GRESIK,1minute.id – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik melantik pengurus Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Gresik pada Rabu, 1 Februari 2023. Pelantikan di Aula Masjid Agung Gresik dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Jatim Husnul Marom, Ketua Umum DPW FKDT Jatim KH. Nasrul Mawarzi, Ketua PCNU Gresik KH. Mulyadi, dan Kepala Kantor Kemenag Gresik M Ersat serta Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan seluruh guru Madrasah Diniyah (Madin) se-Kabupaten Gresik.
FKDT adalah wadah yang dibentuk oleh penyelenggara diniyah takmiliyah sebagai ajang komunikasi, sekaligus bertukar informasi antar penyelenggara diniyah takmiliyah dan peeningkatan mutu madin. Diniyah Takmiliyah adalah madrasah diniyah yang telah mendapatkan legalitas dari kementerian agama untuk menyelenggarakan pendidikan Agama Islam sebagai pelengkap pendidikan umum.
Jenjang pendidikan Madrasah Takmiliyah pun sama dengan jenjang pendidikan sekolah pada umumnya. Awaliyah untuk tingkat SD diselenggarakan selama 6 tahun, Wustho untuk tingkat SLTP dengan masa belajar 3 tahun.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun menitipkan pesan kepada jajaran pengurus DPC FKDT Gresik yang baru dilantik.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan selamat atas dilantiknya DPC yang baru. Kita menitip pesan agar Diniyah dan Takmiliyah bisa diurus dengan amanah dan menjadi barokah untuk semuanya. Selain itu, kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh ustadz dan ustadzah yang selama ini sudah memberikan pendidikan agama yang baik kepada seluruh anak-anak kita di Kabupaten Gresik,” ungkap Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah.
Bu Min kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik untuk selalu memberikan support kepada seluruh guru serta ustadz dan ustadzah. “Kami senantiasa memikirkan panjenengan semua. Karena kami sadar bahwa panjenengan semua inilah yang menopang dan menjadikan sumber daya manusia Kabupaten Gresik menjadi berkualitas dan berakhlakul karimah,” tegas Wabup berlatar pendidik ini. (yad)
GRESIK,1minute.id – Perkembangan teknologi begitu cepat. Khususnya media sosial (Medsos) seperti Facebook, Twitter, Instagram dan Tiktok. Dari total populasi masyarakat Indonesia sebanyak 274,9 juta jiwa, pengguna aktif media sosialnya mencapai 170 juta orang.
Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari media sosial. Namun di balik manfaat media sosial itu, terdapat juga dampak negatif dan merugikan diri sendiri, bila tidak bijak dalam bermedia sosial. Seperti terjadinya perundungan dan lainnya. Adagium “mulutmu harimaumu kini berganti jarimu harimaumu”.
Menyikapi hal tersebut UPT SMPN 2 Gresik melaksanakan kegiatan sosialisasi bijak dalam bermedia sosial kepada para pelajar di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Kelurahan Kebungson, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu pada Senin, 30 Januari 2023. Sosialisasi Bijak Bermedsos ini diikuti seluruh siswa dan guru berjumlah 761 orang.
Sosialisasi menghadirkan dua pembicara yakni Lokeswari Irma Wardani dan Ratna dari UPT Dinas Keluarga Berencana Perlindungan Perempuan dan Anak (KB PPA) Gresik. Mereka memberikan tips kepada insan UPT SMP Negeri 2 Gresik cara menghindari pergaulan salah di medsos sehingga para siswa tidak mudah percaya dengan ajakan yang tidak baik di medsos.
SERIUS TAPI SANTAI: Ratusan siswa dan guru serius mengikuti sosialisasi bijak bermedsos di halaman UPT SMP Negeri 2 Gresik pada Senin, 30 Januari 2023 ( Foto: UPT SMP Negeri 2 Gresik for 1minute.id)
Menurut kedua pembicara itu, mewanti-wanti kepada siswa dan guru menghindari berbagi informasi pribadi. “Banyak sekali masalah yang timbul dari sekadar berbagi informasi pribadi di media sosial. Umumnya informasi ini digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” katanya.
