Rumah BUMN Segera Hadir Di Gresik, Arya Sinulingga Memastikan 6 Bulan Berdiri 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menggelar pasar murah yang dikemas dalam acara “Pasar Rakyat dan Bazar UMKM” di Stadion Tri Dharma, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 2 Februari 2023. Kegiatan ini dihadiri Staf Khusus (Stafsus) III Menteri BUMN Arya Mahendra Sinulingga, SEVP Operasi Petrokimia Gresik I Ketut Rusnaya, Sekretaris Perusahaan Yusuf Wibisono dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta Asisten I Pemkab Gresik Suyono. 

Arya Sinulingga dalam sambutannya berharap Petrokimia Gresik bisa memberikan manfaat lebih besar untuk masyarakat. “Kita harus bisa memberikan manfaat, termasuk pemberdayaan masyarakat sekitar perusahaan. Kaitannya dengan pemberdayaan, silakan Petrokimia Gresik berkolaborasi dengan PNM,” kata Arya Sinulingga. 

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pembiayaan. PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekaar) merupakan layanan permodalan berbasis kelompok yang diperuntukkan bagi perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro, baik yang ingin memulai usaha maupun mengembangkan usaha.

“Petrokimia Gresik nanti memberikan pelatihan, sementara PNM memberikan modal sehingga pelatihan yang sudah diperoleh sebelumnya, dilanjutkan dengan usaha akan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat,” lanjutnya. Arya mengatakan saat Kementrian BUMN telah memberikan bantuan modal sebanyak 96 ribu atau sepertiga dari jumlah keluarga di Gresik. “Bahkan melebihi jumlah keluarga prasejahtera di Gresik. Jumlah prasejahtera di Gresik berjumlah 80 ribuan. Kita kasih pinjaman untuk bisnis usaha mikro. Disamping itu ada UMKM,” tegasnya.

Ia melanjutkan BUMN berkomitmen untuk mensejahterakan masyarakat Gresik. “Berapapun kebutuhan permodalan dari masyarakat Gresik kami akan siap bantu, untuk kesejahteraan dan mengurangi tingkat pengangguran,” tandas Arya.

Arya mengatakan dalam waktu dekat Kementerian BUMN akan membangun Rumah BUMN di Gresik. “Maksimal 6 bulan Rumah BUMN sudah berdiri di Gresik,” tandasnya. Berdirinya Rumah BUMN itu, Arya berharap nantinya semua UMKM di Gresik memiliki rumah. “Rumah tempat mereka bisa mendapatkan pelatihan,  tempat mereka bisa membeli bahan-bahan. Bisa juga untuk tempat mereka mendapatkan pinjaman modal,” katanya. 

Selain itu, Kementerian BUMN juga terus mendorong UMKM naik kelas. UMKM akan diikutkan dalam pameran ke luar negeri. “Dan tadi ada peluang bagi UMKM untuk mengikuti pameran di luar negeri. Jadi tidak perlu kurasi rumit. Kita tahu ini laku atau tidak laku di luar negeri.  Sepanjang enak kadang-kadang kemasan sederhana masih bisa. Asalkan sehat. Kita mencoba memberikan harapan kepada UMKM di Gresik bisa bangkit dan peluang bisa ekspor,” tegasnya. 

Terpisah, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan dalam kegiatan ini, Petrokimia Gresik juga memfasilitasi 50 UMKM binaan yang berasal dari Kabupaten Gresik. Petrokimia Gresik dalam menjalankan usahanya tidak hanya menghasilkan produk berkualitas untuk memajukan pertanian di Indonesia, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan juga mendorong kesejahteraan masyarakat dengan pendampingan UMKM.

“Sudah menjadi tradisi, masyarakat Gresik akan banyak berbelanja untuk persiapan Ramadan. Peluang inilah yang kita hadirkan untuk para pelaku UMKM binaan,” ujar Dwi Satriyo. 

Dwi Satriyo menambahkan, kegiatan ini selaras dengan arahan Menteri BUMN RI, Erick Thohir untuk memfokuskan Anggaran TJSL pada bidang lingkungan, pendampingan UMKM dan bidang pendidikan. Seperti diketahui, dalam pendampingan UMKM, Petrokimia Gresik memiliki program bernama Mitra Kebanggaan (Mangga) dan telah membantu ratusan UMKM yang tersebar di berbagai daerah.

