Mitigasi Yankes, Bupati Gresik Serahkan Bantuan Ambulans Laut ke Warga Pulau Gili Noko

GRESIK,1minute.id – Pulau Gili punya  ambulans laut. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang menyerahkan bantuan ambulans laut itu kepada Kepala Desa (Kades) Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik Supar pada Rabu, 1 Juni 2022.

Penyerahan ambulans laut di Dermaga Dusun Pamona disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah serta muspika Kecamatan Sangkapura. 

Satu unit ambulans laut itu hibah program Corporate Social Responbility (CSR) dari Self-Regulatory Organization (SRO) Pasar Modal Indonesia yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT. Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dari Pasar Modal Indonesia

“Ini sebagai langkah mitigasi dalam pelayanan kesehatan untuk warga Bawean yang di kepulauan agar ada kemudahan dalam penanganan pelayanan kesehatan,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Rabu,1 Mei 2022. 

Untuk diketahui warga Dusun Gili terdapat sekitar 300-an unit rumah. Jumlah penduduk sekitar 1.000 jiwa. Selama ini, ketika ada warga setempat memerlukan perawatan kesehatan harus dibawah menggunakan perahu motor menuju puskesmas dengan jarak tempuh kurang lebih 45 menit. 

Ambulans laut memiliki dua mesin berkapasitas masing-masing 40 PK. Ambulans laut ini bisa melaju dengan kecepatan 20 knot atau 37,04 kilometer per jam atau kurang lebih 20 menit. Lebih cepat 25 menit. 

Bupati Fandi Akhmad Yani mewanti-wanti kepada nakhoda ambulans laut untuk gerak cepat (gercep) ketika ada warga Dusun Gili memerlukan ambulans laut. “Handphone harus on selama 24 jam,”tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dihadapan Kepala Desa Sidogedungbatu Supar, Kadinkes dan sejumlah warga yang lainnya. (yad)

Mitigasi Yankes, Bupati Gresik Serahkan Bantuan Ambulans Laut ke Warga Pulau Gili Noko Selengkapnya

PLTS Pertama di Pulau Gili Dibangun, Bupati Gresik dan Tomas Doa Bersama Untuk Melancarkan Pembangunan

GRESIK,1minute.id – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) ngebut melakukan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Pulau GilI, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik. Sejumlah tiang untuk solar cell telah terpasang di lahan seluas 1.300 meter persegi. PLTS di Dusun Gili, Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik itu adalah impian puluhan tahun masyarakat setempat. 

Sejak Indonesia merdeka, ribuan jiwa warga di Pulau Gili itu belum menikmati aliran listrik dari perusahaan setrum listrik negara. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani disela-sela kunjungan kerja di Pulau Bawean menyempatkan mengunjungi warga Pulau Gili pada Rabu, 1 Juni 2022. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani naik perahu selama 45 menit. Saat itu, sinar matahari sedang terik. Diatas ubun-ubun. 

Kedatangan Bupati berusia 36 tahun itu untuk melihat progres pembangunan PLTS itu. Masyarakat menyambut antusias “tamu” istimewa itu. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada Dirut PLN unit Jatim yang bisa memenuhi harapan masyarakat di Pulau Gili.

“Sejak zaman kemerdekaan, hak masyarakat Gili mendapatkan listrik belum ada. Alhamdulillah saat ini sudah mulai dibangun,”ujarnya.  Gus Yani menambahkan pembangunan PLTS ini hasil dari sinergitas Pemkab dan PLN Gresik. Pihaknya menyampaikan aspirasi ribuan jiwa warga Pulau Gili untuk menikmati aliran listrik mendapatkan respon positif dari manajemen PLN. “Hingga kini dibangun salah satu titik pembangkit listrik tenaga surya oleh PLN unit Jatim,” ujarnya. 

Bupati berharap dengan pembangunan pembangkit listrik ini bisa bermanfaat kepada masyarakat Bawean khususnya Gili Timur. “Semoga tahun 2022 selesai,” imbuhnya. Untuk memperlancar proses pembangunan PLTS kali pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini , Bupati Fandi Akhmad Yani bersama sejumlah tokoh masyarakat (Tomas) setempat menggelar doa bersama di atas salah satu pondasi PLTS. Doa diikuti oleh masyarakat setempat. “Semoga pembangunan bisa cepat selesai,”katanya. PLTS di Pulau Gili ini memiliki kapasitas 50 kWp. (yad)

PLTS Pertama di Pulau Gili Dibangun, Bupati Gresik dan Tomas Doa Bersama Untuk Melancarkan Pembangunan Selengkapnya

Kementerian ATR/BPN Tetapkan 3.400 Ha LSD Di Pulau Bawean, Bupati Gresik Minta HKTI dan Penyuluh Petakan Saluran Irigasi 

GRESIK,1minute.id – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan lahan seluas 3.400 hektar sebagai lahan sawah dilindungi (LSD) di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. 

