GRESIK,1minute.id – Supomo sudah terlanjur murka. Bapak dua anak itu akhirnya menggerebek istrinya yang sedang bersama pria lain di salah satu rumah kontrakkan di kawasan Kecamatan Manyar. Istri Supomo bernisial WN bersama pria idaman lain (PIL) berinisial SCIM, 24, asal Rangel, Tuban. Mereka menyewa rumah kontrakkan dengan tarif selama 3 jam Rp 100 ribu.
Penggerebekan dilakukan sekitar pukul 23.00 pada Jumat, 3 Juni 2022. Supomo bersama puluhan warga setempat langsung mendobrak pintu rumah kontrakkan yang disewakan seperti hotel itu. Bisa sewa harian bahkan per jam. Kedatangan Supomo membuat perempuan berinisial WN itu gelapan. Ibu dua anak berusia 56 tahun itu bisa menyembunyikan kepanikannya. Kembali tepergok bersama brondong 24 tahun yang juga telah memiliki istri itu.
WN dan SCIM, sama-sama bekerja di pabrik consumer good di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. “Yang cowok sif 1. Istri saya sif 2,”kata Supomo pada Sabtu, 4 Juni 2022. Sif 1 mulai pukul 07.00-15.00. Sif 2 masuk mulai pukul 15.00-23.00. Dugaan perselingkuhan WN dengan SCIM diduga terjadi cukup lama. Namun, Supono masih berusaha menjaga keutuhan rumah tangganya. Ia telah menjalani bahtera rumah tangga selama 15 tahun dan memiliki dua anak. Si sulung kelas IX SMP dan bungsu duduk di bangku taman Kanak-kanak.
“Pertama saya gerebek di kawasan Randuagung (Kecamatan Kebomas). Ia tidak minta maaf. Ya, kedua disini ini,”ucapnya. Kali pertama Supono memaafkan sehingga tidak memperpanjang persoalan. Namun, kali dua ia melaporkan dugaan perzinaan istrinya itu ke Polsek Manyar.
Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno dikonfirmasi membenarkan telah menerima laporan dugaan perzinaan itu. “Kami masih lakukan pemeriksaan yang berkaitan,”kata Windu Priyo Prayitno. (yad)
GRESIK,1minute.id – Duta Besar Kerajaan Denmark di Indonesia H.E. Lars Bo Larsen mengunjungi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), unit usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk di Pabrik Cilacap, Jawa Tengah pada Jumat, 3 Juni 2022.
Kunjungan itu sebagai bentuk kerjasama strategis dalam proyek pengelolaan sampah yang telah terjalin antara SBI dengan Kedutaan Besar Kerajaan Denmark sejak 2013 itu. Dubes Kerajaan Denmark H.E. Lars Bo Larsen bersama Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto dan diterima oleh Direktur Utama SBI Lilik Unggul Raharjo dan Direktur Manufacturing SBI Soni Asrul Sani. Selain peningkatan hubungan bilateral kedua negara, kunjungan kali ini juga bertujuan untuk meninjau kembali teknologi RDF dalam pengelolaan sampah menjadi alternatif bahan bakar dan bahan baku, serta manfaatnya dari aspek sosial, ekonomi dan lingkungan.
Duta Besar Denmark H.E. Lars Bo Larsen dalam sambutannya menyampaikan, Denmark mendukung keberadaan fasilitas RDF di Cilacap untuk mempercepat transisi hijau di Indonesia, yang kami yakini akan membawa banyak peluang dan menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan. Denmark juga berminat untuk berinvestasi pada proyek-proyek energi terbarukan khususnya pengolahan sampah menjadi energi. “Fasilitas percontohan di Cilacap ini telah menunjukkan teknologi yang teruji dan memberi banyak pelajaran penting untuk menarik pendanaan bagi replikasi di daerah lain,”kata Larsen.
Teknologi Refuse-Derived Fuel (RDF) adalah upaya pengelolaan sampah berkelanjutan yang mampu mengubah sampah menjadi energi alternatif terbarukan dan dapat mengurangi emisi CO2. Setelah diresmikan oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan pada 21 Juli 2020, saat ini fasilitas RDF telah beroperasi penuh dengan kapasitas 120–150 ton sampah per hari.
