Wabah PMK Merebak, Pemkab Bangun Posko Cegah Hewan Dari Luar Masuk Gresik

GRESIK,1minute.id – Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah semakin dekat. Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan sapi belum ada tanda-tanda melandai. 

Kondisi itulah yang membuat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik duduk bareng pada Selasa, 7 Juni 2022. Menggelar rapat koordinasi menyikapi wabah PMK pada hewan ternak sebagai antisipasi penyebaran PMK menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah.

Mereka terdiri dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Moch Nur Azis, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Wakil Ketua DPRD Gresik Mujib Ridwan serta Perwakilan Kejaksaan Negeri Gresik, Pengadilan Negeri,  para Danramil, Kapolsek, Camat dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkumpul di Ruang Mandala Bhakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik.

Menurut Bupati Fandi Akhmad Yani, upaya penanganan dan pencegahan penyebaran wabah PMK memperketat jual beli hewan ternak. Tujuannya, hewan kurban yang dibeli oleh warga terjamin kesehatannya. “Hewan kurban keadaan aman dan sehat dari penyakit PMK,”ujar Fandi Akhmad Yani  saat memberikan sambutan pada Selasa, 7 Juni 2022. 

Gus Yani-sapaan Fandi Akhmad Yani-menjlentrehkan kondisi terkini wabah PMK di Kabupaten Gresik. Sebanyak 5 persen hewan terjangkit virus PMK. Tidak disebutkan berapa ekor hewan ternak terkena PMK.”Karena Gresik sudah ditetapkan zona merah wabah PMK secara garis besar maka sapi ternak kita tidak boleh keluar Gresik,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Pemkab Gresik akan memperketat mobilitas hewan ternak dan melakukan pendataan pedagang hewan kurban di Kabupaten Gresik. “Kita dorong peternak untuk menjual di daerah sendiri serta mencegah mobilitas penjual hewan ternak dari luar Gresik,”sambungnya.

Selain itu, Pemkab Gresik menambah tenaga kesehatan hewan dengan menggandeng Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Unair Surabaya dan Universitas Brawijaya Malang untuk ditempatkan di sejumlah tempat yang terjangkit wabah PMK. 

” Di Gresik Utara sudah ada 9 desa terdampak PMK. Dan, 77 daerah terdampak di wilayah selatan.  Kita harus gerak cepat dalam penanganan ini maka penambahan tenaga medis harus segera dilakukan,”katanya. 

Sementara Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail mengapresiasi langkah Pemkab Gresik. “Sekarang tinggal realisasi di lapangan saja kita himbau dan sosialisasikan kepada masyarakat, terutama dalam pengolahan daging sapi agar tidak timbul masalah baru pada pelaksanaan Idul Adha,”kata Taufik Ismail. 

Kapolres Gresik AKBP Much Nur Azis, menyarankan pembelian hewan kurban langsung di tempat penjual dan dititipkan terlebih dahulu disana. “Polres Gresik menyiapkan 4 titik posko penyekatan PMK yaitu di Panceng, Simpang 4 Duduksampeyan, Simpang 4 Nipon Paint dan Legundi, Driyorejo,”katanya. 

Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir menyarankan kepada peternak dengan mengutamakan kebersihan kandang untuk hewan ternak. “Pemerinta segera ada penyaluran bantuan obat-obatan untuk hewan yang terpapar PMK,”kata Qodir. (yad)

Wabah PMK Merebak, Pemkab Bangun Posko Cegah Hewan Dari Luar Masuk Gresik Selengkapnya

