Solo Delta Expedition Gelar Pameran Hasil Ekspedisi KEE Ujungpangkah

GRESIK,1minute.id – Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Ujungpangkah, Kabupaten Gresik menjadi magnet bagi komunitas pegiat lingkungan untuk mengeksplorasi kekayaan alam dan hayati di Pantai Utara (Pantur) Gresik itu.  Solo Delta Expedition (SDE), misalnya. Komunitas pegiat lingkungan, mayoritas generasi milenial itu melakukan ekspedisi selama 4 hari, 16 sampai 20 Oktober 2021 lalu.  Dalam ekspedisi itu, mereka menemukan sejumlah binatang langka di pantai utara tersebut. 

Hasil ekspedisi komunitas dikoordinatori oleh Mita itu dipamerkan di Warung Boulder di jalan Tambang di Brotonegoro, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik pada Sabtu, 4 Desember 2021. Pameran berlangsung selama dua hari itu dihadiri Danramil Ujungpangkah Kapt Sali, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Ujungpangkah Suwarno dan perwakilan dari Polsek Ujungpangkah. 

Mita menceritakan, antusiasme pelajar SMA sederajat untuk mengikuti Solo Delta Expedition luar biasa. “Karena pandemi, kami hanya membatasi peserta 20 pelajar,”katanya di lokasi pameran pada Sabtu, 4 Desember 2021.  Pihaknya, memilih peserta yang memiliki interest dan komitmen terhadap lingkungan. “Jadi, kita memilih lebih ke passion calon peserta. Ayo,  belajar bareng,”ujarnya.

Selama 4 hari Solo Delta Expedition ini, puluhan peserta itu mendapatkan pengetahuan tentang fotografi alamiah, pengenalan ekosistem dan pengamatan burung.  Nah, hasil fotografi alamiah saat ini sedang dipamerkan di Warung Buolder itu. “Secara keseluruhan nanti, hasilnya Solo Delta Expedition akan kami bendel (bukukan). Nantinya, kita bagikan ke sekolah-sekolah sebagai pembelajaran siswa,”kata Mita.

Puluhan hasil jepretan dari peserta ekspedisi itu sebagaian besar tentang hewan yang berada KEE itu. Ada Blekok, Bangau, hingga buaya. “Buaya itu, kami temukan diakhir ekspedisi,”sela peserta lainnya. 
Sekcam Ujungpangkah Suwarno mengatakan, pihaknya siap berkolaborasi menjadikan KEE Ujungpangkah semakin banyak dikenal masyarakat. “Tidak hanya warga Indonesia, tapi dunia. Karena Kawasan ini sangat menarik sehingga cocok untuk tempat wisata,”kata Suwarno. (yad)

Solo Delta Expedition Gelar Pameran Hasil Ekspedisi KEE Ujungpangkah Selengkapnya

Petrokimia Gresik Berikan Apresiasi Atlet Senam PON XX Papua

GRESIK,1minute.id – Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 di Papua sudah berakhir. Namun, apresiasi kepada atlet terus mengalir. Teranyar Petrokimia Gresik selaku Pembina Persatuan Senam Indonesia (Persani) Jawa Timur (Jatim) memberikan penghargaan khusus kepada atlet senam Jatim yang telah berprestasi dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, September-Oktober 2021.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo di Gresik, Jatim pada Kamis, 2 Desember 2021. 

Dalam PON XX, Persani Jatim mengirimkan 12 atlet baik putra maupun putri, dan berhasil memperoleh 3 emas, 9  perak dan 4 perunggu. Adapun atlet peraih emas antara lain, Dwi Samsul Arifin (di nomor pertandingan Ring), Agus Adi Prayoko (Meja Lompat), dan Jelena Sandra Syaidina (Balok Keseimbangan).

Dwi Satriyo menyampaikan bahwa prestasi yang diperoleh cabor senam ini selain membanggakan Provinsi Jatim, juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Petrokimia Gresik selaku Pembina Persani yang telah lama memberikan dukungan pada cabor senam hingga membuahkan hasil positif seperti saat ini.

“Kami berharap capaian ini bisa menjadi pelecut semangat, tidak hanya bagi para atlet, tapi juga seluruh pihak yang terlibat untuk bersama-sama membangun ekosistem yang mendukung peningkatan prestasi ke depan,” ujar Dwi Satriyo.

