Prihatin Maraknya Pernikahan Dini, Wabup Gresik Aminatun Habibah Janji Turun Ke Sekolah untuk Sosialisasi

GRESIK,1minute.id – Fenomena perkawinan anak usia dini  menjadi salah satu perhatian pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik. Pada 2022, tercatat sebanyak 258 kasus perkawinan anak. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berjanji akan turun bersama dinas terkait untuk sosialisasi dampak negatif perkawinan anak. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu siap untuk Go to school untuk memberikan sosialisasi kepada siswa.

“Nanti kita akan keliling ke SLTA (SMA sederajat, Red) untuk mensosialisasikan hal ini pelan-pelan. Karena di Jawa Timur ini angka perkawinan anaknya cukup tinggi. Maka harus kita sikapi dengan serius agar tidak terjadi generasi masa depan yang stunting,” ujar Wabup Aminatun Habibah dalam 

Musyawarah Perempuan Nasional Untuk Perencanaan Pembangunan yang digelar oleh Kementerian PPPA via zoom pada Senin, 7 April 2023.

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah didampingi Kepala Dinas Keluarga Berencana,  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik Titik Ernawati dan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) dan Sekolah Perempuan di Gresik. 

Bu Min melanjutkan, meminimalisir hal-hal negatif terhadap anak dan perempuan, perlu adanya kolaborasi antardinas terkait. Oleh karenanya, Bu Min bersedia menjadi mediator dalam menyuarakan aspirasi perempuan di Gresik. “Mungkin ada yang merasa ini melelahkan, tapi tetap harus kita upayakan demi masa depan anak-anak kita di Gresik.” kata Wabup berlatar pendidik itu.

Harapannya, imbuhnya, Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresikdapat menjadikan Gresik sebagai kabupaten dengan Desa Ramah Perempuan Dan Peduli Anak (DRPPA). Selain pernikahan dini, pihaknya bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  menaruh perhatian kepada penyandang disabilitas di Gresik. Upaya Pemkab Gresik yang telah memberikan program keluarga harapan (PKH) Inklusif dan membuka lapangan kerja khusus penyandang disabilitas.

Pada 2022, sekitar 41 penyandang disabilitas di Gresik yang telah bekerja di bawah naungan 21 perusahaan. Ini menunjukkan bahwa Gresik telah berkomitmen penuh dalam membantu kesejahteraan warganya. “Saat ini kita juga mengusahakan agar masyarakat penyandang disabilitas dapat hidup dengan nyaman di Gresik,” tegasnya. 

Terpisah, Kadis KBPPPA Titik Ernawati mengatakan pihaknya akan bergerak senada dengan visi Pemkab Gresik. Diantaranya, dalam melakukan pencegahan kekerasan dan upaya  perlindungan serta pendampingan  perempuan dan anak korban kekerasan.

“Terciptanya kenyaman dan keramahan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Gresik juga menjadi prioritas program Nawa Karsa milik Pemkab Gresik oleh bapak Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah,” pungkas Titik. (yad)

Prihatin Maraknya Pernikahan Dini, Wabup Gresik Aminatun Habibah Janji Turun Ke Sekolah untuk Sosialisasi Selengkapnya

Lestarikan Tradisi Kolak Ayam Gumeno, Warisan Budaya tak Benda Jadi Magnet Wisatawan 

GRESIK,1minute.id – Bulan Suci Ramadan memasuki malam 23 (malam teku likur) pada Kamis, 14 April 2023. Di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik terdapat tradisi Kolak Ayam Gumeno. Warisan temurun ini memasuki  ke-498 tahun. Kolam Ayam tercatat sebagai Warisan budaya tak benda (WBTB).

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyebut tradisi Kolak Ayam atau Sanggring di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar ini adalah warisan semangat syiar Islam. “Harus dilestarikan,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah di dampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Abu Hasan. Saat menghadiri Semarak Sanggring ke-498 yang digelar di halaman Masjid Jamik Sunan Dalem pada Kamis, 13 April 2023.

Tradisi Sanggring kolak ayam tak lepas dari kisah Sunan Dalem, putra kedua Sunan Giri yang membangun masjid di Desa Gumeno sebagai upaya syiar Islam.”Setelah tidak lama masjid yang dibangun berdiri, Kanjeng Sunan Dalem malah jatuh sakit,” kata Bu Min.

