Bertemu Bupati dan Wabup, Kerinduan Warga Bawean Terobati

GRESIK,1minute.id – Kerinduan masyarakat Pulau Bawean bertemu Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah terobati. Selama tiga hari, Gus Yani dan Bu Min berada di pulau Putri -julukan lain-Pulau Bawean.  

Kunjungan kerja kali pertama sejak dilantik sebagai Bupati dan Wabup Gresik pada 26 Februari 2021 ini. “Mestinya saya sudah hadir beberapa saat yang lalu disini, tapi mengingat pandemi serta banyaknya kesibukan di kantor Bupati, hari ini akhirnya bisa bertemu,”kata Bupati Gus Yani dalam Rembug Akur di Pendapa Kecamatan Tambak, Pulau Bawean pada Rabu, 9 Juni 2021.

Dalam kesempatan itu, Bupati dan Wabup membagikan bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat. Camat Tambak Agung Hendro mengatakan ada dua program bantuan untuk masyarakat Tambak yang dibagikan bersamaan kunjungan kerja Bupati dan Wakil Bupati Gresik ke kecamatan Tambak, Pulau Bawean.

Bantuan bantuan program BLT DD terdapst 734 keluarga penerima manfaat (KPM). Sedangkan, program bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan 1.607 KPM. Sesuai program Nawa Karsa Bupati Gresik untuk pengembangan UMKM, Camat Tambak mengaku juga telah menyerahkan bantuan alat pembuatan gula aren dan minyak untuk warga Desa Kelopanggubug Tambak.

“Kami juga telah merealisasikan bantuan keuangan untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni untuk sembilan belas Kepala Keluarga di wilayah Kecamatan Tambak,”kata Agung Hendro. (yad) 

Bertemu Bupati dan Wabup, Kerinduan Warga Bawean Terobati Selengkapnya

Pemkab Gelontor Bantuan Sosial ke Pulau Bawean

GRESIK,1minute.id – Lawatan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah berkah masyarakat Pulau Bawean. Sebab, kedatangan dua pucuk pimpinan di Kota Giri ini juga membagikan bantuan tunai non pangan (BPNT) kepada 2.850 penerima manfaat dan 1.542 bantuan bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD).

Penyerahan secara simbolis dilakukan disela acara Rembuk Akur bertajuk Silaturahmi dengan ulama, kiai dan tokoh masyarakat di Pesanggrahan Kecamatan Sangkapura pada Selasa malam. 

Dalam rembuk akur itu berbagai masukan muncul dari masyarakat Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean. Bupati Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani terlihat serius mendengarkan masukkan dan menjawab tuntas pertanyaan masyarakat.

Rosyid, antara lain. Ia menyoroti maraknya perahu trawl (pukat harimau) yang masih marak di perairan Pulau Bawean. Mereka nelayan dari luar  Bawean. Saking getolnya, nelayan Bawean untuk menjaga ekosistem biota laut sempat menimbulkan perselisihan dengan nelayan luar Bawean. 

“Kami berharap pemerintah untuk menerbitkan perda larangan pengunaan perahu trawl,”kata Rosyid. Selain perahu trawl , Rosyid menyoroti tentang sampah yang masih berserakan di pantai dan pelabuhan Bawean. 

Bupati Fandi Akhmad Yani menjawab semua pertanyaan masyarakat itu dengan taktis. Bupati Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengatakan, persoalan perahu trawl akan dilakukan koordinasi dengan Pemprov Jatim.
Sedangkan, persoalan sampah, Gus Yani, berharap masyarakat ikut partisipasi dalam menjaga lingkungan. “Pemerintah segera menyiapkan tempat pengolahan sampat terpadu,”kata Gus Yani. (yad)

Pemkab Gelontor Bantuan Sosial ke Pulau Bawean Selengkapnya

Kenalkan Eksotis Pulau Bawean, Muncul Gagasan Studi Tur ke Pulau Bawean


GRESIK,1minute.id – Bupati dan Wakil Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah melaunching angkutan umum perintis di Pulau Bawean, Gresik pada Selasa, 8 Juni 2021.