Ribuan hektar lahan pertanian itu tidak boleh dialihfungsi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik akan melakukan support anggaran untuk menambah saluran irigasinya. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Kementerian ATR/BPN menetapkan 3.400 hektar lahan sawah dilindungi (LSD). “Ditetapkan (LDS) tidak boleh dialihfungsi.

Harus fokus terhadap LSD di Pulau Bawean ini,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani dihadapan anggota Gapoktan Pulau Bawean di SDIT Al Huda di Desa Sungairujing, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik pada Selasa, 31 Mei 2022. Halalbihalal secara lesehan ini juga diikuti Ketua himpunan kerukunan tani (HKTI) Gresik Musa.

“Ini menjadi PR Ketua HKTI dengan Penyuluh dan Gapoktan terkait Lahan Sawah Dilindungi (LSD) yang sudah dicanangkan oleh kementrian ATR BPN yang bertujuan untuk peningkatan produktifitas pertanian.” Ujarnya.

“Selanjutnya kita susun bagaimana program-program sektor pertanian yang ada di Kepulauan Bawean termasuk Faktor irigasi yang menjadi Variabel penting untuk peningkatan produktifitas padi,”imbuhnya.

Untuk itu, perlu langkah cerdas dalam membangun irigasi, jadi jangan sampai proyek irigasi dibangun di lokasi diluar LSD,”tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Pulau Bawean berada 180 mil laut dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Gresik. Di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean ini, terdapat 30 Gapoktan di Kecamatan Sangkapura dan Tambak. Serta, 200 kelompok tani (Poktan). Rincianya, 116 kelompok tani di Kecamatan Sangkapura dan 84 kelompok tani di Kecamatan Tambak. 

Data gabungan kelompok Tani (Gapoktan) Pulau Bawean rata-rata produksi 6-7 ton per hektar. Panen satu dan dua kali selama setahun. Hasil produksi gabah sebanyak 41.399 ton per tahun. Produksi beras mencapai 21.328 ton. Surplus beras 11 ribu ton pertahun.

Produktifitas hasil pertanian bisa digenjot dengan melakukan penambahan saluran irigasi, dan ketersedian pupuk. “Pemkab Gresik akan mengalokasikan anggaran untuk menambah jaringan irigasi di Pulau  Bawean,” kata GusYani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Dengan irigasi yang cukup produktifitas hasil pertanian bakal semakin meningkat. “Bila saat ini, ada yang panen dua kali setahun bisa ditingkatkan menjadi tiga kali panen setahun. Sedangkan, yang panen sekali bisa menjadi dua kali panen setahun,”katanya. Pemkab Gresik, imbuhnya, sangat peduli dengan masalah pertanian. Sebab, sektor pertanian ini terbukti paling tahan banting selama pandemi Covid-19 ini.

“Ekspor pertanian justru mengalami kenaikan saat Pandemi Covid-19 dimana sampai dikaji oleh kementrian pertanian,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Selain itu, Bupati berusia 36 tahun ini, meminta kepada penyuluh dan gapoktan untuk tertib administrasi dalam penebusan alokasi pupuk bersubsidi. Sebab, saat kebutuhan pupuk bersubsidi secara nasional belum bisa mencukupi kebutuhan para petani. “Kalau tertib administrasi, alokasi pupuk bersubsidi bisa sesuai kebutuhan petani,”tegasnya.

Saat ini, Pemkab Gresik upaya untuk mencukupi kebutuhan pupuk untuk pertanian dengan melakukan pembelian pupuk cair.