Petrokimia Gresik, imbuhnya, berkomitmen untuk melanjutkan pembinaan dan terus mendorong peningkatan prestasi para atlet, salah satunya melalui penyediaan fasilitas sarana dan prasarana yang memadai sebagai penunjang prestasi.  “Tentunya peningkatan sarana penunjang juga harus dibarengi dengan peningkatan kemampuan para atlet, salah satunya dengan memperbanyak jam terbang,”tandasnya.

Selain itu, Dwi Satriyo menambahkan bahwa kaderisasi atlet juga penting dilakukan untuk menjamin regenerasi atlet dan keberlanjutan tim dalam mempertahankan bahkan meningkatkan capaian prestasi ke depan. “Semoga upaya bersama ini dapat membuahkan prestasi yang lebih baik ke depan,”pungkas Dwi Satriyo.

Sementara itu, Manager Tim Senam Jawa Timur Adityo Wibowo mengakui bahwa capaian emas dalam PON XX memang belum memenuhi target. Dimana target emas yang mestinya diraih adalah lima medali. Hal ini terjadi karena beberapa kendala diantaranya atlet yang cedera hingga mepetnya waktu persiapan akibat pandemi Covid-19. 

“Untuk itu, kami akan terus meningkatkan jam terbang atlet dengan memperbanyak uji coba untuk peningkatan prestasi di ajang-ajang berikutnya. Hal ini sejalan dengan arahan Direktur Utama Petrokimia Gresik,”ujar Adit, panggilan akrab Adityo Wibowo. Uji coba yang akan dijalani para atlet adalah level Asia. Dalam waktu dekat, Persani Jatim akan mengadakan uji coba dengan tim senam China dan Korea, untuk persiapan PON XXI 2024.

Sebagai informasi, skuad cabor senam Jatim yang berkompetisi di PON XX Papua antara lain Agus Adi Prayoko, Ferrous One W, Dwi Samsul A, Ronaldo Garda, Amalia Fauziah NN, Tazsa Miranda D, Jelena Sandra S, Salsabila Hadi P, Rozanah Ghasana N, Ajeng Putri P, Raja Dwi Permata H, dan Della Rosa Ananda.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan Petrokimia Gresik kepada Persani. Dukungan ini akan menjadi motivasi besar bagi para atlet untuk terus berprestasi, baik mewakili Petrokimia Gresik, maupun Jawa Timur, dan mudah-mudahan bisa mewakili Indonesia ke depan,”tutup Adit.(yad)

Petrokimia Gresik Berikan Apresiasi Atlet Senam PON XX Papua Selengkapnya

Kali Keenam, Pengelolaan Lingkungan Petrokimia Gresik Meraih Industri Hijau Level 5 dari Kemenperin

GRESIK,1minute.id – Pengelolaan lingkungan Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali mendapatkan penghargaan Industri level 5. Level tertinggi dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia

Secara simbolis penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Perindustria Agus Gumiwang Kartasasmita kepada Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo di Jakarta pada Selasa, 30 November 2021.
Dwi Satriyo menjelaskan, wujud komitmen Petrokimia Gresik dalam pengelolaan lingkungan diimplementasikan melalui penggunaan teknologi yang efisien dan ramah lingkungan.

Dimana setiap proses produksinya selalu mengedepankan efisiensi sumber daya dan pengelolaan lingkungan yang baik. “Petrokimia Gresik senantiasa menerapkan prinsip industri hijau secara konsisten guna meningkatkan daya saing usaha. Selain itu juga menyelaraskan pembangunan industri dengan kelestarian lingkungan hidup serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” tandasnya.

Ada tiga program unggulan yang menjadikan Petrokimia Gresik kembali meraih penghargaan Level 5. Pertama, upaya pengendalian pencemaran emisi NH3 (Amoniak) melalui inovasi alat “The New X-Scrubber System”, dimana alat ini mampu mereduksi emisi NH3 di Pabrik ZA I.

