta demokrasi 5 tahun yang rencananya digelar 14 Februari 2024 mendatang aman dan tertib. Momentum untuk meningkatkan kesadaran seluruh stakeholder dan masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban dalam penyelenggaraan Pemilu 2024.

Kapolres Gresik, AKBP Adhitya Panji Anom menyampaikan bahwa pengamanan pemilu bukan hal yang mudah. Tanpa kerja sama dari seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Gresik, maka sulit tercapai situasi aman dan kondusif. “Dalam hal ini, penyelenggara pemilu baik KPU, Panwaslu, partai peserta pemilu, pemilih yang berintegritas, dan segenap masyarakat dituntut untuk mentaati peraturan yang ada,” ucap Kapolres AKBP Adhitya Panji Anom.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah, mendukung terciptanya Pemilu 2024 yang damai. Ia berharap penyelenggaraan pemilu berjalan lancar dan tidak ada gangguan apapun. Pemerintah Kabupaten Gresik mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga terselenggaranya pemilu damai.

“Pemilu sudah kita laksanakan berkali-kali, namun dengan adanya saling menghormati pilihan masing-masing maka akan terciptalah pemilu damai,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah ini. 

Habib Umar bin Adrusy al Kirid, pengasuh Pondok Pesantren Baitul Arqam, juga mendoakan agar keluarga besar Polres Gresik, TNI, dan Pemerintah Kabupaten Gresik sukses menjalankan tugas mengamankan pemilu 2024. Dengan perbedaan yang ada, diharapkan sebagai pemersatu umat untuk terciptanya keamanan. “Saling menghargai berarti menghormati hak dan pendapat orang lain, serta menerima perbedaan yang ada,” pesan Habib Umar. (yad)

Pemilu Damai dan Kondusif, Polres Gresik Ajak Warga Istighosah dan Doa Bersama Selengkapnya

Kali Lamong Meluap, 7 Desa di Balongpanggang Terendam 

GRESIK,1minute.id – Musim hujan tiba. Kali Lamong kembali meluap pada Jumat, 8 Desember 2023. Sebanyak 7 Desa di Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik terendam air kiriman dari hulu yang berada di Kabupaten Lamongan dan Mojokerto itu. Tujuh desa yang terendam air banjir Kali Lamong itu, yaitu Desa Dapet ; Desa Ngampel ; Desa Sekarputi ; Desa Wotansari ; Desa Karangsemanding ; Desa Banjaragung dan Desa Pucung.

Menurut Camat Balongpanggang Muhammad Amri, banjir Kali Lamong mulai datang Badal Subuh sekitar pukul 04.00 WIB. Air luapan itu terjadi karena Kali Lamong tidak bisa menampung volume yang sangat besar karena beberapa kali hujan terjadi di bagian hulu. Namun, air cepat surut.  Di beberapa desa masing masing jalan poros Desa dan jalan lingkungan sudah tidak ada genangan dan sudah bisa di lewati, sebagian pemukiman warga sudah mulai tidak ada genangan air. 

“Jam 4 sore tadi sebagian besar sudah surut. Yang tersisa ada di dua desa yaitu Desa Pucung dan Wotansari,” kata Muhammad Amri dikonfirmasi 1minute.id pada Jumat malam, 8 Desember 2023.

Puluhan unit rumah dan puluhan hektar tanaman padi terendam. Padi yang siap panen pada musim tanam Oktober-Maret (Okmar) itu terancam puso alias gagal panen. Amri mengatakan, sebenarnya di sejumlah desa yang terendam banjir Kali Lamong itu telah dilakukan normalisasi pada musim kemarau lalu. Kondisi bantaran Kali Lamong di beberapa desa ditengarai terjadi longsor. Sehingga menimbulkan pendangkalan lagi. 