Fasilitas pengolahan sampah domestik terpadu yang pertama di Indonesia ini merupakan milik Pemerintah Kabupaten Cilacap, atas dana hibah dari Pemerintah Kerajaan Denmark melalui program ESP3, dan didukung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta SBI yang ditunjuk sebagai operator.
Proyek ini diinisiasi oleh SBI sebagai perwujudan kepedulian lingkungan yang melibatkan banyak pemangku kepentingan terkait termasuk Pemerintah Kerajaan Denmark dalam studi awal hingga implementasi.
Sementara itu, Direktur Utama SBI Lilik Unggul Raharjo menjelaskan, aplikasi teknologi ini adalah bentuk komitmen kami untuk memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. Pengelolaan limbah dan sampah menjadi energi alternatif terbarukan yang mengedepankan prinsip ekonomi sirkular, dapat membantu perwujudan pembangunan keberlanjutan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. “Kerja sama lintas pemangku kepentingan yang terjalin dalam proyek RDF di Cilacap ini, kami harap dapat terus berlangsung dan diterapkan di lebih banyak daerah di Indonesia,”kata Lilik Unggul Raharjo.
Manfaat pengelolaan sampah dengan teknologi RDF di Kabupaten Cilacap, bahkan menginspirasi Pemerintah Indonesia untuk mereplikasi teknologi RDF ke-34 kota di Indonesia sebagaimana disebut oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan saat peresmian fasilitas RDF di Cilacap pada 2020. Dalam perkembangannya, Kedutaan Denmark juga turut mendukung beberapa inisiatif antara lain dengan memberikan dukungan untuk studi kelayakan dalam proyek RDF Plant di Provinsi Aceh.
Selain di Kabupaten Cilacap, Tuban dan DKI Jakarta, pada 2021, SBI telah menandatangani dua kesepakatan bersama untuk pengelolaan sampah regional milik Pemerintah Provinsi Aceh yang akan dibangun di TPA Blang Bintang, serta pengelolaan sampah di Kabupaten Banyumas berupa penerimaan residu sampah dari PDU Banyumas untuk dimanfaatkan di Pabrik SBI Cilacap. SBI juga telah bekerja sama dengan pihak swasta yakni Unilever untuk mengurai problematika sampah dengan meningkatkan kapasitas sampah terolah menjadi RDF di fasilitas RDF Jeruklegi, Cilacap.
Sesi kunjungan ini diharapkan dapat memberikan banyak masukan dan manfaat bagi hubungan bilateral antara kedua negara dalam mendorong upaya waste-to-energy untuk membantu memberikan kontribusi dalam mengatasi persoalan sampah yang ada di Indonesia. (yad)
MIMPI Mastukha dan ribuan warga Kampung Gili menikmati aliran listrik bakal menjadi kenyataan tahun ini. Penantian selama 77 tahun. Selama puluhan itu, warga mengandalkan cahaya malam hari dari lampu menggunakan mesin genset. Gresik baru, Harapan baru.
PENANTIAN panjang Mastukha dan ribuan warga Gili menikmati setrum dari perusahaan listrik negara (PLN) segera teralisasi. Diperkirakan antara Agustus hingga Oktober 2022. PLN sudah memasang jaringan kabel listrik. Setrum listrik segera teraliri. Saluran listrik dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Pembangkit listrik pertama di Kabupaten Gresik. Rumah-rumah warga berada di kepulauan itu bakal terang benderang.
Mimpi mereka, mulai anak-anak, emak-emak dan bapak-bapak bisa seperti warga desa lainnya bakal bisa menjadi kenyataan. Anak-anak tidak lagi menggunakan lampu petromak ketika belajar. Ibu-ibu bisa beraktivitas sambil menikmati siaran televisi pagi, siang bahkan sampai malam hari. Bila cuaca panas, bisa menggunakan kipas angin atau pendingin ruangan (AC).
Dusun Gili, satu-satunya kampung di Kabupaten Gresik yang tidak aliran listrik dari perusahaan setrum negara. Sebanyak 300 rumah di kampung dengan alam eksotis. Air lautnya sebening kaca. Terumbu karang bisa ditembus mata telanjang. Dari atas perahu motor. Perjalanan 45 menit pun terbalas lunas.
Selama ini, nyaris tidak banyak petinggi pemerintahan menyapa warga Gili. Sebab, khawatir warga menagih janji. “Sejak zaman kemerdekaan, hak masyarakat Gili mendapatkan listrik belum ada. Alhamdulillah saat ini sudah mulai dibangun,”ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 1 Juni 2022. Kedatangan Bupati termuda di Kabupaten Gresik itu disambut antusias warga Kampung Gili itu.
