Selangkah Lagi, Gresik Bakal Sandang KLA Kategori Utama

GRESIK,1minute.id – Selangkah lagi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bakal menyandang Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Utama. “Alhamdulillah kita berhasil mempertahankan penghargaan KLA kategori Nindya. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk berbenah dan naik menjadi kategori Utama pada tahun yang akan datang,” kata Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah usai menerima tropi dan piagam Penghargaan Anugerah KLA 2023 di Semarang pada Sabtu malam, 22 Juli 2023.

Penghargaan KLA ini berasal dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.  Menurut Wabup Aminatun Habibah, penghargaan ini sejalan dengan kebijakan Pemkab Gresik untuk mewujudkan lingkungan yang ramah anak. “Ini upaya kesinambungan,” imbuh Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. 

Untuk mewujudkan lingkungan ramah anak, lanjutnya, pihaknya akan terus membuka pintu selebar-lebarnya bagi semua elemen masyarakat untuk berkolaborasi bersama Pemkab Gresik. “Selain sinergi antar OPD, kita juga terus membuka diri kepada masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang ramah kepada anak-anak kita. Kita yakin, bahwa kolaborasi semua stakeholder ini akan semakin mudah dalam mewujudkan tujuan kita bersama,” terangnya.

Kepada Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik Titik Ernawati akan berupaya ekstra keras untuk menjadikan Gresik, Kabupaten Layak Anak kategori Utama. “Insya Allah siap!” tegas Titik Ernawati. 

Ia mengaku telah mempersiapkan sejumlah langkah strategis.Diantaranya, membangun sistem berbasis anak, pemenuhan hak anak sesuai dengan standar, serta meningkatkan kesadaran SDM akan hak-hak anak.

Predikat KLA kategori Nindya ini untuk kali kedua. Penghargaan KLA diberikan setiap tiap tahun. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Bintang Puspayoga menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus dorongan dari pemerintah pusat.

“Ini adalah bentuk apresiasi kami atas segala komitmen dan keseriusan daerah dalam menghadirkan wilayah yang aman bagi anak. Sekaligus juga merupakan cambuk penyemangat bagi daerah untuk bekerja lebih keras dalam pemenuhan hak-hak anak,” tandasnya. (yad)

Selangkah Lagi, Gresik Bakal Sandang KLA Kategori Utama Selengkapnya

Ponpes Bumi Aswaja Gelar Pengobatan Gratis

GRESIK1minute.id – Pondok Pesantren (Ponpes) Bumi Aswaja di Desa Wonokerto, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik menggelar pengobatan gratis pada Sabtu, 22 Juli 2023. Ratusan warga berbondong-bondong memeriksakan kesehatan. 
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memberikan apresiasi kegiatan bakti sosial di ponpes uang dipimpin oleh KH. Achmad irsyadul Ibad itu.

“Ini merupakan sebuah agenda yang baik, karena panjenengan semua bisa mendapatkan pengobatan gratis langsung oleh dokter. Saya ucapkan terima kasih kepada Ponpes Bumi Aswaja karena telah menginisiasi kegiatan ini,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah dihadapan ratusan warga yang mayoritas lanjut usia dan anak-anak itu.

Ia melanjutkan, pemeriksaan kesehatan secara berkala bisa dilakukan di puskesmas maupun rumah sakit. Semua beban biaya akan ditanggung oleh Pemkab Gresik melalui Program Universal Health Coverage (UHC).

Saat ini, UHC di Gresik telah mencapai angka 99,6%.  Artinya hampir seluruh masyarakat Kabupaten Gresik berjumlah 1,31 juta telah terjamin kesehatannya. “Sebetulnya panjenengan semua juga bisa mendapatkan pengobatan gratis di puskesmas atau klinik kesehatan seperti di klinik Pratama MWCNU Dukun ini. Bahkan yang tidak punya BPJS pun tidak apa-apa. Karena Pemkab Gresik telah menggratiskan semuanya. Asal punya KTP dan berobatnya di lingkungan Kabupaten Gresik,” terang Wabup perempuan berlatar pendidik itu. 

