Layanan Posyandu Semakin Gereget, Ketua TP PKK Gresik Kerahkan Kader Pantau Gizi Anak dan Bumil

GRESIK,1minute.id – Layanan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) bakal semakin gereget. Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani, menegaskan siap menerjunkan kadernya dalam upaya optimalisasi layanan Posyandu.

“Posyandu, adalah suatu lembaga yang mempunyai prinsip dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat. Secara keanggotaan, Posyandu memiliki kader atas dasar keterpanggilan dan biasanya dimotori para kader PKK,” terang Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani Workshop Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu di Hotel Horison GKB pada Senin, 20 November 2023.

Dikatakan Ning Nurul, Posyandu dan PKK memiliki banyak persamaan baik dalam semangat maupun tujuan. Posyandu, memiliki fungsi dasar dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar pada ibu, bayi, dan balita memiliki irisan yang lekat dengan peranan PKK di masyarakat. Kegiatan itu diikuti oleh para kader Posyandu se-Kabupaten Gresik, kegiatan ini menjadi momen peneguhan sinergitas dua entitas dalam kesehatan dan pemberdayaan berbasis masyarakat tersebut. 

Pembangunan bidang kesehatan merupakan bagian dari pelaksanaan kegiatan 10 program pokok PKK, yakni pada Pokja IV dan bersinergi dengan Pokja I, II, dan III.

“Karenanya, saya menghimbau agar kader PKK untuk terus berkoordinasi dengan Puskesmas terkait pemantauan status gizi ibu hamil dan bayi/balita. Pemantauan ini meliputi pemantauan melalui Posyandu maupun kunjungan rumah atau janji temu. Semuanya kita lakukan dengan pendekatan Dasa Wisma,” tegasnya dalam acara yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Abu Hassan ini. (yad)

Layanan Posyandu Semakin Gereget, Ketua TP PKK Gresik Kerahkan Kader Pantau Gizi Anak dan Bumil Selengkapnya

Kunjungi Korban Kericuhan Suporter dengan Aparat Kepolisian, Kapolres Gresik Minta Maaf

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengunjungi sejumlah korban luka diduga terkena gas air mata dalam kericuhan suporter dengan aparat kepolisian di Gelora Joko Samudro pada Minggu, 19 November 2023. 

Perwira dua melati di pundak itu menjenguk korban bersama Presidium Nasional Suporter Sepak Bola Indonesia pada Senin, 20 November 2023. Adhitya Panji Anom kali pertama mengunjungi korban Ahmad Vito Rochim di Perum Cerme Indah, Desa Betiting, Kecamatan Cerme. Vito sempat dirawat di RS Ibnu Sina Gresik akibat terkena gas air mata. Mata sebelah kanan masih dibalut kain perban.

Selama hampir 60 menit Kapolres Adhitya Panji Anom bertemu dengan Vito yang memakai jersey warna kuning berlambang kerbau giras itu. Kunjungan berikutnya menuju ke rumah 

Lutvian Decky. Pemuda 25 tahun ini warga Jalan Kihajardewantoro, Desa Padeg, Kecamatan Cerme. Decky mengalami luka di bagian kepala akibat terkena lemparan batu.

Dalam kunjungannya, Kapolres Gresik menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi pada saat laga Gresik United versus Deltras Sidoarjo. Ia juga memastikan bahwa pihak kepolisian akan menindaklanjuti kasus bentrokan tersebut.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi pada saat laga Gresik United vs Deltras Sidoarjo. Kami juga akan menindaklanjuti kasus bentrokan tersebut secara profesional,” ucap Kapolres Gresik.

Kapolres Gresik juga menyampaikan bahwa pihaknya siap memfasilitasi home visit bagi korban bentrokan. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi korban. “Kami siap memfasilitasi home visit bagi korban bentrokan. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi korban,” kata Kapolres Gresik.

Kunjungan Kapolres Gresik ini disambut baik oleh keluarga korban. Mereka mengapresiasi upaya kepolisian untuk menyelesaikan kasus bentrokan tersebut. “Kami mengapresiasi upaya kepolisian untuk menyelesaikan kasus bentrokan ini. Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” kata keluarga korban.

