702 Siswa Berlaga Di Porseni MTs, Wabup Gresik : Menang Tidak Sportif Bisa Menjadi Pengaruh Buruk

GRESIK,1minute.id –  Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingat Madrasah Tsanawiyah se Kabupaten Gresik dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Dani Sport Center (DSC) Kecamatan Sidayu pada Sabtu, 25 Februari 2023. Agenda rutin 2 tahunan yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengingat kepada para atlet untuk menjunjung tinggi sportifitas. Menurut mantan Kepala Sekolah SMK Assa’adah itu, bertanding dengan cara yang kotor sangat merugikan. “Saya minta nanti anak-anak saat lomba, harus mengutamakan sportifitas. Jangan sampai menang dengan cara yang tidak baik. Karena nantinya dapat menjadi pengaruh buruk di masa depan kalian,” ujar Bu Min-sapaankarib-Aminatun Habibah.

Bu Min mengatakan Porseni merupakan ajang yang penting dalam menjaring bibit yang berprestasi. Selain itu, event tersebut dapat sebagai media dalam membentuk mental siswa juara. Kalah dan menang dalam sebuah kompetisi biasa. Jangan patah semangat apabila belum menjadi juara. 

“Dalam rangka mencari atlet handal dan berbakat. Kita harus mencari bakat dari manapun. Dengan adanya Porseni, selain dapat menjaring siswa berprestasi, juga dapat memberikan motivasi bagi para siswa yang lain agar dapat meningkatkan kemampuan masing-masing,” ucapnya.

Kepala Kemenag Gresik Mohammad Ersat mengatakan, selain menjaring bibit berprestasi, tujuan Porseni adalah menjalin silaturahmi antar siswa MTs. Menurutnya, dengan saling mengenal satu sama lain dapat menciptakan atmosfer sportifitas.

“Kesempatan ini ayo kita gunakan untuk mendidik diri kita salam hal sportifitas, integritas, dan tanggung jawab. Maka, ayo ikuti sebaik-baiknya agar dapat memberikan yang terbaik bagi diri kita dan Kabupaten Gresik.” tandasnya.

Porseni MTs Gresik diikuti oleh 702 siswa MTs se- Kabupaten Gresik. Ada 16 jenis perlombaan. Cabang olahraga yakni atletik, bulu tangkis, tenis meja, catur, voli dan pencak silat. 

Cabang seni, ada Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ), tahfidz, kaligrafi kontemporer, pidato bahasa Indonesia, pidato bahasa arab, pidato bahasa Inggris, Singer, Vlog (film pendek), dan hadrah. Porseni digelar di tiga tempat yaitu Gresik Utara, Tengah dan Selatan. (yad)

702 Siswa Berlaga Di Porseni MTs, Wabup Gresik : Menang Tidak Sportif Bisa Menjadi Pengaruh Buruk Selengkapnya

Lantik Anggota Pramuka Garuda SMP Negeri 1 Gresik, Ketua Kwarcab Ajak Kurangi Sampah Plastik 

GRESIK,1minute.id – Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Gresik Aminatun Habibah melantik 45 anggota Pramuka Garuda gugus depan (gudep) 09.003-004 pangkalan UPT SMP Negeri 1 Gresik pada Jumat, 24 Februari 2023.

Pelantikan anggota kepanduan dilakukan di halaman SMP Negeri 1 Gresik di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik dihadiri oleh para wali murid anggota pramuka yang dilantik. Menurut Aminatun Habibah mengatakan bahwa melalui gerakan Pramuka, generasi muda dicetak untuk menjadi generasi yang mandiri.

“Anak-anak pramuka di didik menjadi seorang anak yang mandiri luar dalam, baik jasmani maupun rohani. Semuanya juga harus sesuai janjinya tadi, yakni berprilaku dengan berlandaskan pancasila dan cinta NKRI,” ujar Kak Aminatun Habibah yang juga Wakil Bupati Gresik itu.

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah mengaku bangga dengan banyaknya anggota Pramuka Garuda yang mengikuti pelantikan. Hal ini lantaran untuk menjadi Pramuka Garuda, harus sudah memperoleh kompetensi yamg sudah disyaratkan, dan itu tidak mudah.