“Butuh perawatan berkala karena pasti ada abrasi baik karena kekeringan atau musim hujan,” katanya. Untuk diketahui tiga tahun terakhir ini, pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik telah melakukan normalisasi Kali Lamong yang melintas di Kabupaten Gresik sepanjang 58 kilometer itu. Total panjang Kali Lamong 103 kilometer. Kali Lamong melintasi Kabupaten Mojokerto, Lamongan, Gresik dan Surabaya. (yad)

Kali Lamong Meluap, 7 Desa di Balongpanggang Terendam  Selengkapnya

Naik Moda Kapal, Guru dan Tendik UPT SMP Negeri 7 Gresik Studi Tiru SRA JUMBERAREKA Spenda Gresik

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 23 guru dan tenaga kependidikan (tendik) UPT SMP Negeri 7 Gresik melakukan studi tiru sekolah ramah anak (SRA) ke UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik pada Jumat, 8 Desember 2023. Rombongan guru dan tendik dari Pulau Bawean itu dipimpin oleh Kepala UPT SMP Negeri 7 Gresik Safari. Mereka disambut oleh Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim, Tim SRA, Tim Adiwiyata serta para staf lainnya. 

UPT SMP Negeri 2 Gresik mendeklarasikan sebagai Sekolah Ramah Anak pada September 2023. Sejak saat itu, sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil Gresik itu banyak menyita perhatian sekolah lainnya studi tiru SRA, wabil khusus Program JUMBERAREKA (Jumat Bersih, Olahraga, Religi, Kreatif Siswa). Program SRA JUMBERAREKA ini yang membuat lembaga pendidikan berlokasi di Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean atau sekitar 180 mil laut dari pusat pemerintahan kabupaten Gresik itu kesengsem. 

Mereka rela menyeberangi lautan untuk melakukan studi tiru. Perjalanan melelahkan menggunakan moda transportasi laut selama lebih kurang 4 jam terasa terbayar lunas setelah melihat dari dekat program SRA Spenda Gresik. Sebab, kedatangan mereka disambut hangat. Rombongan tidak hanya berdiskusi di ruang perpustakaan. Mereka juga diajak keliling sekolah yang sebagian berarsitektur kolonial Belanda untuk melihat dari dekat program SRA Spenda Gresik. Saat berkeliling itu, mereka didampingi Aditya Inggar, kesiswaan tentang penanganan pembelajaran yang menunjang di sekolah ramah anak. Sehingga peserta didik mengikuti pembelajaran merasa  aman, nyaman dan sejuk. 

STUDI TIRU : Guru dan Tendik UPT SMP Negeri 7 Gresik ketika studi ke Spenda Gresik pada Jumat, 8 Desember 2023 (Foto : dokumen Spenda for 1minute.id)

Kepala UPT SMP Negeri 7 Gresik Safari menyatakan, sangat berterima kasih dan merasa senang serta banyak dapat ilmu tentang sekolah ramah anak program kantin sehat dan halal sekolah adiwiyata, literasi sekolah dan banyak lagi program-program yang dapat ditiru oleh UPT SMP negeri 7 Gresik. “Banyak program disini yang bisa kami implementasi di sekolah,” kata Safari dalam sambutannya. 

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengaku senang karena program Sekolah Ramah Anak di SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lainnya. Selain itu, bisa saling berbagi program-program unggulan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada siswa-siswi dalam siswa belajar dengan nyaman aman dan menyenangkan di sekolah.

“Semoga semua program yang ada di UPT SMP Negeri 2 Gresik nanti menjadi inspirasi untuk diterapkan di UPT SMP Negeri 7 Gresik,” harap Salim. (yad)

Naik Moda Kapal, Guru dan Tendik UPT SMP Negeri 7 Gresik Studi Tiru SRA JUMBERAREKA Spenda Gresik Selengkapnya

Puluhan Lapak Pedagang Pasar Baru II Gresik Ludes Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Puluhan lapak di Pasar Baru (PB) II Gresik terbakar pada Kamis, 7 Desember 2023. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran di aset Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik berada di Jalan Gubernur Suryo, Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran yang diketahui pukul 07.40 WIB.

Kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. Berdasarkan keterangan sejumlah pedagang dan warga, asap hitam terlihat di bagian belakang PB II Gresik. Hembusan angin dan material  yang mudah tersulut api sehingga lidah si jago cepat membesar dan menjilat lapak lainnya. Melihat kobaran api yang membesar itu, pedagang dan pengunjung pasar semburat  menyelematkan diri.