Ketua Gapoktan Gresik Abdul Hamid menambahkan, Pulau Bawean surplus beras sebanyak 11 ribu ton pertahun. Ia mengapresiasi langkah Bupati Fandi Akhmad Yani dalam penyaluran bantuan sosial tidak diwujudkan uang tunai. “Uang (bansos) nanti bisa dibelanjakan membeli beras dan kebutuhan lainnya,”ungkapnya. (yad)

Kementerian ATR/BPN Tetapkan 3.400 Ha LSD Di Pulau Bawean, Bupati Gresik Minta HKTI dan Penyuluh Petakan Saluran Irigasi  Selengkapnya

Bupati Gresik Inginkan Karangtaruna sebagai Inovator Pengungkit Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Daerah 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan kunjungan kerja (kunker) selama 3 hari ke Pulau Bawean mulai  Selasa, 31 Mei 2022. Selain membuka Musabaqa Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXX Kabupaten Gresik di Alun-alun Sangkapura, Kecamatan Sangkapura pada Selasa malam, 31 Mei 2022.

Mengawali kunker Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik pengurus Karangtaruna Kecamatan Sangkapura. Pelantikan dihelat di Pendapa Kecamatan Sangkapura pada Selasa, 31 Mei 2022. 

Menurut Fandi Akhmad Yani, pelantikan pengurus Karangtaruna ini adalah sebagai tonggak terlibatnya anak muda atas kontribusinya dalam peningkatan ekonomi berbasis potensi di daerah. 

Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani melanjutkan anak muda khususnya yang tergabung dalam organisasi karangtaruna ini harus mampu melahirkan inovasi dan kreatifitas serta memiliki wawasan yang luas sehingga menjadi generasi muda yang berkarakter. 

“Saat ini kita dihadapkan pada era digitalisasi dan teknologi modern, anak muda harus punya andil didalamnya. Terutama dalam hal bangkitnya ekonomi di era digital.  Manfaatkan kemajuan teknologi ini melalui platform yang ada,”kata Gus Yani. 

Sektor UMKM menjadi penunjang sektor pariwisata di daerah. Pulau Bawean memiliki potensi besar. “UMKM menjadi sesuatu yang tidak boleh diremehkan. Sebab UMKM mempunyai banyak peluang sehingga mampu melahirkan lapangan kerja baru dan mandiri,” pungkas Gus Yani. 

Gus Yani pun  memberikan sebuah tantangan (challenge) bagi anak muda. Melalui platform dan berbagai variabel, anak muda ditantang untuk memanfaatkan platform tersebut.  Diharapkan ada sinergitas antara peran anak muda dengan pekerja seni di Gresik untuk dapat tampil dipermukaan. “Dan ini akan memberikan dampak yang luar biasa terhadap peningkatan ekonomi di sektor pekerja seni nantinya,”katanya.

Pelantikan Karangtaruna Sangkapura dipimpin oleh Muhammad Mukhet disaksikan oleh 

Kepala Dinas Sosial selaku pembina Karangtaruna dr Ummi Khoiroh, Asisten Pemerintahan dan Kesra Gresik Suyono dan juga Muspika Sangkapura ini berlangsung khidmat. (yad)

Bupati Gresik Inginkan Karangtaruna sebagai Inovator Pengungkit Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Daerah  Selengkapnya

Menteri Sofyan Djalil Serahkan 555 Sertifikat Tanah Aset Pemkab kepada Bupati Gresik 

GRESIK,1minute.id – Aset tanah pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersertifikat bertambah 555 bidang. Penyerahan ratusan bidang sertifikat hak atas tanah diserahkan secara simbolis oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A. Djalil kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Banyuwangi pada Minggu malam, 29 Mei 2022.

Penyerahan ratusan bidang sertifikat tanah aset Pemkab Gresik itu disaksikan oleh Kepala kantor wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Timur Jonahar serta Bupati dan Wali Kota di Jawa Timur. Acara diawali dengan penyerahan hibah anggaran pola trijuang Pemkab Gresik kepada Kementerian ATR/BPN sebesar Rp 3 miliar. Anggaran hibah berasal dari APBD Gresik untuk mendukung pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang sudah di mulai di Kabupaten Gresik.

Fandi Akhmad Yani disela-sela kegiatan menyampaikan ucapan terima kasih atas sinergi yang sudah terjalin antara Pemkab Gresik dengan Badan Pertanahan Nasional utamanya BPN Gresik yang dikepalai oleh Asep Heri dalam mewujudkan target Gresik Kabupaten Lengkap 2022.

