Kerahkan Ratusan Personel, Dirikan 6 Pos Sekat Terpadu dan 2 Pos Pam

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar apel gabungan TNI, Polri dan Pemerintah Daerah di halaman Mapolres Gresik pada Senin, 26 April 2021. Apel kesiapan pengamanan larangan mudik lebaran itu dipimpin Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Hadir dalam apel itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua MUI Gresik KH Moh Mansoer Shodiq, dan Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar.

Wakil Bupati Gresik Amimatun Habibah mengatakan, pemerintahan pusat melalui Satgas Covid-19 telah mengeluarkan edaran tentang larangan mudik.  Satgas Covid-19 Gresik telah melakukan kegiatan operasi pencegahan penyebaran virus corona.

Antara lain, operasi yustisi dan penyekatan jalur pemudik. Polda Jatim  telah menyiapkan 7 titik penyekatan yang diharapakan dapat meminimalisir pergerakan masyarakat dalam rangka merayakan Idul Fitri.

“Mari kita  laksanakan deteksi dini serta pemetaaan kerawanan di setiap daerah agar dapat mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.

DENAH : Lokasi Pos Sekat dan Pos Pam di Wilayah Polres Gresik

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menambahkan, pemerintah  mengeluarkan larangan mudik, kecuali wilayah aglomerasi mulai 6 – 17 Mei 2021. Gresik sendiri masuk rayon 1 aglomerasi Jawa Timur bersamß Surabaya, Mojokerto dan Sidoarjo.

Apel dilaksanakan bertujuan untuk mengecek kesiapan seluruh personil gabungan terdiri dari Polres, Kodim dan Pemkab untuk mengamankan kebijakan pemerintah tersebut.

“Tujuan apel pelaksanaannya berjalan optimal dimana berhasil sesuai dengan tujuan yang diharapkan yakni pencegahan penyebaran Covid-19,”tegas alumnus Akpol 2001 itu.

Data diperoleh 1minute.id, penyekatan jalur mudik ini, akan diterjunlan 236 personil Polres Gresik . Ada enam pos pam sekat terpadu dan dua pos pam (yad)

Kerahkan Ratusan Personel, Dirikan 6 Pos Sekat Terpadu dan 2 Pos Pam Selengkapnya

Dalih mencukupi Kebutuhan Lebaran, Tukang Mebel Nekat Curi Kambing Bunting


GRESIK,1minute.id – Suwardi sedang sial. Lelaki 46 tahun itu babak belur dihakimi massa karena terpergok mencuri seekor kambing betina di Desa Wadak Kidul, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Beruntung, polisi cepat datang sehingga nyawa lelaki asal Desa Sumurber, Kecamatan Panceng, Gresik terselamatkan.

Informasi yang dihimpun, Suwardi berlagak sebagai seorang pencari rumput. Lelaki 46 tahun mengendarai sepeda motor matik yang bagian belakangnya terdapat karanjang kayu atawa ronjot. 

Lelaki asal Desa Sumurber, Kecamatan Panceng, Gresik itu mengisi ronjot itu dengan rumput. Ketika berada di dekat kandang kambing di area tambak di Desa Wadak Kidul, Kecamatan Duduksampeyan, Suwardi lalu turun. Dia mengendap masuk kandang kambing milik Nurul Yaqin, 47, warga setempat. 

Saat itu, kondisi desa sepi. Karena kaum adam sedang salat Jumat. Suwardi lalu menyergap seorang domba betina yang sedang bunting. Kambing itu lalu dimasukkan dalam ronjot lalu ditutupi dengan rumput. 

Nahas, aksi Suwardi itu diketahui Kamlah, warga setempat dan memberitahukan kepada masyarakat. Suwardi yang semula semringah membayangkan menikmati hasil jerih payah yang secara tidak benar itu memacu motornya. Sekitar 500 meter dari lokasi kejadian, sejumlah warga Desa Wadak Kidul menghadangnya. 

Suwardi mulai gerogi. Apalagi, massa terlihat mulai kehilangan kesabaran berusaha membongkar isi ronjot. Saat itu, melihat salah satu bagian rojot bergerak-gerak. Begitu dibongkar ada seekor domba betina sedang bunting. Kedua kakinya terikat. 

