Hipmi Geber Vaksinasi Massal, Target 10 Ribu Masyarakat Maritim Gresik, Pulang Bawa Beras 5 Kilogram

GRESIK,1minute.id- Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi), Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi Jawa Timur, dan Badan Pengurus Cabang (BPC) Hipmi Gresik menggelar vaksinasi massal Covid-19 di Pelabuhan Gresik. Sebanyak 10.000 dosis vaksin disiapkan untuk masyarakat ini digelar selama 5 hari mulai Senin, 16 Agustus 2021.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang membuka vaksinasi masal yang dihadiri pengurus HIPMI dari pusat hingga daerah itu. 

Fandi Akhmad Yani mengatakan vaksinasi massal ini sebagai ikhtiar dalam percepatan penanganan Covid-19 dengan membentuk herd immunity di Gresik. “Hikmah dari pandemi mendorong rasa kemanusiaan.  Bersama-sama HIPMI agar ada kecepatan dan Alhamdulillah ini lokasinya di pelabuhan,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ia melanjutkan vaksinasi massal selama 5 hari ini dengan tujuan adalah pemulihan ekonomi. Pelabuhan salah satu fasilitas penggerak perekonomian. “Investasi harus sehat Pelabuhan harus sehat karena kunci pemulihan ekonomi adalah investasi  terus berjalan mudah-mudahan dengan program vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh Hipmi mendorong pemulihan ekonomi,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Vaksinasi massal ini diperuntukkan untuk masyarakat maritim. Banyak asosiasi yang berkecimpung di Pelabuhan. “Vaksinasi ini juga masyarakat sekitar Pelabuhan Gresik,”tegas Gus Yani. 

Ketua Umum BPP Hipmi Mardani H. Maming mengatakan, program ini digeber Hipmi untuk membantu percepatan vaksinasi demi melindungi masyarakat dari penularan Covid-19. Program Hipmi digelar nasional bertajuk Hipmi Peduli. Anggaran untuk vaksinasi ini hasil urunan anggota terkumpul sebesar Rp 21 miliar.  “Program Hipmi pertama di Jakarta. Hari ini di Gresik, Jawa Timur. Berikutnya, Banten, Jawa Barat dan Solo,  Jawa Tengah,”tegas Mardani.

BARENG: Forkopimda dan Pengurus Hipmi dalam vaksinasi massal di Pelabuhan Gresik pada Senin, 16 Agustus 2021 (Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Dia berharap program vaksinasi secara nasional sebanyak 50 ribu vaksin bisa tercapai tepat waktu.  “Khusus di Pelabuhan Gresik ini selama 5 hari targetnya 10 ribu vaksin,”tegas Bupati Tanah Bumbu  Kalimantan Selatan dua periode 2010 – 2018 itu. 

Program vaksinasi yang digelar Hipmi di Gresik bertajuk “Vaksin Aman Masyarakat Sehat”, program ini berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik, PT. Pelindo III Gresik, Relawan Tangguh Gresik, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Vaksinasi massal di pelabuhan Gresik yang memiliki historis yang luar biasa dalam persebaran Islam di Jawa dan Nusantara itu terasa istimewa karena dihadiri artis yang juga youtuber Baim Wong. Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. Serta Ketua BPD Hipmi Jawa Timur Rois S Maming dan pengurus Hipmi Gresik.

“Kami akan terus mendukung program percepatan vaksinasi ini. Dengan vaksinasi, kita berharap masyarakat semakin terlindungi, dan pada akhirnya aktivitas sosial-ekonomi bisa kembali bergerak secara bertahap,”kata lelaki 40 tahun itu. (yad)

Hipmi Geber Vaksinasi Massal, Target 10 Ribu Masyarakat Maritim Gresik, Pulang Bawa Beras 5 Kilogram Selengkapnya

PON Peduli, Salurkan Bantuan Senilai Rp 6,3 Miliar untuk Membantu Pemkab Gresik Menangani Covid-19


GRESIK, 1minute.id- Satu lagi perusahaan berjuang bersama Pemkab Gresik dalam mencegah persebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kota Santri. Perusahaan itu adalah PT Petro Oxo Nusantara (PON).
Perusahaan yang sahamnya dimiliki pemerintah sebesar 50 persen itu mendonasikan bantuan senilai Rp 6,5 miliar kepada Pemkab Gresik dan masyarakat sekitar perusahaan yang berlokasi di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan Gresik itu. 

