Lindungi PMI, Bupati Gresik Teken Kesepakatan dengan BP2MI

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menandatangi nota kesepakatan dengan Badan Perlindugan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di Bali pada Kamis, 28 Juli 2022.

Nota kesepakatan dua institusi itu diteken oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan Ketua BP2MI Benny Rhamdani. Nota kesepakatan meliputi penyelenggaraan pendidikan, pelatihan dan keterampilan bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Sinergi para pihak dalam melaksanakan pelayanan penempatan dan pelindungan calon PMI dan PMI. Termasuk sosialisasi peluang kerja di negara tujuan penempatan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, bahwa penandatanganan nota kesepakatan ini menjadi hal yang sangat penting, apalagi dalam hal memberikan perlindungan bagi PMI yang bekerja di luar negeri. Ia mengungkapkan pekerja migran Indonesia sudah sepantasnya mendapatkan perlindungan yang maksimal, sebagai pahlawan devisa.

Oleh karena itu, menurutnya negara harus hadir untuk memberikan garansi perlindungan kepada setiap calon pekerja migran Indonesia dan keluarganya. “Kami yakin jika kolaborasi ini diperkuat dilapangan, tidak hanya pusat yang bertanggung jawab soal penempatan PMI, tapi juga daerah. Maka kecil kemungkinan terhadap upaya penempatan ilegal yang dilakukan sindikat,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua BP2MI Benny Rhamdani menyampaikan, kerja sama yang dilakukan dengan Pemda ini menjadi awal yang baik. “Sebab kolaborasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam hal tata kelola penempatan pelindungan yang kita inginkan lebih baik lagi,”kata Benny. 

Seperti diberitakan Nur Hayati alias Sainiyah sebagai tenaga Migran Indonesia (PMI) menjadi potret buram bagi pahlawan devisa. Perempuan 45 tahun asal Desa Desa Gelam, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik itu harus mendekam 6 bulan di penjara sebelum akhirnya di deportasi ke Indonesia. 

Sainiyah, PMI di Negeri Mahatir Muhammad itu selama puluhan tahun. Ia diduga pekerja gelap. Ketika terjaring operasi kepolisian Diraja Malaysia tidak bisa menunjukkan dokumen.  Pemkab Gresik bersinergi dengan Kementerian Tenagakerjaan akhirnya bisa mengembalikan Sainiyah kepada keluarganya pada Senin, 18 Juli 2022 lalu. (yad)

Lindungi PMI, Bupati Gresik Teken Kesepakatan dengan BP2MI Selengkapnya

Kampung Pecinan Bakal Semakin Elok, Pemkab Lakukan Pengecatan Rumah Warga 

GRESIK,1minute.id – Revitalisasi Kampung Pecinan berlanjut. Pasca revitalisasi infrastruktur jalan Kampung dan eksterior lampu penerangan jalan berornamen khas warga Tionghoa. 

Kini, revitalisasi menyasar bangunan rumah milik warga di kawasan heritage di Jalan Setiabudi, Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu. Bangunan rumah warga Kampung Pecinan itu bakal dilakukan pengecetan. Untuk Mempercantik kawasan itu, Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCK-PKP) Gresik menggandeng pabrik cat Nippon Paint. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala DCK-PKP Gresik Ida Lailatussa’diyah dan Asisten General Manager Nippon Paint Wirya Atmaja mengawali melakukan pekerjaan pengecatan di kawasan heritage di Gresik Kota Lama (GKL) itu. Rumah yang menjadi kali pertama dilakukan milik Mustafa. 

Kampung Pecinan, salah satu kawasan heritage di Gresik Kota Lama (GKL). Kawasan ini memiliki bangunan ikonik yakni Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) atau Klenteng Kiem Hien Kiong yang diklaim berdiri sejak 1 Agustus 1153 atau 869 tahun lalu itu. Kawasan ini juga dikenal multietnis yakni Arab, Tionghoa dan Melayu (warga pribumi). Mereka hidup rukun. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, revitalisasi tujuh kawasan di Gresik Kota Lama dibiayai oleh pemerintah pusat, dan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. APBN 2022 mengalokasikan anggaran Rp 47 miliar. “Anggaran APBD untuk Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) untuk jalan lingkungan, ornamen lampu,”katanya didampingi Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kadis CK-PKP Gresik Ida Lailatussa’diyah. 