Hasil Bumi Berlimpah, Warga Desa Kembangan Gelar Sedekah Bumi 

GRESIK,1minute.id – Sedekah bumi kembali digelar oleh warga Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 4 Juni 2022. Sedekah bumi vakum 2 tahun karena wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Sedekah bumi dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini terasa khidmat. Bagi warga Desa Kembangan sedekah bumi digelar sebagai rasa syukur karena hasil bumi melimpah. Tradisi ini berlangsung sejak ratusan tahun. Turun temurun. Di Desa Kembangan ini, ada sebuah telaga yang airnya tidak pernah sat. Telaga berada dalam Kompleks Masjid Agung Malik Ibrahim Gresik ini dibangun oleh Kanjeng Sunan Giri. Air telaga buatan Waliyullah bergelar Prabu Satmata dan berjuluk Jaka Samudro itu mengalir ke puluhan hektar sawah sepanjang tahun. Hasil panen berlimpah. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengawali sambutan dengan mendoakan warga Desa Kembangan kesehatan dan keselamatan. Wabah Covid-19 belum berakhir. Tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). “Apabila belum vaksin booster segera melakukan vaksinasi. Sebab hal tersebut sangat penting bagi imunitas dan kekebalan tubuh,”kata Fandi Akhmad Yani mengingatkan. 

Terkait sedekah bumi, ia berpesan kepada warga terus menjaga dan melestarikan tradisi yang memiliki nilai-nilai berbasis budaya dan luhur ini. “Sedekah bumi di Desa Kembangan ini merupakan warisan turun temurun sebagai wujud dari rasa syukur kepada Allah swt. Dan warisan leluhur ini juga sebagai momentum pemersatu kerukunan warga. Jadi harus terus dilestarikan,” ucap Gus Yani. 

Sementara itu, Kepala Desa Kembangan Ngadimin menjelaskan tradisi sedekah bumi ini baru bisa digelar tahun ini. “Selama 2 tahun vakum akibat adanya pandemi Covid-19,”katanya. Ia berharap agar kekompakan warga desanya tetap terjaga disetiap kondisi apapun. Tidak hanya disaat momentum sedekah bumi saja, namun dalam hal apapun, Kades Ngadimin berharap agar warganya tetap kompak dan rukun. (yad)

Hasil Bumi Berlimpah, Warga Desa Kembangan Gelar Sedekah Bumi  Selengkapnya

PLN Bangun PLTS, Mimpi Warga Gili Noko Merdeka Listrik Menjadi Nyata

MIMPI Mastukha dan ribuan warga Kampung Gili menikmati aliran listrik bakal menjadi kenyataan tahun ini. Penantian selama 77 tahun. Selama puluhan itu, warga mengandalkan cahaya malam hari dari lampu menggunakan mesin genset. Gresik baru, Harapan baru.

Chusnul Cahyadi, 1minute.id

PENANTIAN panjang Mastukha dan ribuan warga Gili menikmati setrum dari perusahaan listrik negara (PLN) segera teralisasi. Diperkirakan antara Agustus hingga Oktober 2022. PLN sudah memasang jaringan kabel listrik. Setrum listrik segera teraliri. Saluran  listrik dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Pembangkit listrik pertama di Kabupaten Gresik. Rumah-rumah warga  berada di kepulauan itu bakal terang benderang.

Mimpi mereka, mulai anak-anak, emak-emak dan bapak-bapak bisa seperti warga desa lainnya bakal bisa menjadi kenyataan. Anak-anak tidak lagi menggunakan lampu petromak ketika belajar. Ibu-ibu bisa beraktivitas sambil menikmati siaran televisi pagi, siang bahkan sampai malam hari. Bila cuaca panas, bisa menggunakan kipas angin atau pendingin ruangan (AC).

Dusun Gili, satu-satunya kampung di Kabupaten Gresik yang tidak aliran listrik dari perusahaan setrum negara. Sebanyak 300 rumah di kampung dengan alam eksotis. Air lautnya sebening kaca. Terumbu karang bisa ditembus mata telanjang. Dari atas perahu motor. Perjalanan 45 menit pun terbalas lunas.

Selama ini, nyaris tidak banyak petinggi pemerintahan menyapa warga Gili. Sebab, khawatir warga menagih janji. “Sejak zaman kemerdekaan, hak masyarakat Gili mendapatkan listrik belum ada. Alhamdulillah saat ini sudah mulai dibangun,”ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 1 Juni 2022. Kedatangan Bupati termuda di Kabupaten Gresik itu disambut antusias warga Kampung Gili itu.