Bu Min juga mengajak warga untuk senantiasa menjaga kesehatan tubuh masing-masing. Menurutnya, badan yang sehat merupakan kunci dalam beraktivitas. Maka, langkah pencegahan seperti pemeriksaan gratis ini dapat menjadi hal yang positif dalam menjaga kesehatan diri. 

“Saya katakan sehat itu mahal sekali, karena mau melakukan apapun ya tergantung kesehatan kita. Maka ayo kita jaga kesehatan kita dengan menjaga pola makan. Dan semoga Allah SWT juga senantiasa memberikan kita kesehatan selalu,” pungkasnya. (yad)

Ponpes Bumi Aswaja Gelar Pengobatan Gratis Selengkapnya

Wabup Aminatun Habibah Ajak 15 Pasangan Finalis Cak dan Yuk Gresik, Kenalkan Potensi Wisata Gresik 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 15 pasangan finalis duta wisata, Cak dan Yuk Gresik 2023 bertemu Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 12 Juli 2023.

Pada kesempatan itu, Wabup Aminatun Habibah lebih banyak memberikan pencerahan terkait pariwisata di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah, diantaranya Wedani sebagai Desa Devisa. Desa Wedani berada Kecamatan Cerme. Mayoritas penduduk di kampung itu, perempuan dan laki-laki adalah pengerajin tenun tradisional. Pengerajin tenun tradisional menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM).

“Untuk tenun Wedani, pemerintah sudah berupaya untuk Go Internasional melalui pameran maupun even tingkat nasional. Secara lokal sementara ini kita kenalkan melalui sekolah dan instansi yang ada di Kabupaten Gresik,” kata Aminatun Habibah yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Parekrafbudpora) Gresik Saifudin Ghozali.

Desa Wedani berpotensi menjadi jujugan wisatawan karena keunikan alat tenun dan  kain tenun berkualitas sudah merambah pasar dunia, yakni, Asia, ASEAN hingga Timur Tengah. Juga, Bandar Grissee. Penataan kawasan kolaborasi dengan pemerintah pusat.

“Terus gali potensi, selain wisata, dan makanan, pondok pesantren juga harus ikut diperkenalkan. Karena julukan Kabupaten Gresik sebagai kota santri dan kota wali yang di dalamnya terdapat banyak pondok pesantren,” ucap wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu.

Audiensi bersama 15 pasangan finalis Cak dan Yuk Gresik ini juga dihadiri Asisten III Nuri Mardiana, Kepala Bappeda Misbahul Munir, Kepala Dinas Kesehatan dr. Mukhibatul Khusnah, Kadis Kominfo Ninik Asrukin serta Sekretaris Disnaker Gresik Nurlailie Indah Kusumawatie. (yad)

Wabup Aminatun Habibah Ajak 15 Pasangan Finalis Cak dan Yuk Gresik, Kenalkan Potensi Wisata Gresik  Selengkapnya

Meriah, Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar PGP Jatim di SMA Negeri 1 Gresik 

GRESIK,1minute.id –  Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar dipusatkan di SMA Negeri 1 Gresik di buka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Selasa, 4 Juli 2023. Kegiatan ini adalah Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 7 di wilayah mitra Provinsi Jawa Timur.

Menurut Wabup Gresik Aminatun Habibah, kegiatan ini sangat penting untuk mensinergikan berbagai informasi perkembangan pendidikan. Selain itu membangun kesamaan pandangan atas berbagai kebijakan bidang pendidikan serta implementasinya. “Kegiatan panen hasil ini akan dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi peningkatan kualitas mutu pendidikan di Kabupaten Gresik,” ungkap Wabup perempuan berlatar pendidik itu.

Bu Min-sapaankarib-AminatunHabibah melanjutkan, pendidikan merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan manusia. Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia merupakan tanggung jawab semua pihak, tak terlepas dari pemerintah dan masyarakat.