Seperti diberitakan, kericuhan antara suporter dengan aparat kepolisian terjadi pascapertandingan Gresik United menjamu Deltras Sidoarjo di Stadion Gelora Joko Samudro pada Minggu, 19 November 2023. Dalam laga kelanjutan Liga 2 itu, tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu keok 1-2. Kericuhan itu mengakibatkan 7 suporter dan 10 anggota Polres Gresik mengalami luka-luka. Untuk membubarkan aksi itu polisi akhirnya menembakkan gas air mata. (yad)

Kunjungi Korban Kericuhan Suporter dengan Aparat Kepolisian, Kapolres Gresik Minta Maaf Selengkapnya

7 Suporter dan 10 Aparat Keamanan Mengalami Luka-luka, Ricuh Pascapertandingan GU Menjamu Deltras Sidoarjo 

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengaku prihatin kericuhan pascapertandingan di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Minggu, 19 November 2023. Kericuhan itu mengakibatkan 17 orang mengalami luka-luka. Rinciannya, tujuh korban dari pihak suporter dan 10 orang dari pihak aparat keamanan. Lima diantaranya masih menjalani perawatan hingga dinihari karena mengalami luka di bagian kepala akibat lemparan batu.

Menurut Adhitya Panji Anom kericuhan tersebut dipicu oleh kekecewaan suporter Gresik United atas kekalahan tim kesayangan mereka saat menjamu Deltras Sidoarjo. Skor 1-2. Kekecewaan tersebut kemudian diekspresikan dengan melakukan pelemparan batu terhadap kendaraan bus pemain Deltras Sidoarjo.

“Sehingga pihak Kepolisian mengambil langkah-langkah preventif dengan menembakan gas air mata secara prosedur di luar stadion untuk membubarkan massa,” ucap Kapolres AKBP Adhitya Panji Anom di Mapolres Gresik pada Minggu malam, 19 November 2023. Adhitya didampingi Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra dan Humas Polres Gresik melanjutkan peristiwa itu mengakibatkan kerusakan material dan korban luka, baik dari pihak suporter maupun petugas kepolisian.

Dari kejadian tersebut ada korban dari pihak suporter ada 7 orang luka-luka dan dari pihak aparat keamanan sebanyak 10 orang. Lima diantaranya masih menjalani perawatan hingga dinihari karena mengalami luka di bagian kepala akibat lemparan batu. (yad)

7 Suporter dan 10 Aparat Keamanan Mengalami Luka-luka, Ricuh Pascapertandingan GU Menjamu Deltras Sidoarjo  Selengkapnya

Pelatih GU Rudy Eka Priyambada Undur Diri, Imbas Keok Menjamu Deltras Sidoarjo 

GRESIK,1minute.id – Pelatih kepala Gresik United Rudy Eka Priyambada mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri itu, terkait dengan hasil buruk yang dijalani di dua laga sebelumnya. Dalam 8 kali laga,  Gresik United 4 laga menang dan 4 laga kalah. Kesebelasan yang berjuluk Laskar Joko Samudro itu mengumpulkan 12 poin. Kekalahan kali terakhir ketika Gresik United menjamu Deltras F.C dengan skor 1 : 2 di Stadion Gelora Joko Samudro pada Minggu, 19 November 2023.

Rudy Eka Priyambada bergabung dengan Gresik United per September 2023. “Sesuai dengan apa yang saya bicarakan, kekalahan 1-2 dari Deltras FC yang menjadi duel gengsi serta reputasi daerah. Diri saya siap dievaluasi. Saya datang ke Gresik bukan tanpa poin. Saat ini masih di posisi ketiga. Untuk itu, berharap kedepan Gresik United bisa lebih bagus lagi,” ujar pelatih timnas putri itu pada Minggu, 19 November 2023.

Setelah resmi mundur sebagai pelatih kepala, dirinya berharap Gresik United terus menambah poin, dan bisa lolos ke babak selanjutnya dan naik Liga 1 di musim depan. “Ini mungkin hal yang terbaik saya putuskan, dan tidak mungkin ditarik kembali. Sampai disini saya menangani Gresik United,” tutur Rudy Eka.