Dalam kesempatan ini, diberikan juga penghargaan sekaligus menerima Bendera Pataka atas kinerja 100% PTSL 2021 dan penyelesaian residu PTSL 2020 dan 2021 yang diraih oleh BPN Gresik menempati urutan pertama, BPN Kota Surabaya posisi runner up dan BPN Pacitan menempati posisi ketiga.

Pemkab Gresik berupaya menuntaskan pensertifikatan tanah di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sebanyak 325 ribu bidang tanah. Rincianya,175 ribu bidang tanah belum bersertifikat, dan 150 bidang tanah belum diukur. Semuanya tersebar di 120 desa dalam 10 kecamatan. (yad)

Menteri Sofyan Djalil Serahkan 555 Sertifikat Tanah Aset Pemkab kepada Bupati Gresik  Selengkapnya

GHC Hadirkan Juleha Bersertifikasi, Daging Kurban Dijamin Halal 

GRESIK,1minute.id – Hari Raya Idul Adha semakin dekat. Puluhan juru sembelih atau dikenal jagal hewan mendapatkan pelatihan menyembelih sesuai syariat Islam di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik pada Minggu, 29 Mei 2022. Pelatihan dan pemberian sertifikasi kepada juru sembelih halal Indonesia (Juleha) menandai Launching Gresik Halal Center (GHC) yang diresmikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah. GHC dinakhodai oleh Abdul Malik itu. 

Wabup Aminatun Habibah mengajak para juru sembelih halal (Juleha) Indonesia untuk mengikuti pelatihan secara serius. Sebab, pelatihan yang dilakukan oleh pengurus Gresik Halal Center bisa menambah keilmuan tata cara penyembelihan yang baik dan halal. 

Pelatihan juru sembelih halal ini diharapkan mampu mendorong tersedianya juru sembelih yang berkompetensi dan profesional. Apalagi, sebentar lagi Idul Adha. “Ini merupakan kesempatan bagi kita semua agar mendapat sertifikasi sebagai juru sembelih halal dalam pengembangan halal produk pada industri pengolahan khususnya untuk pengolahan makanan di Kabupaten Gresik,”katanya  

Launching GHC dan pelatihan Juleha Indonesia ini dihadiri Ketua Halal Center Jatim (HCJ)  Agus Susilo, Dewan Pakar Edi Purwanto, Direktur Gresik Halal Center (GHC) Abdul Malik anggota DPRD Gresik A.M Syafi’, Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Gresik Moh. Qoyyim, serta Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik Zainal Abidin. 

“Mudah-mudahan dengan dikukuhkannya Juleha ini, pelaksanaan penyembelihan hewan Qurban baik yang besar atau yang kecil dapat terlaksana dengan tuntunan syariat Islam dan teroganisir secara baik,”harap Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. Lebih lanjut, Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah melanjutkan Pemkab Gresik telah siap mewujudkan Program Gresik Halal Center tersebut. Diantaranya, mendirikan Kawasan Industri Halal (KIH) di wilayah Kecamatan Sidayu sebagai proyek percontohan produk makanan dan minuman halal di Jawa Timur. 

Sementara itu, Direktur Gresik Halal Center (GHC) Abdul Malik dalam sambutannya mengatakan pengukuhan Gresik Halal Center (GHC) merupakan spirit konstitusional amanah Pemerintah melalui UU 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. “Juru sembelih halal (Juleha) dalam rangka menyiapkan juru sembelih yang berkompetensi dan profesional  menyambut hari raya Kurban untuk menjamin tersedianya daging Qurban yang halal baik saat penyembelihan maupun saat proses,”katanya. Disamping itu, dalam rangka terus menjaga label Halal daging kurban yang akan di konsumsi masyarakat, dalam menjaga itu diharapkan juru sembelih di seluruh masjid di Gresik tidak hanya halal dalam penyembilah namun juga dalam proses.

Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kemenag Gresik Moh. Qoyyim menambahkan kita dipaksa melangkah bertindak demi syiar Islam dengan koordinasi yang baik dengan stakeholder dalam menjaga produk makanan dan minuman yang Halal menuju kabupaten Gresik yang Halalan Toyibah. “Kemenag mensupport penuh langkah langkah Gresik Halal Center dalam membantu pemerintah sesuai apa yang sudah instruksikan oleh Presiden melalui UU No 33 tahun 2014,” terangnya.