Sakit yang dialami Sunan Dalem, tambahnya, kemudian selalu mengonsumsi jinten dan berbagai macam campuran rempah lain yang dipadukan dengan daging ayam.

WABUP GRESIK: Aminatun Habibah didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Gresik Abu Hassan dalam Semarak Sanggring di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Kamis, 13 April 2023 ( Foto : Prokopim fir 1minute.id)

“Menurut cerita, resep tersebut diberikan langsung oleh Sunan Giri melalui mimpi yang terus dipakai sampai sekarang dan dilestarikan menjadi tradisi Sanggring kolak ayam oleh warga Desa Gumeno,” ujarnya.

Uniknya, pembuatan kolak ayam atau Sanggring ini dilakukan oleh kaum adam. Mulai belanja, meracik bumbu, memasak hingga siap disajikan untuk menu buka puasa kepada warga setempat dan wisatawan religi yang berasal dari Desa Gumeno. “Kita harus senantiasa mengingat jasa-jasa beliau. Dimana dalam perjalanan syiar Islam membangun masjid disini hingga sakit kemudian sembuh dengan mengkonsumsi kolak ayam atau yang disebut Sanggring,” tandasnya.

Kepala Desa Gumeno Hasan Fathoni menambahkan, kolak ayam (Sanggring) merupakan sejarah yang harus di lestarikan bersama. Kepatuhan kepada beliau (Sunan Dalem), maka warga Desa Gumeno selalu melanjutkan tradisi tersebut setiap hari ke 22 atau malam 23 Ramadan.

“Ada 5 ramuan dalam pembuatan kolak ayam tersebut, yakni gula merah, jinten, daun bawang, kelapa dan ayam. Tahun ini panitia menyiapkan 220 ekor ayam kemudian dimasak menjadi 2700 porsi,” singkatnya. Warisan Budaya tak Benda (WBTB) selalu di tunggu-tunggu umat muslim maupun para wisatawan lainnya.

Tampak hadir dalam Semarak Sanggring ke-498 ini diantaranya anggota DPRD Gresik Sahrul Munir, Anggota Kadin Gresik Indra Lesmana, Cak dan Yuk Gresik, Gus dan Yuk Mojokerto, Yak dan Yuk Lamongan, Kacong dan Jebbing Madura Cak dan Ning Surabaya serta KH Ali Murtadho asal Bungah. (yad)

Lestarikan Tradisi Kolak Ayam Gumeno, Warisan Budaya tak Benda Jadi Magnet Wisatawan  Selengkapnya

Rembug Akur Bergulir Lagi, Wabup Gresik : Tahun Ini Akan Fokus Perbaikan Infrastruktur 

GRESIK,1minute.id – Rembug Akur kembali bergulir. Ikhtiar menjalin komunikasi antara pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik bersama dengan warga ini dipusatkan di Desa Turirejo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Wakil Bupati Gresik Aminatun dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman yang menumui warga setempat. 

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membahas berbagai isu yang berkaitan dengan pembangunan di daerah, seperti perbaikan infrastruktur, dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, dalam acara tersebut juga dilakukan penyaluran BPJS bagi beberapa ahli waris.

Di bidang kesehatan, terangnya, Pemkab Gresik telah menjalankan Universal Health Coverage (UHC). Istimewanya, program ini sudah menjangkau 99,96% masyarakat Gresik. Capaian ini “menyalip” daerah-daerah lain di Jatim. “Wilayah Kedamean ini juga spesial, karena saat ini Pemkab Gresik sedang membangun rumah sakit daerah di wilayah ini. Mudah-mudahan tahun ini sudah mulai dibangun dan diselesaikan tahun ini,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. “Mohon doanya,” imbuhnya. 

Wabup menjelaskan bahwa tahun ini Pemkab Gresik akan berfokus pada perbaikan jalan-jalan yang rusak di wilayah Kabupaten Gresik. “Pada tahun ini Insya Allah akan banyak jalan yang akam kita perbaiki,” tegas Wabup berlatar pendidik itu. 