Ada dua angkutan yang diperuntukan kepada masyarakat Pulau Putri-julukan lain-Pulau Bawean. Dua unit kendaraan itu berjenis minibus Damri yang beroperasi Sangkapura – Tambak. Kemudian, transportasi penyeberangan ke Gili Noko.

Ini bentuk komitmen pemerintah bahwa kebijakan dan pelayanan tidak tersentralisasi pada wilayah daratan saja. Tapi, merata sampai ke Pulau Bawean. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, transportasi tersebut untuk mempermudah aktifitas masyarakat di pulau berjarak 80 mil laut dari pusat pemeritahan kabupaten Gresik.

“Mudah-mudahan dua kendaraan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Bawean. Sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,”ujar Gus Yani-panggilan akrab-Fandi Akhmad Yani dalam kunjungan kerja kali pertama di Pulau Bawean pada Selasa,8 Juni 2021. Rencananya kunjungan kerja ini selama 3 hari.

Gus Yani menyebut, Pulau Bawean memiliki alam yang indah dan mempesona. Tidak kalah dari destinasi wisata di Kota/kabupaten lain di Indonesia. Sebagai anak muda, keindahan pulau Bawean harus dikenalkan kepada seluruh masyarakat.

PENCAK SILAT : Kesenian tradisional pencak silat ini ditampilkan untuk menyambut tamu istimewa, Bupati-Wabup, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah di Pulau Bawean pada Selasa, 8 Juni 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Tadi ada usulan yang cukup bagus, siswa di Gresik kalau studi tour tidak perlu ke tempat lain. Cukup di Pulau Bawean,”katanya. “Harus diawali oleh masyarakatnya sendiri. Memperkenalkan kepada seluruh lapisan masyarakat di penjuru Indonesia sampai mancanegara. Pulau Bawean sangat istimewa, makanya, harus dijaga dan dirawat dengan baik. Melalui inovasi dan kreatifitas,”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik Nanang Setiawan mengatakan, launching angkutan umum perintis Sangkapuran – Tambak ini untuk memenuhi transportasi masyarakat Bawean.

Trasnportasi ini akan beroperasi selama 30 hari kedepan. Setiap hari dua kendaraan yang beroperasi keliling Pulau Putri tersebut. “Untuk transportasi penyeberangan Gili Noko juga PP setiap hari yang berlangsung selama 30 hari juga,”ujar Nanang.

Pihaknya berharap, keberadaan transportasi ini dapat memudahkan masyarakat dalam beraktifitas sehari-hari. Juga, meningkatkan perekonomian warga Bawean. (yad)

Kenalkan Eksotis Pulau Bawean, Muncul Gagasan Studi Tur ke Pulau Bawean Selengkapnya

Wabup Lepas Ekspor Perdana Kacang Hijau, Pengusaha Siap Beli Semua Hasil Panen Petani


GRESIK,1minute.id – Kran ekspor komoditi pertanian mulai dibuka. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah kali pertama melakukan pelepasan 75 ton dari rencana 1.000 ton kacang hijau hasil panen petani Gresik dengan tujuan ke Philipina pada Sabtu, 5 Juni 2021.

Kacang hijau warna buram atau kabur  hasil panen petani di sejumlah kecamatan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu ekspor melalui PT Agrotani Sukses Makmur di Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Gresik. Wabup Gresik Aminatun Habibah mengatakan, ekspor perdana kacang hijau membuat petani gembira.

“Apalagi, kacang hijau di ekspor hasil petani Gresik,”kata Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah. 
Selain itu, tambahnya, perusahaan milik Sumanto Margo Suwito berkomitmen untuk membeli semua hasil panen kacang hijau milik petani asal Gresik. PT Agrotani Sukses Makmur akan membeli kacang hijau buram, ukuran lebih besar dengan harga terendah  Rp 14 ribu per kilogram.

“Bila harga kacang hijau diatas Rp 14 ribu akan dibeli sesuai harga pasaran,”katanya. Sekarang, mendorong petani untuk semakin produktif dengan menaikkan hasil panennya. Pemerintah tambahnya, melalui Dinas Pertanian Gresik akan berusaha mendorong petani untuk meningkatkan produktifitas hasil panennya. “Bila saat ini, hasil panen 1,4 ton per hektar. Kita akan upayakan meningkatkan menjadi 2 hektar,”ujar Bu Min.