Lebih lanjut, dalam kesempatan ini Bu Min juga menitip pesan terkait kesadaran menjaga lingkungan. Hal ini terkait isu persampahan yang saat ini menjadi salah satu isu penting di Kabupaten Gresik. Bu Min mengajak anak-anak untuk menumbuhkan kesadaran akan lingkungan, utamanya dalam penggunaan barang kemasan plastik.

“Permasalahan di Kabupaten Gresik salah satunya adalah soal sampah. Oleh karenanya saya mengajak anak-anak semua untuk mulai membudayakan zero waste , baik dari sampah plastik maupun anorganik. Untuk minuman contohnya, bisa dimulai dengan membawa botol minuman sendiri,” kata Bu Min.

Sebagai informasi Pramuka Garuda merupakan tingkatan tertinggi dalam setiap golongan Pramuka baik Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega. Upacara pelantikan Pramuka Garuda yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto Ketua Mabiran juga Camat Gresik Arief Wicaksono dan Ketua Kwaran Gerakan Pramuka Parwah kali ini juga dimeriahkan dengan penampilan tari tradisional persembahan anak-anak Pramuka SMP Negeri 1 Gresik. (yad)

Lantik Anggota Pramuka Garuda SMP Negeri 1 Gresik, Ketua Kwarcab Ajak Kurangi Sampah Plastik  Selengkapnya

OSIS SMP Negeri 2 Gresik Salurkan 300 Mi Gelas kepada Warga Terdampak Luapan Kali Lamong 

GRESIK,1minute.id – Empati masyarakat kepada korban banjir akibat luapan Kali Lamong terus mengalir. Diantaranya, siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik. Sejumlah siswa yang tergabung dalam organisasi siswa intra sekolah (OSIS) berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu menyalurkan sembako kepada warga Dusun Ngablak, Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik.

Bantuan berupa ratusan mi instan gelas itu diserahkan langsung kepada Kepala Dusun Ngablak Heri dan masyarakat setempat pada Kamis, 23 Februari 2023. Ratusan mi instan itu hasil dari donasi siswa dan guru yang dikoordinir oleh pengurus OSIS SMP Negeri 2 Gresik. “Kegiatan donasi ini atas inisiatif OSIS. Mereka tersentuh hati nuraninya untuk membantu meringankan korban banjir,” kata Humas SMP Negeri 2 Gresik Titin Harfutin.

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim menambahkan kegiatan ini diinisiasi oleh pengurus OSIS. Penyalurannya melalui perwakilan OSIS yang dipimpin oleh Kesiswaan sebagai Pembina OSIS untuk menumbuhkan rasa empati peserta didik kepada sesama. 

“Semoga kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa empati dalam mendidik karakter siswa peduli terhadap sesama,” kata Salim. Dalam kegiatan siswa peduli korban banjir luapan Kali Lamong ini terkumpul 300 mi instan gelas. “Bantuan ini diserahkan kepada kepala dusun,” terangnya. 

Kepala Dusun Ngablak, Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng Heri mengaku senang dan berterima kasih kepada para siswa yang peduli kepada warganya. (yad)

OSIS SMP Negeri 2 Gresik Salurkan 300 Mi Gelas kepada Warga Terdampak Luapan Kali Lamong  Selengkapnya

Wabup Dorong Guru Jaga Etos Kerja dan Kualitas Pendidikan Gresik

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mendorong ekosistem pendidikan di Kabupaten Gresik untuk terus mempertahankan etos kerja. Hal ini disampaikan wabup saat membuka kegiatan pembinaan keorganisasian terhadap guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan honorer di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 21 Februari 2023.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)  Gresik ini, dihadiri sebanyak 399 peserta dari guru, kepala sekolah, hingga pengawas. Mereka berasal dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Gresik, Kebomas, dan Manyar.

“Kita dari Kabupaten Gresik selalu mengusahakan teman-teman honorer bisa menjadi PPPK. Terutama teman-teman guru dan tenaga kesehatan yang memang sudah linier ijazahnya. Tapi yang terpenting adalah, bagaimana kewajiban kita untuk memberikan yang terbaik bagi anak didik,” tegas Wabup berlatar pendidik itu.

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah menambahkan, dari sisi Pemerintah Kabupaten Gresik selalu mengusahakan yang terbaik untuk para guru. Oleh karenanya diharapkan guru juga bisa memberikan yang terbaik.

