Pantau Kamtibmas di KEK JIIPE, Kapolda Jatim Gagas Pendirian Polsek Urban 

GRESIK, 1minute.id – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Hermanto melakukan kunjungan kerja ke kawasan Java Integrated Industrial Port and Estate (JIIPE) pada Selasa, 28 Maret 2023. Kunjungan untuk memastikan situasi dan kondisi keamanan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang merupakan proyek strategis nasional.

Dalam peninjauan ini, Irjen Pol Toni Hermanto didampingi Waka Polda Jatim Brigjend Pol Slamet Hadi Supraptoyo dan pejabat utama (PJU) Polda Jatim lainnya ini disambut oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar.

Irjen Pol Toni Hermanto menyatakan bahwa menjaga kondisi keamanan kawasan KEK sebagai obyek vital merupakan salah satu bagian dari tugas Polri. “Untuk itu perlunya koordinasi dan mekanisme pola pengamanan untuk menjamin kegiatan ekonomi didalamnya. Mengingat kawasan JIIPE ini adalah obyek vital,” ujar jenderal dua bintang itu.

Ia melanjutkan, pihaknya merencanakan mendirikan Polsek Urban di kawasan ekonomi khusus yang didalamnya diantaranya bakal beroperasi pabrik smelter, Freeport Indonesia itu. “Ini perlu ada kajian lebih lanjut, sebab pos polisi ada standar dan levelnya. Kalau bisa, langsung saja didirikan Polsek Urban,” katanya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  mengatakan bahwa pihaknya senantiasa hadir dalam memberikan dukungan terhadap Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Salah satunya adalah dalam bidang utilitas.

“Kami berkesempatan menjalin kerjasama dalam suplai air melalui Perumda Giri Tirta menuju kawasan industri di JIIPE. Ini adalah bagian dari bentuk sinergitas kami terhadap pembangunan KEK di Gresik,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Ia berharap, dengan adanya pengawasan yang dilakukan oleh Polda Jatim, maka situasi kamtibmas di Gresik pada umumnya dan terutama di Kawasan Ekonomi Khusus dapat terjamin. “Hal ini nantinya berdampak pada keamanan di Gresik. Selain keamanan yang terjaga, kami juga berharap dengan berdirinya berbagai perusahaan di Kawasan Ekonomi Khusus ini dapat menekan angka pengangguran di Kabupaten Gresik,” ujarnya. (yad)

Pantau Kamtibmas di KEK JIIPE, Kapolda Jatim Gagas Pendirian Polsek Urban  Selengkapnya

Nekat Bobol Rumah Tetangga untuk Menebus Jenazah Kakak Ipar 

GRESIK,1minute.id – Falich tertunduk malu. Malu kepada orang tua, dan warga satu kampung setelah pemuda 32 tahun itu dicokok polisi karena ditengarai membobol rumah Ismail, 58, tetangganya di Desa Purwodadi, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. 

Falich menggasak sebuah gawai dan uang tunai Rp 37,05 juta. Uang puluhan juta dimasukkan ke dalam kaleng roti ditaruh di dalam lemari. Falich berdalih nekat membobol rumah tetangga untuk menebus biaya jenazah kakak iparnya di salah satu rumah sakit di Lamongan sebesar Rp 9 juta. Meski, niat Falich baik membantu kerabatnya. Namun, perbuatan Falich melanggar aturan perundang-undangan.

Polisi menjerat Falich dengan Pasal 363 ayat (1) ke-3 dan  ke-5 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Menurut Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Sidayu AKP Khairul Alam mengatakan pembobolan rumah Ismail, 58, di Desa Purwodadi, Kecamatan Sidayu terjadi  pada Kamis, 23 Maret 2023 sekitar pukul 19.30 WIB. 

“Pelaku diperkirakan masuk ke dalam rumah dengan cara merusak pintu belakang rumah.  Rumah dalam  keadaan kosong karena ditinggal penghuni melakukan ibadah salat tarawih di masjid,” kata AKP Khairul Alam pada Minggu, 26 Maret 2023. Pelaku mencuri barang berupa satu unit handphone dan uang  tunai sebesar Rp 37.050.000 yang disimpan di dalam kaleng roti dan dimasukkan kedalam almari baju. 