Selain dapat mencemari lingkungan dan berpotensi menimbulkan komplain dari masyarakat sekitar, emisi NH3 yang lepas di udara juga menjadi kerugian tersendiri bagi perusahaan karena bahan baku yang terbuang ke atmosfir. “Sehingga inovasi ini tidak hanya mampu melindungi lingkungan sekitar dari pencemaran udara, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing usaha. Karena semakin sedikit emisi NH3 yang lepas ke udara, maka semakin banyak jumlah bahan baku yang dapat digunakan untuk proses produksi,” jelas Dwi Satriyo.

Kedua, Petrokimia Gresik juga mampu memanfaatkan air limbah sebagai air scrubber di unit Pupuk Fosfat I. Dengan demikian limbah yang mestinya dibuang mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Ketiga, Petrokimia Gresik juga menerapkan pembangunan berkelanjutan melalui konservasi mangrove di sejumlah daerah. Diantaranya, Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (PRPM) Mengare.

HIJAU : PT Petrokimia Gresik melalui program pemberdayaan masyarakat pesisir Desa Tanjung Widoro, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik melalui konservasi ekosistem  pesisir untuk mengurangi laju abrasi (Foto : Humas Petrokimia Gresik)

PRPM Mengare merupakan program pemberdayaan masyarakat pesisir Desa Tanjung Widoro, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik melalui konservasi ekosistem  pesisir untuk mengurangi laju abrasi, meningkatkan produktivitas perikanan dan terciptanya alternatif lapangan kerja melalui ekowisata pesisir terpadu. Selanjutnya pengembangan ekowisata mangrove juga dijalankan di Kali Lamong, Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik yang kini sudah menjadi destinasi wisata baru di Gresik.

Selain itu, Petrokimia Gresik juga berkontribusi dalam pembangunan Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Mangrove Ujungpangkah, Kabupaten Gresik hingga mendapat apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)kategori “Private Sector/ Perusahaan” di awal 2021. “Berbagai upaya tersebut merupakan wujud nyata komitmen Petrokimia Gresik untuk terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat,”ujar Dwi Satriyo.

Menurutnya, hakikat pembangunan berkelanjutan bukan hanya sekadar pemberian donasi kepada masyarakat. Sehingga pengelolaan lingkungan, pendidikan dan pemberdayaan masyarakat melalui program UMKM menjadi fokus CSR Petrokimia Gresik saat ini, dan konservasi mangrove ini merupakan salah satu implementasi atas komitmen tersebut.

Sementara itu, penghargaan Industri Hijau merupakan program tahunan Kemenperin yang diberikan kepada industri nasional, yang dalam proses produksinya mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan, penggunaan bahan baku dan energi yang ramah lingkungan serta terbarukan.

Petrokimia Gresik sendiri telah mengikuti ajang ini sejak 2012 dan berhasil mendapatkan penghargaan Level 5 sebanyak enam kali, mulai dari  2014 hingga 2018, dan tahun ini. Ajang penghargaan Industri Hijau 2021 diikuti oleh 152 perusahaan, dengan 88 entitas mendapatkan kualifikasi penilaian tertinggi level 5. Sementara 49, perusahaan mendapat kualifikasi level 4 dan 15 industri dinyatakan masih memerlukan upaya lebih untuk menerapkan prinsip industri hijau. (yad)

Kali Keenam, Pengelolaan Lingkungan Petrokimia Gresik Meraih Industri Hijau Level 5 dari Kemenperin Selengkapnya

Museum Virtual Masmundari Dirilis, Berkunjung ke Museum Tak Lagi Wajib Datang

GRESIK,1minute.id – Museum Masmundari resmi beroperasi pada Sabtu malam, 27 November 2021. Museum virtual sang maestro Damarkurung itu diresmikan secara hibrid oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Gedung Putri Mijil Pendapa Bupati Gresik.

Museum virtual kali pertama itu lahirnya di bidani oleh tiga perempuan yakni Hidayatun Nikmah, Ayuningtyas, dan Dewi Nastiti. Mereka tergabung dalam Yayasan Gang Sebelah. Yayasan itu berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek). 

“Museum Digital Masmundari ini merupakan sebuah inovasi yang luar biasa,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. Perilisan museum ini dihadiri oleh keluarga almarhumah Masmundari. Mulai anak, sampai cicit seniman lukis asal Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan Gresik itu. Serta, puluhan seniman asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, politisi, akademisi hingga mahasiswa menjadi saksi lahir museum digital tersebut secara langsung. 