“Jangan hanya menuntut honor saja, jangan karena sudah PPPK kinerjanya jadi klewas-klewes,” ungkapnya. Acara ini dihadiri Dewan Penasehat PGRI Gresik Moelyono, Ketua PGRI Gresik Arif Susanto, serta Pimpinan Cabang PGRI Kecamatan Manyar, Gresik dan Kebomas

Sebagai informasi, saat ini Pemerintah Kabupaten Gresik terus berkomitmen menyelesaikan permasalahan kesejahteraan tenaga honorer guru. Salah satunya terlihat dengan kebijakan durasi kontrak PPPK guru, yang lebih panjang dibandingkan kabubupaten/kota yang lain.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Koordinator PPPK Gresik Dami Sunarti menyampaikan bahwa, PPPK merupakan solusi dari pemerintah pusat bagi tenaga honorer. Tetapi, dalam pelaksanaannya diperlukan peran besar dari pemerintah daerah.

“Kita yang sudah diangkat menjadi ASN PPPK harus bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah daerah. Karenanya, guru harus mampu mendukung program-program pemerintah dalam memastikan kualitas pelayanan kepada anak didik,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto   mengajak kepada semua guru dan kepala sekolah yang hadir untuk bersama-sama terus berbenah dalam kualitas pendidikan.”Semoga sinergitas dan kolaborasi PGRI dengan Dinas Pendidikan semacam ini bisa membawa kemajuan yang berarti bagi dunia pendidikan di Kabupaten Gresik,” pungkas Hariyanto. (yad)

Wabup Dorong Guru Jaga Etos Kerja dan Kualitas Pendidikan Gresik Selengkapnya

Rampungkan Kuliah 3,5 Tahun, Anak Wartawan Raih IPK 3,75 

SURABAYA,1minute.id – Ahmad Ziauddin Sardar menyandang gelar Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I.Kom). Iak, begitu biasa dipanggil, menyelesaikan studi sarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) selama 3,5 tahun. Anak pasangan Moh. Fail dan Zahrul Basatin yang asal Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik itu mendapatkan IPK 3,75.

Apa resep Iak bisa merampungkan kuliah di Fakultas Dakwah Prodi Ilmu Komunikasi UINSA lebih cepat ? Gemar menulis. Iak mengaku awalnya memiliki hobi traveling dan naik gunung. Namun, hobi sejak remaja itu mulai dikurangi ketika masuk perguruan tinggi.  Iak kemudian menekuni hobi barunya, yakni menulis artikel atau berita. 

Hobi baru itu Iak dapatkan dari orang tuanya, Moh Fail, wartawan senior di Jawa Pos Grup. Bagai pepatah “Buah jatuh tak jauh dari pohon”. Iak kemudian menyalurkan hobinya itu di Dakwah TV.

“Bapak saya selalu mengajarkan rukun iman jurnalistik 5W+1H. Skeptis pada semua informasi dan harus diuji kebenarannya,” katanya pada Minggu, 19 Februari 2023. Kebiasaan menulis itu, membuat Iak senang membaca untuk memperkaya referensi tulisan. Iak pun juga lebih fokus kuliah. Sebab, Iak tidak ingin mengecewakan orang tuanya. “Saya sejak awal masuk sudah di wanti-wanti untuk fokus kuliah dan cepat selesai,” katanya. 

Iak menjawab keinginan orang tuanya itu dengan menyelesaikan studinya selama 3,5 tahun. Iak bersama 700 wisudawan lainnya di wisuda di Sport Center dan Multi Purpose KH. Saifuddin Zuhri UINSA Surabaya pada Minggu, 19 Februari 2023. Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Rektor UINSA Prof. Akhmad Muzakki, Grad. Dalam sambutannya Muzakki berpesan kepada semua lulusan UINSA supaya bisa mengambil peran positif dalam mengamalkan ilmu yang sudah diraih dari kampus. 

