Truk Muatan Tabung Gas SNG Kosong Terbakar di Tol KLBM, APAR Macet, Damkarmat Pun Turun Tangan

GRESIK,1minute.id – Sebuah truk muatan gas SNG kosong terbakar di ruas jalan Tol KLBM tepatnya di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik pada Jumat malam, 27 Oktober 2023. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sopir truk bernama Nazarin Nyarianto, 53, asal Blora, Jawa Tengah selamat.

Informasi yang didapat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik, Jumat, 27 Oktober 2023 sekitar pukul 23.00 WIB truk bermuatan gas SNG melaju dengan kecepatan tinggi dari gerbang Tol  Krian, Legundi, Bunder dan Manyar (KLBM) dari Kediri. Tujuannya ke Kabupaten Gresik.

Setelah menempuh perjalanan panjang,  truk yang disopiri oleh Nazarin Nyarianto mengalami gangguan. Nazarin Nyarianto kemudian mengurangi kecepatan truk dengan nomor polisi (nopol) D 9300 YB . Lelaki 53 tahun itu mengijak pedal rem. Saat menginjak rem itu menimbulkan percikan api. Kemudian, muncul bara api dari dekat ban belakang. Sopir asal Blora, Jateng itu turun. Ia mencoba memadamkan bara api dengan menggunakan alat pemadam ringan (APAR). Namun, Nazarin apes, APAR macet. 

Seorang pengendara yang sedang melintas kemudian berinisiatif meminta bantuan pemadaman kebakaran melalui call center 112. “Anggota kami tiba di lokasi 10 menit pascamerima laporan,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Sabtu, 28 Oktober 2023.

Petugas damkar yang berpakaian lengkap akhirnya bisa menjinakkan amuk si jago merah yang melahap trul muatan tabung gas SNG kosong itu menjelang dini hari, Sabtu, 28 Oktober 2023 pukul setengah satu atau 00.30 WIB. “Tidak ada korban jiwa,” tegas Sinaga. (yad)

Truk Muatan Tabung Gas SNG Kosong Terbakar di Tol KLBM, APAR Macet, Damkarmat Pun Turun Tangan Selengkapnya

Ditinggal Salat Subuh, Rumah Hangus Terbakar, Diduga Lupa Matikan Tungku Kayu Bakar

GRESIK,1minute.id – Bencana kebakaran itu kembali terjadi di kabupaten Gresik. Tadi pagi, Ahad, 17 September 2023 musibah menimpa Aswan. Rumah lelaki di Desa Petung, Kecamatan Dukun itu hangus menjadi arang. Tidak korban jiwa dalam kejadian kebakaran kali ke-61 di bulan September 2023 ini. Dugaan sementara masih dalam penyelidikan. 

Informasi yang dihimpun dari petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Gresik kebakaran terjadi pukul 04.45 WIB. Pagi pemilik rumah Aswan sedang pergi ke musala untuk menjalankan Salat Subuh berjamaah. Aswan melakukan aktivitas memasak masih menggunakan bahan bakar kayu menggunakan tungku pembakaran. Aswan ditengarai lupa memadamkan tungku api untuk memasak nasi tersebut. 

“Informasi dari tetangga awal mula titik api muncul dari bagian dapur rumah korban,” kata Kepala Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Ahad, 17 September 2023. Dalam dapur rumah semi permanen itu terdapat peralatan memasak dan bahan yang mudah terbakar. “Api sangat cepat membesar karena bangunan rumah korban mayoritas dari Kayu,” imbuh Sinaga. Korban Aswan melaporkan kejadian yang dialami kepada Dinas Damkarmat Gresik pada Pos Damkar Kecamatan Dukun. Upaya warga memadamkan api secara bergotong royong belum bisa menjinakkan amuk si jago merah. Tatkala, 

tim Damkar Pos Dukun tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 05.10 WIB. Tim Damkar berjumlah enam orang yakni Maskur ; Awaludin Jamil ; M. NAfis Nabawi ; Rudi Cahyono ;  Erik dan Zainut api sudah hampir membakar seluruh bangunan rumah. Mereka mengendarai satu unit mobil pemadam dan satu unit mobil suplai air. (yad)

Ditinggal Salat Subuh, Rumah Hangus Terbakar, Diduga Lupa Matikan Tungku Kayu Bakar Selengkapnya

Mobil Suzuki Carry Terbakar, Sopir Slamet Selamat

GRESIK,1minute.id – Mobil Suzuki Carry terbakar di Jalan Raya Sumput, Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik pada Minggu pagi, 30 Juli 2023. 