Bantuan bernilai miliaran rupiah dalam bentuk barang untuk kebutuhan membantu Pemkab Gresik dalam penanganan wabah yang memasuki tahun kedua itu bertajuk “PON Peduli” itu diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama (Dirut) PON Jaya Martapa kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Direktur Utama PT Petro Oxo Nusantara Gresik Jaya Martapa mengatakan  program “PON PEDULI” merupakan bukti nyata perusahaan dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Utamanya di wilayah operasional perusahaan. “Program ini merupakan bentuk nyata  kepedulian dari PT  Petro  Oxo  Nusantara terhadap  kondisi pandemi yang kian  memprihatinkan.  Ke depan, perusahaan akan selalu  berkontribusi  lagi  kepada  masyarakat  dengan program- program lainnya. Kami akan  selalu membantu  masyarakat  kota Gresik  secara umum  dan masyarakat di  lingkungan  sekitar  Pabrik,”ujar Jaya Martapa dalam sambutan peresmian program “PON PEDULI” pada Jumat, 13 Agustus 2021.

Rangkaian  “PON PEDULI” yang digelar selama 5 bulan mulai Agustus – Desember terdiri atas menciptakan Kampung Tangguh yang ada di sekitar area pabrik. Memberikan pelayanan ambulans sejumlah empat unit. Pemberian asupan bagi semua warga yang terpapar virus COVID-19 sebanyak 3 kali sehari selama menjalankan masa isolasi. 

Kemudian, bantuan paket sembako yang berisi beras 5 kg, minyak goreng 2 liter, gula 1 kg dan mie instan 1 dus sebanyak 10.500 paket kepada masyarakat yang terdampak virus COVID-19. “Utamanya, warga yang tinggal kelurahan Tlogopojok dan kelurahan Lumpur. Selain itu juga menyerahkan  1500 paket sembako ke Pemda Gresik,”paparnya. 

Tidak itu saja, perusahaan yang sahamnya dimiliki Kementrian Keuangan dan Pertamina melalui PT Tuban Petrochemical Industries (TubanPetro) juga memberikan bantuan alat Pelindung Diri (APD) dan perlengkapan medis. Antara lain, tenaga kesehatan ( Nakes) yang terdiri dari 20 buah tabung oksigen berukuran 6 m3. Juga 3 ribu baju hazmat, 1.000 buah gown medis, 1.000 buah appron  medis,  10.000  buah  masker  medis,  3.000  buah  masker  N95,  20.000  buah  sarung tangan latex  dan  100  buah  kantong  jenazah.

Disampaikan Jaya–panggilan akrabnya–di tengah pandemi, kerja sama dan bahu membahu dari semua pihak. Baik pemerintah, korporasi dan tokoh masyarakat, akan jadi salah satu kunci utama dalam upaya penanggulangan pandemi. Prinsip sinergi itulah yang menjadi visi dalam kegiatan Corporate Social Responsibilty (CSR) yang dilakukan PT Petro Oxo Nusantara melalui program “PON PEDULI”.

Masih menurut Jaya, peluncuran PON PEDULI itu dilakukan dengan dua pertimbangan. Kali pertama, sebut Jaya Martapa, perusahaan tetap mampu menjaga kinerja bisnis di tengah tantangan pandemi. Pertumbuhan bisnis juga semakin meningkat seiring dengan semakin tingginya permintaan terhadap produk yang dihasilkan perusahaan. 

Sebagai catatan, bisnis PON bergerak di bidang industri 2-Ethyl Hexanol (2EH), Iso-Butanol (IBA), N-Butanol (NBA) dan Liquid Carbon Dioxide (LCO2) untuk konsumsi dalam negeri maupun ekspor dimana telah berkontribusi bagi pemasukan devisa negara. 

Kapasitas produksi 150.000 MT untuk Ethyl Hexanol dan Isobutanol menjadikan PON sebagai produsen terbesar di Indonesia, dengan penjualan 80 persen ekspor. “Ekspor kita sebagaian besar ke China,”katanya. Pertimbangan kedua adalah, rasa keprihatinan manajemen ketika 4 diantara 66 orang pegawai mereka terpapar Covid-19 meninggal.

BANTUAN SEMBAKO: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyerahkan bantuan dari Program PON PEDULI kepada masyarakat disaksikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Dirut PON Jaya Martapa pada Jumat, 13 Agustus 2021 (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

“Mereka meninggal pagi hari. Tapi, baru bisa dimakamkan malam hari karena keterbatasan mobil ambulans,”ujarnya dengan nada lirih.
Manajemen memutuskan untuk memberikan bantuan berupa 4 unit mobil ambulans untuk Pemkab Gresik.  Dalam pengamatan 1minute.id, mobil jenis MPV yang telah dimodifikasi menjadi mobil ambulans. Dalam mobil itu dilengkapi vastafel, dan keranda untuk jenazah.

Bupati Fandi Akhmad Yani dan Dirut PON Jaya Martapa sempat menjajal ambulans kinyis-kinyis itu.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih kepada PT Petro  Oxo Nusantara yang terus peduli dengan  lingkungan sekitar khususnya warga Kota Gresik.  Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani yakin, bantuan yang telah diberikan akan berdampak  signifikan bagi  usaha penanganan pandemi  COVID 19 di kota Santri, Gresik. “Semua bantuan dari  PT  Petro  Oxo Nusantara (PON)  akan  disebar  ke  semua  wilayah Kota Gresik,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

“Saya berdoa semoga PT Petro Oxo Nusantara selalu  sukses ke depannya, dan dapat selalu  berkontribusi  kepada  pembangunan  negeri  ini,”kata Fandi. Pada kesempatan itu, Gus Yani juga menyinggung tentang perkembangan kasus Covid-19 di Gresik.  Ia mengungkapkan kasus Covid-19 mengalami tren menurun. “Semoga terus menurun, dan menjadi zona oranye hingga hijau,”imbuhnya. 