Antara lain, perwakilan dari Kemendikbud Ristek Yeni Lasmawati, anggota DPRD Gresik Syaikhu Busiri,  Rekor Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Eko Budi Leksono, budayawan dan seniman Kris Aji, Nur Fakih, Oemar Zainuddin, dan Aris Dabul. Anak Masmundari diantaranya Rokayah.  Hadir secara virtual antara lain, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dan Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad melanjutkan,  masa pandemi Covid-19 membuat terus berinovasi dan cepat beradaptasi. Semua kalangan dari berbagai lapisan masyarakat harus dapat beradaptasi di era digitalisasi ini. “Yayasan Gang Sebelah sudah beradaptasi dengan kemajuan teknologi, terbukti dengan dihadirkannya Museum Digital Masmundari yang merupakan contoh kecil dari kemajuan teknologi,”tuturnya. 

Damarkurung karya Masmundari ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) oleh Kemendikbud pada 2017. Penetapan itu menunjukkan karya Damarkurung mirip lampion. Namun, Damarkurung berbentuk kubus. Lukisan Damarkurung oleh Masmundari berbentuk cerita. Dan, biasanya tentang kondisi sekitar. Tradisi pasar bandeng, atau orang mencari ikan di pelabuhan dan lainnya. Masmundari meninggal diusia 115 tahun. 

Pembina Yayasan Gang Sebelah Dewi Musdalifah mengatakan, sejarah Gresik tidak lepas dari kaum perempuan. Deretan panjang tokoh perempuan itu, diantaranya, Siti Fatimah binti Maemun ; Nyai Ageng Pinatih (ibunda angkat Sunan Giri) ; Waliyah Zaenab di Pulau Bawean dan Masmundari. 

“Ketiga perempuan muda (Hidayatun Nikmah, Ayuningtyas, dan Dewi Nastiti,Red) mencetuskan gagasan untuk mendokumentasikan karya Masmundari,  Yayasan Gang Sebelah meresponnya,”kata Dewi yang seorang penyair juga guru di SMA Muhammadiyah 1 Gresik itu.  Kini, Museum Masmundari telah lahir. Masyarakat bisa berselancar ke dalam museum virtual itu melalui saluran website. www.museummasmudari.com. Berkunjung ke museum tak lagi wajib datang (yad)

Museum Virtual Masmundari Dirilis, Berkunjung ke Museum Tak Lagi Wajib Datang Selengkapnya

Gang Sebelah dan Mendikbudristek Rilis Museum Virtual Masmundari

GRESIK,1minute.id – Masmundari, maestro pelukis Damarkurung akan mempunyai museum di Gresik. Museum virtual. Museum maestro Damarkurung itu diciptakan oleh Yayasan Gang Sebelah berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek). 

Rencananya, museum Masmundari (virtual berbasis website) pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu akan dirilis di Ruang Putri Mijil Pendapa Bupati Gresik pada Sabtu lusa, 27 November 2021.
Perilisan museum virtual dilakukan secara hybrid dan dalam jaringan (daring) ini merupakan output dari program Fasilitasi Bidang Kebudayaan (FBK) Kemendikbud Ristek 2021 kategori dokumentasi karya/pengetahuan maestro.

Direktur Acara Perilisan Museum Masmundari Hidayatun Nikmah mengatakan, spirit dan jalan hidup Masmundari perlu diproyeksikan dan digaungkan. Salah satu caranya adalah dengan membuat Museum Masmundari berbentuk virtual.

Kenapa virtual? Seperti yang kita tahu saat ini sedang terjadi pandemi Covid-19, banyak museum buka tutup selama pandemi ini. “Jadi kami mencari solusi bagaimana agar manfaat museum dapat diakses tanpa hadir secara langsung di gedung. Jawabannya adalah museum virtual. Museum ini sendiri merupakan sebuah gagasan baru di Gresik,”ujar Ida-sapaan-Hidayatun Nikmah itu.