Dengan adanya pengukuhan Juru Sembelih Halal dan pelatihan dalam menyambut hari raya Kurban diharapkan menjadi edukasi tentang penyembelihan yang Syar’i menurut hukum islam sesuai dengan standar kompetensi kerja nasional yang di tetapkan oleh pemerintah,”katanya. (yad)

GHC Hadirkan Juleha Bersertifikasi, Daging Kurban Dijamin Halal  Selengkapnya

Aliyah Ghozali, Ketua PC Muslimat NU Gresik

GRESIK,1minute.id – Aliyah Ghozali, Nakhoda baru Pengurus Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Gresik. Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Assalafi Al Kholili, Kelurahan Pakelingan, Gresik, itu memperoleh 282 suara dalam konferensi Periodik XVIII PC Muslimat NU  yang di buka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Minggu, 28 Mei 2022.

Suara yang diraih Aliyah Ghozali itu mengungguli dua calon lainnya yakni Hajar 190 suara dan Anjar 1 suara. Sebanyak 3 suara abstain. Lantunan salawat beberapa kali mengalun. Aliyah terharu. Ia tidak menyangka bisa mendapatkan amanah di organisasi badan otonom (banom) Nahdlatul Ulama (NU) di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. 

“Muslimat ini milik kita bersama. Harapan ke depan, terus kita kuatkan ahlussunah annahdliyah,”harapnya. Konferensi Periodik XVIII PC Muslimat NU Gresik mengusung tema “Kemandirian Muslimat NU Untuk Kesejahteraan Ummat” dihadiri antara lain Ketua Pengurus Wilayah (PW) Muslimat Jawa Timur Hj. Masruroh Wahid, Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik  KH. Mulyadi, Anggota DPRD Jatim Hj. Ufiq Zuroidah dan nggota DPRD Gresik Lilik Hidayati. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya menegaskan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik akan mensupport apa yang menjadi program dan kegiatan Nahdlatul Ulama di Kabupaten Gresik.

“Terkait bantuan untuk pengembangan kantor Muslimat NU dimana nantinya juga menjadi aset PBNU semoga dapat bermanfaat untuk Muslimat NU Gresik,”katanya.

Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini menyinggung rencana warga nahdliyin untuk membangun rumah sakit dan NU Center di wilayah Driyorejo. “Pembangunan rumah sakit NU dan NU Center ini banyak memiliki manfaat untuk kemaslahatan warga Gresik,”harap Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah. 

“Mudah-mudahan Muslimat juga segera memiliki rumah sakit Muslimat dan kilinik berlabel NU. Dan dalam Konferensi ini mudah-mudahan memilih yang terbaik untuk Muslimat NU dan Islam ala Nahdlatul Ulama,”imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PW Muslimat NU Jawa Timur Hj. Masruroh Wahid dalam arahannya menekankan Muslimat harus menjadi organisasi yang tumbuh kembang dan subur Ahlusunah Wal Jamaah Al Nahdliyah untuk kemaslahatan dan peradaban dunia.

“Kita harus kaji diri kita agar kita tidak menjadi orang yang tidak terkesima dengan tawaran atas kemajuan negara lain melalui Jamiyah Muslimat Nahdlatul Ulama,”pesannya.

Muslimat NU, tambahnya, merupakan wadah perjuangan bukan wadah bergosip mari kita niatkan Muslimat ini semata mata mengharap ridho Allah Subhanahu wata’ala. “Muslimat NU Kabupaten Gresik sangat luar biasa dari sisi tatanan bidang organisasi kedepan siapapun yang terpilih menjadi Ketua PC Muslimat NU Gresik harus memperhatikan betul-betul semua bidang tersebut dan harus digerakkan.” harapnya.

Selain itu, Masruroh berharap pengurus baru yang terpilih untuk memperkuat produk UMKM yang dilakukan oleh ibu-ibu harus go nasional dan Internasional selain untuk menopang Ekonomi rumah tangga terlebih dapat menopang Perekonomian Indonesia.

Pada kesempatan Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik KH. Mulyadi mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah yang telah menghibahkan tanah seluas 3 hektar kepada NU untuk pembangunan NU Center yang berlokasi Driyorejo serta hibah tanah untuk mendirikan rumah sakit NU di wilayah Cerme, Dan terakhir bantuan untuk pengembangan Kantor Muslimat NU Gresik.

