Jaga Kamtibmas Kota Santri Kondusif, Elemen Masyarakat Deklarasi Anti Anarkitis

GRESIK,1minute.id – Sejumlah elemen kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan di Kota Santri bergandengan tangan. Bersatu untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kota berpenduduk 1,3 juta ini tetap kondusif.

Mereka berkumpul di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik untuk mengikuti Deklarasi Anti Anarkis, Jumat 16 Oktober 2020. Deklarasi bertujuan mewujudkan Gresik yang aman dan Kondusif, itu diprakarsai Polres Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memimpin acara dihadiri Penjabat Sekda Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno, Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Sugeng, Kepala Kesbangpol Pemkab Gresik Darman, dan Kepala UPT Dinas Pendidikan Jawa Timur Puji Astuti itu.

Sedangkan unsur organisasi kemasyarakat yang hadir diantaranya perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Pemuda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Pemuda Pancasila (PP), PC Ansor serta Banser Gresik.

BACA TEKS DEKLARASI ANTI ANARKIS : Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama TNI perwakilan elemen masyarakat dan organisasi kepemudaan dalam deklarasi anti anarkitis di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Pemkab Gresik , Jumat 16 Oktober 2020 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Dalam kesempatan itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, Deklarasi Anti Anarkis bertujuan mewujudkan Gresik yang aman dan Kondusif. Kondisi saat ini, tambah alumnus Akpol 2001 itu,  keberhasilan pembangunan di Gresik telah dirasakan oleh seluruh masyarakat. “Maka perlunya saling menjaga serta antisipasi atas tindakan maupun kegiatan oknum yang mengganggu Kondusifitas Gresik secara bersama-sama,”ujar perwira dua melati di pundak itu.

Kapolres Arief, mengajak semua pihak untuk antisipasi banyaknya pemberitaan Hoax yang sengaja diciptakan oleh pihak tidak bertanggung jawab guna menciptakan situasi yang tidak aman. “Kami berharap kepada semua pihak dapat untuk tidak terprovokasi serta menjaga kondusifitas di Gresik,”ujarnya.

Penjabat Sekda Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno menambahkan, 
Pemkab Gresik sangat mendukung dengan adanya Deklarasi anti Anarkis yang diprakarsai Polres Gresik ini. 

Kabupaten Gresik, Abimanyu, beda dengan daerah lain. Meski, saat ini kamtibmas masih dinilai aman. “Maka dengan adanya himbauan dari bapak Kapolres (AKBP Arief Fitrianto,Red) dan Bapak Kapolda (Irjen Pol M Fadil Imran,Red) untuk menyelenggarakan Deklrasi Anti Anarkis mari kita dukung kegiatan saat ini secara bersama-sama, sehingga jangan sampai terjadi kerusuhan. Khususnya di Gresik,”harap Abimanyu.

DEKLARASI ANTI ANARKITIS : Sejumlah elemen masyarakat serta ormas kepemudaan di Gresik bersama TNI, Polri menggelar Deklarasi Anti Anarkis di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Pemkab Gresik , Jumat 16 Oktober 2020 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Dia melanjutkan sinergitas TNI-Polri berserta masyarakat secara bersama-sama mencegah terjadinya penyebaran Covid – 19. “Ditengah-tengah kondisi tersebut semua pihak menjaga tetap menjaga kerukunan khususnya Jaga Jawa Timur, Jaga Gresik,”tegasnya.

Ada dua poin dalam deklarasi yang dibacakan secara bersama-sama itu. Bunyinya, “Bahwa kami masyarakat kabupaten Gresik adalah masyarakat yang selalu siap sedia menjaga kondusifitas kamtibmas Kabupaten Gresik yang aman dan damai”

“Bahwa kami masyarakat kabupaten Gresik yang mengutuk keras segala bentuk anarkisme dan vandalisme karena tidak sesuai dengan budaya dan cita-cita luhur bangsa Indonesia”. (*)

Jaga Kamtibmas Kota Santri Kondusif, Elemen Masyarakat Deklarasi Anti Anarkitis Selengkapnya

KPU Tetapkan DPT Pilbup Gresik 918.192 pemilih. Mayoritas Pemilih Perempuan

GRESIK, 1minute.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilihan bupati dan wakil bupati 2020. Penetapan DPT Pilbup Gresik itu dilakukan di Hotel Horison, Kamis, 15 Oktober 2020.