Aksi solo dilakukan oleh Falich ini nyaris sempurna. Polisi sempat kesulitan mengendus karena minim saksi dan tidak meninggalkan jejak di tempat kejadian perkara (TKP). Seperti pepatah tidak ada kejadian kejahatan yang sempurna.  Buktinya, kerja keras tim Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Sidayu bisa mengendus dan menangkap terduga pelaku setelah 3 hari pascakejadian. 

AKP Khairul menambahkan dalam pemerikaan tersangka mengakui perbuatannya. Selain itu, polisi juga menyita barang bukti (barbuk) sebuah smartphone dan uang tunai Rp 28,05 juta. ” Tersangka menggunakan uang Rp 9 juta untuk menebus jenazah kakak iparnya di salah satu rumah sakit di Lamongan,” kata Khairul menirukan pengakuan Falich. (yad)

Nekat Bobol Rumah Tetangga untuk Menebus Jenazah Kakak Ipar  Selengkapnya

Diduga Jadi Tempat Mesum, Muspika Kebomas Segel Rukos di Jalan Perintis Taman

GRESIK,1minute.id – Sebuah rumah kos (Rukos) di Jalan Perintis Taman, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik ditutup oleh aparat pada Sabtu, 25 Maret 2023.

Aparat gabungan yakni Muspika Kebomas, Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Gresik menutup paksa rukos itu karena ditengarai menjadi tempat mesum atau tempat prostitusi terselubung sehingga meresahkan warga setempat. Penutupan paksa rukos itu dipimpin oleh Camat Kebomas Yusuf Ansyori. 

Aparat memasang  “segel” bertuliskan Pelanggaran Perda no 2 tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum. Dilarang Membuka /merusak/ membuang tanda tanpa seizin Satuan Polisi Pamong Praja Gresik. 

Pengelola dan pemilik rukos itu dijadwalkan dimintai keterangan di kantor Satpol PP Gresik pada Senin, 27 Maret 2023. “Pengelolah kos bernama Atik tadi diberi penjelasan dan teguran oleh Bu Eda (Kasi Penyelidikan Satpol PP Gresik, Red). Intinya, bahwa maksud dan kedatangan Muspika Kebomas beserta Satpol PP Gresik menyusul adanya laporan dari warga Desa Randuagung, bahwa di rumah kos ini diduga sering dijadikan prostitusi terselubung yang meresahkan warga sekitar,” ujar Jusuf Ansyori kepada wartawan pada Sabtu, 25 Maret 2023.

Penyegelan rukos ini tanpa perlawanan. Sebab, petugas yang mendatangi rukos tersebut komplit. Selain Camat Kebomas Jusuf Ansyori, Danramil Kebomas Kapten Inf Mujianto, Aipda Bambang (PS Panit Min Intelkam Polsek Kebomas), Aipda Yeri (PS Panit I Shabara Polsek Kebomas), Aipda Herda (Bhabinkamtibmas Desa Randuagung) dan beberapa anggota Polsesk Kebomas lainnya.

Juga hadir, Serda Busroh (Babinsa Desa Randuagung), Eda (Kasi Penyelidikan Satpol PP Gresik), Moelyono (Kabid Gakda Pol PP Gresik), Fulwadi (Kasi Tantrib Kec. Kebomas), Chambali (Kades Desa Randuagung), dan sejumllah anggota Satpol PP Gresik dan Kec. Kebomas. (yad)

Diduga Jadi Tempat Mesum, Muspika Kebomas Segel Rukos di Jalan Perintis Taman Selengkapnya

Jelang Ramadan, Satreskrim Polres Gresik Amankan Trio Penjual dan Barbuk 1 Pikap Mihol

GRESIK,1minute.id – Aparat kepolisian memperketat peredaran minuman beralkohol (mihol) menjelang Ramadan di wilayah hukum Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Polisi harus hunting untuk mengendus peredaran mihol. 

Hasilnya? Sebanyak 101 dus mihol berbagai merek berhasil diamankan oleh anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik di perbatasan Gresik dengan Lamongan. Tepatnya,  di sebuah warung kopi (warkop) di Desa Doudo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. 