“Bazar UMKM ini sekaligus menjadi salah satu program pendampingan dari perusahaan untuk sarana promosi dan penjualan. Melalui kegiatan ini produk mereka dapat dikenal dan memudahkan dalam membangun jaringan usaha,” ujarnya.

Sementara, Asisten I Pemkab Gresik Suyono yang turut hadir mewakili  Bupati Gresik, mengapresiasi peranan Petrokimia Gresik karena banyak memberikan kontribusi bagi masyarakat Gresik selama ini. “Kegiatan sembako murah, pameran UMKM seperti pada saat HUT kemarin, bantuan kesehatan dan pendidikan sering dijalankan Petrokimia Gresik, dan saat ini kembali digelar atas inisiasi Kementerian BUMN,” tandasnya.

Ia pun mengajak masyarakat Gresik untuk memberikan dukungan bagi perusahaan, sehingga operasionalnya dalam dalam memajukan pertanian di Indonesia dapat berjalan lancar. “Semakin maju Petrokimia Gresik, maka manfaat yang dapat masyarakat rasakan bisa semakin besar lagi. Sehingga kegiatan seperti ini dapat sering digelar,” tandasnya. (yad)

Rumah BUMN Segera Hadir Di Gresik, Arya Sinulingga Memastikan 6 Bulan Berdiri  Selengkapnya

Giliran Enam Desa Di Kecamatan Duduksampeyan Segera Menikmati Air Umbulan, Pemasangan 3.500 SR Gratis

GRESIK,1minute.id – Penantian panjang ribuan warga Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik mendapatkan air bersih telah teralisasi tahun lalu, 2022. Mereka harus menunggu 30 tahun untuk bisa menikmati air bersih. 

Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berusaha mewujudkan mimpi masyarakat Kecamatan Duduksampeyan untuk bisa menikmati air bersih dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta Gresik. 

Sosialisasi persiapan pekerjaan perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan DAK Umbulan mulai dilakukan oleh Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik di salah satu tempat pemancingan di Desa Sumengko, Kecamatan Duduksampeyan. Sosialisasi dipimpin langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kepala DCKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah dan Direktur Utama (Dirut) Perumda Giri Tirta Gresik Kurnia Suryandi. Serta, Camat Duduksampeyan Merista Dedy Hartadi,  tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Tomas) di Kecamatan Duduksampeyan.

“Saya berada di Kecamatan Duduksampeyan dalam rangka sosialisasi DAK SPAM Umbulan. Ini merupakan salah satu Program Nawa Karsa, yaitu Gresik Mapan dalam kaitannya dengan pendistribusian air bersih. Kami mendapatkan 3.500 sambungan rumah secara gratis dalam mendukung penyerapan air Umbulan, dimana target kita 1.000 liter per detik bisa terealisasi,” terang Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya pada Rabu, 1 Maret 2023.

Dalam sosialisasi ini, terlihat wajah-wajah semringah masyarakat yang bakal mendapatkan air bersih dari Umbulan, Pasuruan itu.  Sebanyak 3.500 sambungan rumah (SR) gratis tersebut rencananya akan digarap di 6 desa di Kecamatan Duduksampeyan, yakni Desa Petis Benem, Desa Wadak Lor, Desa Wadak Kidul, Desa Sumengko, Desa Duduksampeyan, dan Desa Sumari. “Semuanya ditargetkan akan selesai dan bisa mancur menjelang akhir tahun 2023,” tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani ini.

Pemkab Gresik mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat yang dikelola oleh Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik sebanyak 3.500  rumah akan mendapatkan sambungan rumah secara gratis. Airnya berasal dari sumber mata air Umbulan yang sudah layak minum dan sesuai standar Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Sementara, Kepala Dinas CKPKP Ida Lailatussa’diyah berharap dukungan penuh dari masyarakat sehingga pekerjaan perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan DAK Umbulan selesai tepat waktu. 

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin dalam proses pengerjaannya. Karena pastinya akan dilakukan penggalian di titik-titik pengerjaan, dan ini bisa mengganggu kenyamaman masyarakat semua. Namun, kami juga membuka seluas-luasnya komunikasi dari masyarakat jika ada kendala. Karena pada dasarnya semuanya kita lakukan untuk kepentingan masyarakat,” kata Ida.

