Tanggap Bencana, Anggota Kodim Gresik Karya Bakti Perbaiki Tanggul Desa Cermen 

GRESIK,1minute.id – Anggota Komandan Distrik Militer (Kodim) 0817/Gresik turun tangan melakukan perbaikan tanggul Desa Cermen, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik yang jebol akibat di terjang air bah aliran Kali Lamong. 

Pembenahan tanggul dilakukan dengan melakukan pemasangan batang bambu sebagai tiang yang ditancapkan dengan menggunakan ekskavator milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik. 

Puluhan batang bambu ditancapkan di tanggul yang jebol sepanjang 32 meter itu. Setelah pemasangan tiang bambu kemudian dilapisi anyaman bambu (Gedhek)  serta terpal untung pelindung agar urukan tanah tidak gampang hilang tergerus air bah kiriman dari hulu Kali Lamong itu.

Kini, tanggul anak Kali Lamong yang jebol pada Senin lalu, 25 Oktober 2022 telah diperbaiki kolaborasi, sinergitas pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Anggota Kodim 0817/Gresik yang dibawah komando Kapt Inf Zainudin Bisma, Danramil Kedamean dan masyarakat setempat terdampak luapan Kali Lamong itu. 

Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar mengatakan, pihak telah menginstruksikan anggota TNI sebagai garda terdepan ketika ada bencana. Saat itu juga langsung cepat bertindak di desa yang terdampak

“Begitu kami menerima informasi air Kali Lamong sudah mulai rata dengan tanggul, kami sudah intruksikan agar para anggota untuk siaga, begitu ada laporan tanggul jebol di Desa Cerme, Kami langsung perintahkan anggota untuk bantu evakuasi warga, dan juga membantu membenahi tanggul jebol,”kata Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar kepada wartawan pada Rabu, 26 Oktober 2022.

TANGGAP BENCANA: Prajurit TNI dari Kodim 0817/Gresik membantu perbaikan tanggul di Desa Cermen, Kecamatan Kedamean,Kabupaten Gresik yang jebol akibat di terjang air bah luapan Kali Lamong ( Foto: Kodim Gresik for 1minute.id)

Terpisah, Danramil Kedamean Kapt.Inf Zainudin Bisma mengatakan pihaknya selain membantu melakukan perbaikan tanggul juga membantu proses evakuasi warga yang terdampak luapan Kali Lamong. “Kami juga membantu proses distribusi bantuan kepada warga terdampak,”kata Zainudin pada Rabu, 26 Oktober 2022. Kondisi genangan air, kata Zainudin mulai surut. 

Sekitar pukul 12.30 WIB ketinggian air tersisa setinggi 10 centimeter. Warga Desa Cermen yang sempat mengungsi di tenda-tenda berangsur balik ke rumah masing-masing. Mereka balik untuk melakukan bersih-bersih setelah rumahnya tergenangi air pada Senin, 24 Oktober 2022. “Anggota kami juga turut membantu bersih-bersih rumah warga,”imbuhnya.  

Meski kondisi air sudah surut, pihaknya bersama anggota tetap bersiaga antisipasi banjir susulan. “Semoga tidak terjadi banjir lagi,”harapnya. Seperti diberitakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani langsung terjun ke Desa Cermen untuk melihat kondisi tanggul Desa yang jebol. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengerahkan satu unit ekskavator milik DPUTR Gresik untuk melakukan perbaikan membutuhkan waktu sehari.

Pada Selasa, 25 Oktober 2022, perbaikan sementara tanggul anak Kali Lamong yang jebol sudah kelar. Kondisi perkampungan yang lebih rendah dari tanggul, DPUTR Gresik melakukan penyedotan air menggunakan mesin pompa. Air pun semakin surut. (yad)

Tanggap Bencana, Anggota Kodim Gresik Karya Bakti Perbaiki Tanggul Desa Cermen  Selengkapnya

Perbaikan Tanggul Desa Cermen Dikebut, BPBD Gresik Dirikan Tenda Antisipasi Pengungsi

GRESIK,1minute.id – Satu unit ekskavator terus melakukan penanggulan anak Kali Lamong di Desa Cermen, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Penanggulan dilakukan mulai Senin, 24 Oktober 2022. Tujuannya, membendung air bah luapan Kali Lamong dari hulu di Mojokerto dan Lamongan tidak semakin merendam rumah warga setempat. 