Acara itu dihadiri panitia pemilihan kecamatan (PPK),  Badan pengawas pemilu (Bawaslu), Kesbangpol, TNI dan Polri.

Ketua KPU Gresik Akhmad Roni mengataka  proses penetapan daftar pemilih tetap ini cukup panjang. Sebelumnya KPU Gresik melaksanakan pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan PPDP untuk pendataan pemilih. 

TAHAPAN PILBUP : Baliho tahapan pemilu ini dipasang di depan pintu masuk kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik ( foto dokumen chusnul cahyadi/1minute.id)

Kemudian muncul daftar pemilih sementara (DPS) yang selanjutnya dilakukan uji publik DPS. Hingga akhirnya didapati jumlah DPT yang ditetapkan dalam rapat pleno terbuka.

“Bisa jadi data ini belum sempurna, tapi ini ikhtiar kami terkait pendataan pemilih. Kami bersama PPK dan PPS sudah berusaha maksimal. Jika ada masukan kami terima dengan bukti otentik dengan by name by address,”kata Roni dikutip melalui laman kab-gresik.kpu.go.id, Jumat 16 Oktober 2020.

Terkait dengan ketentuan tanggapan masyarakat menuju ke DPT, tambahnya, pemilih atau pihak berkepentingan dapat mengajukan usul perbaikan mengenai yang tercantum dalam DPS. 

Dalam rapat pleno setiap PPK menyampaikan hasil DPT setiap kecamatan. Rata-rata per kecamatan memiliki perubahan data. Daftar Pemilih Tetap (DPT) Gresik yakni laki-laki 456.202 pemilih. Sedangkan, perempuan  461.990 pemilih. Total 918.192 pemilih. (*)

KPU Tetapkan DPT Pilbup Gresik 918.192 pemilih. Mayoritas Pemilih Perempuan Selengkapnya

QA Siapkan Kebijakan Fasilitasi Produk UMKM Gresik Masuk Toko Modern dan Waralaba

GRESIK, 1minute.id – Minimarket waralaba menjamur di Kota Santri. Bahkan, sampai ke pedesaan. Akan tetapi, toko modern itu tidak begitu banyak memasarkan produk UMKM.

Nah, pasangan calon (paslon) nomor urut satu, Moh Qosim dan Asluchul Alif prihatin. Cabup-Cawabup, Qosim-Alif (QA) itu berkomitmen untuk memfasilitasi produk unggulan UMKM agar bisa masuk di toko modern atau waralaba.

“Nanti produk unggulan UMKM Gresik harus bisa dipasarkan di toko modern atau waralaba. Jika mereka tidak mau, izinnya akan dievaluasi,”kata dokter Alif-sapaan- Asluchul Alif dalam siaran pers diterima 1minute.id, Rabu 14 Oktober 2020. 

Cawabup nomor urut 1 ini juga sudah menyiapkan beberapa program peningkatan ekonomi berbasis ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif dalam visi-misinya. 

“Wujudnya nanti pada akselerasi pendampingan program pemerintah daerah di sektor pertanian, peternakan, perikanan, UMKM dan usaha ultra mikro lainnya, mengembangkan ekosistem agro industri perdesaan dan BUMDes sebagai inkubator bisnis berbasis pedesaan,”jelasnya.

SAMBUNG RASA : Paslon Cabup-Cawabup, Moh Qosim-Asluchul Alif berkomitmen fasilitasi produk UMKM masuk toko.modern atau waralaba ( foto : Tim Media QA )

Alif menambahkan wujud daya saing ekonomi berbasis potensi lokal bisa berupa fasilitasi kemudahan akses permodalan dan produk unggulan perdesaan berbasis e-commerce. Dalam program ini paslon QA salah satunya akan meluncurkan ‘Kartu UMKM Bangkit’. 

Melalui kartu ini pegiat UMKM dan Ultramikro dibantu dalam kemudahan akses permodalan yang juga ditunjang dengan intervensi pemerintah daerah, dalam mendekatkan “pasar” menjadi solusi berkembangnya sektor UMKM dan Ultramikro yang jumlahnya ratusan ribu di Kabupaten Gresik.