Massa lalu menghajar. Beruntung ada polisi di sekitar lokasi sehingga aksi main hakim sendiri bisa dihentikan aparat. Suwardi dan barang bukti dibawa ke mapolsek Duduksampeyan.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Duduksampeyan Iptu Sugeng Ari Putra membenarkan penangkapan pelaku pencurian hewan (curwan) itu. “Pelaku terpaksa mencuri. Tersangka baru kali pertama mencuri,”ujar Iptu Sugeng Ari Putra pada Sabtu, 24 April 2021.

Dalam pemeriksaan, tersangka Suwardi sebelumnya bekerja pembuat mebel. Sejak pandemi Covid-19, ia tidak bekerja karena orderan sepi. “Tersangka nekat mencuri untuk menambah penghasilan dan mencukupi kebutuhan menjelang lebaran,”kata mantan Kanitreskrim Polsek Driyorejo itu.

Penyidik menjerat Suwardi dengan pasal 363 ayat (1) ke 1 KUHP) tentang pencurian ternak. “Tersangka kami tahan,”katanya. Suwardi kini hanya bisa menyesal. Karena ia tidak bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga tercintanya. (yad)

Dalih mencukupi Kebutuhan Lebaran, Tukang Mebel Nekat Curi Kambing Bunting Selengkapnya

Polres Gresik Matangkan Titik Penyekatan untuk Menghalau Pemudik

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik mematangkan rencana penyekatan arus mudik lebaran Idul Fitri. Penyekatan dilakukan untuk menghalau pemudik.  Sebab, pemerintah membuat kebijakan tentang larangan mudik untuk meminalisir persebaran Covid-19.

“Untuk mudik lebaran nanti akan ada beberapa titik penyekatan di wilayah Gresik,”kata Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto usai rapat koordinasi bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Dandim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail di Aula Sarja Arya Racana lantai III Polres Gresik pada Rabu, 21 April 2021.

Penyekatan di sejumlah titik perbatasan akan dimulai 6-17 Mei 2021. “Polres siap mendukung kebijakan larangan mudik,”tegas alumnus Akpol 2001 itu. Skema penyekatan di titik mana saja,  mantan Kapolres Ponorogo itu, masih akan dibahas lebih lanjut dalam rapat koordinasi nanti.

Kapolres Arief Fitrianto mengatakan, pihaknya akan segera mempersiapkan operasi ketupat. Kemudian menentukan titik-titik penyekatan dan pendirian pos pengamanan.

Sebelumnya, forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda)  mengikuti video conference arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit  Prabowo dan Kementerian terkait, soal kesiapan pengamanan libur lebaran.

“Untuk larangan mudik akan terus disosialisasikan secara masif. Berkolaborasi antara satuan Binmas dan Intel, dengan cara membuat ajakan dan statement tokoh agama serta tokoh masyarakat,”kata AKBP Arief Fitrianto.

Seperti diberitakan pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik mulai  6-17 Mei 2021. Gresik masuk rayon 1 aglomerasi Jawa Timur bersama Surabaya, Mojokerto dan Sidoarjo. (yad)

Polres Gresik Matangkan Titik Penyekatan untuk Menghalau Pemudik Selengkapnya

Cegah Mudik, Polisi Lakukan Penyekatan di 20 Titik Lokasi Jatim

GRESIK,1minute.id – Pemerintah melarang mudik lebaran. Sebab, pagebluk corona lebih setahun belum berakhir. Mudik atawa pulang kampung, tradisi masyarakat Indonesia menjelang Hari Raya Idul Fitri berpotensi menyebarkan virus berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Sosialiasasi melalui radio, media sosial hingga turun lapangan dilakukan kesatuan polisi lalu lintas Polres Gresik. Selain itu, polisi akan melakukan penyekatan di 20 titik perbatasan di Jawa Timur.

Foto screenshot suarasurabaya.net

Kapolres Gresik AKBP Arief fitrianto  M.M, melalui Kaur mintu Satlantas Polres Gresik IPTU Ali Fauzi mengatakan mendukung progam Pemerintah berkaitan dengan larangan mudik dari 6 s/d 17 Mei 2021 dikarenakan negara kita masih masa pandemik Covid-19.

“Kami beralasan menggunakan media berupa Radio karena dimiliki oleh semua masyarakat dan siarannya menjangkau semua lapisan masyarakat sampai ke pelosok desa dan diharapkan informasi larangan mudik ini diketahui khalayak ramai serta masyarakat menunda untuk mudik sampai batas waktu yang ditentukan oleh Pemerintah,”kata Ali Fauzi. (yad)

Cegah Mudik, Polisi Lakukan Penyekatan di 20 Titik Lokasi Jatim Selengkapnya

Patroli Polisi Bersenjata Diintensifkan, Cegah Aksi Kriminalitas


GRESIK,1minute.id – Pengaman objek vital, perkantoran dan pusat perbelanjaan semakin diintensifkan. Puluhan anggota Sabhara Polres Gresik dengan senjata lengkap dikerahkan.

