AKBP Adhitya Panji Anom Jabat Kapolres Gresik

GRESIK,1minute.id – Tongkat Komando Kepala Kepolisian Resor Gresik berganti dari AKBP Mochamad Nur Azis kepada AKBP Adhitya Panji Anom. Serah terima jabatan (Sertijab) Giri-1, sebutan, Kapolres Gresik dipusatkan di Polda Jatim pada Kamis, 19 Januari 2023.

Mutasi jabatan yang tertuang  pada  ST/2776/XII/KEP./2022 tertanggal 23 Desember  2022 itu, Nur Azis menempati jabatan baru sebagai Waka Polrestabes Surabaya. Sedangkan, Adhitya sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Blitar. Sertijab dipimpin oleh Kapolda Jatim Irjen Toni Harmanto. 

Nur Azis, alumnus Akpol 2002 itu menjabat sebagai Kapolres Gresik sejak September 2021. Saat itu, pandemi Covid-19 mulai mereda. Ia menggantikan posisi AKBP Arief Fitrianto. Selama kurang lebih 16 bulan menjabat sejumlah perkara besar yang menjadi perhatian warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik bisa dituntaskan. 

Antara lain, kasus dugaan penistaan agama perkawinan manusia dengan seekor kambing yang melibatkan 4 tersangka, salah satunya oknum anggota DPRD Gresik bernama Nur Hudi Didin Ariyanto. Kasus dugaan penistaan agama kali pertama ini masih proses sidang di PN Gresik.

Kemudian, pembunuhan istri siri di Benjeng. Jasad dibungkus dalam tas kemudian di buang di semak-semak di Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng. Tersangka bernama Hendra Setiawan, 43, pada September 2022. Perkara ini menunggu proses sidang di Pengadilan Negeri Gresik. 

Berikut, dugaan penganiayaan oknum kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Manyar kepada 15 siswi, beberapa diantaranya sampai pingsan. Polisi menangkap oknum guru berinisial AN pada Januari 2023. Perkara kekerasan terhadap anak ini masih proses penyidikan dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik.

Terakhir adalah, kasus dukun pengganda uang dengan tersangka bernama Yanto alias Abah Yanto, 43. Untuk meyakinkan para korban, Abah Yanto menggunakan media jenglot, pusaka, dupa, hingga darah manusia untuk ritual. Lima orang korban terpedaya setelah di suwuk oleh Abah Yanto. Tersangka meraup uang dari para korban mencapai ratusan juta rupiah. Perkara ini masih proses penyidikan di Satreskrim Polres Gresik. 

Dua perkara terakhir itu menjadi pekerjaan rumah bagi AKBP Adhitya untuk menuntaskan hingga proses ke Pengadilan Negeri Gresik. 

“Saya mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan dalam menjalankan tugas Kapolres Gresik selama ini, sebagai manusia saya beserta keluarga Mohon diri dan minta maaf atas segala kesalahan,” ujar AKBP Nur Azis. 

Sementara itu Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mohon doa dan kerjasama dalam memimpin Polres Gresik kedepan. “Mohon doa semua pihak dan kerjasamanya dalam memimpin Polres Gresik kedepannya,” ucapnya. (yad)

AKBP Adhitya Panji Anom Jabat Kapolres Gresik Selengkapnya

Tren Kasus Kekerasan Anak di Gresik Meningkat, Polres Gresik Luncurkan Program Sapo Salah

GRESIK,1minute.id – Kasus kekerasan terhadap anak di wilayah hukum Polres Gresik masih tergolong tinggi. Angkanya masih dua digit. Data Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik mencatat ada 32 kasus selama Januari-Desember 2022.

Kekerasan kepada anak itu meliputi kekerasan fisik dan kekerasan seksual. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan 2021. Bagai fenomena gunung es, jumlah kekerasan kepada anak diperkirakan lebih besar lagi karena tidak semua perkara itu terungkap dipermukaan.

Kondisi tersebut membuat miris dan memprihatinkan. Untuk mencegah kekerasan terhadap anak itu, polisi melakukan blusukan ke sekolah-sekolah. Program blusukan bertujuan memberikan pembinaan dan penyuluhan tentang pelecehan seksual dan pencabulan secara verbal maupun fisik di sekolah diberi label Sapo Salah alias Satu Polisi Satu Sekolah. 

