Musda AGPAII, Wabup : Guru Agama Harus Upgrade Pengetahuan Teknologi Kekinian

GRESIK,1minute.id – Musyawarah Daerah (Musda) Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) di gelar di Aula SMK YPI Darussalam Cerme pada Selasa, 18 Oktober 2022. Musda AGPAII dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Wabup Aminatun Habibah berpesan pentingnya terus melakukan upgrade ilmu pengetahuan yang dimiliki. “Kita harus terus banyak belajar. Jika kita berhenti belajar, bagaimana kita bisa berkembang,”pesan wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. 

Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah berharap guru bisa terus terpacu untuk memanfaatkan teknologi kekinian sebagai media penyampaian materi belajar, utamanya pelajaran agama.

“Kita lihat saat ini anak-anak bahkan gurunya gemar menggunakan media sosial. Disitu ada fitur video pendek yang bisa saja kita manfaatkan untuk diisi dengan materi pembelajaran. Ini memang merupakan tantangan bagi guru atau pun dai bagaimana kita bisa mengemas sebaik mungkin. Sehingga tidak ditinggal oleh muridnya,”tambahnya.

Dikatakan, Pemkab Gresik melalui Dinas Pendidikan (Dispendik), akan terus berkomitmen melakukan sinergi mencerdaskan anak-anak di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sesuai dengan zamannya.

Sementara itu, DPD AGPAII Gresik M. Arifin  mengajak semua guru agama Islam untuk bangga dan percaya diri. “Guru agama ini tidak kalah dengan guru-guru yang lain. Banyak di antara guru agama menjadi pendamping guru penggerak,”terang Arifin.

Untuk diketahui, AGPAII adalah wadah komunikasi bagi guru pendidikan agama Islam (PAI) untuk berdiskusi, menyampaikan informasi, menyalurkan aspirasi. Juga sebagai pembinaan sesama guru Pendidikan Agama Islam.

Adapun kewenangannya seperti pembinaan dan pengembangan profesi guru PAI Indonesia. Selanjutnya memberikan perlindungan profesi guru PAI Indonesia, memberikan perlindungan profesi guru PAI Indonesia. Serta turut memajukan pendidikan nasional.

Dalam kesempatan ini, tampak hadir Ketua DPW AGPAII Jawa Timur M. Ghozali, Kepala Dinas Pendidikan Gresik Hariyanto, Kepala Cabdin Pendidikan Gresik Kiswanto, Kepala Kantor Kemenag Gresik Sahid, serta Camat Cerme Umar Hasyim. (yad)

Musda AGPAII, Wabup : Guru Agama Harus Upgrade Pengetahuan Teknologi Kekinian Selengkapnya

Mustofa Ibrahim Kolektor Kaset Pita, Penyanyi Favorit Muchsin Alatas 

GRESIK1minute.id – MUSTAFA Ibrahim, 57, bukan sekadar penikmat musik lawas. Lelaki keturunan Arab yang tinggal di Kampung Pecinan, Jalan Setia Budi, Gresik itu juga kolektor kasat pita dan piringan hitam. pun disulap menjadi studio pribadi untuk sekedar memutar kaset koleksinya.

MUCHSIN ALATAS, salah satu penyanyi favorit Mustafa Ibrahim. Setiap senggang, biasanya sore hari Mustafa memutar kaset yang dinyanyikan suami Titiek Sandhora itu. Judulnya, Pasrah. Lirik lagunya //Lebih baik kau bunuh aku dengan pedangmu//Asal jangan kau bunuh aku dengan cintamu//

//Lebih baik aku mati di tanganmu//Daripada aku mati bunuh diri//Lebih baik aku mati di tanganmu//Daripada aku mati bunuh diri// … “Ini (penyanyi) salah satu favorit saya,” ujar Mustofa Ibrahim. Muchsin Alatas adalah seorang penyanyi dan aktor Indonesia keturunan Bugis, Sulawesi Selatan yang lahir 1944. Muchsin Alatas menikah dengan Titiek Sandhora, juga seorang penyanyi dikenal pada era-1960an

Di telinga anak milenial, nama dua penyanyi legendaris itu sangat asing. Sebab, mereka ada penyanyi di era 80-an. Suara lembut Muchsin Alatas tetap terasa enak di dengar. Karena itulah, Mustofa Ibrahim menyimpan kaset dengan pitam hitam itu sebagai salah satu koleksinya. “Kebetulan sama-sama keturunan Arab. Sudah seperti saudara sendiri,”kelakar pria 57 tahun itu pada suatu kesempatan.

