Tangis Haru Sainiyah, Bupati Gresik Menyerahkan PMI kepada Keluarga 

GRESIK,1minute.id – Tangis Nur Hayati alias Sainiyah pecah. Tangis haru perempuan 45 tahun itu setelah bertemu dengan keluarga di kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik pada Senin malam, 18 Juli 2022. 

Sainiyah, Pekerjaan Migran Indonesia (PMI) di Malaysia ini asal Desa Gelam, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Ia sempat di penjara selama 6 bulan karena tidak memiliki dokumen. Disnaker Gresik bersinergi dengan Kementerian Tenagakerjaan (Kemenajer) Indonesia menjemput Sainiyah di RS Darurat Wisma Atlet di Jakarta Utara. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Kadisnaker Gresik Andhi Hendro Wijaya menyerahkan Sainiyah kepada keluarganya. “Semoga kejadian ini tidak terjadi lagi pada pekerja dari Gresik,”ujar Bupati Fandi Akhmad Yani.  Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengapresiasi kinerja Disnaker Gresik bersinergi dengan Kementerian Tenagakerjaan untuk memulangkan Sainiyah. Sebab, memberikan perlindungan kepada Tenaga kerja menjadi tanggung jawab pemerintah. 

Sainiyah adalah potret buram PMI. Sainiyah sudah bekerja selama 20 tahun di negeri jiran, Malaysia. Ia bekerja sebagai cleaning service di Jalan Duta, Kuala Lumpur, Malaysia. Akhir Desember 2021, Sainiyah sedang menunggu bus ditangkap oleh aparat kepolisian Diraja Malaysia. Karena tidak memiliki dokumen, Sainiyah kemudian di penjara. 

Sejak Desember 2021 itu, Sainiyah tidak bisa berkomunikasi dengan pihak keluarga di Desa Gelam, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Setelah menjalani penahanan selama 6 bulan Sainiyah kemudian di deportasi ke Indonesia. Kondisi Sainiyah sakit. Ia pun kemudian dirawat di RS Atlet di Jakarta Utara. 

Kementerian Ketenagakerjaan mengidentifikasi Sainiyah berasal Kabupaten Gresik. Kadisnaker Gresik Andhy Hendro Wijaya kemudian menjemput Sainiyah ke Jakarta. Sainiyah tiba di kantor Dinas Tenaga Kerja Gresik pada Senin, 18 Juli 2022 sekitar pukul 18.00 WIB. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama keluarga Sainiyah sudah menunggu di kantor Disnaker berada di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas. 

Dalam Kementerian Ketenagakerjaan, pada 2005, Sainiyah pernah di deportasi dari Malaysia. Namun, tiga tahun kemudian atau 2008 Sainiyah kembali nekat berangkat ke Malaysia tanpa dokumen. (yad)

Tangis Haru Sainiyah, Bupati Gresik Menyerahkan PMI kepada Keluarga  Selengkapnya

Penyidik Menahan Empat Tersangka Penistaan Agama, Manusia Menikahi Kambing, Kebut Pemberkasan

GRESIK,1minute.id – Penyidik Polres Gresik menahan sebanyak empat tersangka dugaan penistaan agama pernikahan manusia dengan kambing. Kali terakhir penahanan kepada tersangka Nur Hudi Didin Ariyanto pada Senin, 18 Juli 2022. 

Penahanan oknum anggota DPRD Gresik itu setelah penyidik Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Gresik melakukan pemeriksaan selama 8 jam. Mulai pukul 09.00 WIB sampai 16.00 WIB. Tersangka Nur Hudi, pemilik Pesangrahan Keramat Ki Ageng di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik dilakukan penahanan oleh penyidik Badal Asar. 

Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro mengatakan, semua tersangka berjumlah empat orang dalam perkara penistaan agama pernikahan manusia dengan kambing telah dilakukan penahanan. “Tadi sore, tersangka berinisial N (Nur Hudi Didin Ariyanto, Red) dilakukan penahanan,”katanya di Mapolres Gresik pada Senin malam, 18 Juli 2022.

Ia tersangka keempat. Apakah ada tersangka lainnya? “Hanya empat yang ditetapkan sebagai tersangka. Tidak ada tersangka baru,”katanya. Setelah melakukan penahanan empat tersangka, kini penyidik berfokus untuk menyelesaikan pemberkasan berita acara pemeriksaan (BAP).