Program Sapo Salah ini, kali pertama menyasar siswa SMA Semen Gresik pada Senin, 16 Januari 2023. Sebanyak 130 siswa hadir dalam kegiatan yang mendatangkan dua narasumber yakni Kanit Binmas Polsek Kebomas Iptu Sri Maryani dan Aiptu Jemi N.S. pada kesempatan itu, Iptu Sri Maryani menyatakan, bahwa program Sapo Salah (Satu Polisi Satu Sekolah) untuk memberikan  pembinaan dan penyuluhan terkait maraknya kasus pelecehan seksual secara verbal maupun fisik. 

Tujuannya, kata Yani-panggilan-Iptu Sri Maryani, untuk membina serta mendidik para pelajar agar paham dan mengerti terkait tindakan kejahatan tersebut yang ada di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Bagi pelaku tindak kekerasan, kata Yani, bisa  berakibat berhadapan hukum. Sedangkan, bagi korban, imbuhnya, dampak tindak kejahatan pelecehan Seksual dan pencabulan di lingkungan sekolah akan merasa selalu tidak aman. “Korban merasa ketakutan dan trauma,” ujar Yani.  Pihaknya, dalam upaya pencegahan itu menyediakan layanan laporan dan pendampingan bagi korban serta dukungan sosial.

Untuk diketahui, dunia pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sedang menjadi sorotan masyarakat. Penyebabnya, dugaan kekerasan yang dilakukan oleh oknum kepala salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Tersangka berinisial AN ini menganiaya 15 siswinya. Penganiayaan di bagian belakang kepala itu membuat sejumlah siswa pingsan. 

Penyebab dugaan penganiayaan dilakukan oknum guru itu sepele. Siswa membeli makanan di luar kantin sekolah. Kini, oknum kepala sekolah itu harus meringkuk di rumah tahanan (rutan) Polres Gresik. Ia juga telah dipecat dari sekolah. (yad)

Tren Kasus Kekerasan Anak di Gresik Meningkat, Polres Gresik Luncurkan Program Sapo Salah Selengkapnya

Dukun Palsu Pengganda Uang Gunakan Jenglot dan Darah Manusia Nyuwuk Korban 

GRESIK,1minute.id – Dukun penggandaan uang berinisial MY, 43, hanya bisa duduk diatas kursi roda. Lelaki yang dikenal dengan panggilan Abah Yanto itu terus merunduk ketika polisi mengekspose perkara tersebut kepada wartawan di Mapolres Gresik pada Senin, 16 Januari 2023.

Yanto ditangkap Satreskrim Polres Gresik di rumah kontrakannya di Perumahan Grand Verona Regency Bunder, Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu di jerat dengan Pasal 378 KUHP perkait penipuan dengan ancaman hukuman paling lama empat tahun.

Untuk meyakinkan para korban, Abah Yanto menggunakan media jenglot, pusaka, dupa, hingga darah manusia untuk ritual. Lima orang korban terpedaya setelah di suwuk oleh Abah Yanto. 

Kapolres Gresik AKBP Mohammad Nur Azis mengatakan kasus dukun pengganda uang ini terbongkar berawal dari laporan seorang korban berinisial MD warga Desa Kawisanyar, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Antara Juli sampai Agustus 2022 korban menyerahkan uang Rp 65 juta dn Rp 500 juta. 

Abah Yanto menjanjikan kepada korban sebesar Rp 3,9 miliar. Korban MD berbinar. Ia membayangkan bisa menjadi miliader. Namun, pada September 2022 korban MD hanya mendapatkan uang Rp 170 juta. Sedangkan modal yang di setor Rp 565 juta artinya masih kurang Rp 395 juta. Berulangkali korban menagih akan tetapi Abah Yanto terus menghindar sehingga MD melapor ke Polres Gresik awal Januari 2023. Belakangan, korban terus bertambah menjadi lima orang. 

“Modus tersangka menjanjikan kepada 5 korban akan mendapatkan hasil dari penggandaan uang. Semua korbannya dari Gresik,” ujar AKBP Mohammad Nur Azis didampingi Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdan di Mapolres Gresik pada Senin,  16 Januari 2023. 

Ditambahkan Azis, tersangka MY mengakui perbuatanya telah melakukan penggandaan uang palsu (uang mainan) yang didapatnya dari membeli di jual beli online. Sedangkan, darah manusia yang digunakan untuk nyuwuk, Abah Yanto mengaku membeli dari tersangka berinisial MI, 46, warga Desa Pangkah Kulon, Kecamatan Ujung Pangkah, Kecamatan Gresik. 