Sementara Lurah itu, Tlogopojok Muhammad Iqbal, menyampaikan terimakasih karena PT  Petro  Oxo  Nusantara tidak henti-hentinya selalu hadir membantu warga. Terlebih lagi di  masa sulit akibat pandemi ini. Harapannya, PT PON makin sukses dan karyawannya selalu dalam lindungan YME. (yad)

PON Peduli, Salurkan Bantuan Senilai Rp 6,3 Miliar untuk Membantu Pemkab Gresik Menangani Covid-19 Selengkapnya

Terbukti 100 Persen Sembuh, Bupati Ajak Isoman Mau ke Isoter G-JOS


GRESIK,1minute.id – Capaian positif diraih Satgas Covid-19 di Kota Santri. Selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 periode 3-9 Agustus 2021 semua pasien berjumlah 370 di rumah sakit lapangan Gelora Joko Samudro (G-JOS) bisa sembuh. Sembuh 100 persen. 

Hal itu terungkap dalam rapat analisa dan evaluasi (Anev) yang dipimpin Komandan Satgas Covid-19 Gresik yang juga Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Satgas Covid-19 Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto di ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 12 Agustus 2021.

Anev diikuti secara daring oleh seluruh Kepala OPD, Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Puskesmas dan Kades/Lurah serta seluruh relawan tracing, testing dan treatment (3T) di Gresik. Fandi Akhmad Yani menyatakan Rumah Sakit Lapangan G-JOS menjadi tempat perawatan sangat representatif bagi pasien Covid-19 kategori ringan hingga sedang di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Sebab, di rumah sakit indoor berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik itu ditangani oleh petugas kesehatan yang terlatih untuk melakukan perawatan bagi pasien Covid-19. Selain itu, rumah sakit lapangan itu juga disediakan fasilitas yang sangat baik. Mulai ketersediaan obat, vitamin hingga oksigen medis untuk semua pasien.

Berdasarkan data kasus Covid-19 aktif yang tercatat mulai 3-9 Agusus 2021 berjumlah 938 orang. Rinciannya, sekitar 250 orang di rawat semua rumah sakit rujukan Covid-19 di Gresik. Sedangkan, sisanya menjalani isolasi mandiri (isoman). “Kita menghimbau kepada pasien isolasi mandiri untuk mau menjalani perawatan di rumah sakit lapangan G-JOS,”kata Gus Yani-panggil akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Kamis,12 Agustus 2021. 

Pada kesempatan itu, imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu, meminta kepada seluruh Camat dan Kepala Desa untuk membantu kegiatan 3T dan mensosialisasikan kepada masyarakat tentang kegiatan 3T tersebut dan protokol kesehatan. “Saya berharap Kades membantu relawan nakes untuk mengarahkan pasien yang isoman agar mau isolasi terpusat di Gelora Joko Samudro. Fasilitasnya lengkap ada dokter spesialis, oksigen yang tak terbatas, obat-obatan yang lengkap dan konsumsi tiga kali sehari,”tandas Gus Yani.

Bagaimana dengan penjemputan dan pengantaran pasien isoman menuju Isoter di G-JOS? Bupati Fandi Akhmad Yani menegaskan untuk penjemputan dan pengantaran pasien ke Gejos, semua Posko darurat yang ada di Gresik siap membantu. 

RAKOR EVALUASI PPKM: Komandan Satgas Covid-19 juga Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika memimpin rapat evaluasi PPKM di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 12 Agustus 2021 (foto: Humas Pemkab Gresik for 1minute.id)

Menanggapi kasus Covid yang makin menurun, Wabup Aminatun Habibah meminta agar masyarakat tidak lengah. Masyarakat juga harus jujur dan mau di tracing, testing dan treatmen. “Kami berharap tidak lama lagi kita masuk zona oranye bahkan bisa segera masuk zona kuning agar pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan dan ekonomi bergerak kembali,”katanya optimis.

Senada, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir dan Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Infantri Taufik Ismail juga berharap agar masyarakat jangan lengah sampai membuat euforia masyarakat menjadi berlebihan. “Kita tetap prokes dan memaksimalkan Prokes dan 3T.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melaporkan bahwa pihaknya sudah menugaskan aparat kepolisian yang ada dibawahnya untuk mendukung dan melaksanakan 3T, menitikberatkan kepada 15 kontak erat dengan pasien positif.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gresik Syaifudin Ghozali menambahkan tak hanya pasien rumah sakit lapangan G-JOS yang sembuh 100 persen atau 370 pasien. Kasus Covid-19 di Gresik saat ini mengalami tren menurun. Bed Ocupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit juga mengalami penurunan. Saat ini BOR hanya 35,98 persen. 

