Gerbong Mutasi di Polres Gresik Bergerak, Kompol Abdul Rokib Jabat Kapolsek Kebomas 

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi, rotasi dan promosi di Kepolisian Resor Gresik kembali bergerak. Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom memimpin langsung serah terima jabatan (Sertijab) Perwira di halaman Mapolres Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu.

Sertijab itu merujuk pada Keputusan Kapolda Jatim Nomor : KEP/228/VI/2023 tanggal 16 Juni 2023 tentang Pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Jatim.

AKP Sujiran sebelumnya menjabat Penjabat sementara (PS) Kasat Binmas bergeser jabatan barunya, PS Kepala Bagian Perencanaan (Kabagren). Kursi ditinggalkan Sujiran ditempati Iptu Ali Fauzi sebelumnya KBO Satlantas Polres Gresik. 

Kemudian Kompol Made Jati Negara sebelum menjabat Kapolsek Kebomas menempati pos baru sebagai Kanit Wisata Polda Jatim. Posisi yang ditinggalkan Jati Negara diisi Kompol Abdul Rokib. Berikutnya, Kapolsek Bungah Kompol Sujito menempati jabatan baru sebagai Analisis SDM Polres Gresik, kursi yang ditinggalkan diisi oleh AKP Musihram sebelumnya Kapolsek Cerme.

Kapolsek Cerme baru dijabat oleh Iptu Andi Asworo. Dan, terakhir Iptu Hendrawan sebagai Ps. Kapolsek Duduksampeyan menempati posisi AKP Bambang Angkasa yang memasuki masa pensiun. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom  menyampaikan mutasi jabatan merupakan dinamika organisasi dalam rangka pengembangan karir, penyegaran atau promosi jabatan.

“Saya pribadi beserta seluruh keluarga besar Polres Gresik mengucapkan terimakasih yang setinggi tingginya kepada pejabat lama atas dedikasinya dalam tugas sehingga situasi Kamtibmas kondusif dan pejabat yang baru secepatnya menyesuaikan dan kenali toga dan tomas di wilayahnya serta karateristik masyarakat,” pesan AKBP Adhitya Panji Anom saat memimpin Sertijab pada Rabu, 12 Juli 2023.

Ia melanjutkan, tantangan saat ini cukup kompleks sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, penegak hukum serta pelindung, pengayoman dan pelayanan masyarakat, terutama menghadapi tahun politik 2024. “Tetep bersyukur, ikhlas, dalam bekerja, selau beriktiar dan bertawakal serta berdoa dalam menjalankan tugas,” imbuh Kapolres AKBP Adhitya Panji Anom. (yad)

Gerbong Mutasi di Polres Gresik Bergerak, Kompol Abdul Rokib Jabat Kapolsek Kebomas  Selengkapnya

Tradisi Siraman Berlanjut, 21 Personel Polres Gresik Naik Pangkat 

GRESIK,1minute.id –  Sebanyak 21 anggota Polres Gresik dan Satu Aparatur Sipil Negera (ASN) di Polres Gresik semringah. Pasalnya, mereka mengalami kenaikan pangkat satu strip di momen HUT ke-77 Bhayangkara ini.

Puluhan personel yang memperoleh kenaikan pangkat itu berbaris di halaman Mapolres Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas pada Rabu, 5 Juli 2023. Mereka bersiap untuk menerima pangkat yang baru dan ucapan selamat dari Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra serta para pejabat utama (PJU) lain.

Setelah menerima surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat mereka kemudian disemprot air dari mobil water canon. Sebagian lainnya, diguyur dengan air kembang, seperti prosesi siraman dalam pernikahan adat Jawa. Meski diguyur air mereka tetap semringah. Karena kenaikkan pangkat ini, otomatis membuat pundi-pundi pendapatan mereka juga terkerek naik.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Wakapolres Gresik Kompol Erika Purwana Putra mengajak semua personel bersyukur. “Saya mengucapkan selamat,” kata Kompol Erika Purwana Putra.  Kenaikan pangkat ini  sesuai Surat Kapolda Jatim Nomor : ST/975/VI/KEP/Tgl 27-06-2023 Tentang petunjuk pelaksanaan korps rapor kenaikan pangkat anggota Polri periode 1juli 2023 dan PNS 1 April 2023.