“Mari kita doakan bersama-sama agar pembangunan PLTS cepat selesai,”imbuhnya. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Dirut PLN unit Jatim yang bisa memenuhi harapan masyarakat di Pulau Gili.
Pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) masih tahap konstruksi bangunan. PLTS berkapasitas 50 kWp itu menempati lahan seluas 1.300 meter persegi. Diperkirakan antara Agustus 2022 atau paling lambat Oktober 2022 pembangunan PLTS ini kelar. Infrastruktur kabel listrik yang sudah terpasang bisa dialiri setrum.
Mastukha menceritakan selama puluhan tahun tahun susah. Sebab, tidak listrik. Warga menggunakan mesin genset untuk menerangi waktu malam. Keterbatasan bahan bakar mesin (BBM) lampu penerangan rumah dibatasi. Mulai Maghrib hingga sebelum Subuh. Itu pun hanya untuk kamar tamu. “Untuk kamar mandi, kami biasa bawa petromak,”terangnya.
“Anak-anak sinau (belajar) ada menggunakan lampu petromak,”imbuhnya. Karena itulah, Mastukha dan ribuan warga lainnya begitu berharap pembangunan PLTS bisa segera kelar. Merdeka dari mesin genset.
Keterbatasan BBM itu, membuat warga Kampung Gili yang kaum Adamnya mayoritas berprofesi sebagai nelayan itu harus cermat menghitung persediaan bahan bakar. Pagi hingga siang, semua alat elektronik dimatikan. Kipas angin, AC dan televisi dimatikan. Sedangkan, kulkas menjadi barang langka. “Tidak ada orang jualan es batu disini,”kata seorang pemuda setempat.
Untuk ngisis (mendapatkan semilir angin ciptaan Sang Khaliq) mereka memilih santai di luar rumah. Duduk di teras rumah atau di dhurung. Dhurung, bangunan seperti gazebo yang bagian atapnya difungsikan menyimpan padi hasil panen. Dan, bagian bawah difungsikan untuk menerima tamu atau santai.
Begini suasana Kampung Gili yang berdekatan dengan Pulau Noko yang berpasir putih, salah satu destinasi kesohor di Pulau Bawean itu. Pulau Noko tidak berpenghuni. “Bila air laut surut warga Gili bisa jalan kaki menuju Pulau Noko,”terang Kepala Desa (Kades) Sidogedungbatu Supar. (*)
GRESIK,1minute.id – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXX Kabupaten Gresik berakhir pada Jumat malam, 3 Juni 2022. Kafilah Kecamatan Bungah menempati posisi teratas. Juara umum dengan skor 229. Posisi runner diraih kafilah asal Kecamatan Sangkapura dengan skor 177.
Juara ketiga dan keempat masing-masing kafilah Kecamatan Manyar dengan nilai 151 dan Kecamatan Ujungpangkah dengan skor 97. Posisi kelima kelima kafilah Kecamatan Sidayu dengan nilai 70. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menutup MTQ yang dipusatkan di Alun-alun Sangkapura, Pulau Bawean itu.
“Kafilah asal Kecamatan Bungah meraih nilai tertinggi. Juara pertama di MTQ ke-XXX Kabupaten Gresik,”kata Wakil Ketua I Dewan Hakim Sahid pada Jumat malam, 3 Juni 2022. Sahid yang juga Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik didapat membacakan hasil penjurian. Ada delapan kategori yakni Musabaqah Tilawatil Quran, Tartil Al Quran, Hifdzil Quran, Fahmil Quran, Syarkhil Quran, Tafsir Al Quran, Khath Al Quran dan Karya Tulis Ilmiah Al Quran.
Banyak kategori yang dibacakan membuat Sahid beberapa kali menggelar nafas. Ia pun meminta izin untuk minum air mineral karena suara mulai serak. “Mohon izin, Saya tak minum sebentar,”katanya. MTQ ke-XXX di Pulau Bawean ini terbesar dan paling meriah dalam kurun waktu 20 tahun terakhir. Terbesar karena jumlah kafilah terbanyak.
