Posyan Dilengkapi Gerai Vaksin, Pemudik Sehat, Cegah Laka Lantas 

GRESIK,1minute.id – Arus mudik lebaran mulai terasa. Sejumlah ruas jalan mulai banyak mobil dengan plat nomor polisi di luar Kabupaten Gresik dan Surabaya jamak ditemui di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Polres Gresik membangun Pos Pelayanan (Posyan) Terpadu di Jalan Raya Bunder-Lamongan KM 2. Tim supervisi  SBB Polda Jatim mengunjungi Posyan Terpadu itu pada Minggu, 24 April 2022. Kunjungan dipimpin oleh Dirlantas Polda Jatim AKBP Latif Usman, Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi, KASI BPKB Subditregident Ditlantas Polda Jatim Kompol Ramadhan Nasution. 

Rombongan yang mengendarai motor disambut Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosi, Padal Pos Yan Iptu Alimin Tunggal serta petugas piket Posyan. 

Pos Pelayanan Lebaran 2022 Polres Gresik bertemakan Masjid Ainul Yaqin. Didominasi warna biru, membuat Pos Yan ini mudah dijumpai pengendara yang melintas. Sejumlah fasilitas tersedia. Salah satunya Bus Gerai Vaksin Polres Gresik. Pengendara bisa mendapatkan vaksin di Posyan. 

Dirlantas Polda Jatim AKBP Latif Usman mendatangi posyan di Gresik menggunakan sepeda motor.  Pihaknya ingin mengetahui persis kondisi jalan. Jalan Surabaya-Gresik masih layak digunakan pemudik. 

“Biar kami mengetahui secara langsung sejauh mana sarana dan prasarana. Jalur pantura kemungkinan arus mudik menggunakan kendaraan roda dua, roda empat lewat tol, pantura alteri kita amankan lebih teliti cermat, roda dua sangat riskan. Harus hati-hati betul, kami akan menjaga, mengingatkan,”katanya. 

Setiap ada pelanggaran dipastikan akan langsung dihentikan untuk mencegah agar tidak terjadi kecelakaan. “Perintahnya jelas, mudik sehat mudik aman tidak terjadi kecelakaan tidak terjadi kemacetan. Mudik sehat, posyan Polres Gresik ada gerai vaksin. Masyarakat yang butuh sadar vaksin silahkan datang ke sini,”katanya. 

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menegaskan kesiapan mengamankan jalannya mudik. Pos pengamanan, pos pelayanan, pos pantau berdiri di Gresik. Mulai dari rest area di tol, kemudian ada di Kecamatan Duduksampeyan, Manyar, Sidayu, Driyorejo dan lainnya, pos pantau ada di pelabuhan, bandara di Sangkapura juga pelayanan gerai vaksin. “Kami sudah siap, semoga berjalan dengan baik dan lancar,”ujar mantan Kapolres Ponorogo itu. (yad)

Posyan Dilengkapi Gerai Vaksin, Pemudik Sehat, Cegah Laka Lantas  Selengkapnya

KH Mulyadi Berikan Teladan, Gerakan 1 Juta Vaksin Booster di Ponpes Darul Ihsan Lancar 

GRESIK,1minute.id – Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ihsan Menganti menggelar Vaksinasi Booster Kerja Bareng Polri, PBNU dan Kemenag RI pada Sabtu, 23 April 2022. Serbuan vaksinasi di Ponpes yang diasuh oleh KH Mulyadi yang juga Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik itu bertajuk “Gerakan 1 Juta Vaksin Booster”.

Pada kesempatan itu, Kiai Mulyadi pun memberikan teladan bagi santri dan masyarakat dengan ikut vaksinasi booster. Vaksinasi tidak membatalkan puasa Ramadan. Kegiatan vaksinasi massal ini dimulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB.