Pada kesempatan ini, wabup juga memberikan apresiasi kepada badan amil zakat nasional (Baznas) Gresik yang sudah mengelola zakat dan diserahkan dengan baik kepada kelompok yang membutuhkan. Sebelum mengakhiri sambutan, Bu Min berharap forum yang gayeng ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah, dan masyarakat.

Seperti diberitakan, Tahun ini, Pemkab Gresik akan melakukan betonisasi 17 ruas jalan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Belasan ruas jalan itu tersebar di enam kecamatan di Gresik Selatan yakni Kecamatan Driyorejo, Kedamean, Menganti, Benjeng, Balongpanggang dan Cerme. (yad)

Rembug Akur Bergulir Lagi, Wabup Gresik : Tahun Ini Akan Fokus Perbaikan Infrastruktur  Selengkapnya

Azzahra, Hafiz Tuna Netra Bertemu Wabup Gresik. Ini Pesan Wabup!

GRESIK,1minute.id – Hafiz cilik Affreda Kharisma Azzahra bertemu Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di kantor Bupati Gresik pada Selasa, 28 Maret 2023.

Saat bertemu Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah, Azzahra ditemani kedua orangtuanya, Solikhin dan Sri Wahyuni serta Kepala UPT Layanan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik Innik Hikmatin. Bu Min terharu bertemu dengan siswa kelas II SD Negeri 263 Gresik yang istimewa itu. Azzahra, lahir prematur dan divonis oleh dokter mengalami gangguan penglihatan alias tuna netra ketika menginjak usia 4 bulan. 

Namun, Sang Khaliq memberikan keistimewaan kepada Azzahra. Otak Azzahra encer. Mudah menghafal. Diusia 7 tahun, bocah asal Tanjungsari, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu telah hafal quran 9,5 juz. Keistimewaan yang tidak dimiliki oleh anak-anak sebayanya. Azzahra pun bisa lolos ajang pencarian bakat penghafal Quran, program Hafiz Indonesia 2023 di salah satu stasiun televisi nasional di Indonesia. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah sempat menguji hafalan Quran Azzahra. Wabup berlatar pendidik itu membaca beberapa ayat Quran untuk kemudian Azzahra melanjutkan membaca. Suara Azzahra yang merdu, tajwid benar membuat Bu Min terharu sekaligus bangga. 

“Bacaan sudah bagus. Terus belajar dan semangat  mendapatkan hasil yang terbaik nantinya,” ucap Bu Min memberikan semangat dan mendoakan Azzahra menjadi anak sukses. Pada kesempatan itu, Azzahra juga mohon doa restu dan dukungan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk kelancaran audisi Hafiz Indonesia 2023. “Mohon doa dan restunya,” katanya.

Seperti diberitakan 1minute.id  Azzahra tampil memukau pada pembukaan Baznas Berbagi Ceria di lapangam indoor Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Minggu, 26 Maret 2023. Acara tersebut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta Forkopimda lainnya serta 1000 anak yatim. 

Azzahra kebagian membaca alquran untuk pembukaan acara tersebut. Seisi lapangan Indoor yang semula gegap gempita berubah hening ketika Azzahra melantunkan ayat alquran. Suara begitu merdu. Azzahra adalah anak keempat dari pasangan suami-istri, Solikhin dan Sri Wahyuni. 

“Ini anak keempat yang hidup. Anak pertama, kedua dan ketiga meninggal,” ujar Solikhin yang tinggal di Tanjungsari, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu itu. Solikhin bekerja serabutan. Setiap hari Azzahra didik murotal. Bocah 7 tahun itu juga harus setor hafalan kepada guru ngajinya.  Azzahra pun senang menjalani kesibukan itu. Ia pun selalu ceria. (yad)

Azzahra, Hafiz Tuna Netra Bertemu Wabup Gresik. Ini Pesan Wabup! Selengkapnya

Wabup Gresik Kick Off BLiSPI Youth Cup Di G-JOS, 12 Pemain Terbaik TC ke Malaysia 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik  Aminatun Habibah melakukan kick off Turnamen BLiSPI Youth Cup Dihelat di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) Gresik pada Sabtu, 11 Maret 2023.