Koleksi album kaset pita,  piringan hitam,  radio serta pemutar piringan hitam berada di garasi rumah Mustafa Ibrahim. Rumah Mustafa adalah lawas. Rumah heritage itu berada di kampung Pecinan, Jalan Setia Budi, Kecamatan/ Kabupaten Gresik. Dikatakan kampung Pecinan karena dulunya kawasan mayoritas di huni warga keturunan Tionghoa. 

PIRINGAN HITAM DAN KASET PITA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (kanan) di studio pribadi tempat koleksi kaset dan piringan hitam Mustofa Ibrahim (kiri) pada Juli 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Di kampung itu juga terdapat Tempat Ibadat umat tridharma, Kelenteng Kim Hien Kiong. Kawasan kampung Pecinan ini, salah satu kawasan heritage yang berada di Gresik Kota Lama (GKL). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan revitalisasi kampung tersebut pada 2021. Dan, dilanjutkan tahun ini dengan melakukan pengecatan rumah warga di Kampung itu.

Rumah yang mendapatkan bantuan pengecatan , salah satu milik Mustafa Ibrahim. Bupati Gresik Fandi Akhmad yang secara simbolis pengecatan rumah Mustafa Ibrahim itu pada Senin, 11 Juli 2022 lalu. Saat itu, Mustofa Ibrahim memperlihatkan koleksi miliknya. Ratusan biji kaset pita tertata rapi di tembok rumahnya.  Kaset koleksinya diantaranya Muchsin Alatas, Nike Ardilla dan banyak lagi. Genre pop, barat, hingga aliran kroncong. Termasuk alat pemutar kaset kuno, tape, speaker serta ratusan piringan hitam. “Masih ada dua lemari yang belum dipajang, belum sempat,”ujarnya.

Sejak belia Mustofa mengoleksi kaset. Menurutnya, hal tersebut hal yang lumrah. Bagi anak remaja saat itu. “Banyak juga yang mengoleksi. Namun sepertinya tidak sampai tersimpan rapi,”tuturnya.

Tidak heran, sejak dulu dia pun selalu menyempatkan waktu berburu kaset. Disetiap kota yang dikunjunginya, termasuk Ibukota Jakarta. “Harga kaset saat itu hanya Rp 300. Pernah beli kaset dengan harga tiga kali lipat, karena edisi khusus,” ujarnya 

Nah, di usianya yang sudah memasuki kepala lima, Mustofa pun tetap setia menjadi penikmat musik. Dia sengaja menyulap garasi mobil berukuran 6×3 meter menjadi studio pribadi. Hanya untuk menikmati seluruh koleksimya dengan nyaman. “Rencananya kaset koleksi mau saya pajang semua. Lalu membuka warung kopi. Tapi modalnya masih belum ada,” candanya.

Apalagi, lingkungan rumahnya tengah disiapkan menjadi kawasan Wisata Kota Tua oleh Pemkab Gresik. Setidaknya, hal tersebut sejalan dengan kegemarannya mengoleksi kaset Kuno. “Jadi semakin bersemangat memajang koleksi,” ucapnya.

Hobi Mustofa juga mendapat apresiasi langsung dari penyanyi idolanya. Yang tak lain adalah Muchsin Alatas. Saat menyempatkan berkunjung ke Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada 2003 lalu. “Katanya, koleksi saya lebih lengkap dibandingkan punya artisnya,”tuturnya lantas tertawa. (ChusnulCahyadi/*)

Mustofa Ibrahim Kolektor Kaset Pita, Penyanyi Favorit Muchsin Alatas  Selengkapnya

Bupati Gresik Launching Kemudi Warrior, Desa Wisata Susur Sungai Pertama di Duduksampeyan

GRESIK,1minute.id – Satu lagi destinasi wisata hadir di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Yakni, Desa Wisata Kemudi Warrior. Wisata susur sungai ini di launching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 15 Oktober 2022. 