Darah tersebut diteteskan ke jenglot untuk menipu para korbannya saat ritual penggandaan uang. “Uang palsu tersebut kemudian dikasihkan kepada korbanya. Tersangka MY kami jerat pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman paling lama empat tahun,” jelas alumnus Akpol 2002 itu.

Berdasarkan pengakuan tersangka Yanto, polisi mengembangkan penyidikan dan menangkap MI, penyuplai darah manusia sebanyak 23 kantong darah (ampul) berlogo PMI (Palang Merah Indonesia) kepada tersangka Yanto. 

“Diketahui darah tersebut sudah kadaluarsa. Tersangka MI, kami jerat Pasal 195 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,”ucapnya. 

Untuk diketahui jajaran Satreskrim Polres Gresik melakukan penggerebekan sebuah rumah di Perumahan Grand Verona Regency Bunder, Desa Dahanejo, Kecamatan Kebomas yang diduga dijadikan tempat praktik Dukun palsu pengganda uang.

Dari lokasi, polisi mengamankan pelaku serta barang bukti dua bal uang mainan pecahan Rp 100.000 dan dua kardus air mineral berisi uang mainan pecahan Rp 50.000, satu blangkon, 7 dupa, satu kotak kayu berisi jengglot, satu kotak berisi patung bayi dari kuningan, dua kotak berwarna hitam berisi patung dewi kwan in dan 23 kantong (ampul) golongan darah O dan O+. (yad)

Dukun Palsu Pengganda Uang Gunakan Jenglot dan Darah Manusia Nyuwuk Korban  Selengkapnya

Kompol Kadek Jabat Waka Polres Gresik 

GRESIK,1minute.id – Gerbong rotasi, mutasi dan promosi di Polres Gresik kembali bergerak. Sebanyak dua pejabat utama (PJU) dan dua Kapolsek berganti pimpinan. Untuk jabatan Waka Polres dari pejabat lama, Kompol Galang Ari Saputra digantikan Kompol Kadek Oka Saputra, sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ops Polresta Sidoarjo.

Sedangkan, Kompol Ari Galang Saputra, bertugas di tempat yang baru sebagai Kasat Lantas Polresta Malang. Untuk Kabag SDM, dijabat oleh Kompol Dedik, sebelumnya bertugas di Mapolda Jatim.

Selanjutnya, Ps Kapolsek Benjeng di jabat oleh Iptu Alimin Tunggal dan Ps Kapolsek Panceng dijabat oleh Iptu Nasukha. Serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis di Aula Wicaksana Laghawa Polres Gresik pada Kamis, 5 Januari 2023.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis  meminta kepada pejabat yang baru segera menyesuaikan.”Selamat datang pak Waka, Kabag SDM, Kapolsek Benjeng, Kapolsek Panceng, dan selamat pak Ari Galang, sebagai Kasat Lantas Polresta Malang. Sebagai pemimpin, bagaimana menjadi komandan, kapan rekan, kapan sebagai kepala keluarga, bagaimana jadi penyelesaian masalah,” ucap AKBP Nur Azis didampingi didampingi Ketua Cabang Bhayangkari Gresik Lina Azis dalam acara lepas sambut usai sertijab di Mapolres Gresik pada Kamis, 5 Januari 2023.

Kompol Ari Galang menjabat sebagai Waka Polres Gresik selama 9 bulan. Ia mengaku sangat terkesan selama bertugas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

“Selama sembilan bulan bertugas di gresik, terimakasih pak Kapolres sudah membimbing kami, mohon doa, baik PJU, Kapolsek dan anggota Polres Gresik, merupakan kehormatan sudah bisa mendampingi pak Kapolres yang juga pindah tugas di Polrestabes, banyak yang terlupakan tetapi semua baik, mohon doa dari kami, semoga sehat dan bahagia,”kata Kompol Ari Galang.