Semringah
Pembangunan PLTS membuat emak-emak di kampung Gili, Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean pada Rabu, 1 Juni 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
« dari 4 »

“Mari kita doakan bersama-sama agar pembangunan PLTS cepat selesai,”imbuhnya.  Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Dirut PLN unit Jatim yang bisa memenuhi harapan masyarakat di Pulau Gili. 

Pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) masih tahap konstruksi bangunan. PLTS berkapasitas 50 kWp itu menempati lahan seluas 1.300 meter persegi. Diperkirakan antara Agustus 2022 atau paling lambat Oktober 2022 pembangunan PLTS ini kelar. Infrastruktur kabel listrik yang sudah terpasang bisa dialiri setrum. 

Mastukha menceritakan selama puluhan tahun tahun susah. Sebab, tidak listrik. Warga menggunakan mesin genset untuk menerangi waktu malam. Keterbatasan bahan bakar mesin (BBM) lampu penerangan rumah dibatasi. Mulai Maghrib hingga sebelum Subuh. Itu pun hanya untuk kamar tamu. “Untuk kamar mandi, kami biasa bawa petromak,”terangnya. 

“Anak-anak sinau (belajar) ada menggunakan lampu petromak,”imbuhnya. Karena itulah, Mastukha dan ribuan warga lainnya begitu berharap pembangunan PLTS bisa segera kelar. Merdeka dari mesin genset. 

Keterbatasan BBM itu, membuat warga Kampung Gili yang kaum Adamnya mayoritas berprofesi sebagai nelayan itu harus cermat menghitung persediaan bahan bakar. Pagi hingga siang, semua alat elektronik dimatikan. Kipas angin, AC dan televisi dimatikan. Sedangkan, kulkas menjadi barang langka. “Tidak ada orang jualan es batu disini,”kata seorang pemuda setempat. 

Untuk ngisis (mendapatkan semilir angin ciptaan Sang Khaliq) mereka memilih santai di luar rumah. Duduk di teras rumah atau di dhurung. Dhurung, bangunan seperti gazebo yang bagian atapnya difungsikan menyimpan padi hasil panen. Dan, bagian bawah difungsikan untuk menerima tamu atau santai.

Begini suasana Kampung Gili yang berdekatan dengan Pulau Noko yang berpasir putih, salah satu destinasi kesohor di Pulau Bawean itu. Pulau Noko tidak berpenghuni. “Bila air laut surut warga Gili bisa jalan kaki menuju Pulau Noko,”terang Kepala Desa (Kades) Sidogedungbatu Supar. (*)

PLN Bangun PLTS, Mimpi Warga Gili Noko Merdeka Listrik Menjadi Nyata Selengkapnya

Mitigasi Yankes, Bupati Gresik Serahkan Bantuan Ambulans Laut ke Warga Pulau Gili Noko

GRESIK,1minute.id – Pulau Gili punya  ambulans laut. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang menyerahkan bantuan ambulans laut itu kepada Kepala Desa (Kades) Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik Supar pada Rabu, 1 Juni 2022.

Penyerahan ambulans laut di Dermaga Dusun Pamona disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah serta muspika Kecamatan Sangkapura. 

Satu unit ambulans laut itu hibah program Corporate Social Responbility (CSR) dari Self-Regulatory Organization (SRO) Pasar Modal Indonesia yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT. Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dari Pasar Modal Indonesia

“Ini sebagai langkah mitigasi dalam pelayanan kesehatan untuk warga Bawean yang di kepulauan agar ada kemudahan dalam penanganan pelayanan kesehatan,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Rabu,1 Mei 2022. 

Untuk diketahui warga Dusun Gili terdapat sekitar 300-an unit rumah. Jumlah penduduk sekitar 1.000 jiwa. Selama ini, ketika ada warga setempat memerlukan perawatan kesehatan harus dibawah menggunakan perahu motor menuju puskesmas dengan jarak tempuh kurang lebih 45 menit. 