(ki-ka) Anggota Komisi II DPRD Gresik Hamzah Takim, Kadis Pertanian Gresik Eko Anindito Putro, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Direktur CV Hasil Tani Sejahtera Sumanto Margo Suwito melihat kacang hijau yang bakal di ekspor ke Philipina pada Sabtu, 5 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Direktur CV Hasil Tani Sejahtera Sumanto Margo Suwito mengatakan, ada 3 kontainer masing-masing berisi 35 ton kacang hijau dalam ekspor perdana pada 2021. “Kacang hijau hasil panen petani asal Gresik,”kata Sumanto didampingi Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra dan anggota komisi II DPRD Gresik Hamzah Takim sebelum pelepasan ekspor kacang hijau pada Sabtu, 5 Juni 2021.

Kacang hijau, kata Sumanto, adalah tanaman yang tidak membutuhkan air banyak. “Sangat cocok ditanam musim kemarau ini. Setelah dua kali masa panen padi,”ujarnya. Sumanto mengatakan pihaknya siap membeli semua kacang hijau hasil panen petani itu.

Dia menegaskan, akan membeli harga kacang hijau Rp 14 ribu per kilogram. Biasanya, hukum pasar musim panen raya harga kacang hijau anjlok dibawah Rp 14 ribu per kilogram. “Kacang hijau itu tetap saya beli seharga Rp 14 ribu. Sebaliknya, harga diatas Rp 14 ribu, saya akan beli sesuai harga pasar saat itu,”tegasnya.

Komitmen itu dilakukan karena Sumanto menginginkan peningkatan kesejahteraan petani. “Kami berkomitmen untuk meningkatkan ekonomi para petani khususnya di Gresik ini,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro mengatakan luas lahan untuk tanaman kacang hijau di Kota Santri ini berkisar 1.100 hektare. Rata-rata hasil panen kacang hijau antara 1,2 ton hingga 1,4 ton per hektare. Masa tanam kacang hijau selama 2 bulan.

Adanya komitmen menampung hasil panen ini tentu sangat menggembirakan. “Saya dan teman-teman PPL akan semakin intensif untuk menyosialisasikan kepada petani,”ujar Eko. Terkait hama tikus yang banyak dikeluhkan petani, pihaknya akan membantu melakukan pembasmian hama tikus. Pembasmian hama tikus dengan cara gropyokan.

“Pembasmian bisa juga dengan burung hantu. Nanti kita sediakan rumahnya, burung hantu akan kita datangkan dari kabupaten/kota lainnya,”ujarnya. Selain itu, tambah Eko, pihaknya akan melakukan pendekatan dengan jasa asuransi untuk menanggung kerugian karena petani gagal panen. “Bila petani padi, premi ditanggung pusat. Untuk petani kacang hijau, bila disetujui pak bupati (Fandi Akhmad Yani,Red) bisa ditanggung APBD Gresik,”ujarnya. (yad)

Wabup Lepas Ekspor Perdana Kacang Hijau, Pengusaha Siap Beli Semua Hasil Panen Petani Selengkapnya

Cak Ferry dan Yuk Raisa Terpilih sebagai Duta Wisata Gresik, Pasca Vakum 3 Tahun


GRESIK,1minute.id –  Ferry Fahrial Rahmad dan Yoraisa Ghany Setiawan akhirnya terpilih sebagai Cak dan Yuk Gresik 2021. Mereka terpilih sebagai Duta Wisata Gresik dalam Anugerah  Wisata Gresik (AWG) 2021di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 4 Juni 2021.

Tidak ada galeri yang dipilih atau galeri itu dihapus.

Mereka terpilih sebagai Duta Wisata Gresik setelah tiga tahun kegiatan ini vakum. Cak Ferry dan Yuk Raisa terpilih setelah menyisihkan 13 pasangan finalis lainnya.Pemilihan Cak dan Yuk Gresik ini dihadiri diantaranya, Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo. 