Patroli dilakukan bertujuan menciptakan situasi tetap aman dan kondusif di bulan Suci Ramadan. 
Sejumlah anggota personel Sabhara bersenjata ini mendatangi kantor perbankan, toko perhiasan hingga masuk ke pssar tradisional yang selalu ramai pengunjung.

Dalam giat patroli ini, anak buah AKP Yudhi P., Kasat Sabhara Polres Gresik melakukan himbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.  Modus penipuan, peredaran uang palsu hingga tindak kejahatan 3C (Curat, Curas dan Curanmor). 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Sabhara  AKP Yudhi P., mengatakan Polres Gresik secara intensif melaksanakan giat patroli dalam rangka mencegah terjadinya tindak kejahatan. 

Yakni, melaksanakan kegiatan perbankan, patroli pasar, patroli ngabuburit, patroli tarawih dan patroli sahur. “Harapannya masyarakat merasa aman dalam menjalankan aktivitas kegiatan sehari-hari,”kata AKP Yudhi. (yad)

Patroli Polisi Bersenjata Diintensifkan, Cegah Aksi Kriminalitas Selengkapnya

Dua Bandit Jalanan Diamankan, Usai Tarik Tas Korban Hingga Jatuh dari Motor


GRESIK,1minute.id – Menjelang Idul Fitri tren kejahatan cenderung meningkat. Masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Seperti yang dialami pasangan suami-istri, Iqbal Agus Wahyudi , 24, dengan Anjasari Jamil , 23.

Pasutri itu menjadi korban keganasan bandit jalanan di Jalan Raya Karanglo, Desa/Kecamatan Driyorejo. Tas warna pink milik Anjasari berisi uang dan ponsel ditarik bandit jalanan hingga korban gulung kuming dari motornya di jalan beraspal.

Informasi yang dihimpun, pasutri Iqbal dan Anjasari berboncengan naik Honda Scoopy nopol AG 3922 VAE.  Sewaktu melintas di Jalan Raya Karanglo Desa/Kecamatan Driyorejo dikuntit dua pelaku yang mengendarai Honda Mega Pro nopol W 3595 DE.

Salah satu pelaku menarik tas selempang milik korban sehingga oleng ke kiri. Tarikan bandit jalanan itu membuat tali tas Anjarsari terputus. Iqbal yang asal Taman, Sidoarjo itu kehilangan keseimbangan, kemudian terjatuh dari motornya.

Iqbal dan istrinya, mengalami luka-luka teriak minta tolong. Massa mendengar teriakan melakukan pengejaran. Bandit jalanan belakangan diketahui bernama Dimas Catur Aditya , 23, dan Govin Ganda Ganjar, 21 tertangkap massa.

Pelaku tinggal Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Surabaya digebuki massa. Beruntung ada polisi yang sedang patroli disekitar lokasi kejadian.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo AKP Zunaedi membenarkan penangkapan jambret itu. “Kini pelaku beserta barang buktinya yakni tas slempang, satu unit ponsel, uang tunai Rp 60 ribu, dan satu unit motor Honda Mega Pro W 3595 DE milik pelaku kami amankan,”kata AKP Zunaedi kepada wartawan pada Senin, 19 April 2021. (yad)

Dua Bandit Jalanan Diamankan, Usai Tarik Tas Korban Hingga Jatuh dari Motor Selengkapnya

Tekan Kriminalitas, Patroli Nyalakan Rotator Biru Masif Digeber Polres Gresik

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar patroli blue light pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari. Patroli dengan menyalakan lampu rotator warna biru itu itu menyisir jalur rawan aksi kriminalitas, laka lantas dan balap liar. 

Patroli dalam rangkaian Operasi Keselamatan Semeru 2021 diharapkan bisa memberikan perasaan aman masyarakat Kota Santri -sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kanit Turjawali Iptu Darwoyo mengatakan kegiatan patroli ini dilaksanakan dengan sasaran tempat keramaian seperti SPBU, ATM Center, minimarket, serta perumahan atau pemukiman warga.

Selain, pelaksanaan penggal jalan di jalur protokol maupun jalur rawan laka dan balap liar dalam wilayah hukum Polres Gresik. Serta memberikan himbauan kepada kelompok warga yang masih beraktivitas pada malam hari agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap situasi yang ada di lingkungan sekitarnya. 

