Jaga Kamtibmas Aman dan Kondusif, Polres Gresik Kerahkan 600 Personil Gabungan Amankan Nataru 

GRESIK,1minute.id – Apel gelar pasukan pengamanan perayaan Hari Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru) digelar di halaman Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 22 Desember 2022. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bertindak sebagai pemimpin Apel yang diikuti ratusan personel yang menandai dimulainya Operasi Lilin Semeru 2022 itu.

Gelar pasukan ini untuk menjaga Kamtibmas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik aman, lancar dan kondusif sehingga memberikan perasaan aman, nyaman bagi warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik selama Nataru. 

Dalam kesempatan itu, Wabup Gresik Aminatun Habibah membacakan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. BU Min-sapaan akrab-Wabup Aminatun Habibah didampingi Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis dan Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar.  Operasi Lilin Semeru 2022 digelar selama 11 hari, mulai 23 Desember 2022 sampai 2 Januari 2022. 

“Apel Gelar Pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana. Harapannya,  pengamanan dapat terselenggara secara optimal dan sinergi, sehingga perayaan Natal 2022 serta Tahun Baru 2023 (Nataru) mampu berjalan dengan kondusif,” kata Bu Min saat membacakan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit. 

Di Kabupaten Gresik, katanya, sebanyak 600 personel gabungan dari Polri, TNI, Limnas dan stakeholder lainnya dikerahkan selama 

operasi Lilin Semeru 2022. 

“Ops Lilin Semeru 2022 memberikan keamanan, kenyamanan, masyarakat yang melaksanakan ibadah Natal 2022, persiapan menyambut tahun baru,” ujar Wabup Bu Min.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menambahkan sebanyak enam pos. Satu pos diantaranya adalah pos pelayanan (posyan) didirikan oleh Polres Gresik. “Satu Posyan berdiri di Icon Mall Gresik dan lima pos pengamanan. Kemudian ada 19 pos pantau tersebar di sejumlah titik,” ujar alumnus Akpol 2002 itu.

Pos pantau digunakan sewaktu-waktu dibutuhkan berdiri diantaranya di wisata religi, dan di pantai Pasir Puutih Delegan. “Kita berdoa selalu di Gresik pada Natal dan Tahun Baru 2023 aman, tertib, terkendali. Kerjasama pelaksanaan sinergitas TNI-Polri mengamankan Natal dan Tahun Baru. semoga semuanya diberikan kelancaran,” katanya. (yad)

Jaga Kamtibmas Aman dan Kondusif, Polres Gresik Kerahkan 600 Personil Gabungan Amankan Nataru  Selengkapnya

Jelang Nataru Polres Gresik Masif Blusukan ke Bengkel Melarang Memasang Knalpot Brong 

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) dan Polsek jajaran Polres Gresik semakin masif melakukan blusukan ke sejumlah bengkel kendaraan bermotor. Tujuannya, sosialisasi larangan penjualan dan pemasangan knalpot brong. Ikhtiar itu untuk menciptakan suasana Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 yang kondusif.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Duduksampeyan AKP Bambang Angkasa saat ditemui di salah satu bengkel di Gresik mengatakan kegiatan yang dilaksanakan ini adalah demi terciptanya kondusifitas pada Nataru nantinya.

“Sebab, momentum Nataru berpotensi digunakan sebagai ajang konvoi, oleh karenanya upaya antisipasi terus digencarkan,” kata AKP Bambang Angkasa pada Sabtu, 17 Desember 2022. Pihaknya mendatangi bengkel–bengkel yang berada di wilayah Kecamatan Duduksamapeyan. Korp baju coklat itu mewanti-wanti kepada para pemilik bengkel dan montir agar tidak menjual dan melayani pemasangan knalpot brong.

“Kami meminta kepada pemilik bengkel agar tidak melayani pemasangan knalpot brong bagi kendaraan. Karena hal tersebut merupakan bentuk pelanggaran dan sangat mengganggu pengguna jalan lainnya serta meresahkan masyarakat,” ujar mantan Kasi Humas Polres Gresik itu. 