Ambulans laut memiliki dua mesin berkapasitas masing-masing 40 PK. Ambulans laut ini bisa melaju dengan kecepatan 20 knot atau 37,04 kilometer per jam atau kurang lebih 20 menit. Lebih cepat 25 menit. 

Bupati Fandi Akhmad Yani mewanti-wanti kepada nakhoda ambulans laut untuk gerak cepat (gercep) ketika ada warga Dusun Gili memerlukan ambulans laut. “Handphone harus on selama 24 jam,”tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dihadapan Kepala Desa Sidogedungbatu Supar, Kadinkes dan sejumlah warga yang lainnya. (yad)

Mitigasi Yankes, Bupati Gresik Serahkan Bantuan Ambulans Laut ke Warga Pulau Gili Noko Selengkapnya

PLTS Pertama di Pulau Gili Dibangun, Bupati Gresik dan Tomas Doa Bersama Untuk Melancarkan Pembangunan

GRESIK,1minute.id – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) ngebut melakukan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Pulau GilI, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik. Sejumlah tiang untuk solar cell telah terpasang di lahan seluas 1.300 meter persegi. PLTS di Dusun Gili, Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik itu adalah impian puluhan tahun masyarakat setempat. 

Sejak Indonesia merdeka, ribuan jiwa warga di Pulau Gili itu belum menikmati aliran listrik dari perusahaan setrum listrik negara. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani disela-sela kunjungan kerja di Pulau Bawean menyempatkan mengunjungi warga Pulau Gili pada Rabu, 1 Juni 2022. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani naik perahu selama 45 menit. Saat itu, sinar matahari sedang terik. Diatas ubun-ubun. 

Kedatangan Bupati berusia 36 tahun itu untuk melihat progres pembangunan PLTS itu. Masyarakat menyambut antusias “tamu” istimewa itu. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada Dirut PLN unit Jatim yang bisa memenuhi harapan masyarakat di Pulau Gili.

“Sejak zaman kemerdekaan, hak masyarakat Gili mendapatkan listrik belum ada. Alhamdulillah saat ini sudah mulai dibangun,”ujarnya.  Gus Yani menambahkan pembangunan PLTS ini hasil dari sinergitas Pemkab dan PLN Gresik. Pihaknya menyampaikan aspirasi ribuan jiwa warga Pulau Gili untuk menikmati aliran listrik mendapatkan respon positif dari manajemen PLN. “Hingga kini dibangun salah satu titik pembangkit listrik tenaga surya oleh PLN unit Jatim,” ujarnya. 

Bupati berharap dengan pembangunan pembangkit listrik ini bisa bermanfaat kepada masyarakat Bawean khususnya Gili Timur. “Semoga tahun 2022 selesai,” imbuhnya. Untuk memperlancar proses pembangunan PLTS kali pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini , Bupati Fandi Akhmad Yani bersama sejumlah tokoh masyarakat (Tomas) setempat menggelar doa bersama di atas salah satu pondasi PLTS. Doa diikuti oleh masyarakat setempat. “Semoga pembangunan bisa cepat selesai,”katanya. PLTS di Pulau Gili ini memiliki kapasitas 50 kWp. (yad)

PLTS Pertama di Pulau Gili Dibangun, Bupati Gresik dan Tomas Doa Bersama Untuk Melancarkan Pembangunan Selengkapnya

Kementerian ATR/BPN Tetapkan 3.400 Ha LSD Di Pulau Bawean, Bupati Gresik Minta HKTI dan Penyuluh Petakan Saluran Irigasi 

GRESIK,1minute.id – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan lahan seluas 3.400 hektar sebagai lahan sawah dilindungi (LSD) di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. 