Masyarakat semakin banyak alternatif tempat berwisata. Apalagi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik tengah fokus berkolaborasi mewujudkan desa wisata. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gresik, khususnya yang ada di desa. Membangun Desa, Menata Kota. 

Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan sinergitas antara pemerintah dan desa itu wajib dalam mewujudkan desa wisata. ” (Desa Wisata) tidak mungkin dapat dicapai hanya dengan cara bekerja yang biasa-biasa saja, maka kita butuh yang namanya akselerasi dalam bekerja,”kata Fandi Akhmad Yani saat lauching Desa Wisata “Kemudi Warrior ” di Desa Kemudi, Kecamatan Duduksampeyan  Kabupaten Gresik.

Hadir dalam acara itu,Ketua Tim Penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali, Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Gresik Hamzah Takim, Pimpinan Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya Mulyono, Asisten I Suyono, para kepala Organisasi perangkat daerah (OPD) serta Kepala Desa Kemudi Mochammad Lazin. 

Kemudi Warrior, merupakan wisata susur sungai, yang menggunakan perahu dengan kapasitas 18 orang. Perahu tersebut merupakan hasil Corporate Social Responsibility (CSR) dari Pegadaian senilai Rp 55 juta. Gus Yani- sapaan akrab Fandi Akhmad Yani melanjutkan, terwujudnya desa wisata ini tidak terlepas dari program Presiden Joko Widodo.

“Jadi desa wisata ini adalah titipan program dari presiden, wisata ini menjadi prioritas pak presiden di 2023 yang harus dikembangkan. Yang mana selanjutnya warga sekitar akan diarahkan untuk untuk berwisata di desa-desa, tujuannya adalah untuk perbaikan kesejahteraan masyarakat desa,”ujarnya.

Secara langsung, Gus Yani juga mengarahkan untuk seluruh elemen masyarakat agar turut serta membantu proses pengembangan wisata, khususnya karang taruna. Mengingat potensi dari Desa Kemudi sendiri masih cukup besar dengan nilai plusnya yang masih alami.

“Kembangkan agar terus berkelanjutan, tidak hanya berhenti disini, kita lihat potensi lingkungan ini masih alami. Banyak jenis hewan dan burung yang ada disini, sehingga bisa nantinya dijadikan sebagai wisata edukasi anak-anak,” tandasnya. Pariwisatamerupakan sektor yang bersifat multiplier effect, yaitu suatu keadaan dimana pengembangan  pariwisata  mampu mempengaruhi perkembangan sektor- sektor lain yang mendukung keberlangsungan sektor pariwisata.

UMKM, misalnya. Pada kesempatan itu, Gus Yani menyerah secara simbolis nomor izin berusaha (NIB) kepada pemilik usaha Otak-otak Bandeng dan Susu Kedelai. Gus Yani mengingatkan, agar seluruh usaha yang ada termasuk UMKM dan wisata, melek terhadap perkembangan teknologi.Harapannya di 2023 Desa Kemudi akan menjadi salah satu Desa Mandiri di Gresik. “Kita manfaatkan teknologi sekarang ini agar bisa memaksimalkan usaha kita, mulai dari offline sampai dengan online.” ujarnya.

Pimpinan Pegadaian Kanwil XII Surabaya Mulyono mengatakan, bantuan dari Pengadaian tidak akan berhenti disini. Dirinya menuturkan akan memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk menunjang performa dari pelaku UMKM. Untuk itu, Mulyono juga menyampaikan keinginannya untuk melakukan pembinaan kepada Desa Kemudi. Dengan pembinaan, dia akan memastikan usaha yang dijalankan masyarakat lewat KUR dari Pegadaian akan dapat berkembang pesat.

“Kita membina tidak hanya jualan saja, tapi bagaimana warga dalam menjaga kredibilitas atau performa sebagai pengusaha agar menghasilkan dan berkah,”ucapnya.

Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromain Ali Akhmad Yani juga menyampaikan, PKK selalu mendukung program di desa agar dapat berkembang dari desa maju menjadi Desa Mandiri. “Kita dari PKK terus mendorong dari pokja 1 sampai 4 supaya PKK di masing-masing desa berjalan berkesinambungan dengan desa, karena kalau PKK di suatu desa itu maju biasa akan berbanding lurus dengan pemdesnya,”ujarnya.

Desa Wisata “Kemudi Warrior”, satu-satu desa wisata di Kecamatan Duduksampeyan. Sejumlah pihak berharap, Kemudi Warrior sebagai pematik adanya desa wisata lainnya. 

“Adanya desa wisata ini, menjadi pemicu untuk desa yang lain dalam bersaing secara sehat mengembangkan desanya,”harap Camat Duduksampeyan Dedy Hartadi diamini Kades Kemudi Mochammad Lazin. (yad)

Bupati Gresik Launching Kemudi Warrior, Desa Wisata Susur Sungai Pertama di Duduksampeyan Selengkapnya

Dua Wabup Perempuan Khusyuk Berdoa di Makam Syekh Mualana Malik Ibrahim

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Seruyan, Kalimantan Tengah Iswanti berziarah ke Makam Maulana Malik Ibrahim pada Jumat, 14 Oktober 2022.  Wabup Iswanti didampingi oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Camat Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo.

Wabup Aminatun Habibah  menceritakan latar belakang Kabupaten Gresik yang memiliki alias Kota Santri, serta memiliki 2 dari 9 Waliyullah yang tersebar di Pulau Jawa kepada Iswanti yang juga Ketua Pengurus Wilayah Fatayat Kalimantan Tengah itu.

“Dua Waliyullah itu ada Raden Paku atau Sunan Giri dan Syekh Maulana Malik Ibrahim. Karena itu juga menjadi alasan Gresik memiliki nama lain yaitu Kota Santri,” terang Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah itu. 

Saat berziarah  ke makam Syekh Maulana Malik Ibrahim dilanjutkan ke makam Bupati Gresik pertama, KRT Poespo Negoro mereka terlihat khusyuk berdoa. Setelah selesai berziarah Wabup Iswanti pamit undur diri. Kunker Wabup Iswanti adalah kunjungan balasan. Sebelumnya, Wabup Gresik Aminatun Habibah melakukan kunker ke Kabupaten Seruyan ketika menghadiri pembukaan dan menyemangati para peserta MTQ ke-XXIX  2022 asal Gresik di Kalimantan Selatan. 

MTQ Nasional itu dibuka oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Sebanyak 4 kafilah asal Gresik yang mewakili Jawa Timur yang mengikuti MTQ tersebut. Sebelum berziarah, Wabup Iswanti berkunjung ke kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Wabup berhijab itu sambut Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah.  Dalam kunker itu, Iswanti mendapatkan jamuan makanan dan kuliner khas Gresik yakni Nasi Krawu, Otak-otak Bandeng dan Pudak. 

“Terimakasihnya atas sambutan hangatnya. Semoga kunjungan kali ini dapat membawa manfaat bagi kedua belah pihak,”ucap Wabup Iswanti.  (yad)

Dua Wabup Perempuan Khusyuk Berdoa di Makam Syekh Mualana Malik Ibrahim Selengkapnya

Penasaran Ubin Kuning di Trotoar Kawasan Heritage Gresik Kota Lama untuk ini

GRESIK,1minute.id – Penciptaan kota yang inklusif, aman, tangguh dan berkelanjutan merupakan satu dari tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Kota mempertimbangkan keselarasan antara aspek ekonomi, sosial dan lingkungan. Salah satu cerminan penataan kota berkelanjutan adalah keberadaan fasilitas publik seperti trotoar untuk memberikan kualitas hidup yang baik kepada warganya.

Seperti etalase kehidupan warga kota, trotoar menjadi tolok ukur yang menunjukkan peradaban dan identitas sebuah kota maju. Karena itu, kota-kota di sejumlah negara termasuk Indonesia, gencar melakukan revitalisasi trotoar untuk menghadirkan fasilitas publik yang layak bagi warganya.

