Siswa SMP Negeri 2 Gresik Jawara Olimpiade Bahasa dan Sastra di University of Amsterdam, Nayla Agista : Saya Belajar Otodidak 

GRESIK,1minute.id – Siswa berprestasi di UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik bertambah satu lagi. Ia adalah Nayla Agista Anggraeny. Siswa kelas IX di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil 16 Gresik berhasil merebut posisi keempat dalam Olimpiade Literasi, Bahasa dan Sastra diselenggarakan oleh University of Amsterdam, Belanda. Olimpiade literasi internasional ini digelar dua tahap itu diikuti 23 ribu peserta dari berbagai negara. 

Keberhasilan anak sulung dari dua bersaudara pasangan suami-istri, Agus Widodo dan Rani Permata Sari ini merebut posisi empat besar olimpiade literasi internasional itu menambah panjang deret prestasi sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. 

“Awalnya Saya hanya ingin coba-coba saja. Tahap pertama diikuti 8 ribu peserta, Saya masuk urutan 19 besar,” kata Nayla didampingi Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim kepada wartawan 1minute.id pada Jumat, 23 Februari 2024. Olimpiade Bahasa dan Sastra ini digelar secara daring (dalam jaringan). Tahap pertama setiap peserta menjalani tes bahasa Belanda pada 18-19 Januari 2024. Tahap kedua, tes pengetahuan kesastraan Belanda diikuti 15 ribu peserta dilaksanakan pada 8 Februari 2024.

“Tahap dua ini, setiap peserta harus menjawab 130 soal dalam Bahasa Belanda dan Inggris dengan waktu 120 menit. Saya menempati ranking 4 dengan poin 93,” katanya. 

Nayla mengaku tidak menyangka bisa berada diurutan keempat besar tersebut. Peringkat pertama pesarta asal Belanda ; kedua dari Amerika Serikat; Ketiga dari Turki  ; Keempat, Nayla Agista dari Indonesia dan kelima Qatar. 

“Saya tidak menyangka bisa meraih ranking empat. Saya langsung sujud syukur. Peserta dari Indonesia juga banyak,” ujarnya. Bagaimana Nayla bisa bahasa Inggris dan Belanda dengan baik. Bahkan, salah satu dosen di University of Amsterdam Mr Van Devender menganggumi kecerdasan dan kepribadian Nayla. “Baru kali ini saya menemukan peserta dengan cara bicaranya yang sungguh sopan, hormat, serta suaranya yang lemah lembut dalam berkata, saya suka dengan kepribadiannya,” ujar Mr. Van Devender ditirukan oleh salah satu guru Nayla. 

Ia mengaku bisa berbahasa Inggris dan Belanda belajar secara otodidak. Sejak di kelas VIII melalui aplikasi online yang sangat mudah ditemukan di era digital saat ini. Diantaranya, youtube dan mesin penerjemah di google. Selain itu, Nayla juga mengoleksi beberapa kamus Bahasa Inggris dan Belanda sebagai bahan bacaan. Tidak setiap hari, Nayla memeloti gawai melihat chanel youtube itu. “Biasanya, Saya lihat tutorial di Youtube itu hari Sabtu dan Minggu karena libur sekolah mulai badal (usai) Mahrib sampai jam 8 malam,” terangnya. 

Selama lebih kurang 2 jam itu, Nayla mempraktikkan dengan berbicara di depan kaca rias di rumah yang sederhana di Kelurahan Tenggulunan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.  “Saya pelajari supaya bisa berbicara bahasa Belanda sejak dari kelas 6 SD. Saya mempunyai keinginan yang cukup besar yaitu bisa berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Belanda dan mengetahui beberapa sejarah atau ilmu kesastraan Belanda. Tapi, Saya belajar otodidak ini sejak awal kelas 8 dan saya selalu mempelajarinya melalui beberapa aplikasi online seperti YouTube Translate bahasa Inggris dan buku kamus,” terang anggota Pramuka Garuda Spenda Gresik itu.

Keberhasilan Nayla menempati ranking keempat di olimpiade literasi internasional itu dikabarkan akan mendapatkan beasiswa di University of Amsterdam, Belanda. Nayla pun tersenyum. Ia mengakui berkeinginan bisa kuliah di luar negeri. Akan tetapi, ia merasa ragu. Sebab, ekonomi keluarga Nayla yang sederhana itu bisa membiayai sekolah di luar negeri. Nayla menceritakan, orang tuanya hanya seorang staf di salah satu perusahaan. Ketika wabah Covid-19 merebak, Agus Widodo, ayah Nayla terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). “Papa kemudian membuka warung. Alhamdulillah sekarang bisa kembali kerja. Pulang kerja, papa ya jaga warung di rumah,” terang perempuan berjilbab yang tinggal di Kelurahan Tenggulunan, Kebomas Kebomas, Kabupaten Gresik itu. 

“Tapi, kalau ada beasiswa ke luar negeri, Saya lebih senang kuliah di Inggris daripada di Belanda,” lanjutnya sambil tersenyum. 

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengatakan, Nayla Agista adalah salah satu siswa yang aktif di kegiatan sekolah. Ia menjadi anggota Pramuka Garuda Spenda Gresik. “Banyak anak-anak yang aktif kegiatan karena senang berada di sekolah karena nyaman,” ujar Salim.

