Nyaman dan Judul Buku Lengkap, Perpustakaan Ruang Waktu Kandidat Jawara di Jatim

GRESIK,1minute.id – Buku tetap penting dan perlu. Pun, keberadaan perpustakaan masih dibutuhkan. Apalagi di pedesaan.  “Perpustaakan Ruang Waktu”, diantaranya.  Perpustakaan ini berada di Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme, Gresik tergolong ciamik sehingga masuk nominasi juara perpustakaan desa tingkat Jawa Timur.

Ketua Dewan Juri Lomba Perpustakaan Jatim Hasto Hendarto melakukan penilaian perpustakaan Ruang Waktu itu pada Jumat, 21 Mei 2021. Tim juri lomba diterima Wakil Bupati Aminatun Habibah dan Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Gresik Siti Jaiyaroh.

Perpustakaan Desa Sukoanyar kandidat juara perpustakaan Desa tingkat Propinsi Jawa Timur. Dan calon wakil Jawa Timur menuju lomba perpustakaan desa tingkat Nasional. 

Pustakaan Mesin Waktu ini cukup asri. Buku-buku yang berjumlah sekitar 3000 unit tertata rapi. Perpustakaan ni juga menyimpan ratusan ribu naskah buku digital.Ruang pengunjung tertata apik sehingga nyaman dan menyenangkan berada di dalam perpustakaan. Apalagi dalam ruang perpustakaan ini ada kolam ikan sehingga pengunjung pun betah berlama-lama membaca.

Menurut Wabup Aminatun Habibah demam gadget seperti saat ini seakan sudah mengubah budaya masyarakat dari yang berbudaya membaca menjadi budaya mendengar. 

“Namun buku tetap unggul dibanding media baca yang lain. Fisik buku akan menjadi bukti otentik bagi ilmu yang pernah kita dapat dari membaca. Selain untuk diri sendiri, buku juga bisa dibaca oleh pihak lain yang tentu saja jumlahnya lebih dari seorang,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah memberi keyakinan kepada para pengunjung perpustakaan yang menghadiri penilaian lomba perpus desa tersebut.

Ia optimistis kondisi perpustakaan yang nyaman akan lebih banyak masyarakat yang suka membaca buku. Untuk itu penataan perpustakaan desa yang ada di Sukoanyar Cerme ini bisa di replikasi ditempat yang lain di Gresik.

Ketua Dewan Juri Hasto Hendarto saat menyampaikan sambutan mengatakan, satu hal yang penting perpustakaan desa harus berbasis inklusi sosial, yaitu menjadi pusat pemberdayaan dengan menyimpan buku-buku kebudayaan. Pusat Ilmu pengetahuan dan Pusat Pemberdayaan.

“Intinya perpustakaan saat ini harus bisa melayani segala jenis dan bentuk kebutuhan masyarakat terkait informasi. Tentu saja hal ini harus dilengkapi dengan berbagai fasilitas IT,”kata Hasto.

Kepala Dinas kearsipan dan Perpustakaan Gresik Siti Jaiyaroh bersama Camat Cerme Suyono selalu memantau keberadaan perpustakaan desa yang ada di wilayah Kecamatan Cerme tersebut. Suyono Camat Cerme melihat adanya kecenderungan masyarakat pelajar sekitar perpustakaan memanfaatkan tempat ini sebagai media untuk pembelajaran online.

“Selain sebagai sarana belajar daring dimasa pandemic ini, perpus desa juga bisa dipakai sebagai tempat pembelajaran dengan adanya kelengkapan buku-bukunya,”katanya. (yad)

Nyaman dan Judul Buku Lengkap, Perpustakaan Ruang Waktu Kandidat Jawara di Jatim Selengkapnya

Pemkab Gresik Bisa Mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima buku laporan tersebut dari Kepala BPK Perwakilan Jawa Timur Joko Agus Setyono di Kantor BPK Perwakilan Jawa Timur di Sidoarjo pada Selasa, 18 Mei 2021.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat daerah (OPD) yang telah bekerja baik terutama dalam penyusunan laporan keuangan.