“Posisi kita saat ini hampir mendekati zona oranye. Di rumah sakit lapangan G-JOS banyak tempat tidur yang kosong dan hanya 30 orang yang tengah dirawat disana,”kata Ghozali. (yad)

Terbukti 100 Persen Sembuh, Bupati Ajak Isoman Mau ke Isoter G-JOS Selengkapnya

Isoter G-JOS dilengkapi Tempat Tidur yang Dipakai Atlet Olimpiade di Tokyo, Isoter Lebih Cepat Sembuh


GRESIK, 1minute.id – Upaya pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik menyiapkan tempat isolasi terpusat (Isoter) di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) mendapatkan suppport dari pelaku usaha.  Suppport berupa bantuan tempat tidur.

Diantaranya,  Siam Cement Group (SCG). Perusahaan beroperasi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu menggelontor tempat tidur sebanyak 500 unit.  Tempat tidur untuk masyarakat yang terpapar Covid-19 ini berbeda. Tempat tidur portabel. Bongkar pasang. Namun terbuat dari kardus yang bisa menahan beban hingga 200 kilogram. Tempat tidur ini mirip yang digunakan oleh para atlet yang berlaga di Olimpiade Tokyo 2020 yang berakhir pada 7 Agustus 2021.

Bantuan tempat tidur ini akan semakin memanjakan pasien Covid-19 kategori sedang maupun ringan atau orang tanpa gejala yang sedang melakukan Isoter do G-JOS. Bantuan tempat tidur, terdiri dipan berbahan kardus, kasur, bantal dan guling senilai Rp 0,5 miliar itu diserahkan secara simbolis oleh managing director PT SIAM Terminal Somboon kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di lantai dasar G-JOS di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Senin, 9 Agustus 2021.

KUAT : Tempat tidur untuk warga Isoter di G-JOS terbuat dari kardus seperti tempat tidur para atlet olimpiade di Tokyo bantuan dari perusahaan diterima Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 9 Agustus 2021 (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan bantuan tempat tidur sebanyak 500 unit akan digunakan sebagai tempat tidur pasien Isoter di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS). “Saat baru diserahkan 200 unit. Sisanya, dalam minggu ini akan kembali dikirim ke G-JOS,”ujarnya. 

Tempat Tidur untuk warga Isoter ini cukup istimewa. Karena terbuat dari bahan ramah lingkungan yakni kardus. Meski terbuat dari bahan kardus tetap kuat karena bisa menahan beban hingga 200 kilogram. 
“Tempat tidur ini mirip tempat tidur para atlet olimpiade di Tokyo,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar dan Kadinkes Gresik drg Saifudin Ghozali.

BONGKAR PASANG: Tempat tidur untuk warga Isoter di G-JOS terbuat dari kardus seperti tempat tidur para atlet olimpiade di Tokyo pada Senin, 9 Agustus 2021 (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Dengan fasilitas tempat tidur yang istimewa, menjadikan fasilitas Isoter di G-JOS semakin lengkap. Karena sebelumnya telah dilengkapi dengan oksigen medis dan didampingi tenaga kesehatan (nakes) hingga dokter spesialis. “Saya optimistis pasien Isoter akan lebih cepat sembuh bila dirawat di G-JOS ini,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu 

Saat ini, tingkat keterisian tempat tidur di G-JOS semakin banyak. Sebab pasien dirawat tersisa 24 orang dari kapasitas awal 140 tempat tidur. “Yang membanggakan pasien yang dirawat di G-JOS ini tidak ada yang meninggal,”tegasnya.  G-JOS telah ditetapkan sebagai tempat Isoter. Kapasitas akan dinaikkan menjadi 750 tempat tidur. Data yang didapatkan tim Satgas Covid-19 Gresik warga yang sedang melakukan isoman berkisar 1000 orang.

“Kini, tugas kita selanjutnya melakukan pendekatan yang humanis kepada masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) untuk diajak tempat Isoter ini,”katanya. 

Sementara itu, Managing Director PT SIAM Terminal Somboon, menambah bantuan tempat tidur bentuk kepedulian GCS kepada pemerintah kabupaten Gresik yang berupa melakukan percepatan penanganan Covid-19 di Gresik. “Tempat tidur ini kami distribusi ke Gresik dan Jakarta. Karena usaha kami banyak di Gresik,” katanya dalam bahasa Inggris.

