Polres Gresik Bekuk Pembobol Galeri Batik Pitutur, Barang Hasil Curian Di Jual Lewat Facebook 

GRESIK,1minute.id – Galeri Batik Pitutur milik Ilham, 67, di Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik dibobol pencuri. Seluruh isi galeri diringkesi oleh pencuri. Mulai dari 9 lembar batik, mesin bordir, mesin jahit, gunting listrik hingga perkakas dapur lanlinnya juga dibawa oleh pencuri. Total kerugian korban Ilham mencapai puluhan juta rupiah. 

Tidak ada saksi ketika galeri batik Pitutur milik Ilham digarong pencuri. Kejadian pembobolan galeri batik itu baru diketahui oleh korban Ilham pada Selasa, 30 Mei 2023. Pepatah, tidak ada  kejahatan yang sempurna. Belakangan, akhirnya polisi menguak dan menangkap terduga pelaku pembobolan galeri batik Pitutur tersebut. Tersangka bernama Wawan, bekas anak buah Ilham. 

“Modus operandi tersangka masuk ke dalam Galeri Batik Pitutur dengan cara memanjat tembok lalu masuk kedalam galeri melalui pintu jendela lantai atas,” tegas Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Cerme AKP Musihram pada Jumat,  2 Juni 2023. Tersangka Wawan ditangkap aparat kepolisian ketika berada di salah satu SPBU di Kecamatan Cerme. 

Dari hasil introgasi tersangka mengakui semua perbuatannya telah mengambil barang barang di Galeri batik Pitutur milik Ilham ” Tapi sebagian barang hasil kejahatan sudah laku terjual kepada orang lain,” lanjut AKP Musihram. Informasi yang dihimpun Wawan, 28, warga Desa Cerme Lor atau tetangga korban selama bertugas melakukan bersih-bersih galeri milik juragannya, Ilham. 

Ternyata Wawan memiliki niat buruk. Ketika bos batik Pitutur itu sedang sakit, Wawan kemudian “membersihkan” sebagai barang barang di dalam galeri tersebut. Wawan kemudian menjual barang hasil curian itu melalui Facebook. Ilham melihat barang yang dijual oleh Wawan itu mirip barang koleksi di galeri. Ilham lalu meminta bantuan Agustinus, salah satu anaknya untuk melihat galeri. Ternyata benar beberapa barang raib. 

Ilham kemudian melaporkan ke Polsek Cerme. Polisi lalu melakukan transaksi penyamaran untuk memastikan barang yang dijual oleh Wawan adalah milik korban Ilham. Setelah memastikan barang curian, anak buah AKP Musihram melakukan penangkapan terhadap tersangka Wawan dan melakukan penyitaan barang bukti. Antara lain, 1 init kompor has portabel ; 2 unit setrika listrik ; 9 lembar kain Batik,1 unit tape.

Penyidik Polsek Cerme menjerat tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (yad)

Polres Gresik Bekuk Pembobol Galeri Batik Pitutur, Barang Hasil Curian Di Jual Lewat Facebook  Selengkapnya

Rekonstruksi  Pembunuh Anak Kandung, Tersangka Peragakan 9 Adegan 

GRESIK,1minute.id – Penyidik Satreskrim Polres Gresik melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan yang diduga dilakukan oleh ayahnya bernama Qo’dad Af’alul Kirom alias Afan pada Rabu, 31 Mei 2023. 

Dalam rekonstruksi itu, tersangka berusia 29 tahun memperagakan 9 adegan hingga anaknya sebut saja bernama Delima, 9 tahun tewas saat tidur di rumah kontrakkan di Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik itu.

Dalam rekonstruksi itu terungkap tersangka Afan setelah menghabisi nyawa anak semata wayang dengan 24 tusuk menggunakan pisau dapur itu menyempatkan untuk salat Subuh dan mendoakannya bisa masuk surga.

Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan melalui Janit Pidum Satreskrim Polres Gresik Ipda Komang Andika Haditya Prabu mengatakan dari adegan itu, pelaku sudah mempersiapkan diri dengan matang sebelum membunuh anak kandungnya. Persiapan itu dimulai mencari informasi di internet tentang tata cara membunuh dengan cepat. Kemudian bagaimana mengasah pisau supaya tajam. Selajutnya Salat Subuh dan berdoa.