Komitmen yang sama juga ditunjukkan Dirut Perumda Giri Tirta Kurnia Suryandi. Dirinya juga memohon maaf jika selama ini pelayanan Perumda Giri Tirta masih kurang maksimal.

“Insya Allah kedepan kami akan terus berbenah agar bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik,” kata Kurnia Suryandi. (yad)

Giliran Enam Desa Di Kecamatan Duduksampeyan Segera Menikmati Air Umbulan, Pemasangan 3.500 SR Gratis Selengkapnya

Honda HRV Versus Beat Adu Moncong dan Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Mobil terbakar kembali terjadi di Gresik. Kamis pagi tadi, 2 Maret 2023 mobil Honda HRV dan motor Honda Beat hangus terbakar. Sehari sebelumnya, minibus Suzuki Carry. 

Informasi yang dihimpun dari petugas pemadaman kebakaran (Damkar) Gresik sekitar pukul 03.00 WIB sebuah mobil Honda HRV nomor polisi (nopol) L 1903 ACE dikendarai Vito melaju dari Surabaya menuju Driyorejo atau arah selatan. Pagi itu, kondisi jalan lengang. Diduga mobil HRV itu melaju kecepatan tinggi.

Memasuki depan perumahan elit Jl Raya Petiken Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik tiba-tiba dari arah berlawanan ada pengemudi motor Honda Beat nopol S 4781 NA yang dikendarai Bayu. Belum diketahui identitasnya lengkap pengendara motor itu. 

Karena kondisi sangat dekat terjadi tabrakan. Dua kendaraan beda jenis, mobil dan motor itu beradu moncong. Honda Beat masuk kolong mobil HRV itu. Motor matik terseret sejauh 100 meter di jalan beraspal itu. Gesekan bodi motor dengan jalan itu menimbulkan percikan api yang memicu terjadinya kebakaran. 

Melihat api membesar Vito, pengemudi HRV menyelamatkan diri. Sedangkan, Bayu, pengendara motor gulung kuming di jalan raya. Bayu dikabarkan selamat. Api semakin membesar. Sekuriti perumahan Fahmi menghubungi petugas pemadaman kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Gresik. Api terus melahap bodi motor dan HRV itu. Saat delapan petugas damkar dari Posko Driyorejo tiba api sudah membakar seluruh bodi mobil HRV dan motor Beat. 

Petugas damkar berhasil menjinakkan api setelah 15 menit kemudian. Kabar terbakar dua kendaraan itu langsung menyebar cepat ke masyarakat. Sehingga hitungan menit Jalan Raya Petiken, Driyorejo itu dari sepi menjadi riuh. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan kebakaran sekitar pukul 03.00 WIB. “Petugas dari posko Damkar Driyorejo tiba 7 menit kemudian. Mobil dan motor sudah terbakar,” kata Sinaga pada Kamis, 2 Maret 2023.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, mobil HRV dan Honda Beat terbakar berawal dari kecelakaan. Peristiwa kecelakaan ditangani oleh pihak kepolisian. “Kami hanya melakukan penyelamatan dan memadamkan api. Satu korban selamat di bawa kerumah sakit Anwar Medika, Krian,” terangnya. (yad)

Honda HRV Versus Beat Adu Moncong dan Terbakar  Selengkapnya

Ini Cita-cita Siswa TK Muslimat NU 29 Mahkota Saat Kunjungi Kantor Bupati Gresik 

GRESIK,1minute.id – Puluhan siswa Taman Kanak-kanak Muslimat NU 29 Mahkota berkunjung ke kantor Bupati Gresik pada Rabu, 1 Maret 2023. Tingkah anak-anak yang lucu itu membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kerap dibikin senyum. Senyum karena senang melihat bocah-bocah yang cerdas dan sehat itu. Selama 60 menit mereka bersama Bupati Gresik. 

Mereka pun punya mimpi yang berbeda-beda. Mereka mengaku ada memiliki cita-cita menjadi Bupati, dokter, guru,  arsitek dan lainnya. Hal tersebut, membuat Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani optimistis akan generasi masa depan yang berkualitas di Kabupaten Gresik.

“Mudah-mudahan apa yang menjadi cita-cita kalian semua di ridhai oleh Allah SWT,” ujarnya dan mereka menjawab amin… Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berikhtiar memajukan mutu pendidikan. Salah satunya rencana membangun museum digital dan perpustakaan di sejumlah kecamatan. 