TROTTOIR : Kondisi trotoar di kawasan heritage di Gresik Kota Lama di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Bedilan, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Sabtu, 15 Oktober 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Diantaranya, revitalisasi trotoar di kawasan heritage di Gresik Kota Lama (GKL). Ada tujuh ruas jalan yang di revitalisasi di  kawasan heritage, Gresik Kota Lama (GKL). Diantaranya, kawasan heritage di Jalan Basuki Rahmat, Kabupaten Gresik. Trotoar yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah pusat, tepatnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Direktorat Jenderal Cipta Karya, Balai Prasarana Permukiman, Jawa Timur ini sudah terlihat ciamik pada Sabtu, 15 Oktober 2022.

Meski pembangunan trotoar dalam bahasa Belanda : Trottoir ini belum kelar seratus persen. Trotoar menggunakan lantai warna hitam,  abu-abu lalu setrip ubin warna kuning. Ubin warna kuning yang membentuk mirip garis terlihat mencolok. 

Pertanyaannya, ubin yang berwarna kuning apa gunanya dan apa artinya ? Ternyata, ubin warna kuning berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber  biasa disebut guiding block atau jalan pemandu yang merupakan fasilitas bagi penyandang disabilitas, khususnya tunanetra.

Jalur berwarna kuning yang biasanya ditemukan di atas trotoar itu dibangun untuk memberikan kemudahan bagi penyintas disabilitas, khususnya penyandang tuna netra yang melintasi trotoar tersebut.

Kenapa guiding block berwarna kuning?Penggunaan warna kuning atau jingga di guiding block bermaksud untuk memberikan perbedaan warna antara ubin jalur pemandu dengan ubin lain. Selain itu, pemasangan guiding block di jalur pedestrian yang sebelumnya telah ada juga perlu memperhatikan tekstur dari ubin agar tidak terjadi kebingungan. Kini, Anda sudah mengetahui fungsi ubin warna kuning itu. (yad)

Penasaran Ubin Kuning di Trotoar Kawasan Heritage Gresik Kota Lama untuk ini Selengkapnya

180 Siswa TK Mengikuti MIPA’S Got Talent MINU Tratee Putra Gresik

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 180 siswa Taman Kanak-kanak (TK) se-Kabupaten Gresik mengikuti ajang MIPA’S Got Talent MINU Trate Putra Gresik. Kegiatan di halaman sekolah Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Trate Putra itu dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Hj. Aminatun Habibah pada Minggu, 9 Oktober 2022.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah  mengapresiasi kepada MINU Trate Putera karena telah menyelenggarakan ajang pencarian bakat seperti ini. Menurut Bu Min, sapaan akrab Wabup Gresik, kegiatan pencarian bakat ini sebagai bentuk motivasi dalam mencetak anak didik yang handal dan mampu berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi dimasa mendatang.

“Kegiatan ini bagus dan patut dipertahankan. Sebab menjadi sebuah motivasi untuk anak-anak agar mampu berkompetisi, baik dikancah Provinsi maupun nasional bahkan Internasional,”katanya.

Bu Min berharap, dengan adanya ajang pencarian bakat ini anak-anak Gresik tidak hanya berprestasi secara akademik saja, namun juga nonakademik. “Kami doakan agar kegiatan ini berjalan dengan sukses. Yang terpenting adalah anak-anak termotivasi dan mampu tampil percaya diri dihadapan juri. Hal ini juga melatih mental seorang anak untuk menjadi anak yang berbakat kedepannya,”harap Bu Min.

MIPA’S Got Talent MINU Trate Putra Gresik diselenggarakan dalam rangka menggali bakat siswa TK se-Kabupaten Gresik. Ada beberapa kategori yang dilombakan. Diantaranya, lomba mewarnai Damarkurung, Puisi, Azan, Tartil, Singing Competition dan Self Introduction.

Pembukaan diawali dengan penampilan Marching Band siswa MINU Terate Putera. Penampilan itu juga sekaligus sebagai bentuk simbolis penyambutan Wakil Bupati Gresik. Setelah itu, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan penampilan Pildacil oleh siswa MINU Trate Putera.