Sebab, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Surabaya sejumlah kabupaten/kota sepanjang Kali Lamong terjadi hujan. Di Mojokerto, hujan dengan intensitas sedang disertai petir terjadi antara pukul 13.00 WIB. Sementara, di Gresik hujan intensitas sedang terjadi pukul 13.00 WIB.

Kondisi cuaca itu berpotensi mengakibatkan debit air semakin tinggi. Arus pun semakin kuat. Sehingga, perbaikan tanggul di Desa Cermen yang jebol selebar 4 meter pada Senin, 24 Oktober 2022 segera teratasi.

MALAM HARI: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Saleh Rahanar memantau tanggul Desa Cermen, Kecamatan Kedamean yang jebol akibat deras arus air bah Kali Lamong pada Senin malam, 24 Oktober 2022 (Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Bupati Gresik  Fandi Akhmad Yani langsung datang ke lokasi. Dirinya didampingi Kepala Pelaksana BPBD Gresik Darmawan, Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUTR Gresik dan Camat Kedamean meninjau dari dekat jebolnya tanggul Anak Kali Lamong tersebut.

Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik meminta kepada Dinas terkait dibantu TNI-Polri untuk segera membantu evakuasi warga yang terdampak. “Dari laporan yang saya terima, jebolnya tanggul ini terjadi pukul 11.00 WIB yang hanya 1,5 meter. Namun beberapa jam kemudian sudah mencapai hampir 30 meter akibat tanah penahan tanggul tergerus air. Maka saya minta kepada Dinas terkait dan dibantu TNI-Polri untuk membantu proses evakuasi. Saya lihat BPBD juga sudah mendirikan tenda darurat bagi warga,”katanya.

Satu unit ekskavator juga dikerahkan Gus Yani untuk memperbaiki tanggul yang jebol. Selanjutnya akan dipasang bambu penahan dan karung berisi pasir sebagai langkah tanggap darurat agar air tidak semakin membanjiri rumah warga. “Sejauh ini tanggul Kali Lamong masih aman. Yang jebol adalah tanggul anak Kali Lamong. Ini secepatnya akan kita perbaiki sebagai  langkah tanggap darurat,” pungkasnya. (yad)

Perbaikan Tanggul Desa Cermen Dikebut, BPBD Gresik Dirikan Tenda Antisipasi Pengungsi Selengkapnya

Kali Lamong Meluap 4 Desa di Balongpanggang Terendam

GRESIK,1minute.id – Debit air Kali Lamong terus meningkatkan. Sejumlah desa di Kecamatan Balongpanggang, Benjeng dan Kedamean di Kabupaten Gresik mulai terendam air bah kiriman dari hulu yakni Mojokerto dan Lamongan. 

Derasnya arus membuat sejumlah tanggul jebol. Tanggul Desa Cermen, Kecamatan Kedamean, diantaranya. Pada Senin, 24 Oktober 2022 sekitar pukul 13.10 WIB tanggul desa Cermen jebol selebar 10 meteran. Air bah langsung merambah ke area persawahan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik melakukan sejumlah langkah untuk mengantisipasi bahaya terburuk. “Kami sudah persiapan perahu, bila air semakin tinggi dan masyarakat perlu mengungsi,”kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPPD Gresik F.X Driatmiko Herlambang pada Senin, 24 Oktober 2022.

Sementara itu, di Balongpanggang air bah semakin tinggi. Sebanyak 4 desa dilaporkan telah tergenangi luapan Kali Lamong. Berdasarkan data yang dihimpun dari Kecamatan Balongpanggang, empat desa adalah Pucung ; Wotansari; Sekarputih dan Dapet. Ketinggian air antara 20 centimeter hingga 40 centimeter. Sedangkan rumah yang tergenangi luapan Kali Lamong berkisar 62 unit rumah. “Area persawahan dan jalan poros yang mayoritas tergenangi air bah,”kata Camat Balongpanggang Muhammad Amri dikonfirmasi telepon selulernya pada Senin, 24 Oktober 2022.