Ratussn botol mihol itu diangkut satu unit mobil pikap. Selain menyita ratusan botol mihol, anak buah Iptu Aldhino Prima Wirdhan, Kasatreskrim Polres Gresik juga mengamankan tiga pria terduga penjual minuman yang memabukkan  itu. Tiga tersangka itu bernama Khoirul Fathin, 46, warga Desa Kemantren, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan ; Taufiqul Kamal, 23, asal Desa Serah, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik dan Lutfi,  26, warga  Ambenganwatu Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan mengatakan, penggagalan peredaran mihol ketika anggota Reskrim Polres Gresik melakukan hunting di perbatasan Gresik dengan Lamongan.  Sekitar pukul 15.30 WIB mencurigai adanya transaksi jual-beli mihol di salah satu warkop di Desa Doudo, Kecamatan Panceng. 

Kecurigaan petugas benar. Telah terjadi transaksi jual beli minuman keras kemudian melakukan interogasi terkait surat izin penjual mihol. Namun, mereka tidak bisa menunjukannya. “Akhirnya anggota mengamankan dan membawa ke Polres Gresik untuk  penyidikan lebih lanjut,” ujar Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan pada Senin, 20 Maret 2023.

Barang bukti yang diamankan dari tersangka Khoitul Fathin 15 dus (180 botol) jenis angur merah dan 1 dus (24 botol) bir. Dari tersangka Kamal diamankan 5 kardus royal brewhouse  (100 botol), 2 Kardus Soju (40 botol), 2 botol mixmax , 2 botol drum 4 botol vodka gepeng, 5 botol whisky gepeng, 2 botol iceland 700ml,4 botol iceland 350 Ml, 1 botol druk 630 Ml, 2 botol anggur putih, 2 botol Guiness 320ml.

Tersangka Lutfi diamankan Anggur merah Gold 34 dus, Anggur merah 5 dus, ice land 700 ml 2 dus, ice land 500 ml 6 dus, anggur kolesom 14 dus, New port blue 6 dus, New port red 2 dus, anggur putih 1 dus, prost 4 dus, dan singaraja 4 dus. Kaporles menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan Kegiatan Operasi Pekat Semeru 2023 sebagai upaya pemeliharaan stabilitas kamtibmas jelang memasuki bulan Suci Ramadan.  (yad)

Jelang Ramadan, Satreskrim Polres Gresik Amankan Trio Penjual dan Barbuk 1 Pikap Mihol Selengkapnya

3 Pengedar Sabu-sabu Ditangkap Di Mengare dan Bawean 

GRESIK,1minute.id – Peredaran narkoba beralih ke kepulauan. Pulau Bawean dan Pulau Mengare, menjadi sasaran baru para pengedar sabu-sabu. Warga di kepulauan yang religius harus ekstrawaspada. Indikasi peredaran barang haram ke warga kepulauan berdasarkan hasil ungkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik dalam sepekan terakhir ini.

Di kepulauan Bawean yang berjarak 80 mil laut, anak buah AKBP Adhitya Panji Anom, Kapolres Gresik mengamankan dua orang tersangka. Mereka berinisial NH, 30, warga Desa Kepuh Legundi dan AW. warga Desa Kepuh Teluk. Keduanya berada di Kecamatan Tambak, Pulau Bawean. Pengedar dan pemakai. Bila di daratan  biasanya transaksi jual beli dilakukan malam hari. Di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean transaksi sabu-sabu dilakukan pagi hari, sekitar pukul 08.00 WIB.

“Ada dua orang pelaku yang kami amankan di Pulau Bawean.  Keduanya adalah pengedar sabu-sabu,” kata Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasatreskoba Polres Gresik AKP Tatak Sutrisno pada Rabu, 15 Maret 2023.

Berikutnya, anggota Satresnarkoba Polres Gresik menyasar ke Pulau Mengare,  Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Pulau Mengare terdapat tiga desa yakni Kramat, Tanjung Widoro dan Watuagung. Mayoritas warga adalah petani tambak. Mengare dikenal dengan ikan bandeng yang gurih dan tidak bau tanah. Petambak di pulau  langganan menjuarai kontes ikan bandeng kawak di Pasar dan Lelang Bandeng di Gresik. 

Pulau ditengarai menjadi sasaran para bandar dan pengedar narkoba. Dugaan polisi mendekati kebenaran. Seorang pemuda berinisial MN, 41, asal Desa Watuangung dibekuk. Tersangka yang diduga pengedar sabu-sabu ini sedang berada di warung kopi di desanya sekitar pukul 18.30 WIB. ” Kami berhasil gagalkan peredaran narkoba di Mengare. Seorang tersangka dengan tiga poket sabu-sabu kami amankan,” tambah AKP Tatak Sutrisno. Dalam penggeledahan di rumah tersangka polisi kembali menemukan barang bukti dua klip sabu-sabu masing-masing berat kotor 0,93 gram dan 1,35 gram. 