MTQ diikuti 488 kafilah dengan 90 official dan 90 pembina. Paling meriah karena dikemas bagai sebuah entertainment religi. Sejumlah kesenian khas Pulau Bawean ditampilkan. Mulai dari jafin sampai rebana. Penandan pembukaan dilakukan dengan memukul dhungka (sejenis lesung atau alat penumbuk padi).
Puluhan UMKM memadati arena MTQ. Aneka jualan produk lokal nyaris tidak pernah sepi pengunjung. Hotel penuh. Kafilah dan pendamping menginap di rumah penduduk setempat. Tempat wisata kebanjiran pengunjung. MTQ di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean menjadi pengungkit kebangkitan ekonomi pasca pandemi Covid-19 warga berada di 80 mil dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Gresik ini. Target MTQ meraih 3S yakni Sukses penyelenggaraan, Sukses Hasil dan Sukses Pengungkit ekonomi tercapai.
Dalam sambutan penutupannya Wabup Aminatun Habibah mengungkapkan, pelaksanaan MTQ ke-XXX di Bawean terasa sangat spesial. Warga begitu antusias selama penyelenggaraan.
“Terima kasih kepada seluruh panitia yang sudah berlelah-lelah untuk memastikan kesuksesan acara ini, pun juga terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Pulau Bawean yang sudah mendukung acara ini sehingga bisa sukses baik dalam peserta, pelaksanaan maupun suasana yang luar biasa,” ujar Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah.
Wabup juga menaruh harapan besar, kafilah Gresik dapat kembali merebut juara umum pada MTQ di Kota Pasuruan 2023 mendatang. Maklum, dalam dua kali penyelenggaraan, Gresik gagal meraih juara umum. Pada MTQ di Kabupaten Pamekasan 2021 lalu, Gresik harus puas di peringkat keempat di bawah Lamongan, Sidoarjo, dan Tuban.
“Momentum MTQ ke-XXX ini menjadi awal yang baik untuk menghadapi MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur akan digelar di Pasuruan. Sehingga Kabupaten Gresik bisa kembali menyabet titel juara umum dan membawa pulang kembali piala juara MTQ tingkat Jawa Timur untuk Kabupaten Gresik,”katanya.
MTQ di Bawean dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 31 Mei 2022. Dan, ditutup oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Jumat, 3 Juni 2022. Tahun lalu, MTQ dihelat di Masjid Agung Gresik dengan juara pertama kafilah asal Kecamatan Manyar. (yad)
GRESIK,1minute.id – Musibah kebakaran rumah kembali terjadi di Kabupaten Gresik pada Jumat, 3 Juni 2022. Musibah kebakaran kali kedua di bulan Juni ini dialami keluarga Moh Yusuf. Sekitar pukul 07.20 Rumah Yusuf di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo XXXVI , Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik dilahap si jago merah. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
Informasi yang dihimpun sekitar pukul 07.00 Moh Yusuf mengantarkan anak ke sekolah. Rumah dalam kondisi kosong. Beberapa menit setelah Yusuf meninggalkan rumah asap menyembul dari dalam rumah. Asap berubah menjadi bara api.
Melihat api membesar, warga berteriak kebakaran. Kampung padat penduduk itu gaduh. Seorang warga bernama Nur kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas Damkar. Karena jarak lokasi dengan markas petugas Damkar hanya selemparan batu, satu unit mobil damkar dan satu mobil suplai air cepat datang di lokasi kejadian. Enam orang petugas yakni Dadang Sugiri ; Hendri Cahyono
Nanang Sujianto ; Aditya Rezka P. ; Diky Ardiansyah dan Indra Agus Tantomi melakukan upaya pemadaman api.
Selama 60 menitan amuk api bisa dikuasai. “Laporan masuk ke kami pukul 07.20. Pukul 07.24 enam anggota datang ke lokasi,”kata Kepala Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Gresik A.H.Sinaga pada Jumat, 3 Juni 2022.
Berdasarkan keterangan sejumlah warga di lokasi kejadian, lanjutnya, penyebab kebakaran diduga konsleting . “Kami menghimbau kepada masyarakat, sebelum keluar untuk memastikan semua peralatan elektronik dimatikan. Untuk menghindari Konsleting,”imbuh mantan Kadis Pemuda dan Olahraga Gresik itu. (yad)
GRESIK,1minute.id – Membangun generasi berkarakter harus dimulai sejak usia dini. Golden age atau periode emas adalah tahapan pertumbuhan dan perkembangan yang paling penting pada masa awal kehidupan anak. Golden age meliputi 1000 hari pertama kehidupan anak yang dihitung dari masa dalam kandungan sampai dengan usia anak mencapai dua tahun.