“Pada adegan ketujuh pelaku menusuk korban dengan pisau dapur di punggungnya saat kondisi terlelap tidur,” ujarnya kepada wartawan pada Rabu, 31 Mei 2023. Tersangk  lanjut Komang, juga sempat memastikan kondisi korban. Setelah memeriksa denyut nadi, dan dipastikan tak bernyawa. Pelaku meninggalkan korban lalu menyerahkan diri ke Polsek Tandes, Surabaya.

“Hasil dari rekontruksi ini untuk melengkapi berkas pemeriksaan sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Gresik,” ungkapnya. Rekonstruksi ini semakin menguatkan dugaan polisi, tersangka Afan melakukan pembunuhan terhadap buah hatinya itu dengan perencanaan. 

Atas dasar itu tersangka dijerat pasal berlapis. Antara lain pasal 44 ayat (3) Undang-Undang nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Juncto Pasal 80 ayat (3) dan (4) Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Hingga pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Ancamannya  hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun.

Saat ini, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan dari RS Bhayangkara Polda Jatim untuk memastikan apakah ada gangguan kejiwaan atau tersangka dalam kondisi sadar ketika melakukan perbuatan yang keji dan tidak di nalar dengan akal sehat itu. Pribahasa : sejahat-jahatnya harimau tak akan memakan anaknya sendiri. (yad)

Rekonstruksi  Pembunuh Anak Kandung, Tersangka Peragakan 9 Adegan  Selengkapnya

Samapta Polres Gresik Intensif Patroli KRYD Antisipasi Balap Liar dan Tawuran  

GRESIK,1minute.id – Satuan Samapta Polres Gresik semakin intensif melakukan patroli kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum (Wilkum) Polres Gresik. Patroli bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta mencegah dan meminimalisir terjadinya tindak kejahatan. 

Patroli KRYD ini dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Gresik AKP Sugeng Sulistiyono. Sasarannya, sejumlah tempat fasilitas umum atau tempat nongkrong anak milenial yang betah melek. 

“Kami melaksanakan pengamanan di Jalan R.A Kartini guna mengantisipasi balap liar. Tujuan kegiatan patroli guna menekan angka kriminalitas serta terjadinya laka lantas, akibat dari adanya balap liar,” ucap Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui AKP Sugeng Sulistyono pada Minggu, 28 Mei 2023.

Terkait dalam mencegah adanya aksi tawuran dan balap liar sendiri, AKP Sugeng juga berharap kepada seluruh orang tua agar selalu meningkatkan pengawasan terhadap putra putrinya. “Kita harapkan para orang tua meningkatkan peran sertanya dalam mengawasi anak-anaknya,” tandasnya. (yad)

Samapta Polres Gresik Intensif Patroli KRYD Antisipasi Balap Liar dan Tawuran   Selengkapnya

Perempuan ini Nyaru Belanja, Ternyata Jambret  Kalung Anak

GRESIK,1minute.id – Aktivitas di Pasar Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik tiba-tiba semakin riuh. Kehebohan terjadi setelah seorang anak belasan tahun berteriak minta tolong. Maling….! Teriak itu membuat puluhan pasang mata spontan melihat seorang emak-emak memakai kaus lengan panjang warna merah dan berjilbab warna coklat. 

Perempuan belakang diketahui berinisial ELR, 38, warga Desa Mojopurogede, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik itu terlihat panik. Melarikan diri. Namun massa lebih cepat bertindak menangkapnya. Kejadian yang menggegerkan pengunjung pasar desa itu terjadi pada Sabtu, 27 Mei 2023.

“Tersangka sudah kami amankan beserta barang bukti berupa kalung emas seberat 1,5.gram,” tegas Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Panceng Iptu Nasuka pada Minggu, 28 Mei 2023.

Kasus pencurian ini bermula saat Siti Aisyatur Rodliyah warga Campurejo menitipkan anaknya kepada orang tuanya  Nur Muamalah, 59 tahun. Pada Sabtu pagi itu, Nur Muamalah mengajak cucunya untuk berbelanja di Pasar Campurejo. Pasar pagi itu padat Saat itu Nur Muamalah menurunkan anak korban hingga berjalan sendiri. Ketika berada di lorong pasar ketika anak korban berjalan di belakang Nur Muamalah mendengar cucunya menangis.