Polisi menjerat ketiga pengedar di dua kepulauan itu dengan  Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (yad)

3 Pengedar Sabu-sabu Ditangkap Di Mengare dan Bawean  Selengkapnya

Duel Klasik Persebaya vs Persib Bandung,  Aparat Sisir Suporter Di Luar Stadion G-JOS Temukan Dua Botol Miras 

GRESIK,1minute.id – Persebaya gagal meraih 3 poin saat menjamu Persib Bandung di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) Gresik pada Senin, 13 Maret 2023. Sempat unggul 2-0 di babak pertama. Namun, di babak kedua Persib Bandung bangkit dan menyamakan kedudukan hingga pertandingan pekan ke-30  Liga 1 2022/2023 ini. Skor akhir 2-2. Raihan 1 poin membuat Persebaya nangkring di posisi 8 klasemen sementara. Sedangkan, Persib Bandung berada di posisi kedua klasemen sementara. 

Duel klasik Persebaya vs Persib Bandung ini berlangsung kondusif. Pasalnya, aparat kepolisian melakukan penjagaan ketat. Penjaga dilakukan di luar stadion berada di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Aparat tidak hanya mengamankan Bus pemain dari kedua kesebelasan tersebut. Aparat juga melakukan pemeriksaan barang bawaan suporter hingga melakukan penyisiran di luar stadion tempat laga klasik, Persebaya vs Persib Bandung. Ada puluhan bahkan ratusan suporter yang tidak masuk ke stadion G-JOS itu. Mereka berkumpul di luar stadion sambil menyeruput aneka minuman. 

Akan tetapi, anggota Dalmas dan Satuan Samapta Polres Gresik yang melakukan penyisiran melihat ada sesuatu yang janggal minuman yang di bawa oleh oknum suporter itu. Sebab, bau alkohol menyeruak ketika berada di dekat mereka. “Ketika anggota  melaksanakan penyisiran di sekitar stadion anggota melakukan pengecekan terhadap suporter yang tidak memiliki tiket dan ada membawa minuman keras,” kata Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasat Samapta Polres Gresik AKP Sugeng Sulistiyono.  (yad)

Duel Klasik Persebaya vs Persib Bandung,  Aparat Sisir Suporter Di Luar Stadion G-JOS Temukan Dua Botol Miras  Selengkapnya

PN Gresik dan Kominfo Gresik Teken MoU Peningkatan Pelayanan Hukum

GRESIK,1minute.id – Guna peningkatkan pelayanan bantuan hukum Pengadilan Negeri (PN)/Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Gresik kelas 1 A melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) atau nota kesepahaman (MoU) dengan YLBH Fajar Trilaksana dan Dinas Komunikasi dan informasi (Kominfo) Gresik pada Selasa, 7 Maret 2023.

MoU ini bertujuan sebagai sarana media untuk peningkatan pelayanan bantuan hukum pada masyarakat Gresik. Peran Kominfo sangat diperlukan agar program dan inovasi Posbakum PN Gresik dapat cepat tersebar dan diketahui oleh masyakarat Gresik. 

Ketua PN Gresik Agus Walujo Tjahjono berterima kasih kepada Kominfo Gresik atas terselenggaranya MoU ini. PN Gresik berharap kerjasama ini berjalan dengan baik dan dapat peningkatan pelayanan bantuan hukum di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

“Tujuan MoU dengan Dinas Kominfo untuk memberikan Inovasi terbaru dari Posbakum PN Gresik kepada Masyarakat Kabupaten Gresik untuk mendapatkan bantuan hukum melalui media online dengan program Podcast,”  jelasnya.

Masih menurutnya, PN Gresik berharap melalui Podcast di fasilitasi oleh Dinas Kominfo Gresik dapat berjalan secara maksimal dan tujuan pengenalan pelayanan posbakum PN Gresik kepada masyarakat sepenuhnya tercapai.

Sementara itu, Kadis Kominfo Gresik Ninik Asrukin mendukung dan siap untuk berkolaborasi denga PN Gresik untuk meningkatkan pelayanan bantuan hukum kepada masyarakat Gresik.