Sementara itu, Waka Polres Gresik yang Baru, Kompol Kadek menyampaikan rasa terimakasih sudah menerima kami, mohon bimbingan. “Mohon dukungan dalam menjalankan tugas kedepan sehingga bisa berjalan dengan baik di Polres Gresik,” ujar Kompol Kadek. (yad)

Kompol Kadek Jabat Waka Polres Gresik  Selengkapnya

Polres Gresik Ringkus Eks Helper yang Bobol Gudang Gasak 3 Set Cool Storage

GRESIK,1minute.id – Gudang PT GSP di kawasan pergudangan di Desa Sekarkurung Kecamatan Kebomas,  Kabupaten Gresik diobok-obok kawanan maling. Pelaku mengasak tiga set cool storage (mesin pendingin gudang/ evaporato). Kerugian Ditaksir mencapai Rp 454 juta. Aksi pembobolan gudang tersebut terjadi pada Jumat, 23 Desember 2022.

Polisi menciduk tiga orang tersangka Hidayat Taufiq, 35, warga Desa Denanyar, Kecamatan/Kabupaten Jombang. Kemudian, dua tersangka asal Kabupaten Gresik. Dua tersangka itu Suyanto, 48, warga Kel. Lumpur, Kecamatan Gresik dan Satrio, 24, warga Desa/Kecamatan Bungah.

Informasi yang dihimpun Kamis, 22 Desember 2022 tiga terduga pelaku pembobolan gudang masuk kawasan Pergudangan di Jalan Pergudangan akses Kebomas Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Ketiga pelaku belakangan diketahui bernama Moh Hidayat, Suyanto, dan Satrio menuju gudang Blok Blok F 30 – F 31 Desa Sekarkurung Kecamatan Kebomas.

Mereka sudah menggambar kondisi gudang tersebut sebelumnya. Sebab,  ketiga pelaku adalah eks pekerja di Kompleks Pergudangan tersebut. Mereka mengambil tiga set cool storage (mesin pendingin gudang/ evaporato). Ditaksir mencapai Rp 454 juta. Sehari kemudian, dua dari tiga pelaku, yakni Taufiq Hidayat dan Suyanto kembali ke gudang. Sedangkan, Satrio absen karena mendapat orderan driver pikap.

Namun, hari kedua itu, pada Jumat, 23 Desember 2022 kedua pelaku tidak mendapatkan barang incarannya. Sebab, petugas kontrol gudang memergokinya eks helper perusahaan yang sedang melakukan aktifitas memotong mesin pendinging cool storage ( Evaporator) dengan menggunakan alat Las Listrik. Saat itu, sekitar pukul 13.35 WIB. 

Pelapor kemudian menghubungi sekuriti gudang dan meneruskan ke Polsek Kebomas. Kedua pelaku Taufiq Hidayat dan Suyanto pun diringkus. Mereka kemudian dibawa ke Mapolsek Kebomas. Dalam pemeriksaan, Taufiq Hidayat dan Suyanto “menyanyi” kepada penyidik pencurian dilakukan tiga orang. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap Satrio di Bungah. 

Berdasarkan hasil inventarisir barang dalam gudang dan didapati barang-barang berupa 4 unit mesin Evaporator, 4 unit kondensor, lantai rak besi (6 Meter), pipa tembaga (20 meter),  telah hilang. 

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis membenarkan kejadian pembobolan gudang tersebut. “Sebanyak tiga tersangka kami ringkus dan dijerat dengan Pasal 363 Ayat 1 (4) KUHPidana,” tegas Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis pada Senin, 2 Januari 2023.

Nur Azis melanjutkan pencurian yang dilakukan ketiga pelaku terjadi pada Kamis, 22 Desember 2022 sekitar pukul 17.00 WIB. “Pelapor selaku karyawan PT GPS dan penanggung jawab gudang datang ke lokasi gudang dengan tujuan kontrol kondisi gudang. Mendapati banyak barang-barang berupa waring dan bak milik Perusahaan yang tidak ada,” jelas alumnus Akpol 2002 itu. Ketiga orang pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka. “Mereka kami tahan,” tegasnya. (yad)

Polres Gresik Ringkus Eks Helper yang Bobol Gudang Gasak 3 Set Cool Storage Selengkapnya

Aparat Hadir Ditengah Warga, Tahun Baru Aman dan Kondusif 

GRESIK,1minute.id – Pergantian Tahun di Kota Santri-sebutan lain Kabupaten Gresik berlangsung aman dan kondusif. Dalam pengamanan tahun baru ini, Polres Gresik menyiagakan 600 personil. 