TANGGUL JEBOL: Debit air semakin tinggi membuat tanggul di Desa Cermen, Kecamatan Kedamean jebol pada Senin, 24 Oktober 2022 ( Foto: Istimewa)

Ia menjelaskan kronologi “tamu” tahunan itu tiba pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB. Air bah itu datang setelah pada Minggu, 23 Oktober 2022 wilayah hulu yakni Mojokerto dan Lamongan diguyur hujan lebat. “Sehingga Kali Lamong  tidak bisa menampung air hujan tersebut karena debit air bertambah semakin banyak sehingga air meluber ke jalan dan merusak beberapa fasilitas umum, pertanian dan  jalan yang ada di wilayah kecamatan Balongpanggang,”kata Amri. (yad)

Kali Lamong Meluap 4 Desa di Balongpanggang Terendam Selengkapnya

Satgas Tanggap Bencana BUMN Gelontorkan Bantuan 2.500 Paket Sembako Korban Bencana di Malang, Blitar dan Trenggalek 

GRESIK,1minute.id – Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur kembali memberikan bantuan sembako untuk korban bencana di Jawa Timur. Kali ini 1.000 paket sembako disalurkan untuk korban banjir di Kabupaten Blitar dan Trenggalek.

Sebanyak 500 paket sembako diserahkan Koordinator Wilayah 3 (Blitar, Tulungagung dan Trenggalek) Satgas BUMN Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur Anang Kusetyono Budoyo kepada Bupati Blitar Rini Syarifah di Blitar pada Kamis, 20 Oktober 2022. Bantuan itu selanjutnya didistribusikan kepada korban banjir setempat. Berikutnya bantuan sembako dengan jumlah yang sama juga diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek.

Ketua Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur Dwi Satriyo Annurogo secara terpisah menyampaikan bahwa, beberapa hari terakhir bencana banjir dan longsor menimpa sejumlah daerah di wilayah Jawa Timur bagian Selatan. Untuk itu, Satgas BUMN harus gerak cepat berada di tengah-tengah para korban untuk membantu proses penanganan dampak bencana, salah satunya melalui bantuan sembako ini.

“Sembako merupakan basic need yang harus segera dipenuhi untuk para korban bencana. Ini bantuan tahap pertama dari kami. Setiap bantuan yang kami berikan, merupakan hasil Koordinasi Satgas BUMN dengan Pemerintah Kabupaten setempat, sehingga benar-benar tepat sasaran atau sesuai dengan kebutuhan para korban,”tandas Dwi Satriyo yang juga Direktur Utama Petrokimia Gresik ini.

Adapun setiap paket sembako yang disalurkan berisi beras (3 kg), minyak goreng (1 liter), gula (1 kg) dan mi instan (5 bungkus). Total nilai setiap paketnya mencapai Rp100 ribu. 

Dwi Satriyo menambahkan, bantuan ini menjadi bukti bahwa BUMN senantiasa hadir di tengah masyarakat, tidak terkecuali di saat terjadi bencana. Hal ini diharapkan dapat menguatkan semangat dari para korban bencana untuk segera pulih. “Satgas ini merupakan kolaborasi semua BUMN untuk bahu-membahu melakukan mitigasi dan penanggulangan awal saat bencana terjadi. Kehadiran Satgas BUMN juga membuat distribusi bantuan kepada masyarakat jadi lebih cepat, selain itu potensi terjadinya penumpukan bantuan dari BUMN juga dapat dicegah,”tandasnya.

Usai menerima bantuan secara simbolis, Bupati Blitar Rini Syarifah menyampaikan bahwa bantuan ini akan langsung disalurkan ke korban banjir yang melanda wilayah Blitar selatan. Bantuan ini akan meringankan beban para korban. “Terima kasih kepada BUMN. Semoga bantuan ini berkelanjutan, karena hari ini kita banyak dilanda bencana ada di tujuh kecamatan, dan dampaknya luar biasa. Selanjutnya, kita juga harus memperhatikan kondisi ekonomi korban pascabencana,” tandasnya.