Ribuan hektar lahan pertanian itu tidak boleh dialihfungsi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik akan melakukan support anggaran untuk menambah saluran irigasinya. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Kementerian ATR/BPN menetapkan 3.400 hektar lahan sawah dilindungi (LSD). “Ditetapkan (LDS) tidak boleh dialihfungsi.

Harus fokus terhadap LSD di Pulau Bawean ini,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani dihadapan anggota Gapoktan Pulau Bawean di SDIT Al Huda di Desa Sungairujing, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik pada Selasa, 31 Mei 2022. Halalbihalal secara lesehan ini juga diikuti Ketua himpunan kerukunan tani (HKTI) Gresik Musa.

“Ini menjadi PR Ketua HKTI dengan Penyuluh dan Gapoktan terkait Lahan Sawah Dilindungi (LSD) yang sudah dicanangkan oleh kementrian ATR BPN yang bertujuan untuk peningkatan produktifitas pertanian.” Ujarnya.

“Selanjutnya kita susun bagaimana program-program sektor pertanian yang ada di Kepulauan Bawean termasuk Faktor irigasi yang menjadi Variabel penting untuk peningkatan produktifitas padi,”imbuhnya.

Untuk itu, perlu langkah cerdas dalam membangun irigasi, jadi jangan sampai proyek irigasi dibangun di lokasi diluar LSD,”tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Pulau Bawean berada 180 mil laut dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Gresik. Di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean ini, terdapat 30 Gapoktan di Kecamatan Sangkapura dan Tambak. Serta, 200 kelompok tani (Poktan). Rincianya, 116 kelompok tani di Kecamatan Sangkapura dan 84 kelompok tani di Kecamatan Tambak. 

Data gabungan kelompok Tani (Gapoktan) Pulau Bawean rata-rata produksi 6-7 ton per hektar. Panen satu dan dua kali selama setahun. Hasil produksi gabah sebanyak 41.399 ton per tahun. Produksi beras mencapai 21.328 ton. Surplus beras 11 ribu ton pertahun.

Produktifitas hasil pertanian bisa digenjot dengan melakukan penambahan saluran irigasi, dan ketersedian pupuk. “Pemkab Gresik akan mengalokasikan anggaran untuk menambah jaringan irigasi di Pulau  Bawean,” kata GusYani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Dengan irigasi yang cukup produktifitas hasil pertanian bakal semakin meningkat. “Bila saat ini, ada yang panen dua kali setahun bisa ditingkatkan menjadi tiga kali panen setahun. Sedangkan, yang panen sekali bisa menjadi dua kali panen setahun,”katanya. Pemkab Gresik, imbuhnya, sangat peduli dengan masalah pertanian. Sebab, sektor pertanian ini terbukti paling tahan banting selama pandemi Covid-19 ini.

“Ekspor pertanian justru mengalami kenaikan saat Pandemi Covid-19 dimana sampai dikaji oleh kementrian pertanian,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Selain itu, Bupati berusia 36 tahun ini, meminta kepada penyuluh dan gapoktan untuk tertib administrasi dalam penebusan alokasi pupuk bersubsidi. Sebab, saat kebutuhan pupuk bersubsidi secara nasional belum bisa mencukupi kebutuhan para petani. “Kalau tertib administrasi, alokasi pupuk bersubsidi bisa sesuai kebutuhan petani,”tegasnya.

Saat ini, Pemkab Gresik upaya untuk mencukupi kebutuhan pupuk untuk pertanian dengan melakukan pembelian pupuk cair.

Ketua Gapoktan Gresik Abdul Hamid menambahkan, Pulau Bawean surplus beras sebanyak 11 ribu ton pertahun. Ia mengapresiasi langkah Bupati Fandi Akhmad Yani dalam penyaluran bantuan sosial tidak diwujudkan uang tunai. “Uang (bansos) nanti bisa dibelanjakan membeli beras dan kebutuhan lainnya,”ungkapnya. (yad)

Kementerian ATR/BPN Tetapkan 3.400 Ha LSD Di Pulau Bawean, Bupati Gresik Minta HKTI dan Penyuluh Petakan Saluran Irigasi  Selengkapnya

Meriah, Pembukaan MTQ Di Pulau Putri

GRESIK,1minute.id – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXX Kabupaten Gresik resmi dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa malam, 31 Mei 2022. 