“Pendidikan merupakan salah satu prioritas utama pembangunan nasional dan prioritas pembangunan Kabupaten Gresik,” tegas mantan Kepala SMK Assa’adah , Kecamatan Bungah itu. Ia pun mengapresiasi festival hasil panen belajar PGP Angkatan 7 sudah bisa menampilkan hasilnya. Selain belajar sekaligus memberikan ilmu terbaik untuk anak didik nantinya di Kabupaten Gresik.

“Anak-anak kita membutuhkan bimbingan dan motivasi dari guru, persoalan yang ada di Kabupaten Gresik terutama adalah pendidikan. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Gresik tidak eman menggelontorkan anggaran pendidikan,” katanya serius dalam Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Jawa Timur ini dihadiri 

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Gresik Kiswanto,  Ketua Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur yang diwakili Yudi Setiyanto dan Kepala Dinas Pendidikan S. Hariyanto. Serta, Kepala SMA Negeri 1 Gresik Syafaul Anam. (yad)

Meriah, Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar PGP Jatim di SMA Negeri 1 Gresik  Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah Ajak Jemaah Teladani Akhlaq KH Abdul Karim

GRESIK,1minute.id – Ribuan jemaah memenuhi Pondok Pesantren (Ponpes) Alkarimi di Desa Tebuwung, Kecamatan Dukun. Jemaah datang untuk ngalab berkah. Menghadiri Haul ke-131 Almaghfurlah KH. Abdul Karim, pendiri Ponpes Alkarimi. 

Tampak hadir ditengah jemaah yang menyemut itu, antara lain, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Habib Umar Muthohar dari Semarang, KH. Muhammad Yusuf Chudlori (Magelang), Ketua PWNU Jatim KH. Marzuqi Musta’mar, Ketua LP. Ma’arif NU Gresik H. Muhammad Mujib, Pengasuh Ponpes Al Karimi KH. Abdul Muhshi dan Camat Dukun Gunawan P. Atmaja, 

Pada kesempatan itu Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengajak para jemaah yang hadir meneladani akhlak para ulama dan guru-guru kita terdahulu. “Melalui haul ini, kita akan dapat meneladani sifat para ulama dan guru-guru kita terdahulu. Agar nantinya dapat bermanfaat dalam bermasyarakat terutama dalam beragama,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah pada Senin, 3 Juli 2023.

Ponpes Al Karimi di Tebuwung ini, salah satu pondok tertua di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Tahun ini, pondok yang didirikan oleh KH Abdul Karim ini memasuki usia lebih satu abad tepatnya 131 tahun. Pengurus Besar  Nahdlatul Ulama (PBNU) memberikan apresiasi karena melampaui usia organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia yang didirikan oleh KH Hasyim Asy’ari. NU berusia 1 Abad.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Pondok Pesantren Al Karimi yang konsisten membantu Pemkab Gresik dalam mendidik putra putri kita semua,” kata wabup berlatar pendidik itu.

Pada kesempatan itu, Bu Min memaparkan capaian program pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang memasuki tahun ketiga ini. Salah satunya, program mensejahterakan masyarakat. Mulai dari bidang kesehatan hingga peningkatan infrastruktur.

“Saat ini kami di Pemkab Gresik sedang mengerjakan banyak hal. Diantaranya adalah program Universal Health Coverage (UHC) untuk berobat gratis dan peningkatan infrastruktur jalan yang Insya Allah pada 2024 ini akan banyak titik jalan yang kita tuntaskan,” ujarnya. Tahun ini, progres infrastruktur telah berjalan sampai 70%. Sisamya, 30% akan dituntaskan pada 2024 mendatang.

Sementara itu, Kepala Bakorwil Bojonegoro Agung Subagyo mengatakan peringatan haul ini, dapat meningkatkan tali silaturahmi dan ukhuwah islamiyah para kyai, ulama, pengurus, dan santri Ponpes Al Karimi. Sehingga, para santri diharapkan dapat membangkitkan semangat dalam menjunjung tinggi rasa nasionalisme bangsa Indonesia.