Ia mengatakan bantuan tempat tidur lengkap terdiri dari dipan terbuat dari kardus, kasur, bantal dan guling. “Satu set tempat tidur ini harganya sekitar Rp 1 juta,”imbuhnya. (yad)

Isoter G-JOS dilengkapi Tempat Tidur yang Dipakai Atlet Olimpiade di Tokyo, Isoter Lebih Cepat Sembuh Selengkapnya
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Kadinkes Gresik drg Saifudin Ghozali di kantor Bupati Gresik (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Jangan Kendur Terapkan Protokol Kesehatan, Angka Kesembuhan Mencapai Rekor Tertinggi


GRESIK,1minute.id – Gresik mencatat rekor baru angka kesembuhan pasien positif Covid-19 pada Sabtu, 7 Agustus 2021. Angka kesembuhan mencapai 1.002 kasus. Hasil itu memecahkan rekor tertinggi di Jawa Timur di masa perpanjangan PPKM level 4 Jawa-Bali.  Masa perpanjangan kedua bakal berakhir Senin, 9 Agustus 2021.

Data Dinkes Jatim pada Sabtu, 7 Agustus 2021 menyebutkan kasus baru bertambah 101 terakumulasi menjadi 11.658 kasus ; sembuh bertambah 1.002 menjadi 9.574 kasus meninggal bertambah 8 menjadi 652 orang.  Sedangkan,  kasus aktif 909 menjadi 1.432 kasus. Angka kesembuhan itu tertinggi sejak pagebluk coronavirus disease 2019 terjadi pada Maret 2020.

Capaian menggembirakan itu, hasil kerja keras semua pihak. Antara lain, Satuan Tugas Covid-19 Gresik yang dikomandani Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik itu. Tenaga kesehatan (nakes) , relawan dan tentu warga Kota Santri yang manut prokes.  Tingginya angka kesembuhan itu menurunkan prosentase keterisian tempat tidur di rumah sakit, puskesmas hingga rumah sakit lapangan indoor Gelora Joko Samudro (G-JOS) sebagai tempat isolasi terpusat (Isoter) di Kota Santri-sebutan lain- Kabupaten Gresik itu. Bed Occupancy Rate (BOR) dibawah 45 persen. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tetap mengingatkan anggota Satgas Covid-19, relawan tidak kendur untuk tetap melakukan 3T (Testing, Tracing dan Treatment). Sedangkan,  masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan (prokes). Sebab, pandemi Covid-19 belum berujung.  Memakai masker ketika beraktivitas diluar rumah harus menjadi gaya hidup. “Harus merasa ada kurang sreg bila tidak memakai masker. Tidak bergerombol,” pesan Komandan Satgas Covid-19 Gresik itu disetiap bertemu dengan warga. 

MERDEKA COVID-19: Menyambut HUT Kemerdekaan masyarakat memasang banner Kemerdekaan membakar semangat warga untuk MERDEKA COVID-19 di Gresik ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Sedangkan,  pemerintah berupaya konsisten untuk melakukan percepatan vaksinasi agar menciptakan herd immunity (kekebalan kelompok) sebesar 70 persen. Diantaranya melakukan serbuan vaksinasi di empat destinasi wisata di Gresik. Yakni, Wisata Lontar Sewu di Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti. Kemudian, Wisata Selo Tirta Giri (Setigi) di Desa Sekapuk dan Wisata Gosari (Wagos) di Desa Gosari. Keduanya di Kecamatan Ujungpangkah. 

Kemudian, Wisata Indah Pasir Putih Delegan (WISID)  di Desa Delegan, Kecamatan Panceng. Keempat destinasi itu, adalah wisata alam. Sehingga, warga yang telah disuntik vaksin bisa menikmati keindahan alam wisata itu. Vaksinatornya adalah relawan yang dibentuk oleh Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Serbuan vaksin juga dilakukan di Vaksin Center di gedung mirip rumah Keong , Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Di rumah sakit umum daerah (RSUD) ibnu Sina Gresik juga digeber vaksinasi ketiga yakni booster untuk tenaga kesehatan (nakes). Sementara, ratusan relawan sedang melakukan tracing bersama bidan desa atau bidan puskesmas, babinsa dan bhabinkamtibmas untuk melakukan pencegahan dini persebaran Covid-19.

Komandan Satgas Covid-19 mempersiapkan kelengkapan rumah sakit lapangan di Gelora Joko Samudro (G-JOS). Stadion olah raga itu sebagai tempat isolasi terpusat (isoter) untuk pasien kategori ringan atau tanpa gejala hingga sedang. Fasilitas Isoter ini,  pengawasan nakes, hingga dokter spesialis. Ada tabung oksigen dan tempat tidur. “Isoter bisa menampung 750 orang. Isoter ini untuk mengurangi dampak fatalitas seperti kematian pasien yang menjalani isolasi mandiri,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sebab, hasil analisa dan evaluasi (anev) penanganan Covid-19 selama ini warga isoman sulit tertolong karena terlambat masuk rumah sakit. Gus Yani mengatakan semua ikhtiar pemerintah dengan harapan Covid-19 bisa segera berakhir. Masyarakat Gresik Sehat, Ekonomi kuat. (yad) 

Jangan Kendur Terapkan Protokol Kesehatan, Angka Kesembuhan Mencapai Rekor Tertinggi Selengkapnya

Percepatan dan Peningkatan Pelayanan Covid-19, Pemkab Salurkan Regulator Oksigen dan Hazmat


GRESIK, 1minute.id – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik memberikan bantuan berupa alat regulator oksigen dan hazmat kepada Rumah Sakit Islam (RSI) Mabarrot MWC NU di tiga kecamatan pada Jumat, 7 Agustus 2021. 