Untuk diketahui, Spenda Gresik adalah sekolah Adiwiyata Mandiri. Sekolah berada di Jalan KH Kholil 16 Gresik adalah sekolah “zero waste” dan sekolah yang memiliki kantin Halal satu-satunya di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. (yad)

Siswa SMP Negeri 2 Gresik Jawara Olimpiade Bahasa dan Sastra di University of Amsterdam, Nayla Agista : Saya Belajar Otodidak  Selengkapnya

Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, Siswa SMP Negeri 2 Gresik Luncurkan Produk Inovasi Kebas. Pertama Di Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2024 terasa beda di UPT SMP Negeri 2 Gresik pada Jumat, 23 Februari 2024. Di momen itu, sekolah “Zero Waste”  berlokasi di Jalan KH Kholil 16 Gresik itu melaunching sejumlah produk ramah lingkungan. Diantaranya, Kompos kertas bekas (KEBAS) dan eco enzim berbahan sampah buah dan sayur dapur.

“Untuk kompos kertas bekas ini yang pertama di Jawa bahkan mungkin di Indonesia,” ujar Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim usai acara pada Jumat, 23 Februari 2024. Kompos kertas bekas ini, menggunakan bahan kertas yang dihasilkan oleh siswa. Misalnya, siswa salah tulis kemudian kertas di robek-robek dan di buang ke bak sampah yang ada di sekolah. 

Kertas-kertas lecek, sobek-sobek dengan sedikit tinta pulpen itu kemudian dikumpulkan oleh kelompok cinta lingkungan (KCL) yang beranggotakan 58 siswa itu. Kertas kemudian dibusukkan menggunakan air bekas cuci beras. “Selama sebulan proses pembusukannya,” terang Salim yang didampingi oleh Pembinaan Kelompok Cinta lingkungan koordinator Lingkungan Hidup SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik Sumiarsih. 

Kompos Bekas Kertas ini telah dilakukan ujicoba untuk penyubur tanaman di sekolah berlabel Adiwiyata Mandiri itu. “Sangat subur dan aman,” tegas Sumiarsih yang juga Tata Usaha di Spenda Gresik itu. Saat ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik sedang melakukan penelitian kandungan yang terdapat dalam Kompos berbahan kertas itu. 

“Kami ingin setiap momen Hari Lingkungan Hidup ada produk inovasi yang di inisiasi oleh anak kelompok cinta lingkungan ( KCL ) untuk mendukung Inovasi ekonomi hijau,” kata Salim. 

KEBAS : Siswa dan guru UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik pamerkan inovasi Kompos Kertas bekas (Kebas) dan melakukan sedekah sampah kardus untuk Peringati Hari Peduli Sampah Nasional 2024 di halaman sekolah pada Jumat, 23 Februari 2024 ( Foto: Spenda Gresik untuk 1minute.id)

Sementara itu, peringkatan Hari Peduli Sampah Nasional 2024 terasa meriah. Meski, digelar secara sederhana di halaman sekolah. Produk inovasi karya siswa tersebut menjadi perhatian orang tua siswa yang mengikuti seminar Parenting. Hari Peduli Sampah Nasional ini diperingati setiap 21 Februari. Tampak hadir dalam acara tersebut, antar lain, Fungsional Teknis Penyehatan Lingkungan pada DLH Gresik Umaya.

Pada kesempatan itu, Spenda juga menggelar Jumat Berkah dengan Sedekah Sampah Kardus dari siswa. “Sampah kardus itu kami sedekah kan ke DLH Gresik,” kata Salim. 

Seperti diberitakan sejak Oktober 2023, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik menjadikan UPT SMP Negeri 2 Gresik sebagai sekolah percontohan zero waste Kabupaten Gresik. Sejak saat itu sekolah dipimpin oleh Mohammad Salim menjadi jujugan studi tiru. Antara lain, 27 orang pegiat lingkungan dari berbagai organisasi. Diantaranya, Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro) Gresik; Asosiasi Bank Sampah Indonesia (Asobsi) ; Relawan Eco Enzym Indonesia (REEI) ; Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton). Juga organisasi kemasyarakatan, seperti Muslimat, Fatayat, Nasiyatul Asyiyah, dan perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Gresik. 

Kemudian,  40 Bunda PAUD dari Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar melakukan studi tiru Merdeka Sampah (Zero Waste) di UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik pada Selasa, 12 Desember 2023. Spenda juga pelopor kantin Halal di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sekitar 90 persen, produk makanan yang ada di kantin sekolah itu telah mengantongi label Halal. (yad)

Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, Siswa SMP Negeri 2 Gresik Luncurkan Produk Inovasi Kebas. Pertama Di Indonesia  Selengkapnya

Pendidik MI Ma’arif NU Assa’adah dan MAN 1 Bungah Studi Tiru Sekolah Zero Waste di SMP Negeri 2 Gresik 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 15 tenaga pendidik dari dua lembaga pendidikan  melakukan studi tiru ke sekolah zero waste pertama di Gresik, UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik pada Selasa, 23 Januari 2024.