“Selain kepada para Kepala OPD, Kami sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Gresik yang telah mendukung kami sehingga bisa bekerja lebih baik,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

“Kami berharap masyarakat untuk terus mendukung dalam bekerja. Kami yakin, bila masyarakat mendukung tentu kita akan bekerja lebih baik dan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Gus Yani berpesan kepada para Kepala OPD dan seluruh ASN yang bekerja di Pemkab Gresik agar prestasi ini tetap dipertahankan.

“Jalinlah kerjasama yang baik antar OPD sehingga berbagai prestasi akan kita raih untuk menuju Gresik baru yang lebih baik,” ujar Gus Yani memberi semangat.

WTP Ke-6 : Bupati Gresik (tiga dari kanan) bersama Wabup Gresik Aminatun Habibah , Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir bersama Kepala BPK Perwakilan Jawa Timur Joko Agus Setyono, PJ Sekda Abimanyu dan Kepala Inspektorat Gresik Edi Hadi Siswoyo di Kantor BPK Perwakilan Jawa Timur di Sidoarjo pada Selasa, 18 Mei 2021. (Foto : humas Pemkab Gresik for 1minute.id)

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi menambahkan Opini WTP yang diraih Kabupaten Gresik kali ini berdasarkan pemeriksaan atas laporan keuangan Pemkab Gresik pada 2020. BPK telah melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan Pemkab Gresik tahun anggaran 2020.

Adapun laporan yang telah diperiksa oleh BPK terdiri dari neraca tanggal 31 Desember 2020. Laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih, laporan operasional, laporan arus kas, dan laporan perubahan ekuitas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut.

Pemeriksaan ditujukan untuk memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan Pemkab Gresik dengan memperhatikan kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, efektifitas sistem pengendalian intern, dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundangan.

“Intinya WTP ini didapat kerena laporan keuangan baik. Sistem pengawasan juga baik dan taat pada peraturan perundangan,”tegas Reza. (yad)

Pemkab Gresik Bisa Mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian Selengkapnya

Serius Penanggulangan TBC, Puluhan Nakes Jalani Diklat

GRESIK,1minute.id – Tuberkulosis atau TBC, salah satu penyakit menular menyerang saluran pernafasan dan berpotensi mematikan. Badan kesehatan dunia (WHO) menjadikan penyakit yang sering disingkat TB ini sebagai salah satu dari sepuluh penyebab utama kematian di dunia. Indonesia menempati urutan tertinggi ketiga di dunia. Pada 2018 tercatat 301 orang meninggal karena TB.

Padahal, penyakit ini bisa disembuhkan. Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik  memberikan perhatian serius terhadap bahaya penyakit TB ini menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi tenaga kesehatan di lingkungan Pemkab Gresik pada Selasa, 18 Mei 2021.

Diklat di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengaku prihatin ketika mengetahui bahwa di Indonesia merupakan negara dengan kasus TBC tertinggi di dunia. 

“Penyakit ini harus menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Kabupaten Gresik untuk segera ditangani secara serius. Kami ingin warga kami (masyarakat Gresik) memperoleh pelayanan yang baik terhadap kesehatan, terutama penanganan terhadap penyakit TBC,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah dihadapan peserta Diklat pada Selasa, 18 Mei 2021.

Bu Min melanjutkan penanggulangan penyakit TB ini sudah diatur dalam peraturan dari kementerian Kesehatan nomor 67/2016 tentang pedoman penanggulangan TBC yang perlu disesuaikan dengan perkembangan ilmu kedokteran dan kebutuhan hukum. 

“Dalam mengatasi kita berpedoman pada peraturan Menteri Kesehatan yang mengatur tentang pedoman penanggulangan TBC dan menyesuaikan SOP serta perkembangan ilmu kedokteran yang ada saat ini,”kata Bu Min.

Bu Min meminta kepada peserta Diklat serius sehingga penanggulangan TB dapat sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Pemkab Gresik.