Sesuai arahan Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, pihaknya berkomitmen untuk menghadirkan perayaan Nataru dengan situasi aman, tertib dan terkendali. “Untuk itu pula kami mengajak masyarakat bersama– sama berperan dalam menyukseskan hal tersebut,” pungkas Bambang. (yad)

Jelang Nataru Polres Gresik Masif Blusukan ke Bengkel Melarang Memasang Knalpot Brong  Selengkapnya

Pemerintah Memperpanjang PPKM Hingga 9 Januari 2023, Polres Gresik Gebyar 2.000 Dosis Vaksin Booster

GRESIK,1minute.id – Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jelang libur Natal dan Tahun Baru. Aturan itu berlaku mulai 6 Desember 2022 hingga 9 Januari 2023. Perpanjangan PPKM ini berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 50 Tahun 2022 untuk Perpanjangan PPKM Wilayah Jawa dan Bali dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 51 Tahun 2022, seluruh wilayah Indonesia berada di level 1. Artinya, aktivitas boleh dilakukan dengan kapasitas 100 persen.

Perpanjangan PPKM dilakukan terkait kenaikan kasus COVID-19 didorong akibat subvarian XBB dan menurunnya kesadaran dalam disiplin melakukan protokol kesehatan. Sementara itu, Polres Gresik mengelar Gebyar Booster di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Selasa, 6 Desember 2022. 

Sebanyak 2.000 dosis booster disuntikkan kepada warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Gebyar Vaksinasi Booster ini di pantau langsung Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Moch Nur Azis, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar para tokoh agama dan tokoh masyarakat. 

Kapolda Jatim Toni Harmanto mengungkapkan, capaian vaksinasi booster dosis ketiga di Kabupaten Gresik baru di angka 38%. Untuk itu, jajaran Forkopimda Gresik bersama OPD terkait terus mendorong gerakan vaksinasi dalam rangka memenuhi target pemerintah pusat. “Vaksinasi ini akan terus kita dorong dari jajaran Forkopimda dan dinas terkait agar berjalan optimal,” kata Irjen Pol Toni.

Jenderal dua bintang itu, menambahkan, apabila kesulitan berkaitan dengan stok vaksin booster ketiga. Dirinya telah berkoordinasi dengan Gubernur Jatim Khofifah untuk mengatasi hal tersebut. “Saya sudah berbicara dengan Ibu Gubernur supaya mengakselerasikan ini, sekaligus mempercepat permintaan dari pusat. Untuk daerah yang membutuhkan dosis vaksin booster ketiga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr. Mukhibatul Khusnah menyebutkan Gebyar Vaksinasi Booster diikuti kurang lebih 2.000 sasaran. Sasaran vaksinasi ketiga yakni masyarakat umum, anak sekolah, dan pondok pesantren, yang tersebar di wilayah Kabupaten Gresik.

“Saat ini capaian vaksinasi di Kabupaten Gresik untuk dosis 1 : 85,64%, dosis 2 : 78,04%, dosis 3 : 34,15% dan dosis 4 : 4,55%,” terang dokter Khusnah. Lebih lanjut, ia mengatakan sampai saat ini status pandemi belum dicabut oleh pemerintah. Ini, katanya, membuktikan bahwa virus Covid-19 masih ada. “Kondisi saat ini masih landai, dengan adanya varian baru pun, itu masih belum ada di Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Diakuinya, sampai saat ini belum ada masyarakat yang terpapar dan menjalani isolasi di rumah sakit. “Alhamdulillah sampai saat ini rumah sakit yang ada di Kabupaten Gresik. Masih kosong untuk pasien yang terpapar Covid-19,” tutup Khusnah. (yad)

Pemerintah Memperpanjang PPKM Hingga 9 Januari 2023, Polres Gresik Gebyar 2.000 Dosis Vaksin Booster Selengkapnya

PPKM Level 1, Aparat Semakin Masif Patroli Motor Penegakan Prokes

GRESIK,1minute.id – Pemerintah melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 di seluruh Indonesia mulai Selasa, 8 November 2022. Untuk wilayah Jawa-Bali, kebijakan PPKM Level 1 berlaku sampai 21 November 2022. Sedangkan, luar Jawa-Bali berlaku sampai 5 Desember 2022.

Kebijakan itu diterapkan karena munculnya sejumlah varian baru Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang masuk e Indonesia. Diantaranya, sub varian XBB, XBB.1, dan BQ.1. 