Kalung emas yang melingkar di leher cucunya terlihat dibawa seorang perempuan yang berada di belakang anak korban. Diduga, pelaku menarik kalung emas membuat anak korban kesakitan dan menangis. Nur Muamalah, spontan berteriak maling…maling…maling. Pelaku pun diamankan massa. Beruntung polisi cepat datang sehingga bisa menyelamatkan terduga pelaku dari amuk massa.

Atas kejadian tersebut korban/pelapor mengalami kerugian kurang lebih Rp 1,5 juta. Barang bukti yang diamankan berupa kalung emas dengan berat 1,5 gram dan visum Puskesmas milik korban. Lalu barang milik tersangka yang diamankan uang tunai Rp 915.000, dompet kecil motif bunga kartu ATM Bank satu unit HP, tas kulit warna hitam, satu unit sepeda motor honda Vario 150, warna putih, W-6328-VM beserta kunci kontak. “Tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP,” tegas Iptu Nasuka. (yad)

Perempuan ini Nyaru Belanja, Ternyata Jambret  Kalung Anak Selengkapnya

Tahun Politik, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Ajak Wartawan Ikut Jaga Kondusifitas Kota Santri

GRESIK,1minute.id – Menghadapi tahun politik Kapolres Gresik, AKBP Adhitya Panji Anom mengajak para awak media untuk berperan dalam menjaga kondusifitas Kamtibmas.

Ajakan itu disampaikan oleh Kapolres Gresik, AKBP Adhitya Panji Anom saat menerima silaturahmi dan audensi dengan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Gresik di Mapolres pada Kamis, 25 Mei 2023.

AKBP Adhitya menyebut, dinamika perkembangan politik sudah mulai terasa menjelang Pemilu 2024. Untuk itu Polres Gresik telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas, khususnya mencegah perpecahan di tengah masyarakat.

“Tahun politik ini yang kita waspadai salah satunya dunia maya. Karena berpotensi menjadi sarana penyebaran hoax atau berita bohong, fitnah, berita provokatif dan black campaign menjelang Pemilu 2024,” ungkap alumnus Akpol 2002 itu.

Untuk menyikapi hal tersebut pihak Polres Gresik berupaya dengan salah satunya adalah patroli cyber. AKBP Adhitya, Kapolres Gresik menyadari bahwa dunia maya bisa di akses dengan mudah oleh seluruh kalangan. Dan ini menurutnya kadang dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggungjawab untuk mencapai kepentingannya dengan cara yang tidak sesuai sehingga menimbulkan gangguan Kamtibmas.

“Oleh karenanya kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan terprovokasi berita-berita hoax,” ujar mantan Kapolres Blitar ini. Ia juga meminta masyarakat lebih bijaksana dalam bermedia sosial dengan Cek dulu kebenarannya ketika menerima informasi.

“Jangan gampang nge-share berita yang belum diketahui kebenarannya,” tegas perwira dua melati di pundak itu. Mengantisipasi hal tersebut, lelaki lahir di Kota Banjarmasin pada 15 April 1981 itu mengajak PWI Gresik dan seluruh awak media untuk turut menjaga kondusifitas Kamtibmas di tahun politik. 

“Dengan memproduksi berita-berita yang faktual dan berimbang kami berharap masyarakat dapat teredukasi dan tidak menyebakan persoalan yang menjadikan kamtibmas terganggu,” pungkas AKBP Adhitya (yad)

Tahun Politik, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Ajak Wartawan Ikut Jaga Kondusifitas Kota Santri Selengkapnya

Siap Jadi Pelopor Keselamatan Berlalulintas, SPENDA Gresik Mengaktifkan Patroli Keamanan Sekolah 

GRESIK,1minute.id – Police goes to school dilakukan jajaran Polres Gresik. Diantaranya, Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlans) Polres Gresik. Pada Senin, 22 Mei 2023, Korp Sabuk Putih itu memberikan sosialisasi dan pembinaan etika keselamatan berlalu lintas, tertib berlalu lintas untuk mencegah dan meminimalisir angka kecelakaan dikalangan pelajar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Kegiatan pembinaan etika keselamatan berlalu lintas dilakukan di UPT SMP Negeri 2 Gresik. Ratusan siswa di sekolah yang dipimpin oleh Muhammad Salim itu, terlihat antusias mengikuti kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Unit Keamanan Keselamatan Berlalulintas (Kanit Kamsel)  Satlantas Polres Gresik Ipda Muhammad Azmi.