Anugerah Wisata Gresik rangkaian Program Nawa Karsa, 99 Hari pertama kepempinan Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah ini. (yad)

Cak Ferry dan Yuk Raisa Terpilih sebagai Duta Wisata Gresik, Pasca Vakum 3 Tahun Selengkapnya

Bupati, Wabup dan Pj Sekda Pantau Langsung PPDB, Minta Warga Lapor bila Ada Pungutan


GRESIK, 1minute.id – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMP running. Ada empat sistem yang bisa ditempuh calon peserta didik baru. Yakni, jalur zonasi , prestasi, perpindahan tugas orang tua/ wali dan afirmasi. 

Proses PPBD ini menjadi perhatian serius pucuk pimpinan di Kota Santri-sebutan lain- Kabupaten Gresik. Bupati – Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah dan Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno memantau langsung ke kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik pada Rabu, 2 Juni 2021.

Gus Yani-panggilan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani meminta kepada warga melapor jika ada pungutan dalam proses PPDB 2021. “PPDB sedang berlangsung, berharap tidak ada pungutan terhadap penerimaan murid. Kita lebih terbuka, regulasi jelas,”kata Gus Yani.

Gus Yani berharap dalam pelaksanaan PPDB berjalan lancar dan terbuka tidak ada pungutan di seluruh SD dan SMP. Tidak ada lagi suara-suara dari para wali murid terkait adanya punguntan dalam penerimaan. “Kalau ada laporkan ke saya, bisa ke bu Wabup. Sanksi tegas akan kita berikan,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik ini.

Pada PPDB ini pihaknya lebih terbuka, regulasi jelas, seluruh prestasi pelajar diberikan poin. Mulai jalur akademik dan dan non akademik, seperti prestasi di bidang musik, olahraga, tahfidz diberikan poin. 

“Bagi staf di lapangan, baik itu dinas atau lembaga, jika benar-benar ada laporan dari masyarakat menggunakan kewenangan tidak seusai aturan, akan diberikan sanksi baik sanksi ringan berupa peringatan maupun sanksi berat tentunya penundaan kenaikan pangkat,”tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik Mahin mengatakan PPDB sistem zonasi, mengacu prosedur dan aturan yg ada. Pihaknya tidak akan memberikan kelonggaran kepada hal-hal tidak baik. 

“Apabila para pendaftar sampai melakukan hal yang tidak punya integritas. Kalau ada temuan atau laporan, yang bersangkutan baik itu pendaftar masyarakat melakukan kecurangan manipulasi akan diberikan sanksi bahkan bisa digugurkan,”tegas Mahin.

Sementara itu, tahun ini jumlah sekolah jenjang SMP Negeri bertambah satu lembaga yakni SMP Negeri 33 Gresik. Sekolah anyar ini membuka empat rombongan belajar (rombel). Setiap rombel maksimal 32 siswa. Selain sekolah baru, untuk jalur zonasi tidak diperbolehkan menggunakan surat keterangan domisili. 
Sedangkan, jalur prestasi Dispendik tetap mempertahan bagi calon peserta hafidz alquran minimal 3 juz. (yad)

Jadwal PPDB Jenjang SMP di Gresik

1. Zonasi 31 Mei – 17 Juni 2021

2. Prestasi 31 Mei – 9 Juni 2021

3. Perpindahan tugas orang tua/wali 31 Mei – 9      Juni 2021

4. Afirmasi 31 Mei – 9 Juni 2021

(Data Website www.gresik.siapppdb.com)

Bupati, Wabup dan Pj Sekda Pantau Langsung PPDB, Minta Warga Lapor bila Ada Pungutan Selengkapnya

Kapolres Gresik: Disiplin Prokes adalah Wujud Pengamalan Pancasila

GRESIK,1minute.id – Peringatan Hari Lahir Pancasila dilakukan secara virtual. Forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) Gresik mengikuti upacara di ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Selasa,1 Juni 2021.

Kapolres Gresik  AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail hadir memakai baju dinas upacara.Sedangkan, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  memakai pakaian trandisional khas Gresik. Upacara berlangsung khidmat dipimpin Presiden RI Joko Widodo dari Istana Jakarta.

Pakaian khas Gresik (PKG) untuk lelaki yakni baju safari dan celana putih, memakai lilitan sarung dan berkopiah.  Sedangkan, untuk PKG perempuan adalah busana muslimah,  berjilbab dan memakai kurosi seperti kerudung.  