Penyerahan bantuan alat kesehatan (alkes) diserahkan secara simbolis kepada para direktur RSI Mabarrot MWC NU didampingi pengurus LazisNU. Tiga RSI Mabarrot MWC NU di Kecamatan Bungah, Manyar dan Wringinanom. 

Bantuan alat kesehatan ini sebagai upaya percepatan dan meningkatkan layanan kesehatan khususnya bagi pasien Covid-19. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, bantuan diberikan dalam rangka meningkatkan layanan kesehatan sebagai wujud komitmen pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam menangani pasien Covid-19 yang tengah dirawat di Rumah Sakit.

“Pemerintah Kabupaten Gresik hadir dengan berbagai program di tengah masyarakat sebagai upaya menangani pandemi Covid-19, salah satunya di sektor layanan kesehatan dalam rangka meningkatkan fasilitas penanganan pasien yang dirawat di rumah sakit. Untuk itu kita memberikan bantuan regulator dan hazmat ini agar layanan dan fasilitas lebih baik,”katanya.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani berpesan agar masyarakat tidak lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) sekalipun angka positif Covid-19 di Gresik mulai melandai.
“Meskipun angka positif Covid-19 di Gresik mulai melandai, tetapi bagaimana pun masyarakat tetap prokes dan jangan lengah, untuk itu pemerintah selalu mensosialisasikan 3M dan 3T,”pintanya.

Sementara itu, Direktur RSI Mabarrot MWC NU Bungah dr. Izzuddin Syahbana merasa bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Bupati Gresik dan Lazisnu PCNU Gresik. Bantuan regulator oksigen dan hazmat ini, kata dia, sangat membantu dan akan digunakan sebaik-baiknya.

“Alhamdulillah.. PCNU melalui Lazisnu dan Bapak Bupati sangat memperhatikan upaya penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Gresik, upaya perlindungan terhadap nakes dengan memberikan APD dan kebutuhan regulator di saat faskes kesulitan mendapatkan regulator sehingga bisa dimanfaatkan langsung ke pasien-pasien yang membutuhkan oksigen di faskes,” katanya. (yad)

Percepatan dan Peningkatan Pelayanan Covid-19, Pemkab Salurkan Regulator Oksigen dan Hazmat Selengkapnya

RS Lapangan Siapkan 750 Tempat Tidur, Bupati Berharap Tidak Terisi.


GRESIK,1minute.id – Relawan tracer sudah bergerak. Mereka tidak hanya menyelisik kontak erat pasien Covid-19 di Gresik. Tim empat pilar terdiri dari relawan, tenaga kesehatan (nakes), bhabinkamtibmas dan babinsa itu menjadi negosiator bagi warga terpapar coronavirus disease 2019 untuk mau menjalani perawatan di tempat isolasi terpusat (Isoter) di rumah sakit lapangan Gelora Joko Samudro (G-JOS).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani telah menyiapkan tempat Isoter itu. Mulai tempat tidur , oksigen , naksir hingga dokter spesialis untuk melakukan perawatan bagi pasien kategori ringan atau tanpa gejala hingga sedang. “Dengan fasilitas itu, perawatan warga di Isoter terjamin,”ujar Gus Yani- sapaan akrab – Bupati Fandi Akhmad Yani usai Apel Kesiapan Tracer dalam rangka Survelains Kontak Erat Kasus Covid-19 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat 6 Agustus 2021. 

NAKES dan RELAWAN: Para relawa.n trecer Covid-19 mengikuti Apel Kesiapan Tracer di Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 6 Agustus 2021 (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

“Pengawasan nakes tentunya harapan menanggulangi angka kematian pasien,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. G-JOS berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas memiliki kapasitas 750 tempat tidur. “Semoga tidak terisi,”kata Gus Yani. Artinya, semakin sedikit Isoter yang dirawat di G-JOS maupun pasien Covid-19 di rumah sakit  pandemi Covid-19 mereda. 

Ratusan tempat tidur itu tersebar mulai lantai I, II dan III. “Dalam minggu ini ada bantuan tempat tidur dari perusahaan swasta untuk warga Isoter,”tegasnya.
Sementara itu, perkembangan Covid-19 di Kota Santri menunjukkan tren menurun. Berdasarkan data Dinkes Jatim, angka kesembuhan pasien Covid-19 lebih tinggi dari kasus baru. Merujuk data pada Kamis, 5 Agustus 2021 jumlah kasus baru bertambah 109 menjadi 11.470 kasus memasuki tahun kedua Covid-19. Sedangkan,  pasien sembuh bertambah 311 kasus terakumulasi menjadi 7.766 kasus. Sedangkan, pasien meninggal bertambah 8 orang menjadi 638 kasus. 