Sementara itu, Pj. Sekretaris Daera Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno dalam laporannya menjelaskan, diklat ini diikuti sebanyak 25 tenaga kesehatan. Diklat  diadakan selama 6 hari. “Diklat untuk para tenaga Kesehatan memiliki potensi dan wawasan dibidang Kesehatan, khususnya dalam menangani penyakit menular TB. Ikuti diklat secara serius dan sungguh-sungguh,”tegas Abimanyu. (yad)

Serius Penanggulangan TBC, Puluhan Nakes Jalani Diklat Selengkapnya

Wabup Wacanakan Ngantor di Balai Desa Serap Aspirasi Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habinah ngantor di balai desa. Wacana itu diungkapkan wakil bupati perempuan pertama di Kota Santri itu ketika silaturahmi dengan pengurus asosiasi kepala desa (AKD) di Ruang Retno Suwari lantai 2 kantor Bupati Gresik pada Senin, 17 Mei 2021.

Menurut Wabup Aminatun Habibah, keinginan untuk ngantor di balai desa telah disampaikan kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Dia menungkapkan, tujuannya menjalankan aktivitas pemerintahan di balai desa secara bergiliran itu untuk merekam denyut perekonomian sekaligus  mendengarkan keluhan masyarakat. 

“Keinginan itu sudah saya bicarakan dengan Pak Bupati, dan beliau tidak keberatan. Sampai akhir masa bakti kami nanti. Kami sudah bisa mendengar keluhan banyak masyarakat desa seluruh Gresik,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Gresik Aminatun Habibah.

Gresik memiliki 360 desa tersebar di 18 kecamatan. Bila wacana itu teralisasi, adalah kali pertama kurun waktu 47 tahun lahirnya pemkab Gresik.

Selain wacana ngantor di balai desa, Bu Min juga mengajak kepada AKD untuk berkalaborasi menyukseskan progran Nawa Karsa yang telah dicanangkan Bupati Fandi Akhmad Yani mewujudkan Gresik Baru.

“Mari kita samakan langkah untuk mendukung program yang telah dicanangkan oleh Bupati Gresik. Program tersebut yaitu normalisasi Kali Lamong, pembangunan infrastruktur jalan, dan perbaikan data,” katanya.

Masih menurutnya pembangunan dan perbaikan jalan sangat penting sebab hampir seluruh infrastruktur jalan yang ada di Gresik tidak ada yang baik bila dibandingkan dengan kabupaten atau kota tetangga. 

“Hal ini sangat terlihat bila kita ada di perbatasan. Saya berharap seluruh Kepala Desa yang sudah sudah mempunyai dana desa yang sangat besar untuk mendukung program ini,”harapnya.

Bu Min sudah meminta kepada pimpinan DPRD agar dana  jasmas dialokasikan untuk pembangunan jalan sebagai skala prioritas. “Setidaknya 50 persen dialokasikan untuk pembangunan dan perbaikan jalan,”katanya.

Selain infrastruktur jalan perbaikan data agar lebih valid. Bu Min mencontohkan data stunting. “Data PKK, Dinkes dan KBPP kok semuanya tidak sama. Tentu hal ini sangat sulit untuk dipakai acuan,”tegasnya.

Sementara itu, Ketua AKD Gresik Nurul Yatim menyatakan siap membantu dan mendukung program Pemkab Gresik untuk kebaikan seluruh masyarakat Gresik. 

“Kami siap membantu dan mendukung, kami akan manut untuk melaksanakan program Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Kami mohon selalu diingatkan dan diarahkan apabila dalam melaksanakan tugas sebagai kepala Desa. Kami akan selalu manut apa yang sudah menjadi kebijakan program Bupati dan Wakil Bupati,”tegas Kepala Desa Baron, Kecamatan Dukun itu. (yad)

Wabup Wacanakan Ngantor di Balai Desa Serap Aspirasi Masyarakat Selengkapnya

Bupati Terharu, Senang Bisa Merealisasi Bantuan 24.532 JPS untuk Pendidik

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 24.532 pendidik, tenaga kependidikan serta marbot di Gresik semringah. Sebab, mereka dalam menjalankan kewajiban  mendapatkan jaminan perlindungan sosial (JPS). Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan bantuan itu kepada perwakilan penerima di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 11 Mei 2021.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan kebanggaannya bisa merealisasikan bantuan kepada pendidik, tenaga kependidikan serta marbot di Gresik. 