Penyidik Polres Gresik memiliki waktu maksimal 60 hari untuk melimpah berkas perkara kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik.  Penahanan pertama selama 20 hari. Bila pemberkasan belum selesai, penyidik bisa memperpanjang selama 40 hari. 

“Kita akan percepatan pemberkasannya dan melimpah ke Kejaksaan. Mohon doanya,”kata Iptu Wahyu Rizki Saputro. Wahyu mengatakan, keempat tersangka mengakui perbuatan sehingga penyidik tidak mendapatkan kesulitan ketika melakukan pemeriksaan. 

Selain mempercepat pemberkasan, tambahnya, penyidik akan mengirimkan surat tembusan kepada sejumlah pihak. Mulai dari Polda Jatim, Gubernur Jatim, DPRD Gresik dan pihak lain terkait penahanan oknum anggota DPRD Gresik itu. 

Seperti diberitakan, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik menyatakan perkawinan manusia dengan kambing menggunakan syariat Islam adalah penodaan atau penistaan agama. Keempat orang yang terlibat aktif dinyatakan telah murtad. 

Mereka adalah Arif Syaifullah, pemilik Sanggar Cipta Alam juga konten medsos ; Syaiful Arif, mempelai pria ; Sutrisna alias Krisna, Penghulu dan Nur Hudi Didin Ariyanto, pemilik Pesanggrahan Keramat Ki Ageng, tempat proses hajatan pernikahan nyeleneh itu. 

Mereka menjalani mengucapkan Kalimat Syahadat di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik. Mereka menangis dan mengaku menyesali perbuatan itu. Namun, mereka bersikukuh perkawinan manusia dengan kambing betina bernama Sri Rahayu binti Bejo itu  untuk konten medsos. Syaiful Arif, pengantin pria mengaku tidak ada malam pertama dengan “Sri Rahayu”. Ia pun mengaku sejak video viral, ia dimarahi oleh istrinya. “Saya jelaskan itu hanya konten. Istri bisa menerima,”katanya waktu di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik. (yad)

Grafis :

Tersangka Pernikahan Nyeleneh 

1. Arif Syaifullah selaku pembuat konten dan Pemilik Sanggar Cipta Alam. Jerat pasal 44a Ayat 2 UU ITE Juncto Pasal 156a KUHP

2. Syaiful Arif Pemeran selaku pengantin pria, jerat pasal Pasal 156a KUHP 

3. Sutrisna alias Krisna selaku pemeran penghulu, jerat pasal Pasal 156a KUHP 

4. Nur Hudi Didin Arianto selaku penyedia tempat, jerat pasal Pasal 156a KUHP

(Sumber Polres Gresik)

Penyidik Menahan Empat Tersangka Penistaan Agama, Manusia Menikahi Kambing, Kebut Pemberkasan Selengkapnya

Nur Hudi, Pemilik Pesanggrahan Keramat Ki Ageng Menyusul Ditahan Polisi 

GRESIK,1minute.id – Penyidik Polres Gresik kembali menahan tersangka dugaan penistaan agama pernikahan manusia dengan kambing pada Senin, 18 Juli 2022. Tersangka kali empat adalah Nur Hudi Didin Ariyanto. Anggota DPRD Gresik itu adalah pemilik Pesanggrahan Keramat Ki Ageng di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, tempat hajatan ngunduh mantu nyeleneh itu.

Nur Hudi digelandang masuk ruang tahanan Polres Gresik sekitar pukul 16.00 WIB. Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) memakai rompi warna oranye nomor punggung 21 bertuliskan Tahanan Polres Gresik. 

Nur Hudi terlihat menunduk ketika dibawa masuk ruangan tahanan. Sekitar pukul 09.00 WIB, Nur Hudi menjalani pemeriksaan di ruang Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Gresik. Ia menjalani pemeriksaan selama 7 jam. Istirahat dua kali untuk Salat Duhur dan Asar. Usai Salat Asar, tersangka Nur Hudi Didin Ariyanto kemudian dibawa ruang tahanan. 

Nur Hudi, dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Gresik karena ada kegiatan kedewanan. “Setelah pemeriksaan tersangka N (Nur Hudi Didin Ariyanto) kami tahan,”ujar Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro kepada wartawan pada Senin,18 Juli 2022.