Karenanya, penting bagi anak dan keluarga untuk tidak berbagi informasi pribadi di media sosial. Seperti nama asli, alamat rumah, alamat kantor, nomor ponsel bahkan foto-foto keluarga hingga jadwal-jadwal pribadi. Apabila Anda ingin berbagi foto keluarga atau alamat rumah dan sebagainya yang benar-benar bersifat pribadi, Anda bisa mengubah settingan atau setelan akun media sosial menjadi privacy dan hanya dapat dilihat oleh orang-orang tertentu.
“Hal ini lebih aman daripada Anda berbagi informasi begitu saja dan bisa dilihat oleh ribuan bahkan jutaan orang yang Anda pun belum tentu kenal dengan mereka,” imbuhnya. Yang kedua, pilih postingan yg bermanfaat
Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Muhammad Salim berpesan kepada peserta didik untuk menggunakan media sosial dengan baik. “Bermedsos yang positif,” pesan Salim. (yad)
GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan gedung UPT SMP Negeri 34 Gresik pada Senin, 30 Januari 2023. Ratusan siswa pun semringah. Karena telah memiliki gedung sendiri berada di Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.
Gedung sekolah baru menambah panjang jumlah gedung sekolah yang di bangun oleh Pemkab Gresik. Dalam kurun waktu 2 tahun terakhir ada dua gedung sekolah negeri yang berdiri di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.Sebelumnya, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang meresmikan gedung UPT SMP Negeri 33 Gresik pada 1 Maret 2022.
Gedung UPT SMP Negeri 34 Gresik ini berdiri diatas lahan seluas 6.567 meter persegi (m²). Gedung sekolah dibangun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik 2022 sebesar Rp 8,05 miliar. Anggaran tersebut untuk pembangunan konstruksi, 10 ruang kelas, 4 ruang guru atau kantor dan 6 toilet. Saat ini, UPT SMP Negeri 34 Gresik telah memiliki 258 siswa, yakni Kelas VII dan VIII.
“Prasasti lembaga pendidikan. Semoga tempat ini perlu berkah bagi anak utk mencari ilmu,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani diampuni ratusan siswa, wali murid dan para undangan saat mengawali sambutannya pada Senin, 30 Januari 2023. Tampak hadir dalam peresmian gedung SMP Negeri 34 Gresik yang temboknya dominasi warna hijau itu, adalah anggota Komisi IV DPRD Gresik Khoirul Huda, Ketua Dewan Pendidikan Gresik Syaiful Kirom, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto serta perwakilan kepala sekolah itu terasa meriah.
SAPA SISWA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyapa siswa UPT SMP Negeri 34 Gresik usai peresmian gedung sekolah tersebut pada Senin, 30 Januari 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan kenapa sekolah ini dibangun? Bupati termuda di Kabupaten Gresik itu menceritakan asal muasalnya. Suatu hari, cerita Gus Yani bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah naik odong-odong keliling Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS). Ia lalu berhenti di sebuah warung kopi dan dicurhati para orang tua bahwa di perumahan tidak ada sekolah. “Nah, hari ini (Senin,30/1/2023,Red) menjawab kebutuhan, keinginan masyarakat,” katanya.
Hadir gedung baru, imbuhnya, tidak ada akan berpengaruh terhadap keberadaan lembaga swasta lainnya di Desa Suci, Kecamatan Manyar ini. Meskipun di desa Suci ini, sudah berdiri pondok pesantren (Ponpes) Daruttaqwa, Ponpes Mambaus Sholihin dan lainnya. “Insya Allah akan tumbuh bersama-sama,” ujarnya dan diamini para undangan.
Sebelumnya berdirinya UPT SMP Negeri 34 Gresik ini sebanyak 258 siswa nunut belajar di SDN Suci. “Ini tentu memprihatinkan,” ujarnya. Ia menegaskan pembangunan akan dilanjutkan pada tahap berikutnya. “Pembangunan tidak boleh macet sampai disini. Nanti akan terus dilanjutkan tahun ini,” tegasnya. Pemkab Gresik melalui APBD 2023 kembali menganggarkan kelanjutan pembangunan di SMP Negeri 34 Gresik sebesar Rp 900 juta. “Anggaran itu untuk pembangunan pagar dan 8 ruang kelas,” katanya.