“Saya bersama Bu Min merasa senang bisa merealisasikan bantuan ini. Terus terang ini merupakan desakan Bu Min yang sejak seminggu setelah kami dilantik, beliau selalu meminta kepada saya untuk segera merealisasikan bantuan ini. Tepat dihari yang ke-73 sejak kami dilantik,  hari ini akhirnya banuan ini bisa kami realisasikan,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani mengisahkan tentang  bantuan itu.

Gus Yani meminta doa restu, agar dalam menjalankan pemerintahan selalu lancar dan keduanya selalu sehat. Dia berupaya tahun depan bisa lebih siap lagi dalam memberikan bantuan ini dengan jumlah yang lebih besar serta cakupan lebih banyak.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah  mengakui bahwa bantuan ini murni keinginannya. “Betapa sulitnya dalam waktu singkat dan mendesak untuk merealisasikan bantuan ini. Kami berkonsultasi kesana sini sampai ke Gubernur Jawa Timur. Kerena bantuan harus by name by address dan akhirnya Pak Bupati membuat payung hukumnya,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.

Menurut Bu Min, sudah sejak lama dirinya ingin memberikan bantuan kepada guru non PNS, TPQ, Marbot, dan tenaga kependidikan lain misalnya staf TU di sekolah, tukang kebun, tukang bersih-bersih. Seperti yang disampaikan Bupati, Bu Min mengakui bahwa dengan waktu yang mendesak, pihaknya belum terlalu siap.

“Tentu saja tidak semua penerima manfaat bisa menerima seketika saat ini, karena harus diterimakan langsung tentu saja beberapa orang akan diterimakan setelah lebaran. Semoga Tahun depan bisa lebih siap lagi, sehingga bantuannya bisa lebih besar dan menjangkau lebih banyak,”tegasnya.

Kepala bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi mengatakan bahwa Jaminan Perlindungan Sosial ini terealisasi selain dari dana APBD, juga berasal dari Dana yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (Baznas ) Gresik. “Sebagian bantuan untuk Guru TPQ dan Marbot berasal dari Zakat Infaq dan Shodaqoh yang dikelola Baznas Gresik” katanya.

Rincian Penerima manfaat (PM) Jaminan Perlindungan Jaminan Sosial yaitu, untuk pendidik dan tenaga kependdikan di bawah Kemenag sebanyak 17.094 PM, dibawah naungan Dinas Pendidikan 5.650 PM, Hafidz /Marbot sebanyak 988 PM. Sedangkan dari Baznas diterimakan kepada 600 guru TPQ dan 300 marbot. (yad)

Bupati Terharu, Senang Bisa Merealisasi Bantuan 24.532 JPS untuk Pendidik Selengkapnya

Wabup Pantau Hari Pertama Pasar Bandeng di Lapangan Gambus

GRESIK,1minute.id – Tradisi Pasar Bandeng menjelang Idul Fitri  kembali digelar Pemkab Gresik, setelah sempat terhenti tahun lalu karena wabah corona. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memantau langsung hari pertama  gelaran Pasar Bandeng di lapangan Gembus di Kecamatan Bungah, Gresik pada Rabu, 5 Mei 2021.

Belum banyak bandeng yang dijual oleh petani tambak asal Kota Santri, Gresik dalam tradisi tahun itu.

Menurut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, belum banyak ikan bandeng yang dijual karena belum waktu panen. “Dikarenakan petani tambak mulai panen setelah 7 Mei,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.

Pasar Bandeng digelar beda. Kondisi pandemi memaksa Pemkab tidak memusatkan gelaran tahunan itu di sepanjang Pasar Kota Gresik. Tapi, digeber di sepuluh titik untuk mengantisipasi kerumunan massa. 

Sepuluh titik Pasar Bandeng tersebut yaitu di Lapangan Sitarda Ujungpangkah ; Alun-alun Sidayu ;  Lapangan Gembus Bungah dan Lapangan Suci Manyar. Kemudian di Jalan Gubernur Suryo, Gresik ; Lapangan Manunggal Kedamean ; Lapangan Klampok Benjeng dan Halaman Kecamatan Cerme. Berikutnya, Lapangan Menganti dan Lapangan Duduksampeyan.