“Kenaikan pangkat adalah amanah serta anugerah yang patut di syukuri. Kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya merupakan suatu pencapaian, prestasi dan wujud penghargaan terhadap kemampuan personel baik dalam keseharian maupun dalam penugasan,” imbuh mantan Waka Polres Jombang itu.

Lebih lanjut mantan Kasat Lantas Polres itu, kenaikan pangkat juga merupakan apreasiasi dan kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan dan lembaga melalui penilaian yang cermat dan obyektif berdasarkan persyaratan yang telah ditentukan. “Semakin tingginya pangkat yang disandang, diharapkan saudara dapat menunjukan kematangan sikap dan kinerja yang lebih baik,” harap Erika.

“Saya mewakili Kapolres berserta segenap staf Polres Gresik mengucapkan selamat atas kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi kepada 21 anggota Polri dan 10 ASN Polres Gresik 1 Juli 2023,” imbuhnya.pp

“Semoga melalui kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi ini, dapat memberikan kedewasaan dan ketegasan bagi para personel untuk bersinergi dan membimbing junior serta anggotanya menuju polri yang prediktif, responsibilitas dan transformasi yang berkeadilan,” tutup Wakapolres

Sementara perwakilan personil yang naik pangkat Iptu Tita Puspita Agustina mengucapkan terimakasih atas kenaikan pangkat semoga kedepannya dengan bertambahnya pangkat menjadi pribadi yang baik. “Kenaikan pangkat tentunya dapat melaksanakan tugas semakin baik dan bertanggung jawab,” pungkasnya. (yad)

Tradisi Siraman Berlanjut, 21 Personel Polres Gresik Naik Pangkat  Selengkapnya

Anak Diacungi Clurit, Bapak Murka Hajar Tetangga Sampai Tewas 

GRESIK,1minute.id – Mujiono, 39, merengang nyawa di tangan Bonadi, 44, tetangganya di Desa Kesambenkulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik. Bagian kepala dan bibir korban berdarah-darah setelah dikepruk oleh tersangka Bonadi menggunakan kayu usuk jati ukuran 3 x 5 cm dan pajang 1 meter. 

Setelah dua hari menjalani perawatan di rumah sakit Mujiono meninggal. Bonadi pun meringkuk di hotel prodeo Polres Gresik. Ia dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan mengakibatkan mati. “Tersangka terancam hukuman  maksimal 7 tahun penjara,” kata Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra didampingi Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan pada Senin, 3 Juli 2023.

Menurut keterangan polisi, penganiayaan terhadap korban Mujiono yang dilakukan oleh tersangka Bonadi ini terjadi pada 21 Juni 2023 sekitar pukul 14.30 WIB. Lokasi berada di belakang rumah tersangka di Desa Kesambenkulon. Sejumlah warga setempat melihat korban Mujiono dikepruk dengan kayu jati oleh tersangka Bonadi. 

Kayu berukuran 3 x 5 cm dan pajang 1 meter mengenai bagian kepala dan wajah sehingga membuat korban Mujiono tersungkur. Dalam kondisi korban jatuh tertelungkup itu, tersangka menindih. Seorang warga bernama Budiono melerai dengan cara mendorong tubuh tersangka yang berada diatas tubuh tersangka. 

Setelah itu, korban Mujiono kabur meminta pertolongan kepada Eko, salah montir motor yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Melihat bagian kepala dan wajah korban Mujiono berdarah Eko membawa ke Puskesmas Kesambenkulon untuk mendapatkan perawatan. Sekitar pukul 19.00 WIB, kondisi kesehatan korban semakin drop kemudian di rujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik.  ‘Selama dua hari korban di rawat ke rumah sakit,” ujar polisi. 

Akan tetapi, tuhan berkehendak lain. Korban Mujiono dikabarkan meninggal pada Jumat, 23 Juni 2023 sekitar pukul 07.00 WIB. “Farid, salah satu perangkat desa yang kali pertama mendapat kabar korban meninggal,” jelasnya. 

Kabar Mujiono meninggal setelah dianiaya oleh Bonadi cepat menyebar hingga ke telinga polisi. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan saksi-saksi dan oleh tempat kejadian perkara dan menyita sejumlah barang bukti, polisi kemudian mengamankan dan menetapkan Bonadi sebagai tersangka. Bonadi langsung di tahan. 