“Kami akan mendirikan BUMD yang menyiapkan pasar produk warga lokal. Sehingga pasar produk UMKM terjamin. Pasar juga akan terintegrasi dengan sistem pasar modern. Semua data juga dapat terpantau secara konkrit,”kata dokter berusia 40 tahun ini. (*)

QA Siapkan Kebijakan Fasilitasi Produk UMKM Gresik Masuk Toko Modern dan Waralaba Selengkapnya

Unjuk Rasa Damai Tolak Omnibus Law, Jadi Tontonan Orang Dewasa hingga Anak-anak

GRESIK,1minute.id – Aksi penolakan UU Omnibus Law masih terjadi di Gresik, Selasa 13 Oktober 2020. Meski tidak sebesar unjuk rasa sebelumnya.

Aksi penolakan dilakukan puluhan aktivis Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di depan gedung DPRD Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. Aksi dilakukan aktivis lembaga swadaya masyarakat ini lebih bersifat menghibur.

Masyarakat Kota Giri pun seakan mendapatkan hiburan gratis menyegarkan di tengah kondisi pandemi dan krisis ekonomi. 
Aksi yang pimpin Muhammad Mudin yang juga kepala distrik GMBI Gresik diselingi joget di depan gerbang parlemen yang di jaga barikade polisi itu cukup menghibur.

Orang dewasa hingga anak seakan menikmati aksi penolakan pengesahan undang-undang cipta tenaga kerja itu. “Omnibus Law Cipta Kerja semakin menyengsarakan buruh. DPR harus mencabutnya,”tegas Mudin dalam orasinya diatas mobil komando di depan gedung DPRD Gresik, Selasa 13 Oktober 2020. 

Selama 60 menit berorasi tidak ada wakil rakyat menemui mereka. Setelah negosiasi sepuluh orang perwakilan mereka akhirnya menyerahkan tuntutan mereka mendesak DPRD Gresik untuk menolak pengesahan omnibus law cipta kerja kepada Setyo Rupawan, staf bagian humas DPRD Gresik. Massa membubarkan diri. Begini aksi massa yang menolak Omnibus Law Ciptaker itu (*)

Search
Unjuk Rasa Damai Tolak Omnibus Law, Jadi Tontonan Orang Dewasa hingga Anak-anak Selengkapnya

Dokter Alif, Anjurkan Warga Konsumsi Sayur dan Buah untuk Jaga Kesehatan Mata

GRESIK,1minute.id – Calon wakil bupati (Cawabup) Asluchul Alif menghadiri launching gerai optik di Kecamatan Cerme. Dalam kesempatan itu, cawabup yang berpasangan dengan calon bupati (cabup) Moh Qosim itu, mengajak masyarakat untuk banyak mengomsumsi sayuran dan buah untuk menjaga kesehatan mata.

“Mata adalah jendela dunia,”kata dokter Alif-panggilan-Asluchul Alif bertamsil. Alif menambahkan kesehatan mata perlu dijaga. Sebab, kalau mata kita sehat tentu aktivitas tak akan terganggu. Gerai optik itu buka pada Sabtu 10 Oktober 2020. 

Cawabup nomor urut 1 ini menjelaskan, faktor usia dan pola hidup juga sangat mempengaruhi kondisi mata seseorang. “Kalau kondisi sudah seperti ini, seseorang bisa memakai alat bantu penglihatan seperti kacamatan optik,”jelas dokter Alif.

Cawabup Asluchul Alif bersama relawan di acara launching gerai optik di Cerme, Sabtu 10 Oktober 2020 ( foto : Tim Media QA)

Di bidang kesehatan, pasangan QA (Qosim – Alif) bertekad akan mendaftarkan seluruh warga di BPJS Kesehatan. “Berdasarkan komunikasi kami dengan BPJS Kesehatan, warga Gresik yang belum terdaftar di BPJS hanya 30 persen. Itu yang nanti akan kami daftarkan,” terangnya.

Selama ini, tambahnya, melalui Rumah Sakit Fathma Medika pihaknya sudah mendaftarkan ratusan penjaga warung kopi, pedagang dan pekerja rentan di BPJS Ketenagakerjaan.