Turnamen antarklub sepakbola pelajar dihelat oleh Badan Liga Sepak Bola Pelajar Indonesia (BLiSPI) ini diikuti 24 tim berasal dari 18 Provinsi. Ada dua kategori BLiSPI Youth Cup U-12 Putra dan U-16 Putri berlangsung hingga Senin lusa, 14 Maret 2023. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyampaikan terima kasih atas kepercayaan BLiSPI yang menjadikan G-JOS sebagai venue turnamen. “Semoga melalui perhelatan ini melahirkan talenta pemain sepak bola nasional yang handal. Saya atas nama pemerintah daerah sangat mendukung turnamen ini sebab turut meramaikan dunia sepak bola Indonesia pada umumnya dan sepak bola Gresik pada khususnya,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. 

Ia juga berpesan kepada para tim agar menjunjung tinggi sportivitas bertanding. “Selamat bertanding kepada para tim. Junjung tinggi sportivitas dan bermain sebaik mungkin,” katanya.

Ketua Umum BLiSPI Subagja Suihan menuturkan, turnamen ini bekerjasama dengan Pemda Gresik serta manajemen Gresik United. Ia mengatakan, turnamen tersebut merupakan agenda untuk menyeleksi pemain muda berbakat di Indonesia yang nantinya akan dikirim ke Kuala Lumpur Malaysia.

“Rencana semula ada 34 peserta, namun dikarenakan situasi dan kondisi yang kurang memungkinkan jadi dipersempit menjadi 24 peserta,” ucapnya. Ia menjelaskan, regulasi untuk pemain dengan kategori U-12 putra, yakni dengan ketentuan pemain kelahiran maksimal 2011 dan 2012. Sedangkan untuk Putri U-16 pemain kelahiran 2007, 2008 dan 2009.

Sementara itu, untuk venue BLiSPI Cup, Subagja menjelaskan telah diputuskan dengan menggunakan dua lapangan pertandingan. “Jadi, untuk venue lapangan akan dihelat di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik dan Stadion Semen Gresik,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa untuk gelaran partai final akan diselenggarakan di Stadion Gelora Joko Samudro. Tim talent scouting akan menentukan 12 pemain terbaik kategori putra U-12, dan kategori putri U-16 yang nantinya masuk training centre.

“Bagi para pelatih dan para pembina agar disampaikan kepada orang tua dari sekarang, bahwa pada tanggal 14 Maret, timnas pelajar Indonesia yang terpilih akan masuk dalam training center, dan pada tanggal 17 kita bertolak ke Kuala Lumpur dari Bandara Juanda Surabaya,” jelasnya. (yad)

Wabup Gresik Kick Off BLiSPI Youth Cup Di G-JOS, 12 Pemain Terbaik TC ke Malaysia  Selengkapnya

Nguri-uri Budaya Leluhur Gelar Festival Kasidah dan Albanjari di GNI 

GRESIK,1minute.id – Festival Kasidah dan Albanjari di gelar di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik. Festival memperebutkan Piala Bupati Gresik itu diikuti 22 Grup Kasidah dan 32 Grup Albanjari ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Sabtu, 11 Maret 2023. Festival memeriahkan HUT ke-49 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-536 Kota Gresik Kota Gresik ini digelar sampai Minggu, 12 Maret 2023.

Antusiasme peserta mengikuti festival ini mendapatkan apresiasi dari Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah berharap kedepan dilakukan seleksi setiap kecamatan sehingga memiliki wakil dalam festival ini.

“Festival ini bisa menjadi agenda tahunan. Sehingga kesenian Islami ini bisa lestari keberadaannya di Kabupaten Gresik,” ungkap Bu Min pada membuka Festival Kasidah dan Albanjari pada Sabtu, 11 Maret 2023.

Potret keberagaman dan kerukunan antarumat di Kabupaten Gresik terbingkai dalam gelaran Festival Kasidah dan Albanjari Piala Bupati ini. Gelaran ini didukung oleh Gusdurian dan Forum Masyarakat Gresik Cinta Keberagaman (Formagam) Gresik. 

“Saya tidak bisa berkata apa-apa. Dukungan teman-teman Formagam ini merupakan suatu penghargaan bagi keberagaman di Kabupaten Gresik. Mudah-mudahan hal ini bisa terus ada di Kabupaten Gresik yang kita cintai,” pungkas Wabup berlatar pendidik itu.