Opening ceremony dipusatkan di Alun-alun Sangkapura, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean sangat meriah. MTQ kali kedua kurun waktu 20 tahun terakhir di kepulauan berjarak 80 mil laut itu disambut antusias masyarakat setempat. Ribuan pasang mata memadati Alun-alun Sangkapura. Mereka tumplek blek memadati semakin menambah kemeriahan opening ceremony yang ditandai dengan pemukulan dhungka (lesung) itu.

MTQ kali pertama pasca pandemi Covid-19 ini diikuti 488 kafilah dengan 90 official dan 90 pembina akan berlangsung hingga Jumat, 3 Juni 2022.

Fandi Akhmad Yani mengatakan  pelaksanaan MTQ ke-XXX ini sengaja dilaksanakan di Pulau Bawean ini mengenalkan lebih dekat keindahan alam serta kultur budaya di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean.  “Harus dikenalkan kepada masyarakat yang belum pernah singgah di Bawean. Selain itu, Pemkab ingin masyarakat di Pulau Bawean juga turut merasakan pemulihan ekonomi pasca pandemi,”ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya pada Selasa malam, 31 Mei 2022.

Banyaknya peserta dan rombongan yang datang, diharapkan turut berdampak pada perekonomian masyarakat Bawean kearah yang lebih baik. Perekonomian masyarakat di Pulau Bawean semakin meningkat. Ia mengatakan membangun bangsa untuk mencapai generasi emas adalah peningkatan mutu pendidikan. Salah upayanya adalah dengan menyelenggarakan event pendidikan keagamaan. “Kabupaten Gresik identitasnya sebagai Kota Santri. Wujud dari upaya pendidikan yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan MTQ ini,” kata Gus Yani. 

Gus Yani  mengajak generasi muda untuk melestarikan budaya Islam yang diperlombakan ini. Hal ini bertujuan untuk mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari hari. “Hal ini agar generasi kita semakin religius berlandaskan Ahlakul Karimah yang berpedoman pada Al Qur’an,”terangnya. 

“Saya berharap kedepan akan tumbuh generasi emas yang membanggakan Kabupaten Gresik untuk maju ditingkat Provinsi maupun tingkat Nasional,” imbuhnya. Untuk diketahui, MTQ ke-XXX ini dilaksanakan mulai tanggal 31 Mei hingga 3 Juni mendatang. Sementara itu, terdapat 7 cabang Musabaqah yang diperlombakan. Diantaranya, Cabang Tilawah Al-Quran, Cabang Hifdhil Qur’an, Cabang Tafsir Al-Qur’an, Cabang Fahmil Quran, Cabang Syahril Qur’an, Cabang Khath Al-Qur’an dan Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.

Sebelumnya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Gresik Suyono mengatakan,  MTQ ke-XXX di Pulau Bawean ini lebih semarak dibandingkan MTQ tahun sebelumnya di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik.  “Jumlah peserta mengalami meningkat,”katanya  (yad)

Meriah, Pembukaan MTQ Di Pulau Putri Selengkapnya

Bupati Gresik Ajak OPD Mengelola Arsip dengan Baik. Ini Fungsi Arsip bagi Pemerintah !


GRESIK,1minute.id –  Arsip dalam penyelenggaraan pemerintahan sebagai pusat informasi. Sebab, arsip, salah satu bahan akuntabel sebagai bukti otentik. Hal ini disampaikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat membuka Forum Discussion Group (FGD) tentang Pengawasan Kearsipan di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Senin, 23 Mei 2022. FDG itu diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik. 