Ratusan peserta dari masyarakat umum, terlebih mereka yang berencana mudik lebaran dengan antusias mengikuti vaksinasi Booster. Sebab, vaksin booster syarat wajib bagi warga yang berusia diatas 18 tahun ketika mudik lebaran. “Sudah 3 kali lebaran ndak mudik, Mas. Alhamdulillah, dapat vaksin Booster gratis di Ponpes Darul Ihsan Menganti, jadi tahun ini bisa mudik,”kata Rahmah,  salah satu peserta vaksin. 

KH Mulyadi mengatakan, kegiatan vaksinasi Booster di pesantrennya ini melibatkan Polres Gresik, Kementerian Agama, dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik. Bahkan, turut mengawal jalannya giat vaksinasi rombongan dari Polda Jawa Timur. 

“Kami menyampaikan rasa syukur yang dalam dan rasa terima kasih atas pelaksanaan Vaksin oleh pemerintah ini, yang tentunya membantu masyarakat untuk menambah kekebalan tubuh. Sebagai pengurus PCNU, kami bangga dan mendukung program pemerintah, karena NU tetap setia pada NKRI dan NKRI harga mati,”kata Kiai Mulyadi. 

Turut hadir dalam giat vaksinasi tersebut, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis serta unsur Forkopimda, Kepala Kemenag Gresik  Sahid sejumlah Pengurus PCNU, Kepala KUA, dan unsur Forkopimka Menganti. (yad)

KH Mulyadi Berikan Teladan, Gerakan 1 Juta Vaksin Booster di Ponpes Darul Ihsan Lancar  Selengkapnya

Praktisi Hukum Juga Artis TikTok Berbagi Menu Takjil di Rutan Polres Gresik

GRESIK,1minute.id– Bulan Suci Ramadan banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berbagi dengan sesama. Mulai dari bagi-bagi takjil di pinggir jalan hingga dibuat dalam sebuah acara. Bahkan, momen ini juga dimanfaatkan oleh Wahyu Adi Prasetyo,  seorang praktisi hukum yang banyak beracara di Polda Jatim ini. Dia ikut berbagi menu takjil di Rutan Polres Gresik.

Kedatangan pengacara muda tersebut disambut baik oleh para penghuni tahanan. Mereka nampak senang lantaran mendapat menu takjil. “Terimakasih pak Wahyu, semoga rejekinya lancar,” ujar salah satu tahanan usai menerima menu takjil dari Wahyu, sapaan akrabnya pada Sabtu, 23 April 2022.

Wahyu mengatakan, bulan Suci Ramadan kali ini dirinya ingin sedikit berbagi dengan sesama. Mulai dari penghuni Rutan Polres Gresik dan masyarakat yang berhak menerima. Dijelaskan, berbagi menu takjil untuk menambah rasa kepedulian terhadap sesama. Juga, menularkan energi positif bagi orang lain. Karena, pahala yang didapat sangat besar. Apalagi saat bulan ramadan.

“Alhamdulillah kami masih diberi kesempatan untuk berbagi. Semoga tahun depan bisa melakukan hal yang sama,”ujar tiktokers akun Bosseh Massseeeh tersebut didampingi petugas jaga Aiptu Tisno. (yad)

Praktisi Hukum Juga Artis TikTok Berbagi Menu Takjil di Rutan Polres Gresik Selengkapnya

Ambulans Laut Perdana Bantuan Pasar Modal Indonesia untuk Warga Pulau Gili, Pulau Bawean 

GRESIK,1minute.id – Pemkab Gresik memiliki ambulans kapal. Ambulans laut itu bantuan tersebut merupakan Corporate Social Responbility (CSR) dari Self-Regulatory Organization (SRO) Pasar Modal Indonesia yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT. Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dari Pasar Modal Indonesia.

Bantuan  ambulans laut itu diserahkan oleh Ketua HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia sekaligus menjabat sebagai Direktur KSEI Syafruddin kepada Bupati Gresik di terminal penumpang Pelindo III Gresik pada Jumat, 22 April 2022. SRO memberikan bantuan ambulans laut yang dapat memudahkan akses kesehatan bagi masyarakat Gresik yang berada di kepulauan Bawean.