Pembangunan gedung juga bisa dilakukan menggunakan pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Gresik. Pembangunan yang berkelanjutan ini. “Ini masih panjang. Ruang laboratorium, perpustakaan dan musala juga belum ada. Berprogres itu lebih nikmat, lebih barokah,” ujarnya. Selama ini, Gus Yani mengaku prihatin karena masih banyak kondisi bangunan sekolah negeri yang sudah tua. Bahkan, umur genteng gedung lebih tua dari usia Bupati Gresik yang menginjak 37 tahun itu.
“Sekolah negeri adalah anak kandung terasa anak tiri Genteng, usuk e lebih tua dari umurnya Bupati,” seloroh Gus Yani. Padahal ilmu, kata Gus Yani mengibaratkan sebuah perahu. “Untuk mencapai tujuan harus dibekali oleh ilmu,” katanya.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mengatakan peresmian gedung SMP Negeri 34 Gresik bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Gresik. PPDB menggunakan sistem zonasi, sehingga pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan pemetaan sesuai zona sehingga bisa melayani masyarakat dengan baik. “Gedung ini juga sebagai komitmen pemerintah melakukan pemerataan pendidikan dasar di Gresik,” kata Washil.
Pembangunan gedung SMP Negeri 34 Gresik menggunakan APBD 2022 sebesar Rp 8.052.530.604. “Anggaran itu digunakan pembangunan konstruksi dan fasilitas gedung sebanyak 10 ruang kelas dan 4 kantor,” katanya.
Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Gresik Khoirul Huda melanjutkan berdirinya gedung SMP Negeri 34 Gresik sangat dibutuhkan masyarakat. “Karena di PPS ini, populasi jumlah penduduk mencapai lebih 7 ribu jiwa,” tegasnya.
Sedangkan, Zulfikar Reza Saputra, tidak bisa menyembunyikan perasaan gembiranya. Sebab, selama 1,5 tahun ini untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar nebeng di SDN Suci. “Saya merasa tidak enak. Seperti masih SD terus. Sekarang saya senang karena sudah memiliki sekolah sendiri,” katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Puluhan anak belasan tahun itu semringah. Sebab, mereka kini bisa mengaji dan salat dengan khusyuk. Sebab, Petrokimia Gresik telah menyelesaikan pembangunan TPQ dan Musala bagi anak-anak korban erupsi Gunung Semeru itu.
Petrokimia Gresik melalui Unit Pengumpul Zakat – Badan Amil Zakat Nasional (UPZ Baznas) Petrokimia Gresik membangun Taman Pendidikan Quran (TPQ) dan Musala An Nur di Dusun Sidorejo, Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Peresmian dilakukan oleh Ketua UPZ Baznas Petrokimia Gresik Yusuf Wibisono mewakili Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, baru-baru ini.
Terpisah, Dwi Satriyo menyampaikan bahwa, TPQ dan Musala An Nur merupakan salah satu bentuk dukungan perusahaan terhadap program pemulihan korban erupsi Gunung Semeru. “Saat ini para korban erupsi Gunung Semeru sudah mulai menempati huntap yang dibangun oleh Pemerintah. Dalam kawasan relokasi tersebut sebenarnya sudah dilengkapi sarana ibadah. Tapi karena jumlah korban ribuan, tentu mereka membutuhkan lebih banyak lagi fasilitas. Musala ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami untuk para korban, disamping bisa dimanfaatkan juga oleh anak-anak lainnya yang ada di Desa Sumbermujur,” ujar Dwi Satriyo dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Selasa, 24 Januari 2023.