Ia menjamin, mengemas museum berbentuk virtual yang interaktif, agar dapat menjadi media pembelajaran yang menarik dan tidak membosankan. “Sekaligus menjadi media promosi di dunia digital untuk menarik kembali minat masyarakat akan museum, damar kurung, dan Masmundari,” terangnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, tidak banyak pelukis perempuan di Gresik apalagi yang bisa menjadi seorang maestro. Kenyataan bahwa Masmundari tetap bisa berkarya dan berdaya sampai di usianya, 101 tahun. Seolah menjadi representasi karakter seniman maupun perempuan yang tangguh, ulet, kuat, dan gigih.

“Melalui museum ini, teladan Masmundari sebagai seorang maestro dan perempuan yang tangguh akan dihadirkan, untuk terciptanya generasi baru yang lebih siap dan kuat menghadapi segala perubahan zaman. Generasi yang berkarya juga berdaya,” pungkasnya. (yad)

Gang Sebelah dan Mendikbudristek Rilis Museum Virtual Masmundari Selengkapnya

Wabup Targetkan Porprov VII Jatim, Gresik Masuk 5 Besar

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menargetkan atlet Gresik bisa masuk lima besar di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jatim 2022. Ajang multi-turnamen dihelat 2 tahun sekali itu, rencananya digelar di empat kota yakni, Jember, Lumajang, Bondowoso, dan Situbondo.

Target 5 besar itu diungkapkan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ketika membuka rapat kerja (Raker) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Gresik di Pendapa Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik pada Kamis, 25 November 2021.

“Gresik ini punya potensi untuk menyumbangkan atlet-atlet yang berprestasi, maka dalam rapat kerja ini Saya berharap bapak ibu bisa merencanakan secara jitu untuk apa saja yang bisa menjadikan atlet-atlet lebih berprestasi,”ujar Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah. 

Ia berharap Kabupaten Gresik bisa masuk ke dalam peringkat 5 besar agar bisa membawa nama harum Kabupaten Gresik di Provinsi Jawa Timur hingga di tingkat Nasional.  “Jangan tujuh besar, kemarin sudah tujuh besar kalau bisa nanti lima besar,”tegas Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. 

Raker dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Gresik A.H Sinaga,  Wakil Ketua II KONI Jawa Timur M. Nabil, dan Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri. Dalam raker itu, Wabup Aminatun Habibah secara simbolis menyerahkan reward kepada atlet peraih medali dan official di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI 2021 di Papua. 

Atlet prestasi itu adalah Maulana Rifky Yavianda, peraih medali emas nomor 200 meter gaya bebas dari cabang olahraga (Cabor) Renang ; Andri Bagus Sugiarto, mendapatkan medali Perak Cabor atletik 100 meter final putra T11 dan medali Perak 200 meter final T11. Kemudian, Nazia, merebut medali perunggu Cabor Renang 50 meter gaya dada putri LCM perorangan open putri S8, S9 dan medali perunggu renang 50 meter gaya punggung putri LCM perorangan open putri S9. 

Selain atlet prestasi, Wabup Aminatun Habibah memberikan reward kepada official cabor  bulutangkis yaitu Muhammad Nur Cahya, serta Koko Pambudi Leksono selaku official pendamping atlet berprestasi. 
“Penghargaan ini diberikan agar semua atlet yang sudah mendapatkan medali maupun yang belum, lebih termotivasi dan semangat untuk menjalani Porprov tahun depan,”kata Wabup Aminatun Habibah. 

Kadispora Gresik A.H. Sinaga menambahkan pemberian reward untuk atlet dan official ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah  lewat Dispora bersama dengan KONI. Harapannya senada dengan Wabup, bahwa dengan pemberian reward ini insan olahraga terutama dari Kabupaten Gresik memiliki motivasi lebih untuk berjuang di berbagai kancah olahraga yang ada. 

Untuk diketahui, seharusnya Porprov VII berlangsung pada 2021 di empat kota, yakni Jember, Lumajang, Bondowoso, dan Situbondo. Pandemi Covid-19 belum berakhir membuat jadwal berubah menjadi 2022. Selain perubahan tahun penyelenggaraan, KONI Jatim juga mengganti batasan usia atlet peserta Porprov VII nanti. Semula, atlet yang akan bertanding maksimal berusia 21 tahun. Dalam keputusan barunya, KONI Jatim mengubah regulasinya menjadi 22 tahun. (yad)

Wabup Targetkan Porprov VII Jatim, Gresik Masuk 5 Besar Selengkapnya

Masuk 32 Besar, Gresik United Semakin Percaya Diri

GRESIK,1minute.id – Tiket lolos ke babak 32 besar Liga 3 Regional Jawa Timur akhirnya dipegang Gresik United. M Irvan dkk siap memberikan yang terbaik untuk Ultrasmania dan masyarakat Gresik. 