Bantuan ambulans laut yang dilengkapi oleh peralatan medis disaksikan oleh Deputi Direktur Pengembangan Sistem Informasi Pasar Modal OJK, Gustaf Rajagukguk, Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 4 dan Perizinan, Kantor Otoritas Jasa Keuangan Regional 4 Jawa Timur, Mohamad Eka Gonda Sukmana, Direktur Teknologi dan Manajemen Risiko BEI, Fithri Hadi, Direktur KPEI, Iding Pardi serta Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah. 

Ketua HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia Syafruddin dalam sambutannya menyampaikan ambulans laut yang diberikan merupakan bentuk rasa peduli untuk kesehatan Indonesia. Ada 5 unit ambulans yang diberikan untuk 5 daerah, salah satunya diterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Gresik. 

“Karena melihat tingginya kebutuhan masyarakat yang berada jauh dari perkotaan, khususnya di daerah kepulauan. Sebagai bagian dari layanan kesehatan yang dikelola oleh lembaga terkait, kami berharap ambulans laut ini dapat secara optimal dimanfaatkan oleh masyarakat umum yang membutuhkan”, jelas Syafruddin. Kegiatan ini didukung langsung Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

HIBAH KAPAL : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wabup Gresik Aminatun Habibah (kanan) usai menerima bantuan ambulans laut dari Bursa Efek Indonesia di Pelabuhan Gresik pada Jumat, 22 April 2022 ( FOTO : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Ambulans laut kali pertama dimiliki Pemkab Gresik itu rencananya digunakan untuk masyarakat di Pulau GiliPulau Bawean. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, ambulans laut ini akan ditempatkan di penyeberangan Pulau Gili, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. “Disana ada 1.300 kepala keluarga. Semoga bantuan ini bermanfaat,”kata Bupati berusia 36 tahun itu.

Bantuan ambulans laut untuk Pemkab Gresik itu rangkaian HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia bertajuk Sinergi Pasar Modal bagi Pemulihan Ekonomi. Ambulans laut  memiliki dua mesin berkapasitas masing-masing 40 PK. Ambulans laut ini bisa melaju dengan kecepatan 20 knot atau 37,04 kilometer per jam. 

“Kami Berterima kasih kepada seluruh Pasar Modal Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan seluruh unsur yang terlibat,” imbuhnya. Pulau Gili menjadi tempat beroperasi ambulans laut karena selama ini belum mendapatkan fasilitas kesehatan yang memadai. Bahkan, ribuan jiwa warga setempat belum menikmati aliran listrik yang memadai. 

Perusahaan setrum negara dalam waktu dekat akan membangun fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di pulau yang memiliki alam yang eksotis itu. “Semoga dengan ambulans ini pelayanan kesehatan di Pulau Bawean dan Gili bisa maksimal dan lebih baik,”ujarnya. (yad)

Ambulans Laut Perdana Bantuan Pasar Modal Indonesia untuk Warga Pulau Gili, Pulau Bawean  Selengkapnya

Mitigasi Bencana Kebakaran, Satpam Hingga Hakim Kantor Pengadilan Negeri Gresik Simulasi Kebakaran Gunakan APAR

GRESIK,1minute.id – Mitigasi bencana kebakaran dilakukan oleh Kantor Pengadilan Negeri Gresik pada Jumat, 22 April 2022. Mulai satpam hingga hakim mendapatkan pelatihan memadamkan kebakaran. Pelatihan memadamkan kebakaran itu menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik. Selain teori peserta pelatihan juga mendapatkan praktik memadamkan api menggunakan alat pemadam ringan (APAR). 

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Gresik Agus Walujo Tjahjono mengatakan  dengan melakukan simulasi ini, pihaknya bisa mengerti dan paham bagaimana cara dan langkah dalam mengatasi saat terjadi bencana kebakaran. “Simulasi diikuti oleh seluruh pegawai PN Gresik. Intinya upaya ini untuk mengantisipasi terjadi hal-hal yang tak diinginkan, terutama bencana kebakaran. Kami menggandeng PMK Gresik,”kata Agus Walujo Tjahjono kepada wartawan pada Jumat, 22 April 2022.