Pelatih asal Jakarta tersebut, juga berpesan kepada muda Gresik United untuk terus berkarya serta berlatih yang baik, dan menjaga attitude saat berada di lapangan maupun di luar lapangan. “Siapapun pelatihnya, saya berpesan terus meningkatkan kemampuannya karena sepak bola butuh latihan kerja keras,” ungkapnya.

Rudy Eka Priyambada juga meminta maaf kepada suporter dengan hasil yang mengecewakan saat bermain di kandang sendiri. “Secara pribadi mohon maaf selama menangani Gresik United,” pungkas Rudi Eka. (yad)

Pelatih GU Rudy Eka Priyambada Undur Diri, Imbas Keok Menjamu Deltras Sidoarjo  Selengkapnya

Permenkop : KSP Wajib Mendaftarkan Karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, meminta para pengurus koperasi memetakan kebutuhan para anggota, sehingga dapat meningkatkan produktivitasnya.

“Kalau kita dalam koperasi, maka kita harus bekerja sama, untuk kepentingan bersama, dan digunakan bersama-sama, tidak boleh sendiri-sendiri. Maka koperasi harus disesuaikan dengan kebutuhan anggota,” kata Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah saat memberikan sambutan dalam acara Sosialisasi Peraturan Menteri (Permen) Koperasi dan UKM nomor 8 Tahun 2023 dan Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Gresik di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 17 November 2023. 

Sosialisasi diinisiasi oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan Gresik ini diikuti anggota Koperasi Wanita (Kopwan) , Koperasi Simpan Pinjam (KSP), Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS), dan Koperasi Karyawan (Kopkar). 

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah melanjutkan sosialisasi ini penting agar para anggota koperasi dapat selalu update informasi terbaru yang bermanfaat dan juga harus terus berinovasi untuk masa depan yang lebih baik.

Agenda utama sosialisasi ini terkait peraturan terbaru bagi koperasi yang memiliki unit simpan pinjam. Serta memberikan pemahaman kepada koperasi  untuk kewajibannya mendaftarkan jaminan ketenagakerjaan bagi karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan Gresik.

“Nanti panjengen semua akan mendapatkan informasi yang lengkap terkait aturan yang baru. Saya harap dengan ini akan menumbuhkan rasa berinovasi, sehingga masyarakat Gresik mendapatkan jaminan masa depan yang baik.” tuturnya di depan 200 peserta dari koperasi di Gresik.

Dalam kesempatan itu, Kepala Diskoperindag Malahatul Fardah dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gresik Bunyamin Najmi, menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKm), serta Jaminan Hari Tua (JHT) kepada 2 orang asal Kecamatan Dukun. Mereka adalah ahli waris Alm Ahmad Misbahudin dari Pemdes Imaan yang menerima bantuan senilai Rp 50.567.900, dan ahli waris Alm Mahbub Junaidi dari Pemdes Bangeran senilai Rp. 52.949.990. (yad)

Permenkop : KSP Wajib Mendaftarkan Karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan  Selengkapnya

Limbah Kayu PT Asia Raya Industri Jadi Abu, Damkarmat Butuh 12 Jam Memadamkan Api

GRESIK,1minute.id – Limbah kayu PT Asia Raya Industri terbakar. Petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Gresik membutuhkan 12 jam untuk menjinakkan api di pabrik berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono, Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas itu

“Tadi malam pukul 23.45 WIB baru selesai pemadaman,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Kamis, 16 November 2023. 

Kebakaran limbah pabrik kayu PT Asia Raya Industri itu terjadi mulai Rabu, 15 November 2023. Sekitar pukul 10.05 WIB seorang warga melaporkan kebakaran tersebut. Kondisi cuaca saat sangat terik, suhu udara Sekitar 34 derajat celcius. Sejumlah pekerja tiba-tiba melihat kobaran api yang membakar limbah sampah kayu tersebut. Tidak diketahui penyebab kebakaran tersebut. 