Menurut Fandi Akhmad Yani, arsip merupakan dokumen penting yang harus dijaga. Sebab, arsip merupakan bahan bukti resmi penyelenggaraan administrasi pemerintahan.  “Dengan adanya arsip ini diharapkan menjadi tolak ukur keberhasilan pemerintah. Karena kearsipan memegang peran penting. Sehingga ketika menghadapi suatu persoalan, nanti yang dilihat dari arsip,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Ia mengajak semua organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk mengelola kearsipan dengan baik dan benar. 
Mengapa? Sebab, arsip menjadi tulang punggung pemerintahan, pembangunan dan menjadi bahan pertanggungjawaban kinerja organisasi. Keberadaannya arsip harus diselamatkan dan dikelola sangat profesional sesuai dengan kaidah dan ketentuan yang berlaku. 

“Semoga para peserta yang ikut kegiatan ini nantinya  bisa menerapkan apa yang didapat dalam penyusunan arsip secara baik dan benar,”harapnya. Menurutnya, di era digital ini semua harus mengikuti zaman yang ada. 
“Kita sekarang lagi menata sistem untuk melakukan digitalisasi untuk arsip dan perpustakaan. Jadi, selain ada bukti fisik kami juga mempunyai bukti secara digital,”ujarnya. 

Bila,tambahnya, selama ini masih banyak orang menganggap tidak penting adanya arsip. Padahal, keberadaan arsip sangat dibutuhkan untuk memberikan bukti yang lebih konkret. “Saya berharap agar kita semua dapat membangun kearsipan di Gresik agar lebih baik dan tertata dengan rapi,”tegasnya. (yad)

Bupati Gresik Ajak OPD Mengelola Arsip dengan Baik. Ini Fungsi Arsip bagi Pemerintah ! Selengkapnya

Bupati Gresik Ajak OPD Kerja Keras Wujudkan Nawa Karsa, Tidak Lagi Lipsing

GRESIK,1minute.id –  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gresik menggelar Workshop Implementasi Nawa Karsa dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)  Gresik tahun Anggaran 2023 pada Kamis,19 Mei 2022.

Worksop dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini diikuti seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Program dan pelaporan serta tim penyusun RKPD 2023. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Aminatun Habibah serta Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya menegaskan  kegiatan ini menjadi starter untuk mengingatkan kembali apa yang menjadi tujuan Pemkab Gresik melakukan pembangunan, pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. 
“Program (Nawa Karsa) ini benar-benar harus tercapai,”tegas Bupati Fandi Akhmad Yani.

“Kita telah mengalami turbulensi kondisi yang cukup berat akibat pandemi Covid-19. Tetapi dengan energi positif seperti saat ini, mudah-mudahan Nawa kKarsa bisa benar-benar tercapai. Mari kita bekerja bersama, bekerja lebih keras. Waktu yang paling tepat adalah sekarang. Sudah tidak boleh ada lagi lipsing-lipsing saja, rohnya Nawa Karsa, termasuk dalam-dalamnya juga Nawa Karsa,”imbuhnya. 

Dalam Nawa Karsa memiliki tujuan masing-masing, maka setiap perangkat daerah harus benar-benar bisa menerjemahkan apa itu Nawa Karsa. Untuk diketahui Nawa Karsa merupakan sembilan program prioritas masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah. Sembilan program itu adalah, Gresik Akas, Gresik Cerdas, Gresik Agropolitan, Gresik Barokah, Gresik Lestari, Gresik Seger, Gresik Sehati, Gresik Barokah, dan Gresik Mandiri.

Pertama, kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, adalah soal penanganan banjir Kali Lamong. Kedua adalah masalah terkait data kemiskinan, dimana ini berdampak pada efektifitas program pengentasan kemiskinan. Ketiga adalah PKH Inklusif, dimana kita fokus pada masyarakat yang sudah masuk desil I dan II data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

“Namun mereka belum tersentuh program bantuan sosial manapun maupun warga yang dirasa miskin ber-KTP Gresik tapi belum masuk DTKS,”katanya sambil memberikan contoh lansia yang tidak memiliki KTP, penyandang disabilitas, kepala rumah tangga perempuan dan kelompok marginal lain.