Durasi pasar bandeng yang biasa digelar dua hari mulai 27 Ramadan. Tahun ini, durasi lebih lama yakni mulai 23 hingga 28 Ramadan 1442 hijriah atau 5 – 10 Mei 2021.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Raza Pahlevi mengatakan meski dalam suasana Pandemi Covid-19 namun pasar, lelang dan kontes bandeng digelar untuk  menjaga tradisi tahunan masyarakat Gresik setiap menjelang Idul Fitri.

“Pasar bandeng, kontes bandeng dan lelang bandeng yang merupakan ikon budaya dan kebanggaan masyarakat Gresik,”kata Reza. Pada suasana pandemi Covid-19 kali ini, kegiatan ini dilaksanakan dengan suasana dan situasi yang berbeda. “Selain berlangsung di sepuluh titik, pelaksanaan Pasar Bandeng kali ini ditekankan untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat,”tegas Reza.

Pemkab Gresik melaksanakan Pasar bandeng ini lebih kearah untuk pemulihan ekonomi dengam memberikan akses kepada masyarakat lokal, mulai dari nelayan dan petani, petambak, pedagang bandeng. 

Selain bandeng, tentunya pelaku UMKM kuliner, dan non kuliner, kelompok kesenian, pedagang mainan, pemilik sound system dan pemilik terop juga ikut merasakan manfaatnya. 

“Pelaksanaan Pasar bandeng ini, kami memprioritaskan bandeng asli produksi petani Gresik. Kami minta pihak panitia terutama dinas perikanan mengecek betul hal ini. Kami bangga meskipun bandengnya tak terlalu besar tapi hasil petani Gresik asli,”ujar Reza mengutip pesan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Sesuai yang diharapkan oleh Bupati Fandi Akhmad Yani, agar tradisi pasar dan lelang bandeng jangan sampai punah dari Kota Santri ini, meskipun pandemi. Jangan sampai juga pemulihan perekonomian masyarakat yang salah satunya memanfaatkan even tahunan ini juga runtuh akibat pandemi.

Penyelenggaraan Pasar Bandeng ini akan berlangsung mulai 5 sampai 10 Mei 2021. Sedangkan pada Jumat, 7 Mei 2021 akan dilaksanakan festival dan lelang bandeng asli Gresik yang akan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Gresik. (yad)

Wabup Pantau Hari Pertama Pasar Bandeng di Lapangan Gambus Selengkapnya

TPP Cair 60 Persen, Penilik Kabupaten dan Pamong Belajar Wadul Wabup

GRESIK,1minute.id – Muhammad Yunus tidak bergairah. Padahal, ia baru mendapatkan tambahan penghasilan pegawai (TPP) sebagai penilik kabupaten.

Ada 38 orang penilik dan 8 orang pamong belajar lainnya senasib dengan Yunus itu. Mengapa mereka tidak semringah sehingga wadul kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Sejak tertibnya peraturan bupati (Perbup) nomor 1 tahun 2021, TTP yang mereka terima hanya 60 persen, kurang 40 persen per Februari 2021. Karena itulah, Yunus, koordinator penilik meminta kepada Wabup perempuan pertama di Kota Santri ini untuk membatalkan Perbup nomor 1 tahun 2021 itu. 

“Sampai pada bulan Januari 2021, TPP yang kami terima masih utuh seratus persen (sesuai dengan aturan Perbup nomor 07/2020). Tapi sejak diterbitkan Perbup 01/2021 penerimaan TPP kami hanya 40 persen. Kami juga belum menerima penjelasannya terkait susutnya TPP kami,” kata Yunus. 

Menurut keterangan beberapa penilik, tentang tugas kerja penilik yang mengadu saat ini tidak bisa dianggap enteng. Mereka yang selalu berada di lapangan setiap saat selalu mendampingi Lembaga PAUD di Gresik. Bahkan saat malam haripun ketika Lembaga PAUD membutuhkan tugas pendampingan dan menyusun akreditasi, para penilik ini siap berangkat.

Sedangkan Pamong yang di Gresik ini hanya ada 8 orang ini bertugas memberikan pelajaran kepada Lembaga non formal. Antara lain, menyelenggarakan sekaligus menjadi pengajar pada kelompok belajar paket A, B dan C. Pamong belajar juga memberikan berbagai pelatihan mulai dari menjahit, IT bahkan pelatihan kepada kelompok ibu-ibu yang ada pada Lembaga-lembaga non formal yang lain.  