Puluhan pendidik itu berasal Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif Nahdlatul Ulama Assa’adah Bungah dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Gresik Jl. Raya Bungah, Desa/ Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Sekitar pukul 09.00 WIB, rombongan tiba di sekolah berlokasi Jalan KH Kholil, Gresik itu. 

Di gerbang sekolah rombongan disambut oleh Kepala UPT Spenda Gresik Mohammad Salim didampingi Koordinator Sekolah Zero Waste Sumiarsih, dan Fungsional Teknis Penyehatan Lingkungan DLH Gresik Umaya. Penampilan kesenian tari menyambut tamu yang dimainkan oleh Kelompok Cinta Lingkungan sekolah menambah kemeriahan studi tiru tersebut. 

Rombongan studi tiru yang dipimpin oleh Penyuluh Zero Waste Muslimat NU Cabang Gresik Aminah Ulfah itu kemudian diajak menuju tempat pertemuan. Tempat pertemuannya di ruang rapat kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik yang cukup luas dan nyaman itu. Nyaman karena atap gedung haritage peninggalan kolonial Belanda ini tingginya lebih dari 4 meteran. Para tamu pun antusias dan akan mengimplementasikan program zero waste di lembaga masing masing.

KERJASAMA : (ki-ka) MI Ma’arif NU Assa’adah Bungah Hadi Sugianto dan Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim sepakat kerja sama sekolah zero waste untuk mewujudkan program Pemkab Gresik Gresik Kawasan Merdeka Sampah disaksikan oleh fungsional DLH Gresik Umaya di SMP Negeri 2 Gresik pada Selasa, 23 Januari 2024 ( Foto : SMP Negeri 2 Gresik untuk 1minute.id)

“Madrasah Aliyah Negeri 1 Bunga dan MI  Assa’adah Bungah sudah Adiwiyata Mandiri tetap ingin mengembangkan sekolah ke zero waste,” kata Penyuluh Zero Waste Muslimat NU Cabang Gresik Aminah Ulfah.

Aminah Ulfah dalam sambutanya mengatakan, sekolah SMPN 2 Gresik ini luar biasa sangat keren banget dalam menerapkan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan menyenangkan. “Semoga sekolah ini menjadi idaman masyarakat Gresik untuk menyekolahkan anaknya di sini,” puji Aminah Ulfa yang juga guru MI Ma’arif NU Assa’adah Bungah itu. 

Hadi Sugianto menambahkan akan menerapkan sekolah ramah lingkungan dan ramah anak di MI Ma’arif NU Assa’adah. “Alhamdulillah sekolah keren dan layak menjadi percontohan zero waste penuh inovasi lingkungan yang bisa kami terapkan di MINU Maarif Assaadah,” kata Hadi Sugianto. 

Usai pertemuan, rombongan kemudian diajak oleh Koordinator Sekolah Zero Waste Spenda Gresik Sumiarsih keliling dan belajar penerapan kantin halal. Sumiarsih menjlentrehkan secara detail. Bahkan, para tamu disuguhi produk terbaru yakni pupuk organik dari kertas bekas dan eco enzim.

Fungsional Teknis Penyehatan Lingkungan DLH Gresik Umaya berharap banyak sekolah yang studi tiru ke SMP Negeri 2 Gresik guna mendukung program pemerintah Daerah yakni GKMS (Gresik Kawasan Merdeka Sampah).

GRISSEE KOTA BANDAR: Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik memberikan suvenir buku Grissee Kota Bandar karya Chusnul Cahyadi kepada Penyuluh Zero Waste Muslimat NU Cabang Gresik Aminah Ulfah saat studi tiru sekolah zero waste di SMP Negeri 2 Gresik pada Selasa, 23 Januari 2024 ( Foto : SMP Negeri 2 Gresik untuk 1minute.id)

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengatakan, pihaknya sangat terima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup Gresik atas kepercayaan kepada sekolah untuk menjadi rujukan percontohan program sekolah zero waste. “Insya Allah kami akan terus berinovasi di bidang lingkungan dalam mendukung ekonomi hijau di tingkat sekolah.  Dan, menyukseskan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yakni Gresik Kawasan Merdeka Sampah,” tegas Salim.

Seperti diberitakan, sejak Oktober 2023,  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik menjadikan UPT SMP Negeri 2 Gresik sebagai sekolah percontohan zero waste Kabupaten Gresik. Sejak saat itu sekolah dipimpin oleh Mohammad Salim menjadi jujugan studi tiru. Antara lain, 27 orang  pegiat lingkungan dari berbagai organisasi. Diantaranya, Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro) Gresik; Asosiasi Bank Sampah Indonesia (Asobsi) ; Relawan Eco Enzym Indonesia (REEI) ; Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton). Juga organisasi kemasyarakatan, seperti Muslimat, Fatayat, Nasiyatul Asyiyah, dan perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Gresik. 

Sebanyak 40 Bunda PAUD dari Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar melakukan studi tiru Merdeka Sampah (Zero Waste) di UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik pada Selasa, 12 Desember 2023. (yad)

Pendidik MI Ma’arif NU Assa’adah dan MAN 1 Bungah Studi Tiru Sekolah Zero Waste di SMP Negeri 2 Gresik  Selengkapnya

Hari Pertama Masuk Sekolah, 761 Siswa Ikuti Doa Bersama, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik : Doa Mohon KBM dan Program Sekolah Lancar

GRESIK,1minute.id – Libur sekolah semester ganjil berakhir. Hari ini, Selasa, 2 Januari 2024 seluruh siswa jenjang SD, SMP dan SMA sederajat di Kabupaten Gresik mulai kembali masuk sekolah. Berbagai kegiatan dilakukan hari pertama masuk sekolah di semester genap ini. 