ROMPI ORANYE : Anggota Polres Gresik menuntun tersangka Nur Hudi Didin Ariyanto, memakai rompi oranye menuju ruang Tahanan Polres Gresik pada Senin, 18 Juli 2022 (Foto: Humas Polres Gresik)

Dengan ditahannya  Nur Hudi, genap empat orang yang telah ditetapkan oleh penyidik Pidum Satreskrim Polres sebagai tersangka

dugaan penistaan agama pernikahan manusia dengan kambing masuk hotel prodeo Polres Gresik. Mereka adalah Arif Syaifullah, pemilik Sanggar Cipta Alam juga konten medsos ; Syaiful Arif, mempelai pria ; Sutrisna alias Krisna, Penghulu dan Nur Hudi Didin Ariyanto, pemilik Pesanggrahan Keramat Ki Ageng, tempat proses hajatan pernikahan nyeleneh itu. 

Seperti diberitakan, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik menyatakan perkawinan manusia dengan kambing menggunakan syariat Islam adalah penodaan atau penistaan agama. Keempat orang yang terlibat aktif dinyatakan telah murtad. Mereka menjalani mengucapkan Kalimat Syahadat di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik. 

Mereka menangis dan mengaku menyesali perbuatan itu. Namun, mereka bersikukuh perkawinan manusia dengan kambing betina bernama Sri Rahayu binti Bejo itu  untuk konten medsos. Syaiful Arif, pengantin pria mengaku tidak ada malam pertama dengan “Sri Rahayu”. Ia pun mengaku sejak video viral, ia dimarahi oleh istrinya. “Saya jelaskan itu hanya konten. Istri bisa menerima,”katanya waktu di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik. (yad)

Nur Hudi, Pemilik Pesanggrahan Keramat Ki Ageng Menyusul Ditahan Polisi  Selengkapnya

Ulang Tahun Emas Petrokimia Gresik Sajikan 50 Ribu Jubung, Masuk Rekor MURI 

GRESIK,1minute.id – Catatan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) bertambah satu pada Minggu malam, 17 Juli 2022 malam. PT Petrokimia Gresik memecahkan rekor baru yakni 50 ribu jubung. Pemecahan rekor MURI dilakukan disela acara seremoni pembukaan PetroNite Fest 2022 di halaman Gedung Sarana Olahraga (SOR) Tridharma Petrokimia Gresik. Rangkaian kegiatan merayakan Ulang Tahun Emas Petrokimia Gresik. 

Puluhan ribu jenang Jubung, salah satu makanan khas Gresik itu dibuat oleh 35 pengusaha UMKM di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Piagam penghargaan MURI itu diserahkan oleh Sri Wijayati, perwakilan MURI kepada Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo.

“50 ribu jubung tidak hanya rekor di Indonesia. Tapi, masuk museum rekor dunia Indonesia,”kata Sri Wijayati dalam sambutannya. Tapi, imbuhnya, tadi tim penilai melakukan penghitungan. Ternyata, belum genap 50 ribu jubung. “Agar genap 50 ribu, Saya mohon pak Dirut untuk melengkapinya,”imbuhnya.

JUBUNG KHAS GRESIK: Ulang Tahun Emas, Petrokimia Gresik dengan menghadirkan 50 ribu jubung, jajanan khas Gresik tercatat di MURI 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Dwi Satriyo Annurogo kemudian maju dan memasang satu biji jubung dalam ornamen berlogo 50 Beyond Infinity. Logo berganbar keemasan. Sri Wijayati mengapresiasi pemecahan rekor MURI dengan menggandeng puluhan UMKM di Gresik ini. “50 ribu jubung ini dikerjakan oleh 35 UMKM. Ini luar biasa,”pujian. 

Jubung adalah jajanan mirip jenang terbuat dari ketan hitam yang di taburi wejan. Biasanya Jubung ditempatkan dalam selongsong warna putih kecoklatan yang terbuat dari kulit pohon pinang. Warga Gresik menyebut Ope. Proses pembuatan butuh waktu sampai sehari. 24 jam. Mulai dari merendam ketan, mengggiling, memasak hingga membungkusnya. 

Mula-mula, ketan yang sudah di rendam selama 12 jam ini, di giling hingga halus. Saat bersamaan, parutan kelapa di ambil sarinya, kemudian di masak hingga kental. Kemudian, tepung ketan di masukkan wajan sambil di campur sari kelapa yang sudah masak. Untuk memperoleh rasa yang lebih enak, adonan juga di tambah telur ayam.