“MoU PN Gresik dengan Dinas Kominfo semoga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat Gresik agar sadar hukum dan melek hukum. Tidak hanya itu, mudah-mudahan tujuan kerjasama untuk mewujudkan peningkatan layanan bantuan hukum dapat sepenuhnya tercapai,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur YLBH Fajar Trilaksana, A. Fajar Yulianto mengatakan akan siap membantu dan mendukung semua program inovasi PN Gresik untuk pengelolahan Posbakum. “Kami bersama PN Gresik pada tahun 2022 terpilih menjadi juara 1 tingkat nasional Inovasi pengelolaan Posbakum kelas 1 A. Pada tahun 2023 kami akan mempertahankan prestasi sebagai juara bertahan tentunya dengan program-program inovasi seperti podcast melaui Kominfo Kabupaten Gresik, Aplikasi melalui WA dimana masyarakat dapat dan bisa komunikasi lansung terkait bantuan hukum dan produk-produk hukum,” jelasnya.

Ditambahkan Fajar, tidak hanya itu untuk memberikan pelayanan hukum secara gratis, pihaknta bersama PN Gresik juga memiliki program Posbakum Masuk Desa dimana kita bisa menyapa secara langsung pada masyararkat desa dan juga memberikan penyuluhan hukum serta bantuan hukum secara gratis.

Kegiatan MoU antara PN Gresik, YLBH Fajar Trilaksanan dan Dinas Kominfo  Gresik ini dihadiri oleh Ketua PN Gresik Agus Walujo Tjahjono, Kadis Kominfo Gresik Ninik Asrukin, Direktur YLBH Fajar Trilaksana, Fajar Yulianto, Jubir PN Gresik Bagus Trenggono, Humas PN Gresik Agus Yulianto, Panitera PN Gresik Handri Mamudi serta beberapa undangan lainnya. (yad)

PN Gresik dan Kominfo Gresik Teken MoU Peningkatan Pelayanan Hukum Selengkapnya

Honda HRV Versus Beat Adu Moncong dan Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Mobil terbakar kembali terjadi di Gresik. Kamis pagi tadi, 2 Maret 2023 mobil Honda HRV dan motor Honda Beat hangus terbakar. Sehari sebelumnya, minibus Suzuki Carry. 

Informasi yang dihimpun dari petugas pemadaman kebakaran (Damkar) Gresik sekitar pukul 03.00 WIB sebuah mobil Honda HRV nomor polisi (nopol) L 1903 ACE dikendarai Vito melaju dari Surabaya menuju Driyorejo atau arah selatan. Pagi itu, kondisi jalan lengang. Diduga mobil HRV itu melaju kecepatan tinggi.

Memasuki depan perumahan elit Jl Raya Petiken Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik tiba-tiba dari arah berlawanan ada pengemudi motor Honda Beat nopol S 4781 NA yang dikendarai Bayu. Belum diketahui identitasnya lengkap pengendara motor itu. 

Karena kondisi sangat dekat terjadi tabrakan. Dua kendaraan beda jenis, mobil dan motor itu beradu moncong. Honda Beat masuk kolong mobil HRV itu. Motor matik terseret sejauh 100 meter di jalan beraspal itu. Gesekan bodi motor dengan jalan itu menimbulkan percikan api yang memicu terjadinya kebakaran. 

Melihat api membesar Vito, pengemudi HRV menyelamatkan diri. Sedangkan, Bayu, pengendara motor gulung kuming di jalan raya. Bayu dikabarkan selamat. Api semakin membesar. Sekuriti perumahan Fahmi menghubungi petugas pemadaman kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Gresik. Api terus melahap bodi motor dan HRV itu. Saat delapan petugas damkar dari Posko Driyorejo tiba api sudah membakar seluruh bodi mobil HRV dan motor Beat. 

Petugas damkar berhasil menjinakkan api setelah 15 menit kemudian. Kabar terbakar dua kendaraan itu langsung menyebar cepat ke masyarakat. Sehingga hitungan menit Jalan Raya Petiken, Driyorejo itu dari sepi menjadi riuh. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan kebakaran sekitar pukul 03.00 WIB. “Petugas dari posko Damkar Driyorejo tiba 7 menit kemudian. Mobil dan motor sudah terbakar,” kata Sinaga pada Kamis, 2 Maret 2023.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, mobil HRV dan Honda Beat terbakar berawal dari kecelakaan. Peristiwa kecelakaan ditangani oleh pihak kepolisian. “Kami hanya melakukan penyelamatan dan memadamkan api. Satu korban selamat di bawa kerumah sakit Anwar Medika, Krian,” terangnya. (yad)

Honda HRV Versus Beat Adu Moncong dan Terbakar  Selengkapnya

Penjaga Dilaporkan ke Polisi, Dibela Ahli Waris dan Spiritual 

GRESIK,1minute.id – Ki Sabdo Jagad Royo turun gunung. Spiritual asal Surabaya itu datang ke Desa Asempapak, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik pada Selasa, 28 Februari 2023.

