Pastikan Rekapitulasi Aman, Kapolres Tinjau Empat PPK


GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memantau proses rekapitulasi atau penghitungan suara Pilbup Gresik di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK), Minggu 13 Desember 2020.

Ada empat kecamatan yang didatangi alumnus Akpol 2001 itu.  Yakni, PPK Gresik Kota, Kebomas, Duduksampeyan dan Benjeng.

AKBP Arief Fitrianto mengatakan, meskipun dalam kondisi hujan dan gerimis seluruh personil Polres Gresik semangat dalam mengamankan proses penghitungan suara di tingkat PPK. 

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan stakeholder yang terlibat, karena hingga saat ini kondusifitas kamtibmas tetap terjaga. Pilkada berjalan aman, damai, sejuk dan sehat.

“Polres Gresik akan selalu memberikan pengamanan maksimal dalam setiap tahapan pilkada,”tegas alumnus Akpol 2001 itu.  

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Kota Santri untuk selalu kondusif. Semua pihak tidak melakukan kegiatan pengumpulan massa. Apalagi sampai menimbulkan kerumunan dan melanggar protokol kesehatan.

“Selalu melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 dengan 3M. Memakai masker menjaga jaran dan mencuci tangan dalam setiap kesempatan,”ujarnya. 

Sementara itu, dalam pantauan 1minute.id, rekapitulasi aplikasi Sirekap KPU pukul 20.30 sudah hampir 100 persen. Tepatnya, 98,5 persen. Paslon Niat tetap bertengger di posisi pertama dengan 364,132 suara atau 51 persen. Sedangkan, paslon QA mengantongi 49 persen atau 350,110 suara. (*)

Pastikan Rekapitulasi Aman, Kapolres Tinjau Empat PPK Selengkapnya

DPP PDI-P Datang ke Gresik Bawa Hasil Survei Kemenangan Niat, Kawal Pemenangan di PPK

(ki-ka) Ketua DPC PDIP Gresik Mujib Ridwan, By Risma dan Sadarestuwati di kantor DPC PDI-P


GRESIK,1minute.id – Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesian Perjuangan mengunjungi kantor DPC PDI-P Gresik di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik, Kamis 10 Desember 2020.

Kunjungan Wasekjen DPP PDIP Sadarestuwati didampingi Tri Rismaharini itu membawa hasil survei Dari Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDIP. Mereka disambut Ketua DPC PDI-P Gresik Mujib Ridwan dan jajaran pengurus partai.

“Dari hasil survei BSPN itu,  paslon nomor urut 1, pak Qosim dan dokter Alif mendapatkan suara 48,97 persen. Pasangan yang diusung PDIP nomor urut 2, Gus Yani dan Bu Min alhamdulilah bisa 51,03 persen,”paparnya di kantor DPC PDIP Gresik, Kamis 10 Desember 2020. 

Pasangan calon (Paslon) Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (Niat) diusung enam partai. Yakni, PDI-P, PPP, Nasdem, Partai Demokrat, Partai Golkar dan PAN. 

“Ini bukan akhir tugas dari tim, karena mulai besok (Jumat) akan bertugas mengawal pemenangan di PPK,”tegas Sadarestuwati. 

Sementara itu, Walikota Surabaya, Tri Rismaharini yang juga Ketua DPP PDIP menyampaikan harapannya kepada pemerintahan Gresik baru.

Adanya wakil Bupati dari kalangan perempuan akan memberikan sifat perempuan yang lebih detail dalam pembangunan di Gresik.
Menjadi kepala daerah, lanjut Risma, bukanlah kuat-kuatan badan atau kuat-kuatan fisik.

“Saya percaya kedepan di Gresik kotanya akan lebih ramah, lebih bersih, nyaman dengan hal-hal yang sifatnya kecil-kecil. karena kita terbiasa Kabupaten itu adalah rumahnya,”katanya.

Lebih nyaman, karena sifat perempuan peduli kepada anak-anak memberikan rasa aman dan nyaman. (*)

DPP PDI-P Datang ke Gresik Bawa Hasil Survei Kemenangan Niat, Kawal Pemenangan di PPK Selengkapnya

Hasil Rekapitulasi Sirekap KPU Pukul 11.13, Niat Kantongi Suara 51,1 Persen


GRESIK,1minute.id – Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Gresik mengimbau Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar mempercepat input data hasil pemungutan suara di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Kabupaten Gresik melalui aplikasi Sirekap.