Dia mengaku kepingin kerja sesuai dengan disiplin ilmu dan berhubungan dengan komunikasi. “Pinginnya bisa kerja yang sesuai dengan disiplin komunikasi, wartawan atau humas perusahaan,” katanya. (yad)

Rampungkan Kuliah 3,5 Tahun, Anak Wartawan Raih IPK 3,75  Selengkapnya

Tanggapdarurat Kali Lamong Meluap, Siswa SMK YPI Darussalam Cerme Buka Servis Motor Gratis 

GRESIK,1minute.id – Mujahidin terlihat lebih sibuk pada Senin, 20 Februari 2023. Puluhan motor terus mengalir ke bengkel servis motornya di Jalan Raya Morowudi, Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Bengkel motor gratis yang disediakan oleh SMK Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Darussalam Cerme itu dibuka mulau pukul 07.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB masih belum terlihat tanda-tanda sepi.

Bahkan, jumlah pengendara yang antre semakin banyak. Sebab, genangan air bah luapan Kali Lamong yang membuat jalan raya Morowudi ditutup untuk semua kendaraan bermotor, roda dua dan empat atau lebih masih setinggi lutut orang dewasa. Puluhan motor yang mendatangi bengkel itu karena mereka nekat menerobos “telaga” dadakan di jalan kabupaten itu. 

“Sejak tadi pagi, alhamdulillah banyak pengendara yang mampir kesini. Servis,” kata Mujahidin ditemui wartawan 1minute.id disela sibuk mengorganisir puluhan siswa itu. Saking banyaknya motor yang mogok, tenda tertuliskan “Motor Mogok, Servis Gratis” tidak bisa menampung kendaraan roda dua. Puluhan siswa kelas X dan XI jurusan teknik bisnis sepeda motor (TBSM) memperbaiki motor yang mogok itu di bahu kanan dan kiri jalan beton itu. 

Sejak Minggu malam, 19 Februari 2023 jalan Morowudi ditutup untuk semua kendaraan karena banjir. Setiap satu motor dikerjakan antara satu sampai dua siswa melakukan  servis ringan motor yang mogok itu agar kembali bisa starter lagi. “Kalau perlu ganti busi, kita berikan juga gratis,” kata Mujahidin. 

Aksi tanggapdarurat puluhan siswa SMK YPI Darussalam Cerme mendapatkan respon positif dari masyarakat. Sebab, servis motor itu sangat membantu pengendara yang sedang susah. Mereka harus mendorong motor yang mogok ketika berusaha menerjang banjir sejauh ratusan meter. Mereka tidak perlu jauh-jauh mencari bengkel karena sekitar 50 meter ada bengkel motor gratis. 

Meski, tindakan pengendara yang nekat menerobos larangan melintas karena banjir tidak bisa dibenarkan. “Kita hanya ingin mengamalkan ilmu. Siswa-siswa juga bisa mendapatkan banyak tambahan ilmu,” ujar Mujahidin yang sedang menyelesaikan program sarjananya di salah satu universitas di Surabaya itu. (yad)

Tanggapdarurat Kali Lamong Meluap, Siswa SMK YPI Darussalam Cerme Buka Servis Motor Gratis  Selengkapnya

Ciptakan Sekolah Ramah Anak, Wabup Gresik: Membutuhkan Hijrah Hati 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berharap kepada guru tidak hanya memiliki peran sebagai pendidik. Namun,  guru harus mampu hadir menjadi teman atau sahabat bagi peserta didiknya selama berada di sekolah. 

Hal itu diungkapkan Wabup Aminatun Habibah kepada puluhan kepala sekolah dalam Lembaga Pendidikan Ma’arif NU se-Gresik di Aula SMA Nahdlatul Ulama 1 (SMANUSA) Gresik.  Para kepala yang hadir mulai jenjang SD/MI, hingga SMA/MA. 

Wabup Aminatun Habibah mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendorong agar terciptanya suasana lingkungan sekolah yang ramah anak dan menghilangkan segala bentuk diskriminasi. Ia menuturkan bahwa sekolah harus memperlakukan sama kepada seluruh siswa saat berada di sekolah. 

“Saya harap ini menjadi atensi para kepala sekolah agar menjaga pengelolaan dan prinsip yang baik. Prinsip ini adalah  bagaimana sekolah mampu menciptakan lingkungan yang aman, bagaimana kolaborasi antara orang tua, guru dan anak. Ini perlu pengelolaan yang baik sehingga tercipta sekolah dengan suasana yang ramah terhadap anak,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa sekolah Ramah Anak merupakan hijrah hati. Pasalnya dalam melaksanakan Sokolah Ramah Anak ini tidak semudah membalikkan telapak tangan.  