Sementara itu, bantuan ini melengkapi bantuan yang sebelumnya telah disalurkan untuk korban banjir dan longsor di Kabupaten Malang, dengan total bantuan sebanyak 1.500 paket sembako.

Dwi Satriyo berharap bencana banjir dan longsor yang melanda beberapa daerah di Jawa Timur segera berakhir, sehingga tidak menimbulkan korban dan mengganggu perekonomian masyarakat. Kendati demikian, ia mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk tetap waspada, karena curah hujan yang tinggi menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) masih terjadi di beberapa wilayah Jawa Timur.

“Dengan kewaspadaan yang tinggi, dampak terjadinya bencana dapat diminimalisasi. Saya berharap bencana ini segera berakhir,” tutupnya. (yad)

Satgas Tanggap Bencana BUMN Gelontorkan Bantuan 2.500 Paket Sembako Korban Bencana di Malang, Blitar dan Trenggalek  Selengkapnya

Rescue Jari Manis Bengkak Terlilit Cincin hingga Hewan Reptil 

GRESIK,1minute.id – Musim hujan tiba. Hewan liar berkeliaran. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik bagai superhero memberikan pertolongan kepada warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Kali ini, petugas Damkar Gresik mendatangi rumah seorang warga di Jalan Mayjend Sungkono, Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas pada Rabu, 19 Oktober 2022. Sebab, rumah tersebut disatroni seekor biawak. Hewan reptil dengan panjang 80 centimeter masuk ke atas rumah tersebut. 

Sebanyak delapan personil dikerahkan untuk menangkap biawak itu. Petugas butuh waktu 45 menit untuk menjinakkan biawak tersebut. Kepala Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, tim Rescue diterjunkan setelah mendapatkan laporan dari Ny Sofiadi. “Ini penyelamatan ke-24 di bulan ini,”kata Sinaga. 

Sehari sebelumnya, petugas Damkar melakukan pertolongan seorang warga di Jalan Arjuna, Desa Bedanten, Kecamatan Bungah. M. Ubaidilah, penghuni rumah tersebut jari manis kirinya bengkak. Cincin nikah pun tidak bisa dilepas. 

Ubaidilah sudah melakukan berbagai upaya untuk melepaskan cincin yang melingkar di jari manisnya itu. Upaya gagal. Jari manis terluka. “Korban akhirnya meminta bantuan kami untuk melepaskan cincin itu. Butuh waktu hampir satu jam untuk memotong cincin itu,”katanya. (yad)

Rescue Jari Manis Bengkak Terlilit Cincin hingga Hewan Reptil  Selengkapnya

Damkar Gresik  Serahkan Binatang Buas dari Rescue ke BBKSDA 

GRESIK,1minute.id– Lukman teriak histeris. Warga Jalan Brantas, Kompleks Perumahan Randuagung, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik spontan teriak setelah melihat seekor ular piton pada Minggu, 16 Oktober 2022.
Ular sepanjang 3 meteran itu ditemukan di dalam kandang ayam milik Lukman. Perut ular membesar setelah memakan seekor ayam milik Lukman tersebut. Lukman pun melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas 

Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan-biasa disingkat-Damkar Gresik. Sebanyak delapan personil dikerahkan untuk melakukan proses evakuasi ular tersebut. Tim dipimpin oleh Rony Vincencius Soebiantoro, perwira piket juga Sekretaris Damkar Gresik itu. Proses evakuasi butuh waktu 15 menitan. 

“Warga lapor kepada Kami pukul 14.57 WIB,”kata Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Minggu, 16 Oktober 2022. Menurut Sinaga, sore itu pelapor bari saja pulang kerja. Rencananya, mau memberi makan ayam piaraannya. Ketika hendak memberikan makan ayam itu, pelapor melihat seekor ular dalam kandang ayam itu. “Menurut pelapor, ular telah memakan seekor ayam piaraannya,”katanya. 