“Maka kita khususnya para santri perlu mengambil bagian dan memberikan kontribusi kepada bangsa sesuai kemampuan yang dimiliki,” kata Agung Subagyo mewakili Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa itu. (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah Ajak Jemaah Teladani Akhlaq KH Abdul Karim Selengkapnya

Kadistan Gresik: Hewan Kurban Aman, Sudah Vaksinasi

GRESIK,1minute.id – Sebagian umat muslim akan melakukan Salat Idul Adha 1444 Hijriah pada Rabu besok, 18 Juni 2023. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjamin ketersediaan dan kesehatan hewan kurban yang memenuhi syarat termasuk umur hewan kurban. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah tempat penjualan hewan kurban di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sasaran yang dituju antara lain, di Pondok Permata Suci ( PPS). Ada sejumlah penjual hewan kurban di lokasi di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu.

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah didampingi Kepala Dinas Petanian (Distan) Gresik Eko Anindito Putro, dan Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Iswahyudi melihat langsung kondisi puluhan hewan kurban.

“Jadi kita memastikan kesehatannya, apakah sudah vaksin dan terbebas dari Penyakit Kuku dan Mulut (PMK). Sehingga nanti diharapkan bisa terjual semua biar pedagang senang,” ujar Bu Min. 

Pada Idul Adha 1444/ 2023 M ini, stok hewan kurban di Gresik mencapai 7.372 sapi jantan, 7.150 ekor kambing, dan 2.148 domba. Pedagang hewan kurban berjumlah 189 pedagang lapak yang tersebar di 16 dari 18 kecamatan di Kabupaten Gresik. Dua yang lain belum dilakukan pemantauan adalah Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean sekitar 80.mil laut dari pusat Kota Gresik. 

Di Pulau berjuluk Pulau Putri itu, rata-rata warganya langsung membeli ke peternak setempat. Sedangkan untuk Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang telah terbit mencapai kurang lebih 516 surat.

Dari inspeksi yang dilakukan wabup bersama jajaran, didapatkan kepastian bahwa hewan kurban yang ada di Kabupaten Gresik relatif aman. Distan Gresik belum menerima adanya laporan terkait hewan kurban yang terserang penyakit.

“Semuanya sudah kita vaksin, dan Insya Allah dengan penanganan dan pengawasan yang tepat dari kita dan dokter hewan, dapat meminimalisir terjadinya serangan penyakit terhadap hewan kurban.” ujar Eko Anindito Putro. (yad)

Kadistan Gresik: Hewan Kurban Aman, Sudah Vaksinasi Selengkapnya

Wabup Gresik : SDM Handal Sulit Dipenuhi Jika Banyak Anak Stunting

“Butuh Komitmen TPPS dan Stakeholder Dalam Penurunan Stunting”

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membuka rapat koordinasi (Rakor) penyusunan laporan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) semester 1/2023. Kegiatan yang diinisiasi Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik ini digelar di Hotel Aston Inn Gresik pada Senin, 26 Juni 2023.

“Kebutuhan SDM yang handal tersebut tentu akan sulit dipenuhi apabila banyak dari anak-anak penerus bangsa yang mengalami stunting,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. Dikatakan, hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan menunjukkan, prevalensi balita stunting di Jawa Timur mencapai 19,2% pada 2022. Kabupaten Gresik telah berhasil menurunkan angka stunting sebesar 10,7% dari semula sebesar 23% pada 2021.

“Hal ini menjadi sebuah prestasi Kabupaten Gresik untuk terus semangat hingga mencapai target prevalensi stunting di 2024 sebesar 10%,” kata Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting terintegrasi di Gresik dalam rakor

penyusunan laporan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) menghadirkan narasumber dari tim INEY (Investing in Nutrition and Early) Direktorat Jenderal Bina Bangda Kementerian Dalam Negeri Bagus Affandri. 

Ia berharap konsistensi dan komitmen TPPS dengan stakeholder terkait dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Gresik. Kegiatan terkait percepatan penurunan stunting haruslah dituangkan dalam pelaporan TPPS yang sesuai dari kabupaten, kecamatan hingga desa. “Saya harapkan rapat koordinasi ini akan menjadi konsistensi dan komitmen kita bersama untuk dapat menurunkan stunting di Kabupaten Gresik,” tandasnya.