Pelatih Gresik United Subangkit menjelaskan puas dengan apa yang ditampilkan anak asuhnya. Penampilan melawan Surabaya Muda bisa jadi modal bagus untuk menghadapi Babak 32 Besar. Terlebih, dia melihat pemainnya sudah mulai enjoy bertanding di Liga 3 Zona Jatim. ”Anak-anak sudah bermain dengan tenang. Tidak emosional dan terbebani,”kata Subangkit pada Senin, 22 November 2021.

Tiket Babak 32 Besar berhasil didapat
tidak lepas dari hasil evaluasi yang dilakukannya. Khususnya usai menelan kekalahan melawan Persida Sidoarjo di laga perdana. Dia pun akhirnya merubah cara bermain dan meningkatkan mental skuadnya.

Lolos ke Babak 32 Besar, Gresik United bakal melawan salah satu tim tiga terbaik di Liga 3 Zona Jawa Timur. Mantan Pelatih PSIS Semarang itu menjelaskan masih menunggu siapa calon lawan. Menunggu semua grup menyelesaikan pertandingan.

Sambil menunggu, Subangkit menjelaskan akan tetap melakukan evaluasi. Khususnya soal pelanggaran-pelanggaran tidak perlu yang kerap merugikan skuadnya dalam empat pertandingan di Grup C. ”Di babak 32 besar nanti harus hati-hati. Karena sistem gugur. Kesalahan sedikit bisa berakibat fatal,” terangnya.

Kepastian Gresik United lolos ke-32 besar setelah mengalahkan Surabaya Muda di Stadion Gelora Joko Samudro pada 15 November lalu. M. Irvan dkk menang telak atas lawannya Surabaya Muda lima gol tanpa balas. (yad)

Masuk 32 Besar, Gresik United Semakin Percaya Diri Selengkapnya

GU Libas Surabaya Muda dengan Skor 5-0.

GRESIK,1minute.id – Gresik United akhirnya lolos babak 32 besar Liga 3 Regional Jawa Timur. Kepastian itu setelah tim besutan Subangkit melibas Surabaya Muda dengan skor 5 – 0  di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Selasa, 16 November 2021.

Raihan positif itu, menempatkan Laskar Joko Samudro- julukan-Gresik United menempati posisi runner up di grup C dengan 9 poin. Lolos ke babak selanjutnya, 32 besar. 

Di babak pertama, Gresik United tampil menyerang dan langsung membobol gawang Surabaya Muda di menit ke-6 oleh Muhammad Irvan. Di menit ke-13 Ceppy Akhmad Pribadi menambah keunggulan GU menjadi 2-0. Anak asuh Subangkit itu, semakin agresif melakukan serangan dengan menambah dua gol lagi menjadi 4-0. Masing-masing di menit ke-29 dan 30 oleh M Alvin Hariyanto. 

Satu gol lagi bersarang ke gawang Surabaya Muda pada menit ke-72 oleh Aditya Anugerah. Skor 5 – 0 hingga Hariyanto, wasit asal Tulungagung meniup peluit panjang babak kedua berakhir. 

SELEBRASI : Aditya Anugerah usai mencetak gol di menit ke-72 ke gawang Surabaya Muda menjadi 5-0 di Stadion G-JOS pada Selasa, 16 November 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pelatih Kepala Gresik United, Subangkit mengatakan, hasil positif ini hasil dari belajar dari kekalahan juga kemenangan. “Jadi saya sudah mempelajari permainan Surabaya Muda dan Malang United kemarin. Mereka mempunyai kecepatan namun tidak bisa merusak pertahanan dari GU, karena sangat ketat sekali pertahanan kita,”kata Subangkit.

Menurut dia, menjadi runner up akan terus memantau tim yang lolos di grup Jatim lainnya. “Yang penting kita lolos di grup C Jatim, untuk selanjutnya kemungkinan tim Gresik United akan melawan runner up dari 14 grup terbaik di Jatim dan kita belum tahu kekuatan musuh kita. Namun kita tetap akan memantau pergerakan lawan yang lolos di grup masing – masing di Jawa Timur (Jatim),”jelas Subangkit.