Hal itu diungkapkan oleh Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani dalam sarasehan Guru PAUD se-Pulau Bawean di Aula SDN Telukjatidawang, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik.
“Pertumbuhan dan perkembangan anak pada masa ini berlangsung sangat cepat dan akan menjadi penentu bagi sifat-sifat atau karakter anak di masa dewasa,”ujar Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali dihadapan 230 guru PAUD berasal dari Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean.
Sarasehan dalam rangkaian kunjungan kerja bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ke Pulau Bawean itu menghadirkan empat pembicara. Yakni, Bunda PAUD Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Daruttaqwa Dr. Ahmad Syifaul Qulub, Ketua Prodi PIAUD, Dr. Riyadlotus Sholichah dan Kepala Seksi (Kasi) PAUD Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik Nurul Hamidah berlangsung gayeng. Ning Nurul melanjutkan peran ibu-ayah sebagai pendidik pertama dan utama sangat penting untuk memaksimalkan dan memanfaatkan masa ini, tidak dapat digantikan oleh siapa pun
Ada dua faktor yang memengaruhi pembantukan karakter anak, jelas ibu dua anak itu. Dua karakter yaitu bawaan dari dalam diri anak dan pandangan anak terhadap dunia yang dimilikinya, seperti pengetahuan, pengalaman, prinsip-prinsip moral yang diterima, bimbingan, pengarahan dan interaksi (hubungan) orang tua-anak. “Lingkungan yang positif akan membentuk karakter yang positif pula pada anak,”kata istri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani itu.
Peran orang tua dan guru, lanjutnya, begitu besar dalam menumbuhkan karakter positif dalam diri anak. Jika ibu-ayah ingin anaknya memiliki karakter positif, maka ibu-ayah harus memiliki karakter positif pula. Ini berarti, ibu-ayah dituntut menerapkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-harinya, serta memperlakukan anak sesuai dengan nilai-nilai moral tersebut.
“Jadi, tidak hanya sekadar memberi tahu apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan anak guru dan orang tua harus memberi contoh sehingga anak bisa menduplikasi karakter baik yang dilakukan oleh orang yang lebih tua,”jelas Ning Nurul dalam sarasehan bertemakan “Keluarga dan Sekolah dalam Pembentukan karakter Anak Usia Dini di Era Transformasi Digital” Ini.
Proses pembentukan karakter diawali dengan kondisi pribadi orang tua sebagai figur yang berpengaruh untuk menjadi panutan, keteladanan, dan diidolakan atau ditiru anak-anak. Anak lebih mudah meniru perilaku daripada menuruti nasihat yang diberikan ibu-ayahnya.
Mereka belajar melalui mengamati apa yang ada dan terjadi di sekitarnya, bukan lewat nasihat semata-mata. Nilai yang diajarkan melalui kata-kata, hanya sedikit yang akan mereka lakukan, sedangkan nilai yang diajarkan melalui perbuatan, akan banyak mereka lakukan. “Sikap dan perilaku ibu-ayah sehari-hari merupakan pendidikan watak yang terjadi secara berkelanjutan, terus menerus dalam perjalanan umur anak,”katanya.
Proses selanjutnya adalah memberikan pemahaman dan contoh perilaku kepada anak tentang baik dan buruk, benar atau salah, mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Anak juga perlu diajarkan untuk dapat memilah dan memilih sesuatu yang baik, sehingga ia bisa mengerti tindakan apa yang harus diambil, serta mampu mengutamakan hal-hal positif untuk dirinya. “Untuk itu diperlukan suasana pendidikan yang menganut prinsip 3A, yaikni asih (kasih), asah (memahirkan), dan asuh (bimbingan),”ujarnya.
Harapan besar terhadap orang tua dan bunda PAUD untuk mengawal tumbuh kembang anak. Membangun Karakter Anak Usia Dini dengan baik kalau mendapatkan perlakuan kasih sayang, pengasuhan yang penuh pengertian, serta dalam situasi yang dirasakan nyaman dan damai.