Bahkan, bulan lalu, berkat didaftarkan di BPJS, seorang ahli waris penjaga warung kopi mendapatkan santunan kematian uang Rp 42 juta. “Selain itu, kami juga menggelar operasi katarak gratis bagi warga tak mampu,” ucapnya (*)

Dokter Alif, Anjurkan Warga Konsumsi Sayur dan Buah untuk Jaga Kesehatan Mata Selengkapnya

Berguru Ilmu Ekonomi, QA Mendapatkan Masukkan Membentuk Program Bank Wakaf

GRESIK,1minute.id – Calon wakil bupati (Cawabup) Asluchul Alif berguru ilmu ekonomi kepada Ketua Yayasan Himmatun Ayat KH  Abdul Kholiq. Cawabup pasangan calon bupati (Cabup) Moh Qosim itu mendapat masukkan untuk membuat program pembentukkan bank wakaf.

Mengadopsi program perekonomian umat yang dicanangkan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin. Program ini tidak hanya di tingkat ritel dan toko kelontong. Juga, menjadi sebuah korporasi bertujuan memperkuat perekonomian umat. Hal itu disampaikan Ketua Yayasan Himmatun Ayat KH  Abdul Kholiq secara khusus kepada Cawabup nomor urut satu Asluchul Alif. 

Menurut KH Abdul Kholiq, program  pemberdayaan melalui keterampilan di bidang UMKM mulai dari pembuatan produk, quality kontrol, pengemasan hingga pemasaran. Pemasaran perlu  jaringan, karena selama ini produk yang dihasilkan UMKM kesulitan akses pasar. “Jadi istilahnya belum naik kelas, hanya terdistribusi di tetangga dan toko toko kelontong,”katanya dalam siaran pers diterima 1minute.id, Kamis 8 Oktober 2020.

KH Abdul Kholiq mencontohkan yayasan yang dikelolanya. “Di yayasan kami, ada yang wakaf kambing 5 ekor, sekarang sudah mencapai 50 ekor dan telah kami bagikan kepada yang berhak,”terang KH Abdul Kholiq. Cawabup Alif terlihat serius mendengarkan gagasan KH Abdul Kholiq itu.

Ia menambahkan, konteks wakaf ini bukan hanya wakaf untuk pembangunan masjid dan gedung madrasah. “Namun lebih kepada wakaf aset ekonomi,”sarannya. Lebih jauh Kholiq memberikan contoh wakaf yang bisa membantu ekonomi ummat yang masih lemah.

Di antaranya salah satu yayasan lembaga pendidikan mengelola aset wakaf sebuah hotel. Sehingga keuntungan dari layanan hotel tersebut dipakai untuk membiayai operasional pendidikan termasuk menggaji guru-gurunya.

Di Malaysia, terangnya,  punya aset wakaf kebun sawit sekian ribu hektare dari mantan perdana menteri Malaysia Mahatir Mohammad untuk disalurkan kepada yayasan yatim piatu disana. “Lha model seperti ini kalau diterapkan oleh Mas Alif dan Pak Qosim di Gresik akan sangat bagus sekali, hanya saja model wakaf seperti ini belum populer,” cerita Abdul Kholiq yang juga terlibat dalam forum yayasan panti asuhan se- Kabupaten Gresik ini.

Cawabup pasangan QA, dokter Alif didampingi Ketua Yayasan Himmatun Ayat, KH  Abdul Kholiq. ( foto : Tim Media QA ) 

Cawabup Gresik Asluchul Alif sependapat dengan ide KH Abdul Kholiq itu. Dokter Alif-sapaan-Asluchul Alif pun berkomitmen untuk memberdayakan ekonomi umat. Khususnya kalangan yang perlu mendapat perhatian adalah para janda atawa single parent dan anak yatim. Sebab selama ini masih banyak yang belum mendapatkan akses ekonomi.

“Dalam program saya bersama Pak Qosim mencanangkan program pendidikan untuk anak yatim dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi,”kata pasangan QA ini.

Sedangkan, Ibu-ibu single parent, tambah Ketua DPC Partai Gerindra ini, mencanangkan pendampingan dengan keterampilan di bidang UMKM. Mulai dari pembuatan produk, quality kontrol, pengemasan hingga pemasaran.