BANTUAN : (ki-ka) Asisten GM Nippon Paint Wirya Atmaja, Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman menyaksikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan bantuan cat kepada warga di Kampung Pecinan pada Senin, 11 Juli 2022 (FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Revitalisasi di Kota Bandar Gresik ini, adalah salah satu program Nawa Karsa, Gresik Lestari. Kota Bandar Gresik ini karena di kawasan ini terdapat 4 peradaban yakni kolonial, Arab, China dan Melayu. “Mudah-mudaha kawasan heritage kedepan semakin baik. Sehingga menjadi identitas Kota Gresik,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Revitalisasi Kotaku ini melibatkan masyarakat. Tujuannya, mengajak masyarakat untuk ikut merawat lingkungan serta menggandeng Nippon Paint. Bentuk CSR, Nippon Paint memiliki komitmen, kepedulian terhadap lingkungan. 

“(Rumah warga) di cat. Saya hakul yakin akan bertambah bagus, dan akan menambah daya tarik wisatawan. Mudah-mudahan bisa menjadi kebangkitan ekonomi kreatif, UMKM bisa tumbuh di lingkungan ini,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. Program Kotaku di kawasan GKL bakal berlanjut untuk tahun depan. “Tahun ini selesai dianggaran Rp 47 miliar, tahun depan ada tambahan anggaran dari pusat Rp 22 miliar dan APBD. sehingga desa di sekitar bisa ikut berkontribusi melakukan pembenahan disebuah kawasan heritage,”harapnya. 

Asisten GM Nippon Paint Wirya Atmaja menambahkan, pihaknya sangat senang  dilibatkan acara seperti ini (revitalisasi kawasan heritage). Kita akan support kampung lain. Termasuk heritage,”tegas Wirya Atmaja. Untuk pengecatan rumah warga di kawasan Pecinan ini, pihaknya telah menyediakan cat kualitas premium. “Cat ini minimal bisa bertahan sampai 5 tahun. Warna cat tidak akan memudar,”lanjutnya. Untuk mendapatkan hasil berkualitas itu, lanjut Wirya Atmaja, pihaknya akan melakukan pendampingan dalam proses pengecetan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahandan Kawasan Permukiman Gresik Ida Lailatussa’diyah mengatakan, pihaknya telah membentuk satuan tugas (satgas) pengecatan rumah warga. “Mereka bakal dibekali pelatihan hingga proses pelaksanaan pengecatan,”katanya. “Suatu kawasan akan bertambah cantik bila rumah warga juga cantik,”tambahnya. (yad)

Kampung Pecinan Bakal Semakin Elok, Pemkab Lakukan Pengecatan Rumah Warga  Selengkapnya

Islam Menjadi Pilihan Justin, Bupati Gresik Jadi Saksi Ikrar dan Syahadat, Beri Hadiah Alquran 

GRESIK,1minute.id – Justin Lerschai Thamthong memutuskan untuk menjadi mualaf. Butuh waktu lama bagi pemuda 39 tahun asal Thailand itu memutuskan masuk Islam. Justin, pengusaha tempat kebugaran (gym) di tempat kelahiran di Thailand mengucapkan ikrar dan Kalimat Syahadat di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik pada Senin, 4 Juli 2022.

Justin melakukan ikrar dan Kalimat Syahadat dengan  dibimbing oleh KH A. Fathoni Abdussyukur. Prosesi masuk Islam begitu khidmat. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, KH Hufaf Ibriy dan Ahmad Mujiyono Abidin sebagai saksinya. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani  memberikan bingkisan seperangkat alat Salat kepada Justin. Yakni, Alquran, sarung, kopyah dan baju muslim.