Kedatangan paranormal yang sempat viral di media sosial itu untuk memberikan dukungan moral kepada M. Saluki, 63 tahun. Saluki yang penjaga lahan seluas seluas 2.105 meter persegi (m²) milik H. Harto Sholechan dilaporkan seseorang dengan dugaan melakukan memasuki lahan orang lain ke Polres Gresik. Padahal lelaki asal Jalan Pahang, Kelurahan Perak Timur, Kecamatan Pabean, Surabaya mengaku menjaga dan merawat lahan itu atas surat kuasa dari pemilik lahan hak atas tanah sertifikat hak milik No. 027 seluas 2.105 m² atas nama H. Harto Sholechan.

“Saya datang karena dia (Saluki,Red) sedang mencari keadilan. Kami sarankan jika Saluki tidak menerima keadilan untuk lapor ke Propam Polda Jatim dengan tujuan mendapatkan rasa keadilan. Kan aneh, orang punya bukti surat kuasa menempati lahan kok malah diusir dan dilaporkan,” ucapnya.

Ki Sabdo Jagad Royo saat itu didampingi oleh Saluki dan ahli waris pemilik lahan Fariz Surya Herlambang dan Datuk Ihsan Marsudi. 

Sementara itu, M. Saluki mengaku dirinya tidak habis pikir atas panggilan oleh penyidik Polres Gresik atas laporan tindak pidana memasuki pekarangan orang tanpa izin dari yang berhak yang berada di Jl. Pahlawan, Desa Asem Papak, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu.

“Hampir 1 tahun saya menempati lahan yang saat ini menjadi objek pelaporan di Polres Gresik. Saya memiliki surat kuasa untuk menempati lahan tersebut dari ahli waris pemilik lahan yakni Fariz Surya Herlambang dan Datuk Ihsan Marsudi,” jelas M. Saluki. Masih menurutnya, sesuai dengan surat kuasa dirinya bertindak atas nama pemberi kuasa mewakili untuk melakukan pekerjaan menjaga, mengurus, merawat serta menguasai hak atas tanah sertifikat hak milik No. 027 seluas 2.105 m² atas nama H. Harto Sholechan.

“Awalnya, saya diusir oleh aparat agar keluar dari lahan yang ada bangunan ini. Alasannya, ini bukan lahan miliknya. Akan tetapi saya mengelak karena saya memiliki surat kuasa dari ahli waris yang memiliki lahan ini. Saya tidak salah, saya hanya menempati lahan iki sesuai isi dari surat kuasa,” terangnya.

Ditambahkan Saluki, dirinya masih bingung atas pemanggilan saksi ke Polres Gresik. Pasalnya, dia menempati lahan itu memiliki dasar hukum yakni surat kuasa dari ahli waris bahkan sertifikatnya masih atas nama Alm. H. Harto Sholechan.

“Saya sebenarnya minta keadilan atas apa yang dilakukan oleh pihak yang melaporkan saya ke Polres Gresik. Kami menempati lahan ini bukan asal-asalan tapi ada mekanismenya. Kalau dituduh saya memasuki pekarangan tanpa izin pemilik itu salah besar. Ada dasar surat kuasa saya menempati lahan tersebut. Saat ini saya sudah dipanggil 2 kali oleh Polres Gresik. Pertama saya datangi, pemeriksaan yang kedua besok hari Jumat,” jelasnya sambil menunjukkan surat kuasa dari ahli waris pemilik lahan. 

Sementara itu, ahli waris pemilik lahan Fariz Surya Herlambang dan Datuk Ihsan Marsudi membenarkan kalau M Saluki sebagai orang yang menerima kuasa untuk menempati lahan yang saat ini ada proses pelaporan di Polres Gresik. 