Hembusan angin dan material limbah sampah potongan kayu kecil sehingga api melebar ke area limbah kayu sekitar dengan cepat. Kobaran api membuat seorang karyawan di pabrik sebelah khawatir sehingga melaporkan kejadian itu kepada petugas Damkarmat Gresik. Tiga unit mobil Damkarmat Gresik dikerahkan. Namun, karena material yang terbakar adalah tumpukan limbah kayu sehingga petugas membutuhkan waktu cukup lama. 12 jam. “Untung selama proses pemadaman kami mendapatkan suplai air,” kata Sinaga. 

Kebakaran yang terjadi di pabrik kayu PT Asia Raya Industri ini menambah panjang daftar musibah kebakaran yang terjadi di Kota Industri-sebutan Lain-Kabupaten Gresik ini.  Dara Damkarmat Gresik sampai 15 November 2023 tercatat 33 kejadian kebakaran. Artinya, rata-rata 2 kejadian kebakaran setiap harinya. “Kami belum mengetahui penyebab kebakarannya,” tegasnya. (yad)

Limbah Kayu PT Asia Raya Industri Jadi Abu, Damkarmat Butuh 12 Jam Memadamkan Api Selengkapnya

Pelaku Curanmor Apes, Terendus Polisi, Tinggalkan 2 Unit Motor, 1 Pelaku Ditembak

GRESIK,1minute.id – Satu lagi penjahat yang beroperasi di wilayah hukum Polres Gresik harus merasakan timah panas senjata milik anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Gresik. “Hadiah” itu diberikan karena tersangka berinisial AZ berusaha kabur ketika akan ditangkap. Dua peluru bersarang di bagian kaki kiri pemuda 28 tahun ini yang ditengarai spesialis pencurian kendaraan bermotor di kawasan permukiman di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Diantaranya, kali terakhir beraksi di kawasan permukiman Randuagung, Kecamatan Kebomas pada Sabtu, 11 November 2023. Sepeda motor Honda Vario milik korban digasak AZ bersama koleganya berinisial UZ, 24, melarikan diri dan masuk daftar pencurian orang ( DPO) itu.

“Pelaku kami amankan ketika beberapa jam setelah kejadian. Tapi, satu pelaku lainnya melarikan diri,” kata Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom didampingi Kasatreskrim AKP Aldhino Prima Wirdhan di Mapolres Gresik pada Selasa, 14 November 2023.

Menurut keterangan polisi, pada Sabtu, 11 November 2023 sekitar pukul 03.00 WIB, anak buah Aldhino Prima Wirdhan, Kasatreskrim Polres Gresik sedang melakukan penggal jalan di sejumlah ruas jalan yang dianggap rawan terjadi kriminalitas jalanan. Tim reserse mobile (resmob) dipimpin oleh Ipda Komang Andhika, Kepala Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Gresik melihat ada motor Honda Vario nomor polisi bila dibaca ” M 4444 NJA melintas di Jalan R.A.Kartini, Gresik.  Motor melaju kecepatan tinggi. Dibelakang ada motor Honda Vario lainnya.

Insting polisi mencium gelagat mencurigakan sehingga kemudian melakukan pengejaran. Dua pengemudi motor melaju ke Jalan Mayjend Sungkono, Kebomas. Merasa aksinya tercium polisi, mereka lalu meninggalkan kedua motor tersebut di pinggir jalan. Selanjutnya, kabur dalam semak-semak. Polisi terus melakukan penyisiran hingga menjelang Subuh. Hanya terduga berinisial AZ terlihat. Tembakan peringatan tidak digubris sehingga timah panas diarahkan ke bagian kaki. Tersangka AZ meringis kesakitan.

Dalam  pemeriksaan, pemuda 28 tahun itu “menyanyi” bersama UZ, 24, membongkar pagar dan menggasak sepeda motor warga. Namun, mereka nahas tertangkap sebelum menikmati hasil dari kejahatannya. “Kedua pelaku berangkat dari Surabaya menuju Gresik mencari sasaran,” kata Aldino. Setelah menemukan sasaran, tersangka AZ, 28, sebagai eksekutor turun. Merusak gembok pagar dan menggasak motor milik warga di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas.  “Tersangka merusak kunci motor menggunakan kunci T,” imbuhnya. 