Aparat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik bergerak untuk melakukan pencegahan pagebluk itu meluas. Salah satunya dengan melaksanakan kegiatan rutin patroli motor penegakan protokol kesehatan (Pamor Keris). 

Sasaran patroli adalah tempat keramaian yang berpotensi menimbulkan penyebaran virus berawal dari Wuhan, Tiongkok itu adalah para pengguna jalan, pengunjung kafe, warung kopi maupun tempat keramaian lainnya. Belasan orang ditegur karena tidak memakai masker. Selain sosialisasi himbauan, petugas juga patroli membagikan masker kepada masyarakat. 

“Kami imbau agar selalu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Pandemi Covid-19 belum selesai,”kata Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis pada Sabtu, 12 November 2022. (yad)

PPKM Level 1, Aparat Semakin Masif Patroli Motor Penegakan Prokes Selengkapnya

Kebijakan Satu Arah di Alun-alun Gresik Mendapat Sokongan dari Polres Gresik 

GRESIK,1minute.id – Hampir sepekan perubahan arus lalu satu arah dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik. Namun, masih ditemui sejumlah pengendara yang belum ngeh

Korp sabuk putih-sebutan lain-Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik harus telaten memberikan edukasi kepada pengguna jalan. Sejumlah personel ditempatkan di sekitar Tugu bunderan depan kantor DPRD Gresik itu. 

Meski, perubahan arus lalu lintas menjadi satu arah sudah dilakukan sejak Kamis lalu, 3 November 2022. Bla sebelumnya pengendara dari Jalan Raden Santri menuju Jalan Pahlawan atau Jalan M.H.Thamrin bisa belok kanan melewati depan masjid Jamik. Sejak sepekan terakhir ini, pengendara harus belok kiri depan Kantor Disdukcapil Gresik belok kanan melewati depan Pendapa Rumah Dinas Bupati kemudian belok kanan ke Masjid Jamik atau belok ke kiri arah Jalan Pahlawan atau M.H.Thamrin.

“Kami mendukung kebijakan Dishub untuk merubah jalur menjadi satu arah dengan harapan arus lalin lebih lancar, parkir-parkir kendaraan lebih tertata rapi, PKL ditempatkan pada lokasi yang tidak menggangu arus lalin,” ujar Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Agung Fitransyah pada Sabtu, 12 November 2022. 

Tidak hanya sosialisasi, demi mencegah kemacetan, Satlantas Polres Gresik berkoordinasi dengan Dishub Gresik dan satpol PP untuk penataan parkir, rambu-rambu dan pedagang kaki lima. “Diharapkan dengan perubahan satu jalur maka arus lalin di Alun-Alun Gresik akan lebih lancar,”katanya. (yad)

Kebijakan Satu Arah di Alun-alun Gresik Mendapat Sokongan dari Polres Gresik  Selengkapnya

Pengadilan Negeri Gresik Terapkan e-Berpadu Pekan Depan

GRESIK,1minute.id – Penggunaan aplikasi Elektronik Berkas Pidana Terpadu (e-Berpadu) segera diterapkan di Pengadilan Negeri (PN)/Hubungan Industrial Gresik. Sosialisasi serta cara penggunaan e-Berpadu semakin masif dilakukan. Diantaranya, di ruang sidang utama, Pengadilan Negeri (PN) Gresik pada Kamis, 3 November 2022.

Sosialisasi mengundang seluruh penyidik Polres Gresik dan seluruh penyidik Polsek di jajaran Polres Gresik.

Ketua PN/PHI Gresik Agus Walujo Tjahjono mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para penyidik untuk menggunakan fitur-fitur yang ada di aplikasi e-Berpadu. Mulai dari fitur penyitaan, penggeledahan, perpanjangan penahanan, pembantaran, pelimpahan berkas perkara, izin besuk, penetapan diversi hingga permohonan pinjam pakai barang bukti.

“Hari Selasa tanggal 08 November 2022, aplikasi e-Berpadu sudah mulai diterapkan. Untuk menunjang itu, kami terus melakukan pelatihan serta panduan cara penggunaan alplikasi ini kepada penyidik Polres maupun Polsek agar nantinya ketika diterapkan, semua penyidik sudah siap untuk menerapkan,”terang Agus Walujo Tjahjono.