Wakil Kepala MINU Trate Putra M. Imron Rosyadi mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Gresik yang menyempatkan hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut. “Kami mewakili pihak panitia penyelenggara menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan support sehingga kegiatan ini dapat terlaksana,”katanya. (yad)

180 Siswa TK Mengikuti MIPA’S Got Talent MINU Tratee Putra Gresik Selengkapnya

Nguri-uri Budaya Islam, Ribuan Anak TPQ Kirab Budaya Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim 

GRESIK,1minute.id – Ribuan anak Taman Pendidikan Quran (TPQ) melakukan kirab budaya pada Minggu, 9 Oktober 2022. Nguri-uri budaya Islam. Kirab memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-622 Syekh Maulana Malik Ibrahim.

Kirab budaya Islam berangkat dari depan Pendapa Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik sekitar pukul 07.00 WIB. Rute kirab Jalan Pahlawan, Jalan KH Agus Salim dan finishing di Jalan Malik Ibrahim, depan makam Waliyullah itu. 

Kirab budaya Islam ini, rangkaian kegiatan Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim di hari kedua berlangsung meriah. Rombongan pertama yang berangkat adalah siswa memakai kostum 9 Waliyullah. Selanjutnya, para santri yang busana muslim dan muslimah. 

Syekh Maulana Malik Ibrahim, penyebar agama Islam di Pulau Jawa. Maulana Malik Ibrahim dikenal Sunan Gresik itu, wafat pada 1419 M atau hari Senin, 12 Rabiul Awal 822 Hijriah. Makamnya di Jalan Malik Ibrahim Desa Gapurosukolilo, Kecamatan/Kabupaten Gresik. Menurut juru kunci makam Syekh Maulana Malik, sebelum wabah pandemi Covid-19, sekitar 1,5 juta sampai 2 juta orang yang berziarah.

“Setiap hari minimal 5 ribu peziarah. Kalau di rata-rata 20 ribu wisatawan religi,”kata Sudasir, juru kunci Makam Syekh Mualana Malik Ibrahim pada Sabtu, 8 Oktober 2022. Jumlah wisatawan rohani itu melebihi populasi penduduk di Gresik yang berkisar 1,2 juta jiwa. (yad)

Nguri-uri Budaya Islam, Ribuan Anak TPQ Kirab Budaya Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim  Selengkapnya

Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim Khidmat, Ribuan Jemaah Berdoa dan Bersalawat, Gresik Terasa Sejuk 

GRESIK,1minute.id – Haul ke-622 Syech Maulana Malik khidmat pada Sabtu, 8 Oktober 2022. Ribuan jemaah menyemut untuk mengikuti Haflatul Maulid dan Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim dipusatkan di Gedung Yayasan Makam Syekh Mualana Malik Ibrahim itu. Gedung dua lantai penuh jemaah. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. 

Revitalisasi jalan Malik Ibrahim yang belum kelar tidak menghalangi jemaah datang untuk ngalab berkah yang menghadirkan dua orang penceramah agama yakni Ahmad bin Abu Bakar Assegaf dari Gresik dan Habib Husein bin Alwi bil Agil, Probolinggo itu. Sejak pukul 08.00 , jemaah berdoa dan bersalawat kepada junjungan nabi Muhammad SAW itu. Suasana Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu terasa semakin sejuk. “Semoga semua doa kita diterima oleh Allah SWT,”kata Habib Husein dalam ceramahnya. 

Syekh Maulana Malik Ibrahim, penyebar agama Islam di Pulau Jawa. Maulana Malik Ibrahim dikenal Sunan Gresik itu, wafat pada 1419 M atau hari Senin, 12 Rabiul Awal 822 Hijriah. Makamnya di Jalan Malik Ibrahim Desa Gapurosukolilo, Kecamatan/Kabupaten Gresik. Menurut juru kunci makam Syekh Maulana Malik, sebelum wabah pandemi Covid-19, sekitar 1,5 juta sampai 2 juta orang yang berziarah. Jumlah wisatawan rohani itu melebihi populasi penduduk di Gresik yang berkisar 1,2 juta jiwa. 