Menanggapi keluhan para penilik dan pamong belajar, Wabup Gresik Aminatun Habibah berjanji mempelajari perbup 01/2021 yang dikeluhkan mereka itu kepada dinas pendidiksn dan BPPKAD Gresik. 

“Tolong beri saya semua dokumennya. Nanti, Saya akan berkoordinasi dengan berbagai pihak diantaranya dengan bagian hukum, Dinas Pendidikan, BPPKAD serta pihak lain yang berkompeten,”kata Bu Min -sapaan-Wabup Aminatun Habibah. (yad)

TPP Cair 60 Persen, Penilik Kabupaten dan Pamong Belajar Wadul Wabup Selengkapnya

Wabup dan Satgas Pangan Sidak Sembako, Harga Stabil, Stok Aman

GRESIK,1minute.id – Puasa Ramadan memasuki hari ke-9 pada Rabu, 21 April 2021. Kondisi pasar swalayan maupun tradisional terlihat mulai ramai pengunjung.  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama tim Satgas Pangan Satreskrim Polres Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) di toko swalayan Serikat Jaya dan Pasar Baru.

Di toko swalayan Serikat Jaya Wabup Aminatun Habibah memantau perkembangan sembako yakni beras, gula dan minyak goreng. Pagi itu, kondisi swalayan di Jalan R.A Kartini, Gresik  itu mulai ramai pengunjung. 

Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah didampingi Kadiskoperindag Agus Budiono, dan Kadis Pertanian Eko Anindito langsung njujuk tempat beras. Bu Min lalu melihat list harga toko dengan versi diskoperindag. Terlihat juga Ketua Satgas Pangan Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayogo. “Secara keseluruhan stok barang cukup. Harga stabil,”ujar Bu Min.

SEMBAKO : Wabup Gresik Aminatun Habibah, Kadiskoperindag Gresik Agus Budiono dan Satgas Pangan Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayogo melihat stok dan harga gula di swalayan di Gresik pada Rabu, 21 April 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Wakil Bupati perempuan pertama di Gresik meminta penggelola swalayan untuk menerapkan protokol kesehatan. “Semoga pandemi corona cepat berakhir. Sehingga daya beli masyarakat meningkat,”harap Bu Min.

Manajer Toko Serikat Jaya Li Hong Song berharap puasa dan lebaran tahun ini ada peningkatan daya beli masyarakat. “Tahun lalu, sudah setengah mati. Tahun ini, Januari dan Februari juga sangat sulit,”kata Li Hong Song. Bulan Maret mulai merangkak naik daya beli masyarakat. “Tapi, Saya tidak bisa memprediksi kondisi pasar. Karena kondisi pandemi,”ujar Song.(yad)

Wabup dan Satgas Pangan Sidak Sembako, Harga Stabil, Stok Aman Selengkapnya

Guru Mapel Bahasa Inggris SD Wadul ke Wabup, Ada apa?

GRESIK,1minute.id – Sejumlah guru bahasa Inggris di sekolah dasar mengadu ke Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Kamis, 15 April 2021.

Mereka adalah guru yang tergabung dalam kelompok Kerja Guru (KKG) mata pelajaran Bahasa Inggris. Mereja dipimpin oleh Ngatijan dan Kadek Ayu. Pembina dan Ketua KK itu diterima di ruang rapat Wakil Bupati Gresik. 

Dalam pertemuan dengan Wabup Aminatun Habibah mereka menumpahkan keluh kesah karena sebagian besar para guru Bahasa Inggris SD tidak bisa mengajar maksimal. 

Pembina KKG Mapel Bahasa Inggris Ngatijan mengatakan sejak berlakunya kurikulum 2013, pelajaran Bahasa Inggris untuk SD tidak lagi menjadi mata pelajaran di sekolah. Hanya beberapa sekolah yang memberlakukan mapel Bahasa Inggris sebagai muatan lokal (mulok).

“Bahkan beberapa SD di Gresik menjadikan Bahasa Inggris sebatas kegiatan ekstra kurikuler,”ujar Ngatijan. Mantan ketua KKG ini menambahkan, kebijakan para kepala sekolah tersebut akibatnya banyak guru mapel Bahasa Inggris tidak mendapatkan jam mengajar dan tidak bisa lagi mengajarkan Bahasa Inggris di sekolah.