Menurut Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim, kegiatan Pembinaan Etika Keselamatan Berlalulintas sebagai salah satu ikhtiar dalam menekan angka kejadian laka lantas di wilayah Gresik khususnya yang melibatkan para pelajar. Kegiatan ini, kerjasama sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu dengan Satlantas Polres Gresik. 

“Kegiatan ini, sebagai edukasi buat para pelajar, tentang pentingnya tertib berlalu lintas,” kata  Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Muhammad Salim mengutip pernyataan Ipda Mohammad Azmi. Ia melanjutkan, maraknya pengendara motor oleh pelajar SMP/MTs atau anak dibawah umur membuatnya prihatin. Sebab, kondisi itu berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Ipda Azmi menghimbau kepada para siswa jika belum memiliki surat izin mengemudi (SIM) supaya meminta antar orang tua saja ke sekolah. “Bagi pelajar SMP anak di bawah umur yang mengendarai motor secara psikokogis maupun mental masih labil, sehingga potensi terlibat laka lantas dan mereka bisa membahayakan pengguna jalan lain,” katanya. 

Azmi terlihat gagah. Penampilan Azmi memakai uniform lengkap membuat ratusan pelajar antusias mengikuti pembinaan yang dipusatkan di halaman sekolah tersebut. Ratusan siswa mulai kelas VII s.d kelas IX mengetahui Azmi adalah alumni SMP Negeri 2 Gresik. “Ipda Azmi adalah alumni Spenda (SMP Negeri 2 Gresik) 1999,” jelas Salim tepuk sorak bergemuruh. 

Dalam kesempatan tersebut, Ipda Azmi mengajak mereka generasi muda Spenda tersebut menjadi pelopor tertib lalu lintas, menggunakan helm dengan benar  pada saat beraktivitas mengendarai ojek online  sepeda motor baik pengemudi maupun yang di bonceng dan taati peraturan berlalu lintas.

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim menyambut antusias kegiatan pembinaan tersebut. Sebab, kegiatan itu diharapkan mampu menekan angka kecelakaan bagi remaja atau terutama bagi anak-anak yang masih duduk di bangku SMP/MTs. Pada kesempatan ini juga Salim mengingatkan kepada semua siswa, SMP Negeri  2 Gresik menjadi anak yang baik, tidak tawuran atau terlibat balap liar.

Terkait maraknya siswa yang berkendara sepeda motor ke sekolah dan menitipkan sepedanya di kampung sebelah sekolah, kata Salim, pihak sekolah sudah memberikan surat  teguran pembinaan pada anak tersebut dan panggilan orang tua untuk diajak bekerjasama karena larangan siswa membawa sepeda motor ada di tata tertib sekolah.

Sementara itu,, Humas Spenda Tietien Harfutien menambahkan sebagai tindak lanjut kegiatan ini, sekolah akan membentuk dan menghidupkan kembali kegiatan patroli keamanan sekolah (PKS ). “Kegiatan PKS yang sempat vakum akan kembali diaktifkan agar siswa ada wadah menjadi pelopor teladan dalam pembinaan ekstra” ujar Tietien Harfutien. (yad)

Siap Jadi Pelopor Keselamatan Berlalulintas, SPENDA Gresik Mengaktifkan Patroli Keamanan Sekolah  Selengkapnya

Perkokoh Sinergitas TNI -Polri, Kompak Olahraga Bersama 

GRESIK,1minute.id –  Sinergitas antara TNI-Polri terus dibangun di Gresik. Untuk memperkuat sinergitas yaitu melalui olahraga bersama antara prajurit TNI dan Polri di lapangan Mapolres Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Jumat, 19 Mei 2023.

Olahraga bareng itu dihadiri oleh Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom dan Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik drg Saifudin Ghozali. Serta, personil personil TNI – Polri dan Pengurus cabang Bhayangkari Gresik juga Persit Kartika Chandra Kirana Gresik.Olahraga bareng dilanjutkan perlombaan antara lain bola voli, 

memasukkan paku dalam botol,makan kerupuk,balap kelereng, dan tepung estafet.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menyampaikan kegiatan olahraga bersama dalam rangka HUT ke-77 Bhayangkara dengan tema melalui olahraga bersama TNI Polri yang bertujuan untuk memupuk sinergitas antara kedua intitusi dalam mendukung tugas pokok masing 

“Sinergitas TNI-Polri yang sudah terjalin sangat baik ini harus terus dipertahankan sehingga semakin solid dan kuat dalam koordinasi, komuninikasi dan kolaborasi TNI-Polri dalam mengawal tahun politik 2024,” ujar AKBP Adhitya Panji Anom. 