Hal ini seiring dengan banyaknya real count yang beredar ditengah masyarakat saat ini. Akibatnya, masyarakat dibuat bingung dengan banyaknya hasil real acount yang berbeda-beda tersebut.

Ketua KIPP Gresik Bahtiar Rifa’e mengatakan, selain untuk publikasi, Sirekap juga berfungsi sebagai media transparansi KPU dari hasil pemungutan suara Pilkada Gresik 2020 di 2.267 TPS.

“Banyaknya real count yang beredar, masyarakat dibuat bingung. Jika tidak segera tertangani berpotensi menghambat proses tahapan, dan rawan menjadi masalah, KPU juga harus mempersiapkan cara manual dengan munggunakan salinan Model C Hasil KWK sebagai alternatif,”ungkap Bachtiar Rifa’e, Kamis 10 Desember 2020.

Bachtiar juga mengimbau kepada masyarakat agar bersabar menunggu hasil resmi dari KPU terkait hasil pemungungutan suara Pilkada Gresik.

“Masyarakat bisa sabar menunggu proses yang ada di KPU Kabupaten Gresik, karena kewenangan penetapan hasil dan calon terpilih ranahnya KPU,” imbaunya.

Sementara itu, Sekretaris KIPP Gresik, Al Ushudy mewanti-wanti agar pada proses input data hasil pemungutan suara oleh KPU Gresik, aplikasi Sirekap jangan sampai terjadi error atau berbeda dengan hasil dilapangan. 

Selain itu, seharusnya Sirekap sudah bisa dilihat hasilnya pada pukul 17.00, artinya data sudah masuk 100 person.  Hal ini menandakan ada indikasi ketidaksiapan KPU dalam menjalankan sistem Sirekap, sehingga masyarakat dibuat bingung menunggu hasil perhitungan.

“Selain mempercepat akses hasil menggunakan Sirekap, jangan sampai pada waktu digunakan atau input data hasil pemungutan suara terjadi error atau perbedaan hasil manual dengan hasil Sirekap,” jelasnya.

Terpisah, Devisi Teknis Penyelenggaraan KPU Gresik Elvita Yulianti menyatakan penghitungan cepat menggunakan aplikasi Sirekap. Akan tetapi, server sempat mengalami permasalahan. 

“Saat itu server tidak support. Kita tunggu hasil rekapitulasi di kecamatan besok (Jumat, 11 Desember 2020,Red). Kan kita rekapitulasi berjenjang,”kata Veti. 

Sementara itu, berdasarkan 1minute.id  aplikasi Sirekap pukul 11.15, rekapitulasi Sirekap sudah 62,02 persen atau 1.406 dari 2.267 TPS. Berdasarkan rekapitulasi itu, pasangan calon (Paslon) nomor urut 1, Moh Qosim – Asluchul Alif mengantongi suara 48,9 persen. Sedangkan, paslon nomor urut 2 , Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, memperoleh suara 51,1 persen.  (*)

Hasil Rekapitulasi Sirekap KPU Pukul 11.13, Niat Kantongi Suara 51,1 Persen Selengkapnya

Hasil Real Count Formulir C-1, Niat Unggul, Paslon dan Pendukung Sujud Syukur

GRESIK, 1minute.id – Calon Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Cawabup Aminatun Habibah (NIAT) melakukan sujud syukur. 

Ungkapan rasa syukur setelah ketua tim pemenangan Niat, Kkoirul Huda mengumumkan hasil real count berdasarkan formulir C-1 paslon nomor urut 2 mendapatkan 366.643 suara (51,16 persen). Sedangkan, paslon nomor urut 1, Moh Qosim-Asluchul Alif memperoleh 350.032 suara (48,84). Selisih 16.116 suara. 

Paslon Niat ketika melaksanakan sujud syukur setelah hasil rekapitulasi berdasarkan real count formulir C-1 saksi unggul ( foto : chusnul cahyadi)

Ketua Tim Pemenangan Paslon NIAT Khoirul Huda mengatakan, hasil itu sesuai penghitungan real count formulir C1 pasangan Niat unggul atas paslon QA.

“Kemenangan hasil real count formulir C1 ini patut disyukuri dan tetap dikawal sampai rekapitulasi di tingkat KPU,”katanya, Rabu 9 Desember 2020 malam.