MAKAM SYEKH MUALANA MALIK IBRAHIM: Wisatawan religi berdoa di makam Syekh Maulana Malik Ibrahim di Desa Gapurosukolilo, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Sabtu, 8 Oktober 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Dalam pengamatan wartawan 1minute.id, Haul ke-622 Syekh Maulana Malik Ibrahim, Waliyullah ini terasa berbeda. Panitia haul menggandeng UMKM untuk membuka lapak di sepanjang jalan Malik Ibrahim, Gresik. Namun, kondisi jalan berdebu tidak banyak pedagang berpartisipasi pada Sabtu pagi. Sementara itu, di dalam makam Syekh Maulana Malik, wisatawan religi terus mengalir. Nisan Waliyullah, pemyebar agama Islam di Indonesia “diselumuti” bunga melati. Harum semerbak.

Haul ke-622 Syekh Maulana Malik Ibrahim digelar selama tiga hari, dimulai Sabtu – Senin, 8-10 Oktober 2022. Pada Sabtu dini hari diawali Dzikrudz Dzakirin dilanjutkan Salat Subuh berjamaah. Setelah itu, Semaan Alquran kemudian Haflatul Maulid dan Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim dilanjutkan Semaan Alquran. Pada Sabtu malam, Maudhotul Hasanah bersama Jimmiyah Al Ittihad yang diasuh oleh Ahmad Faiz Tajul Milla dari Surabaya.

PKL : Hari pertama Haul ke-622 Syekh Maulana Malik. Kondisi Jalan Malik Ibrahim, Desa Gapurosukolilo, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Sabtu, 8 Oktober 2022

Pada Ahad, 9 Oktober 2022 arak-arakan 1.600 siswa TPQ dari Pendapa Bupati Gresik Alun-alun Gresik menuju makam Syekh Maulana Malik Ibrahim. Malam harinya, Gresik Ber-Selawat bersama Habib Muhammad bin Alwi bin Haddad, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ilmi Waddawah, Citeureup, Bogor, Jawa Barat. 

Pada Senin, 10 Oktober 2022 Tahlil Wanita dan pengajian umum. Pada malam harinya, Hadrah Ishari dari Jatim. (yad)

Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim Khidmat, Ribuan Jemaah Berdoa dan Bersalawat, Gresik Terasa Sejuk  Selengkapnya

Korban Tragedi Kanjuruhan Asal Gresik Tertambah, 3 Korban Dirujuk ke RSUD Ibnu Sina, Wabup Gresik Biaya Ditanggung Pemkab 

GRESIK,1minute.id – Warga Gresik menjadi korban tragedi Kanjuruhan, Malang bertambah. Saat yang teridentifikasi berjumlah tiga orang. Korban meninggal Hidayatus Tsaniah, 24, warga Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah. Korban luka-luka yakni Muhammad Refo Setiawan, 19, warga Desa Pongangan, Kecamatan Manyar. Dan, Deby Fadhilah. Korban luka terakhir ini adalah mahasiswi asal Kecamatan Tambak, Pulau Bawean. 

Kabar luka-luka yang dialami oleh Deby Fadhilah, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang  (UMM) ini dirujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik. Deby, gadis 21 tahun mengalami luka di bagian kaki akibat terinjak-injak suporter lainnya di tribun 14. Selain luka-luka di bagian kaki, Deby mengalami iritasi bagian mata akibat terkena gas airmata. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memastikan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjamin semua biaya pengobatan Deby. Deby sempat menjalani perawatan di rumah sakit di Kepanjen, Malang. Karena luka-luka yang dialami tidak terlalu parah, sementara jumlah korban tragedi Kanjuruhan, Malang terus mengalir. Deby, mahasiswi semester IX itu kemudian dirawat di rumah warga setempat. 

Awal Deby tidak memberitahu orang tuanya jika menjadi korban tragedi Kanjuruhan. Ditambah lagi namanya tidak tercantum di daftar nama korban yang berada di posko. Hingga akhirnya dia menelepon keluarganya dalam kondisi kepepet karena sudah dirawat berhari-hari di rumah warga. Pihak keluarga Deby yang ada di Gresik kaget dan langsung menjemput Deby ke Kepanjen, Malang. 

Mengetahui warganya ada yang kembali menjadi korban, Pemkab Gresik langsung bergerak cepat. Membawa Deby menuju RSUD Ibnu Sina Gresik pada Jumat pagi, 7 Oktober 2022. Deby mengalami membengkak di bagian bola mata hingga berwarna gelap karena efek gas air mata. 