“Tahun depan kami ingin membangun museum art digital dan juga perpustakaan di Balongpanggang, yang dulu sudah pernah direncanakan. Ini bertujuan untuk memberikan edukasi yang lebih para siswa di luar kelas, terutama Paud, TK, dan SD,” kata alumnus Fakultas Ekonomi Unair Surabaya itu.

Dalam kunjungan ini, siswa didampingi oleh Kepala TK Muslimat NU 29 Mahkota Luluk Madaniyah, guru dan perwakilan orang tua siswa itu, Gus Yani berpesan kepada mereka untuk memperhatikan tumbuh kembang putra-putri. Untuk mengetahui tumbuh kembang anak, orang tua wajib memberikan waktu luang untuk bermain bersama anak. Sehingga, anak-anak dapat mendapatkan perhatian yang mereka butuhkan.

“Saya punya rutinitas pada hari minggu pagi hari jam 6 sampai jam 9 pagi agar bisa memberikan waktu kepada anak-anak saya. Saya selalu menanamkan kepada anak-anak saya agar dapat mengidolakan orang tuanya. Karena ketika dia sudah mengidolakan orang tuanya, proses pendidikannya pun menjadi lebih cepat dan mudah.” ucap Gus Yani. (yad)

Ini Cita-cita Siswa TK Muslimat NU 29 Mahkota Saat Kunjungi Kantor Bupati Gresik  Selengkapnya

15 Rumah Warga Sawahan Disapu Angin Lesus, TNI-Polri Melakukan Perbaikan 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 15 rumah di Dusun Sawahan, Desa Balongmojo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik di sapu angin puting beliung pada Selasa, 28 Februari 2023. Puluhan rumah itu mengalami rusak. Sebagai besar genteng rumah rusak. Berterbangan. Hujan yang mengguyur Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik membuat korban angin lesus itu nginap kerumah kerabat atau tetangga. 

Aparat gabungan dari TNI-Polri bersama warga setempat turun tangan. Mereka gotong royong memperbaiki bagian genteng rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung itu pada Rabu, 1 Maret 2023. Gotong royong dipimpin oleh Kapolsek Benjeng Iptu Alimin Tunggal dan Danramil Benjeng Kapt Inf Mashudi.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Benjeng Iptu Alimin Tunggal 

mengatakan kehadiran TNI-Polri merupakan wujud kepedulian kepada warga yang sedang mengalami musibah bencana. ” Semoga kehadiran TNI-Polri setidaknya bisa membantu meringankan beban warga utamanya yang saat ini rumahnya rusak akibat bencan angin puting beliung,” kata Iptu Alimin. 

Angin puting beliung menerjang puluhan rumah warga sekitar pukul 19.30 WIB pada Selasa, 28 Februari 2023. “Mengingat saat ini musim penghuhan, kita semua harus waspada dan tetap berhati-hati dimanapun berada. Banyak doa kepada Tuhan Tang Maha Esa, agar kita semua diberikan keselamatan,” tutupnya.

Sutikno, salah satu warga Desa Balongmojo yang rumahnya rusak, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya TNI dan Polri dalam perbaikan atap rumahnya. Mengingat, perbaikan akan memakan waktu lama jika dikerjakan sendiri. 

“Alhamdulillah, pasca kejadian angin puting beliung, bapak-bapak TNI dan Polri datang untuk membantu kami warga Desa Balongmojo yang terkena dampak angin puting beliung. Mulai dari membersihkan puing-puing, hingga membantu perbaikan atap rumah. Sekali lagi kami sampaikan terima kasih,” ungkap Sutikno. (yad)

15 Rumah Warga Sawahan Disapu Angin Lesus, TNI-Polri Melakukan Perbaikan  Selengkapnya

Diduga Kabel Nyenggol Tangki BBM, Suzuki Carry Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Sebuah Suzuki Carry hangus terbakar di Jalan Raya Wringinanom, Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik pada Rabu siang, 1 Maret 2023. Tidak ada korban jiwa dalam musibah di siang bolong itu, sekitar pukul 12.40 WIB.