“Produk UMKM dari Ibu-ibu kami buatkan akses pasar ke ritel modern. Jadi kami buat regulasi pasar modern di Gresik seperti tenan di mal-mal dan minimarket waralaba seprti Alfamart, Indomaret untuk menyerap produk UMKM,”katanya.  “Tentu akan kami dampingi agar produk UMKM yang dihasilkan Ibu-ibu bisa sesuai standar pasar modern tersebut,”imbuhnya.

Mantan Wakil Ketua DPRD Gresik ini mengaku saat ini memimpin yayasan lembaga pendidikan yang menaungi TPQ dan madrasah diniyah (Madin) tinggalan orang tuanya, sehingga sedari awal bidang pendidikan Islam dan pemberdayaan umat menjadi salah satu prioritasnya. 

“Insyaallah bila diijabai oleh Allah memimpin Gresik apa yang kami serap dari Bapak Abdul Kholiq dan yayasan ini akan Kami realisasikan,”kata dokter Alif. (*)

Berguru Ilmu Ekonomi, QA Mendapatkan Masukkan Membentuk Program Bank Wakaf Selengkapnya

Penolakan Omnibus Law Cipta Kerja Memanas

GRESIK,1minute.id – Aksi penolakan pengesahan UU Omnibus Law Cipta Karya semakin memanas. Gedung DPRD Gresik sebagai pusat aksi yang dilakukan oleh massa. Ada dua gelombang aksi unjuk rasa dilakukan oleh gabungan mahasiswa di Kota Giri.

Kali pertama  mahasiswa gabungan yang ngeluruk kantor parlemen berlokasi di Jalan KH Wachid Hasyim. Aksi sempat memanas karena aksi lembar air mineral dan bakar ban bekas. Namun, aparat cepat bisa mendinginkan situasi. Aksi kedua dilakukan aktivis dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). 

Mahasiswa jas merah ini menggelar salat ghaib Randi, mahasiswa jurusan Budidaya Perairan Universitas Halu Oleo Kendari angkatan 2016 yang tewas tertembak peluru aparat ketika berdemonstrasi menolak RUU KPK dan RKUHP di DPRD Sulawesi Tenggara, 26 September 2020.

“Sedangkan doa bersama kami tujukan kepada nakes yang berjuang di masa pandemi korona,”ujar koordinator aksi IMM Gresik Muhammad Zia-ul Afak, Kamis 8 Oktober 2020.  Selain beorasi, mahasiswa membentangkan sejumlah poster. Bunyi poster itu diantara UU omnibus law produk jahiliyah ; Wakil Rakyat Penghianat ; DPR the real imposter dan Maaf Sedang ada Perbaikan Negoro. (*)

Penolakan Omnibus Law Cipta Kerja Memanas Selengkapnya

Hj Maria Ulfa : Ibu Harus Ingatkan Nyoblos Dulu, Kemudian Boleh Berpergian

GRESIK, 1minute.id – Target 77,5 persen pemilih dalam pemilihan bupati (Pilbup) Gresik 2020 membuat komisioner komisi pemilihan umum (KPU) harus kerja keras. Pasalnya, pemungutan suara 9 Desember itu dihelat ditengah pandemi korona.

Untuk mencapai target pemilih itu, KPU intens menggelar sosialisasi. Diantaranya, ke vvorganisasi perempuan yakni PKK dan Dharma Wanita Persatuan di Pendapa Bupati Gresik, Rabu 7 Oktober 2020.

Sosialisasi bertajuk Mensukseskan Pemilukada 9 Desember 2020 itu dibuka Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Hj Maria Ulfa. Istri Bupati Gresik Sambari Halim Radianto itu mengajak para ketua TP PKK di kecamatan hingga kelurahan atau desa untuk hadir saat pencoblosan. 

“Para ibu mengingatkan agar saat hari pemungutan suara yang dijadikan hari libur itu tidak berpergian sebelum mencoblos terlebih dahulu,”kata Hj Maria Ulfa, Rabu 7 Oktober 2020.

Menurut Maria Ulfa, TP PKK Kabupaten Gresik ikut bertanggung jawab dalam mensukseskan pemilu yang bersih aman, tertib dan damai. Dalam melaksanakan sosialisasi ke masyarakat, Maria Ulfa mewanti-wanti tetap melaksanakan protokol kesehatan. Yaitu selalu menggunakan masker, selalu cuci tangan dan physical distancing.