Sementara, Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik Titik Ernawati dalam laporannya menerangkan, TPPS ada organisasi percepatan penurunan stunting yang bertugas mengkoordinasikan, mensinergikan, dan mengevaluasi penyelenggaraan percepatan penurunan stunting.

Berdasarkan Perbup No 09 tentang percepatan penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten Gresik bahwa Kepala Desa/Lurah melalui Camat menyampaikan laporan penyelenggaraan percepatan penurunan stunting kepada bupati melalui koordinator TPPS paling sedikit 3 bulan sekali atau sewaktu waktu apabila diperlukan. “Ini harus menjadi perhatian kita semua, karena kita yakini bahwa desa/kelurahan memiliki peran paling vital dalam menurunkan angka stunting,” pungkasnya. (yad)

Wabup Gresik : SDM Handal Sulit Dipenuhi Jika Banyak Anak Stunting Selengkapnya

Wakil Bupati Gresik Ajak Ansor Promosikan Wisata Religi Kanjeng Sepuh dan Kota Tua Sidayu

GRESIK,1minute.id – Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Gresik Abdul Rokhim melantik Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Sidayu pada Ahad, 25 Juni 2023.

Pelantikan PAC Ansor Sidayu masa khidmat 2023-2025 dibawah komando Ikhsan Minarso ini dipusatkan di Aula Soerjodiningrat UPT SMP Negeri 6 Gresik. Tampak hadir dalam acara tersebut, antara lain, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Anggota DPRD Gresik Mustajab, Bendahara Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Provinsi Jatim Muhammad Muslih Muandar, Rais Syuriah MWCNU Sidayu KH Ma’ruf, pengurus IPNU, IPPNU, dan Fatayat.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya mengucapkan, selamat kepada pengurus GP Ansor Sidayu yang telah dilantik bisa melaksanakan amanah dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Serta mampu mengemban amanat organisasi dengan sebaik mungkin, demi kemajuan GP Ansor Kecamatan Sidayu.

“Kecamatan Sidayu meninggalkan bukti-bukti sejarah kebesaran sebagai bekas sebuah Kadipaten. “ungkap Bu Min sapaan akrab wabup.

Menurut Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah, Sidayu merupakan Kota tua, jejak sejarah Kabupaten Gresik tertapak jelas di bekas Kadipaten Sedayu yang kini menjadi Kecamatan Sidayu. Berbagai peninggalan masih membekas sebagai ikon sebuah kadipaten di zaman penjajahan Belanda.

“Meski hanya sebuah kecamatan, Sidayu memiliki alun-alun yang cukup luas dan bangunan-bangunan tua yang cukup megah. Sidayu dulu merupakan kota tua yang pernah jaya,” terang wabup perempuan berlatar pendidik itu. 

Ia mengajak kepada pengurus GP Ansor Sidayu yang baru untuk menjalankan roda organisasi peran Ansor juga harus mengenalkan Sidayu ini sebagai tujuan wisata religi selain Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim.

“Wilayah Sidayu merupakan peninggalan budaya dan sejarah dari Kanjeng Sepuh yang juga menjadi rujukan sejarah Kabupaten Gresik,” pungkasnya. 

Di tempat sama, Ketua PC GP Ansor Gresik Abdul Rokhim mengajak para pengurus yang baru dilantik untuk segera tancap gas untuk membantu pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sesuai dengan tema “Transformasi Kepemimpinan Menuju Tatanan Organisasi yang Mandiri dan Bermanfaat”.

“Mari bergerak bersama mewujudkan visi misi GP Ansor baik dari sisi kontek kepemudaan, kegamaaan dan kebangsaan,” tegas Kasdul-begitu panggilan akrab-Abdul Rokhim dalam sambutannya. 