Sekretaris DPC PPP Gresik itu menambahkan perolehan suara ini menghimbau agar pendukungnya di tingkat bawah untuk terus menjaga suara sampai dilantik. Selain itu, tetap mengkedepankan protokol kesehatan (Prokes) karena pandemi Covid-19 belum berakhir.

Paslon Niat didampingi Ketua tim pemenangan memberikan keterangan kepada wartawan hasil real count formulir C-1 unggul

Sementara Cabup Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) menambahkan sujud syukur atas perolehan suara ini meski masih berdasarkan real count formulir C1.

“Mudah-mudahan ini menjadi semangat kita menuju perubahan Gresjk baru, dan menjadi rumah baru bagi masyarakat,”ungkapnya.
Sedangkan Cawabup Aminatun Habibah (Bu Min) dirinya berharap suasana di Gresik tetap kondusif dan tidak ada hal-hal yang menjadi kekisruhan.

“Kemenangan ini kita tetap jaga sampai kami ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik,” tandas cawabup perempuan pertama di Kota Santri ini. (*)

Hasil Real Count Formulir C-1, Niat Unggul, Paslon dan Pendukung Sujud Syukur Selengkapnya

Antusiasme Pemilih Patut Diapresiasi


GRESIK, 1minute.id – Antusiasme masyarakat menggunakan hak pilih pemilihan bupati (Pilbup) Gresik patut di apresiasi. Diantaranya, TPS 03 kelurahan Bedilan, Kecamatan Gresik. Sekitar pukul 09.00 atau 60 menit pasca dibuka sudah seratus lebih pemilih yang menggunakan hak pilihnya. 

Diantaranya, KH Muchtar Djamil dan Khoirul Anam.  Di gerbang masuk tempat pemungutan suara (TPS), petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) melakukan pemeriksaan suhu tubuh pemilih dengan thermo gun.

Petugas lalu memberikan sebuah sarung tangan plastik. 
Pemilih lalu menyerahkan surat pemanggilan kepada petugas KPPS dan menunggu pemanggilan. Setiap pemilih tidak lebih 3 menit. 

Jimmy, salah satu petugas KPPS menyatakan sempat ada kendala sedikit terkait nomor surat pemanggilan dengan nomor absensi daftar pemilih tetap (DPT). “Awalnya agak lama karena petugas harus mencari untuk mencocokkan nama pemilih,”katanya. (*)

Antusiasme Pemilih Patut Diapresiasi Selengkapnya

Gubernur Optimistis Pilkada Lancar, Tanpa ada Klaster Baru, Karena Terapkan Prokes

GRESIK,1minute.id – Pesta demokrasi Lima tahunan dihelat Rabu besok, 9 Desember 2020. Panitia pemungutan suara (PPS) mulai mendirikan tempat pemungutan suara (TPS). 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa , Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto dan Ketua KPU Jatim Chairul Anam melihat TPS 08 di Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

“Kami kesini untuk memastikan pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah di seluruh Jawa Timur bisa dilaksanakan tanpa kendala,”Kata Chairul Anam, Selasa sore 8 Desember 2020. 

Hampir semua kabupaten/kota yeah dilakukan pemantauan. Ada beberapa TPS yang memang perlu ada perbaikan. Diantaranya, TPS 08 ini. “Penyekat bilik khususnya kurang tinggi,”kata Anam. 

Akan tetapi, secara keseluruhan telah siap untuk menyelenggarakan pemungutan suara dengan protokol kesehatan. 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa optimitis gelaran Pilkada di Jatim akan berjalan dengan baik. Pasalnya, penyelenggara pemilu dilakukan dengan prosedur prokes sangat ketat. 

Dalam simulasi yang diperagakan Di TPS 08 Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas itu, petugas KPPS melakukan prosedur kesehatan secara ketat. Pemilih wajib cuci tangan, memakai masker, dan pemeriksaan suhu tubuh. 

“Pemilih yang suhu tubuh diatas 37,3 derajat celsius disediakan bilik khusus. Bila prosedur itu dilakukan insya Allah semuanya berjalan lancar,”tegas mantan Menteri Sosial itu. 

Gubernur Khafifah beserta rombongan tiba di TPS 08 sekitar pukul 15.00. Mereka disambut Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. 

Pada kesempatan itu, Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menyerahkan bantuan perlengkapan protokol kesehatan. Yaitu, masker, hand sanitizer, hazmat, sarung tangan dan lain-lain.