“Melaksanakan Sekolah Ramah Anak jika hati kita sebagai orang pendidik dan orang tua tidak tersentuh hatinya, tidak mampu mengubah paradigma yang selama ini terjadi. Anak-anak kita adalah anak-anak yang harus dilindungi baik di rumah dan di sekolah atau di manapun,” ujar Wabup yang berlatar pendidik itu.

Dikatakan Bu Min, peran guru dalam menciptakan Sekolah Ramah Anak juga sangat penting. Sebab guru atau tenaga pendidik adalah ibarat orang tua murid saat berada di lingkungan sekolah. Guru berperan penting dalam menciptakan sekolah yang ramah anak. 

Karena guru memiliki berbagai peran yang dapat dimainkan dan diterapkan kepada anak terutama di dalam kelas. “Yaitu guru sebagai sumber dari informasi, menjadi seorang fasilitator, menjadi seorang pengelola, demonstrator dan motivator sehingga pendidikan menjadi layak bagi anak,” pungkasnya. (yad)

Ciptakan Sekolah Ramah Anak, Wabup Gresik: Membutuhkan Hijrah Hati  Selengkapnya

Jelang Musyda PDM Dan Aisyiyah Gelar Lomba Merawat Jenazah Bagi Milenial 

GRESIK,1minute.id – Kwartir Daerah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Gresik mengadakan lomba merawat jenazah. Lomba tata cara merawat jenazah terdiri dari memandikan, mengkafani dan mensalatkan jenazah diikuti oleh 32 regu kepanduan penghela. 

Lomba kepanduan dalam  menyemarakkan Musyawarah Daerah ke-11 Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah yang akan dihelat 18-19 Februari mendatang.

Sejumlah peserta yang merasa nderedeg saat mengikuti lomba. Maklum, mereka kali pertama mengikuti kegiatan ini. Apalagi bila membayangkan tentang kematian.

Muhammad Ar Rafi, siswa kelas 4 SMA Muhammadiyah 4 Sidayu mangaku sempat grogi saat proses pemandian jenazah yang menggunakan boneka sebagai pengganti jenazah. “Saat memandikan jenazah tadi saya kepikiran tentang kematian, sehingga agak gugup,” ujar Ar Rafi usai mengikuti lomba di Musala Bukit Pendil Bungah Gresik pada Sabtu, 11 Februari 2023.

Namun setelah mengikuti serangkaian kegiatan perlombaan, Ar Rafi mengaku sangat senang. Sebab, ia menganggap kegiatan memandikan jenazah sangat berguna kelak. Ar Rafi mengatakan mengikuti lomba merawat jenazah merupakan pelajaran terbaik untuk dirinya dan teman-temannya, karena dia yakin kegiatan lomba tersebut sangat bermanfaat untuk dirinya sebagai generasi muda yang akan menggantikan orangtuanya yang saat ini sudah biasa merawat jenazah.

“Saya yakin lomba ini sebagai model regenerasi dalam merawat jenazah di masyarakat, dan kami buktikan anak milenial juga bisa melakukan hal-hal yang tidak biasa,” tegas Ar Rafi.

Sementara itu, juri lomba M. Maftuh mengatakan bahwa kualitas peserta sangat bagus. Dari evaluasi kepesertaan, katanya,  melihat kualitas peserta sangat bagus mereka mampu melakukan proses perawatan jenazah secara runut dan tepat.

“Saya awalnya ragu apakah mereka bisa cekatan ternyata saya melihat hampir semua peserta bisa melakukannya dengan baik dan ini sebuah kemajuan bagi kaum milenial bahwa mereka juga bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak pernah mereka pikirkan yaitu merawat jenazah,” jelas Maftuh yang juga Bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik itu dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Sabtu, 11 Februari 2023

Maftuh berharap para generasi milenial ini bisa teridentifikasi didaerahnya sebagai generasi yang nantinya bisa menggantikan orangtuanya yang saat ini biasa melakukan perawatan jenazah di daerah masing-masing. “Ini bagus, mereka yang ikut lomba ini bisa terpantau oleh daerahnya, seperti pihak desa untuk bisa diikutkan dalam kegiatan perawatan jenazah,” ujar Maftuh.