Sedangkan DPO UZ tetap berada diatas motor nopol M-4444-NJA itu. Setelah berhasil kabur dengan motor masing-masing. Namun, sepandai-pandai tupai melompak, bisa juga jatuh. “Tersangka kami jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara,” terang Aldhino Prima Wirdhan. (yad)

Tersangka Curanmor Apes, Terendus Polisi, Tinggalkan 2 Unit Motor, 1 Pelaku Ditembak

GRESIK,1minute.id – Satu lagi penjahat yang beroperasi di wilayah hukum Polres Gresik harus merasakan timah panas senjata milik anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Gresik. “Hadiah” itu diberikan karena tersangka berinisial AZ berusaha kabur ketika akan ditangkap. Dua peluru bersarang di bagian kaki kiri pemuda 28 tahun ini yang ditengarai spesialis pencurian kendaraan bermotor di kawasan permukiman di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Diantaranya, kali terakhir beraksi di kawasan permukiman Randuagung, Kecamatan Kebomas pada Sabtu, 11 November 2023. Sepeda motor Honda Vario milik korban digasak AZ bersama koleganya berinisial UZ, 24, melarikan diri dan masuk daftar pencurian orang ( DPO) itu.

“Pelaku kami amankan ketika beberapa jam setelah kejadian. Tapi, satu pelaku lainnya melarikan diri,” kata Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom didampingi Kasatreskrim AKP Aldhino Prima Wirdhan di Mapolres Gresik pada Selasa, 14 November 2023.

Menurut keterangan polisi, pada Sabtu, 11 November 2023 sekitar pukul 03.00 WIB, anak buah Aldhino Prima Wirdhan, Kasatreskrim Polres Gresik sedang melakukan penggal jalan di sejumlah ruas jalan yang dianggap rawan terjadi kriminalitas jalanan. Tim reserse mobile (resmob) dipimpin oleh Ipda Komang Andhika, Kepala Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Gresik melihat ada motor Honda Vario nomor polisi bila dibaca ” M 4444 NJA melintas di Jalan R.A.Kartini, Gresik.  Motor melaju kecepatan tinggi. Dibelakang ada motor Honda Vario lainnya.

Insting polisi mencium gelagat mencurigakan sehingga kemudian melakukan pengejaran. Dua pengemudi motor melaju ke Jalan Mayjend Sungkono, Kebomas. Merasa aksinya tercium polisi, mereka lalu meninggalkan kedua motor tersebut di pinggir jalan. Selanjutnya, kabur dalam semak-semak. Polisi terus melakukan penyisiran hingga menjelang Subuh. Hanya terduga berinisial AZ terlihat. Tembakan peringatan tidak digubris sehingga timah panas diarahkan ke bagian kaki. Tersangka AZ meringis kesakitan.

Dalam  pemeriksaan, pemuda 28 tahun itu “menyanyi” bersama UZ, 24, membongkar pagar dan menggasak sepeda motor warga. Namun, mereka nahas tertangkap sebelum menikmati hasil dari kejahatannya. “Kedua pelaku berangkat dari Surabaya menuju Gresik mencari sasaran,” kata Aldino. Setelah menemukan sasaran, tersangka AZ, 28, sebagai eksekutor turun. Merusak gembok pagar dan menggasak motor milik warga di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas.  “Tersangka merusak kunci motor menggunakan kunci T,” imbuhnya. 

Sedangkan DPO UZ tetap berada diatas motor nopol M-4444-NJA itu. Setelah berhasil kabur dengan motor masing-masing. Namun, sepandai-pandai tupai melompak, bisa juga jatuh. “Tersangka kami jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara,” terang Aldhino Prima Wirdhan. (yad)

Pelaku Curanmor Apes, Terendus Polisi, Tinggalkan 2 Unit Motor, 1 Pelaku Ditembak Selengkapnya

Kick Off PHI-95, Wabup Gresik: Keberhasilan Pembangunan Tidak Lepas Peran Perempuan 

GRESIK,1minute.id – Ribuan perempuan dari berbagai profesi, kalangan dan usia berkumpul di Istora Senayan, Jakarta pada Selasa, 14 November 2023. Para emak-emak berkumpul untuk menandai Kick Off Peringatan Hari Ibu (PHI) yang dihadiri oleh Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin itu.