SAKSI SYAHADAT: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjadi saksi ikrar dan Kalimat Syahadat Justin Lerschai Thamthong 39. asal Thailand di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik pada Senin, 4 Juli 2022 (Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Justin mengaku dirinya cukup lama mempelajari agama Islam. Justin sebelumnya memeluk agama Buddha. Selama beberapa tahun pemuda kelahiran 11 Juli 1983 itu tertarik belajar tentang Islam. Meski semua agama mengajarkan tentang kebaikan. Namun, bagi Justin, ajaran Islam menjadi pilihan hati nurani menjadi mualaf. Agama Islam, kata Justin, mengajarkan hal yang baik. Apakah kehidupan sosial yakni menghormati orang lebih tua. “Islam juga mengajak perdamaian,”katanya melalui penerjemah Mujiyono. 

Bupati Gresik  Fandi Akhmad Yani usai menjadi saksi prosesi mualaf berpesan kepada Justin supaya benar-benar teguh dan ikhlas dalam keyakinan yang baru yaitu islam hingga sampai akhir hayat.

Ia mengatakan, dalam Islam tentunya sudah diwajibkan untuk menunaikan salat. Oleh karena itu sudah menjadi tanggungjawab secara bersama-sama mengajarkan ajaran agama sampai mendalaminya.

“Sepatutnya telah menjadi tanggungjawab kita bersama untuk membimbing dan mengajarkan saudara kita yang sudah menjadi mualaf ini hingga memahami tata cara beribadah sesuai syariat islam dan mengetahui apa saja yang dilarang dalam ajaran agama islam,”ujarnya. (yad)

Islam Menjadi Pilihan Justin, Bupati Gresik Jadi Saksi Ikrar dan Syahadat, Beri Hadiah Alquran  Selengkapnya

BPN Buka Layanan Sabtu dan Minggu, Loket Mandiri Pengurusan Sertifikat 

GRESIK,1minute.id – Badan Pertanahan Nasional (BPN) bakal membuka pelayanan di hari libur. Sabtu dan Minggu. Pelayanan istimewa untuk pengurus sertifikat tanah. Hal itu diungkapkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto di Surabaya pada Jumat malam, 1 Juli 2022.

“Mereka akan dilayani dengan istimewa, hari Sabtu dan Minggu kita buka bagi masyatakat, karena kami akan membuka loket-loket secara mandiri untuk mendaftarkan tanahnya sebagai hak milik,”ujar Hadi Tjahjanto dalam Rapat Koordinasi Penguatan Sinergitas Pemerintah Provinsi dan Daerah serta Seluruh Stakeholder melalui Forum Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) dan Pola Trijuang Menuju Jawa Timur Lengkap untuk Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat.

Acara diinisiasi oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dihadiri Hadi Tjahjanto serta Kepala daerah. Diantaranya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Mantan Panglima TNI itu mengajak masyarakat untuk mendaftarkan sertifikat tanahnya ke kantor BPN terdekat di wilayahnya.”Dengan tercapainya Kota/ Kabupaten lengkap maka akan meminimalisir adanya mafia tanah yang tentunya merugikan masyarakat,” katanya.

Dalam acara tersebut Bupati Fandi Akhmad Yani menerima 212 sertifikat aset atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Penyerahan simbolis diberikan langsung oleh Hadi Tjahjanto kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur Jonahar M.,mengapresiasi  Program Pengembangan Pemberdayaan Desa (P3D) dalam rangka mewujudkan Kota/Kabupaten lengkap. “Program P3D ini merupakan satu-satunya ada di Jawa Timur. Dimana idealnya satu petugas bisa ada di satu desa. Sebagai contoh dan tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Gresik yang telah bersurat kepada kami untuk mewujudkan program P3D untuk tiap desa yang ada di Kabupaten Gresik,”ujarnya. (yad)

BPN Buka Layanan Sabtu dan Minggu, Loket Mandiri Pengurusan Sertifikat  Selengkapnya

Percepatan Administrasi Legalitas Ponpes, Bupati Gresik dan RMI NU Sinergi dengan Kemenag dan BPN Gresik

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 170 pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) berkumpul di Ruang Putri Mijil Kompleks Rumah Dinas Bupati Gresik pada Selasa, 28 Juni 2022. Ada apa? 

Ratusan pengurus ponpes di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu menghadiri acara sosialisasi percepatan pengurus izin Ponpes. Administrasi legalitas ponpes. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menginisiasi percepatan administrasi legalitas ratusan ponpes. 