Sementara itu, Plh Humas PN Gresik Bagus Trenggono mengatakan bahwa PN Gresik sudah beberapa kali menggelar sosialisasi serta panduan penggunaan e-Berpadu baik untuk penyidik, jaksa, pengacara maupun masyarakat.

“Tanggal 08 November Pengadilan Tinggi, Kejati Jatim, Polda Jatim akan melakukan penandatanganan MoU diberlakukannya aplikasi e-Berpadu. Otomatis setelah MoU, maka seluruh PN di Jawa Timur akan menerapkan aplikasi ini,”jelasnya. (yad)

Pengadilan Negeri Gresik Terapkan e-Berpadu Pekan Depan Selengkapnya

Waspada Varian baru Covid-19, Polres Gresik Bagikan Masker kepada Penumpang Bus

GRESIK,1minute.id – Wabah coronavirus disease 2019 belum habis. Memasuki tahun ketiga. Virus korona terus mutasi. Kini, muncul varian baru, lebih cepat menyebar tapi tidak menimbulkan vatalitas tinggi. Yaitu, varian Omicron XBB. Dikabarkan satu orang di Kota Surabaya terpapar varian baru itu.

Untuk mengatasi pagebluk itu meluas. Kepala Unit (Kanit) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ipda Hepi bersama petugas patroli membagikan masker dan memberikan himbauan protokol kesehatan Covid-19 kepada masyarakat di Terminal Bunder, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu, 2 November 2022.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan jika hal ini perlu dilakukan sebagai bentuk Polri mendukung pemerintah dalam menanggulangi penyebaran virus Covid-19 di wilayah Bunder, Gresik.  Mengantisipasi Covid-19 varian baru agar tidak terdeteksi dari warga yang berasal dari luar kota. 

“Kami bagikan masker kepada masyarakat, tujuan kami yaitu memberikan edukasi dan mengajak masyarakat untuk melaksanakan prokes dengan baik,”ucap Kapolres Aziz.

Alumnus Akpol 2002 menjelaskan jika pandemi masih belum berakhir. “Mari kita tetap patuh prokes, karena pandemi belum usai,” pungkasnya. Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah menyatakan, pihaknya belum menemukan adanya varian baru virus Covid-19 di wilayah Gresik.  “Meski belum ditemukan di Gresik. Tapi, semua tenaga medis dan peralatan sudah bila sewaktu-waktu terjadi,”katanya pada suatu kesempatan ditemui Kantor Bupati Gresik. 

Dinkes, imbuhnya, tidak menyiapkan tenaga khusus. Karena tenaga medis dan paramedis memiliki pengalaman sebelumnya. (yad)

Waspada Varian baru Covid-19, Polres Gresik Bagikan Masker kepada Penumpang Bus Selengkapnya

Maling Obok-obok Ruang Guru Sikat Gawai dan Laptop 

GRESIK,1minute.id – Salah satu ruang guru di sekolah dasar di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik diobok-obok maling. Sebuah gawai dan komputer jinjing milik salah satu guru di sekolah itu di gondol oleh pencuri. Aksi solo pemuda bertopi, memakai kaus warna dasar putih motif garis, celana jins dan memakai sendal itu terekam kamera pengintai di ruang guru itu. 

Dalam rekaman closed circuit television (CCTV) yang viral di media sosial itu, aksi lelaki yang belum diketahui identitasnya itu terjadi pada Senin, 10 Oktober 2022 sekitar pukul 10.26 WIB. Dalam rekaman video aksi maling itu berdurasi 1 menit. Saat itu, ruang guru dalam kondisi sepi. Seorang pemuda masuk salah satu ruang guru di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu. Pemuda itu memakai topi, kaus warna dasar putih motif garis horizontal, celana jins dan memakai sendal. Pemuda misterius itu memakai masker di bagian mulut hingga dagu dan membawa tas ransel yang diletakkan di bagian depan.