Tersangka Bonadi berdalih murka karena anaknya, bernama Yudan diancam oleh korban Mujiono. “Anak saya diacungi celurit oleh korban,” kata Bonadi di Polres Gresik. Nasi sudah menjadi bubur, karena Bonadi tidak menahan emosi akhirnya meringkuk di rumah tahanan (rutan) Polres Gresik karena perbuatannya. (yad)

Anak Diacungi Clurit, Bapak Murka Hajar Tetangga Sampai Tewas  Selengkapnya

Polres Gresik Ringkus Ayah Bejat Cabuli Anak Tiri 5 Kali

GRESIK,1minute.id – Usia Delima (samaran) masih 13 tahun. Namun, bocah kelas VI Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu harus menanggung beban psikologis yang berat. Delima menjadi korban pencabulan. 

Yang bikin ngelus dada, pelaku adalah ayah tiri, yang seharusnya menjadi pelindung anak, malah “menerkam” anaknya. Pelaku bernama Khoirul Umam. Lelaki 29 tahun ini tinggal di Kecamatan Sidayu. Polisi bertindak cepat. Sejumlah anggota dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik menangkap Khoirul Umam di Desa Lewolaga, Kecamatan Titahena, Kabupaten Flores Timur, NTT.

Penangkapan tersangka cabut itu dipimpin oleh Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ipda Hepi Muslih Riza bersama tim Reskrim Polres Flores Timur NTT. ” Tersangka kami tahan,” tegas Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra di Mapolres Gresik pada Senin, 3 Juli 2023.

Kompol Erika didampingi Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan melanjutkan, selain mengamankan tersangka, p0juga menyita barang bukti milik korban Delima berupa sepotong baju warna merah dan celana panjang jenis leging warna hitam.

“Penyidik menjerat tersangka dengan pasal berlapis, yakni Pasal 82 UURI No 17 tahun 2016 tentang penetapan perpu No 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang –Undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” jelas mantan Waka Polres Jombang itu.

Menurut keterangan polisi, pencabulan yang dilakukan oleh tersangka Khoirul Umam kepada anak tirinya, Delima terungkap pada Rabu, 14 Juni 2023. Hari itu, sekitar 20.00 WIB. Nur Imam menyambangi rumah anak kandungnya, Delima di Kecamatan Sidayu. Saat itu, Nur Imam mendapatkan cerita Delima yang membuat nafas sesak seketika. Delima mengaku tubuhnya digeranyangi oleh ayah tirinya, Khoirul Umam sebanyak lima kali. 

“Pencabulan dilakukan ketika semua tidur,” terang polisi. Sekali, dua kali korban pasrah. Namun, tersangka Khoirul Umam semakin ketagihan membuat psikologis Delima terguncang. Delima semula diam karena diancam oleh ayah tirinya. Akan tetapi, seperti kata pepata, sepandai-pandai menyembunyikan bangkai pasti akan tercium bau busuk.

Pada saat, Nur Imam datang, Delima langsung menceritakan kejadian pahit tersebut kepada ayah kandungnya. “Ayah korban kemudian melaporkan ke kami (Polres Gresik),” kata polisi.  Rupanya, Khoirul Umam mendengar perbuatan laknatnya kepada Delima terbongkar sehingga melarikan diri ke Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Polisi bergerak dan meringkus Khoirul Umam.. (yad)

Polres Gresik Ringkus Ayah Bejat Cabuli Anak Tiri 5 Kali Selengkapnya

Polres Gresik Peduli, Rujuk Saeni, Kakek 74 Tahun Dirujuk RSUD Ibnu Sina Gresik 

GRESIK,1minute.id–  Tubuh Saerni terlihat kurus. Sesekali tubuh kakek 74 tahun itu berguncang ketika batuk. Saeni diduga mengidap penyakit paru-paru. Sudah lebih dari setengah tahun ini, kakek Saeni hanya bisa berbaring diatas tempat tidur dari kapuk.

Tidur di rumah sederhana di Desa Tanjungwidoro, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Dinding rumah ayah delapan anak, dua diantaranya meninggal itu belum diplester semen, sehingga terlihat batu bata putihnya itu. Selama ini, Saeni berobat menggunakan kartu Indonesia Sehat (KIS).

Namun, jarak rumah Saeni di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah dengan rumah sakit umum daerah (RSUD) Ibnu Sina Gresik sekitar 27 kilometer sehingga kesulitan berobat. Kabar Saeni sedang berbaring di rumah sederhana itu, terdengar oleh Iptu Sugioto. Kepala Seksi Dokkes Polres Gresik itu bergegas menuju rumah Saeni.