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi pengurus Rabitha Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Gresik berkolaborasi dan menjalin sinergi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Gresik dan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik. Sosialisasi yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Gresik A.M. Reza Pahlevi berakhir pukul 17.00. Menjelang Maghrib. 

Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan, kehadiran pengurus Ponpes se-Kabupaten Gresik untuk sosialisasi tahap awal terkait administrasi legalitas pondok pesantren (Ponpes). “Kami bersama RMI NU Gresik menginisiasi, sinergitas antarlembaga,”kata Fandi Akhmad Yani yang genap berusia 37 tahun pada Selasa, 28 Juni 2022 ini.

Lembaga yang terlibat adalah Kementerian Agama (Kemenag)  Gresik,  Badan Pertanahan Nasional (BPN)  Gresik dan Pemkab Gresik. “Kami bersama-sama, berkolaborasi dengan tujuan penertiban perizinan di Ponpes,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Ia mencontohkan, BPN terkait dengan yayasan wakaf. “Wakaf yang menjadi aset yayasan. Ini kita selesaikan,”katanya. Kemudian, Kemenag ada terkait surat izin operasi ponpes.  “Dan di pemerintah daerah terkait dengan NIB (nomor izin berusaha) sampai izin mendirikan bangunan pondok pesantren,”terangnya. 

Untuk percepatan proses administrasi legalitas itu, imbuhnya, Pemkab, Kemenag,  BPN Gresik duduk bersama untuk memberikan ruang kepada ponpes dalam proses pengurusan administrasi legalitas ponpes. (yad)

Percepatan Administrasi Legalitas Ponpes, Bupati Gresik dan RMI NU Sinergi dengan Kemenag dan BPN Gresik Selengkapnya

Salat Subuh, Istigotsah Dulu, Bupati Gresik Melepas 446 CJH ke Asrama Haji Sukolilo 

GRESIK,1minute.id– Sebanyak 446 calon jamaah haji (CJH) kelompok terbang (kloter) 31 diberangkatkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Minggu, 26 Juni 2022. Keberangkatan kloter 31 menjadi penghujung calon tamu Allah SWT asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Sebanyak 1.051 CJH. Mereka tergabung dalam tujuh kloter. 

Rangkaian kegiatan dimulai menjelang Subuh. CJH datang diantar keluarga mereka ke kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Mereka kemudian salat Subuh berjamaah dan istigotsah di Masjid Al Inabah Kompleks Kantor Bupati Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa ibadah haji merupakan ibadah yang memerlukan kebulatan tekad. Mulai dari berangkat, meninggalkan keluarga di rumah harus yakin. Yakin sebagai tamu Allah. “Kebulatan tekad ini tidak hanya berhenti dalam hal meninggalkan keluarga tercinta di rumah, melainkan juga dalam hal untuk meninggalkan segala tingkah laku yang tidak baik,”terang Fandi Akhmad Yani. 

Bupati Yani juga mengatakan bahwa Ibadah haji juga merupakan ibadah yang tidak memandang status, semuanya setara dan sama-sama memakai pakaian dan berada di tempat yang sama. Diingatkan kembali bahwa nanti ketika sudah berada di tanah suci, jamaah pasti akan bertemu banyak orang dari berbagai latar belakang. Oleh karenanya, sudah sewajarnya jamaah untuk selalu berhati-hati dan disiplin menjaga kesehatan dirinya.

“Kedisplinan harus muncul dari diri sendiri, ikutilah para pembimbing dan pendamping panjenengan. Saya berdoa, semoga panjenengan selalu dimudahkan oleh Allah SWT, mendapat ridha dan kembali ke tanah air sehat tanpa kurang satu apapun serta mendapat predikat haji yang mabrur,”pesannya.