Mereka terlihat bersemangat masuk sekolah pascaliburan semester selama sepekan. Di UPT SMP Negeri 2 Gresik, misalnya, diawali dengan doa bersama di halaman sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu. Seluruh siswa mulai kelas VII sampai IX masuk sekolah. Tidak ada siswa yang bolos sekolah sehingga doa bersama diikuti 761 siswa.

Doa bersama dipimpin langsung oleh Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim berlangsung khidmat. Dalam doa bersama itu, mereka memohon kepada sang Khaliq untuk mendapatkan kemudahan dan kelancaran dalam belajar. 

Mohammad Salim mengatakan, sebelum masuk pembelajaran, warga sekolah menggelar apel yang dikemas oleh kurikulum dengan doa bersama memohon agar pada semester genap ini kegiatan belajar mengajar (KBM) lancar dan semua program terlaksana sukses.

“Selamat datang kembali dan Saya mengajak para murid untuk bersungguh-sungguh lagi dalam belajarnya,” ujarnya usai doa bersama  kepada  1minute.id  melalui pesan WhatApps pada Selasa, 2 Januari 2024. Pada kesempatan itu, Salim juga berpesan kepada ratusan siswa untuk kurangi bermain, meluruskan niat, membulatkan tekad semangat untuk memulai pembelajaran di semester genap.

Sehari sebelumnya, sekolah telah mempersiapkan diri menyambut tahun ajaran baru semester genap itu. Sekolah melakukan penyemprotan desinfektan, anti nyamuk di semua ruang kelas, pengecatan dinding , penataan fasilitas pendukung lain. “Persiapan itu dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada siswa,” ujar Salim dampingi oleh Waka Humas dan Sarana Prasarana UPT SMP Negeri 2 Gresik Tietin.

REFRESH : Workshop peningkatan pembelajaran dengan tema Strategi dan Model pembelajaran di ruang Perpustakaan sekolah. Spenda Gresik pada Senin, 1 Januari 2024 ( Foto : Spenda Gresik untuk 1minute.id)

Sementara itu, Waka kurikulum Rojak, menggelar workshop peningkatan pembelajaran dengan tema Strategi dan Model pembelajaran di ruang Perpustakaan sekolah. Workshop selama 5 jam, mulai pukul 09.00 WIB sampai 14.00 WIB ini mendatangkan pemateri Ulfatul Ma’rifah, fasilitator Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dari Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG). “Kegiatan ini merefresh dan menyuntik semangat guru. Peningkatan pembelajaran dalam rangka meningkatkan pelayanan pembelajaran yang masih belum maksimal di catatan rapor pendidikan,” ujar Rojak. (yad)

Hari Pertama Masuk Sekolah, 761 Siswa Ikuti Doa Bersama, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik : Doa Mohon KBM dan Program Sekolah Lancar Selengkapnya

Jelang Libur Sekolah, Alumni Sukses SPENDA Gresik Berikan Motivasi Siswa, Rajin Belajar, Hormati Guru dan Berdoa 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 (SPENDA) Gresik memiliki cara berbeda untuk memberikan motivasi kepada para peserta didik. Sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu menggagas acara Gelar Karya “Pembekalan Akhir Semester” di halaman sekolah di Jalan KH Kholil, Gresik itu pada Senin, 18 Desember 2023.

Seluruh peserta didik berjumlah 761 anak mulai kelas VII sampai IX, tumplek-blek di halaman sekolah untuk mendapatkan pembekalan dan motivasi dari para alumni dari sekolah tersebut. Ada lima motivator yang hadir. Mereka adalah orang-orang sukses. Lima motivator itu adalah Prof Agus Budiono P.Hd.,MT ; Brigadir Jenderal TNI (Mar) Amir Faisal. Alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-XXXIV/tahun 1988 pernah menjabat sebagai Inspektur Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Ir Kodiklatal). 

Kemudian, Ninis Trisilowati, Ketua Ikatan Pengusaha Wanita Indonesia (IWAPI) Gresik periode 2016-2021 ; Edi Sutrisno, karyawan pabrik pupuk, PT Petrokimia Gresik dan Umaya, fungsional Teknis Penyehatan Lingkungan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik.  

Kehadiran orang-orang hebat dieranya masing-masing itu membuat psikologis peserta didik di SPENDA Gresik itu terpompa. Mereka Bangga bisa sekolah yang memiliki tagline “Sekolah Juara, Cerdas, Berkarakter,  Berakhlaq” itu. Kesuksesan harus belajar ekstrakeras. Selain iti, kata mereka, hormat pada orang tua, guru dan teman itulah bekal perjalanan sukses dan terus berikhtiar ibadah berdoa.  “Aktif di kegiatan sekolah,” katanya. 