Ia membawa peralatan medis sederhana itu memeriksa kesehatan Saeni. Iptu Sugioto, adalah dokter andalan di Polres Gresik. Ia beberapa kali terlihat terjun langsung untuk memberikan pemeriksaan kesehatan kepada warga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 
Antara lain, Mbah Siti, 82 tahun dan adiknya, Mbah Simah, 80 tahun. Mereka tinggal di Dusun Karangploso, Desa Klampok, Kecamatan Benjeng pada Juli 2020 lalu. Dua bersaudara ini  yang sama-sama mengalami kebutaan karena faktor usia.

RUJUK PASIEN : Tim Urs Dokkes Polres Gresik ketika mengevakuasi Saeni, 74, warga Desa Tanjungwidoro, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik untuk perawatan ke RSUD Ibnu Sina Gresik pada Sabtu, 1 Juli 2023 ( Foto: Polres Gresik for 1minute.id)

“Setelah kita lakukan pemeriksaan awal di kediamannya, yang bersangkutan perlu tindakan medis lebih lanjut. Kondisi Perlu infus dan lain-lain mengembalikan kondisi Saeni lebih baik,” ucap Kasi Dokkes Polres Gresik Iptu Sugioto pada Sabtu, 1 Juli 2023. 

Bersama anggota Polres Gresik langsung mengevakuasi Kakek Saeni dari dalam kamar menuju mobil ambulans menuju RSUD Ibnu Sina Gresik.

Keluarga kakek Saeni, Muhammad Lipin, 42, mengucapkan banyak terima kasih atas kepedulian Polres Gresik. “Terimakasih kepada bapak Kapolres atas bantuannya kepada bapak saya Saeni. Atas partisipasinya, Polres Gresik datang ke rumah saya membantu bapak Saeni,” tuturnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mendoakan agar kakek Saeni segera sembuh. Sehat seperti sediakala usai mendapatkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

“Selama ini kakek Saeni mengalami sakit dan dalam momen Hari Bhayangkara yang ke-77 ini, sehingga saya selaku Kapolres berkoordinasi dengan Dokkes Polres Gresik, Bhabinkamtibmas, dan perangkat desa untuk memberikan bantuan berupa paket sembako dan merujuk kakek Saeni ke rumah sakit,” ucap Kapolres. (yad)

Polres Gresik Peduli, Rujuk Saeni, Kakek 74 Tahun Dirujuk RSUD Ibnu Sina Gresik  Selengkapnya

Polres Gresik Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Pesisir Kelurahan Lumpur 

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar kegiatan pengobatan gatis dan vaksinasi massal di Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Senin, 26 Juni 2023. Bakti sosial (baksos) rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-77. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra menyampaikan bahwa kegiatan dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu mendapatkan pengobatan gratis dapat dirasakan oleh masyarakat

“Bakti kesehatan pengobatan gratis dan vaksinasi massal ini merupakan bentuk kepedulian polri kepada masyarakat,” ujar Kompol Erika.

Diharapkan dengan dilaksanakanya kegiatan ini dapat bermanfaat untuk masyarakat, mampu membangun kemitraan, kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat.

“Selama kegiatan berlangsung warga mendapat pelayanan berupa pemeriksaan tensi darah, pemeriksaan GDA, pemeriksaan kolesterol, pemeriksaan Asam urat, pemeriksaan Gula darah dan pemberian obat setelah konsultasi dengan dokter,” tutur mantan Waka Polres Jombang itu. Selain pengobatan gratis, pihaknya juga melaksanakan bakti sosial dengan membantu sembako secara simbolis kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sementara Kasi Dokkes Iptu Sugioto menjelaskan, tercatat 100 warga yang secara antusias mengikuti pengobatan gratis di wilayah pesisir Gresik ini. (yad)

Polres Gresik Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Pesisir Kelurahan Lumpur  Selengkapnya

Penumpang Ngajak Ngopi, Mobil Digondol Maling, Untung Tim Satlantas Polres Gresik Sigap 

GRESIK,1minute.id – Ali Efenddi semringah. Sebab, polisi lalu lintas (Polantas) Polres Gresik menemukan mobil Toyota Calya miliknya yang dilaporkan hilang. Ali mengaku mobil kelir silver dengan nomor polisi (nopol) W 1808 CJ itu raib ketika di parkir di selatan Terminal Bunder Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme pada Minggu, 11 Juni 2023.