Suasana menjadi penuh haru ketika jamaah berpamitan dengan keluarga dan Bupati Yani bersama jajaran Forkopimda untuk kemudian naik bus menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Data Kementerian Agama (Kemenag) Gresik,  sebanyak 1.051 CJH asal Gresik yang berangkat haji tahun ini, 2022 Masehi atau 1443 Hijriah. Terdiri dari 502 jamaah laki laki dan 549 jamaah perempuan. Jamaah termuda berusia 21 tahun dan yang tertua berusia 64 tahun, keduanya  berasal dari Kecamatan Manyar. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah juga merupakan salah satu jamaah calon haji tahun ini, yang juga masuk pada kloter 31. (yad)

Salat Subuh, Istigotsah Dulu, Bupati Gresik Melepas 446 CJH ke Asrama Haji Sukolilo  Selengkapnya

Pemprov Jatim Dikabarkan Terima 360 Ribu Dosis Vaksin PMK, Gubernur Khofifah Fokus Siapkan Juleha

GRESIK,1minute.id – Idul Adha semakin dekat. Wabah penyakit mulut dan kaki (PMK) pada sapi belum teratasi. Seribu dosis vaksin PMK telah habis. Hari ini, dikabarkan Pemprov Jatim telah menerima 360 ribu dosis vaksin untuk mengatasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Ribuan dosis itu adalah vaksin darurat yang didatangkan pemerintah pusat dari luar negeri sambil menunggu hasil vaksin yang sedang dikembangkan oleh  Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) Surabaya. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan kebutuhan vaksin PMK di Jawa Timur sekitar 1,3 juta dosis. Pemprov Jatim baru mendapatkan droping 1.000 vaksin. “Jadi kawan-kawan bisa membayangkan karena yang sudah turun 1000 pasti sudah habis. Nah, kemarin tim dari Kementerian Pertanian mengundang tim dari dinas peternakan Jawa Timur Insya Allah hari ini kita diminta mengambil sejumlah tertentu vaksin dari Jakarta. Mudah-mudahan segera turun,”kata Khofifah disela acara peresmian Rumah Vokasi Pemkab Gresik pada Jumat, 24 Juni 2022.

Vaksin tambahan itu, kata Khofifah, akan diprioritaskan untuk sapi perah. “Untuk sapi potong kita membutuhkan banyak support. Support baik vitamin maupun obat-obatan lainnya,”katanya. Untuk kebutuhan Idul Adha, Khofifah meminta masyarakat tidak panik. Sebab, ada sejumlah tempat sapi potong yang sudah memenuhi syarat fikir dan sehat yang bisa di akses oleh masyarakat yang membutuhkan hewan kurban. 

“Insya Allah sudah cukup bila sesuai hasil rakor (rapat koordinasi),”katanya tanpa menyebut jumlah kebutuhan hewan kurban di Jawa Timur. Saat ini, kata Khofifah, Pemprov Jatim sedang fokus menyiapkan Juleha. Siapa Juleha itu? “Juleha adalah juru sembelih halal,”katanya. Dimana saja Juleha akan ditempatkan akan dikoordinasikan dengan Bupati/Walikota. “RPH (rumah potong hewan) ini menjadi penting. Nanti akan ditentukan oleh Bupati/Walikota,”katanya. 

Data Dinas Pertanian Gresik per 13 Juni 2022, wabah PMK telah menyebar 96 Desa di 14 dari 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik. Total hewan ternak yang terpapar PMK sebanyak 3.731 ekor sapi terjangkit PMK. Rincianya, 779 ekor sapi diantaranya dilaporkan sembuh, 99 ekor mati dan 161 ekor terpaksa dipotong paksa lantaran terpapar PMK. Dinas Pertanian Gresik telah melakukan pendataan hewan yang siap untuk kurban. Untuk sapi sebanyak 9.530 ekor Kambing 14.651 ekor dan Domba 702 ekor. Hewan siap kurban itu tersebar di 23 titik. (yad)

Pemprov Jatim Dikabarkan Terima 360 Ribu Dosis Vaksin PMK, Gubernur Khofifah Fokus Siapkan Juleha Selengkapnya

Gerbong Mutasi Kembali Bergerak, Bupati Gresik ; Pelayanan Indikator Keberhasilan

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi, rotasi dan promosi di lingkungan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali bergerak pada Kamis, 23 Juni 2022. Episode IV. Sebanyak 186 orang yang dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik. 

Sebanyak 9 orang yang menempati jabatan pimpinan tinggi pratama, 60 orang jabatan administrator, 53 orang jabatan pengawas dan 64 orang jabatan fungsional. 