Informasi yang dihimpun Warno hendak pulang ke Jrebeng, Krian, Sidoarjo. Lelaki 55 tahun itu mengendarai mobil Suzuki Carry nopol S 1734 OE. Warno sendirian. Ketika memasuki Jalan Raya Wringinanom tepatnya di Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom mobil rakitan 1987 itu mogok. 

Warno pun turun. Ia berusaha memperbaiki mesin mobilnya tersebut. Ditengarai saat memperbaiki mobil penumpang itu menyenggol kabel yang mengalir ke bahan bakar.  Kabel beraliran listrik itu menimbulkan percikan api dan membakar bensin mobil tersebut. Percikan api ke bensin menimbulkan bara api. Warno panik. Apalagi api cepat membesar. Seorang warga bernama Hendik yang kebetulan melintas meminta bantuan Pemadam Kebakaran (damkar). 

Satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air dari pos Driyorejo meluncur ke tempat kejadian kebakaran (TKK) dan melakukan upaya pemadaman. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, dugaan awal penyebab terbakarnya Suzuki Carry itu karena percikan api yang menuju ke tangki bahan bakar. “Korban selamat. Namun, handphone,  dompet berisi uang Rp 900 ribu terbakar,” terang Sinaga. (yad)

Diduga Kabel Nyenggol Tangki BBM, Suzuki Carry Terbakar  Selengkapnya

PWI Menanam 250 Pohon Tabebuya, Bisa Menghidupi 500 Orang, Bupati Gresik : Bawa Pulang Piala Adipura ke Gresik 

GRESIK,1minute.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik menggelar penanaman pohon di sepanjang Jalan Raya Gresik-Lamongan pada Rabu, 1 Maret 2023. Gerakan peduli lingkungan ini rangkaian memperingati Hari Pers Nasional (HPN) dan Hari ulang tahun (HUT) ke-77 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengusung tema “Menanam Pohon Merawat Kehidupan”.

Hadir dalam gerakan nyata peduli lingkungan ini, diantaranya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Subaidah, perwakilan perusahaan dari Petrokimia Gresik, Wilmar Nabati Indonesia dan Indospring Tbk menjadi langkah awal memperbaiki kualitas lingkungan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Target pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik adalah membawa pulang Piala Adipura ke Gresik. Pemkab Gresik “puasa” Piala Adipura, penghargaan bergengsi di bidang kebersihan lingkungan sejak 2015.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, sejumlah strategi dirancang oleh Pemkab Gresik untuk mengembalikan Piala Adipura ke Gresik pada 2024. Strategi yang dilakukan adalah membangun tempat pengolahan sampah terpadu  (TPST) di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. “TPST Belahanrejo mulai beroperasi akhir tahun ini,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani kepada wartawan usai acara penanaman pohon di rest area atau titik nol Gresik di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan pada Rabu, 1 Maret 2023.

Persoalan sampah masih menjadi problem saat ini di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Sehingga indikator penilaian untuk mendapatkan Piala Adipura masih kurang. “Mudah-mudahan tahun depan kita bisa membawa pulang Piala Adipura ke Gresik,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. Selain persoalan sampah, imbuhnya, juga penghijauan yang belum maksimal. “Saya sudah membeli pohon sendiri,  uang sendiri dan saya kasihkan ke DLH untuk menanamnya,” terangnya.  

Pohon itu dibeli oleh Gus Yani, di sentra tanaman hias yang tersebar di tiga kecamatan Kedamean, Driyorejo dan Wringinanom.  Gus Yani memberikan teladan bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk peduli terhadap lingkungan. “Pohon itu nanti akan ditanam di sepanjang Jalan Raya Gresik-Lamongan,” ungkap.  Namun, penanaman pohon secara masal itu didahului oleh PWI Gresik. “Saya mengapresiasi. Karena akan semakin banyak pohon yang akan ditanam,” tegasnya. 

Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengatakan, meminta kepada DLH Gresik harus konsentrasi kepada perbaikan lingkungan. Kondisi lingkungan bersih, udara sehat. Ia mengaku mendukung upaya pemerintah yang menata kembali zona Manyar dan sekitarnya dengan melarang berdirinya stockpile Batubara di kecamatan Manyar dan sekitarnya.