Brigjend TNI (Mar) Amir Faisal adalah alumni tahun 1975. Beliau lahir Betoyo Guci, Manyar, Gresik pada 19 Desember 1965. Salah satu putra terbaik dari Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

MOTIVASI ALUMNI SUKSES: Brigjend TNI (Mar) Amir Faisal ketika memberikan motivasi kepada seluruh siswa SMP Negeri 2 Gresik di halaman sekolah pada Senin, 18 Desember 2023 ( Foto: SMP Negeri 2 Gresik for 1minute.id)

Sementara itu, Ninis Trisilowati, pengusaha memberikan motivasi kepada peserta didik untuk semangat belajar dan tidak melakukan bullying kepada teman. “Belajar yang rajin, hormati guru, terus beribadah, dan jangan membully teman,” ujarnya. Spenda Gresik adalah sekolah ramah anak di Gresik. Selain sekolah ramah anak, Spenda Gresik juga sekolah ramah lingkungan (zero waste) dengan kantin sekolah satu-satunya memiliki sertifikat Halal. 

Motivator penutup adalah Umaya. Pejabat fungsional Penyehatan Lingkungan di DLH Gresik ini, mengajak para peserta didik untuk tetap semangat hidup bersih dan sekolah terus ukir juara prestasi.

Untuk diketahui liburan semester sekolah segera tiba. Libur panjang akhir tahun, Natal dan Tahun Baru (Nataru) itu mulai 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024. Masa yang di tunggu-tunggu sebagian besar siswa. Spenda Gresik berharap masa libur semester itu bisa diisi dengan kegiatan yang positif.

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengatakan, acara ini digelar untuk mengisi kegiatan kosong belajar setelah selesai ujian. “Anak tidak jam kosong selain itu menjelang liburan diberikan motivasi sukses dari alumni yang sudah sukses di bidang masing masing sebagai alumni peduli dan sambung sekolah,” kata Salim. 

“Program ini dalam rangka menguatkan prinsip kehidupan yang baik sejak dini diusia pelajar yang notabenenya usia produktif meraih masa depan,” imbuhnya. 

Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS)

DISKUSI INTERAKTIF : Siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik dalam kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) bersama Kepala KUA, Kantor Kementerian Agama (Kemanag) Gresik di Ruang Perpustakaan sekolah pada Senin, 18 Desember 2023 ( Foto: UPT SMPN 2 Gresik for 1minute.id)

Usai kegiatan motivasidi halaman sekolah, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Kegiatan dipusatkan di perpustakaan sekolah. Peserta adalah anak-anak pilihan jumlahnya 35 siswa. Pemateri BRUS berasal dari Kantor Urusan Agama (KUA), Kementerian Agama (Kemanag) Gresik berjumlah 5 orang. Antara lain, Kepala KUA Gresik Nasihun Amin dan penyuluh Abdullah Yazid. 

Metode penyampaian dengan cara diskusi dan interaksi belajar mengeksplorasi kepribadian baik. Diskusi pun gayeng. Sekar, salah satu siswa peserta mengaku sangat senang bisa terpilih mengikuti diskusi interaktif itu. ” Kegiatan ini keren sangat bermanfaat untuk saya, dan teman dalam memupuk alkhaq mulia sejak usia muda,” katanya. (yad)

Jelang Libur Sekolah, Alumni Sukses SPENDA Gresik Berikan Motivasi Siswa, Rajin Belajar, Hormati Guru dan Berdoa  Selengkapnya

Puluhan Bunda PAUD Studi Tiru Merdeka Sampah di Spenda Gresik, Kantin Sehat Bersertifikat Halal

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 40 Bunda PAUD dari Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar melakukan studi tiru Merdeka Sampah (Zero Waste) di UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik pada Selasa, 12 Desember 2023. Rombongan didampingi Nurul Fadilah, analis lingkungan dan Umaya, Kepala Seksi Pengelolaan Persampahan Bidang Pengelolaan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik itu disambut oleh Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim serta Kelompok Cinta Lingkungan (KCL), Duta Spenda dan Pramuka Garuda.

Rombongan langsung menuju ruang Perpustakaan sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu untuk sharing pengelolaan sampah. Usai diskusi secara lesehan itu cukup gayeng dilanjutkan studi lapangan. Para Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) itu melihat dari dekat sistem pengolahan sampah, TPA, komposter hingga kantin sehat dengan makanan yang memiliki label Halal itu. Mereka pun antusias untuk bisa menirunya.

Sampah masih menjadi persoalan pelik di setiap kabupaten/kota di Indonesia. Diantaranya, di Kabupaten Gresik. Volume sampah yang masuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik berkisar 250 meter kubik per hari. Belum semua sampah bisa diolah. Sehingga tumpukan sampah nyaris menyerupai bukit. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendorong sejumlah desa mendirikan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST). Sampah di olah di TPST yang ada di desa-desa.  Sementara itu, pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik juga telah memiliki sejumlah tempat pengolahan sampah terpadu (TPST). Selain TPA Ngipik, dalam waktu dekat berdiri TPST Belahanrejo, Kecamatan Kedamean. 