Asap muncul dari bawa jok minubus bernomor polisi (nopol) N 1681 PJ itu. Asap sekejab berubah menjadi bara api membuat Slamet Budiyono pucat. Lelaki 35 tahun itu bergegas keluar dan mencari pertolongan. Dani, seorang pengguna jalan melihat kejadian tersebut kemudian merogoh saku celana dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Saat itu, sekitar pukul 07.35 WIB. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Krikilan, Driyorejo menuju lokasi kejadian dengan mengendarai satu unit mobil pemadam dab satu unit mobil tangki penyuplai air. ‘Hampir seluruh bodi mobil sudah terbakar,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Haloan Sinaga pada Minggu, 30 Juli 2023.

Petugas damkar berjumlah empat orang bergegas memadamkan api. Berhasil. Slamet Budiyono bernafas lega. Meski, ia harus menderita kerugian materi lumayan banyak. Karena seluruh bodi Suzuki Carry milik dilahap api. Namun, nyawa Slamet selamat. ” Ada dugaan kebakaran akibat korsleting,” ujar Sinaga menduga. Musim kebakaran ini menambah panjang kejadian kebakaran di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. ” Bulan ini, tercatat 37 kejadian kebakaran,” ujarnya. (yad)

Mobil Suzuki Carry Terbakar, Sopir Slamet Selamat Selengkapnya

Antisipasi Kebakaran, Damkarmat Siapkan 118 Personil Selama Mudik Lebaran 

GRESIK,1minute.id – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik menggelar Apel Kesiapsigaan Bencana Kebakaran pada Selasa, 17 April 2023. Apel dipimpin oleh Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga. 

Dalam apel itu, dilakukan pengecekan personil, alat pelindung diri (APD) hingga mobil sebagi antisipasi kejadian kebakaran saat libur lebaran.

Menurut Agustin Halomoan Sinaga, selama libur lebaran pihaknya menyiagakan sebanyak 118 personil yang terbagi di tiga posko. Yakni posko Driyorejo, Posko Dukun, dan Posko Kota.

“Kami juga menyiagakan di posko mudik lebaran,” katanya usai memimpin apel pada Selasa, 17 April 2023. Kesiapan personil menjadi salah satu perhatiannya. Personil harus dalam keadaan sehat dan siap dalam bersiaga ketika libur lebaran nanti. Pihaknya juga memastikan apabila baju-baju APD dalam keadaan baik dan siap digunakan

“Kami cek semua segala peralatan untuk pemadaman maupun penyelamatan,” tegas mantan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik itu.

Menurutnya, selama libur lebaran risiko kebakaran cukup besar. Sebab banyak rumah ditinggal oleh pemilik yang sedang mudik. Karena itu, ia menghimbauan agar sebelum mudik masyarakat diminta memastikan rumah dalam kondisi aman. Seperti sudah memastikan arus listrik dimatikan atau dalam kondisi aman, regulator tabung gas sudah dicopot, hingga menitipkan rumah kepada tetangga yang tidak mudik. (yad)

Antisipasi Kebakaran, Damkarmat Siapkan 118 Personil Selama Mudik Lebaran  Selengkapnya

Ditinggal Mudik, Dua Unit Bedeng “Mewah” Hangus Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Dua unit rumah bedeng Jalan PJKA Suci, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik hangus terbakar pada Sabtu sore, 25 Maret 2023. Tidak ada korban jiwa dalam musibah di awal bulan Suci Ramadan itu. Sebab, pemilik dan penghuni dua rumah “mewah” alias mepet sawah itu sedang mudik untuk menunaikan ibadah puasa.