“Memang ada solusi, yaitu para guru tersebut melimpah ke SMP. Tapi tidak semudah itu, mengingat SMP yang ada sekarang pelajaran Bahasa Inggrisnya telah dikurangi dan masing-masing SMP sudah ada guru Bahasa Inggrisnya,”imbuh Ngatijan.

Ketua KKG Kadek Ayu menambahkan akibat tidak dapatn jam mengajar, mereka saat ini tidak mendapat tunjangan sertifikasi. Peraturan Bupati yang lama kurang mendukung terhadap berlakunya kurikulum 2013.

“Kami mohon Pemkab Gresik membuat peraturan Bupati yang baru untuk menguatkan kami bisa mengajar kembali. Kami menganggap Pendidikan Bahasa Inggris masih sangat diperlukan di Gresik. setidaknya di perbup yang baru nanti, pelajaran Bahasa Inggris bisa menjadi muatan lokal yang diajarkan di seluruh SD di Kabupaten Gresik,”pinta Kadek Ayu.

Menanggapi keinginan para guru Bahasa Inggris tersebut, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berjanji akan mengkonsultasikan ke bagian hukum Pemkab Gresik. 

“Kami akan mempelajari semua aduan saudara-saudaraku semua, bagaimanapun saya dulu sebagai pengajar Bahasa Inggris. Tentu sangat tahu betul keinginan saudara. Namun demikian, saya tetap akan mengkonsultasikan dengan Dinas Pendidikan terutama dengan Bagian Hukum Pemkab Gresik,”kata Bu Min-sapaan akrab- Wabup Gresik  Aminatun Habibah. (yad)

Guru Mapel Bahasa Inggris SD Wadul ke Wabup, Ada apa? Selengkapnya

Ingin Husnul Khotimah, Kerja yang Baik Melayani Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 526 aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Gresik naik pangkat. Surat keputusan kenaikkan pangkat (SKKP) diserahkan simbolis oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati pada Senin, 12 April 2021.

Rinciannya, 240 pegawai struktural dan 268 fungsional. Mereka tampak semringah. Wabup Aminatun Habibah sempat menanyakan besaran nominal kenaikkan gaji mereka itu kepada Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Gresik Nadlif?

“Kenaikkan sedikit,”jawab Nadlif membuat Bu Min -sapaan-Aminatun Habibah tersenyum.
Bu Min kemudian meminta kepada abdi negara itu untuk tetap bekerja memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Hal ini karena komitmen pemerintahan Gus Yani (Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani,Red) untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”kata Bu Min serius.

Dia melanjutkan, tidak semua PNS bisa naik pangkat sesuai waktunya. Hal ini tergantung kinerja masing-masing. “Kalau kinerjanya baik, maka saat pensiun nanti akan selalu dikenang dan bisa dijadikan contoh oleh PNS yang lain. Tentu saja pada masa purna tugas nanti menjadi husnul khotimah,”pesan Bu Min. 

Sekretaris Daerah Gresik Abimanya Poncoatmojo Iswinarno saat membacakan laporan mengatakan, jumlah PNS yang naik pangkat pada periode 1 April 2021 ini sebanyak 526 orang. Rnciannya, PNS struktural 240 orang dan fungsional 268 orang.

“Selamat kepada yang naik pangkat, semoga anda semakin bersyukur dan meningkatkan kinerjanya. Tidak semua PNS itu bisa naik pangkat tepat waktu. Hal ini tergantung kinerjanya. Banyak PNS yang terpaksa tertunda kenaikan pangkatnya. Ingat naik pangkat bukan hak, anda perlu instropeksi diri,”katanya.

Dijelaskan oleh Sekda bahwa naik pangkat bukan hak, artinya PNS tidak berhak menuntut BKD bila kenaikan pangkatnya tertunda. “Kalau gaji itu hak dan anda boleh protes bila gajinya tidak sesuai baik besaran atau waktunya,”imbuhnya. (yad)

Ingin Husnul Khotimah, Kerja yang Baik Melayani Masyarakat Selengkapnya