“Alhamdulillah berkat kerja sama semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat, sampai berakhirnya pergantian Tahun 2023, situasi kamtibmas di Kabupaten Gresik aman terkendali, tutup,”  kata Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis pada Minggu, 1 Januari 2023.

Patroli keamanan dilakukan oleh forkopimda di sejumlah titik keramaian. Mulai Gelora Joko Samudro (G-JOS) di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas ; Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik ; Alun-alun Kota Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. Dan, destinasi anyar yakni Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik. 

AKBP Nur Azis memimpin langsung patroli keamanan itu bersama Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi, Asisten Setkab Gresik Suyono ke sejumlah tempat keramaian itu.  Pencabutan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tempat favorit di perkotaan itu ramai warga. Nur Azis yang alumnus Akpol 2002 menyempatkan berdialog bersama warga yang ditemuinya.

Menurut Nur Azis, bahwa keamanan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas. “Petugas harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat merayakan malam tahun baru 2023,” katanya.

Sebelumnya, Nur Azis memimpin apel Gelar Pasukan Pengamanan Tahun Baru di halaman Kantor Bupati Gresik pada Sabtu sore, 31 Desember 2022. Dalam apel itu, perwira dengan melati di pundak itu meminta petugas juga harus hadir di titik rawan gangguan keamanan sebagai bentuk pencegahan.Selain itu, potensi gangguan keamanan harus bisa dianalisa dan diantisipasi. Sehingga masyarakat dapat dengan aman merayakan malam tahun baru. Tak hanya itu, petugas juga harus terus melakukan patroli demi memberikan kenyamaan bagi masyarakat.

Kemudian dilanjutkan penggelaran personil di tempat – tempat yang diperkirakan akan menjadi tempat berkumpulnya masyarakat yang akan memperingati detik-detik pergantian tahun, yang rawan terjadinya gangguan kamtibmas.

“Penggelaran personil juga berada di titik titik penggal jalan yang rawan laka dan macet agar arus lalulintas tetap lancar dan tertib, serta sebagai bentuk pencegahan tindak kriminal dan gangguan keamanan pada malam pergantian tahun,” bebernya. Ia mengimbau, agar seluruh masyarakat Gresik, agar tidak melakukan euforia dengan perayaan ataupun pesta yang berlebihan. “Tetap waspada dengan berbagai tindak kejahatan dan gangguan kamtibmas,” tutur dia. (yad)

Aparat Hadir Ditengah Warga, Tahun Baru Aman dan Kondusif  Selengkapnya

Malam Pergantian Tahun, Satlantas Polres Gresik Melakukan Penyekatan Perbatasan, Boleh Melintas Asalkan…

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik akan melakukan penyekatan di sejumlah perbatasan pada malam tahun baru. Penyekatan dilakukan untuk menjaga Kamtibmas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik selama pergantian tahun. 

Kasatlantas Polres Gresik AKP Agung Fitrinsyah mengatakan, pihaknya tidak membatasi mobilitas masyarakat yang hendak merayakan malam pergantian tahun 2022 menuju 2023. Akan tetapi, di sejumlah titik pembatasan wilayah. Titik pembatasan wilayah akan difokuskan di perbatasan Gresik- Surabaya ; Gresik – Lamongan dan Gresik- Mojokerto. 

Di titik pembatasan wilayah itu, jelas alumnus Akpol 2010, masyarakat Gresik yang hendak ke Surabaya atau Lamongan, dan sebaliknya tetap bisa melintas. Namun, nanti akan ada pemeriksaan khusus kendaraan melakukan konvoi, knalpot brong dan yang dicurigai membawa minuman keras atau senjata tajam. 

“Kita sudah koordinasi dengan Satlantas Polresta Surabaya, Lamongan,” kata AKP Agung. Titik penyekatannya, diantaranya,  perbatasan Gresik-Lamongan ada di Kecamatan Duduksampeyan ; perbatasan Gresik-Romokalisari, Surabaya penyekatan dilakukan di simpang empat Nippon Paint. 

“Dua titik penyekatan ini paling krusial,” jelas Agung. Selain itu, di dua tempat itu, pembatasan wilayah juga dilakukan di Gresik Utara yang berbatasan dengan Lamongan dan Gresik Selatan berbatasan dengan Mojokerto.”Akan tetapi, berdasarkan hasil evaluasi data tahun lalu, operasi ketupat dan liburan Natal 2022, kepadatan lalu lintas hanya di dua titik itu,” ujarnya. Meski begitu, Satlantas Polres Gresik tetap melakukan koordinasi dengan Polsek jajaran dan instansi lainnya untuk membantu pembatasan tersebut. 