“Pemilik rumah bedeng pulang kampung sebelum bulan puasa,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Sabtu, 25 Maret 2023. 

Sinaga mengatakan, Sabtu sekitar pukul 15.50 WIB ada seorang warga bernama Edi menghubungi call center 112 Gresik. Lelaki 42 tahun ini melaporkan ada kebakaran rumah bedeng di Jalan PJKA Suci, Desa Suci, Kecamatan Manyar. “Api waktu sudah membesar,” kata Sinaga. 

Pelapor khawatir lidah api akan menjilat rumah warga lainnya. Sebanyak 7 personel dengan mengendarai satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil suplai menuju tempat kejadian kebakaran (TKK). “Anggota memakai alat pelindung diri (APD) lengkap,” terangnya. 

Api masih besar. Namun, aliran listrik mengarah ke lokasi kebakaran belum di putus oleh petugas setrum negara. “Menjelang buka puasa, kami bisa menguasai api,” ujar mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik itu. Berdasarkan keterangan sejumlah warga setempat, dua unit bedeng itu ditempati oleh penjaga (pandega) tambak dan penjaga tower telekomunikasi. “Tapi, sebelum puasa mereka pulang. Ada kemungkinan penyebab kebakaran akibat konsleting,” katanya. (yad)

Ditinggal Mudik, Dua Unit Bedeng “Mewah” Hangus Terbakar  Selengkapnya

Sarang Tawon Vespa Hinggap Di Atap Rumah, Damkarmat pun Beraksi 

GRESIK,1minute.id – Sarang tawon di atap rumah membuat Bambang gemetaran. Lelaki 40 tahun asal Desa Sembung, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik itu membayangkan tawon Vespa (Vespa affinis) ngamuk dan ngentup dirinya dan anggota keluarga akan bisa membuat badannya panas dan dingin. 

Ia bergegas meminta bantuan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik untuk melakukan evakuasi pada Selasa malam, 7 Februari 2023. 

Sebanyak delapan orang tim rescue dari Dinas Damkarmat Gresik meluncur. Delapan orang tim rescue itu adalah Ridwan Efendi, Handric T., Yusuf Ilma Jazuli dan Dalil. Berikutnya, Yosy, Alvian Wahyu, Deni Santoso dan Ravinda Nur. Sekitar pukul 17.05 WIB mereka tiba di rumah Bambang. Matahari sudah terbenam. Kondisi kampung Dusun Djurit mulai gelap. Petugas mengeluarkan senter dan perlengkapan untuk evakuasi sarang tawon. 

“Proses evakuasi butuh waktu 60 menit,” kata Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Rabu, 8 Februari 2023. Sinaga, sapaan akrabnya, mengimbau kepada warga Kabupaten Gresik terus waspada terhadap kejadian di sekitar. Terutama binatang buas. “Jika menemukan kejadian itu (ancaman binatang buas), hubungi kami. Karena petugas kami dibekali keahlian dalam menjinakkannya,” ujarnya. 

Sementara itu, berdasar data Damkarlmat Gresik tercatat 12 kali melakukan rescue atau penyelamatan pada Februari 2023. (yad)

Sarang Tawon Vespa Hinggap Di Atap Rumah, Damkarmat pun Beraksi  Selengkapnya

Ditinggal ke Sawah, Rumah Petani di Kricak Ludes Terbakar

GRESIK,1minute.id – Matahari baru setinggi tombak. Pardi, 70, warga Dusun Kricak, Desa Karangan, Kecamatan Benjeng,  Kabupaten Gresik sudah berada di sawah. Kakek dua cucu  itu bertani ditemani  istrinya, Ika, 60. Rumah sederhana berdinding gebyok itu kosong. 

Pardi baru satu jam berada di sawah mendapatkan kabar rumahnya terbakar. Saat itu, sekitar pukul 07.30 WIB. Pardi bergegas pulang. Namun, api yang diduga berasal dari bagian dapur itu terus membesar. Tiuapan angin dan bangunan rumah terbuat dari kayu dan bambu semakin mempercepat api membesar. Sejumlah warga setempat berusaha memadamkan amuk si jago merah itu. 