Petrokimia Gresik dalam pembangunannya bersinergi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Sumbermujur. Sehingga bantuan yang disalurkan tepat sasaran. Adapun nilai bantuan musala yang disalurkan senilai Rp124 juta. “Musala tersebut sebenarnya sudah ada sebelumnya. Tapi bangunannya sudah rapuh, bagian atap sudah lapuk dan bocor, plafon sudah banyak yang anjlok, jadi tidak aman dipakai. Berdasarkan diskusi dengan Pemerintah Desa, maka diputuskan untuk membangun kembali musala tersebut. Alhamdulillah sekarang sudah bisa dimanfaatkan,” tandasnya.
TPQ dan Musala An Nur sebelumnya sudah aktif dimanfaatkan oleh warga, mulai dari salat berjamaah dan menjadi tempat belajar mengaji Quran bagi 40 anak di sekitarnya. Saat ini Pemdes Sumbermujur juga telah membantu sosialisasi kepada para korban penghuni huntap agar anak-anak mereka bisa menempuh pendidikan agama di Musala An Nur.
“Meskipun Sumbermujur jauh dari wilayah operasional kami, bantuan ini merupakan wujud kepedulian Petrokimia Gresik yang merupakan Koordinator Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur, sekaligus anggota holding dari Pupuk Indonesia. Semoga dengan berbagai bantuan kepedulian yang diberikan bisa mempercepat pemulihan para korban dan kembali seperti sedia kala,” tutup Dwi Satriyo. (yad)
GRESIK,1minute.id – Teknologi informasi berkembang begitu cepat. Desa harus berbenah. Lebih modern. Warga Desa semakin melek teknologi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui sistem informasi administrasi publik (SIAP), salah satu program Nawa Karsa di tingkat desa terus digeber. Menurut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah,
salah satu target Desa SIAP adalah mempersiapkan warganya untuk lebih siap dengan teknologi. “Dengan program Desa SIAP, kita inginkan di Kabupaten Gresik punya satu data yang terintegrasi. Nah ini semua harus dimulai dari desa. Karena yang bertugas memasukkan data awal adalah dari desa,” kata Wabup Aminatun Habibah di depan peserta kuliah kerja nyata (KKN) dan para dosen Universitas Qomaruddin pada Minggu, 22 Januari 2023.
Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah melanjutkan, nantinya akan ada program yang berkaitan dengan kondisi sosial dan kesehatan. Seperti penyamaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di desa dengan Dinas Sosial (Dinsos), dan upaya dalam penurunan stunting.
“Karena DTKS akan sangat berpengaruh dalam pendistribusian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sehingga, nanti dapat membantu dalam pencegahan dan penanganan stunting saat ini,” imbuh Wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu.
Oleh karenanya, Bu Min berharap agar program kerja tersebut dapat berkelanjutan.Kedepannya, dia juga mengharapkan agar KKN UQ dapat merambah ke Pulau Bawean. Menurutnya, kehadiran para mahasiswa UQ akan sangat bermanfaat bagi warga yang berada di 180 mil laut dari Kota Gresik itu.
“Saya harapkan kedepannya (KKN UQ) dapat pergi ke Pulau Bawean. Karena desa di sana sangat membutuhkan kehadiran para mahasiswa. Ditambah kondisi sosial di sana itu sangat religius, jadi cocok dengan Universitas Qomaruddin,” ujar wabup berlatar pendidik itu.
Program KKN UQ kali ini diikuti 277 peserta. Mereka akan disebar di beberapa kecamatan. Yakni, 3 desa di Kecamatan Sidayu, 5 desa Kecamatan Bungah, 2 desa Kecamatan Manyar, dan 4 desa Kecamatan Glagah, Lamongan.
Program kerja yang difokuskan tahun ini meliputi lima hal, yaitu, pendidikan lingkungan dan kesehatan ; organisasi dan kepemudaan ; sosial ekonomi dan kewirausahaan ; lingkungan dan kesehatan dan teknologi tepat guna.