DISKUSI: Puluhan Bunda PAUD dari Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar melakukan studi tiru Merdeka Sampah (Zero Waste) di SPENDA Gresik pada Selasa, 12 Desember 2023 (Foto: SPENDA Gresik for 1minute.id)

Disini lain, pengolahan sampah juga dilakukan di sejumlah sekolah. Upaya itu dilakukan untuk mewujudkan tekad, Gresik Merdeka Sampah 2030. Diantaranya, Spenda Gresik yang kini menjadi jujugan bagi pegiat lingkungan dan Bunda PAUD. 

Bunda Asih dari SPS PAUD Permata Bunda, Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas mengapresiasi sistem pengolahan sampah di Spenda Gresik ini. “Kegiatan zero waste di sekokah ini sangat keren dan perlu ditingkatkan karena untuk bekal anak didik kita dimasa depan,” puji Bunda Asih. 

Nur Siah dari PAUD Bundasari, Desa Tlogopojok, Kecamatan Gresik, Zero Waste Spenda telah memberikan inspirasi. “Insyaallah kita akan menerapkan di PAUD kami kegiatan positif zero waste dan kami akan menginisiasi juga tentang kantin sehat halal seperti di SMPN 2 Gresik ini,” ujarnya. 

Sementara Bunda i’in Budiarti, Kepala Bunda Puspagiri, Desa Singosari, Kecamatan Kebomas mengaku senang bisa mengikuti studi tiru Merdeka Sampah di Spenda Gresik. “Terima kasih atas ilmunya dari Spenda dan salut kepada KCL (Kelompok Cinta Lingkungan,Red) yang kompak mengembangkan lingkungan hidup sekolah ini,” kata Iin yang juga penyiar radio ini. 

Sepekan sebelumnya, pengolahan sampah di Spenda Gresik mendapatkan apresiasi dari sejumlah pegiat lingkungan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Dalam pengolahan sampah di sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim melibatkan semua stakeholder. Mulai orang tua, murid, hingga pihaknya sekolah. Orang tua ketika mengirimkan bekal makan untuk anak tidak memakai bungkus plastik. Sekolah juga menjamin panganan di kantin sekolah aman dan sehat karena telah bersertifikat halal. 

“Kantin kami sudah tersertifikasi halal sehingga sumber sampah sudah dapat di minimalisir dan sehat,” ujar Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim pada suatu kesempatan. (yad)

Puluhan Bunda PAUD Studi Tiru Merdeka Sampah di Spenda Gresik, Kantin Sehat Bersertifikat Halal Selengkapnya

Naik Moda Kapal, Guru dan Tendik UPT SMP Negeri 7 Gresik Studi Tiru SRA JUMBERAREKA Spenda Gresik

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 23 guru dan tenaga kependidikan (tendik) UPT SMP Negeri 7 Gresik melakukan studi tiru sekolah ramah anak (SRA) ke UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik pada Jumat, 8 Desember 2023. Rombongan guru dan tendik dari Pulau Bawean itu dipimpin oleh Kepala UPT SMP Negeri 7 Gresik Safari. Mereka disambut oleh Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim, Tim SRA, Tim Adiwiyata serta para staf lainnya. 

UPT SMP Negeri 2 Gresik mendeklarasikan sebagai Sekolah Ramah Anak pada September 2023. Sejak saat itu, sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil Gresik itu banyak menyita perhatian sekolah lainnya studi tiru SRA, wabil khusus Program JUMBERAREKA (Jumat Bersih, Olahraga, Religi, Kreatif Siswa). Program SRA JUMBERAREKA ini yang membuat lembaga pendidikan berlokasi di Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean atau sekitar 180 mil laut dari pusat pemerintahan kabupaten Gresik itu kesengsem. 

Mereka rela menyeberangi lautan untuk melakukan studi tiru. Perjalanan melelahkan menggunakan moda transportasi laut selama lebih kurang 4 jam terasa terbayar lunas setelah melihat dari dekat program SRA Spenda Gresik. Sebab, kedatangan mereka disambut hangat. Rombongan tidak hanya berdiskusi di ruang perpustakaan. Mereka juga diajak keliling sekolah yang sebagian berarsitektur kolonial Belanda untuk melihat dari dekat program SRA Spenda Gresik. Saat berkeliling itu, mereka didampingi Aditya Inggar, kesiswaan tentang penanganan pembelajaran yang menunjang di sekolah ramah anak. Sehingga peserta didik mengikuti pembelajaran merasa  aman, nyaman dan sejuk. 

STUDI TIRU : Guru dan Tendik UPT SMP Negeri 7 Gresik ketika studi ke Spenda Gresik pada Jumat, 8 Desember 2023 (Foto : dokumen Spenda for 1minute.id)

Kepala UPT SMP Negeri 7 Gresik Safari menyatakan, sangat berterima kasih dan merasa senang serta banyak dapat ilmu tentang sekolah ramah anak program kantin sehat dan halal sekolah adiwiyata, literasi sekolah dan banyak lagi program-program yang dapat ditiru oleh UPT SMP negeri 7 Gresik. “Banyak program disini yang bisa kami implementasi di sekolah,” kata Safari dalam sambutannya. 

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengaku senang karena program Sekolah Ramah Anak di SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lainnya. Selain itu, bisa saling berbagi program-program unggulan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada siswa-siswi dalam siswa belajar dengan nyaman aman dan menyenangkan di sekolah.