“Bantuan ini merupakan wujud sinergi pemerintah dengan NU agar senantiasa istiqomah dan ikhlas berkhidmah untuk kemaslahatan umat. Apalagi, Bupati Gresik dan Wakil Bupati Gresik adalah kader NU tulen,” katanya. (yad)

Aliyah Ghozali, Ketua PC Muslimat NU Gresik Selengkapnya

Kunjungan Atase KBRI Tokyo Buka Peluang Ekspor Produk UMKM Gresik ke Jepang 

GRESIK,1minute.id – Produk UMKM Gresik bakal semakin banyak membanjiri pasar internasional. Diantaranya, Jepang. Harapan itu muncul setelah Bupati Gresik Fandi Akhmad menerima kunjungan Atase Keuangan KBRI Tokyo Jepang, Fadli Rinaldi Lubis terkait pemberdayaan dan pengembangan UMKM di Kabupaten Gresik. 

Atase Keuangan KBRI Tokyo tidak datang sendirian.  Ia mengajak salah satu Asosiasi bisnis di Jepang untuk mengenalkan dan memfasilitasi pengembangan bisnis UMKM untuk menembus pasar Jepang. 

Dalam keterangannya, Atase Keungan KBRI Tokyo Fadli Rinaldi Lubis menjelaskan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo melalui kolaborasi dalam UMKM Center terus berkomitmen memfasilitasi pengembangan bisnis UMKM Indonesia untuk dapat menembus pasar Jepang. “Hal ini sebagai upaya mempercepat pemulihan ekonomi nasional pasca-pandemi,”kata Fadli pada Senin, 23 Mei 2022.

Ia melanjutkan, pasar Jepang dikenal dengan standarnya yang tinggi. Oleh karena itu, jika sudah dapat masuk ke pasar Jepang, maka produk Indonesia akan lebih mudah melakukan penetrasi ke pasar internasional. Untuk itu, pemberdayaan UMKM Indonesia khususnya di Kabupaten Gresik ini untuk berkembang di pasar Jepang adalah salah satu prioritas utama KBRI Tokyo,“ tambahnya. 

Ia sengaja mengajak asosiasi pengusaha di Jepang yang akan memfasilitasi UMKM Center ke Kabupaten Gresik untuk melihat secara langsung berbagai macam produk unggulan yang sudah terdaftar dan layak ekspor untuk dipasarkan di Jepang. Produk unggulan diantaranya  hasil pengolahan rotan yang ada di Kecamatan Menganti, Kerang di Kecamatan Ujungpangkah, Mangga dan produk-produk unggulan lainnya. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Gresik Ny. Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada KBRI Jepang yang telah mempercayai dan memfasilitasi UMKM Gresik untuk dapat berkembang hingga menembus pasar Internasional. 

“Kami pemerintah kabupaten Gresik menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya atas perhatian terhadap UMKM kami,” kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. Pemkab Gresik, lanjutnya, berkomitmen mendorong UMKM agar mampu berdaya saing. Berbagai bentuk pelatihan hingga stimulus berupa bantuan pendanaan juga telah disiapkan oleh Pemkab Gresik untuk UMKM. 

“Selain kita dorong UMKM untuk maju, UMKM juga kita fasilitasi stimulus berupa kredit lunak mikro tanpa agunan dan ada juga dengan bunga rendah,” imbuh Gus Yani. 

Selain itu, lanjut Gus Yani, pihaknya juga memberikan pelatihan terhadap UMKM di Gresik terkait dengan sertifikasi maupun legalitas hingga mampu melakukan ekspor. “Kita jalin sinergitas dengan Bea Cukai Gresik untuk sisi legalitas dan sertifikasi hingga menemukan buyer yang cocok untuk UMKM kita,”tegasnya. 

Dirinya berharap, jalinan kerjasama dengan KBRI terkait dengan pengembangan UMKM di Gresik ini terus berlanjut seiring dengan pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi. (yad)

Kunjungan Atase KBRI Tokyo Buka Peluang Ekspor Produk UMKM Gresik ke Jepang  Selengkapnya

Bupati Gresik Ajak OPD Mengelola Arsip dengan Baik. Ini Fungsi Arsip bagi Pemerintah !


GRESIK,1minute.id –  Arsip dalam penyelenggaraan pemerintahan sebagai pusat informasi. Sebab, arsip, salah satu bahan akuntabel sebagai bukti otentik. Hal ini disampaikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat membuka Forum Discussion Group (FGD) tentang Pengawasan Kearsipan di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Senin, 23 Mei 2022. FDG itu diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik. 