Untuk mendukung semua itu, dalam pembekalan kali ini, menghadirkan Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat desa (PMD) Gresik Abu Hasan dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah. Mereka akan memberikan materi terkait topik yang dibutuhkan dalam pelaksanaan KKN Februari mendatang. (yad)
GRESIK,1minute.id – SMK YPPI Darussalam 1 Cerme melaunching Darussalam Bismar e-bike pada Kamis, 19 Januari 2023. Darussalam Bismar e-bike ini merupakan bentuk teaching factory (TEFA) SMK Darussalam 1 bekerja sama dengan PT. Indobismar Surabaya.
Darussalam Bismar e-bike mencakup pelayanan pada bidang perakitan, penjualan, dan service sepeda motor listrik. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang meresmikan Darussalam Bismar e-bike.
Wabup Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi berdirinya Darussalam Bismar e-bike. Sebab, kali pertama SMK di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik berharap berdirinya Darussalam Bismar e-bike menjadi virus positif bagi sekolah kejuaraan lainnya.
Lewat TEFA, kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah, anak didik bisa mendapatkan kesempatan untuk mempelajari keahlian yang aplikatif sehingga bisa diterapkan begitu lulus sekolah.
“SMK saat ini menjadi harapan dari Pemerintah Kabupaten Gresik untuk menjadi generasi yang kompeten di bidang masing-masing,” ujar Bu Min. Ia menilai, jika tujuan dari kerja sama tersebut untuk membentuk kemandirian bagi siswa itu sangat bagus. Dengan menerapkan ilmu yang didapat dari sekolah, anak didik bisa berlatih melakukan praktik dan bisa mengaplikasikan begitu sudah lulus.
Lebih lanjut, Bu Min menegaskan bahwa kerja sama lintas sektoral semacam ini, merupakan upaya besar Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menurunkan tingkat pengangguran terbuka. Sebagai informasi, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Gresik sudah mengalami penurunan 1 persen dari 8% menjadi 7%. Oleh karenanya, dirinya berharap virus baik seperti yang dilakukan SMK Darussalam 1 Cerme ini bisa menular ke sekolah-sekolah lain.
“Percepatan-percepatan ini mudah-mudahan didukung oleh sekolah yang ada di kabupaten Gresik, terutama sekolah vokasi. Di Gresik saat ini juga sudah ada Rumah Vokasi, semuanya bertujuan menjadikan anak-anak kita menjadi anak-anak yang kompeten dan siap bekerja atau berwirausaha,” tegas Wabup berlatar pendidik itu.
Sementara itu Ketua YPPI Darussalam Cerme Syaiful Kirom menaruh harapan dengan adanya kerja sama dengan perusahaan-perusahaan, bisa membawa manfaat bagi para siswa. Terkait Darussalam Bismar e-bike yang dilaunching Syaiful menegaskan bahwa kompetensi para siswa sudah mumpuni dari proses perakitan hingga pelayanan service.
“Ini salah satu keunggulan kita, semuanya dari perakitan, hingga mekanik service siap dikerjakan oleh anak-anak,” katanya. Pada kesempatan itu, Wabup Aminatun Habibah menyempatkan untuk menjajal ketangguhan sepeda listrik dari Darussalam Bismar e-bike. Dan, Wabup Aminatun membeli satu sepeda listrik untuk digunakan sehari-hari. (yad)
GRESIK,1minute.id – Ratusan sarana pendidikan tidak memadai. Rusak ringan hingga berat. Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik menganggarkan pembangunan Rp 5 milar dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Gresik pada 2023. Dan, dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 14 miliar.
Diantaranya, sarana pendidikan yang rusak berat yang bakal dibangun adalah SDN 26 Gresik di Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik Herawan Eka Kusuma ketika dikonfirmasi 1minute.id membenarkan rencana pembangunan SDN 26 Gresik. “Iya dianggarkan tahun ini. Tapi kecil hanya Rp 200 jutaan,” kata Herawan pada Rabu, 18 Januari 2023. Anggaran tersebut, imbuhnya, untuk pembangunan satu ruangan.
SDN 26 Gresik berada di Jalan Mayjend Sungkono, Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas ini berdiri pada 1948 dengan nama SDN Prambangan. Pada 2019, namanya berganti menjadi UPT SDN 26 Gresik. Di sekolah yang dipimpin oleh Sunardi itu terdapat 3 ruangan yang hancur karena di sapu angin puting beliung pada 2018.