Pihaknya berharap, nantinya bisa menjadi salah satu modal pegawai PN Gresik memahami penanganan pertama secara internal jika terjadi kebakaran. “Simulasi yang diberikan oleh Dinas PMK Gresik sangat bermanfaat bagi kami,”imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Gresik Agustin Halomoan Sinaga menegaskan, mencegah lebik baik daripada mengobati. Artinya, di rumah, kantor, gedung dan tempat lain, harus disediakan alat pemadam kebakaran (Apar). “Nanti kedepan setiap gedung di Gresik harus sediakan alat pemadam kebakaran. Tujuannya untuk berjag-jaga saja,”ujar dia. 

“Ini di Gresik akan kita giatkan, terutama di lingkungan industri dan instansi. Yaitu tadi, tujuan dan fungsinya antisipasi dan mencegah” kata Sinaga. Sinaga menambahan, di Kabupaten Gresik ada tiga pos Damkar yakni di Kecamatan Driyorejo, Kecamatan Dukun dan Pos Damkar Kota.

“Kami siap dan sigap membantu masyarakat mengatasi kejadian kebakaran,”tegasnya. Data Damkar Gresik periode Januari sampai 22 April 2022 tercatat 80 kali terjadi kebakaran. Media yang terbakar rumah, pabrik dan gedung kantor serta alang-alang. (yad)

Mitigasi Bencana Kebakaran, Satpam Hingga Hakim Kantor Pengadilan Negeri Gresik Simulasi Kebakaran Gunakan APAR Selengkapnya

Dinkes dan BIN Lakukan Vaksin di Royal Plaza untuk Umum dan Lansia 

SURABAYA,1minute.id – Masih banyak warga masyarakat yang belum vaksin ke-2 atau ke-3, sementara mereka butuh untuk keperluan pekerjaan atau mudik. Hal itu dikatakan koordinator tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas Ngagel Rejo Helga usai vaksin di Royal Plaza pada Kamis, 21 April 2022.

“Bagi kami, bisa memberikan layanan vaksin kepada masyarakat untuk kekebalan pribadi, keluarga, masyarakat, sehingga lingkungan semakin sehat,”tutur Helga. Serbuan vaksinasi di Mal Royal Plaza digelar kerja bareng Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya bersama Badan Intelejen Negara (BIN).

Lebih lanjut dikatakan, untuk kali ini menyiapkan 400 dosis yang terdiri 250 untuk vaksin ke-2 dan 150 dosis untuk vaksin ke-3 atau booster.  “Kita tadi menyiapkan 250 dosis jenis Sinovac dan 150 jenis AstraZeneca, dan hingga acara berakhir vaksin yang kami sediakan habis terpakai, termasuk ada 25 orang yang tergolong lansia,”pungkas Helga. 

Ny Ida yang kebetulan berbelanja bersama anaknya di Royal Plaza, begitu mengetahui ada lapak yang melayani vaksin, dan memang sudah waktunya vaksin lagi, bahkan sudah lewat 2 bulan. “Ketika di cek kondisi tubuh, dan dinyatakan boleh divaksin, maka kami dengan senang hati ikut vaksin, meski saya tidak ikut berlebaran, tapi tetap pingin mudik untuk berkumpul bersama keluarga,”jelas Ida. (yad)

Dinkes dan BIN Lakukan Vaksin di Royal Plaza untuk Umum dan Lansia  Selengkapnya

Menteri Trenggono Dorong Kinerja Ekspor Produk Perikanan dan Layanan Sertifikasi Jaminan Mutu

GRESIK,1minute.id –  Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono melakukan kunjungan kerja ke kampung Budidaya Bandeng di Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah pada Kamis, 21 April 2022.
Kedatangan Sakti Wahyu Trenggono untuk memastikan peningkatan kinerja layanan sertifikasi produk perikanan yang dihasilkan oleh pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Jawa Timur. 