Menurut Qodir, keberadaan stockpile batubara tersebut salah satu penyumbang rendahnya baku mutu air di kawasan itu. Ia mencontohkan landasan stockpile yang hanya beberapa sentimen. Selain itu, tidak ada penutup atapnya. “Ketika hujan air merembes ke tanah,” katanya. Karena itu, parlemen sepakat perapian zona Manyar tidak diperbolehkan adanya stockpile batubara baru itu. “Kami di DPRD Gresik sepakat itu (tidak boleh ada gudang stockpile batubara baru),” tegas Qodir yang juga Ketua DPC PKB Gresik itu.

Sebelumnya, Ketua PWI Gresik As’adi Ikhsan mengatakan, sebanyak 250 pohon tabebuya yang akan di tanam perbatasan  jalan Gresik-Lamongan. “Penanaman diawali di titik nol perbatasan Gresik-Lamongan ini,” kata As’adi. Ia menjelaskan pohon tentunya ini salah satu pohon peneduh yang bisa menyerap korbon dioksida (CO²). 

Satu pohon bisa menghasilkan 1,2 kilometer oksigen (o²). Kebutuhan oksigen manusia sebanyak 0,5 kilometer perhari. Sehingga satu pohon bisa menghidupi 2 orang. “Kalau 250 pohon tetebuya yang kami tanam hidup semua bisa menghidupi 500 orang,” terangnya. (yad)

PWI Menanam 250 Pohon Tabebuya, Bisa Menghidupi 500 Orang, Bupati Gresik : Bawa Pulang Piala Adipura ke Gresik  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Luncurkan Program Eco-Dropbox, Solusi Pengolahan Sampah Sediakan 5 Waste Station 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia meluncurkan program Eco-Dropbox kerja sama dengan PT Rekosistem sebagai terobosan untuk pengelolaan sampah di lingkungan perusahaan.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, program Eco-Dropbox adalah salah satu cara yang dilakukan Insan Petrokimia Gresik untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional yang diperingati setiap 21 Februari. 

Perangkat Eco-Dropbox, yang bernama Waste Station sementara akan dipasang di lingkungan perusahaan sebagai pilot project, tapi tidak menutup kemungkinan kedepan akan dikembangkan untuk masyarakat dengan melibatkan Pemerintah Daerah setempat.

“Kami menyediakan 5 waste station yang diletakkan di area perusahaan. Bagi karyawan yang mau memilah sampah, dan kemudian memasukkannya ke dalam waste station yang terletak di area perusahaan sesuai ketentuan, mereka akan mendapatkan dana e-wallet. Ini akan menjadi solusi untuk meperbaiki sistem pengelolaan sampah lebih baik dan efisien,” tandas Dwi Satriyo pada Selasa, 28 Februari 2023.

Teknisnya, karyawan pertama kali harus memilah antara sampah anorganik dan minyak jelantah. Sampah anorganik yang dimaksud antara lain plastik, kertas, kaca, dan sampah berupa perangkat elektronik (e-waste) seperti handphone rusak, serta sampah berbahan logam (metal). Setelah selesai dipilah, pastikan sampah tersebut bersih, dan kemudian dikemas dalam wadah tertutup sehingga tidak tercecer.

 Kedua, karyawan harus membuka aplikasi Rekosistem yang dapat diunduh dari Playstore atau App Store. Selanjutnya memilih Drop-in dan ikuti proses serta melengkapi data. Tahapan ketiga dan keempat, karyawan harus menuliskan Waste-ID di setiap kemasan dan memfotonya. Terakhir, karyawan menyetorkan sampahnya di Waste Station terdekat. Sampah-sampah tersebut bernilai 800 per kilogram yang reward-nya akan otomatis masuk ke dalam saldo e-wallet.

Lebih lanjut Dwi Satriyo menjelaskan bahwa upaya tersebut menjadi langkah nyata perusahaan untuk meminimalisasi dampak sampah. Seperti diketahui, sampah tidak hanya meninggalkan masa padat, tapi juga menghasilkan gas Emisi Rumah Kaca jika tidak dikelola dengan baik.

Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) timbulan sampah di Indonesia mencapai 18.893.843,32 ton/tahun. Namun, sampah yang terkelola masih 77.39%. Artinya masih jauh dari target Kebijakan Strategi Nasional (Jakstranas) dimana pada tahun 2025 target sampah terkelola mencapai 100%.