Untuk diketahui desil satu yaitu rumah tangga/individu dengan kondisi kesejahteraan 10% terendah di Indonesia. Desil dua yaitu rumah tangga/individu dengan kondisi kesejahteraan antara 11% – 20% dan desil tiga yaitu rumah tangga/individu dengan kondisi kesejahteraan antara 21% – 30 %. 

Keempat, terkait dengan pembangunan infrastruktur di tingkat dusun yang menghubungkan antardesa melalui program gerbang dusun. Berikutnya, Kelima adalah meningkatkan gairah sektor pariwisata dan Ekonomi Kreatif (ekraf)  melalui Gresik Kota Bandar. Keenam, meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan melalui program Go-Tani.

Selanjutnya, Ketujuh, transformasi digitalisasi melalui Gresikpedia. Kedelapan, perluasan kesempatan kerja baik yang bersifat pelatihan seperti santri 4.0 dan revitalisasi BLK, maupun yang bersifat kewirausahaan seperti Gresik Jagoan, Gresik Komik dan One Pesantren One product (OPOP).  “Kesembilan, masalah lingkungan yakni terselesaikannya TPA dan sistem pengelolaan sampah terpadu ditingkat kecamatan serta taman kota yang ramah anak dan difabel,”terangnya. (yad)

Bupati Gresik Ajak OPD Kerja Keras Wujudkan Nawa Karsa, Tidak Lagi Lipsing Selengkapnya

Teken Perbup PMK, Sapi Mati Dapat Ganti Rugi Rp 10 Juta Per Ekor

GRESIK,1minute.id –  Asosiasi Kepala Desa (AKD) se-Kabupaten Gresik menggelar Halal bihalal di Hotel Purnama, Kota Batu, Malang. Halal bihalal digelar selama dua hari padaJumat dan Sabtu,13-14 Mei 2022. 

Acara bertajuk Mempererat Silaturahmi AKD bersama Gus Bupati dan Wakil Bupati “Demi Terwujudnya Gresik Baru Yang Berkelanjutan” ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. Kemudian, Asisten I merangkap Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Suyono serta Kepala Inspektorat Eddy Hadisiswoyo.

Bupati Fandi Akhmad Yani pada kesempatan bertemu dengan para kepala desa se-Kabupaten Gresik menyinggung tentang mitigasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan sapi di Kabupaten Gresik. Untuk mencegah persebaran wabah PMK ini telah menekan peraturan bupati (Perbup). Dimana sapi yang terpapar tidak boleh dibawa ke rumah potong hewan (RPH). “(sapi) harus dipotong ditempat dengan uang ganti rugi sebesar Rp 10 juta melalui Dana Tidak Terduga (DTT),”terang Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Selain itu, Pemkab Gresik akan memberikan vitamin dan vaksin untuk hewan terjangkit PMK itu. “Sasaran PMK adalah pada sapi yang masih kecil dengan tingkat kematian 50 sampai dengan 60 persen. Sedangkan tingkat kematian pada sapi dewasa hanya 1 sampai 2 persen saja dan daging sapi yang terpapar PMK masih aman di konsumsi,”kata Fandi Akhmad Yani. “Ini harus disampaikan kepada seluruh masyarakat yang mempunyai hewan ternak untuk tidak panik selling,”mbuhnya. 

Sementara itu, Wabup Aminatun Habibah dan Ketua Tim PKK Gresik Nurul Haromaini Ali lebih fokus tentang Pemberdayaan UMKM. Sektor non formal ini terbukti mendongkrak perekonomian masyarakat. “Kalau semua berjalan baik, maka UMKM ini juga tentunya akan memberikan pemasukan yang baik untuk Kabupaten Gresik,”kata Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. (yad)

Teken Perbup PMK, Sapi Mati Dapat Ganti Rugi Rp 10 Juta Per Ekor Selengkapnya