Sebelumnya, Kwartir Daerah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Gresik menggelar Perkemahan Besar Pandu Pengenal dan Penghela. Kegiatan untuk menyambut Musyawarah daerah (Musyda) ke- 11 Muhammadiyah dan Aisyiyah Gresik ini dibuka pada Jumat, 10 Februari 2023. Kegiatan diikuti oleh 24 qobilah SD/MI, 16 qobilah SMP/MTS, dan 14 qobilah SMA/Madrasah Aliyah/SMK Muhammadiyah se-Kabupaten Gresik.

Acara yang digelar di Bumi Perkemahan Gunung Pendil Desa Sukorejo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik ini diikuti 1026 siswa. Selain lomba merawat jenazah gelaran perkemahan besar HW tersebut juga mengadakan lomba baris-berbaris, pionering dan lomba inovasi siswa (yad)

Jelang Musyda PDM Dan Aisyiyah Gelar Lomba Merawat Jenazah Bagi Milenial  Selengkapnya

Memanah Lomba terfavorit di Cerita Pandu Athfal Pra Musda PDM Gresik

GRESIK,1minute.id –  Memanah menjadi olahraga favorit peserta Ceria Pandu Athfal (CPA) yang diselenggarakan dalam rangkaian pra Musyawarah pimpinan daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah kabupaten Gresik ke XI. Acara yang diselenggarakan di lapangan Gembus Bungah Gresik ini dibuka oleh Hilmi Aziz, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik dengan pelepasan balon pada Sabtu, 4 Februari 2023.

Hadir pula dalam pembukaan acara Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur Muhammad Harun, Bendahara PDM Gresik M Maftuh, Ketua Majelis Dikdasmen PDM Gresik Dodik Priyambada, dan Kepala Desa Bungah Subakir.

Dalam sambutannya, Hilmi menyampaikan bangga dengan antusiasme para peserta. “Semoga seluruh peserta bisa mengikuti acara dengan sempurna, sehat wal afiat sampai selesai,” ujarnya. Ceria Pandu Athfal (CPA) merupakan rangkaian acara pra Musyawarah Daerah (Musyda) Ke-11 Muhammadiyah Kabupaten Gresik. 

“CPA ini dikhususkan hanya untuk siswa kelas I sampai IV dengan tujuan melatih beberapa keterampilan,” ungkapnya. Ceria Pandu Athfal ini diikuti oleh 496 siswa dari 28 sekolah/ madrasah Muhammadiyah seluruh Gresik.

Ketua Pelaksana CPA Muflih Arifian menyampaikan, peserta terbagi menjadi 32 kuntum (regu) putra dan 30 putri. “Setiap kuntum dari masing-masing sekolah terdiri 8 siswa. 2  siswa mengikuti lomba individu,” jelasnya. Lomba antar kelompok terdiri dari 4 zona perlombaan, yaitu zona biru tua untuk lomba meniti bambu, zona biru muda untuk lomba kim bau, zona hijau untuk lomba talang emas, dan zona oranye untuk lomba memanah.

Menurut Arifian dari sekian banyak lomba yang ada, lomba memanah menjadi jenis lomba yang paling favorit di acara ceria pandu Athfal kali ini. “Memanah menjadi pusat perhatian baik peserta maupun pendamping dan orang tua yang hadir, karena dari memanah dibutuhkan konsentrasi, tenaga dan keseimbangan diri.” Ujar Fian.

Sementara itu, Moh Dafin Wahyu siswa MI Islamiyyah Muhammadiyah Mojopetung yang juara 2 dalam lomba memanah mengaku senang, karena ini merupakan prestasi pertamanya. “Senang dapat juara 2, walaupun beregu tapi saya dan teman-teman puas,” ujar Dafin usai menerima piala. Sedangkan untuk lomba individu terdiri dari tahfidh dan bina qiroah, mewarnai, serta melipat baju. (yad)

Memanah Lomba terfavorit di Cerita Pandu Athfal Pra Musda PDM Gresik Selengkapnya

Petrokimia Gresik Bekali 44 Mahasiswa Bestro Pelatihan Entrepreneurship & Mental Health 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik anak usaha Pupuk Indonesia membekali puluhan mahasiswa BESTRO dengan softskill “Entrepreneurship & Mental Health”, sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul bagi masyarakat Gresik di masa depan. 