“Pelaku kejahatan bertindak karena ada niat dan kesempatan, jangan sampai kita lengah dan memberi kesempatan kepada pelaku untuk melakukan tindak kejahatan di wilayah kita,”kata Iptu Darwoyo. 

Selain itu, anggota juga menghimbau kepada warga masyarakat Gresik agar selalu menerapkan protokol kesehatan guna mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19. “Adanya partisipasi dan peran serta dari seluruh elemen masyarakat dapat mensukseskan program pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19,”tambah Darwoyo.

Dengan adanya patroli dialogis ini dapat menciptakan sinergitas antara anggota kepolisian dengan warga sekitar sehingga dapat tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. 

Dalam catatan 1minute.id kurun waktu dua pekan terakhir aksi kejahatan marak di wilayah hukum Polres Gresik. Sedikitnya ada lima kejadian yang menjadi pekerjaan rumah kepolisian resor Gresik. Lima kejadian itu adalah :

3 April 2021 : Perampokan rumah Arie di Jalan Ikan Belanak, Kompleks Perumahan Bhakti Pertiwi Kulon. Korban dikalungi golok, disekap. 

4 April 2021 : Rumah Husni di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas dibobol maling.

9 April 2021 : Nurul Askin membonceng istrinya, Sunarti dijambret di dekat kantor Dinas Informasi dan Komunikasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Tas korban berisi uang Rp 10 juta dan smartphone ditarik bandit jalanan. Nurul Asikin terjatuh dari motor (belakangan korban meninggal dunia)

9 April 2021 jambret beraksi di kawasan industri Gresik. Korban mengalami luka-luka

11 April 2021 : Nenek Siti Aisyah, 85, diculik pelaku membawa mobil ketika pulang dari salat duhur di Desa Banjarsari, Kecamatan Manyar. Pelaku mempreteli perhiasan korban seberat 25 gram. Korban diturunkan di Dusun Sumber, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. (yad)

Tekan Kriminalitas, Patroli Nyalakan Rotator Biru Masif Digeber Polres Gresik Selengkapnya

Gelar Ops Keselamatan sambil Bagikan Takjil

GRESIK,1minute.id – Operasi keselamatan Semeru 2021 memasuki hari ke-5 pada Sabtu,17 April 2021. Satuan Polisi Lalu lintas Polres Gresik menyelingi operasi dengan membagikan takjil kepada pengguna jalan. 

Takjil nasi bungkus itu dibagikan kepada pengendara roda  dua atau empat yang melintas di depan Pos 9.0 Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan operasi keselamatan semeru  digelar selama dua pekan atau 14 hari. Mulai 12 hingga 25 April 2021.

Operasi untuk mensosialisasikan keputusan pemerintah tentang larangan mudik untuk mewujudkan kamseltibcarlantas menjelang Operasi Ketupat ini diselingi dengan pembagian takjil.

“Dalam operasi kali ini, kita juga membagikan 100 nasi kotak dan 100 takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan tepatnya di depan pos 90,”kata AKP Yanto Mulyanto pada Sabtu sore, 17 April 2021.

Pada kesempatan puluhan anggota Polantas Polres Gresik itu  juga sosialisasi tentang protokol kesehatan menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan. Utamanya saat tarawih berjamaah. Pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan pastikan tidak berkerumun.

“Dengan disiplin protokol kesehatan akan meminimalisir penyebaran Covid-19. Sehingga ibadah dapat berjalan aman dan khusyuk,”katanya. (yad)

Gelar Ops Keselamatan sambil Bagikan Takjil Selengkapnya

Anggota Hadrah Dipukul Ruyung Diduga Anggota Geng Motor


GRESIK,1minute.id – Seorang anggota grup hadrah Kolomunyeng, Kecamatan Menganti dianiayah sekelompok pemuda. Diduga pelaku pengeroyokan itu anggota Geng Motor. 

Pelaku memukul korbannya menggunakan senjata ruyung. Polisi Sektor Menganti melakukan penyelidikan dugaan aksi brutal tersebut. Penganiayaan terhadap anggota hadrah Kolomunyeng itu terekam closed circuit television (CCTV) sebuah kafe di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti.

Video berdurasi 20 menit itu lalu diunggah grup facebook Gresik Waras. Netizen mendesak aparat untuk menangkap pelako sok jagoan itu. “Uda ng tangkap biar mewek,”kata pemilik akun jarang ireng.