Untuk kendaraan berat ? AKP Agung Fitransyah mengatakan, Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik telah mengeluarkan surat edaran larangan kendaraan berat berlalu lalang mulai 30 Desember 2022 sampai 1 Januari 2023. “Insya Allah dalam pelaksanaan perayaan tahun baru tidak ada kendaraan berat, khususnya truk yang melintas. Kecuali, kendaraan berat mengangkut logistik seperti alkes (alat kesehatan), BBM tetap boleh melintas,” tegasnya. (yad)

Malam Pergantian Tahun, Satlantas Polres Gresik Melakukan Penyekatan Perbatasan, Boleh Melintas Asalkan… Selengkapnya

2022 ; Polres Gresik Ungkap 140 Kasus Kriminalitas,  215 Kasus Narkotika, Tersangka 459 Orang 

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik mengungkap sebanyak 140 kasus dan mengamankan 183 tersangka dalam kurun waktu setahun, Januari sampai 30 Desember 2022. Diantara ratusan perkara kriminalitas ditangani Satuan Reserse Kriminal Polres Gresik terdapat beberapa kasus menonjol yang berhasil terungkap.

Diantaranya, kasus manusia dengan kambing di Padepokan Ki Ageng di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng. Kasus dugaan penistaan agama kalinya pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik melibatkan empat orang yakni Nur Hudi Didin Ariyanto ;;Syaiful Fuad alias Arif Saifullah ; Sutrisno alias Krisna dan Saiful Arif. Mereka dijerat dengan  dugaan penistaan agama dan UU ITE. Kasus manusia kawin kambing ini masih proses sidang di Pengadilan Negeri Gresik. 

Selain itu, perkara pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum perguruan silat. Salah satu korban pengeroyokan ini meninggal. Dan, kasus pengeroyokan terbaru terjadi di Kecamatan Benjeng terjadi pada 26 November 2022 sekitar pukul 03.00 WIB. Aksi brutal sekelompok pemuda itu mengakibatkan tiga orang luka-luka akibat sambetan senjata tajam (sajam).

Kronologi kejadiannya, sebanyak tujuh pemuda sedang mengisi bahan bakar di salah satu SPBU di Desa Dermo, Kecataman Benjeng. Diantaranya, Sugianto, 29 ; Muhammad Awik, 27. Keduanya, warga Desa Lengkong, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Kemudian, Alim Mubin, warga Desa Bulurejo, Kecamatan Balongpanggang. 

Setelah mengisi bahan bakar, mereka melanjutkan perjalanan. Mereka berhenti di sebuah warung, tiba – tiba didatangi sekelompok pemuda tidak dikenal mengendarai sepeda motor. Gerombolan itu membawa senjata tajam (sajam) seperti clurit, pedang dan ruyung menyerang Sugianto dkk. Serangan membabi-buta itu, mengakibatkan Sugianto mengalami luka di bagian perut; Awik mengalami luka bacok pada bagian dada dan Mubin mengalami luka memar akibat hantaman benda tumpul. Sedangkan, empat teman korban yakni Sinin, Eko Prasetyo, Yoga Pratama dan Dian Bagus lari tunggang-langgang menyelamatkan diri. 

Atas kejadian tersebut Polres Gresik mengamankan kelima tersangka berinisial EPA, 17, warga Kecamatan Cerme ;  Lilian Bayu Saputra alias Boneng warga Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng dan Rizki Nulda Zakaria warga Cerme Kidul, Kecamatan Cerme. Berikutnya  Ali Mamonto, 25 ; dan Pery Dwi S alias Oting. Keduanya, warga Perum Pondok Benowo Indah, Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal, Surabaya.

Barang bukti yang diamankan oleh jajaran anggota Polsek Benjeng dan anggota Satreskrim Polres Gresik adalah 9 unit HP, 2 unit Sepeda motor 1 milik korban dan 1 milik tersangka, 1 buah ruyung besi dan satu buah pedang Samurai.