Maling tersebut, langsung membuka tas milik salah satu guru yang berada di ruang tersebut. Sejurus kemudian mengambil handphone. Pemuda itu berjalan ke pintu depan ruangan. Ia celingukan. Melihat kondisi aman, maling kembali masuk ruangan tersebut, dan langsung mengambil laptop dari tas yang sama. Gawai dan laptop dimasukkan ke dalam tas ransel miliknya. Setelah mengambil dua barang berharga itu, maling itu berjalan dan keluar ke pintu pagar sekokah dengan santai.

Pelaku terlihat seperti pencuri profesional. Berjalan santai sehingga tidak menimbulkan kecurigaan. 

Kapolsek Sidayu Iptu Khairul Alam membenarkan kejadian tersebut. Korban dari pun sudah membuat laporan ke Polsek Sidayu. “Sudah laporan ke Polisi, kami tindak lanjuti dengan berpatroli berskala di Wilayah Sidayu dan sekitarnya,”ujarnya kepada wartawan pada Rabu, 12 Oktober 2022.

Ditambahkan Khoirul , atas kejadian tersebut, pihaknya juga memberikan himbauan melalui pesan di grup whatsapp sekolah di Kecamatan Sidayu agar ruangan di sekolah tidak dibiarkan kosong pada saat jam sekolah. “Seperti yang ada di video yang viral, modus maling berpenampilan rapi dan membawa ransel layaknya seorang tamu sekolah sehingga tidak dicurigai sebagai seorang maling,”katanya. (yad)

Maling Obok-obok Ruang Guru Sikat Gawai dan Laptop  Selengkapnya

Operasi Zebra Semeru 2022 di Gresik Dimulai, Tujuh Sasaran Penindakan, Kedepankan Tilang Elektronik

GRESIK,1minute.id – Operasi Zebra Semeru 2022 digelar mulai Senin, 3 Oktober 2022. Dalam operasi ini, ada tujuh jenis pelanggaran yang bakal dilakukan penindakan untuk menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Gresik. Penindakan tilang secara elektronik. 

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menyebutkan Operasi  Zebra Semeru 2022 yang diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia ini mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Guna Mewujudkan Kamseltibcarlantas yang Presisi.”. 

Mekanisme Operasi Zebra Semeru 2022 dilakukan tanpa adanya tilang manual, melainkan akan mengandalkan Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) yang telah terpasang di sejumlah wilayah di Kabupaten Gresik. 

“Operasi Zebra tahun ini dilarang melaksanakan penilangan secara manual, seluruh penilangan dilaksanakan dengan sistem e-TLE statis maupun mobile dan dengan teguran simpatik,”kata Kapolres AKBP Azis pada Senin, 3 Oktober 2022.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Agung Fitransyah menambahkan pihaknya mengedepankan pengawasan melalui kamera e-TLE dalam penindakan selama Operasi Zebra Semeru 2022. Tilang secara manual hanya akan dilakukan di lokasi yang belum terdapat e-TLE. 

“Tilang manual mungkin pada tempat-tempat tertentu itu harus tetap dilaksanakan. Tapi pelaksanaan penindakan itu khususnya kita mengedepankan tilang elektronik, tapi tentunya tilang manual istilahnya (ada) pada tempat-tempat tertentu saja,”AKP Agung.

Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru 2022 digelar di halaman Mapolres Gresik. Operasi Zebra 2022 digelar selama 2 pekan, mulai 3 – 16 Oktober 2022. Ini tujuh pelanggaran sasaran Operasi Zebra Semeru 2022: (1) Pengendara menggunakan ponsel saat  berkendara (2) Berkendara melawan arus (3) Pengemudi atau pengendalian dibawah  umur (4) Sepeda motor berboncengan lebih dari  satu orang (5) Sepeda motor tidak menggunakan helm SNI dan mobil tidak  menggunakan safety belt (6) Melebihi batas kecepatan dan (7) Pengemudi dalam pengaruh Alkohol (yad)

Operasi Zebra Semeru 2022 di Gresik Dimulai, Tujuh Sasaran Penindakan, Kedepankan Tilang Elektronik Selengkapnya

Peragakan 11 Adegan, Suami yang Diduga Membunuh Istri Siri, Mayat Dibuang ke Area Persawahan di Benjeng

GRESIK,1minute.id – Penyidik Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Gresik menggelar rekonstruksi dugaan pembunuhan Elly Prasetya Ningsih, 42, pada Rabu, 28 September 2022.