Proses memasak adonan ini, adalah proses paling lama. Untuk menghasilkan Jubung terbaik, membutuhkan waktu 6 jam hingga adonan benar-benar kental. Tak heran, jika juru masaknya adalah kaum adam karena adonan jubung harus di aduk terus menerus. Setelah kental, adonan Jubung di tambah gula pasir secukupnya. 

Untuk 5 kilogram ketan, perlu 2 kilogram gula pasir. Adonan kemudian di bungkus untuk siap di jual. Ciri khas bungkusan Jubung adalah daun pinang muda yang di lilit mirip gelas mini. 

Capaian rekor MURI 50 Ribu Jubung ini, menambah Piagam MURI yang berada di Kabupaten berjumlah penduduk 1,2 juta jiwa ini. Sri Wijayati menyebutkan sejumlah Rekor MURI di Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini. (yad)

Grafis

Kegiatan bedah rumah dalam waktu sehari (2006) ; Sertifikasi nasional tukang batu (2008) ; Pembangunan sekaligus 118 rumah keramik (terbanyak) dan pavingisasi sepanjang 29,5 km (2009)  ; Menggambar desain tema lingkungan hidup serentak dengan jumlah 254.532 peserta (2009) ; Imunisasi peserta terbanyak (2011) ; Kontes Ayam Ketawa peserta terbanyak  (2013) ; Menyanyi Mars UKS peserta terbanyak (2013) ; Pengunjung bazar Ramadan terbanyak dengan mengenakan busana sarung (2016) ;   Penampilan massal seni Rodhat Ishari  (Ikatan Seni Hadrah Indonesia)  Kabupaten Gresik dengan peserta 18.600, dan jumlah ini terbanyak se-Indonesia (2016) ; Rekor 50 Ribu Jubung, Ulang Tahun Emas, Petrokimia Gresik (17 Juli 2022)

(data diolah 1minute.id)

Ulang Tahun Emas Petrokimia Gresik Sajikan 50 Ribu Jubung, Masuk Rekor MURI  Selengkapnya

Krisna,Penghulu Perkawinan Manusia dengan Kambing Menyusul Dua Koleganya Ditahan Polisi

GRESIK,1minute.id – Jumlah tersangka dugaan penistaan agama pernikahan manusia dengan kambing yang ditahan oleh Penyidik Polres Gresik bertambah satu. Satu tersangka yang di tahan adalah Sutrisna alias Kresna. Jadi penyidik sudah menahan tiga dari empat tersangka. Sebelumnya,  dua tersangka yakni Syaiful Arif, pengantin pria dan Arif Syaifullah, konten kreator juga pemilik Sanggar Cipta Alam (SCA).

Ia berperan sebagai penghulu ritual nyeleneh perkawinan manusia dengan seekor kambing betina bernama Sri Rahayu binti Bejo di Pesanggrahan Keramat Ki Ageng di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik pada Minggu, 5 Juni 2022 lalu.

Kini, tersisa satu tersangka yang masih hidup bebas. Ia adalah pemilik Pesanggrahan Keramat Ki Ageng, Nur Hudi Didin Ariyanto. Anggota DPRD Gresik.  

Tersangka Kresna ditahan oleh penyidik Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Gresik pada Sabtu malam, 16 Juli 2022. Sebelum ditahan Kresna yang dua kali mangkir dari pemanggilan pemeriksaan sebagai tersangka oleh penyidik Pidum Satreskrim Polres Gresik menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Kresna datang sekitar pukul 12.30. Ia langsung masuk ruangan Idik I atau Pidum Satreskrim Polres Gresik. Pemeriksaan kelar sekitar pukul 20.00. 

Istirahat dua kali untuk Salat Maghrib dan Isya. Usai pemeriksaan, penyidik melakukan gelar perkara internal dan memutuskan untuk melakukan penahanan terhadap tersangka Kresna. 

Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro mengatakan, penyidik telah melayangkan surat pemanggilan kepada empat tersangka.  Kali pertama dua tersangka yang memenuhi panggilan pemeriksaan. Dua tersangka itu, adalah Arif Syaifullah dan Syaiful Arif. Setelah 8 jam menjalani pemeriksaan kedua lalu ditahan.  

Dua tersangka lainnya, yakni Sutrisna alias Krisna dan Nur Hudi Didin Ariyanto. Kresna dijadwalkan pemeriksaan pada Sabtu, 16 Juli 2022. “Hanya tersangka S (Sutrisna) yang datang. Tersangka sudah kami tahan,”ujar Iptu Wahyu Rizki Saputro kepada wartawan pada Minggu, 17 Juli 2022. Penyidik akan menjadwalkan ulang pemanggilan terhadap satu tersangka yang tersisa. 