Hal ini menyusul launching Quality Assurance Sistem Jaminan Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan dari hulu sampai hilir pada Kampung Budidaya Bandeng Gresik di Pudak Galeri UMKM Gresik pada Kamis, 21 April 2022.

Peningkatan layanan sertifikasi menurutnya sangat penting, guna mendongkrak kinerja ekspor produk perikanan dari Provinsi Jawa Timur, khususnya Gresik. “KKP ini melalui Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) harus berupaya semaksimal mungkin, dorong UMKM di Gresik ini agar segera tersertifikasi. Ini penting ekspor hasil perikanan kita agar meningkat,”ujar Menteri Trenggono. 

Menteri Trenggono mengatakan keberadaan UMKM telah terbukti mendukung ketahanan perekonomian negara di tengah kondisi pandemi. Untuk itu harus terus diupayakan peningkatan bukan hanya dari sisi kuantitas, namun dari segi kualitas produk perikanan yang dihasilkan pelaku UMKM. 

“Jadi, tadi saya juga melihat tempat pelatihan masak olahan bandeng. Pada intinya pelatihan para pelaku atau calon pelaku usaha penting untuk memastikan produk UMKM, khususnya di Gresik ini dapat tersertifikasi, jadi dari segi kualitas, mulai dari pembibitan sampai produk akhir itu berkualitas, enak dimakan tentunya,” ucap Menteri Trenggono. 

Selain itu, ia menyampaikan Kabupaten Gresik yang merupakan salah satu sentra perikanan di Jawa Timur, terutama perikanan budidayanya, memiliki komoditas unggulan. Yaitu, bandeng dan udang vaname. Menteri Trenggono berharap budidaya bandeng dan udang vaname dapat menyuplai pasar ekspor melalui unit miniplant atau supplier yang telah memiliki sertifikat Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB). 

Pada 2022, BKIPM menargetkan memberikan pelatihan dan menyertifikasi CPIB kepada 10.000 UMKM/Supplier di seluruh Indonesia. Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi penerapan jaminan mutu hasil perikanan pada UMKM perikanan, Bazar UMKM produk hasil perikanan, Demo memasak ikan bandeng, Penyerahan sertifikat CPIB (Cara Penanganan Ikan yang Baik), HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point), dan CKIB (Cara Karantina Ikan yang Baik) pada para pelaku usaha. 

Untuk diketahui Kabupaten Gresik telah ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai salah satu kampung perikanan budidaya ikan bandeng sesuai Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 64 Tahun 2021 tentang Kampung Budidaya. 

Sementara itu, Plt. Kepala BKIPM Hari Maryadi mengatakan, Gresik memiliki banyak UMKM perikanan dengan berbagai produk perikanan yang berpotensi ekspor. Beberapa UMKM telah memenuhi persyaratan ekspor dan telah bersertifikat HACCP namun masih banyak pula yang belum bersertifikat.  “Untuk itu diperlukan upaya berkesinambungan untuk mendorong UMKM perikanan lainnya untuk bisa memenuhi persyaratan jaminan mutu hasil perikanan sesuai standar ekspor sesuai arahan Bapak Menteri tadi,” terang Hari. 

Bersamaan dengan Launching Quality Assurance Sistem Jaminan Mutu dan KHP ini, KKP menyerahkan sertifikat kepada para pelaku usaha  diantaranya 6 UMKM untuk sertifikat HACCP, 2 UMKM untuk sertifikat CKIB dan 7 UMKM untuk sertifikat CPIB. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang turut mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik juga turut serta mendorong tumbuh kembang sektor UMKM. Menurutnya, hal ini akan berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat Gresik. Salah satu sektor UMKM unggul adalah pengelolaan budidaya ikan bandeng dari hulu sampai ke hilir. 