“Sosialisasi yang paling baik melalui grup-grup media sosial,”katanya sambil mencontohkan WhatApp. “Para ibu camat harus punya grup WA yang anggotanya para Ibu kades, ibu ketua RW atau para ibu ketua RT dan akhirnya sampai ke masyarakat,”ujarnya. 

SOSIALISASI : Komisioner KPU Gresik Elvita Yulianti melakukan sosialisasi kepada pengurus PKK Kabupaten dan Dharma Wanita Persatuan di Pendapa Bupati, Rabu 7 Oktober 2020 ( foto : Humas Pemkab Gresik )

Sementara itu, komisioner KPU Devisi Teknis Penyelenggaraan Elvita Yulianti mengajak peserta sosialisasi dalam melaksanakan hak pilih sesuai hati nurani. “Kenali calon melalui visi-misinya, kiprahnya, serta dalami apa yang telah anda ketahui tentang calon pemimpinmu,”kata Vetty-sapaan-Elvita Yulianti..

Terkait kampanye terbuka dan rapat umum dengan menghadirkan banyak massa dilarang. Maksimal 50 orang. “Kami lebih mengedepankan kampanye dalam jaringan (daring),”katanya. (*)

Hj Maria Ulfa : Ibu Harus Ingatkan Nyoblos Dulu, Kemudian Boleh Berpergian Selengkapnya

QA Janji Wujudkan Mimpi Masyarakat Bangun Infrastruktur Jalan Beton

GRESIK,1minute.id – Pasangan calon (Paslon) Moh Qosim – Asluchul Alif semakin intens blusukan ke Kecamatan Balongpanggang. Setelah menggelar sambung rasa di Desa Ngasin dan Jombang Delik. Kini, paslon nomor urut satu itu menyambangi Desa Karangsemanding.

Sambung rasa yang dilakukan calon wakil bupati (Cawabup) Asluchul Alif ini bertujuan mewujudkan mimpi masyarakat tentang infrastruktur jalan. Jalan beton.  Selama jalan konstruksi paving. 

Jayus, warga setempat mengaku sangat mengapresiasi program betonisasi jalan yang telah digagas paslon QA ( Qosim-Alif). Konsep perbaikan infrastruktur dengan cara pengecoran ini dinilai tepat sekali.

WUJUDKAN MIMPI : Cawabup Gresik Asluchul Alif dalam sambung rasa di Desa Karangsemanding, Kecamatan Balongpanggang, Selasa 6 Oktober 2020 ( foto : tim media QA )

“Nek dalan apik yo podo seneng. Sing gowo dagangan sek gak guling (Kalau jalannya bagus ya pada senang, biar yang bawa jualan juga tidak takut jatuh, Red),”ujar Jayus, yang juga tokoh masyarakat saat mengikuti agenda sambung rasa bersama cawabup Gresik Asluchul Alif di Desa Karang Semanding, Selasa 6 Oktober 2020.

Dokter Alif–sapaan akrab-Asluchul Alif menjelaskan alasan melakukan betonisasi jalan kabupaten agar lebih kuat dari aspal. Cawabup yang berpasangan dengan Cabup Moh Qosim ini berkomitmen ingin memberikan fasilitas yang semakin lebih baik lagi.

“Bapak dan Ibu pasti tahu kalau kekuatan jalan yang dipaving paling hanya 3 bulan sampai 1 tahun. Apalagi kontur tanah di wilayah selatan cenderung bergerak,”kata Alif. Dengan alasan itulah sehingga pola perbaikan pengaspalan atau pavingisasi tidak akan mampu bertahan lama. “Kalau gak di beton, tentu kondisi jalan mudah rusak,”lanjut ketua DPC Pantai Gerindra Gresik ini.