Sementara pelatih Kepala Surabaya Muda, Mohammad Sirot menjelaskan, untuk pertandingan sore ini sudah maksimal. Bahkan instruksi sudah dilakukan oleh pemain. “Iya pemain kita nerves saat awal permainan yang kebobolan di awal menit babak pertama,”ujarnya. Lebih lanjut, untuk babak kedua sudah maksimal dalam permainan namun tidak bisa menjebol gawang Gresik United.

“Kami sudah merubah permainan di babak kedua namun tidak bisa membobol gawang Gresik United,”ungkapnya. Selain gol cepat di babak awal, kata Sirot, kondisi hujan membuat permainan anak asuhnya kurang maksimal. (yad)

GU Libas Surabaya Muda dengan Skor 5-0. Selengkapnya

Siswa SDIT Al Ibrah Juarai Lomba Tahfidz Quran hingga Esai

GRESIK,1minute.id – Peringatan Bulan Bahasa pada Oktober 2021 memberikan berkah bagi Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Ibrah Gresik. Sekolah berlokasi di kawasan Gresik Kota Baru (GKB) itu menempatkan tujuh siswanya sebagai juwara tingkat nasional dalam beberapa lomba literasi.

Tujuh siswa prestasi itu adalah Hafidzatun Najwa dan Hanun Adlyn Khairunnisa, menyabet juara I dan III di ajang lomba tahfidz Quran se-Jawa-Bali yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren (Ponpes) Firdaus Jembrana, Bali. 

Kemudian, ajang literasi se-Indonesia di SMPIT Insan Kamil, Sidoarjo, siswa SDIT Al Ibrah memboyong lima medali. Yakni. Khansa Zahirah Najla runner up lomba tahfidz;  Qoyyuma Shabira Aufa juara pertama lomba menulis esai ; Janeeta Malilah merebut juara I lomba pidato. Berikutnya,  Nahla ‘Ain Al Halwa dan Amrina Rosyada, masing-masing juara I untuk lomba cipta cerpen dan baca puisi.

Kepala SDIT Al Ibrah, M. Musyafak mengaku surprise dengan prestasi yang diraih anak didiknya. Ia mengaku tidak pernah memasang target terhadap para anak didiknya. Saat menghadap menjelang pelaksanaan lomba, ia berpesan jangan berorientasi pada kemenangan atau juara. 

“Tampilkan kemampuan secara maksimal. Perkara menang atau kalah, tidak usah terlalu dipikirkan, karena justru menjadi beban. Tampil saja seperti tanpa beban apa pun,”ujar Musyafak.

Musyafak menambahkan pada dasarnya sudah memiliki potensi masing-masing yang bisa dikembangkan. Karena itu, sejak kelas 1, sekolah telah melakukan pemetaan atas potensi yang dimiliki siswa berdasarkan bakat dan minat mereka. Karena itu, sekolah melakukan bina prestasi, sekaligus menyiapkan sejumlah guru khusus untuk melakukan pendampingan. 

“Ketekunan dan kesabaran para guru pembimbing dan pendamping ini juga punya andil dalam mengantarkan anak-anak yang punya bakat khusus ini dalam berprestasi,” katanya. 

Terpisah, Ustadzah Diah, guru pembimbing dan pendamping untuk lomba menulis esai, mengatakan, persiapan yang dilakukan relatif singkat. “Hanya seminggu menjelang lomba berlangsung,”katanya. Namun ia mengaku, Qoyyuma Shabira Aufa memang memiliki talenta di bidang literasi, khususnya menulis. Hal itu, katanya, sudah terlihat ketika putri pasangan Ferry Andian Sumirat dan Auditya Purwandini Sutarto itu diajak ngobrol santai untuk menggali ide yang akan jadikan detil topik tulisan.

“Dari segi genre tulisan, esai itu terbilang cukup berat untuk anak usia SD. Yang umum, anak seusia dia kan sukanya bikin puisi atau cerpen. Tapi saya cermati ananda Qoyyum (Qoyyuma Shabira Aufa,Red) memang memiliki talenta menulis cukup kuat. Ini pula yang memudahkan saat membuat kerangka tulisan. Semua ide juga kerangka tulisan dari dia, saya cuma mengarahkan saja,”ujarnya.