Seperti diberitakan, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik menyatakan perkawinan manusia dengan kambing menggunakan syariat Islam adalah penodaan atau penistaan agama. Keempat orang yang terlibat aktif dinyatakan telah murtad. Mereka menjalani mengucapkan Kalimat Syahadat di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik. 

Mereka menangis dan mengaku menyesali perbuatan itu. Namun, mereka bersikukuh perkawinan manusia dengan kambing betina bernama Sri Rahayu binti Bejo itu  untuk konten medsos. Syaiful Arif, pengantin pria mengaku tidak ada malam pertama dengan “Sri Rahayu”. Ia pun mengaku sejak video viral, ia dimarahi oleh istrinya. “Saya jelaskan itu hanya konten. Istri bisa menerima,”katanya waktu di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik. (yad)

Grafis :

Tersangka Pernikahan Nyeleneh 

1. Arif Syaifullah selaku pembuat konten dan Pemilik Sanggar Cipta Alam. Jerat pasal 44a Ayat 2 UU ITE Juncto Pasal 156a KUHP

2. Syaiful Arif Pemeran selaku pengantin pria, jerat pasal Pasal 156a KUHP 

3. Sutrisna alias Krisna selaku pemeran penghulu, jerat pasal Pasal 156a KUHP 

4. Nur Hudi Didin Arianto selaku penyedia tempat, jerat pasal Pasal 156a KUHP

(Sumber Polres Gresik)

Krisna,Penghulu Perkawinan Manusia dengan Kambing Menyusul Dua Koleganya Ditahan Polisi Selengkapnya

Gercep Serta Huda , Stroke Ny Jumani Bisa Tertangani Cepat 

GRESIK,1minute.id – Kondisi kesehatan Ny Jumani drop pada Minggu, 17 Juli 2022.  Penyakit stroke yang Ibu dua anak berusia 60 tahun  itu kambuh. Kabar stroke Jumani kambuh itu sampai ke telinga Serda Huda. Anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0817/10 Benjeng itu bergegas menuju rumah Ny Jumani di Dusun Medangan, Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Serda Huda langsung berkoordinasi dengan Pipit, bidan Desa setempat untuk membawa Ny Jumani yang tidak berdaya di tempat tidurnya. Serda Huda membopong Ny Jumani masuk ke ambulans. Sejurus kemudian Ny Jumani tiba di puskesmas untuk mendapatkan pertolongan awal. Ny Jumani, selama ini tinggal bersama anak wedoknya bernama Risty. 

Saat penyakit stroke kambuh, Risty tidak berada di rumah. Kerja. Risty adalah tulang punggung ekonomi keluarga Ny Jumani. Sehingga, Ny Jumani kerap di rumah sendirian. Sebab, suami dan anak perjaka Ny Jumani memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Keduanya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Malang. 

Kondisi kesehatan Ny Jumani itu menjadi perhatian Serda Huda. Karena itulah, ketika ia mendengar Ny Jumani sakit, Serda Huda gerak cepat (gercep) menolong. “Setiap waktu saya siap membantu untuk mengatasi kesulitan warga, itu merupakan bentuk kepedulian kami sebagai Babinsa yang mempunyai tanggung jawab untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan,” Serda Huda. Semoga penyakit Ny Jumani cepat sembuh. (yad)

Gercep Serta Huda , Stroke Ny Jumani Bisa Tertangani Cepat  Selengkapnya

Naik Motor Modifikasi, Aam :  Nyaman Serasa Naik Alphard 

GRESIK,1minute.id – Mimpi Muhammad Amanatullah memiliki sepeda motor menjadi kenyataan. Butuh waktu panjang bagi Aam, panggilan pelukis menggunakan kaki itu. “Alhamdulillah keturutan duwe (punya) sepeda roda tiga setelah sekian lama hanya janji-janji dari sana-sana,”katanya kepada 1minute.id pada Sabtu,16 Juli 2022.

Aam mengaku telah melakukan test drive motor barunya itu. “Koyok numpak Alphard. Mesin mantap. Langsung greng,”ujarnya sambil tersenyum. Raut muka Aam memancarkan rasa kebahagiaan itu. Aam mengaku sudah puluhan tahun mimpi bisa memiliki motor roda tiga. Kondisi ekonomi keluarga membuat Aam harus menunda mewujudkan mimpinya itu.