“Kegagalan penanaman kepribadian yang baik di usia dini akan membentuk pribadi yang bermasalah di masa dewasanya kelak,”tegas putri KH Agoes Ali Masyhuri, pemangku Ponpes Progresif Bumi Sholawat, Tulangan, Sidoarjo itu.
CINDERAMATA : Ketua STAI Daruttaqwa Dr Ahmad Syifaul Qulub memberikan cinderamata kepada Bunda PAUD Gresik juga Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani dalam Sarasehan dalam Sarasehan Guru PAUD se-Pulau Bawean pada Selasa, 1 Juni 2022 ( Foto: ist)
Sementara itu, Ketua Prodi PIAUD, Dr. Hj. Riyadlotus Sholichah menambahkan, pendidikan karakter adalah salah satu komponen terpenting dalam pendidikan anak usia dini. Anak usia dini adalah aset masa depan bangsa. Usia dini, merupakan masa golden age. Dimana pertumbuhan dan perkembnagan anak bertumbuh dengan pesatnya.
“Oleh sebab itu menjadi kewajiban kita sebagai ibu dan pelaku pendidikan untuk menyiapkan fasilitasi dan stimulasi dengan lingkungan yang positif,”kata Riyadlotus Sholichah pada Kamis, 2 Juni 2022.
Sarasehan ini, lanjut perempuan berhijab, adalah satu bentuk ikhtiar untuk mewujudkan hal tersebut dengan meningkatkan kualitas pendidik anak usia dini dalam mengimplementasikan pendidikan karakter dilingkungan terdekat anak, yakni keluarga dan sekolah.
“Dengan menggandeng beberapa stakeholder yang bersentuhan langsung dalam pendidikan anak usia dini, kami membangun sinergi untuk bersama-sama bergerak meraih tujuan mulia dalam mendidik anak usia dini di kabupaten Gresik, dan khususnya di Pulau Bawean,”ujarnya. Sinergi bersama bunda PAUD Gresik dan Tim Penggerak PKK Gresik, Forum PAUD Gresik, IGRA, iGTK, Himpaudi dan IGTKM yang berada di wilayah Bawean. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pulau Gili punya ambulans laut. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang menyerahkan bantuan ambulans laut itu kepada Kepala Desa (Kades) Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik Supar pada Rabu, 1 Juni 2022.
Penyerahan ambulans laut di Dermaga Dusun Pamona disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah serta muspika Kecamatan Sangkapura.
Satu unit ambulans laut itu hibah program Corporate Social Responbility (CSR) dari Self-Regulatory Organization (SRO) Pasar Modal Indonesia yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT. Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dari Pasar Modal Indonesia.
“Ini sebagai langkah mitigasi dalam pelayanan kesehatan untuk warga Bawean yang di kepulauan agar ada kemudahan dalam penanganan pelayanan kesehatan,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Rabu,1 Mei 2022.
Untuk diketahui warga Dusun Gili terdapat sekitar 300-an unit rumah. Jumlah penduduk sekitar 1.000 jiwa. Selama ini, ketika ada warga setempat memerlukan perawatan kesehatan harus dibawah menggunakan perahu motor menuju puskesmas dengan jarak tempuh kurang lebih 45 menit.
Ambulans laut memiliki dua mesin berkapasitas masing-masing 40 PK. Ambulans laut ini bisa melaju dengan kecepatan 20 knot atau 37,04 kilometer per jam atau kurang lebih 20 menit. Lebih cepat 25 menit.
Bupati Fandi Akhmad Yani mewanti-wanti kepada nakhoda ambulans laut untuk gerak cepat (gercep) ketika ada warga Dusun Gili memerlukan ambulans laut. “Handphone harus on selama 24 jam,”tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dihadapan Kepala Desa Sidogedungbatu Supar, Kadinkes dan sejumlah warga yang lainnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) ngebut melakukan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Pulau GilI, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik. Sejumlah tiang untuk solar cell telah terpasang di lahan seluas 1.300 meter persegi. PLTS di Dusun Gili, Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik itu adalah impian puluhan tahun masyarakat setempat.
Sejak Indonesia merdeka, ribuan jiwa warga di Pulau Gili itu belum menikmati aliran listrik dari perusahaan setrum listrik negara. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani disela-sela kunjungan kerja di Pulau Bawean menyempatkan mengunjungi warga Pulau Gili pada Rabu, 1 Juni 2022. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani naik perahu selama 45 menit. Saat itu, sinar matahari sedang terik. Diatas ubun-ubun.