“Mobil milik Ali Efenddi itu kami temukan di Jalan Kapt. Darmo Sugondo, Kebomas. Kurang dari 1 jam pascakorban melapor kehilangan,” kata Kasat Lantas Polres Gresik AKP Agung Fitransyah. 

Menurut keterangan polisi, Minggu, 11 Juni 2023 sekitar pukul 06.50 WIB korban Ali Efenddi laporan kehilangan mobil Toyota Calya warna Silver nopol W 1808 CJ. Pagi itu, korban Ali Efenddi mendapatkan order di Terminal Bunder tujuan Terminal Bungurasih, Sidoarjo. Seorang penumpang laki-laki. Ketika mobil baru berjalan 1 kilometer, penumpang -belum diketahui identitasnya-meminta Ali Efenddi untuk mampir ngopi salah satu warung kopi di selatan terminal Bunder atau Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme. 

Ali Efenddi menghentikan mobilnya.Ia bersama penumpang turun. Ali Efenddi tidak mematikan mesin mobil karena sebentar. Belum sempat korban bersama penumpang itu nyeruput kopi tiba-tiba mobil dibawa kabur orang. Korban teriak. Tapi, pencuri itu memacu kendaraan semakin kencang. Ali Efenddi melaporkan ke Satlantas Polres Gresik. Ia lalu dijemput anggota Satlantas dengan mobil patroli untuk mencari mobilnya. 

Polisi melalui handytalky (HT) untuk melakukan penggali jalan alias penutupan akses perbatasan Gresik-Surabaya; Gresik-Lamongan dan Gresik-Sidoarjo. Kesigapan anggota tim piket malam itu membuahkan hasil. Mobil Toyota Calya milik korban ditemukan di Jalan Raya Kapt Darmosugondo, Kecamatan Kebomas, Gresik kearah simpang empat Barata Indonesia. Tapi, pelaku kabur.

“Alhamdulilah mobil sudah ditemukan, terimakasih Satlantas Polres Gresik,” tutur Ali kepada petugas Satlantas Polres Gresik. Ali Effendi pun bisa tersenyum lagi. Ia pun bisa nyeruput kopi pagi dengan nyaman. (yad)

Penumpang Ngajak Ngopi, Mobil Digondol Maling, Untung Tim Satlantas Polres Gresik Sigap  Selengkapnya

Jumat Curhat, Kapolda Jatim Pilih Datangi Rumah Warga, Ini Keluhannya

GRESIK,1minute.id – Jumat Curhat di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik terasa istimewa. Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto yang turun kebawah (turban) mendatangi sejumlah rumah di desa yang dipimpin oleh Fatkhur Rahman itu.

Rumah Sarbiah, 56 ; dan Awiyah 50, diantaranya. Jenderal dua bintang itu duduk di tikar plastik. Jenderal Toni terlihat serius mendengarkan curahan hati mereka. Irjen Toni yang didampingi para pejabat utama (PJU) Polda Jatim serta Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom terlihat menganggukkan kepala. Seakan sudah memahami keluh kesah warga desa tersebut.

Sarbiah, misalnya. Kesehatan perempuan 56 tahun terus menurun. Kerap sakit-sakitan.  Ia pun mengaku belum memiliki kartu badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS) Kesehatan. “Mohon kiranya dibantu pak,” ucap Sarbiah. 

Awiyah, lain lagi.  Perempuan 50 tahun mengaku kerap disambati kesulitan warga ketika hendak berobat ke puskesmas atau rumah sakit. Ia menginginkan ada mobil ambulans yang belum ada di desanya. “Apa boleh minta bantuan Bhabinkamtibmas mobil ambulan,” kata Awiyah.

Menanggapi curhatan dua warga Sukorejo itu, 

Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto menyampaikan masyarakat dapat menghubungi call center atau bisa menyampaikan ke Bhabinkamtibmas maupun Babinsa untuk membantu menghubungi petugas kesehatan. 

“Tadi disampaikan BPJS kesulitan, dalam hal kesehatan sarana kendaraan (ambulans) bisa ke rumah sakit. Kita mendengar dan menindaklanjuti diharapkan menjadi solusi. Tentu ada korelasinya,” tuturnya. 