Tingginya angka kesembuhan ini membuat tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit , Puskesmas dan tempat isolasi di G-JOS semakin longgar.  Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail menyebutkan pasien di G-JOS terisi tidak lebih 50 orang. “Padahal kapasitas 140 tempat tidur,”kata Letkol Inf Taufik Ismail didampingi Kapolres AKBP Arief Fitrianto di kantor Bupati Gresik pada Jumat, 6 Agustus 2021. (yad)

RS Lapangan Siapkan 750 Tempat Tidur, Bupati Berharap Tidak Terisi. Selengkapnya
Satgas Covid-19 dalam Apel Kesiapan Tracer pada Jumat, 6 Agustus 2021 (Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Tracer Bergerak, Deteksi Dini untuk Mencegah Persebaran Covid-19


GRESIK,1minute.id – Up date datakasus baru konfirmasi Covid-19 itu masuk gawai Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Gresik. Sabar hari sebelum Subuh. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto serta Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail kemudian melakukan pemilihan berdasarkan lokasi kecamatannya. 

Selanjutnya, data perkembangan kasus baru warga terpapar coronavirus disease 2019 itu disebarkan kepada petugas gabungan yakni bidan puskesmas atau desa, babinsa dan bhabinkamtibmas dibantu oleh relawan tracer dari Kemenkes. Mereka mendatangi rumah warga yang terpapar Covid-19 itu. Update data kasus baru Covid-19 itu seakan menjadi sarapan pagi bagi Komandan Satgas Covid-19 Gresik ini. 

“Kita tidak boleh lelah, apalagi putus asa untuk melayani masyarakat. Semoga pandemi Covid-19 bisa segera berakhir,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Apel Kesiapan Tracer dalam rangka Survelains Kontak Erat Kasus Covid-19 pada Jumat 6 Agustus 2021. 

Tugas kemanusiaan untuk menekan persebaran Covid-19 di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu yang kini semakin diperkuat oleh Pemkab Gresik. Karena tugas mulia itu lah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan motivasi dan semangat petugas tracer pagi tadi.

Para relawan tracer yang setiap kelompok terdiri dari empat pilar yakni bidan desa, Babinkamtibmas, Babinsa dan tracer relawan itu bergerak melakukan tugasnya mendatangi orang yang terdata covid baru. Mereka melakukan tracing dengan berkomunikasi warga untuk melacak siapa saja yang telah melakukan erat atawa bertemu dengan warga terpapar Covid-19 itu. 

SATGAS COVID-19 GRESIK: (ki-ka) Kadinkes drg Saifudin Ghozali, Asisten Tursilowanto Harijogi, Dandim Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai Apel Kesiapan Tracer di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 6 Agustus 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Tracing dimulai dari anggota keluarga. Kemudian beberapa orang lainnya yang terakhir kontak erat. Yaitu, antara 8 orang sampai 15 orang. Warga yang kontak erat ini kemudian dilakukan test swab antigen. Para tracer mencatat keadaan dan perkembangan paparan covid baru. Selanjutnya para tracer ini langsung melaporkan via aplikasi SiLacak (sistem informasi pelacakan) milik Kemenkes. 

Tim Tracer juga mengarahkan orang yang telah terpapar untuk melakukan isolasi terpusat (Isoter)di Rumah Sakit Lapangan Gelora Joko Samudro (G-JOS) sedangkan kontak lain disarankan untuk membatasi kontak dengan yang lain. (yad)

Tracer Bergerak, Deteksi Dini untuk Mencegah Persebaran Covid-19 Selengkapnya

Tugas BPD Sosialisasi, Jangan Kaget Ada Petugas Memakai Hazmat Datangi Warga

GRESIK,1minute.id – Tugas kemanusian kini sudah menunggu para pengurus perkumpulan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gresik. Tugas kemanusiaan sehari pascakepengurusan dikukuhkan adalah mensosialisasikan Tracing, Testing & Treatment (3T), salah satu upaya Pemkab Gresik dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Tracing yang dilakukan oleh petugas terdiri dari anggota Babinsa, Bhabinkamtibmas dan bidan desa dilakukan mulai pagi. “Tracing untuk menindaklanjuti terhadap warga yang terpapar sesuai data dari pusat.Biasanya setiap pagi ada update data baru warga baru yang terpapar Covid-19,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani saat mengukuhkan Pengurus Perkumpulan BPD Gresik periode 2021-2026 pada Rabu, 4 Agustus 2021.