“Kami terus berupaya mendorong dan mendukung tumbuh kembang UMKM untuk terus melahirkan produk-produk unggulan. Nah, hari ini Pak Menteri KKP datang ke Gresik untuk melihat sejauh mana perkembangan dan upaya kami selaku pemerintah daerah,”kata Gus Yani. Ia mengatakan, Pemkab Gresik melalui Dinas Perikanan juga akan melakukan pendampingan terhadap budidaya ikan bandeng. “Kita minta Dinas Perikanan untuk memberikan pendampingan terkait budidaya ikan bandeng secara intens,”katanya. 

“Penetapan Kabupaten Gresik sebagai salah satu kampung perikanan budidaya ikan bandeng sesuai Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 64 Tahun 2021 tentang Kampung Budidaya oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP),”imbuhnya.
Disamping itu, lanjut Gus Yani, peningkatan layanan sertifikasi sangat penting. Tujuannya guna mendongkrak kinerja ekspor produk perikanan di Kabupaten Gresik.

“Ini juga agar kita tidak asal-asalan melakukan ekspor, namun melalui prosedur yang telah ditetapkan. Pemkab Gresik bersama bea cukai juga menyiapkan langkah strategis guna memudahkan masyarakat yang ingin menjadi eksportir, yakni melalui klinik ekspor. Silahkan masyarakat bisa melakukan konsultasi,” pungkas Gus Yani. (yad)

Menteri Trenggono Dorong Kinerja Ekspor Produk Perikanan dan Layanan Sertifikasi Jaminan Mutu Selengkapnya

Aam, Pelukis Difabel Bertemu Presiden Jokowi : Momen Istimewa, Bersejarah Dalam Hidupnya

GRESIK,1minute.id – Hati Muhammad Amanatullah berbunga-bunga. Pelukis yang lahir dengan tubuh pendek itu bisa bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo pada Rabu, 20 April 2022. Aam-sapaan-Muhammad Amanatullah pun menyerahkan karya lukisan wajah Presiden ke-7 Indonesia itu saat melakukan kunjungan kerja ke Pasar Baru Gresik (PBG). 

Kehadiran anggota AMFPA (Association Mouth and Foot Painting Artists/perkumpulan seni lukis kaki dan mulut) bermarkas di Eropa itu atas undangan Dinas Sosial (Dinsos) Gresik. “Alhamdulillah besok (Kamis,Red) saya di undang Dinsos Gresik tepatnya di Pasar Gresik. Sda pak Jokowi (Presiden),”kata Aam dalam pesan WhatsApp kepada 1minute.id pada Rabu, 19 April 2022.

Pemuda difabel kelahiran 4 Mei 1993 diminta untuk menyerahkan lukisannya kepada mantan Wali Kota Surakarta itu. Selama dua hari, sarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) itu nyaris tidak bisa tidur nyenyak. Deg-degan karena bakal bertemu dengan Presiden Jokowi. 

“Perasaan sangat senang sekali bisa bertemu bapak Jokowi. Ini momen yang sangat istimewa bagi sejarah hidup saya,”kata dengan tersenyum bangga dan senang. 

Aam butuh waktu hitungan hari untuk bisa menyelesaikan lukisan wajah Presiden Jokowi memakai jas warna hitam, baju warna putih dan memakai kopyah warna hitam itu. Jokowi terlihat tersenyum.  Lukisan wajah diatas kanvas menggunakan cat akrilik begitu apik. “Pak Presiden tersenyum. Dan ucapan terima kasih,”ucapnya. 