Berdasarkan rekaman CCTV itu penganiayaan terhadap anggota hadrah Kolomunyeng yang diasuh oleh Kepala Desa Setro, Kecamatan Menganti itu terjadi pada Selasa, 13 April 2021 sekitar pukul 02.29. 

Salah satu pelaku yang menggunakan hudy jaket berwarna abu-abu meminta korban menunjukkan kaos yang digunakan itu. Saat korban yang mengenakan kaos hitam dan sarung biru menghadap belakang, pelaku menyerang dengan senjata ruyung dan mengenai bagian belakang kepala.

Pelaku kemudian meninggalkan korban. Korban bernama Saifudin Wakit, 20. Korban dengan pelaku tidak saling kenal. Korban didampingi orang tuanya dan kelompok hadrah melaporkan kebrutalan remaja diduga anggota geng motor tersebut.

Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno dikonfirmasi membenarkan ada laporan dugaan penganiayaan itu. “Kami lakukan lidik,”kata Tatak melalui pesan WhatsApp pada Jumat, 16 April 2021. (yad)

Anggota Hadrah Dipukul Ruyung Diduga Anggota Geng Motor Selengkapnya

Nenek 85 Tahun Korban Penculikan Trauma

GRESIK,1minute.id – Kabar penculikan nenek Siti Aisyah, 85, viral di media sosial. Postingan itu berbunyi “Mbh saya ibu hj. Siti aisyah 85th banjar sari manyar gresik.. splg dri jamaah dhuhur..langsung d sekap d masukan mobil avanza. D dlm mobil d rampas perhiasan gelang dan cincin 3.mbh saya d bawa kabur sampai sumber danyang d turunkan”.

Postingan machsunatulamiroh itu mendapatkan respon netizen beragam. “Ini sdh lama banget motif ini. Mbah ku dulu pernah, tp pas disrh lepas langsung berontak trus teriak trs dilepasin disruh keluar dr mobil,”kata dhaniaroc.

Machsunatulamiroh dikonfirmasi membenarkan postingan tersebut. Dia menceritakan siang itu neneknya hendak pulang dari salat duhur di masjid Anawawi Desa Banjarsari, Kecamatan Manyar, Gresik pada Minggu, 11 April 2021.
Kondisi jalan sepi.

“Jarak masjid dekat rumah nenek,”kata Mahsunatulamiroh pada Senin, 1w April 2021. Nenek Siti lalu ditarik dimasukkan dalam mobil MPV. Diduga mobil Toyota Avanza warna silver. 

Nenek Siti lalu dibawa pelaku keliling kota. Nenek Siti tidak bisa berteriak karena mulutnya dibekap oleh salah satu pelaku. Pelaku berjumlah tiga orang. Dalam mobil itu, perhiasan nenek Siti dipreteli. Setelah perhiasan dirampas pelaku nenek Siti diturunkan sekitar Dusun Sumber, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas.

“Kok tego wong tuo rentan diculik dan dirampas semua perhiasane,”katanya. Nenek Siti pulang setelah ditolong seseorang pengendara pikap. “Alhamdulillah tidak selang lama ada mobil pikap menolongnya dan membawa pulang kerumah,”imbuhnya. 

Kekerasan yang dialami membuat nenek Siti mengalami trauma. “Sampai hari ini, nenek masih trauma. Sehingga belum melapor ke polisi,”katanya. Tentang perhiasan yang dirampas pelaku, Machsunatulamiroh memperkirakan seberat 25 gram. Bila harga emas 24 karat seharga Rp 968.000 total Rp 24,2 juta. 

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Bayu Proyogo Febrianto mengatakan, pihaknya belum mendapatkan laporan dugaan penculikan dan perampasan itu. “Saya cek dulu ya,”kata Bayu dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Senin, 12 April 2021.

Sementara itu, pihak Desa Banjarsari, Kecamatan Manyar langsung membongkar rekaman kamera pengintai (CCTV) kampung. Petugas desa melihat ada sebuah mobil sejenis Toyota Avanza warna silver yang masuk dan keluar kampung.

Kini, polisi melakukan penyelidikan dugaan penculikan dan perampasan yang dialami nenek Siti itu. Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti membenarkan kejadian tersebut mohon waktu kami cek dulu. “Saya dan anggota sudah ke TKP dan korban belum bikin laporan, “pungkasnya.(yad)

Nenek 85 Tahun Korban Penculikan Trauma Selengkapnya