Pelatihan softskill yang dikemas melalui program “Welcoming BESTRO” ini dilaksanakan di Gresik, Jawa Timur, selama dua hari, baru-baru ini. 

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Budi Wahju Soesilo mengatakan bahwa Petrokimia Gresik dalam menjalankan operasional bisnis tidak hanya berfokus dalam menghasilkan produk dan layanan Solusi Agroindustri terbaik, tetapi juga berkomitmen untuk memajukan SDM di tanah air khususnya di Gresik melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), salah satunya melalui jalur Beasiswa Petrokimia Gresik atau yang lebih dikenal dengan nama ‘BESTRO’.

“Menciptakan penerus generasi Gresik yang unggul dan tangguh dalam menghadapi segala tantangan serta perubahan di masa depan, harus dipersiapkan dari sekarang. Karena itu, fasilitas yang diberikan Petrokimia Gresik melalui BESTRO ini komprehensif, mulai dari beasiswa sejak tahun pertama Pendidikan sampai dengan kelulusan bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi asal Gresik, serta memberikan pembekalan softskill, kemudahan untuk magang dan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Petrokimia Gresik,” tandas Soesilo pada pembukaan acara menyampaikan.

Pembekalan kali ini, diikuti oleh 44 mahasiswa S1 program BESTRO angkatan 2019 – 2022. Mahasiswa ini berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Para peserta mendapatkan materi mengenai pengalaman dan apa yang dibutuhkan dalam menjalani kuliah S2 di luar negeri oleh Enta Fadila Tapisah, seorang content creator travel dan edukasi lulusan University of Glasgow, Skotlandia.

Pemateri berikutnya adalah Indra Rinaldy dan Siti Sholikah,  owner Panda Lovely Grup. Sebagai couplepreneur, keduanya berhasil mengembangkan bisnis rumahan menjadi cosmetic company store yang saat ini memiliki 11 cabang di Jawa Timur. Tips-tips membangun usaha dan menjaring relasi diberikan sebagai modal menjadi entrepreneur bagi penerima BESTRO.

Pada hari kedua, materi talkshow diisi oleh dr. Hafid Algristian, Sp.KJ. ia merupakan psikiater dan dosen yang aktif dalam mendukung kesehatan mental generasi muda.Tidak hanya dibekali dengan materi, pada acara ini peserta dibimbing membuat project atau aksi sosial dengan melalui program “Youth Action by BESTRO”.

“Para pembicara yang dihadirkan memiliki pengalaman dan ilmu yang menginspirasi. Hal ini harus diserap oleh mahasiswa BESTRO untuk selanjutnya bisa direalisasikan dalam sebuah kegiatan nyata. Para mahasiswa harus bisa menerapkan ilmu yang didapatkan pada saat mengabdi di tengah masyarakat nanti,” ujar Soesilo.

Sementara salah satu mahasiswa BESTRO sekaligus peserta pembekalan, Meriana Dwi Jayanti mengaku bersyukur bisa mendapatkan kesempatan menerima BESTRO. Mengingat benefit yang dirasakannya sangat banyak, mulai dari biasiswa biaya pendidikan dan biaya hidup, berbagai pelatihan peningkatan softskill, kesempatan terlibat dalam social project, serta kemudahan dalam proses pengajuan magang.

“Tentu beasiswa ini sangat memotivasi saya untuk berprestasi di bangku kuliah. Petrokimia Gresik memberikan kebebasan penuh kepada penerima BESTRO, apakah melanjutkan pendidikan lebih tinggi saat lulus S-1, atau bekerja dimanapun,” tandas mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jurusan Ilmu Komunikasi itu.

BESTRO S1 telah dijalankan oleh Petrokimia Gresik sejak tahun 2012. Sampai dengan saat ini penerima program BESTRO sebanyak 139 orang. 94 orang diantaranya telah menyelesaikan kuliah S1.

“Dengan akses pendidikan yang baik, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima BESTRO sehingga nantinya kesejahteraan dapat meningkat. Lulusannya pun bisa menjadi pemimpin Gresik masa depan yang unggul dan inspiratif,” tutup Soesilo. (yad)

Petrokimia Gresik Bekali 44 Mahasiswa Bestro Pelatihan Entrepreneurship & Mental Health  Selengkapnya