Ia berharap, kepengurusan GP Ansor dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah, sehingga kontribusi yang diberikan diharapkan dapat mendukung kemajuan daerah untuk kesejahteraan masyarakat. “Tantangan kita saat ini dan kedepan luar biasa, terus bersinergi dengan pemerintah, aparat, serta sowan ke para kiai dan ulama untuk meminta saran masukan dan doa agar kita tidak salah melangkah, “tuturnya.

Ia juga mengingatkan pada saat ini sedang digalakkan secara serntak nasional dalam rangka aktivasi kartu tanda anggota (KTA) Ansor. “Saya berharap kepengurusan KTA GP Ansor terus digenjot. Mari memaksimalkan dalam pendataan anggota ini sejalan dengan arahan Pimpinan Pusat Ansor,” tandasnya. (yad)

Wakil Bupati Gresik Ajak Ansor Promosikan Wisata Religi Kanjeng Sepuh dan Kota Tua Sidayu Selengkapnya

78 Atlet Gresik Berangkat ke Porseni MTs Jatim, Ketua Kontingen Targetkan Masuk Tiga Besar

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 78 atlet asal Kabupaten Gresik mengikuti Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni) Madrasah Tsanawiyah (MTs) Jawa Timur di Jombang. Mereka akan berlaga di 33 cabang olahraga. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang memberangkatkan puluhan atlet di Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 23 Juni 2023.

Porseni MTs Jawa Timur 2023 berlangsung mulai 24 hingga 26 Juni 2023 ini mengusung mengusung tagline “Menumbuh kembangkan sikap kreatif, profesional dan sportif dalam mewujudkan madrasah mandiri dan berprestasi”.

Aminatun Habibah memberikan wejangan kepada puluhan atlet yang berasal dari sejumlah Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah mengingatkan kepada mereka untuk menjauhkan ambisi menjadi juara satu. 

Namun, Bu Min buru-buru melanjutkan para atlet harus mampu menunjukkan permainan terbaiknya di medan laga. Sebab kalau berambisi, kata Wabup perempuan berlatar pendidik itu, konsentrasi bertanding akan terganggu dan menyebabkan permainan menjadi tidak karuan.

“Jangan terlalu berambisi untuk menjadi juara satu. Namun tunjukkan skill terbaik bahwa kalian (para atlet) mampu berlaga dengan baik. Namun tanamkan pada jiwa kalian bahwa kalian bermental juara,” kata Bu Min. 

Ia melanjutkan, materi yang diberikan oleh para pelatih selama ini adalah tolok ukur untuk mengasah skill sesuai keahlian masing-masing. Selebihnya, kembali lagi pada atlet yang berlaga.

“Kalian (para atlet) adalah anak-anak terpilih yang berlaga di Porseni. Harumkan nama baik Kabupaten Gresik dikancah Provinsi. Semangat dan junjung tinggi sportifitas dan jangan lupa berdoa agar diberikan kesehatan dan kelancaran bertanding,” imbuh Bu Min.

Sementara itu, Ketua Kontingen Gresik Pamuji menjelaskan, bahwa 78 atlet yang berlaga merupakan hasil seleksi dari 163 Madrasah. Ia menargetkan bahwa kontingen Gresik mampu menduduki 3 besar.

“Tahun lalu kita berhasil diposisi 5 besar. Tahun ini kami menargetkan agar berada di posisi 3 besar. Kami mohon doa dan dukungannya kepada masyarakat termasuk Pemerintah Kabupaten Gresik,” katanya. (yad)

78 Atlet Gresik Berangkat ke Porseni MTs Jatim, Ketua Kontingen Targetkan Masuk Tiga Besar Selengkapnya

Keris Pusaka Gresik Mulai Sunan Giri, Kanjeng Sepuh dan Poesponegoro Dipamerkan 

GRESIK,1minute.id – Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik menggelar Pameran Keris Pusaka Gresik di GNI Gresik pada Jumat, 23 Juni 2023.