Tolong… kebakaran…kebakaran… Teriakan itu bersahut-sahutan. Beruntung, petugas dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik cepat tiba di tempat kejadian perkara (TKK) sehingga amuk si jago merah bisa dijinakkan.

“Kami belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Berdasarkan keterangan sejumlah warga api berasal dari bagian belakang pasar,” kata Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga disela memimpin anak buahnya melakukan pemadaman, Kamis, 7 Desember 2023. (yad)

Puluhan Lapak Pedagang Pasar Baru II Gresik Ludes Terbakar  Selengkapnya

Polres Gresik Bekuk 2 Tersangka Pembunuhan, 3 Penadah Hasil Kejahatan

GRESIK,1minute.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik menangkap dua orang dalam dugaan pelaku pembunuhan Aris Suprianto. Pemuda 30 tahun itu ditemukan tewas di kamar rumahnya di Desa Pranti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Selasa, 28 November 2023.

Jasad Aris Suprianto alias AS itu mengenaskan. Kepala berdarah-darah diduga dikepruk dengan paving dan palu. Sedangkan, bagian mulut tertancap sebilah pisau. Tidak lebih dari sepekan, AKP Aldhino Prima Wirdhan, Kasatreskrim Polres Gresik bersama sejumlah anggota Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Gresik menangkap 5 orang terduga pelaku. Yakni, dua orang tersangka pembunuhan dan tiga tersangka penadah hasil kejahatan. 

Dua tersangka utama adalah Irfan Suryadi, 24, warga Desa Tulus Ayu, Kecamatan Belitang Madang Raya,  Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan ditangkap di Tegal Jawa Tengah. Dan, Hengky Pratama Susanto, 23, warga Dusun Ngepung Sari, Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik diringkus di Desa Morowudi. 

Sedangkan, tiga tersangka penadah kejahatan, yakni ; Alditia Rosyadi, 28, warga Desa/Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang,  Jawa Tengah, pembeli gawai korban ; Supriyadi, 35, warga Desa Genuksari, Kecamatan Genuk,  Kota Semarang dan Joko Dwi Utomo, 32, warga Blado, Desa Tegalarum, Kecamatan, Mranggen, Kabupaten Demak. Kedua tersangka terakhir ini ditangkap di Semarang, Jawa Tengah ini adalah pembeli sepeda motor Honda PCX nomor polisi (Nopol) L 3252 DAF.

Kapolres Gresik AKBP Aditya Panji Anom mengatakan, motif tersangka pembunuhan IS  dan HPS ingin menguasai harta benda milik korban, yaitu handphone maupun sepeda motor. Pada saat kejadian tersangka berada di rumah korban dan saat menjalankan aksinya pelaku takut korban berteriak sehingga dihabisi para pelaku.

“Para tersangka IS dan HPS sudah merencanakan terkait kasus tersebut. Kedua tersangka dijerat pasal 365 ayat 4 ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau 20 tahun dan pasal 338 KUHP maksimal 15 tahun,” ujar Kapolres Gresik AKBP Aditya Panji Anom didampingi Kasatreskrim olres Gresik AKP Aldhino Prima Pers Release di Mapolres Gresik pada Rabu, 6 Desember 2023.

Penangkapan jaringan pelaku pembunuhan ini berawal dari penangkapan penadah smartphone bernama Alditia Rosyadi di Rembang, Jawa Tengah. Alditia menyanyi gawai berasal Irfan Suryadi diketahui berada di Tegal, Jawa Tengah. AKP Aldhino Prima Wirdhan yang memimpin langsung perburuan pelaku dari Semarang menuju Tegal. Dalam interogasi awal, tersangka Irfan “nyokot” Hengky Pratama Susanto. Pemuda berusia 23 tahun asal Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. 

Aldhino berkoordinasi dengan tim Resmob Polres dan Polsek Cerme melakukan penangkapan pemuda asal Ngepung, Desa Morowudi itu. Tersangka Hengky pun tidak ingin menanggung derita sendiri. Tiji Tibeh alias Mati siji, mati kabeh. Hengkysetelah menghabisi nyawa kemudian membawa kabur sepeda motor milik korban dengan korporatif mengaku menjual kepada Supriyadi dan Joko Dwi Utomo. Kedua penadah motor hasil pembunuhan itu dijemput di Semarang. 