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, peringatan Hari Lahir Pancasila sebuah momen spesial bagi warga Indonesia. Dimomen yang diperingati setiap 1 Juni, alumnus Akpol 2001 ini mengajak masyarakat terus berikhtiar melawan pandemi Covid-19 sebagai wujud pengamalan Pancasila.

Menurutnya, Hari Lahir Pancasila bukan hanya karena nilai sejarah. Lebih dari itu, makna setiap butir sila Pancasila merupakan hal yang harus dihayati dan diterapkan dalam kehidupan setiap warga Indonesia. Mulai dari kewajiban bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, semangat bersatu, rela berkorban, pantang menyerah, gotong royong, patriotisme, nasionalisme, optimisme, harga diri, keadilan dan kebersamaan.Semua hal tersebut menjadi nilai yang dapat dipetik dari Pancasila sebagai dasar negara.

“Mendukung ikhtiar pemerintah disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam memutus mata rantai Covid-19 juga termasuk pengamalan Pancasila. Patriotisme dan tindakan bela negara. Optimis, bersama kita bisa menyudahi pandemi ini,”kata Kapolres Arief Fitrianto. (yad) 

Kapolres Gresik: Disiplin Prokes adalah Wujud Pengamalan Pancasila Selengkapnya

Pemkab Isyaratkan Buka Tempat Ngaji Bahasa Isyarat di Seluruh Kecamatan


GRESIK, 1minute.id –  Ngaji Isyarat metode Amakasa 2021 mulai dikembangkan UPT Reseurce Centre Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik. Ngaji Alquran bagi penyandang disabilitas tuna rungu ini kali pertama di Jatim.

Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pun ditetapkan sebagai kabupaten percontohan ngaji alquran metode Amakasa di Jawa Timur. Dari Gresik untuk Jatim, dari Jatim untuk Indonesia.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan ngaji Alquran ini saat ini dikembangkan di UPT Resource Centre Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik di Jalan Proklamasi, Gresik. Tahap awal ada 21 anak disabilitas penyandan tuna rungu yang bisa mengaji dengan metode Amakasa ini.

Puluhan anak-anak luar biasa dan hebat belajar tiga kali ngaji bahasa isyarat itu. Mereka mulai belajar ngaji di bulan suci Ramadan. “Tadi kita saksikan mereka telah hafal ngaji bahasa isyarat,”katanya. Pemkab Gresik, tambah Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah akan mengusahakan membuka pembelajaran ngaji metode Amakasa ini di seluruh kecamatan di Kabupaten Gresik. 

“Sehingga, anak-anak penyandang disabilitas ini tidak perlu jauh-jauh ke Gresik untuk belajar ngaji isyarat ini,”kata Bu Min usai acara di  Pelatihan Membaca Alquran Isyarat dengan Metode Amakasa 2021 di Aula Ainul Yaqin Kantor Dinas Pendidikan Gresik pada Senin, 31 Mei 2021.

Untuk guru ngajinya, kata Bu Min, akan memberdayakan guru pendamping yang ada di naungan UPT Resource Centre (RC) Dispendik Gresik. “Saya akan komunikasikan kepada pak Bupati (Fandi Akhmad Yani,Red). Insya Allah beliau setuju,”ujar perempuan berlatar pendidik itu. 

Data UPT RC Dispendik Gresik, penyandan tuna rungu di Kota Santri berjumlah 140-an. Saat ini, baru 21 anak yang bisa mengaji metode Amakasa ini. Dia berharap ke depan anak-anak luar biasa ini bisa mengaji dan Salat dengan baik. “Karena apa yang di baca mengetahui dan mengerti,”tegas Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. 

BAHASA ISYARAT : The Arabic Alphabet ini penyandang disabilitas belajar mengaji bahasa isyarat metode Amakasa di UPT RC Dispendik Gresik ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Seperti diketahui lantunan ayat suci Alquran  berkumandang di Aula Ainul Yaqin kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) pada Senin, 31 Mei 2021. Ayat suci itu dibacakan oleh Almaira Raisa Ayu Renaeswari dengan begitu merdu. Joevanka Putra Widyatrianto yang berdiri di sebelah kiri Almaira memberikan bahasa isyarat. Mereka sedang ngaji isyarat. 