Wakil Bupati Gresik Aminatun, diantara ribuan perempuan yang hadir di acara tersebut. Sejumlah rencana kegiatan akan digelar pada PHI yang diperingati setiap 22 Desember yang akan memasuki 95 tahun itu.

Pelaksanaan PHI-ke 95 mengangkat tema utama “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju”, yang memiliki 4 sub tema yakni Perempuan Bersuara, Perempuan Berdaya dan Berkarya, Perempuan Peduli, Perempuan dan Revolusi. 

Empat sub tema tersebut diambil untuk membingkai semangat dan gerakan perempuan yang selanjutnya akan didetailkan melalui kegiatan-kegiatan yang relevan, yang akan menjadi rangkaian dari keseluruhan PHI ke-95..Menurut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, keberhasilan daerah dalam aspek pembangunan, tak lepas dari peran perempuan didalamnya. Keterlibatan perempuan ini untuk mewujudkan kesetaraan gender dan pemenuhan hak dasar perempuan dalam lingkup perencanaan, pelaksanaan hingga tindaklanjut program pembangunan daerah.

Peraturan Presiden (Perpres) dan Peraturan Daerah (Perda) untuk Pengarusutamaan Gender dalam rangka bersama-sama ikut terlibat pembangunan Kabupaten Gresik.

“Perencanaan, jalannya roda pemerintahan dimana semuanya melibatkan peran perempuan di Kabupaten Gresik ini masih sangat dibutuhkan,” kata Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. 

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah ini berharap momentum PHI ini harus menjadi penyemangat serta mengingatkan semua perempuan di Kabupaten Gresik untuk terus termotivasi. “Agar para perempuan selalu menanamkan dalam diri dan pikirannya, bahwa mereka adalah sosok yang kuat, tangguh, dan berdaya. Sosok yang berani bermimpi dan mampu mewujudkannya,” pesan Bu Min.

Wujud kesetaraan gender dan keterlibatan perempuan dalam memegang peranan strategis didalam pemerintah, lanjut Bu Min, dibuktikan dengan adanya sejumlah OPD di Pemerintah Kabupaten Gresik yang dipimpin oleh perempuan. Diantaranya Kepala Dinas KBPPPA, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kominfo serta Dinas CKPKP.

“Saya hadir tidak hanya sebagai Wakil Bupati, namun juga mewakili seluruh perempuan dari berbagai kalangan dan profesi yang ada di Gresik. Saya terkesima dengan semangat para perempuan kemajuan bangsa, khususnya di Kabupaten Gresik,” imbuhnya. (yad)

Kick Off PHI-95, Wabup Gresik: Keberhasilan Pembangunan Tidak Lepas Peran Perempuan  Selengkapnya

Setahun Edarkan SS di Pulau Bawean, Polisi Sita 31,86 Gram Sabu-sabu dari Madura

GRESIK,1minute.id – Peredaran narkoba di Pulau Bawean semakin mengkhawatirkan. Satuan Polisi Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Gresik menangkap Supandi. Lelaki 44 tahun ini, salah satu Bandar gede di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean. 

Dalam penggerebekan menjelang Mahrib di rumah lelaki 44 tahun di Dusun Gejem-gejem, Desa Pekalongan, Kecamatan Tambak,  Pulau Bawean, Kabupaten Gresik itu polisi menyita barang bukti sebanyak 31,86 gram. Barang bukti yang diamankan di Pulau Bawean ini terberat dalam kurun waktu 5 tahun terakhir ini.

Puluhan gram kristal bening sudah dikemas dalam psaket hemat (Pahe) dengan berat 0,8 gram sampai 2 gram. Siap untuk meracuni para pemuda kepulauan yang  berjarak 80 mil laut dari Kabupaten Gresik itu. Beruntung, polisi cepat mengendus niat jahat Supandi itu. 