Penangkapan komplotan pelaku pembunuhan ini, membutuhkan waktu tidak lebih sepekan pascakejadian ini patut mendapat apresiasi. Sebab, pembunuhan korban Aris Suprianto ini minim saksi. Rumah korban di Desa Pranti, Kecamatan Menganti ini di perkampungan sepi. Hanya ada lima bangunan rumah, tiga diantaranya berpenghuni. Sedangkan, dua rumah lain suwung alias tanpa penghuni. Kejelian tim Inafis dalam melakukan olah tempat kejadian perkara, misteri tewas Aris Suprianto akhirnya terang benderang. 

Tersangka Irfan Suriyadi dan Hengky Pratama Susanto mengaku membunuh korban karena takut korban berteriak. Sehingga kedua tersangka membunuh korban dengan memukul korban menggunakan batu bata, palu dan pisau dapur. “Kami takut korban teriak sehingga spontan memukul kepala korban dengan batu,” kata mereka. (yad)

Polres Gresik Bekuk 2 Tersangka Pembunuhan, 3 Penadah Hasil Kejahatan Selengkapnya

Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, Polres Gresik Gelar Pasukan dan Peralatan

GRESIK,1minute.id – Musim hujan tiba. Polres Gresik menggelar apel gelar pasukan dan peralatan dalam rangka Kesiapan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi di Mapolres Gresik. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas serta mempersiapkan seluruh potensi baik sumber daya manusia (SDM) maupun peralatan yang akan dipergunakan untuk mengantisipasi dalam rangka menghadapi bencana alam 2023-2024 di wilayah Kabupaten Gresik.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, bencana banjir menduduki peringkat pertama sebanyak 45% atau 153 kejadian, selanjutnya puting beliung 26% dan bencana tanah longsor sebanyak 12% atau 56 kejadian. Hal ini menunjukkan bahwa sekitar 89% total bencana di Jawa Timur didominasi oleh bencana hidrometeorologi.

Dengan adanya potensi peningkatan curah hujan pada periode musim hujan, maka perlu dibangun kewaspadaan, mitigasi dan kesiapsiagaan darurat bencana hidrometeorologi dari berbagai elemen masyarakat terhadap potensi lanjutan dari curah hujan tinggi yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi. Adapun hal-hal yang perlu dipedomani dan dilaksanakan dalam rangka kesiapsiagaan penanggulangan bencana hidrometeorologi di Kabupaten Gresik,

mulai dari meningkatkan kewaspadaan karena saat ini sudah memasuki musim penghujan, dengan sinergitas dan kolaborasi stakeholder dari TNI, Polri, Pemkab, dan seluruh elemen masyarakat dalam rangka pengelolaan sumber daya air dan pengurangan risiko bencana di  Kab. Gresik dan antisipasi melalui mitigasi bencana untuk meminimalisir dampak-dampak yang akan timbul dari bencana tersebut.

Apel gelar pasukan ini sebagai momentum yang tepat bagi satuan pelaksanaan penanggulangan bencana untuk melakukan sinergi dan konsolidasi. “Kegiatan ini juga merupakan bukti bahwa TNI-Polri dan Pemkab Gresik siap menghadapi bencana alam serta siap memberikan bantuan secara optimal kepada masyarakat khususnya menjelang perayaan Natal 2023, Tahun Baru 2024, dan Pemilu serentak tahun 2024,” kata Kapolres AKBP Adhitya Panji Anom pada Senin, Desember 2023.

Apel gelar pasukan dan peralatan dalam rangka kesiapan penanggulangan bencana hidrometeorologi merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana alam. “Kegiatan ini juga merupakan bukti komitmen TNI-Polri dan Pemkab Gresik untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari bencana alam,” tegas perwira dua melati di pundak itu. (yad)

Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, Polres Gresik Gelar Pasukan dan Peralatan Selengkapnya