Pilbup Gresik diikuti dua pasangan calon (Paslon) yakni Moh Qosim – Asluchul Alif ( QA) dan Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Niat). Jumlah pemilih 918.192 orang  tersebar di 2.267 TPS di 18 kecamatan di Kota Santri.

Petugas atau badan yang dibawah KPU Gresik berjumlah 22.683 orang. Mereka telah menjalani rapid test. Sedangkan, personel pengamanan berjumlah 1.144 personel gabungan, TNI, Polri dan Linmas. (*)

Gubernur Optimistis Pilkada Lancar, Tanpa ada Klaster Baru, Karena Terapkan Prokes Selengkapnya

1.144 Personel Amankan Pilbup Gresik, Ingatkan Prokes

Ape pergeseran personel pengamanan Pilbup Gresik


GRESIK ,1minute.id – Ribuan personel pengamanan Pilbup Gresik mulai digest ke tempat pemungutan suara (TPS). Sebelum menempati posisinya, mereka  menjalani apel pagi di halaman Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo,Kecamatan Kebomas, Selasa 8 Desember 2020.

Apel pergeseran pengamanan itu dipimpin Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto itu dihadiri Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan pengamanan pilbup Gresik melibatkan 1.144 personel. Personel yang terlibat berasal dari berbagai kesatuan. Yani, 584 Dari Polres Gresik ; 60 BKO Polda Jatim;  300 anggota Sat Brimob Polda Jatim ; 200 personel Kodim 0817 Gresik dan 4.305 Linmas.

“Apel kesiapsiagaan ini untuk mengecek kesiapan personel sebelum bergeser untuk melaksanakan PAM TPS,” kata Kapolres AKBP Arief Fitrianto saat apel pergeseran pasukan di halaman Kantor Bupati Gresik, Selasa 8 Desember 2020.

Dalam kesempatan itu, alumnus Akpol 2001, juga mengingatkan ke personel yang bertugas agar terus mengawasi dan mentaati protokol kesehatan ketat. Kewajibkan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M).

Pasukan ini disebar di seluruh kecamatan yang ada di Kota Pudak. Bahkan, juga ada yang bertugas di Pulau Bawean. Selain menjaga Kamtibmas, personel juga mengawal penyaluran surat suara, pemungutan suara hingga penghitungan suara.

Alumnus Akpol 2001 ini juga mewanti-wanti anggotanya agar berhati-hati dalam menjalankan tugas, hal ini karena pemilihan Bupati 2020 ini berlangsung dalam masa pandemi Covid-19.

“Satukan tekad untuk mensukseskan pelaksanaan Pilbup Gresik 2020 sehingga berjalan aman dan lancar dan tentu sehat semua tidak ada kluster penyebaran Covid-19,”pungkasnya. (*)

1.144 Personel Amankan Pilbup Gresik, Ingatkan Prokes Selengkapnya

Dua Paslon Deklarasi Damai, Siap Terpilih dan Tidak Terpilih


GRESIK,1minute.id – Pemungutan suara Pilbup Gresi, Rabu 9 Desember 2020. Dua pasangan calon (Paslon) dalam kontestasi lima tahunan itu duduk bareng dalam satu meja bundar. 

Di Lontar Room Hotel AstonInn di Jalan Sumatera, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Senin 7 Desember 2020. 
Dua paslon itu adalah Moh Qosim-Asluchul Alif dan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah.

Kedatangan dua paslon Pilbup Gresik itu untuk menghadiri Deklarasi Damai, Siap Terpilih dan Tidak Terpilih yang digagas Polres Gresik. 

Deklarasi Damai itu dihadiri Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail,  Ketua KPU Gresik Akhmad Roni dan Ketua Bawaslu Gresik Moch Imron Rosyadi dan Kesbangpol Darman serta Kasat Pol PP Gresik Abu Hasan. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengapreasi selama kampanye tidak terdapat permasalahan yang menonjol di Kota Santri ini.  “Nantinya tanggal 9 Desember 2020 akan dilaksanakan pemungutan suara Saya harapkan pada paslon agar tetap bersama-sama menjaga situasi di Gresik,”kata alumnus Akpol 2001 itu. 

Selain kepada Paslon, Kapolres Arief juga meminta kapolsek jajarannya dan penyelenggara agar tetap bersama menjaga situasi agar tetap kondusif. 

“Mengharapkan kepada paslon agar memberikan himbauan kepada pendukung agar tetap menjaga dan menjalankan protokol kesehatan pada saat ke TPS,”kata perwira dua melati di pundak itu. 