Menurut Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan, Pengungkapan kasus peredaran sabu-sabu berawal dari informasi masyarakat bahwa ada peredaran sabu-sabu di Pulau Bawean. Sejumlah anggota Reskoba Polres Gresik dipimpin oleh Kaur Bin Ops Satreskoba Hajar Widagdo berangkat dari Pelabuhan Gresik menuju Pulau Bawean. Mereka berangkat menggunakan kapal cepat, Express Bahari dengan perjalanan 3-4 jam. 

Polisi melakukan pengintaian. Sekitar pukul 17.00 pada 9 November 2023 polisi bergerak memuju rumah Supandi di Desa Pekalongan, Kecamatan Tambak itu. “Pelaku kami amankan dirumahnya,” kata AKBP Adhitya Panji Anom didampingi Penjabat sementara (Ps) Kasatreskoba Polres Gresik Iptu Joko Supriyanto di Mapolres Gresik pada Selasa, 14 November 2023. 

Barang haram itu, disimpan di kolong almari kamar Supandi. Penyidik menjerat tersangka Supandi dengan pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Th. 2009 tentang narkotika. Selain mengedarkan, tersangka juga memakai narkotika itu dengan ancaman maksimal 20 tahun atau denda maksimal Rp 8 miliar. 

Tersngka Supandi mengaku sudah selama setahun menjadi pengedar narkoba di Pulau Bawean. Ia mengaku mendapatkan barang itu dari Pulau Madura. Barang diantar menggunakan perahu dari Pulau Madura ke Pulau Bawean. Selama ini jalur “tikus” ini nyaris tidak terendus aparat kepolisian. Pelanggan Supandi tidak hanya warga Kecamatan Tambak. Tapi, juga warga Kecamatan Sangkapura. “Semuanya orang dewasa. Ada juga nelayan,” katanya di Mapolres Gresik. (yad)

Setahun Edarkan SS di Pulau Bawean, Polisi Sita 31,86 Gram Sabu-sabu dari Madura Selengkapnya

Teliti Bandar Grissee, Dua Siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik Sabet Medali Perak OPSI Jenjang Nasional 

GRESIK,1minute.id – Dua siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik kembali mengharumkan dunia pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Dua siswa itu adalah Anisah Rahma dan Nur Alisa, tergabung dalam tim  Poesponegoro Generation itu berhasil memboyong Medali Perak di ajang paling bergengsi Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2023 itu. 

Final OPSI 2023 digelar di Jakarta mulai 6-11 November 2023. Awarding Kompetensi Penelitian Siswa Indonesia terbesar diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) digelar di Jakarta pada Jumat malam, 10 November 2023. Finalis 

Anisah Rahma dan Nur Alisa, keduanya siswa kelas IX di sekolah yang dipimpin oleh Arif Abd Rachman itu menyisihkan ribuan siswa lainnya se-Indonesia. Selama 6 bulan, mulai Maret – Agustus 2023, mereka didampingi guru pembimbing Surya Yetni melakukan penelitian. Mereka mendatangi sejumlah UMKM di sekitar Bandar Grissee hingga larut malam. Karena geliat ekonomi pascarevitalisasi kawasan heritage, Bandar Grissee menjadi destinasi baru bagi warga Gresik. Geliat ekonomi pun tumbuh. UMKM bermunculan. 

Fonomena baru itu membuat dua siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik yang berlokasi di Jalan Proklamasi, Gresik itu melakukan penelitian. Penelitian mereka berjudul “Pengaruh Revitalisasi Bandar Grissee Terhadap Peningkatan UMKM Di Kabupaten Gresik”.  Di tingkat kabupaten Gresik, hasil penelitian dua siswa kelas IX itu meraih juara pertama. 

Kemudian, mereka melangkah ke OPSI jenjang nasional. Proposal dan naskah penelitian siswa yang dibimbing oleh gurunya, Surya Yetni ini lolos final dan meraih Medali Perak OPSI 2023.