Ketua Panitia Festival Kasidah dan Albanjari Gus Salam mengatakan piala kesenian kasidah dan Albanjari secara filosofis mengajarkan akan Kebhinekaan. Karena di dalamnya, digunakan berbagai alat musik dan beragam suara dari masing-masing individu yang dipadukan. “Alhamdulillah kegiatan hari ini kita turut serta melestarikan ajaran leluhur. Dan luar biasanya lagi, kepanitiannya juga diisi dari lintas agama dan lintas iman,” terang Gus Salam. (yad)

Nguri-uri Budaya Leluhur Gelar Festival Kasidah dan Albanjari di GNI  Selengkapnya

World Hearing Day 2023, Wabup Gresik Dorong Pembelajaran ABK Gunakan Teknologi dan Islami

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengajak semua stakeholder untuk peduli pada anak berkebutuhan khusus (ABK). Pembinaan yang tepat, bisa berpotensi menemukan talenta dari ABK yang cemerlang.

Hal itu diungkapkan Bu Min- sapaan akrab- Wabup Aminatun Habibah pada acara peringatan Hari Pendengaran Sedunia (World Hearing Day) di Unit Pelayanan Teknis (UPT) Layanan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus pada Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik pada Kamis, 9 Maret 2023.

“Pendidikan dan pembinaan yang diberikan secara tepat akan memunculkan bakat terpendam dari ABK tersebut,” ungkap Wabup berlatar pendidik itu.

Menurut wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu, selain menggunakan pola teknologi dan pengetahuan yang baik.  Metode dalam mendidik anak dengan cara islami. Salah satunya yang sudah diterapkan yaitu membaca Al Quran isyarat metode Amakasa dan Amlaba.

Dikatakan, tujuan metode amakasa dengan bahasa isyarat tangan sambil bersuara ini anak-anak bisa berbicara atau mengaji. Sedangkan metode amlaba akan memudahkan anak dalam pembelajaran Al Quran dan memudahkan ABK membaca dan melatih melafalkan Al Qur’an.

“Dua metode ini harus selalu berkaitan, semoga metode ini mudah diterima dan bermanfaat sekali oleh anak anak dan dapat mengembangkan potensi yang mereka miliki,” harapnya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam waktu dekat akan mendirikan tiga lagi Resource Centre untuk wilayah utara, wilayah selatan dan Kepulauan Bawean.

“Pemerintah daerah juga akan mendorong desa. Menjadi desa inklusi yang dikhususkan untuk anak inklusi dan berkebutuhan khusus,” tegasnya. Peringatan World Hearing Day dihadiri oleh Direktur Hearing Aid East Java – Perth Australia Vicki Richardson, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto, Kepala UPT Resource Centre/layanan pendidikan ABK Gresik Innik Hikmatin, Perwakilan UPT Puskesmas Alun Alun dan UPT Puskesmas Sukomulyo serta Ketua Perhimpunan Ahli THT Bedah Kepala Leher Manusia (Perhati-KL) Jatim Utara dr. Nilo.

Pada kesempatan itu, mereka mengapresiasi fasilitas RC Gresik yang memiliki program membaca Al Quran isyarat dengan metode Amakasa dan Amlaba. (yad)

World Hearing Day 2023, Wabup Gresik Dorong Pembelajaran ABK Gunakan Teknologi dan Islami Selengkapnya

Wabup Inspeksi Kantor Dispendik Gresik untuk Memastikan Inovasi Perbaikan Pelayanan 

GRESIK,1minute.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik terus berbenah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jumlah loket di ruang pelayanan dipercantik.  Kursi antrean juga empuk dan sejuk. Loket pelayanan ini untuk melayani berbagai keperluan. Diantaranya, mutasi siswa hingga legalisir ijasah.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi upaya perbaikan pelayanan yang dilakukan oleh Dispendik ketika mengunjungi kantor berlokasi di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik pada Rabu, 8 Maret 2023. Kedatangan Wakil Bupati perempuan pertama di Pemkab Gresik ini disambut oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto dan Sekretaris Dinas Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma. 

“Perbaikan mutu pelayanan menjadi isu yang penting. Oleh karenanya kita harus terus memperbaiki diri. Kita niati bersama untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Bidang pendidikan ini merupakan bidang yang mendapatkan atensi dari semua masyarakat,” kata Wabup Aminatun Habibah. 