“Semoga semua program yang ada di UPT SMP Negeri 2 Gresik nanti menjadi inspirasi untuk diterapkan di UPT SMP Negeri 7 Gresik,” harap Salim. (yad)

Naik Moda Kapal, Guru dan Tendik UPT SMP Negeri 7 Gresik Studi Tiru SRA JUMBERAREKA Spenda Gresik Selengkapnya

Siswa Spenda Gresik Gelar Doa Bersama dan Galang Donasi Kemanusiaan untuk Warga Palestina 

GRESIK,1minute.id – Ratusan siswa UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik menggelar doa bersama dan melakukan penggalangan dana kemanusiaan untuk Palestina di halaman sekolah pada Jumat, 3 November 2023. Aksi spontanitas itu berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 6 juta. Dana kemanusiaan untuk Palestina itu kemudian disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik.

Penggalangan dana peduli kemanusiaan untuk Palestina itu digagas oleh pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan pembina keagamaan karena merasa prihatin banyak korban terutama anak-anak dalam operasi militer yang dilakukan oleh Israel di Gaza, Palestina ini. Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam tindakan yang dilakukan oleh tentara Israel tersebut. 

Kegiatan diawali doa bersama yang diikuti semua siswa mulai kelas VII sampai IX atau 761 siswa dan 63 guru karyawan. Mereka berkumpul di halaman sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu. Mereka berdoa perang di Gaza, Palestina segera berakhir dengan damai. Sebab, perang membawa penderitaan bagi warga sipil, utamanya korban anak-anak. Usai doa bersama, siswa kemudian melakukan penggalangan dana untuk kemanusiaan di Palestina itu. 

Penggalangan dana tidak hanya ditujukan kepada siswa. Juga, menyasar 63 karyawan dan guru di sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. Mereka seakan ikut merasakan penderitaan yang dialami oleh warga Palestina sehingga antusias berpartisipasi ikut donasi. 

“Saya tegas menolak adanya perang yang menyengsarakan rakyat, sebagai siswa tentunya hati kami pilu melihat teman-teman di sana terganggu sekolahnya dan masa depannya tidak menentu , kami berdoa semoga perang segera berakhir dan anak-anak disana terjamin keamanannya,” kata Naldo, salah satu pengurus OSIS SPENDA Gresik itu.

DOA & DONASI PALESTINA: Suasana doa bersama untuk perdamaian di Palestina yang dilakukan oleh siswa, karyawan dan guru UPT SMP Negeri 2 Gresik pada Jumat, 3 November 2023 ( Foto : Istimewa)

Hasil donasi solidaritas kemanusiaan yang terkumpul, imbuhnya, disalurkan melalui Baznas Kabupaten Gresik dengan harapan dapat sedikit membantu. Ada tiga orang pengurus Baznas Gresik yakni Suhanto, Kholiq dan Ridho yang menerima donasi dari siswa, karyawan dan guru Spenda Gresik. Setelah di hitung terkumpul uang Rp 6 juta kemudian memberikan tanda terima dan diserahkan kepada pembina OSIS Ustad Bambang. 

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim terharu atas kepedulian siswa, karyawan dan guru kepada sesama itu. Salim dalam sambutannya mengatakan, mengajak anak- anak untuk bersyukur karena masih diberi kenikmatan berupa negara yang aman dan tentram. “Marilah kita gunakan untuk belajar dan meningkatkan prestasi,” kata Salim. (yad)

Siswa Spenda Gresik Gelar Doa Bersama dan Galang Donasi Kemanusiaan untuk Warga Palestina  Selengkapnya

Rayakan HUT ke-64 Siswa dan Guru UPT SMP 2 Gresik Gelar Zikir, Doa Bersama & Launching Sekolah Moderasi Beragama 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 Gresik genap berusia 64 tahun pada Selasa, 1 Agustus 2023. Perayaan ulang tahun salah satu sekolah tertua di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dilakukan secara sederhana namun tetap khidmat.

Ratusan siswa dan guru di sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim menggelar zikir dan doa bersama di halaman sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil Gresik itu. Pada Momentum istimewa itu, sekolah mengusung jargon “SPENDA sekolah juara” ini juga melaunching Program anyar, yaitu “Sekolah Moderasi Beragama”. 

Menurut Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) SMP Negeri 2 (SPENDA) Gresik dilakukan secara sederhana. Semua guru dan siswa melakukan zikir dan doa bersama di lapangan sekolah.

Tujuan mendidik anak untuk memeriahkan peringatan HUT SPENDA tidak harus dengan kemewahan. “Namun dengan kesederhanaan tapi terkesan meriah. Yang terpenting siswa paham bahwa dengan bertambahnya usia sekolah bertambah pula prestasi,” ungkap Salim usai acara pada Selasa, 1 Agustus 2023.

SEKOLAH JUARA : Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim memberikan kue ulang tahun kepada siswa baru saat merayakan HUT ke-64 SMP Negeri 2 Gresik pada Selasa, 1 Agustus 2023 ( FOTO : UPT SMP Negeri 2 Gresik for 1minute.id)

Selain zikir dan doa bersama, imbuhnya, sekolah juga melaunching program baru “Sekolah Moderasi Beragama”. Sekolah Moderasi Beragama adalah sekolah menjunjung tinggi, saling menghormati dan toleransi antarberagama serta, mencegah terjadinya bullying dan meningkatkan kualitas keberagaman. 