“Tanah ini sertifikat masih atas nama Alm. H. Harto Sholechan dan tidak ada perubahan kepemilikan hak tanah saat ini. Berdasarkan Keterangan Surat Waris (KSW) Alm. Harto Sholechan memiliki ahli waris yakni Drs. H.Suprapto, Hj. Masbichah, Faisal Arie Johan, Fariz Surya Herlambang dan Reiza Linda Lupita. Semua ahli waris sepakat menguasakan untuk menempati lahan tersebut kepada M.Saluki,” tegas Fariz sambil memberikan bukti KSW dan Sertifikat hak milik atas tanah tersebut.

Ditambahkannnya, jika ada pihak yang mengakui tanah itu dan melaporkan ke Polres Gresik dengan tuduhan menempati pekarangan milik orang lain itu tidak benar. Karena pihak ahli waris telah memberikan kuasa untuk menempati lahan yang berada di Desa Asem Papak, Kecamatan Sidayu Gresik.

“Bukti kita kuat, dan aset-aset milik almarhum saat ini banyak yang di jual oleh pihak lain yang mengaku sebagai ahli waris. Akan tetapi semuanya tidak bisa balik nama,  karena ahli waris yang asli tidak ikut tanda tangan untuk peralihan hak atas aser tersebut,” tegasnya.

Untuk diketahui M.Saluki dilaporkan ke Polres Gresik berdasarkan LP/B/803/XII/2022/SPKT/ Polres Gresik/Polda Jatim tanggal 8 Desember 2022. (yad)

Penjaga Dilaporkan ke Polisi, Dibela Ahli Waris dan Spiritual  Selengkapnya

Ditpolair Polda Jatim Pantau Kawasan Banjir, Polres Gresik dan Bupati Gresik Salurkan Bantuan Sembako Naik Perahu Karet

GRESIK,1minute.id – Banjir luapan Kali Lamong di sejumlah kecamatan di Kabupaten Gresik menjadi perhatian Polri. Ditpolair Polda Jatim bersama Polres Gresik melakukan pemantauan di sejumlah desa terdampak banjir kiriman tersebut.pada Kamis, 24 Februari 2023. 

Selain melakukan pemantauan juga melakukan pembagian bantuan paket sembako kepada warga terdampak banjir Kali Lamong. Ditpolair Polda Jatim melakukan pemantauan di Kecamatan Driyorejo, Menganti dan Cerme. Banjir di Kecamatan Driyorejo disebabkan Kali Avour di aliran Sungai Brantas meluap. Sejumlah desa terendam air diantaranya Desa Sumput, Desa Krikilan dan Desa Driyorejo. Pemantauan dilanjutkan ke Kecamatan Menganti kemudian ke Kecamatan Cerme. 

“Kami melakukan pemantauan di beberapa Desa di wilayah Gresik, yang tergenang air atau banjir akibat dari terjadinya hujan dan debit air naik dari Kali Lamong dan anak sungai Kali Brantas,” tegas Ditpolairud Polda Jatim AKBP Puji Hendro Wibowo pada Kamis, 23 Februari 2023.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melakukan bakti sosial ke Desa Morowudi, Kecamatan Cerme. Kapolres Adhitya bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membagikan paket sembako kepada warga desa setempat. Kapolres Adhitya didampingi Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra dan jajaran pejabat utama (PJU) Polres Gresik. 

Sedangkan, Bupati Gresik Fandi didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Darmawan dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Dhiannita Tri Astuti. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menyatakan pihak meninjau langsung warga terdampak banjir di kecamatan Cerme. Ketinggian air mulai dari 40 centimeter sampai 60 centimeter. Beberapa rumah terdampak banjir. “Saat ini kami memberikan bantuan sosial sembako dan obat-obatan, ada ratusan paket,” tegas Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom.

Ia menghimbau kepada warga berada di sekitar aliran Kali Lamong untuk waspada agar jangan sampai musibah banjir ini menelan korban. Selain itu juga mengimbau anak-anak agar tidak berenang di sekitar lokasi banjir. “Warga yang rumahnya terdampak banjir di sarankan mengungsi ke tempat pengungsian yang telah disediakan, karena nanti khawatir arus listrik,” tegas alumnus Akpol 2002 itu. (yad)

Ditpolair Polda Jatim Pantau Kawasan Banjir, Polres Gresik dan Bupati Gresik Salurkan Bantuan Sembako Naik Perahu Karet Selengkapnya