Kedua anak luar biasa itu adalah penyandang tuna rungu wicara. Membaca ayat suci alquran metode Amakasa ini kali pertama di Jatim dan kelima di Indonesia. Ngaji isyarat ini menjadi bahan penelitian Lajnah Pentashihan Alquran Kementerian Agama Republik Indonesia tentang media literasi alquran isyarat bagi penyandang disabilitas sensori rungu wicara.

Ngaji isyarat ini sebagai kado istimewa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang dilaunching  bertepatan Sewindu berdirinya UPT Resource Centre (RC) Dinas Pendidikan Gresik. “Ikhtiar kecil pemenuhan hak keagamaan bagi penyandang disabilitas tuna rungu wicara,”kata Kepala Lajnah Pentashihan Alquran Kementerian Agama Republik Indonesia Muchlis M Hanafi dalam sambutannya. (yad)

Pemkab Isyaratkan Buka Tempat Ngaji Bahasa Isyarat di Seluruh Kecamatan Selengkapnya

Pertama di Jatim, Ngaji Isyarat Metode Amakasa Dikumandangkan Aula Ainul Yaqin


GRESIK, 1minute.id – Lantunan ayat suci Alquran itu berkumandang di Aula Maulana Ainul Yaqin kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) pada Senin, 31 Mei 2021. Surat Al Fatikha dan Al Asr itu dibacakan begitu sempurna. 

Ayat suci itu dibacakan oleh Almaira Raisa Ayu Renaeswari dengan begitu merdu. Joevanka Putra Widyatrianto yang berdiri di sebelah kiri Almaira memberikan bahasa isyarat. Mereka sedang ngaji isyarat. 

Kedua anak luar biasa itu adalah penyandang tuna rungu wicara. Mereka adalah peserta pelatihan Membaca Alquran Isyarat dengan Metode Amakasa 2021. Mereka membaca Surat Al Fatikha dan Al Asr begitu sempurna. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Lajnah Pentashihan Alquran Kementerian Agama Republik Indonesia Muchlis M Hanafi, Kepada Dinas Pendidikan Gresik Mahin dan Ketua Pokja Pendidikan Insklusi Dinas Pendidikan Jatim Muh Ilyas terlihat begitu khusyuk mendengarkan ngaji isyarat dilakukan kedua siswa SD IT Melati Nusantara itu.

Membaca ayat suci alquran metode Amakasa ini kali pertama di Jatim dan kelima di Indonesia. Ngaji isyarat ini menjadi bahan penelitian Lajnah Pentashihan Alquran Kementerian Agama Republik Indonesia tentang media literasi alquran isyarat bagi penyandang disabilitas sensori rungu wicara.

Ngaji isyarat ini sebagai kado istimewa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang dilaunching  bertepatan Sewindu berdirinya UPT Recource Centre Dinas Pendidikan Gresik.
“Ikhtiar kecil pemenuhan hak keagamaan bagi penyandang disabilitas tuna rungu wicara,”kata Kepala Lajnah Pentashihan Alquran Kementerian Agama Republik Indonesia Muchlis M Hanafi.

Muchlis mengatakan saat ini Kementerian Agama RI sedang merintis membuat pedoman membaca, menulis bahasa isyarat. Nantinya, akan membuat terjemahan dan tafsir alquran. “Saat ini baru 3 ribu kosakata isyarat keislaman,”ujar Muchlis.

NGAJI ISYARAT : Almaira Raisa Ayu Naeswari dan Joevanka Putra W., ketika membaca alquran dengan metode Amakasa atau ngaji isyarat di Aula Ainul Yaqin Kantor Dispendik Gresik pada Senin, 31 Mei 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, pihaknya akan berkomunikasi dengan bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk mendirikan Recource Centre untuk anak-anak disabilitas di setiap kecamatan. ” Sehingga anak-anak hebat tidak perlu ke Gresik untuk belajar. Terutama belajar ngaji isyarat,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.