Aksi rescue kali ke-19 yang dilakukan oleh Damkar Gresik pada Oktober 2022. Sebagai besar rescue ular. Lalu dibawa kemana ular hasil rescue diserahkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur. “Tapi ada juga dilepasliarkan ke tempat pergunungan untuk menjaga ekosistem,”katanya. (yad)

Damkar Gresik  Serahkan Binatang Buas dari Rescue ke BBKSDA  Selengkapnya

Ditinggal Kerja, Rumah Warga Lopang Ludes Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Musim hujan telah tiba. Namun, bencana kebakaran masih kerap terjadi. Dalam kurun waktu dua hari terakhir ini, ada tiga kejadian kebakaran di Gresik. Rincianya dua kali kebakaran alang-alang dan satu kejadian kebakaran rumah. 

Musibah rumah terbakar kali terakhir menimpa keluarga Slamet di Dusun Lopang, Desa/Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik pada Kamis, 13 Oktober 2022. Beruntung tidak ada korban jiwa kebakaran yang diduga akibat korsleting itu.

Informasi yang dihimpun dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkar Gresik rumah Slamet di lahap si jago merah terjadi pukul 11.10 WIB. Siang itu, rumah semi permanen itu dalam kondisi kosong. Slamet sedang bekerja. 

Tiba-tiba muncul asap dari dalam rumah tersebut. Tiuapan angin membuat lidah api cepat membesar. Warga dusun Lopang, Desa/Kecamatan Driyorejo panik. Sejumlah warga mencoba untuk memadamkan amuk si jago merah dengan menyiramkam air dari wadah ember. Sebagian warga lainnya menghubungi kantor Damkar Gresik. Petugas Damkar dari posko Krikilan, Kecamatan Driyorejo menuju lokasi kebakaran.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan kebakaran pukul 11.12 WIB. Sebanyak delapan personil berangkat menggunakan satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air berangkat pukul 11.15 WIB. 

“Anggota tiba di lokasi kebakaran pukul 11.26 WIB atau tidak lebih dari 15 menit,”kata Sinaga pada Kamis, 13 Oktober 2022. Standar Respon time berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri adalah 15 menit, pasca menerima laporan kebakaran. Kecepatan anggota damkar itu akhirnya bisa mengurangi fatalitas. Api cepat dikuasai sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya. “Penyebab kebakaran dugaan sementara adalah korsleting,”ungkap Sinaga. 

Dalam catatan Dinas Damkarmat Gresik kurun waktu 13 hari di bulan Oktober 2022 terdapat 10 kejadian kebakaran dan 15 kejadian penyelamatan. (yad)

Ditinggal Kerja, Rumah Warga Lopang Ludes Terbakar  Selengkapnya

Diduga Kesurupan Kuntilanak, Perempuan Muda Terbang dan Hinggap Diatas Genteng 

GRESIK,1minute.id – Beredar video viral seorang perempuan diduga kesurupan kuntilanak di Kecamatan Tambak, Pulau Bawean,  Kabupaten Gresik. Dalam video berdurasi 26 detik itu, perempuan tersebut berdiri di atas genteng rumah warga setempat. Tidak diketahui secara pasti, bagaimana caranya perempuan memakai rok itu bisa “terbang” dan hinggap di atas genteng itu.

Warga setempat pun geger. Sebab, perempuan dalam video itu melambai-lambaikan rok yang dipakai bagai sedang terbang. Beruntung, warga setempat berhasil membujuk dan mengevakuasi perempuan berumur 20 tahun itu. Ia warga Desa Sukaoneng, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Dari Informasi yang dihimpun diketahui perempuan 20 tahun itu mulanya menghilang dari rumahnya. Lalu ditemukan warga sedang merayap naik pohon mangga di dekat rumah tersebut, hingga meniti ke ujung atas atap rumah. Dari rumah perempuan tersebut, ke lokasi tempat ditemukan di atas rumah warga berjarak sekitar 200 meter. Lebih herannya ranting pohon yang dinaiki kecil, tapi tidak patah saat dilewati oleh perempuan itu. Tampak saat kesurupan perempuan tersebut hanya tertawa. Dengan memakai kaos dan rok. 