“Tadi sudah dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik, Alhamdulilah kondisinya membaik langsung mendapat perawatan intensif di RSUD Ibnu Sina,”ucap Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah usai membesuk Deby di RSUD Ibnu Sina Gresik pada Jumat, 7 Oktober 2022.

Deby ternyata tidak sendiri, dia bersama kedua temannya yang berasal dari Bawean saat menonton derby Jawa Timur putaran kesebelas BRI Liga 1 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya. Kedua temannya bernama Wa Aniya dan Siti Nursakina. Mereka berdua berasal dari Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak. Mereka mengalami luka ringan. Hanya lecet di bagian kaki karena terinjak saat keluar stadion. 

“Semua biaya pengobatan gratis ditanggung Pemkab Gresik,”tegas Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. (yad)

Korban Tragedi Kanjuruhan Asal Gresik Tertambah, 3 Korban Dirujuk ke RSUD Ibnu Sina, Wabup Gresik Biaya Ditanggung Pemkab  Selengkapnya

4 Kafilah asal Gresik Mengikuti MTQ Nasional di Banjarmasin, Wabup Gresik Siap Mendampingi 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak empat kafilah asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik berkompetisi di Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Nasional. Mereka adalah Ayu Izzun Nufah, 18,  Andiny Mahardika, 18, dan Sabrina Zarah Azura, 17. Ketiganya asal Kecamatan Bungah ini akan mengikuti cabang Musabaqoh Syahril Qur’an (MSQ). 

Kemudian, Nuriyah Islamiyah, 17, asal Kecamatan Driyorejo yang mengikuti cabang tilawah cacat netra. Rencananya, mereka berangkat ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Minggu, 9 Oktober 2022. MTQ Nasional ke-29 akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo berlangsung 10-19 Oktober 2022.

Sebelum berangkat, keempat kafilah asal Gresik yang menjadi Wakil Jawa Timur itu silaturahmi kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di kantor Bupati Gresik pada Jumat, 7 Oktober 2022. Mohon doa dan dukungan warga Kota Santri ini.

“Saya merasa bangga ada peserta dari Kabupaten Gresik untuk mewakili Jawa Timur dalam MTQ Nasional kali ini,”ujar Wabup Gresik Aminatun Habibah saat menemui mereka diruangannya pada Jumat, 7 Oktober 2022.

Bu Min,sapaan akrab, Wabup Gresik memberikan motivasi kepada keempat kafilah asal Gresik itu. Menjaga kesehatan, dan harus percaya diri. Tetap berusaha secara maksimal untuk meraih menjadi yang terbaik. 

“Di tiap perlombaan menang dan kalah itu biasa, tapi tetap fokus kita nanti adalah untuk menang. Karena kita berpikir untuk menang maka harus berusaha secara maksimal, dan meminimalisir kesalahan,”ucapnya.

“Dan meskipun nantinya tidak sesuai harapan, kita insyaallah tidak akan menyesal karena sudah maksimal,”imbuhnya. Bu Min juga pastikan Pemkab Gresik akan selalu hadir dalam mensupport mereka saat lomba.

Sementara itu, Kabag Kesra Setd Gresik Hamim mengatakan, pihaknya bersama di wabup akan mendampingi kafilah berangkat ke Banjarmasin. “Jangan khawatir, karena Pemkab melalui Bu Wabup akan mendampingi kalian dengan luar biasa,” ujar Hamim.

Ditempat sama, Izzun Nufah salah satu peserta asal Gresik akan berlomba secara maksimal. Dia bersama yang lainnya tetap berupaya untuk menjaga kondisi agar tetap prima.

“Tentunya menjaga kesehatan, tetap semangat walaupun kita sudah berbeda tempat tinggal karena pendidikan tapi latihan bersama masih tetap dilakukan meskipun via online, dan tidak lupa selalu berdoa,”ujar Izzun Nufah. (yad)

4 Kafilah asal Gresik Mengikuti MTQ Nasional di Banjarmasin, Wabup Gresik Siap Mendampingi  Selengkapnya