HASIL Ungkap Kasus Polres Gresik Selama 2022 (Data: Presiden Release Polres Gresik pada Jumat, 30 Desember 2022)

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, didampingi Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan dan Kasat Reskoba Polres Gresik AKP Tatak Sutrisno serta para kanit jajaran Polres Gresik mengatakan untuk kasus pengeroyokan anggota pesilat di Benjeng pihaknya sudah menetapkan kelima pelaku sebagai tersangka. 

” Sudah kami tetapkan tersangka kelima pelaku pengeroyoksn berinisial EPA, MAM, LBS, MPD dan RNZ yang menyebabkan korban mengalami luka bacok dengan menggunakan senjata tajam,” ujar AKBP Mochamad Nur Azis dalam Pers Release Akhir Tahun 2022 di halaman Mapolres Gresik pada Jumat, 30 Desember 2022.

“Kelima tersangka sudah kami tahan. Mereka dikenakan Pasal 170 KUHP. Selain itu pihak kami juga mengamankan barang bukti 9 unit HP, 2 unit Sepeda motor 1 milik korban dan 1 milik tersangka, 1 buah ruyung besi dan satu buah pedang Samurai,” jelas alumnus Akpol 2022.

Pada kesempatan itu, Nur Azis juga membeberkan kasus narkoba dan obat keras berbahaya (Okerbaya) yang ditangani oleh Satreskoba Polres Gresik. Menurut Azis,  selama setahun, Satreskoba menangani 215 kasus yang melibatkan 276 tersangka. 

” Dengan rincian dari jajaran Satreskoba 145 kasus 178 tersangka dengan total barang bukti  Sabu-sabu 166,98 gram, Polsek Jajaran 70 K

kasus dengan 98 tersangka dengan total barang bukti sabu-sabu 61,48 gram, Pil koplo 12.972 butir dan ganja 582,79 gram. Sedangkan total barang bukti miras berbagai jenis 156 botol,” katanya. (yad)

2022 ; Polres Gresik Ungkap 140 Kasus Kriminalitas,  215 Kasus Narkotika, Tersangka 459 Orang  Selengkapnya

Tinjau Kesiapan Pengamanan Tahun Baru di Pos Yan, Waka Polda : Jangan Euforia Berlebihan, Ayo Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif 

GRESIK,1minute.id – Waka Polda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo mengunjungi pos pelayanan (Pos Yan) Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 Polres Gresik pada Rabu, 28 Desember 2022. 

Selama hampir 60 menit jenderal satu bintang itu berada di Pos Yan beratsitektur Jogjo Jawa di halaman Iconmall di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu. Brigjen Slamet mengapresiasi kesiapan Polres Gresik dan jajarannya dalam pengaman Nataru di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

“Alhamdulillah, perayaan Nataru di Polda Jatim aman dan kondusif,” kata Brigjen Slamet H.S., didampingi para pejabat utama Polda Jatim dan Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis usai melakukan kunjungan pada Rabu, 28 Desember 2022.

Ia berharap, kondisi kamtibmas yang kondusif tetap bisa terjaga selama liburan Nataru nanti. Karena itu, Brigjen Slamet telah mewanti-wanti kepada Polres dan Polsek jajaran Polres Gresik untuk memberikan pengamanan kepada masyarakat di Kabupaten Gresik secara maksimal. “Karena kondisi kamtibmas yang kondusif harapan masyarakat. Termasuk warga di Kabupaten Gresik ini,” tegas Brigjen Pol Slamet H.S.

CEK POSYAN NATARU: Waka Polda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, PJU Polda Jatim dan Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis ketika mengunjungi Pos Yan Nataru Polres Gresik di halaman Iconmall Gresik pada Rabu, 28 Desember 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Namun, pihaknya, tetap meminta kepada masyarakat dalam melaksanakan perayaan pergantian tahun 2022 menuju tahun 2023 dilakukan secara wajar.  “Tolong rekan-rekan media sampaikan malam pergantian tahun masyarakat jangan euforia yang berlebihan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain mari bersama-sama menjaga situasi yang kondusif sekarang ini. Karena kamtibmas yang kondusif harapan seluruh masyarakat,” pesan Slamet H.S. 

Terkait kondisi lalu lintas pada H-3 Tahun Baru 2023, Brigjen Pol Slamet, menyatakan adanya kenaikan volume kendaraan di jalan raya. Namun, kenaikan volume kendaraan di jalan raya itu masih tergolong wajar. “Karena saat ini, anak-anak sekolah sedang liburan kenaikan harus lalu lintas wajar. Semua masih bisa tertangani dengan baik,” ujarnya.