Ada puluhan Keris Pusaka Gresik, koleksi Museum Daerah Kabupaten Gresik “Sunan Giri” yang dipamerkan selama 3 hari, mulai Jumat, 23 Juni 2023 ini. Pameran Keris Pusaka Gresik, milik Kanjeng Sunan Giri, Kanjeng Sepuh dan Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Poesponegoro, Bupati Gresik pertama ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Menurut Aminatun Habibah, Kabupaten Gresik kaya akan peninggalan zaman dulu yang mempunyai nilai historis. Baik berupa budaya maupun kesenian yang hingga saat ini terus dilestarikan oleh masyarakat. “Seperti pelaksanaan malem slawe, pasar bandeng dan kolak ayam Gumeno di tiap bulan Ramadan. Termasuk pusaka keris yang menjadi salah satu peninggalan masa lampau juga ada di Gresik,” kata Bu Min sapaan akrab Wabup Gresik.

PEMERAN KERIS: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah ketika melihat pameran Keris Pusaka Gresik di Gedung Nasional Indonesia Gresik pada Jumat, 23 Juni 2023 ( Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah  memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya gelaran pameran Keris Pusaka Gresik. Sebab, pameran keris ini memiliki substansi yakni memperkenalkan sejarah pusaka keris yang digunakan di masa lampau kepada masyarakat Gresik.

“Tidak banyak masyarakat yang tahu akan sejarah masa lampau, khususnya para generasi muda. Maka melalui pameran ini, masyarakat akan lebih kenal dengan sejarah dan perjuangan para pendahulu,” harap Wabup perempuan berlatar pendidik itu.

Ia berharap, melalui pameran keris ini menjadi pemikat dan daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Gresik. Terlebih, menjadi salah satu wisata edukasi dengan adanya museum Sunan Giri. “Kita kenalkan museum Sunan Giri sebagai salah satu destinasi wisata edukasi bagi wisatawan yang berkunjung di Gresik,” katanya. 

Keris merupakan salah satu warisan budaya yang sangat populer, khususnya di Pulau Jawa. Selain sebagai pelengkap aksesori dan warisan budaya, masyarakat Indonesia juga mempercayai keris sebagai senjata sekaligus sebuah benda yang memiliki kekuatan supranatural. UNESCO (Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan Serikat Bangsa-Bangsa) juga telah menetapkan bahwa keris sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) yang dimiliki oleh Indonesia. Oleh sebab itu, keris merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan.

Pameran Keris Pusaka Gresik ini, bertujuan nguri-nguri budaya. Sejumlah keris bernilai historis tinggi di pajang dalam pameran kali pertama di tahun ini tersebut. Diantaranya, Keris Kalam Munyeng, peninggalan Sunan Giri, salah satu Wali Sanga yang juga Kepala Pemerintahan di Bukit Giri bergelar Prabu Satmata itu. Keris Empu Kriendoehadji milik Kanjeng Sepuh. 

Kanjeng Sepuh adalah Adipati ke-8 di Kabupaten Sidayu di masa Kerajaan Mataram. Kanjeng Sepuh dianggap sebagai aulia dan pemimpin besar Kadipaten Sedayu yang layak mendapatkan penghormatan. Kanjeng Sepuh tersohor lantaran beliau adalah seorang bupati yang ulama atau ulama yang menjadi seorang bupati (Rojo Pandito). Beliau sangat dicintai masyarakatnya karena beliau sangat memperhatikan nasib rakyat yang dipimpinnya terutama kawula alit. Kecintaan itu hingga kini tidak luntur.

“Koleksi keris pusaka peninggalan Kanjeng Sepuh ini jumlahnya puluhan. Pak Bupati (Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik, Red) berencana membuat museum di Sidayu,” kata Bu Min. 

Sementara itu, Kepala Disparekrafbudpora Gresik Syaifuddin Ghozali mengatakan, kegiatan ini melibatkan seluruh lintas sektor. Diantaranya para budayawan dan seluruh organisasi dibawah Disparekrafbudpora.

“Kami harap seluruh yang terlibat untuk dapat mengajak dan memromosikan kepada masyarakat yang lain untuk berkunjung ke pameran ini,” katanya. (yad)

Keris Pusaka Gresik Mulai Sunan Giri, Kanjeng Sepuh dan Poesponegoro Dipamerkan  Selengkapnya