Menurut Fandi Akhmad Yani, arsip merupakan dokumen penting yang harus dijaga. Sebab, arsip merupakan bahan bukti resmi penyelenggaraan administrasi pemerintahan.  “Dengan adanya arsip ini diharapkan menjadi tolak ukur keberhasilan pemerintah. Karena kearsipan memegang peran penting. Sehingga ketika menghadapi suatu persoalan, nanti yang dilihat dari arsip,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Ia mengajak semua organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk mengelola kearsipan dengan baik dan benar. 
Mengapa? Sebab, arsip menjadi tulang punggung pemerintahan, pembangunan dan menjadi bahan pertanggungjawaban kinerja organisasi. Keberadaannya arsip harus diselamatkan dan dikelola sangat profesional sesuai dengan kaidah dan ketentuan yang berlaku. 

“Semoga para peserta yang ikut kegiatan ini nantinya  bisa menerapkan apa yang didapat dalam penyusunan arsip secara baik dan benar,”harapnya. Menurutnya, di era digital ini semua harus mengikuti zaman yang ada. 
“Kita sekarang lagi menata sistem untuk melakukan digitalisasi untuk arsip dan perpustakaan. Jadi, selain ada bukti fisik kami juga mempunyai bukti secara digital,”ujarnya. 

Bila,tambahnya, selama ini masih banyak orang menganggap tidak penting adanya arsip. Padahal, keberadaan arsip sangat dibutuhkan untuk memberikan bukti yang lebih konkret. “Saya berharap agar kita semua dapat membangun kearsipan di Gresik agar lebih baik dan tertata dengan rapi,”tegasnya. (yad)

Bupati Gresik Ajak OPD Mengelola Arsip dengan Baik. Ini Fungsi Arsip bagi Pemerintah ! Selengkapnya

Wabup Gresik Ajak Muslimat Kolaborasi Menurunkan Angka Stunting dan Pengangguran

 GRESIK,1minute.id – Konferensi Pengurus Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama bakal menggelar pekan depan, Minggu, 28 Mei 2022. Sebelum proses pemilihan, dilakukan pra Konferensi XVIII PC Muslimat NU di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim pada Minggu, 22 Mei 2022.

Pra Konferensi organisasi salah satu Badan Otonom NU ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua dan Sekretaris PC Muslimat NU Gresik Nafi’atus Sa’adah-Ani Rohmawati,, Anggota DPRD Gresik Lilik Hidayati serta Ketua PAC Muslimat NU Se-Kabupaten Gresik.

Ketua PC Muslimat NU Gresik Nafi’atus Sa’adah mengungkapkan, kegiatan Pra Konferensi Periodik XVIII PC Muslimat NU merupakan landasan atau arahan dari PWNU Muslimat Jawa Timur maupun Bupati dan Wakil Bupati Gresik. “Konferensi direncanakan pada 28 Mei 2022,”terang Nafi’atus Sa’adah dalam sambutannya.
Dalam Konferensi mendatang tujuannya adalah menyampaikan laporan pertanggungjawaban selama 5 tahun, menyusun program 5 tahun kedepan, dan Pemilihan Ketua Baru periode 2022-2027 yang harus dikemas sesuai tata tertib.

Dalam Konferensi nanti, pihak mengundang seluruh Ketua PAC dan Ranting Muslimat NU Se-Kabupaten Gresik. “Konferensi merupakan acara lima tahunan yang menentukan arah program PC Muslimat NU Gresik kedepan,”katanya. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berharap pengurus PC Muslimat NU Gresik kedepan dapat bersinergi dengan program pembangunan Pemerintah Kabupaten Gresik. Selain itu, Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini mendorong  Muslimat NU  membantu menurunkan kasus stunting  di Kabupaten Gresik masih diangka 20 persen. “Mari bersama-sama membantu menekan kasus stunting kepada anak-anak generasi kita,”katanya. 

Selain sinergi dan kolaborasi menurunkan angka stunting, Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah mengajak Muslimat NU menurunkan angka pengangguran di Gresik. “Angka pengangguran juga menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Gresik, untuk itu Muslimat jangan bekerja sendiri namun harus bekerja secara kolektif bersama-sama dengan membina UMKM yang ada di daerah masing-masing,”ujarnya. (yad)

Wabup Gresik Ajak Muslimat Kolaborasi Menurunkan Angka Stunting dan Pengangguran Selengkapnya