Kedatangan Bupati berusia 36 tahun itu untuk melihat progres pembangunan PLTS itu. Masyarakat menyambut antusias “tamu” istimewa itu. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada Dirut PLN unit Jatim yang bisa memenuhi harapan masyarakat di Pulau Gili.
“Sejak zaman kemerdekaan, hak masyarakat Gili mendapatkan listrik belum ada. Alhamdulillah saat ini sudah mulai dibangun,”ujarnya. Gus Yani menambahkan pembangunan PLTS ini hasil dari sinergitas Pemkab dan PLN Gresik. Pihaknya menyampaikan aspirasi ribuan jiwa warga Pulau Gili untuk menikmati aliran listrik mendapatkan respon positif dari manajemen PLN. “Hingga kini dibangun salah satu titik pembangkit listrik tenaga surya oleh PLN unit Jatim,” ujarnya.
Bupati berharap dengan pembangunan pembangkit listrik ini bisa bermanfaat kepada masyarakat Bawean khususnya Gili Timur. “Semoga tahun 2022 selesai,” imbuhnya. Untuk memperlancar proses pembangunan PLTS kali pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini , Bupati Fandi Akhmad Yani bersama sejumlah tokoh masyarakat (Tomas) setempat menggelar doa bersama di atas salah satu pondasi PLTS. Doa diikuti oleh masyarakat setempat. “Semoga pembangunan bisa cepat selesai,”katanya. PLTS di Pulau Gili ini memiliki kapasitas 50 kWp. (yad)
GRESIK,1minute.id – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan lahan seluas 3.400 hektar sebagai lahan sawah dilindungi (LSD) di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik.
Ribuan hektar lahan pertanian itu tidak boleh dialihfungsi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik akan melakukan support anggaran untuk menambah saluran irigasinya.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Kementerian ATR/BPN menetapkan 3.400 hektar lahan sawah dilindungi (LSD). “Ditetapkan (LDS) tidak boleh dialihfungsi.
Harus fokus terhadap LSD di Pulau Bawean ini,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani dihadapan anggota Gapoktan Pulau Bawean di SDIT Al Huda di Desa Sungairujing, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik pada Selasa, 31 Mei 2022. Halalbihalal secara lesehan ini juga diikuti Ketua himpunan kerukunan tani (HKTI) Gresik Musa.
“Ini menjadi PR Ketua HKTI dengan Penyuluh dan Gapoktan terkait Lahan Sawah Dilindungi (LSD) yang sudah dicanangkan oleh kementrian ATR BPN yang bertujuan untuk peningkatan produktifitas pertanian.” Ujarnya.
“Selanjutnya kita susun bagaimana program-program sektor pertanian yang ada di Kepulauan Bawean termasuk Faktor irigasi yang menjadi Variabel penting untuk peningkatan produktifitas padi,”imbuhnya.
Untuk itu, perlu langkah cerdas dalam membangun irigasi, jadi jangan sampai proyek irigasi dibangun di lokasi diluar LSD,”tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.
Pulau Bawean berada 180 mil laut dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Gresik. Di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean ini, terdapat 30 Gapoktan di Kecamatan Sangkapura dan Tambak. Serta, 200 kelompok tani (Poktan). Rincianya, 116 kelompok tani di Kecamatan Sangkapura dan 84 kelompok tani di Kecamatan Tambak.
Data gabungan kelompok Tani (Gapoktan) Pulau Bawean rata-rata produksi 6-7 ton per hektar. Panen satu dan dua kali selama setahun. Hasil produksi gabah sebanyak 41.399 ton per tahun. Produksi beras mencapai 21.328 ton. Surplus beras 11 ribu ton pertahun.
Produktifitas hasil pertanian bisa digenjot dengan melakukan penambahan saluran irigasi, dan ketersedian pupuk. “Pemkab Gresik akan mengalokasikan anggaran untuk menambah jaringan irigasi di Pulau Bawean,” kata GusYani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.
Dengan irigasi yang cukup produktifitas hasil pertanian bakal semakin meningkat. “Bila saat ini, ada yang panen dua kali setahun bisa ditingkatkan menjadi tiga kali panen setahun. Sedangkan, yang panen sekali bisa menjadi dua kali panen setahun,”katanya. Pemkab Gresik, imbuhnya, sangat peduli dengan masalah pertanian. Sebab, sektor pertanian ini terbukti paling tahan banting selama pandemi Covid-19 ini.