Tiga ruangan itu rata dengan tanah. Selama 4 tahun tidak mendapatkan kucuran anggaran pembangunan membuat ruangan tersebut ditumbuhi tanaman perdu. Kondisi sangat mengenaskan.
Terpisah, Kepala UPT SDN 26 Gresik Sunardi mengatakan pihaknya telah mengusulkan perbaikan kepada Dinas Pendidikan Gresik. “Semoga tahun ini, ada upaya pembangunan ruang sekolah yang ambruk itu,” kata Sunardi dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu, 18 Januari 2023. Sebab, imbuhnya, keberadaan ruangan itu sangat penting untuk memperlancar proses pembelajaran.
Sebelum ambruk diterjang angin lesus, katanya, tiga ruangan difungsikan masing-masing untuk kantor, perpustakaan dan ruang kelas. “Kami saat ini kesulitan untuk mengembangkan program literasi karena tidak memiliki ruang perpustakaan,” terang Sunardi yang menjabat sebagai Kepala UPT SDN 26 Gresik mulai Juni 2021 itu.
Sedangkan, proses belajar mengajar untuk siswa kelas II ditempatkan salah satu ruang yang kosong. “Tapi, ruangan lebih kecil,” ujarnya. Kondisi sarana sekolah yang kurang memadai itu ditengarai menjadi penyebab berkurang minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya di SDN 26 Gresik. Padahal sebelumnya SDN 26 Gresik, salah satu sekolah dasar favorit. Siswanya pernah mencapai 400-an anak.
Namun, sejak 2021 jumlah siswa mulai merangkak bertambah. “Saat ini jumlah siswa sudah 90-an anak,” katanya. Bertambahnya jumlah siswa itu, kata mantan Kepala SDN Petisbenem, Kecamatan Duduksampeyan itu setelah sekolah melakukan sejumlah inovasi.
Inovasi yang dilakukan diantaranya adalah hafidz alquran. Ia beri nama Al Barru, menuju sekolah masa depan dan Islami. “Program hafalan alquran mulai 2021,” katanya. Hafalan alquran itu untuk semua siswa kelas I sampai kelas VI. “Masuk program pembiasaan dan ekstrakurikuler,” terangnya.
Setiap pagi sebelum mulai pembelajaran siswa wajib membaca alquran. Sekarang hafalan alquran ini sudah masuk dalam kurikulum sekolah mata pelajaran pendidikan agama Islam (PAI) selama 4 jam seminggu. Yakni, alquran 2 jam, dan akidah serta akhlak masing-masing 1 jam. (yad)
GRESIK,1minute.id – Sebanyak 39 SD/MI Muhammadiyah memamerkan media pembelajaran yang biasa diterapkan saat belajar mengajar. Tiap sekolah pun memiliki cara masing-masing. Pameran yang digelar di Iconmall itu mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.
Pameran media pembelajaran siswa itu rangkaian kegiatan yang diadakan oleh Forum Silaturahmi dan Komunikasi Kepala Sekolah Muhammadiyah (Foskam SD/MI) Gresik “Tentunya kami sangat mengapresiasi kegiatan ini,” kata Wabup Aminatun Habibah pada Selasa, 17 Januari 2023.
Setelah membuka, Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu menyempatkan keliling melihat media pembelajaran yang dipamerkan oleh peserta. Selain pameran media pembelajaran numerasi, Aksi Foskam SD/MI Gresik ini menggelar kegiatan itu diisi diskusi dan deklarasi anti narkoba dengan dihadiri stekholder pendidikan seperti Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Kementerian Agama (Kemenag).
Kepala Dispendik Gresik S Hariyanto mendukung apa yang dilakukan Foskam SD/MI Gresik. Dia berharap, lembaga sekolah menjadi garda terdepan pencegahan sekaligus benteng peredaran narkoba. “Sebelumnya juga kami deklarasi anti narkoba di Masjid Agung, nah ini ditindaklanjuti oleh teman teman di lembaga naungan Muhammadiyah,” kata Hariyanto.