Sementara itu, Dandim 0817/Gresik Letkol inf Ahmad Saleh Rahanar mengatakan bahwa TNI dan Polri di Gresik selalu rukun dalam menjalankan tugas dengan baik yang bertujuan bersama menjaga NKRI khususnya Kabupaten Gresik tetap aman dan kondusif. “Kita berharap dalam bertugas TNI dan Polri khususnya Kodim 0817/Gresik  terus kompak. Sinergitas TNI-Polri adalah kunci kekuatan dalam setiap penugasan untuk pengabdian kepada Bangsa dan Negara,” ujarnya. (yad)

Perkokoh Sinergitas TNI -Polri, Kompak Olahraga Bersama  Selengkapnya

Penjual Arum Manis Diringkus Polisi Nyambi Curanmor Dibekuk

GRESIK,1minute.id – Keinginan Imam Syafii, 21, memiliki Yamaha Xivion berujung ke penjara. Loh kok bisa? Sebab, untuk mewujudkan hasratnya, pemuda asal Desa Singorojo, Kecamatan Mayung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah itu dengan cara melanggar hukum. Mencuri.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan, tersangka Imam Syafii mencuri sepeda motor Yamaha Xivion nomor polisi (nopol) S 4762 AAM. Motor itu milik Khoirul Anwar warga asal Desa Karangdinoyo, Kecamatan Sumberejo, Bojonegoro sedang di parkir di Kompleks Perumahan Alam Bukit Raya (ABR) Blok C, Desa Suci, Kecamatan Suci, Kabupaten Gresik. 

“Waktu motor korban di parkir di dekat kamling tidak di kunci stir,” terang AKBP Adhitya Panji Anom didampingi Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra dan Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan di Mapolres Gresik pada Selasa, 9 Mei 2023. Tersangka Imam Syafii menuntun sepeda itu sejauh 100 meter dari lokasi kejadian. 

Untuk menghidupkan mesin sepeda motor, tersangka Imam Syafii sempat meminjam obeng kepada sekitar. “Tersangka pura-pura kunci motor hilang,” imbuh mantan Kapolres Ponorogo itu. Nah saat tersangka Imam Syafii mencoba menghidupkan mesin motor , korban bernama Khoiruh Anwar memergokinya. Korban meminta tolong. 

“Tersangka berinisial IM (Imam Syafii,Red) pasal 363 KHUP dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara,” tegas AKBP Adhitya Panji Anom. 

Sementara itu, tersangka Imam Syafii mengaku dirinya bingung sewaktu membawa kabur motor curian hendak dilarikan kemana. Apalagi saat tempat kunci motor dirusak dengan menggunakan obeng tetap tidak bisa menyala.

“Saya baru pertama kali mencuri tapi apes sudah diamankan polisi,” ucap Imam Syafii yang sehari-hari berjualan arum manis keliling itu. (yad)

Penjual Arum Manis Diringkus Polisi Nyambi Curanmor Dibekuk Selengkapnya

Tersangka Pembunuh Anak Sehat Jasmani Rohani, 4 Hari Merenung Mencari Cara Mengirim Anak Ke Surga 

GRESIK,1minute.id – Sejumlah psikiater telah melakukan diagnosis emosional hingga perilaku  tersangka Qo’dad Af’alul Kirom alias Afan. Dalam pemeriksaan emosional hingga perilaku tersangka berusia 29 tahun yang keji menghabisi buah hatinya- sebut saja- Delima, 9, itu tidak mengalami gangguan kejiwaan. Afan sehat jasmani dan rohani. Tersangka Afan juga mengaku tidak menyesali perbuatannya. Pengakuan yang tidak bisa di nalar oleh akal sehat.

“Kondisi kejiwaan klien (Qo’dad Af’alul Kirom, Red) normal. Klien tidak mengalami gangguan kejiwaan,” kata Penasehat hukum (PH) tersangka Afan, Sulton Sulaiman dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu, 3 Mei 2023. Selain pemeriksaan psikiater swasta, tersangka Afan juga menjalani pemeriksaan psikologi di RS Bhayangkara Polda Jatim. “Saya masih menunggu hasil pemeriksaan psikiater dari RS Bhayangkara Polda Jatim,” katanya. 