Bupati yang juga Komandan Satgas Covid-19 Gresik ditugaskan untuk mengisi data laboratorium jejaring pemeriksaan Covid-19 pada aplikasi New-all Record (NAR). Setiap ada satu warga yang dinyatakan positif Covid, maka tim tracing akan mengambil test swab kepada minimal 15 orang disekitar pasien yang bersangkutan. Selain keluarga, para tetangga dekat serta orang yang telah kontak erat langsung akan diperiksa.

“Tolong para anggota BPD ini ikut mensosialisasikan hal ini kepada seluruh masyarakat. Jangan kaget apabila ada petugas yang berpakaian hazmat lengkap mendatanginya untuk melakukan pemeriksaan pada masyarakat,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Menurut Gus Yani, Dandim 0817 Gresik dan Kapolres Gresik telah menginstruksikan jajaran dibawahkan untuk memperkuat tugas  petugas puskesmas dan bidan desa melakukann 3T ini. Mereka akan dibekali aplikasi Sistem Informasi Pelacakan (SiLacak) yang dikelola Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

Selain itu, tugas kemanusian BPD lainnya adalah sosialisasi dan menghimbau kepada masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman) untuk mau dirujuk ke Gelora Joko Samudro (G-JOS) yang telah ditetapkan sebagai rumah sakit lapangan indoor untuk isolasi terpusat (Isoter). Di G-JOS ini, warga yang terpapar mendapatkan pengawasan dari tenaga kesehatan (nakes) bahkan ada dokter spesialis. Di isoter ini, bila pasien membutuhkan oksigen telah disiapkan. 

“Sampaikan bahwa isolasi terpusat lebih aman dan terkontrol. Semua fasilitas yang dibutuhkan mulai dari oksigen, obat-obatan serta dokter spesialis juga telah disiapkan. Silahkan para BPD bersama semua tokoh masyarakat di desa untuk ikut meyakinkan masyarakat isoman agar mau dibawa ke G-JOS,”tandas Gus Yani. (yad)

Tugas BPD Sosialisasi, Jangan Kaget Ada Petugas Memakai Hazmat Datangi Warga Selengkapnya

Suyanto, Nakhoda Baru Perkumpulan BPD Gresik Dikukuhkan

DIKUKUHKAN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengukuhkan Perkumpulan BPD Gresik yang diketuai Suyanto di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Rabu,4 Agustus 2021 ( foto : Humas Pemkab for 1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gresik memiliki nakhoda baru. Ia adalah Suyanto. Suyanto yang dipilih secara aklamasi adalah ketua BPD Jrebeng, Kecamatan Dukun, Gresik ini juga Dekan Fakultas Hukum Universitas Gresik (Ungres).

Pengurus BPD Kabupaten Gresik periode 2021-2026 hasil pemilihan 5 Juli 2021 dikukuhkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Raung Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 4 Agustus 2021. Pengukuhan dihadiri oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir ini berlangsung khidmat dengan protokol kesehatan ketat.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya meminta BPD dan Kades agar selalu berkolaborasi dan bersinergitas dalam melaksanakan pembangunan di desa. Gus Yani -begitu sapaannya, juga meminta kepada seluruh anggota BPD agar jangan menjadi beban baru bagi penyelenggaraan pemerintahan desa. Sebaiknya saling menganggap bahwa BPD dan Kades sebagai mitra strategis.

“Dalam bekerja menjalankan tugasnya, Kepala Desa dan BPD harus selalu bermusyawarah. Kades sebagai kepanjangan tangan Pemerintah di desa, sedangkan BPD merupakan perwakilan masyarakat desa. Kalau kedua lembaga desa ini saling bersinergi, maka pembangunan untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat di desa segera terwujud,”kata Gus Yani.

Senada, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gresik menyampaikan bahwa antara Kepala Desa dan BPD tidak ada bedanya. “Saya berharap agar keduanya bisa bekerjasama untuk mewujudkan pembangunan desa. Keduanya harus bermusyawarah dan bersinergi,”kata Abdul Qodir.

Dalam penganggaran pembangunan misalnya, lanjutnya, BPD harus berada dalam satu ruang untuk menyusun anggaran Pemerintahan di desa. “Sehingga anggaran yang tersusun bisa saling mendukung untuk kesuksesan pembangunan Gresik baru,”kata Ketua DPC PKB Gresik itu.

Ketua pengurus Perkumpulan BPD Kabupaten Gresik Suyanto mengatakan bahwa lahirnya perkumpulan BPD ini atas dorongan seluruh anggota BPD sebanyak 2.548 se-Kabupaten Gresik. Ketua BPD Jrebeng, Kecamatan Dukun itu mengajak seluruh kepala Desa se- Kabupaten Gresik untuk bersama-sama membangun dengan semangat Gresik baru.

“Insya Allah sinergitas ini akan lebih memberikan percepatan pembangunan di tingkat desa seluruh desa di Kabupaten Gresik,”tegas Suyanto yang juga Dekan Fakultas Hukum Unigres itu. (yad)

Suyanto, Nakhoda Baru Perkumpulan BPD Gresik Dikukuhkan Selengkapnya