Seorang warga setempat mengatakan perempuan yang diketahui berinisial IH sering memgalami kesurupan. Namun sampai menaiki rumah baru kali ini. “Kajadiannya tadi malam, Sabtu (8/10) setelah mahgrib sampai perempuan tersebut sadar sekira pukul 22.00 WIB,”ujarnya pada Minggu, 9 Oktober 2022.

Ia menjelaskan perempuan tersebut memamg sering kesurupan menghilang dari rumahnya. Tepat dua hari sebelumnya perempuan itu, sempat menghilang dari rumahnya karena kesurupan. “Pernah ditemukan di desa tetangga, Desa Pekalongan, Kecamatan Tambak. Kemudian pihak keluarga membawa pulang. Setelah itu, ada kejadian ini. Suami dari perempuan tersebut juga kaget setelah sholat maghrib istrinya hilang,”jelasnya. 

Ia menuturkan atas kejadian tersebut, warga beserta tokoh masyarakat mendatangi perempuan tersebut. Perlahan warga membujuk untuk turun. Kemudian salah satu tokoh masyarakat pun ada yang menaiki atap rumah menuju perempuan yang kesurupan itu. Hingga Minggu dini hari, 9 Oktober 2022 perempuan itu belum sadarkan diri. 

Sementara Kepala Desa Sukaoneng Abdul Hayyi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya pun mendatangi dan membantu menyadarkan perempuan yang kesurupan itu dirumahnya. “Alhamdulillah sudah sadar diduga kesurupan jin dari Sungai Odeng yang berdekatan dengan lokasi ditemukan perempuan tersebut,”katanya kepada wartawan. (yad)

Diduga Kesurupan Kuntilanak, Perempuan Muda Terbang dan Hinggap Diatas Genteng  Selengkapnya

Warga Gosari Temukan Tempat Pembakaran Tembikar Diduga Peninggalan Kerajaan Majapahit 

GRESIK,1minute.id – Warga Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik menemukan tempat pembakaran tembikar diduga peninggalan kerajaan Majapahit pada Selasa, 20 September 2022.

Kini, petugas dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda dan olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik sedang melakukan penelitian benda  purbakala sejenis bebatuan warna putih tulang itu. Lokasi penemuan benda purbakala itu telah dipasang garis polisi (Police Line).

“Kami pasang garis polisi karena ada permintaan pemerintah desa setempat agar masyarakat tidak bisa masuk,”ujar Kapolsek Ujungpangkah AKP Mutlakin kepada 1minute.id pada Rabu, 21 September 2022.

Menurut Camat Ujungpangkah Arifin, penemuan benda purbakala sejenis bangunan bebatuan yang diduga tempat pembakaran tembikar itu bermula dari aktivitas warga membuat drainase air. “Kemhngkinan tempat pembakaran tembikar. Lokasi sekitar 50 meter dari tempat penemuan artefak sebelumnya,”kata Arifin pada Rabu, 21 September 2022.

GARIS POLISI: Tempat penemuan tempat pembakaran tembikar di Desa Gosari Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik dipasang garis polisi oleh Polsek Ujungpangkah (Foto: Istimewa)

“Melihat batubatanya seperti peninggalan zaman Majapahit. Desa sudah melakukan koordinasi dengan disparbud (Disparekrafbudpora Gresik,Red),”imbuh mantan Camat Kedamean itu.

Kepala Desa (Kades) Gosari Fathul Ulum mengatakan, menduga bebatuan berstruktur tersebut kemungkinan tempat pembakaran tembikar. “Melihat tanda-tanda di batunya mengarah ke era kerajaan Majapahit,”ujar Ulum. Saat ini, radius 10 meter dari lokasi penemuan benda purbakala itu telah disterilisasi. 