Sementara itu, Ketua Pokja pendidikan Insklusi Dinas pendidikan Jatim Muh Ilyas menambahkan, Kabupaten Gresik telah menjadi kabupaten percontohan pendidikan di Jatim. “Saya mengapresiasi gerak cepat Pemkab Gresik dengan mengembangkan metode amakasa ini,”katanya.

Pemprov Jatim tambahnya sangat konsern untuk berusaha memenuhi hak-hak disiabilitas. Karena itulah, pemprov Jatim telah membuat Peraturan Gubernur nomor 20/2018 tentang pendidikan insklusi. “Dari Gresik untuk Jatim, dari Jatim untuk Indonesia,”kata Ilyas yang asli kelahiran Ujungpangkah, Gresik itu.

Sedangkan, Kadispendik Mahin mengatakan, sekolah inklusi telah berdiri di Gresik sejak 2009. “Tapi, pencangannya dilakukan mulai 2013,”kata Mahin. (yad)

Pertama di Jatim, Ngaji Isyarat Metode Amakasa Dikumandangkan Aula Ainul Yaqin Selengkapnya

Era Anak Muda Berkarakter, Idealis Membangun Gresik, Pesan Bupati kepada Finalis Cak dan Yuk

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 14 pasangan Cak dan Yuk Gresik sowan ke Bupati Gresik pada Jumat, 28 Mei 2021. Mereka adalah finalis calon duta wisata di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Para finalis ini diterima di Ruang Graita Eka Praja lantai 2 Kantor Bupati di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Para finalis ini hasil dari seleksi 100 peserta. Mereka akan unjuk gigi di malam Grand Final pekan depan.

Para finalis ini tidak sekadar cantik dan tampan. Tapi, mereka ini dianggap memiliki brain ; beauty dan behavior (3B).

Bupati Gresik Fandi Fandi Akhmad Yani menyakatakan kebanggannya kepada para finalis Cak dan Yuk. Dia mengatakan bahwa hal ini sebagai bagian dari kaderisasi.

“Jangan anda merasa terlalu muda untuk membangun daerah. Kali ini memang era-nya orang muda. Tapi orang muda yang saya maksud bukan orang muda yang kaleng-kaleng. Kami berharap orang muda yang ada dihadapan saya ini adalah kaum milenial yang punya karakter dan idealis,”kata Bupati milenial ini.

Bupati termuda di Pemkab Gresik ini meminta kepada panitia  setelah juara para duta wisata Gresik ini mendapat apresiasi lebih dari Pemerintah. Misalnya dalam hal pekerjaan atau semacam beasiswa untuk keberlanjutan pendidikannya. Mengingat para finalis cak yuk ini rata-rata adalah pelajar dan mahasiswa.

Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani, berharap melalui Cak-Yuk ini akan lahir pemuda berkualitas, berinovasi dan penuh kreativitas.  “Anda tak hanya cantik dan ganteng, tapi anda harus menjadi agen perubahan. Anda juga harus berubah agar tak tergilas zaman. Anda terpilih sebagai finalis Cak – Yuk, tentu anda punya bakat dan talenta lain. Semoga anda bisa saling mengasah diri sehingga nantinya anda bakal menjadi orang-orang yang bermanfaat tak hanya untuk kabupaten Gresik namun untuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia,”harap mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah  meminta kepada seluruh finalis dan pemenang Cak Yuk Gresik 2021 ini untuk membranding berbagai hal tentang Gresik. 

“Banyak hal yang ada di Gresik bisa ditonjolkan ke masyarakat. Misalnya beberapa tempat wisata baru. Bisa anda kemas dalam satu paket dengan wisata religi Makam Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim. Di Gresik juga ada pasar tanaman hias tropis yang harganya termurah di Indonesia,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.

Kepala Disbudpar Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, setelah beraudiensi dengan Bupati Gresik para finalis akan menjalani masa karantina.

“Mereka harus memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali informasi sebanyak-banyaknya. Saat tampil pada Grand Final nanti, banyak hal yang ditanyakan tentang Gresik dan Pemerintahan Kabupaten Gresik. Semoga mereka dapat memanfaatkan kesempatan ini,”kata Sinaga. (yad)

Era Anak Muda Berkarakter, Idealis Membangun Gresik, Pesan Bupati kepada Finalis Cak dan Yuk Selengkapnya