Peserta OPSI 6.643 Tim

Peserta seleksi OPSI berasal dari peserta didik jenjang SMP dan SMA sederajat secara nasional mencapai 6.643 tim yang telah mendaftar pada laman BPTI. Finalis dalam kompetisi sudah melalui seleksi dan proposal naskah penelitian berjumlah ratusan. Salah satunya adalah Anisah Rahma dan Nur Alisa. 

Nur Alisa mengaku sangat senang bisa terpilih menjadi finalis dan meraih medali Perak OPSI 2023 setelah berhasil menyelesaikan tahap satu yaitu pengajuan laporan penelitian. “Tapi juga deg-degan karena harus ngelewatin tahap selanjutnya yaitu wawancara dan presentasi,” kata Nur Alisa melalui pesan WhatApps pada Minggu, 12 November 2023.

SANG JUARA OPSI: (kiri) Anisah Rahma dan Nur Alisa bersama salah satu tim penguji dalam Awarding Kompetesi OPSI 2023 BPTI, Puspresnas, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di Jakarta pada Jumat malam, 10 November 2023 ( Foto: SPENPAT untuk 1minute.id)

Saat prestasi dan wawancara, katanya, tentunya deg-degan banget dan grogi. “Tapi dengan doa, sholawat dan percaya diri waktu di depan penilai akhirnya bisa lancar waktu presentasi dan wawancara,” ujarnya. Anisah Rahma dan Nur Alisa tidak menduga hasil penelitian bisa meraih medali Perak. “Benar-benar senang, ga nyangka juga, pokoknya campur aduk dan Alhamdulillah karena perjuangan aku bersama temen tim aku Anisah Rahma dan pembimbing aku bu Surya ternyata ga sia-sia,” ujarnya. “Karena bu Surya dan guru-guru lain selalu bilang supaya kita percaya kalau proses itu ga bakal mengkhianati hasil,” imbuhnya. 

Sementara itu, Guru Pembimbing OPSI SMP Negeri 4 Gresik Surya Yetni mengaku bersyukur penelitian yang dilakukan Anisah Rahma bersama Nur Alisa (Lilis) bisa masuk final dan meraih Medali Perak OPSI nasional. “Alhamdulillah ini adalah prestasi yang luar biasa. Karena masuk ke OPSI Nasional itu tidak lah mudah, Anisah dan Lilis mau berproses & berjuang dan Alhamdulillah mereka berhasil mendapatkan medali Perak. Semoga ini menjadi motivasi bagi semua siswa SMP negeri 4 Gresik kedepannya,” kata Surya pada Minggu, 12 November 2023.

“Meneliti itu seru, kata inilah yang harus terus ditanamkan ke seluruh siswa UPT SMP N 4 Gresik, sehingga seluruh siswa mampu menjadi peneliti peneliti di dunianya,” imbuhnya. 

Setidaknya melalui kegiatan penelitian OPSI tingkat kelas yang diadakan saat HUT UPT SMPN 4 Gresik yang lalu. Kemudian studi riset di berbagai daerah akan meningkatkan kemampuan meneliti siswa SMP Negeri 4 (SPENPAT). “Dan juara kali ini bukanlah akhir, tapi awal bagi kemajuan anak-anak SPENPAT,” tegasnya. 

Sebelumnya, dua siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik mengharumkan dunia pendidikan dikancah nasional. Dua siswa prestasi itu adalah Gita Nabilah Ramadhani Erfina dan Nur Alisa. Keduanya siswa kelas IX di sekolah berlokasi di Jalan Proklamasi 17 Gresik yang dipimpin oleh Arif Abd Rohman itu. Gita menyabet juara pertama. Sedangkan, Alisa runner up. Gita dan Nur Alisa berhasil menyisihkan ratusan pelajar lainnya se-Indonesia di puncak perlombaan mengusung tema “Damai Indonesia” untuk memeriahkan HUT ke-13 BNPT itu digelar di Jakarta pada Jumat malam, 28 Juli 2023. (yad)

Teliti Bandar Grissee, Dua Siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik Sabet Medali Perak OPSI Jenjang Nasional  Selengkapnya