Ia berharap, aksi ini bisa dilakukan lembaga lain sehingga anak-anak terhindar dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba. “Ini jadi benteng, semiga lembaga lain mengikuti,” tutupnya menanggapi usai meninjau pameran adu kreativitas puluhan sekolah di Gresik terkait media pembelajaran numerasi.
Untuk di ketahui, peredaran narkoba di Kabupaten Gresik cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Data yang dihimpun dari Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Gresik Periode Januari-Desember 2022 telah mengamankan 276 tersangka penyalahgunaan narkotika dan zat terlarang lainnya. Barang bukti yang diamankan yakni sabu-sabu 230,46 gram. Bila harga serbuk kristal seharga Rp 1 juta per gram mencapai Rp 230 juta lebih. Sedangkan, ganja sebanyak 582,79 gram dan pil koplo sebanyak 12.972 butir. (yad)
GRESIK,1minute.id – Kasus kekerasan terhadap anak di wilayah hukum Polres Gresik masih tergolong tinggi. Angkanya masih dua digit. Data Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik mencatat ada 32 kasus selama Januari-Desember 2022.
Kekerasan kepada anak itu meliputi kekerasan fisik dan kekerasan seksual. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan 2021. Bagai fenomena gunung es, jumlah kekerasan kepada anak diperkirakan lebih besar lagi karena tidak semua perkara itu terungkap dipermukaan.
Kondisi tersebut membuat miris dan memprihatinkan. Untuk mencegah kekerasan terhadap anak itu, polisi melakukan blusukan ke sekolah-sekolah. Program blusukan bertujuan memberikan pembinaan dan penyuluhan tentang pelecehan seksual dan pencabulan secara verbal maupun fisik di sekolah diberi label Sapo Salah alias Satu Polisi Satu Sekolah.
Program Sapo Salah ini, kali pertama menyasar siswa SMA Semen Gresik pada Senin, 16 Januari 2023. Sebanyak 130 siswa hadir dalam kegiatan yang mendatangkan dua narasumber yakni Kanit Binmas Polsek Kebomas Iptu Sri Maryani dan Aiptu Jemi N.S. pada kesempatan itu, Iptu Sri Maryani menyatakan, bahwa program Sapo Salah (Satu Polisi Satu Sekolah) untuk memberikan pembinaan dan penyuluhan terkait maraknya kasus pelecehan seksual secara verbal maupun fisik.
Tujuannya, kata Yani-panggilan-Iptu Sri Maryani, untuk membina serta mendidik para pelajar agar paham dan mengerti terkait tindakan kejahatan tersebut yang ada di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Bagi pelaku tindak kekerasan, kata Yani, bisa berakibat berhadapan hukum. Sedangkan, bagi korban, imbuhnya, dampak tindak kejahatan pelecehan Seksual dan pencabulan di lingkungan sekolah akan merasa selalu tidak aman. “Korban merasa ketakutan dan trauma,” ujar Yani. Pihaknya, dalam upaya pencegahan itu menyediakan layanan laporan dan pendampingan bagi korban serta dukungan sosial.
Untuk diketahui, dunia pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sedang menjadi sorotan masyarakat. Penyebabnya, dugaan kekerasan yang dilakukan oleh oknum kepala salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Tersangka berinisial AN ini menganiaya 15 siswinya. Penganiayaan di bagian belakang kepala itu membuat sejumlah siswa pingsan.
Penyebab dugaan penganiayaan dilakukan oknum guru itu sepele. Siswa membeli makanan di luar kantin sekolah. Kini, oknum kepala sekolah itu harus meringkuk di rumah tahanan (rutan) Polres Gresik. Ia juga telah dipecat dari sekolah. (yad)
GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 4 Gresik memiliki gedung teater. Gedung yang arsitektur mirip Istana Negara itu bernama Gedung Teater Fandi Akhmad Yani. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan gedung teater di dalam sekolah berlokasi di Jalan Proklamasi Gresik pada Senin, 16 Januari 2023.