Mereka menggunakan ember, bak mandi berisi air untuk menjinakkan api. Namun, ikhtiar warga belum berhasil memadamkan api. Husen, salah satu warga setempat  berinisiatif meminta bantuan petugas Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik. Api terus membesar dan melahap seluruh bangunan rumah milik Pardi tersebut. Bangunan rumah pun ambruk, rata dengan tanah. Beruntung api tidak sampai merebet ke rumah warga lainnya. Ketika api mulai padam, petugas Damkar Gresik tiba di lokasi kebakaran. 

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, petugas damkar mendapatkan laporan kebakaran sekitar pukul 07.28 WIB. Petugas tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 08.00 WIB. Ada sejumlah penyebab petugas tidak bisa cepat datang ke lokasi kebakaran. Pertama, lokasi tempat kejadian kebakaran (TKK) cukup jauh. Selain itu, imbuhnya, ketika laporan masuk api sudah besar dan nyaris menghabiskan bangunan rumah. “Rumah cepat terbakar habis dikarenakan terbuat dari kayu dan bambu,” tegasnya. 

Informasi yang dihimpun keluarga Pardi masih menggunakan tungku pemasak bahan bakar kayu. Diduga, saat meninggalkan rumah, api di tungku pemasak belum mati total. Tiuapan angin membuat api di tungku membesar. Api kemudian membakar rumah. Benarkah? “Belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Masih dalam penyelidikan,” imbuhnya.

Musibah kebakaran rumah Pardi ini menambah panjang jumlah kebakaran di awal tahun ini. Catatan Dinas Damkar Gresik selama Januari 2023 terjadi 6 kali kebakaran. (yad)

Ditinggal ke Sawah, Rumah Petani di Kricak Ludes Terbakar Selengkapnya

Puntung Rokok Bakar Rumah Kakek 73 Tahun

GRESIK,1minute.id – Rumah Ida Haji di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik hangus terbakar pada Minggu, 15 Januari 2023. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kali keempat. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 150 juta. 

Informasi yang dihimpun, Minggu, 15 Januari 2023 pukul 03.25 WIB Ida Haji melek. Iabersiap untuk tidur. Namun, hidung kakek 73 tahun itu mencium bau sangit. Bau asap kayu gosong terbakar.  Ia pun mencari sumber asap itu di depan rumahnya di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik.  Ia melihat sumber asap dari tumpukan kayu bekas di depan rumahnya. Ida Haji mencoba untuk meredam asap dengan menyiram dengan air.

Akan tetapi, upaya Ida Haji tidak berhasil. Bara api semakin besar. Korban semakin panik. Ia pun berteriak minta tolong. Warga semburan. Kabar kebakaran itu dilaporkan ke petugas pemadaman kebakaran di Gresik dan Lamongan. Rumah Ida Haji di Desa Pandanan berbatasan antara Gresik-Lamongan. 

Lima orang petugas dengan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Lamongan tiba le ih dulu. Sekitar pukul 03.50 WIB. Selang 5 menit kemudian atau pukul 03.55 WIB petugas damkar Gresik datang. Kolaborasi petugas pemadaman kebakaran dari Gresik dan Lamongan berhasil memadam api dengan cepat. Meski tidak bisa menyelamatkan seluruh aset milik korban Ida Haji.  Rumah dengan luas 5 x 11 meter persegi itu ludes. Tapi, api tidak sampai merembet ke rumah tetangga. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, dugaan awal kebakaran itu terjadi akibat puntung rokok. “Puntung rokok dibuang sembarangan dan membakar tumpukan kayu bekas yang mudah terbakar,”kata Sinaga. (yad)

Puntung Rokok Bakar Rumah Kakek 73 Tahun Selengkapnya

Gudang Terbakar, Tumpukan Kertas jadi Abu

GRESIK,1minute.id – Gudang kertas bekas di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik terbakar pada Rabu malam, 4 Januari 2023. Dalam hitungan tidak lebih 1,5 jam tumpukan kertas langsung menjadi abu. Karena terbakar. Tidak ada korban jiwa musibah kebakaran awal tahun di musim hujan ini.