“Meningkatkan kualitas keberagaman , mengingat siswa SMP 2 Gresik terdiri dari banyak budaya seperti suku Madura, Bugis, Sunda karena letak sekolah berada di lokasi pelabuhan Gresik yang masyarakatnya hidrogen,” terang Salim. 

Waka Kurikulum UPT SMP Negeri 2 Gresik Rozak menambahkan jargon diangkat di HUT ke-64 SPENDA adalah “Sekolah Juara”. Tema itu, diusung dengan harapan bisa menanamkan optimis anak untuk terus belajar dan meraih prestasi. ” Prestasi di semua bidang. Bidang akademik dan nonakademik,” kata Rozak. (yad)

Rayakan HUT ke-64 Siswa dan Guru UPT SMP 2 Gresik Gelar Zikir, Doa Bersama & Launching Sekolah Moderasi Beragama  Selengkapnya

Siap Jadi Pelopor Keselamatan Berlalulintas, SPENDA Gresik Mengaktifkan Patroli Keamanan Sekolah 

GRESIK,1minute.id – Police goes to school dilakukan jajaran Polres Gresik. Diantaranya, Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlans) Polres Gresik. Pada Senin, 22 Mei 2023, Korp Sabuk Putih itu memberikan sosialisasi dan pembinaan etika keselamatan berlalu lintas, tertib berlalu lintas untuk mencegah dan meminimalisir angka kecelakaan dikalangan pelajar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Kegiatan pembinaan etika keselamatan berlalu lintas dilakukan di UPT SMP Negeri 2 Gresik. Ratusan siswa di sekolah yang dipimpin oleh Muhammad Salim itu, terlihat antusias mengikuti kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Unit Keamanan Keselamatan Berlalulintas (Kanit Kamsel)  Satlantas Polres Gresik Ipda Muhammad Azmi.

Menurut Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim, kegiatan Pembinaan Etika Keselamatan Berlalulintas sebagai salah satu ikhtiar dalam menekan angka kejadian laka lantas di wilayah Gresik khususnya yang melibatkan para pelajar. Kegiatan ini, kerjasama sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu dengan Satlantas Polres Gresik. 

“Kegiatan ini, sebagai edukasi buat para pelajar, tentang pentingnya tertib berlalu lintas,” kata  Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Muhammad Salim mengutip pernyataan Ipda Mohammad Azmi. Ia melanjutkan, maraknya pengendara motor oleh pelajar SMP/MTs atau anak dibawah umur membuatnya prihatin. Sebab, kondisi itu berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Ipda Azmi menghimbau kepada para siswa jika belum memiliki surat izin mengemudi (SIM) supaya meminta antar orang tua saja ke sekolah. “Bagi pelajar SMP anak di bawah umur yang mengendarai motor secara psikokogis maupun mental masih labil, sehingga potensi terlibat laka lantas dan mereka bisa membahayakan pengguna jalan lain,” katanya. 

Azmi terlihat gagah. Penampilan Azmi memakai uniform lengkap membuat ratusan pelajar antusias mengikuti pembinaan yang dipusatkan di halaman sekolah tersebut. Ratusan siswa mulai kelas VII s.d kelas IX mengetahui Azmi adalah alumni SMP Negeri 2 Gresik. “Ipda Azmi adalah alumni Spenda (SMP Negeri 2 Gresik) 1999,” jelas Salim tepuk sorak bergemuruh. 

Dalam kesempatan tersebut, Ipda Azmi mengajak mereka generasi muda Spenda tersebut menjadi pelopor tertib lalu lintas, menggunakan helm dengan benar  pada saat beraktivitas mengendarai ojek online  sepeda motor baik pengemudi maupun yang di bonceng dan taati peraturan berlalu lintas.

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim menyambut antusias kegiatan pembinaan tersebut. Sebab, kegiatan itu diharapkan mampu menekan angka kecelakaan bagi remaja atau terutama bagi anak-anak yang masih duduk di bangku SMP/MTs. Pada kesempatan ini juga Salim mengingatkan kepada semua siswa, SMP Negeri  2 Gresik menjadi anak yang baik, tidak tawuran atau terlibat balap liar.

Terkait maraknya siswa yang berkendara sepeda motor ke sekolah dan menitipkan sepedanya di kampung sebelah sekolah, kata Salim, pihak sekolah sudah memberikan surat  teguran pembinaan pada anak tersebut dan panggilan orang tua untuk diajak bekerjasama karena larangan siswa membawa sepeda motor ada di tata tertib sekolah.

Sementara itu,, Humas Spenda Tietien Harfutien menambahkan sebagai tindak lanjut kegiatan ini, sekolah akan membentuk dan menghidupkan kembali kegiatan patroli keamanan sekolah (PKS ). “Kegiatan PKS yang sempat vakum akan kembali diaktifkan agar siswa ada wadah menjadi pelopor teladan dalam pembinaan ekstra” ujar Tietien Harfutien. (yad)

Siap Jadi Pelopor Keselamatan Berlalulintas, SPENDA Gresik Mengaktifkan Patroli Keamanan Sekolah  Selengkapnya