Sembilan JTP yaitu  Choirul Anam dari Dinas Kelautan dan Perikanan menjadi Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik yang ditinggalkan Andhi Hendro Wijaya yang menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Gresik menggantikan Budi Raharjo kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik. Ninik Asrukin sebelumnya Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik jabatan barunya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gresik.

Berikutnya, Siti Jaiyaroh sebelumnya menjabat  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gresik kini menjadi staf Ahli Bupati Gresik ; Darmawan sebelumnya staf Ahli Bupati menempati posisi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik menggantikan Tarso Sagito bergeser sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik ;  Mokh Najikh sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik menjadi Sekretaris DPRD Gresik serta Abu Hasan sebelumnya menjabat sebagai Asisten diangkat menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD)  Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta kepada ratusan pejabat yang baru dilantik dan diambil sumpahnya bekerja sepenuh hati melayani masyarakat. Tugas dan jabatan baru yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

“Selamat kepada para pejabat yang telah diambil sumpahnya. Tugas dan jabatan baru yang dibebankan kepada bapak dan ibu sekalian ini harus benar-benar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan sumpah janji yang bapak ibu ucapkan,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Bupati berusia 36 tahun itu berharap sinergitas dan komunikasi harus terjalin dengan baik. Hal ini bertujuan agar tata kelola pemerintahan berjalan sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.

“Saya bersama Bu Wakil Bupati memiliki komitmen yang sama, yakni menata dan terus mendorong kinerja aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Gresik agar semakin baik. Dan harus diimbangi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang benar-benar handal agar tata kelola pemerintahan dapat berjalan sesuai dengan harapan kita bersama dan sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. (yad)

Gerbong Mutasi Kembali Bergerak, Bupati Gresik ; Pelayanan Indikator Keberhasilan Selengkapnya

Pelebaran Raya Manyar Menjadi 22 Meter dengan 4 Lajur

GRESIK,1minute.id – Rencana pelebaran jalan Raya Manyar terus dimatangkan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar jalan nasional di Pendapa Kecamatan Manyar pada Selasa,14 Juni 2022.

Mayoritas pemilik kios atau lapak di sepanjang 3,5 kilometer mulai dari exit Tol Manyar hingga Jembatan Manyar sepakat untuk di relokasi. Seperti apa rencana pelebaran jalan Deandles di pantai utara (Pantura) Kabupaten Gresik itu. 

Perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali Sentot Wijayanto mengungkapkan jalan Raya Manyar akan dilebarkan menjadi 22 meter. “Empat lajur. Median jalannya seluas 3 meter,”kata Sentot Wijayanto usai mengikuti sosialisasi pelebaran jalan Raya Manyar di Pendapa Kecamatan Manyar pada Selasa, 14 Juni 2022.

Sosialisasi dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, tokoh agama (toga), tokoh masyarakat (tomas) dan pemilik kios atau lapak yang bakal terkena imbas pelebaran jalan nasional itu. 

Pelebaran jalan Raya panjangnya sekitar 3,5 kilometer. Mulai exit Tol Manyar hingga Jembatan Manyar. Untuk tahap awal, pelebaran jalan Raya Manyar sepanjang 1 kilometer. Estimasi pekerjaannya membutuhkan waktu 7-8 bulan. Anggaran sekitar Rp 15 miliar.  Sisanya, 2,5 kilometer akan dilanjutkan tahun berikutnya. 

Dalam pengamatan wartawan 1minute.id  ruas jalan Raya Manyar mulai exit tol Manyar hingga Jembatan Manyar hanya dua lajur. Di bagian median dipasang pembatas jalan dari cor. Jalan nasional terasa sempit. Akibatnya,  kemacetan menjadi pemandangan saban hari. Terutama jam berangkat dan pulang kerja karena volume kendaraan cukup padat. Puluhan perusahaan beroperasi di sepanjang jalan Raya Manyar itu. Bahkan, jalan Deandles terdapat kawasan ekonomi khusus (KEK). 

Kondisi lalu lintas yang krodit itu berlangsung puluhan tahun. Pemkab Gresik melakukan upaya pendekatan kepada pemerintah pusat. Pemerintah pusat menetapkan pelebaran jalan Raya Manyar, salah satu proyek strategis nasional (PSN). Penetapan PSN itu membuat Pemkab Gresik bergerak cepat. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, jalan Raya Manyar adalah aset pemerintah pusat. Sehingga, proses pembangunan dilakukan oleh pemerintah pusat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mensupport penyediaan lahan. 