Kebakaran gudang kertas milik Dedik ini kali pertama di ketahui salah pekerja di gudang tersebut. Ada yang mencoba memadamkan amuk si jaga merah. Ada sebagian pekerja lainnya, melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran Gresik. Afuk, salah satu pelapor kejadian tersebut. 

Api semakin membesar. Warga setempat was-was api merembet. Melihat nyala memerah ditengah kegelapan malam, sekitar pukul 20.50 WIB. Lidah api cepat membesar karena tiupan angin dan barang di dalam gudang tersebut mudah terbakar. Kertas dan plastik.

Beruntung petugas damkar cepat tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK). Ada delapan petugas dengan satu unit mobil pemadam dan satu unit mobil suplai air. Mereka ini, petugas berada di posko Unit Driyorejo. “Selama hampir dua jam, kami baru bisa memadam api,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Kamis, 5 Januari 2023.Kebakaran gudang kertas bekas ini, kali kedua pada 2023 ini. (yad)

Gudang Terbakar, Tumpukan Kertas jadi Abu Selengkapnya

Ganti Tabung Elpiji, Rumah dan Dapur Katering Terbakar, 2 Motor dan 8 Tabung Elpiji Gosong

GRESIK,1minute.id – Rumaqh Sumiati di Jalan Malang, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) ludes dilahap si jago merah pada Senin, 19 Desember 2022. Tidak korban jiwa dalam musibah yang diduga dipicu kebocoran tabung gas elpiji itu. Namun, dua unit sepeda motor dan 8 tabung elpiji melon gosong terbakar. 

Informasi yang dihimpun Senin, 19 Desember 2022 sekitar pukul 15.20 WIB sejumlah orang sedang memasak di bagian dapur berada di Jalan Malang, Kompleks Perumahan GKB di Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Rumah tiga lantai itu milik Sumiati. Selain sebagai tempat tinggal juga difungsikan sebagai dapur untuk bisnis katering pemilik rumah tersebut. 

Nah, siang itu sejumlah orang sedang memasak di bagian dapur untuk katering. Proses masak menggunakan gas elpiji dan sambungan pipa gas dari Perusahaan Gas Negara (PGN). Salah seorang juru masak mengganti tabung elpiji yang habis. Saat mengganti tabung gas elpiji ditengarai ada gas yang ngowos. Kondisi di bagian dapur yang panas ditambah paparan gas ngowos ditengarai menjadi pemicu terjadinya kebakaran hebat rumah tiga lantai di kawasan perumahan tersebut. 

Blub….! Api menyambar sejumlah barang yang mudah terbakar di dalam dapur tersebut. Api pun cepat membesar. Juru masak dan pemilik rumah panik. Tetangga Sumiati ikut panik. Sebab, lidah api cepat membesar. Mereka khawatir, api menjilat rumah yang lain. “Alhamdulilah, petugas Damkar cepat datang sehingga tidak sampai merembet ke rumah tetangga,” ujar Setijadi, pensiunan PNS Gresik yang juga tetangga korban Sumiati. 

Sebanyak satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) mengerahkan tiga unit mobil suplai air. Jumlah mobil suplai air lebih banyak untuk memperlancar proses pemadaman. Dalam pengamatan wartawan 1minute.id  di sejumlah kejadian kebakaran, kerap direpotkan keterlambatan suplai air. Akibat keterlambatan suplai air, api yang mulai meredup kembali membara karena keterlambatan suplai air.

“Dalam proses pemadaman ini , kami membutuhkan waktu hampir 3 jam,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Senin, 19 Desember 2022. Meski respon time kedatangan petugas di tempat kejadian kebakaran (TKK) kurang dari 10 menit. Dalam kebakaran kali ketiga di bulan Desember 2022 ini, tidak ada korban jiwa. “Tapi, 2 unit sepeda motor, 8 tabung elpiji dan sebagainya besar rumah hangus terbakar,” terang Sinaga. (yad)

Ganti Tabung Elpiji, Rumah dan Dapur Katering Terbakar, 2 Motor dan 8 Tabung Elpiji Gosong Selengkapnya