Sebelumnya, aktivitas Aam yang alumnus.Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) itu menggunakan sepeda onthel dengan tiga roda. Onthel itu digerakkan dengan kakinya. Bukan diengkol. Tapi didorong salah satu kakinya. Onthel itu karya orang tuanya. 

“Pingin duwe motor wis suwe. Puluhan tahun mas! Alhamdulillah, akhirnya bisa terwujudkan,”katanya. Aam adalah pelukis menggunakan kaki. Sejak lahir pemuda dinobatkan sebagai The Best Motivator pada Yudisium ke-40 UMG pada 2022 bertubuh pendek. Kedua kaki dan tangannya pendek. Namun, alumnus SMP Negeri 4 Gresik itu, memiliki semangat luar biasa. Keterbatasan fisik tidak membuat patah semangat. 

ONTHEL AAM : Kepala SD MUGEB Moh Nor Qomari bersama Muhammad Amanatullah, pelukis difabel pada Sabtu, 16 Juli 2022. Selama ini onthel roda tiga menemani aktivitasnya, ngajar ngaji di TPQ, kuliah , serta aktivitas lainnya (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Di kampungnya di Jalan R A.Kartini, Gresik , Aam mengajar ngaji untuk anak-anak sekolah dasar. Aam yang alumnus SMA Semen Gresik itu juga kerap mendapatkan undangan untuk menjadi motivator. Ia yang jago melukis dengan kaki itu pernah tampil di program televisi. Seperti Kick Andy serta Hitam dan Putih. 

Meski, kunci motor sudah dikantongi. Akan tetapi, Aam belum memakainya. Sebab, Aam mengaku belum memiliki surat izin mengemudi (SIM). “Senin (Lusa) Saya ngurus SIM,”ujarnya bersemangat.  Motor matik yang dimodifikasi menjadi roda tiga itu hasil donasi siswa dan guru SD Muhammadiyah 1 GKB (MUGEB). Sebelum diserahkan kepada Aam, pihak sekolah telah melakukan modifikasi dengan disesuaikan anatomi tubuh Aam. 

“Modifikasinya, kami mengajak Aam,”kata Kepala SD MUGEB Gresik M Nor Qomari pada Sabtu, 16 Juli 2022.  Aam terlahir pendek. Ia memiliki kaki dan tangan pendek. Aktivitas Aam tertumpuh pada kakinya. Modifikasi meliputi tuas gas, rem, tombol starter, tombol lampu sein, dan tombol bel seluruhnya berada di bawah. Semuanya dalam jangkauan kaki Aam. 

Selain itu, modifikasi dilakukan di bagian jok motor. Tujuannya, agar tubuhnya tak terlalu maju dan langsung menempel pada bagian steering, ada pula kerangka penyangga elastis yang dilapisi karet. Dengan begitu, badan Aam tetap nyaman saat melewati jalan bergelombang atau polisi tidur. “Butuh waktu 14 hari untuk memodifikasinya,”jelas Ari. (yad)

Naik Motor Modifikasi, Aam :  Nyaman Serasa Naik Alphard  Selengkapnya

Donasi Siswa dan Guru SD MUGEB Wujudkan Mimpi Aam, Pelukis Difabel Memiliki Motor Matik

GRESIK,1minute.id – Mimpi Muhammad Amanatullah memiliki sepeda motor menjadi kenyataan. Penyerahan simbolis motor hasil donasi siswa dan guru dilakukan di event Mugeb Achievement di Hall GressMall  pada Sabtu,16 Juli 2022. 

Ajang penghargaan siswa prestasi di SD Muhammadiyah 1 GKB (SD MUGEB) terasa lebih spesial. Aam, begitu biasa disapa, berulangkali mengucapkan rasa syukurnya. Kegiatan itu dihadiri seluruh siswa serta wali siswa kelas I sampai VI SD MUGEB tahun ajaran 2022/2023.  Aam, sapaan akrab, pelukis difabel mendapatkan undangan khusus dari sekolah berlokasi di Jalan Belitung, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) itu. 

Sekolah yang dipimpin oleh M. Nor Qomari itu telah menyiapkan motor matik yang telah dimodifikasi khusus untuk Aam. Nur Qomari yang menyerahkan secara simbolis kunci motor itu kepada Aam. Aam pun terlihat semringah. Ia tersenyum senang karena bisa memiliki motor matik. Suasana pun menjadi haru.