“Petrokimia Gresik sebagai industri manufaktur dan salah satu roda penggerak perekonomian bangsa tentu tidak dapat lepas dari sisa kegiatan usaha. Petrokimia Gresik selalu comply dalam melaksanakan kewajiban pengelolaan sisa kegiatan usaha guna mencegah terjadinya pencemaran lingkungan. Program Eco-Dropbox menjadi salah satu wujudnya,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Petrokimia Gresik Luncurkan Program Eco-Dropbox, Solusi Pengolahan Sampah Sediakan 5 Waste Station  Selengkapnya

SMP Islamic Qon Gelar Karya Menggunakan Kostum dari Plastik dan Daur Ulang Sampah

GRESIK,1minute.id – Satu sampah yang dibuang tidak pada tempatnya, adalah awal mula seribu bencana. Hal inilah yang ditanamkan SMP Islamic Qon Gresik kepada seluruh anak didiknya lewat kegiatan Pembukaan Gelar Karya dan Peresmian Bank Sampah pada Selasa, 28 Februari 2023.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah itu, ratusan siswa menggunakan kostum dari plastik dan sampah daur ulang. Mereka mempesona. 

Wabup Gresik Aminatun Habibah mengucapkan terima kasih pada keluarga besar SMP Islamic Qon yang sudah membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam menangani permasalahan sampah. “Kami merasa terharu. Karena permasalahan sampah ini merupakan permasalahan yang penting. Sampah yang menumpuk akan menjadi bencana di lain hari,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. 

Selain itu, Bu Min juga mengapresiasi berbagai karya hasil tangan siswa SMP Islamic Qon yang bahannya berasal dari sampah daur ulang. Bu Min menilai bahwa ini merupakan bukti bahwa barang-barang yang sebelumnya dianggap tidak bernilai, ternyata bisa menjadi indah dengan sentuhan kreativitas.

“Mudah-mudahan ini memicu sekolah-sekolah lain untuk mengimitasi apa yang sudah dilakukan oleh SMP Islamic Qon,” pungkasnya. SMP Islamic Qon yang menjadi satu-satunya sekolah penggerak swasta jenjang SMP di Kabupaten Gresik ini berkomitmen untuk menjadikan kegiatan gelar karya ini menjadi kegiatan tahunan.

“Lewat kegiatan ini diharapkan anak-anak mengenal tentang pemilahan dan pengolahan sampah. Bisa itu berupa kompos, bubur kertas, Ecoenzym, maupun menjadi handycraft,” terang Kepala SMP Islamic Qon Hj. Sholihah.

Dirinya juga menambahkan bahwa, kegiatan ini merupakan suatu pernyataan bahwa dunia pendidikan di Kabupaten Gresik juga ingin ambil peran dalam mewujudkan kesadaran peduli lingkungan. Khususnya dalam menjadikan Kabupaten Gresik menjadi zero waste city. (yad)

SMP Islamic Qon Gelar Karya Menggunakan Kostum dari Plastik dan Daur Ulang Sampah Selengkapnya

Penjaga Dilaporkan ke Polisi, Dibela Ahli Waris dan Spiritual 

GRESIK,1minute.id – Ki Sabdo Jagad Royo turun gunung. Spiritual asal Surabaya itu datang ke Desa Asempapak, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik pada Selasa, 28 Februari 2023.

Kedatangan paranormal yang sempat viral di media sosial itu untuk memberikan dukungan moral kepada M. Saluki, 63 tahun. Saluki yang penjaga lahan seluas seluas 2.105 meter persegi (m²) milik H. Harto Sholechan dilaporkan seseorang dengan dugaan melakukan memasuki lahan orang lain ke Polres Gresik. Padahal lelaki asal Jalan Pahang, Kelurahan Perak Timur, Kecamatan Pabean, Surabaya mengaku menjaga dan merawat lahan itu atas surat kuasa dari pemilik lahan hak atas tanah sertifikat hak milik No. 027 seluas 2.105 m² atas nama H. Harto Sholechan.

“Saya datang karena dia (Saluki,Red) sedang mencari keadilan. Kami sarankan jika Saluki tidak menerima keadilan untuk lapor ke Propam Polda Jatim dengan tujuan mendapatkan rasa keadilan. Kan aneh, orang punya bukti surat kuasa menempati lahan kok malah diusir dan dilaporkan,” ucapnya.