Bidang pendidikan, salah satu prioritas duet Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah tercermin dari besaran anggaran yang dialokasikan Pemerintah Kabupaten Gresik. Alokasi anggaran sekitar 30 persen atau sekitar Rp 1 triliun untuk bidang pendidikan. “Besarnya anggaran ini tentu harus diimbangi dengan kualitas pelayanan yang prima kepada masyarakat. Tadi saya sudah melihat apa perbaikan yang sudah dilakukan oleh Dinas Pendidikan, ini patut kita dukung,” kata Wabup berlatar pendidik itu.

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah mengajak kepada seluruh pengawas, penilik, dan pegawai untuk bergerak dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat. (yad)

Wabup Inspeksi Kantor Dispendik Gresik untuk Memastikan Inovasi Perbaikan Pelayanan  Selengkapnya

150 Warga Ring 1 Kawasan JIIPE Jalani Pelatihan K3 , Wabup Gresik : Bisa Mengakomodir Naker di Smelter 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 150 warga ring 1 kawasan ekonomi khusus JIIPE mengikuti pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja di SMK Assa’adah Bungah. Penutupan Pelatihan K3 ini untuk mempersiapkan mereka menjadi tenaga kerja (naker) yang memiliki kompeten ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Selain Wabup Aminatun Habibah, penutupan pelatihan K3 gelombang pertama ini dihadiri oleh Manager CSR PT Freeport Indonesia Emely, Kepala SMK Assa’adah Bungah Sumiati, serta pelatih atau trainer.

Pelatihan K3 dibagi dalam tiga gelombang. Para peserta yang telah mengikuti pelatihan diharapkan bisa mengakomodir tenaga kerja ahli di bidang K3 yang dibutuhkan di Smelter PT. Freeport Indonesia yang berada di kawasan Java Integrated Inidustrial Port and Estate (JIIPE).

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berharap, setelah mengikuti pelatihan K3 ini para peserta tidak hanya sekedar dibekali kemampuan dan keahlian, melainkan bisa mendapatkan kesempatan bergabung atau bekerja di PTFI.

“Dengan adanya pelatihan ini maka calon pekerja bisa memiliki kompetensi keahlian yang dibutuhkan di dunia industri. Dan Saya berharap peserta yang telah mengikuti pelatihan nantinya bisa mendapat kesempatan bekerja di Smelter PT Freeport,” harap Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah dalam sambutannya. 

Ketua Pelaksana Pelatihan K3 Muh Syamsu Dluha mengatakan, para peserta pelatihan kerja ini tanpa dipungut biaya alias gratis. Pada tahap awal ini peminatnya cukup banyak yakni sebanyak 600 lebih pendaftar. Namun yang diterima hanya 150 peserta.

“Melalui pelatihan K3 ini setidaknya bisa memberikan bekal kepada peserta atau calon tenaga kerja agar memiliki kompetensi keahlian. Untuk saat ini kami prioritaskan warga ring satu JIIPE dulu,” ujar Gus Syam-sapaan akrab-Muh Syamsu pada Selasa, 7 Maret 2023.

Gus Syam menegaskan, pembekalan terhadap para peserta pelatihan ini dibawah bimbingan pelatih profesional, dosen dan guru yang telah mengantongi sertifikat trainer. Begitu dinyatakan lulus, maka peserta akan mendapatkan sertifikat pelatihan K3.

“Untuk peserta yang perempuan ada penekanan khusus pada pelatihan K3 ini, yakni soal keberanian ketika menghadapi bahaya dan menumbuhkan rasa kepercayaan diri,” ungkapnya.

Sementara itu, Tahta Alfiana, salah seorang peserta pelatihan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membekali dirinya dan para peserta lain berupa kemampuan dan keahlian di bidang K3. Dia pun berharap ada tindak lanjut setelah pelatihan ini.