Untuk diketahui, Kemendikbudristek RI menetapkan Situs Gosari sebagai cagar budaya. Diantaranya, sendang lanang, sendang bidadari, prasasti Butulan dan tungku pembakaran tembikar. “Dari gua Butulan berjarak sekitar 100 meteran,”tegasnya. Menurut Ulum, konon berdasarkan cerita di sekitar tempat penemuan artefak dan benda purbakala lainnya adalah tempat pembuatan tembikar pada zaman Kerajaan Majapahit. “Tembikar kualitas ekspor,”katanya. (yad)

Warga Gosari Temukan Tempat Pembakaran Tembikar Diduga Peninggalan Kerajaan Majapahit  Selengkapnya

Aksi Penolakan Kenaikkan Harga BBM Merambah ke Gresik, Siap Awasi BLT warga Terdampak 

GRESIK,1minute.id – Aksi penolakan kenaikkan bahan bakar minyak (BBM) menjalar ke Kabupaten Gresik. Aksi dilakukan oleh aliansi sejumlah aktivis di kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Diantaranya, Gerakan Penolak Lupa (Gepal) , Forum Kota (ForKot) ; Kasbi dan Paramaniaga Pedagang Alun-alun Gresik

Aksi dibawa duet komando Syafiudin dan Abdul  Wahab mendapatkan pengawalan ketat aparat kepolisian. Dalam aksi dilakukan di dua tempat yakni Gedung DPRD Gresik dan Kantor Bupati Gresik ini mereka membawa tujuh tuntutan. Yakni, Turunkan Harga BBM ; Berantas dan usut tuntas mafia BBM ; Stabilkan harga sembilan bahan pokok ; dan Memastikan penerima BLT tepat sasaran. Kemudian, Tolak UU Omnibuslaw ; Naikkan Upah Buruh 30 persen dan Pemda harus bertanggung jawab atas dampak kenaikan BBM.

Di depan gedung parlemen di Alun-alun Gresik Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik para aktivis diterima oleh tiga anggota DPRD Gresik yakni Syaikhu Busiri,  Muhammad dan Asroin Widyana. Ketiga Ketua Komisi II, III dan IV DPRD Gresik sepakat dengan tujuh tuntutan peserta aksi. Sebab, mereka juga ikut terimbas kenaikkan harga BBM itu. Ketiga anggota DPRD Gresik menemui massa aksi didampingi oleh Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis. 

TEMUI PENDEMO : Kepala Kesbangpol Gresik Nanang Setiawan bersama Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis dan Kasat Pol PP Suprapto menemui massa yang menolak kenaikan harga BBM di kantor Bupati Gresik pada Selasa, 13 September 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Akan kita bawa ke pusat,”kata Muhammad kepada peserta aksi. Terkait bantuan sosial bagi warga terdampak kenaikan BBM tidak tepat sasaran, Syaikhu Busiri meminta masyarakat ikut terus mengawasi. “Kalau ada bansos yang tidak tepat sasaran silakan melapor ke saya,”tegas politisi dari PKB Gresik itu. Syaikhu Busiri berharap, pertemuan kali pertama bisa terjalin intens untuk saling mengawasi terkai bansos kepada masyarakat terdampak kenaikan harga BBM.

Setelah dari gedung parlemen, massa melanjutkan aksi di depan Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.  Massa ditemui oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gresik Nanang Setiawan. 

Nanang sepakat dengan tuntutan peserta aksi. Namun, desakan massa aksi yang meminta Pemkab Gresik ikut bertanggung jawab terkait kenaikan harga BBM, mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik, itu tidak bisa menjelaskan secara rigit langkah Pemkab Gresik. Sebab, penyaluran bansos bagi warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik terdampak kenaikan BBM berada di Dinas Sosial Gresik. Nanang Setiawan berusaha meminta Dinsos Gresik hadir menemui pengunjuk rasa. Namun, selama 10 menit massa menunggu tidak ada kejelasan kehadiran dari aparat Dinsos Gresik. 

“Kita balik kanan. Kita akan minta pertanggungjawaban bila penyaluran bansos tidak tepat sasaran,”kata korlap Syaifudin.  Sebelumnya, Abdul Wahab menegaskan, subsidi yang selama ini digelontorkan pemerintah tidak pernah dihabiskan oleh masyarakat miskin. “Yang menghabiskan subsidi itu adalah oknum pemerintah yang koruptor,”tegas Wahab. (yad)

Aksi Penolakan Kenaikkan Harga BBM Merambah ke Gresik, Siap Awasi BLT warga Terdampak  Selengkapnya