“Ekspor pertanian justru mengalami kenaikan saat Pandemi Covid-19 dimana sampai dikaji oleh kementrian pertanian,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.
Selain itu, Bupati berusia 36 tahun ini, meminta kepada penyuluh dan gapoktan untuk tertib administrasi dalam penebusan alokasi pupuk bersubsidi. Sebab, saat kebutuhan pupuk bersubsidi secara nasional belum bisa mencukupi kebutuhan para petani. “Kalau tertib administrasi, alokasi pupuk bersubsidi bisa sesuai kebutuhan petani,”tegasnya.
Saat ini, Pemkab Gresik upaya untuk mencukupi kebutuhan pupuk untuk pertanian dengan melakukan pembelian pupuk cair.
Ketua Gapoktan Gresik Abdul Hamid menambahkan, Pulau Bawean surplus beras sebanyak 11 ribu ton pertahun. Ia mengapresiasi langkah Bupati Fandi Akhmad Yani dalam penyaluran bantuan sosial tidak diwujudkan uang tunai. “Uang (bansos) nanti bisa dibelanjakan membeli beras dan kebutuhan lainnya,”ungkapnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXX Kabupaten Gresik resmi dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa malam, 31 Mei 2022.
Opening ceremony dipusatkan di Alun-alun Sangkapura, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean sangat meriah. MTQ kali kedua kurun waktu 20 tahun terakhir di kepulauan berjarak 80 mil laut itu disambut antusias masyarakat setempat. Ribuan pasang mata memadati Alun-alun Sangkapura. Mereka tumplek blek memadati semakin menambah kemeriahan opening ceremony yang ditandai dengan pemukulan dhungka (lesung) itu.
MTQ kali pertama pasca pandemi Covid-19 ini diikuti 488 kafilah dengan 90 official dan 90 pembina akan berlangsung hingga Jumat, 3 Juni 2022.
Fandi Akhmad Yani mengatakan pelaksanaan MTQ ke-XXX ini sengaja dilaksanakan di Pulau Bawean ini mengenalkan lebih dekat keindahan alam serta kultur budaya di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean. “Harus dikenalkan kepada masyarakat yang belum pernah singgah di Bawean. Selain itu, Pemkab ingin masyarakat di Pulau Bawean juga turut merasakan pemulihan ekonomi pasca pandemi,”ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya pada Selasa malam, 31 Mei 2022.
Banyaknya peserta dan rombongan yang datang, diharapkan turut berdampak pada perekonomian masyarakat Bawean kearah yang lebih baik. Perekonomian masyarakat di Pulau Bawean semakin meningkat. Ia mengatakan membangun bangsa untuk mencapai generasi emas adalah peningkatan mutu pendidikan. Salah upayanya adalah dengan menyelenggarakan event pendidikan keagamaan. “Kabupaten Gresik identitasnya sebagai Kota Santri. Wujud dari upaya pendidikan yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan MTQ ini,” kata Gus Yani.
Gus Yani mengajak generasi muda untuk melestarikan budaya Islam yang diperlombakan ini. Hal ini bertujuan untuk mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari hari. “Hal ini agar generasi kita semakin religius berlandaskan Ahlakul Karimah yang berpedoman pada Al Qur’an,”terangnya.
“Saya berharap kedepan akan tumbuh generasi emas yang membanggakan Kabupaten Gresik untuk maju ditingkat Provinsi maupun tingkat Nasional,” imbuhnya. Untuk diketahui, MTQ ke-XXX ini dilaksanakan mulai tanggal 31 Mei hingga 3 Juni mendatang. Sementara itu, terdapat 7 cabang Musabaqah yang diperlombakan. Diantaranya, Cabang Tilawah Al-Quran, Cabang Hifdhil Qur’an, Cabang Tafsir Al-Qur’an, Cabang Fahmil Quran, Cabang Syahril Qur’an, Cabang Khath Al-Qur’an dan Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.
Sebelumnya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Gresik Suyono mengatakan, MTQ ke-XXX di Pulau Bawean ini lebih semarak dibandingkan MTQ tahun sebelumnya di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik. “Jumlah peserta mengalami meningkat,”katanya (yad)