Rekonstruksi dilakukan di dua tempat kejadian perkara (TKP) itu dipimpin oleh Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro. Dua TKP itu adalah rumah korban di Desa Lampah, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Dan, TKP kedua adalah tempat pembuangan korban Elly ditemukan dalam tas di Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. 

Ada sebelas adegan yang peragakan oleh tersangka Hendra Setiawan, 42, suami siri korban. Selama rekonstruksi mulai pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB, tersangka Hendra Setiawan didampingi pengacaranya, Sulton Sulaiman. Sedangkan, korban pembunuhan penyidik menggunakan manekin. 

Menurut Sulton Sulaiman, dalam rekonstruksi itu terungkap tidak ada adegan tersangka Hendra Setiawan melakukan aksi kekerasan hingga mengakibatkan korban Elly, istri siri yang telah memberikan satu momongan berusia 3,5 tahun itu meninggal. Yang ada dalam rekonstruksi itu, adalah tersangka Hendra Setiawan membawa korban dalam kamar dalam kondisi sudah meninggal. Tersangka kemudian memasukkan dalam tas kemudian membuang korban di area persawahan yang sepi di Desa Gluranploso. 

Adegan kedelapan, tersangka meletakkan tas plastik berisi jenazah korban di bagian depan sepeda motor. “Adegan terakhir atau kesebelas tersangka membuang korban ke area persawahan di Benjeng,”ujar pengacara tersangka, Sulton Sulaiman pada Rabu, 28 September 2022. Menurut Sulton, selama rekonstruksi tersangka lancar dalam memperagakan adegan demi adegan. “Apa yang diperagakan klien dalam rekonstruksi tadi sama dengan yang ada di berita acara pemeriksaan (BAP),”imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki mengatakan, rekontruksi ini dilakukan 11 adegan. Rekonstruksi dilakukan di dua lokasi. Pertama di rumah tersangka yang tinggal bersama korban. Kemudian lokasi pembuangan korban. “Sejauh ini, motif pembunuhan masih dalami. Sebab tersangka belum buka apa motifnya membunuh istri sirinya itu,”katanya kepada wartawan.

Menurut Wahyu, rekontruksi ini dilakukan untuk meyakinkan apa yang telah disampaikan oleh tersangka. Jika misalnya ada kebohongan atau alibi yang disampaikan oleh tersangka, maka akan terlihat dalam rekonstruksi ini. “Korban dibunuh di ruang tamu. Kemudian dibawa ke kamar masih dalam keadaan bernyawa. Namun saat dimasukan kedalam tas, korban sudah tak bernyawa,” ujarnya.

Wahyu menjelaskan, korban didalam tas dengan keadaan posisi kaki ke atas kepala dibawah. Kemudian pantat diatas. Penyebab kematian korban ada luka memar dibagian belakang kepala. “Niat membuang mayat ini, tujuannya agar korban diketahui oleh keluarganya,”pungkasnya.

Seperti diberitakan, warga Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng gaduh pada Rabu, 7 September 2022 sekitar pukul 08.00 WIB. Warga gaduh karena menemukan mayat tanpa identitas  dalam tas. Kondisi mayat bau. Diduga lebih dari sehari. Polisi berhasil mengungkap 

identitas mayat itu.  Ia bernama Elly Prasetya Ningsih, 42 tahun. Korban kelahiran Yosowilangon, Lumajang. Hasil otopsi Elly diduga korban pembunuhan. Pelakunya diduga adalah suami siri korban Hendra Setiawan (HS), 43 tahun.

Tersangka dibekuk anak buah Iptu Wahyu Rizki Saputro di Surabaya pada Minggu malam, 11 September 2022. “Hasil penyelidikan dilakukan oleh Satreskrim Polres Gresik, mayat ditemukan di Desa Gluranploso itu korban pembunuhan,”ujar AKBP Mochamad Nur Azis didampingi Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro di Mapolres Gresik pada Senin, 12 September 2022. (yad)

Peragakan 11 Adegan, Suami yang Diduga Membunuh Istri Siri, Mayat Dibuang ke Area Persawahan di Benjeng Selengkapnya