Kapolres AKBP Adhitya Panji Anom menambahkan pihaknya menyediakan ambulans bisa melalui Bhabinkamtibmas dan disampaikan ke Dokkes. “Tadi beberapa warga menyampaikan dan memfasilitasi warga yang belum memiliki BPJS nanti akan didaftarkan, difasilitasi. Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa di desa sudah sangat diapresiasi masyarakat. Masukan terkait kendaraan ambulan jika butuh ambulan Polres punya ambulans, tinggal koordinasi dengan Bhabinkantibmas bantuan rumah sakit terdekat,” pungkasnya. (yad)

Jumat Curhat, Kapolda Jatim Pilih Datangi Rumah Warga, Ini Keluhannya Selengkapnya

Kapolres Gresik: Baksos Bentuk Kepedulian dan Kebersamaan Polri dengan  Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Puluhan anggota Samapta Polres Gresik membersihkan area wisata religi Sunan Giri pada Kamis, 8 Juni 2023. Mulai area parkir, makam hingga masjid Sunan Giri. Bakti sosial peduli lingkungan ini rangkaian HUT ke-77 Bhayangkara yang diperingati setiap 1 Juli itu.

Selain membersihkan makam religi wali sanga itu, baksos ini menjadi ajang silaturahmi dengan warga sekitar wisata religi di Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu.

“Bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan Polri, sebagai bagian dari komponen masyarakat yang juga memiliki tanggung jawab terhadap kebersihan, kerapian, dan kenyamanan tempat ibadah,” ujar Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom pada Kamis, 8 Juni 2023.

Kegiatan bakti sosial yang dipimpin Kasat Samapta AKP Sugeng Sulistiyono diharapkan bisa meningkatkan ikatan tali silaturahmi antara Kepolisian dengan para tokoh agama dan juga masyarakat.

“Rangkaian kegiatan Bakti Sosial kemasyarakatan dan bermanfaat bagi masyarakat sesuai program Kapolri untuk lebih mendekatkan personil Polri dengan masyarakatnya, Alhamdullillah kegiatan berjalan aman dan lancar,” tandas AKBP Adhitya Panji Anom itu. (yad)

Kapolres Gresik: Baksos Bentuk Kepedulian dan Kebersamaan Polri dengan  Masyarakat Selengkapnya

Alap-alap Gawai dan Motor Disergap Tim Reskrim Polsek Manyar dan Polsekta Wonocolo di Suramadu 

GRESIK,1minute.id – Sahid, tersangka pencurian sepeda motor dan gawai diringkus aparat gabungan Polsek Manyar, Gresik dan Polsek Wonocolo, Surabaya. Pemuda 30 tahun asal Desa Balung, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan itu disergap di jembatan Suramadu pada Jumat malam, 2 Juni 2023.

Selain menangkap tersangka alap-alap gawai dan motor,  aparat menyita sejumlah barang bukti. Antara lain, satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam nopol L  4698  D, tiga  unit smarphone merek Real Me warna biru, Vivo warna biru muda dan Samsung warna Gold. 

Menurut Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno, pada Kamis, 1 Juni 2023 korban Sugeng Widodo, 44, warga Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah baru pulang kerja. Sugeng yang kecapekan langsung tidur di kamar kosnya di Jl Satelit X, Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Gawai Realme 5 tergelatak di kamar kos. 

Keesokan harinya, Jumat, 2 Juni 2023 sekitar pukul 05.00 WIB, korban Sugeng Widodo bangun. Ia celingukan mencari gawainya. Tapi, smarphone itu tidak ada. Sugeng mencoba menelepon menggunakan smarphone milik Suprapto, teman satu kos. Handphone tidak aktif. Korban Sugeng kemudian melaporkan ke Polsek Manyar. Tidak lebih 20 jam atau sekitar pukul 21.00 WIB polisi menangkap Sahid di jembatan Suramadu Surabaya. Penangkapan dilakukan bersama dengan Unit Reskrim Polsek Wonocolo, Polrestabes Surabaya.

“Pelaku berusaha kabur ke arah Wilayah Madura dengan membawa barang hasil kejahatan sebuah sepeda motor Vario warna hitam dan HP sebanyak tiga Unit , untuk kepentingan penyidikan pelaku beserta barang bukti diamankan di Polsek Manyar guna dilakukan proses Penyelidikan lebih lanjut,” kata AKP Windu Priyo Prayitno. Tersangka diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun, sesuai dengan Pasal 363 KUHP ayat 1 ke 3. (yad)

Alap-alap Gawai dan Motor Disergap Tim Reskrim Polsek Manyar dan Polsekta Wonocolo di Suramadu  Selengkapnya