Sebelum meninggalkan lokasi Pos Yan di halaman Iconmall, Waka Polda Jatim Brigjen Pol Slamet H.S., memberikan bantuan kepada petugas gabungan yang ikut membantu melakukan pengamanan Nataru. 

Untuk diketahui, Polres Gresik mengerahkan 600 personil dalam pengamanan liburan Nataru. Selain itu, Polres Gresik mendirikan satu pos pelayanan (Pos Yan) dan lima pos pengamanan (Pos Pam). “Selain itu, 

ada 19 pos pantau tersebar di sejumlah titik,” kata Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis saat Apel Gelar Pasukan Pengamanan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru) di halaman Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 22 Desember 2022. (yad)

Tinjau Kesiapan Pengamanan Tahun Baru di Pos Yan, Waka Polda : Jangan Euforia Berlebihan, Ayo Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif  Selengkapnya

Enam Pelajar Rombongan Ziarah asal Pare, Kediri Terseruduk Mobil, Satu Meninggal, 5 Luka-luka 

GRESIK,1minute.id – Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Jalan Raya Klangonan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Senin, 26 Desember 2022. Kecelakaan karambol terjadi pukul 09.45 WIB itu melibatkan tiga kendaraan mengakibatkan lima pelajar SMP asal Kecamatan Pare, Kediri mengalami luka ringan dan satu korban meninggal. Mereka rombongan ziarah Wali.

Tiga mobil yang terlibat dalam kecelakaan itu adalah Toyota Innova nopol D 1140 AIH yang dikemudikan oleh Bambang Suteja, 62, warga Margahayuraya Barat, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung ;  Daihatsu Ayla nopol L 1481 JQ dikendalikan Moch Khoirur Roziqin, 36, warga Jalan Kiai Abdullah, Surabaya dan bus nopol L 7588 AP yang dikemudikan Sugeng Santoso, 55, tinggal di Kedung Baruk Beringin, Surabaya.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan beruntun melibatkan keadaraan yakni Toyota Innova melaju dari Gresik ke arah makam Sunan Giri. Memasuki Jalan Raya Klangonan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, lelaki 62 tahun asal Margahayuraya Barat, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung mengambil haluan ke kiri untuk parkir. 

“Saat itu posisi sudah berhenti. Tapi saya lupa (mobilnya, red) tidak dinetralkan. Saat saya mau turun, kaki kiri nyangkut pedal gas. Akhirnya itu nabrak kendaraan di depannya,” kata Bambang Suteja, pengemudi Innova kepada wartawan.

Toyota Innova kemudian menyeruduk Daihatsu Ayla yang parkir di bahu jalan ada di depannya. Mobil Ayla lalu menyeruduk enam orang pejalan kaki kemudian menabrak bus yang parkir di bahu jalan itu. Enam korban itu adalah  rombongan  pelajar berasal dari Pare, Kabupaten Kediri. Korban luka berat bernama Zahira Amira Syifa Sanjaya, 12, warga Sawahan,  Desa Watugede, Kecamatan Pucu. 

Sedangkan korban luka ringan adalah Elsa Yosephin, 13, warga Dusun Suwalo, Desa Sambirejo ; Keylia Dinda Prameswari, 13,  warga Jalan Sarinjing, Desa Darungan. Berikutnya,  Mega Aura Lestari, 12, warga Desa Sisadane ; Putri Silvi Lambang Sari, 13, Alamat Desa Turus dan Neifa Vizzella,13, warga Jl. Barito, Desa Bendo Asri.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Agung Fitriansyah melalui Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Wiji Muyono berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian kecelakaan itu diduga human error. “Pengemudi tidak memperhatikan kendaraan di depan dan menjaga jarak aman,” kata Ipda Wiji Muyono pada Senin, 26 Desember 2022.

Untuk korban, ini ada enam orang pelajar SMP dari Kediri. Mereka berdiri di belakang bus saat kejadian. Satu pelajar meninggal dunia atas nama Zahra Amira dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina. Sementara lima lainnya luka-luka ringan dibawa ke RS Semen Gresik. Identitas masih proses pendataan. (yad)

Enam Pelajar Rombongan Ziarah asal Pare, Kediri Terseruduk Mobil, Satu Meninggal, 5 Luka-luka  Selengkapnya