“Kami sangat berharap adanya tindak lanjut setelah pelatihan ini. Diantaranya bisa diterima di Smelter PT Freeport Indonesia,” ungkap perempuan muda asal Desa Watuangung Mengare, Bungah ini. (yad)

150 Warga Ring 1 Kawasan JIIPE Jalani Pelatihan K3 , Wabup Gresik : Bisa Mengakomodir Naker di Smelter  Selengkapnya

Wabup Gresik : Wujudkan Melayani dengan Hati, Melayani dengan Cinta Bukan Sekadar Slogan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik bakal punya gawe besar. Yakni, merayakan HUT ke-49 Pemkab Gresik dan Hari lahir (Harlah) ke-539 Kota Gresik. Tema yang diusung adalah “Kolaborasi Dalam Pelayanan untuk Gresik baru Lebih Maju”. 

Sejumlah kegiatan telah dilakukan. Semuanya bermuara kepada perbaikan pelayanan kepada masyarakat. Diantaranya, pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) atau Puskesmas. Pelayanan dasar kesehatan menggunakan Universal Health Coverage (UHC) atau pelayanan kesehatan kepada warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik cukup dengan membawa kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) atau kartu keluarga (KK).

Namun, di sejumlah puskesmas dikabarkan masih terdapat keluhan terkait pelayanan kepada pasien UHC kurang ramah. Nah, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah terus mendorong tenaga kesehatan (nakes) atau perawat untuk memberikan pelayanan prima. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu melakukan roadshow ke sejumlah puskesmas. Diantaranya, Puskesmas Kedamean pada Selasa, 7 Maret 2023.

Wabup berlatar pendidik itu, meminta kepada nakes dan paramedis slogan “Melayani dengan Hati, Melayani dengan Cinta” tidak sebatas jargon. Karena itu, Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah berikhtiar diinternalisasi dalam pelayanan kepada masyarakat. 

“Melayani dengan hati ini berarti kita melayani dengan sepenuh hati. Ini kaitannya dengan kesadaran panjenengan semua sejak awal yang memilih untuk terjun di bidang kemanusiaan. Perlu disadari juga bahwa di bidang kesehatan, masyarakat yang panjenengan hadapi ini adalah orang-orang yang sedang sakit. Orang yang sedang sakit itu susah tersenyum,” ungkap Bu Min di hadapan tenaga medis dan paramedis di Puskesmas Kedamean. 

Kegiatan yang dikemas dengan nama Pemantapan program UHC dan Peningkatan Mutu Kualitas Pelayanan Dasar FTKP ini diikuti oleh nakes dan paramedis dari dua puskesmas yakni Puskesmas Kedamean dan Puskesmas Slempit di Kecamatan Kedamean. Di Kecamatan Kedamean itu, tercatat ada peningkatan penggunaan UHC. 

Wabup menegaskan, ia bersama Bupati Gresik (Fandi Akhmad Yani) berharap tidak lagi mendengar adanya pelayanan yang kurang prima di puskesmas yang ada di Kabupaten Gresik. Ini karena kesehatan merupakan salah satu layanan dasar yang diperlukan bagi semua masyarakat.

“Maka dari itu, mari kita semua berdiskusi bersama. Panjenengan sampaikan apa saja keruwetan yang dihadapi. Kemudian bersama-sama kita urai keruwetan itu supaya tidak jadi ruwet,” tegasnya.

Selain itu, Bu Min juga memberikan apresiasi terkait inovasi-inovasi yang sudah dilakukan kedua puskesmas itu. Utamanya layanan hipnoterapi yang merupakan satu-satunya di antara puskesmas Kabupaten Gresik. Harapannya, inovasi ini bisa terus dilakukan dan tidak hanya sebatas seremoni belaka.

Terakhir, Wabup menyampaikan komitmennya bahwa program UHC ini masih akan terus dilakukan perbaikan dari waktu ke waktu. Selain itu, jangkauannya juga akan diperluas di kabupaten/kota tetangga. Harapannya, tentu saja adalah untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan secara mudah dan prima.

Kegiatan yang dikemas dengan nama pemantapan program UHC dan peningkatan mutu kualitas pelayanan dasar FTKP ini dihadiri Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes)  Gresik dr. Mukhibatul Khusnah, Kepala Puskesmas Slempit dr. Yufidah, Kepala Puskesmas Kedamean Eko Hariyanto, Camat Kedamean Sukardi beserta jajaran Muspika Kedamean. (yad)

Wabup Gresik : Wujudkan Melayani dengan Hati, Melayani dengan Cinta Bukan Sekadar Slogan Selengkapnya