Program infrastruktur QA ini sekaligus menjadi bukti bahwa Kabupaten Gresik juga mampu melakukan perbaikan dengan kualitas bagus seperti di beberapa kota/kabupaten lainnya. “Selain kuat, betonisasi jalan juga bisa membuat warga Gresik bangga. Karena jalanan mulus,” tegasnya. (*)

QA Janji Wujudkan Mimpi Masyarakat Bangun Infrastruktur Jalan Beton Selengkapnya

Selesaikan Persoalan Kali Lamong di Tahun Pertama Pengabdian QA

GRESIK, 1minute.id – Pasangan calon nomor urut satu, Moh Qosim – Asluchul Alif (QA) menggelar sambung rasa di dua desa di Kecamatan Balongpanggang. Cabup Qosim menggelar acara di Desa Ngasin. Sedangkan, Cawabup Alif memusatkan kegiatannya di Desa Jombang Delik.

Di Desa Ngasin, Cabup Moh Qosim mendapatkan keluhan tentang hasil panen petani kerap gagal. Penyebabnya, serangan hama, irigasi hingga persoalan Kali Lamong yang kerap banjir ketika musim hujan.

Heru, salah satu petani di Desa Ngasin curhat tentang kabar rencana pemerintah mencabut subsidi untuk pupuk. Selama ini, tambahnya, petani mengandalkan pemupukan menggunakan pupuk bersubsidi.  “Kami berharap jangan sampai (pupuk subsidi) dihapus pak, masih banyak warga yang tidak mampu untuk membeli. Dan ada yang beli, ujung-ujungnya pupuk sudah habis,”katanya.

Penghapusan subsidi pupuk itu, tambahnya, akan membuat beban petani semakin berat. Sebab, petani selama ini sering merugi karena gagal panen akibat diserang hama tikus atau wereng coklat. “Ini saja sudah habis masa panen, belum memuaskan untuk ekonomi bagi petani,”katanya.

Warga lainnya berharap kepada Pak Qosim-sapaan-Moh Qosim ketika terpilih untuk menuntaskan persoalan Kali Lamong.

SAMBUNG RASA : Calon Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif dalam sambung rasa di Desa Jombang Delik, Kecamatan Balongpanggang, Selasa 6 Oktober 2020 ( foto : tim media QA )

Sementara itu, Cawabup Asluchul Alif yang menggelar sambung rasa di Desa Jombang Delik mendapatkan keluhan serupa. Diantaranya, minimnya saluran irigasi pertanian. Sebagian petani di desa selama ini menyedot air melalui pipa menggunakan genset untuk pengairan. “Biayanya sangat mahal,”kata petani setempat. 

Bagaimana tanggapan Moh Qosim dan Asluchul Alif (QA). Cabup Qosim mengatakan pihaknya bila terpilih sebagai Bupati bersama Wabup dokter Alif akan mengupayakan penambahan jatah pupuk bersubsidi untuk petani. 

Diakui kebutuhan pupuk bersubsidi kurang, dan itu terjadi di seluruh Indonesia. Namun demikian QA nanti akan berjuang menambah jatah alokasi pupuk bersubsidi ke Kementerian Pertanian. “Terlebih Gresik merupakan salah satu lumbung padi di Provinsi Jawa Timur,”kata Pak Qosim.

Soal Kali Lamong yang sering banjir, ketua DPC PKB Gresik itu berjanji akan menyelesaikan persoalan Kali Lamong di tahun pertama pengabdian QA.  “Dulu Balai Besar Bengawan Solo (BBWS, Red) belum mengizinkan karena menunggu keputusan beberapa kota yang tidak hanya Gresik dilewati Kali Lamong,”kata mantan Kepala Dinas Pendidikan Gresik ini.

Sementara itu, dokter Alif-sapaan-Asluchul Alif menambahkan, selain mengupayakan penambahan alokasi pupuk bersubsidi untuk petani. Juga, akan membuat kartu tani. “Kartu tani diharapkan mampu memberikan solusi termasuk mengenai masalah pupuk,”kata Alif.

“Kartu tani nanti difungsikan untuk memberikan informasi data yang valid antara kebutuhan dan realisasi program yang berhubungan dengan pengembangan sektor pertanian,”tambah Ketua DPC Partai Gerindra Gresik ini.

Terkait penambahan infrastruktur desa, Alif melanjutkan, akan evaluasi pelaksanaan dan pengembangan infrastruktur di tingkat desa. “Basis data informasi berasal dari pemerintahan desa (usulan dan program),”jelas dia. (*)

Selesaikan Persoalan Kali Lamong di Tahun Pertama Pengabdian QA Selengkapnya