Nur Qomari menceritakan pihaknya berusaha mewujudkan mimpi Aam bermula dari program Fun and Happy With Kak Aam yang digelar SD MUGEB selama dua hari, 15-16 Juni 2022. Kegiatan di sela classmeting itu berlangsung seru. Mulai pagi hingga sore, Aam yang alumnus Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) itu mengajari siswa melukis. 

Namun, terang Ari-panggilan-Nur Qomari, Aam tidak sekadar memberikan materi belajar  menggambar dan melukis. Aam yang dinobatkan sebagai The Best Motivator pada Yudisium ke-40 UMG 2022 ini menyelinginya dengan memberikan cerita menginspirasi kepada siswa SD MUGEB. Aam menceritakan tentang dirinya yang sejak lahir dalam kondisi fisik kurang sempurna. Tetapi, tetap bisa berprestasi. Aam mengaku pernah tampil di sejumlah program di televisi. Antara lain, Kick Andy, serta Hitam dan Putih.

“Sekarang Saya anggota AMFPA (Association of Mouth and Foot Painting Artist) bermarkas di Swiss,”kata Ari menirukan cerita Aam membuat siswa terkagum. Keren!. Aam, satu-satunya pelukis asal Gresik yang tergabung di AMFPA itu. Proses belajar melukis pun terasa lebih menyenangkan. 

Pada kesempatan itu, Aam yang pelukis menggunakan kaki juga memamerkan sejumlah karyanya. Ada lima karya Aam yang laku dalam pameran itu. Total senilai Rp 10 juta. Namun, untuk mewujudkan mimpinya memiliki motor mesin masih jauh panggang dari api. 

Pihak sekolah kemudian menggugas melakukan donasi untuk mewujudkan mimpi Aam. Selama Juni 2022 terkumpul donasi siswa dan guru Rp 13,5 juta dan donasi tranfer Rp 2,1 juta. “Sehingga total donasi yang terkumpul Rp 15,6 juta,”kata Ari pada Sabtu,16 Juli 2022. Uang hasil donasi itu digunakan untuk mewujudkan mimpi Aam.

“Tadi pagi dalam Mugeb Achievement, secara simbolis kunci motor kami serahkan kepada ustad Aam,”kata Ari. Sebutan Ustad disematkan, lanjutnya, karena tahun ajaran baru, sekolah merekrut Aam sebagai guru ekstrakuliner menggambar dan melukis. 

Terpisah, Aam mengaku sangat senang bisa memiliki motor. “Alhamdulillah keturutan duwe (punya) sepeda roda tiga setelah sekian lama hanya janji-janji dari sana-sana,”katanya.  “Terima kasih SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik yang sudah mewujudkan mimpi saya untuk memiliki sepeda roda tiga mesin,”imbuhnya. (yad)

Donasi Siswa dan Guru SD MUGEB Wujudkan Mimpi Aam, Pelukis Difabel Memiliki Motor Matik Selengkapnya

SIG Latih 40 UMKM dari 3 Kabupaten Platform Media Sosial Untuk Meningkatkan Penjualan Produk

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui Program SIG Mandiri menggelar workshop Penguatan Kapabilitas Literasi Digital dan Kemasan Produk UMKM binaan di Hotel AstonInn.

Workshop dan pelatihan yang diikuti 40 pelaku UMKM dari Kabupaten Gresik, Lamongan dan Bojonegoro itu gelar dua hari mulai Kamis, 14 Juli 2022. Pelatihan 40 UMKM ini, SIG bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Gresik  (UMG).

Materi pelatihan diantaranya penggunaan platform media sosial Instagram sebagai bentuk penerapan literasi digital bagi UMKM, packaging produk, pengelolaan informasi produk, pembelajaran dan praktik foto produk menggunakan smartphone, hingga penerapan aplikasi editing visual untuk menunjang pemasaran di media digital.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan, era digital saat ini dengan kemajuan  teknologi dan internet, setiap orang dapat terkoneksi dengan cepat dan mudah. Selayaknya pelaku UMKM memanfaatkan media sosial untuk pemasaran produknya.

“Kalau produk dan kemasannya sudah bagus, maka harus ditunjang dengan digital marketing juga. Misalnya foto yang bagus untuk promosi itu seperti apa, lalu perlu disisipkan karakter tulisan yang menarik agar lebih memikat, semua kita ajarkan di sini,”kata Edy Saraya.