Tentang talenta menulis yang dimiliki Qoyyum, juga dibenarkan ibunya, Auditya Purwandini Sutarto. Bahkan, lanjutnya, bakat menulis itu sudah kelihatan sejak kecil. Bakat itu kemudian kerap diasah lewat berbagai diskusi dengan ayahnya. “Anaknya memang suka diskusi, baik dengan saya maupun ayahnya. Ada saja yang dibahas. Untuk menulis, selama ini lebih banyak berupa karya fiksi, khususnya puisi. Untuk esai ini, buat kami benar-benar surprise. Kami nggak nyangka kalau bisa juara,”ujar dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Gresik ini.

Bagaimana dengan Janeeta Malilah, juara pertama lomba pidato? Menurut guru pembiming dan pendampingnya, Ustadzah Alma, butuh waktu praktis cuma tiga hari untuk mempersiapkan diri. Waktu tiga hari itu, katanya, dimanfaatkan untuk tiga hal.

Persiapan lebih singkat dilakukan Janeeta Malilah. Peraih juara I lomba pidato ini, seperti diakui guru pembiming dan pendampingnya, Ustadzah Alma, butuh waktu praktis cuma tiga hari untuk mempersiapkan diri. Waktu tiga hari itu, katanya, dimanfaatkan untuk tiga hal yakni membangun dan membangkitkan rasa percaya diri, pemahaman teks, dan teknik hafalan.

“Kebetulan, pada ketiga aspek itu dia sudah bagus, sehingga tinggal berlatih dan moles saja,”kata Alma. Talenta Janeeta mulai terlihat di kelas II. “Ditunjang, anaknya memang nurut kalau dibimbing. Apalagi orang tuanya juga sangat mendukung,”ujarnya seraya mengisahkan, saat berlatih, ia kerap melakukan secara online via zoom bertiga dengan Janeeta dan ibunya. (yad)

Siswa SDIT Al Ibrah Juarai Lomba Tahfidz Quran hingga Esai Selengkapnya

Subangkit Inginkan Cetak Gol Cepat, GU Optimistis Lolos Babak Selanjutnya

GRESIK, 1minute.id – Gresik United menyisakan satu laga untuk  lolos babak selanjutnya di Liga 3 MS Glow for Men Jawa Timur 2021. Laskar Joko Samudro akan bertemu dengan Surabaya Muda di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Selasa, 16 November 2021.

Subangkit, pelatih kesebelasan berjuluk Laskar Joko Samudro itu dengan tegas memasang target menang. Meski, hasil imbang sudah cukup bagi GU untuk lolos babak berikutnya karena unggul di agregat gol dari Surabaya Muda. Kedua kesebelasan mengantongi nilai 6 dari dua kali menang dan sekali kalah. Tapi, selisih gol GU lebih baik setelah pesta gol ketika bertemu FC Maestro 5 – 0 pada Minggu, 14 November 2021 lalu. 

Menghadapi laga krusial, Subangkit menegaskan anak asuhnya sudah sangat siap. Baik soal mental ataupun fisik. ”Pemain juga siap bertanding habis-habisan agar bisa menang. Kami tegaskan, kami ingin menang,”katanya. 

Subangkit mengaku  sudah menyiapkan strategi khusus untuk melawan Surabaya Muda. Dia sadar, lawannya punya lini serang yang cepat. ”Kami juga ingin cetak gol cepat agar pemain lebih percaya diri lagi. InsyaAllah kami dapat tiga poin,”harapnya.

Seperti janjinya usai kalah dari Persida Sidoarjo di pertandingan perdana pada 3 November lalu. ”Iya kami bertekad untuk sapu bersih semua laga sisa,” kata Pelatih Gresik United Subangkit. (yad)

TimMainMenangPoin
Persida Sidoarjo339
Gresik United326
Surabaya Muda326
Malang United413
FC Maestro300
klasmen Grup C Liga 3 Jawa Timur
Subangkit Inginkan Cetak Gol Cepat, GU Optimistis Lolos Babak Selanjutnya Selengkapnya