Selain meresmikan gedung teater, Bupati Fandi Akhmad Yani juga meresmikan musala Baiturrahman dan kantin sekolah. Serta, launching 9 buku karya siswa tentang kearifan lokal. Buku antologi puisi dan cerpen. Judulnya menarik. Diantaranya, ” Pelabuhan Terakhir ; Senja Pantai Grissee dan Ukiran Kota Bandar”.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, salah satu alumni di sekolah berlokasi di Jalan Proklamasi Gresik itu. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani alumnus 2000. Kehadiran Gus Yani di SMP Negeri 4 Gresik itu seakan mengulang memori 26 tahun silam. Selama 3 tahun, mulai 1997 sampai 2000. Gus Yani masih mengenali satu per satu guru. Gus Yani pun dengan santun menyalami dan mencium tangan gurunya tersebut.
“Saya pernah di didik sini selama 3 tahun, mulai 1997 sampai 2000,” kata Gus Yani didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto dan Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abdul Rahman usai acara peresmian kepada wartawan pada Senin, 16 Januari 2023. Gus Yani mengatakan, sekolah banyak berubah. Banyak renovasi yang telah dilakukan oleh sekolah. Ia berharap renovasi yang dilakukan oleh sekolah bisa menjadi penyemangat peserta didik untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah penggerak itu.
“Modal mereka, kesuksesan mereka di masa depan ada. Karena intinya kita tidak bisa memilih ditakdirkan menjadi apa. Tetapi kita bisa menentukan, kita bisa menjadi apa tergantung dari kita tergantung kreativitas kita kita punya bakat yang istimewa terus kita dorong serta doa bapak dan ibu menjadi kunci kesuksesan kita,” kata Gus Yani.
SANTUN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyalami gurunya di SMP Negeri 4 Gresik pada Senin, 16 Januari 2023 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Bupati milenial itu mencontohkan Muhammad Amanatullah, biasa disapa, Aam. Aam juga alumnus SMP Negeri 4 Gresik 2009. Ia menjadi inspirasi anak berkebutuhan khusus. Kedua tangan dan kaki pendek. Aam yang menekuni profesi sebagai pelukis dengan kaki. Sejumlah prestasi telah diraih oleh pelukis yang tergabung dalam Association of Mouth and Foot Painting Artist (AMFPA) itu. “Mas Aam, bisa menjadi motivator dan punya harapan mempunyai galeri. Kita akan komunikasi dengan Dinas Kebudayaan (Disparekrafbudpora) dan Dinas Sosial untuk mewujudkan harapannya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto mengapresiasi sekolah yang terus membenahi sarana dan prasarana (sarpras) sekolah. Sebab, kata Hariyanto, menuntaskan perbaikan sarpras tidak bisa dibebankan kepada pemerintah seratus persen. ” Karena APBD kita terbatas kita menggalakan program CSS,” kata Hariyanto. Sekolah menjalin sinergi dan kolaborasi dengan perusahaan. “Kalau sekolah membuat proposal tandatangan Saya tidak mendapatkan respon. Nanti akan kita mintakan tandatangan pak Bupati,” ujarnya.
Ditempat sama, Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abdul Rahman mengatakan, guna mewujudkan tujuan pendidikan nasional serta mendukung program Bupati Gresik maka UPT SMPN 4 Gresik terus membenahi kualitas pendidikan dengan menyediakan sarana dan prasarana yang ramah anak. “Peresmian gedung teater, mushola Baiturrahman dan kantin adalah salah satu aspek guna terwujudnya cita-cita itu,” kata Arif Abdul Rahman.
Selain itu, tambahnya, aspek pembelajaran dan kegiatan siswa juga di tingkatkan. Wujud hasil proses itu setidaknya pada tahun 2022 meraih 59 kejuaraan tingkat nasional, propinsi dan kabupaten. “Dan pada tahun 2023 siswa UPT SMPN 4 Gresik juga mampu menelorkan 9 buku karya siswa tentang kearifan lokal Gresik,” tegasnya. (yad)