Seperti diberitakan, Pemkab Gresik dan BBPJN sepakat untuk melakukan pelebaran jalan Raya Manyar. Jalan nasional yang juga jalur distribusi barang dan jasa. Rencana pelebaran akan di mulai exit Tol Manyar hingga Jembatan Manyar. Panjangnya sekitar 3,5 kilometer. Pemkab memiliki ruang milik jalan (rumija) sepanjang 3,1 kilometer dari kebutuhan 3,5 kilometer. Sehingga dibutuhkan pembebasan lahan. (yad)

Pelebaran Raya Manyar Menjadi 22 Meter dengan 4 Lajur Selengkapnya

Pelebaran Jalan Raya Manyar Disosialisasikan, 199 Kios dan Lapak Dukung Relokasi 

GRESIK,1minute.id – Rencana pelebaran jalan Raya Manyar segera teralisasi. Sebab, pelebaran jalan Raya Manyar ini sudah menjadi proyek strategis nasional (PSN). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berharap pelebaran jalan Deandles di pantai utara (Pantura) Kabupaten Gresik mulai dikerjakan tahun ini. Pemkab Gresik melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar di Pendapa Kecamatan Manyar pada Selasa,14 Juni 2022.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan, pelebaran Jalan Raya Manyar untuk kepentingan masyarakat. Proyek nasional ini kepentingan masyarakat. Proyek strategis nasional (PSN). Pelebaran jalan nasional itu akan dibiayai oleh pemerintah pusat. Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN). “Pemkab Gresik melakukan mendukung percepatan pelebaran jalan dengan melakukan pembebasan lahan,”kata Fandi Akhmad Yani.

Sosialisasi dihadiri perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali Sentot Wijayanto, tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Tomas) setempat. Serta ratusan pedagang. 

Pedagang yang memiliki surat kepemilikan lahan yang sah akan mendapatkan ganti rugi. Sebaliknya, pedagang yang tidak memiliki hak kepemilikan lahan, pemerintah tidak bisa memberikan ganti rugi. Karena lahan yang ditempati milik negara. 

Akan tetapi, imbuhnya, masyarakat atau padagang tidak perlu risau. Sebab, pihaknya tetap tidak ingin menyengsarakan masyarakat. “Pemerintah akan merelokasi. Pembangunan lapak baru di tempat relokasi gratis,”tegasnya. Tempat relokasi nanti representatif karena akan dilengkapi fasilitas umum yang memadai. Lahan parkir luas, musala, dan ada arena permainan. 

Tempat relokasi berada di lapangan yang dekat dari jalan raya nasional. Bupati berusia 36 tahun itu, meminta kepada para pedagang yang bakal terkena imbas pelebaran jalan nasional itu mendaftarkan ke kantor kecamatan Manyar. Dalam sosialisasi itu, mayoritas pedagang yang selama ini berjualan di ruang milik jalan (rumija) sepakat untuk relokasi.

Camat Manyar Zainul Arifin menambahkan pihaknya telah melakukan validasi bangunan sepanjang jalan Raya Manyar yang terimbas pelebaran jalan Raya Manyar itu. Berdasarkan validasi sebanyak 199 kios atau lapak. Dari 199 kios itu, sebanyak 70 kios milik warga Manyar. “Sisanya, sekitar 120-an warga luar,”tegasnya. 

Meski sebagian besar pedagang menyetujui rencana pelebaran jalan Raya Manyar. Ada sejumlah warga yang kontra dengan rencana pemerintah tersebut. Namun, pemkab Gresik menegaskan pelebaran jalan Raya Manyar harus direalisasikan. Salah seorang warga mengaku pihaknya sepakat pelebaran jalan Raya Manyar itu. “Kami mendukung. Semoga tetap relokasi memadai,”katanya. (yad)

Pelebaran Jalan Raya Manyar Disosialisasikan, 199 Kios dan Lapak Dukung Relokasi  Selengkapnya