KARYA MUHAMMAD AMANATULLAH: Lukisan wajah Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo karya Aam, Pelukis Difabel dari Gresik (FOTO: Muhammad Amanatullah for 1minute.id)

Aam pemuda multitalenta. Ia terlahir dengan tubuh pendek. Kedua tangan dan kaki pendek. Namun, pemuda difabel kelahiran 4 Mei 1993 itu tidak pernah berhenti memberikan manfaat untuk masyarakat. Ia pemuda multitalenta. Mengajar ngaji bagi anak-anak di tempat pendidikan Alquran (TPQ) di kampung di Jalan RA Kartini Gang XVI Nomor 21, Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

Melukis dan sesekali tampil sebagai motivator secara hybrit maupun dalam jaringan (daring). Aam, panggilan akrabnya, menjadi motivator di sejumlah pertemuan di sejumlah perguruan tinggi di Jawa Timur. Antara lain, di Universitas Negeri Sunan Ampel (Uinsa) Surabaya, Universitas Brawijaya (UB) Malang dan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), tempat Aam kuliah di Fakultas Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Ditemani sepeda roda tiga buatan orang tuanya, Aam tampil percaya diri. Sepeda tanpa mesin. Roda sepeda bergerak dengan dorongan dua kaki Aam yang pendek itu. Sepeda itu bergerak. “Kali terakhir Saya tampil sebagai motivator melalui zoom bersama dengan kumpulan mahasiswa Nusantara,”kata Aam dikonfirmasi 1minute.id melalui selulernya pada Selasa, 21 Februari 2022.

Keterbasatan fisik tidak membuat alumnus SMP Negeri 4 Gresik itu terhenti memberikan manfaat bagi orang lain. Apalagi, Aam , pemuda multitalenta. Ia memiliki kelebihan yang tidak dimiliki kebanyakan orang lainnya. 

Aam, memiliki keahlian melukis. Ia melukis dengan kakinya. Sejak 2016, Aam tergabung di dalam perkumpulan seni lukis kaki dan mulut bermarkas di Eropa. Namanya, AMFPA ( Associationof Mouth and Foot Painting Artists). “Saya satu-satunya pelukis asal Gresik yang tergabung di AMFPA,”kata Aam. 

Ditengah kesibukan itu, Aam tetap bisa menyelesaikan studinya di Jurusan PGSD UMG. Pada 25 Maret 2022  menyandang gelar sarjana. Gelar sarjana menjadi impian Aam selepas lulus di SMA Semen Gresik. Namun, kondisi keuangan keluarga membuat ia menunda meraih mimpinya itu. Ia terus berkarya serta mengajar melukis anak-anak berkebutuhan khusus di UMG. “Alhamdulillah, ada dua orang donatur yang membiayai saya sampai lulus ini,”,ungkapan dengan mengucap rasa syukur berulangkali.

Kini, Aam berusaha mewujudkan mimpinya memiliki galeri seni lukis. “Masih belum teralisasi. Lukisan belum banyak juga. Di rumah juga tidak ada tempat ,”katanya. (yad)

Aam, Pelukis Difabel Bertemu Presiden Jokowi : Momen Istimewa, Bersejarah Dalam Hidupnya Selengkapnya

Montir Culas Dicokok Polisi, Modus Embat Uang Pembelian Spare Part 

GRESIK,1minute.id – Ari Setiawan warga Jalan Gubernur Suryo, Kelurahan  Tlogopojok Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik dicokok polisi. Montir 32 tahun di salah satu bengkel mobil di Jalan Raya Samir Plapan, Kecamatan Duduksampeyan itu ditangkap karena diduga melakukan penggelapan pembelian spare part.

Kini, Ari Setiawan menjalani pemeriksaan insentif di Mapolsek Duduksampeyan. Dugaan penipuan pembelian spare part dilakukan antara November dan Desember 2021. Korban Endy Susilo, 40, (warga Jambangan IV Kelurahan Jambangan, Kecamatan Jambangan, Kota Surabaya. 

Ceritanya, pada 17 November 2021 korban Endy Susilo membawa mobil pikap Mitsubhisi L.300 nomor polisi (nopol) L 83337 BX ke bengkel tempat Ari Setiawan sebagai montir.  Saat itu, Ari Setiawan mengatakan ada sejumlah spare part yang harus diganti.  Korban memberi uang Rp 3.750.000. Selesai perbaikan Ari Setiawan menyerahkan mobil kepada korban. “Alat sudah terpasang,”kata polisi menirukan ucapan Ari Setiawan. 