Ki Sabdo Jagad Royo saat itu didampingi oleh Saluki dan ahli waris pemilik lahan Fariz Surya Herlambang dan Datuk Ihsan Marsudi. 

Sementara itu, M. Saluki mengaku dirinya tidak habis pikir atas panggilan oleh penyidik Polres Gresik atas laporan tindak pidana memasuki pekarangan orang tanpa izin dari yang berhak yang berada di Jl. Pahlawan, Desa Asem Papak, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu.

“Hampir 1 tahun saya menempati lahan yang saat ini menjadi objek pelaporan di Polres Gresik. Saya memiliki surat kuasa untuk menempati lahan tersebut dari ahli waris pemilik lahan yakni Fariz Surya Herlambang dan Datuk Ihsan Marsudi,” jelas M. Saluki. Masih menurutnya, sesuai dengan surat kuasa dirinya bertindak atas nama pemberi kuasa mewakili untuk melakukan pekerjaan menjaga, mengurus, merawat serta menguasai hak atas tanah sertifikat hak milik No. 027 seluas 2.105 m² atas nama H. Harto Sholechan.

“Awalnya, saya diusir oleh aparat agar keluar dari lahan yang ada bangunan ini. Alasannya, ini bukan lahan miliknya. Akan tetapi saya mengelak karena saya memiliki surat kuasa dari ahli waris yang memiliki lahan ini. Saya tidak salah, saya hanya menempati lahan iki sesuai isi dari surat kuasa,” terangnya.

Ditambahkan Saluki, dirinya masih bingung atas pemanggilan saksi ke Polres Gresik. Pasalnya, dia menempati lahan itu memiliki dasar hukum yakni surat kuasa dari ahli waris bahkan sertifikatnya masih atas nama Alm. H. Harto Sholechan.

“Saya sebenarnya minta keadilan atas apa yang dilakukan oleh pihak yang melaporkan saya ke Polres Gresik. Kami menempati lahan ini bukan asal-asalan tapi ada mekanismenya. Kalau dituduh saya memasuki pekarangan tanpa izin pemilik itu salah besar. Ada dasar surat kuasa saya menempati lahan tersebut. Saat ini saya sudah dipanggil 2 kali oleh Polres Gresik. Pertama saya datangi, pemeriksaan yang kedua besok hari Jumat,” jelasnya sambil menunjukkan surat kuasa dari ahli waris pemilik lahan. 

Sementara itu, ahli waris pemilik lahan Fariz Surya Herlambang dan Datuk Ihsan Marsudi membenarkan kalau M Saluki sebagai orang yang menerima kuasa untuk menempati lahan yang saat ini ada proses pelaporan di Polres Gresik. 

“Tanah ini sertifikat masih atas nama Alm. H. Harto Sholechan dan tidak ada perubahan kepemilikan hak tanah saat ini. Berdasarkan Keterangan Surat Waris (KSW) Alm. Harto Sholechan memiliki ahli waris yakni Drs. H.Suprapto, Hj. Masbichah, Faisal Arie Johan, Fariz Surya Herlambang dan Reiza Linda Lupita. Semua ahli waris sepakat menguasakan untuk menempati lahan tersebut kepada M.Saluki,” tegas Fariz sambil memberikan bukti KSW dan Sertifikat hak milik atas tanah tersebut.

Ditambahkannnya, jika ada pihak yang mengakui tanah itu dan melaporkan ke Polres Gresik dengan tuduhan menempati pekarangan milik orang lain itu tidak benar. Karena pihak ahli waris telah memberikan kuasa untuk menempati lahan yang berada di Desa Asem Papak, Kecamatan Sidayu Gresik.

“Bukti kita kuat, dan aset-aset milik almarhum saat ini banyak yang di jual oleh pihak lain yang mengaku sebagai ahli waris. Akan tetapi semuanya tidak bisa balik nama,  karena ahli waris yang asli tidak ikut tanda tangan untuk peralihan hak atas aser tersebut,” tegasnya.

Untuk diketahui M.Saluki dilaporkan ke Polres Gresik berdasarkan LP/B/803/XII/2022/SPKT/ Polres Gresik/Polda Jatim tanggal 8 Desember 2022. (yad)

Penjaga Dilaporkan ke Polisi, Dibela Ahli Waris dan Spiritual  Selengkapnya