Harapan sama juga diungkapkan Ketua KPU Gresik Akhmad Roni. Roni tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Polres Gresik, Kodim 0817 Gresik dan Bupati Gresik yang telah bekerja sama dalam melaksanakan pengamanan Pilbup Gresik. 
Usai sambutan semua pihak bersama-sama membacakan dan menandatangi naskah deklarasi Damai itu.  (*)

Dua Paslon Deklarasi Damai, Siap Terpilih dan Tidak Terpilih Selengkapnya

KPU Targetkan Distribusi Logistik Pilbup Kelar Senin


GRESIK, 1minute.id – Pemungutan suara Pilbup Gresik kurang lima hari, 9 Desember 2020. Penyelenggara pemilu ngebut melakukan distribusi logistik ke panitia pemilihan kecamatan (PPK).

Berdasarkan data dihimpun  1minute.id Jumat, 4 Desember 2020, sudah separoh lebih logistik untuk  kontentasi lima tahun itu terdistribusi ke PPK. Logistik yang distribusikan KPU Gresik itu, diantaranya,  PPK Panceng, Jumat, 4 Desember 2020.

Sekitar pukul 2 siang tadi, logistik Pilbup Gresik telah tiba di kantor kecamatan Panceng dikawal aparat dari Polsek Panceng. Logistik diangkut dalam mobil box. Dalam mobil itu, terdapat logistik untuk PPK dan PPS (Panitia Pemungutan Suara). 

Logistik yang distribusikan ada sekitar 31 item. Diantaranya,  kotak suara 93 buah ; surat suara 3.9762 lembar ; Bilik Suara 279 buah dan Bantalan 279 paket. Kemudian, tanda pengenal KPPS 651 buah ; petugas trantib dan saksi, masing-masing 186 buah.

Berikutnya, tinta 186 Buah ; buku panduan 279 buah ; form Model C 93  Set dan template 93 lembar.

Ketua KPU Gresik Akhmad Roni mengatakan, pihaknya telah mendistribusikan logistik Pilbup Gresik kesepuluh dari 18 PPK. “Kami targetkan Senin logistik sudah distribusikan semuanya,”kata Roni dikonfirmasi melalui WhatsApp , Jumat 4 Desember 2020. (*)

KPU Targetkan Distribusi Logistik Pilbup Kelar Senin Selengkapnya

Tiga Pemantau Siap Awasi Pilbup Gresik, 9 Desember 2020

Komisioner Devisi SDM dan Parmas KPU Gresik Makmun memberikan sertifikat akreditasi kepada Ketua KIPP Bachtiar Rifa’e


GRESIK,1minute.id – Pemilihan bupati (Pilbup) Gresik tinggal hitungan jari. Pesta demokrasi lima tahunan, 9 Desember 2020 itu akan dipantau oleh tiga lembaga pemantau pemilu.  

Tiga lembaga independen pemantau pemilihan umum diantaranya, Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP).

Ketua KIPP Gresik Bachtiar Rifa’e ketika dikonfirmasi membenarkan KIPP sebagai pemantau Pilbup Gresik. KIPP, tambahnya, telah menerima sertifikat akreditasi sebagai pemantau pemilihan bupati (Pilbup) Gresik.

“Artinya lembaga kami sah dan legal menjadi pemantau,”ujar Bachtiar Rifai melalui pesan WhatsApp, Kamis 3 Desember 2020.

Akreditasi sebagai lembaga pemantau, tambahnya, KIPP berhak mendapatkan akses informasi. “Berhak melakukan pemantauan di TPS,”tambahnya. 

Dalam pilbup Gresik 9 Desember nanti, tambahnya, KIPP akan menerjunkan seratus relawan untuk melakukan pemantauan Pilbup Gresik yang diikuti dua pasangan calon (Paslon) itu. “Seratus relawan kami sebar di semua kecamatan,”ujarnya. 

Terpisah, Komisioner Devisi SDM dan Parmas KPU Gresik Makmun mengatakan, kehadiran pemantau ini adalah bagian dari pastisipasi masyarakat dalam proses pemilihan sangat baik.

“Pemilihan (Pilbup)  sesuatu sangat besar. Target sangat besar kalau banyak orang terlibat, LSM terlibat bagi KPU sangat baik,”ujar Makmun dikonfirmasi selulernya. (*)

Tiga Pemantau Siap Awasi Pilbup Gresik, 9 Desember 2020 Selengkapnya