Selang sebulan kemudian, 17 Desember 2021 pikap kembali rusak. Endy Susilo pun komplain. Korban membongkar mobil tersebut dan telah didapati bahwa tidak terdapat spare part yang diganti oleh Ari Setiawan. Korban melakukan perbaikan total mobil pikap L.300  dengan biaya perbaikan sebesar Rp 12 juta. Korban Endy Susilo yang merasa dirugikan kemudian melaporkan ke Polsek Duduksampeyan.

“Kami langsung menindaklanjuti. Tersangka ditangkap anggota Polsek Duduksampeyan pada Senin malam,”ujar Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Duduksampeyan AKP Bambang Angkasa pada Kamis, 21 April 2022. Tersangka imbuhnya, ditangkap di tempat kosnya di Manyarrejo, Kecamatan Manyar.

Tersangka Ari Setiawan dijerat dengan pasal 378 dan atau 373 KUHP. “Perbuatan tersangka dilakukan dengan perencanaan. Tersangka juga pernah melakukan penggelapan mobil,”kata AKP Bambang Angkasa.  Pengakuan tersangka perbuatan culas itu untuk mencukupi kebutuhan hidup. (yad)

Montir Culas Dicokok Polisi, Modus Embat Uang Pembelian Spare Part  Selengkapnya

Satlantas Santuni Anak Yatim-Piatu yang Orang Tua Meninggal Karena Korban Kecelakaan

GRESIK,1minute.id – Masa bahagia Bebas, 5, dan Naya, 3, bersama orang tuanya seakan terasa begitu cepat berlalu.  Sebab, kedua orang tuanya meninggal akibat kecelakaan. Bebas dan Naya tinggal di Jalan Merah Delima Desa Karangrejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu menjadi yatim dan piatu.

Dua anak itu kini diasuh oleh neneknya. Kondisi yang dialami oleh dua bersaudara itu membuat Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik turun tangan membantu meringankan beban yang dialami. Korp sabuk putih itu memberikan santunan kepada anak yatim dan piatu itu. Santunan diserahkan langsung oleh Kasatlantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosi.

“Semoga santunan ini bisa sedikit meringankan beban kedua anak tersebut,”kata Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosi pada Kamis, 21 April 2022.
Data yang didapat 1minute.id dari Satlantas Polres Gresik menyebutkan kecelakaan yang mengakibatkan orang tua Bebas dan Naya meninggal terjadi di Jalan raya Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Senin, 28 Maret 2022 sekitar pukul 03.00 WIB.

Pagi itu, mobil Daihatsu Grand max pikap nomor polisi  L 9304 CO yang dikemudikan Muhamad Firman Hakiki, 30, dengan penumpang istrinya, Rendra Pramudia Wardana Arini, 23, diseruduk dump truck nomor polisi L 9041 UX. Dump Truck itu dikendarai oleh Agus Dwi Saputra, 19 tahun. Ia warga Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. 

Cerita, pagi itu dump truck melaju dari selatan ke utara atau dari Manyar ke arah Bungah. Ketika memasuki Jalan Raya Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Agus Dwi Saputra tidak bisa menguasai setir. Dump Truck menerabas marka jalan. Nahas, saat bersama dari arah berlawanan ada mobil Daihatsu Grand max melaju.

Grand max pikap itu dikendarai Firman Hakiki dengan penumpang istrinya, Rendra Pramudia Wardana Arini. Karena jarak sangat dekat tabrakan tidak terhindarkan. Kecelakaan itu mengakibatkan Firman Hakiki dan istrinya, Arini meninggal.  Pasutri yang tinggal di Jalan Merah Delima, Desa Karangrejo, Kecamatan Manyar memiliki dua anak yakni Bebss, 5 tahun, dan Naya, 3 tahun. (yad)

Satlantas Santuni Anak Yatim-Piatu yang Orang Tua Meninggal Karena Korban Kecelakaan Selengkapnya