Sulton mengaku ikut mendampingi tersangka Afan menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh  psikiater. Afan menjawab semua pertanyaan dengan lancar. Ia mengaku sempat tidak percaya perbuatan Afan yang sadis menghabisi anak semata wayangya-sebut saja Delima, 9 tahun dengan 24 tusuk menggunakan pisau dapur ketika sedang tidur di rumah kontrakkan di Dusun Plampang, Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik itu. Perbuatan Afan  tergolong sadis itu menjadi perhatian publik. 

“Klien secara sadar karena sangat kecewa dengan istrinya,” tegasnya. Di mata Afan, prilaku istrinya diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) telah membuat anaknya harus menanggung malu dan menjadi korban bullying teman-temannya. Afan mengaku tidak tega kepada Delima. “Selama 4 hari, klien tidak bisa tidur. Termenung mencari cara untuk mengirim anaknya ke surga,” imbuh Sulton. 

Seperti diberitakan, Qo’dad Af’alul Kirom alias Afan begitu dingin. Padahal lelaki 29 tahun itu baru saja menghabisi buah hatinya, sebut saja Delima, 9 tahun. Sebanyak 24 tusukan, tiga diantaranya bagian punggung hingga mengenai organ jantung putrinya. Namun, Afan seakan tidak menyesali perbuatannya. 

Pepatah Harimau saja tidak akan tega menerkam anaknya. Setelah menikam anaknya menggunakan pisau dapur dengan panjang 30 centimeter, Afan melarikan diri. Ia berencana pulang ke rumahnya di Manukan Kulon, Tandas, Surabaya. Namun, keluarga Afan menyarankan untuk menyerah diri ke Polsek Tandes, Surabaya. 

Sejumlah anggota Satreskrim Polres Gresik kemudian menjemput Afan di Mapolsek Tandes, Surabaya. “Ditemukan sebanyak 24 luka tusukan pada tubuh korban. Yakni semuanya di bagian punggung. Tiga di antaranya tembus bagian dada dan mengenai jantung. Menggunakan pisau dapur,” ujar Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra didampingi Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan di Mapolres Gresik pada Sabtu, 29 April 2023. (yad)

Tersangka Pembunuh Anak Sehat Jasmani Rohani, 4 Hari Merenung Mencari Cara Mengirim Anak Ke Surga  Selengkapnya

Peringatan Hari Buruh di Gresik Kondusif,  Aparat Kepolisian Kawal Buruh hingga Surabaya 

GRESIK,1minute.id – Peringatan Hari Buruh Internasional Gresik kondusif pada Senin, 1 Mei 2023. Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra memimpin langsung pengamanan dan pengawalan ribuan buruh menuju ke Grahadi Surabaya  

Dalam arahannya Waka Polres Kompol Erika Purwana Putra mengatakan berkenaan dengan Hari Buruh Internasional, personel Polres Gresik untuk stand by dan on call.  “Kita harus siap dalam setiap situasi, termasuk apabila ada panggilan mendadak, untuk itu personel Polres Gresik  stand by,” ujarnya di Mapolres Gresik pada Senin, 1 Mei 2023.

Mantan Kasat Lantas Polres Gresik itu menjelaskan selain itu, personel Polres Gresik untuk tetap laksanakan kegiatan rutin dalam memelihara keamanan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Polres Gresik juga mengawal  buruh yang akan melakukan unjuk rasa ke Surabaya.

“Ini bentuk pelayanan Polri kepada buruh untuk memastikan kelancaran dan keamanan berangkat ke Surabaya,” jelasnya. Ratusan  buruh turun jalan. Mereka berasal dari Sekretariat Bersama (Sekber) Serikat Pekerjaan/Serikat Buruh (SP/SB) Gresik sekitar pukul 12.00 WIB mulai konvoi menuju Kota Pahlawan, Surabaya untuk bergabung dengan buruh lainnya di Jawa Timur. Konvoi dengan kawalan aparat kepolisian itu melewati perbatasan Gresik – Surabaya. 

“Selama pemberangkatan berlangsung berjalan dengan aman dan tertib. Suasana kondusif. Karena gencarkan patroli dan monitor perkembangan di wilayah Hukum Polres Gresik,” pungkasnya. (yad)

Peringatan Hari Buruh di Gresik Kondusif,  Aparat Kepolisian Kawal Buruh hingga Surabaya  Selengkapnya