Menurutnya, pelaku UMKM yang mampu menerapkan digital marketing dengan tepat bisa mencapai potensi pertumbuhan pendapatan lebih besar. Inilah pentingnya mempelajari digital marketing, karena bisnis yang tidak menerapakan hal tersebut akan tertinggal dari kompetitornya. 

“Para pelaku UMKM dapat memanfaatkan momentum besar penggunaan media sosial untuk mengembangkan bisnisnya, sehingga produk yang dipasarkan tidak hanya dikenal di kawasan lokal saja, namun bisa menjangkau pasar yang lebih luas,”ujar Edy Saraya.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindag Kabupaten Gresik Malahatul Fardah mengapresiasi pelatihan yang diselenggarakan oleh SIG dalam upaya meningkatkan kompetensi UMKM, khususnya di Kabupaten Gresik. Harapannya, UMKM  mampu naik kelas. 

“Semoga dengan adanya kerja sama antara SIG dan UMG melalui pelatihan digital ini, UMKM yang menerapkan metode tradisional menjadi modern, lalu menjadi nasional, dari nasional nantinya diharapkan mampu go global,”jelas Malahatul Fardah.

M. Anhar Khusnani, salah pelaku UMKM bidang handicraft senang. Sebab, pemilik usaha songkok berlabel Songkok Lukis Sekaone. “Dengan adanya pelatihan ini, kami sebagai pelaku UMKM dapat mendalami pembelajaran mengenai media digital khususnya untuk kebutuhan promosi produk agar lebih menarik, sehingga mampu menaikkan penjualan dan omzet tentunya,” ungkap Anhar Khusnani. (yad)

SIG Latih 40 UMKM dari 3 Kabupaten Platform Media Sosial Untuk Meningkatkan Penjualan Produk Selengkapnya

Gerbong Mutasi Polres Gresik, Kapolres : Pejabat Baru Segera Menyesuaikan 

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi dan rotasi di Polres Gresik bergulir lagi. Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sembilan pejabat utama (PJU) pada Jumat,15 Juli 2022. Yakni, setingkat Kepala Bagian, Kepala Kesatuan (Kasat) dan Kepala Polisi Sektor (Kapolsek).

Rincian, dua Kabag, tiga Kasat, dan empat Kapolsek. Kabag Perencanaan dijabat oleh mantan Kapolsek Driyorejo Kompol Mohamad Zunaedi yang sebelumnya dijabat Kompol Soleh Lukman Hadi yang purnatugas. Kasat Binmas diisi oleh AKP Sujiran yang sebelumnya dijabat Kompol M. Said yang juga purnatugas. 

Selanjutnya Kasat Samapta dari AKP Herry Moeriyanto Tampake diserahterimakan kepada AKP Sugeng Sulistiyono. Hary menempati jabatan baru sebagai Kapolsek Driyorejo. 

Kemudian, Kasat Lantas dari AKP Engkos Sarkosi diserahterimakan AKP Agung Fitriansyah. Berikutnya, Kasat Resnarkoba AKP Iwan Tjatur Priambudi diserahterimakan kepada AKP Tatak Sutrisno, sebelumnya menjabat Kapolsek Menganti. Kursi yang ditinggalkan Tatak Sutrisno diisi oleh AKP Inggit, sebelumnya Kapolsek Gresik Kota.

Kapolsek Gresik Kota diisi AKP Rachmat Triyanto sebelumnya menjabat Kapolsek Tambak, Pulau Bawean diisi Iptu Saifudin yang sebelumnya menjabat KBO Binmas.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis dalam amanatnya menyampaikan bahwa sertijab di lingkungan Polri merupakan hal biasa dalam rangka tour of duty, sebagai wujud dinamisasi organisasi dan terus berkembangnya tantangan tugas yang harus dihadapi.

Selain itu,imbuhnya, jabatan dan kewenangan merupakan amanah yang harus kita laksanakan dengan penuh rasa tanggungjawab, sekaligus sebagai bentuk pengabdian dan ibadah. “Kepada pejabat yang baru diucapkan selamat datang dan segera menyesuaikan dengan lingkungan tugasnya yang baru,”ujar mantan Kapolres Ponorogo itu. (yad)

Gerbong Mutasi Polres Gresik, Kapolres : Pejabat Baru Segera Menyesuaikan  Selengkapnya