Terancam Kolaps, Dewan Siap Selamatkan Perumda Giri Tirta

JUMPA PERS : (ki-ka) Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir dan Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim Dalam jumpa pers di Ruang Komisi III DPRD Gresik pada Kamis, 16 September 2021 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)


GRESIK,1minute.id – Perusahaan umum daerah (Perumda) Giri TirtaGresik terancam kolaps. Kebocoran air mencapai 40 persen. Tahun ini diproyeksikan merugi miliar rupiah. Perusahaan penyumplai kebutuhan hajat hidup 1,3 juta di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu mengusulkan penambahan penyertaan modal pemerintah sebesar Rp 118 miliar.

Usulan manajemen berkantor di Jalan Raya Permata Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas itu telah masuk ke meja parlemen, DPRD Gresik. Wakil rakyat itu akan membentuk panitia khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Modal Dasar dan Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah pada Perusahaan Umum  Daerah (Perumda) Giri Tirta.

Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir dan Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim membenarkan ada draf Raperda tersebut. “Kondisi Perumda Giri Tirta harus diselamatkan. Karena menyangkut kebutuhan dasar (air bersih) untuk masyarakat,”kata Abdul Qodir dalam konferensi pers di ruang Komisi III DPRD Gresik pada Kamis, 16 September 2021.

Abdul Qodir didampingi Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim menambahkan dalam draf yang diajukan mengajukan penambahan penyertaan modal pemerintah Rp 118 miliar. Anggaran ratusan miliar akan digunakan untuk investasi perbaikan infrastruktur pipanisasi. “Memang belum detail rancana pengunaan anggarannya,”kata  legislator asal PKB Gresik itu.

Dia meyakinkan, nantinya pansus Perumda Giri Tirta itu akan sangat detail dan njelimet. Sebab, Pansus telah kulakukan data dari masyarakat untuk mengurangi benang ruwet persoalan air bersih untuk masyarakat Kota Santri itu. 

“Karena problem di Perumda Giri Tirta ini, bukan lagi kekurangan pasokan air. Air berlimpah tapi mengapa tidak sampai kepada pelanggan,”tegasnya.  Bila persoalan pipanisasi yang uzur sehingga menimbulkan kebocoran sampai 40 persen. Untuk perbaikan infrastruktur pipanisasi itu, manajemen Perumda Giri Tirta harus membuat bisnis plan dan strategi pembiayaan secara detail. 

“Dimana saja titik pipanisasi yang uzur. Karena tidak mungkin pembiayaan perbaikan infrastruktur ditanggung oleh pemerintah seluruhnya,”tegasnya.
Selain itu, manajemen Perusda Giri Tirta wajib efisiensi dengan melakukan penataan struktur organisasinya. Sebab struktur organisasi yang saat ini tergolong gemuk.

“(Manajemen Giri Tirta) akan mendapatkan ujian cukup berat dari pansus. Pansus memiliki data sangat banyak,”tegas Ketua DPC PKB Gresik itu.
“Andai Perumda Giri Tirta bisa menekan angka kebocoran air hingga 20 persen saja sudah untung,”katanya.

Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim menambahkan, ada tiga problem yang dihadapi manajemen Giri Tirta saat ini. Pertama, sebut Nurhamim, adalah persoalan klasik, kebocoran pipa. “Kebocoran pipa ini jangankan untung. Balik modal biaya pembelian air saja sangat baik,”tegas politisi dari Partai Golkar ini.

Problem kedua, manajemen belum mampu mengkonsolidasikan sumber daya manusia (SDM). “Problem ketiga ada finansial,”kata Ketua DPD Partai Golkar Gresik itu. Problem finansial ini muncul, kata Nurhamim, akibat kerjasama pihak ketiga pada 2013 lalu. “Kerjasama dengan pihak ketiga tapi Manajemen tidak mampu memanfaatkan hasil kerjasama sehingga menjadi bumerang,”tegasnya. 

DPRD Gresik, imbuhnya, sepakat untuk menyelamatkan perusahaan pemasok kebutuhan air untuk masyarakat dan industri ini. Akan tetapi, DPRD Gresik memberikan persyaratan yang ketat. Pembahasan akan dilakukan secara mendalam dan teliti. (yad)

Terancam Kolaps, Dewan Siap Selamatkan Perumda Giri Tirta Selengkapnya

NasDem Ingatkan Bahaya Korupsi kepada Generasi Z Partai

GRESIK, 1minute.id – Generasi Z partai NasDem Gresik berkumpul di kantor Perubahan DPD NasDem Gresik pada Rabu, 8 September 2021. Mereka berkumpul untuk mengikuti webinar secara virtual yang dihelat DPD Partai NasDem.

Webinar bertemakan “NasDem Muda Bebas Korupsi” yang buka oleh Gubernur Akademi Bela Negara Partai NasDem Mayjend TNI (Purn) IGK Manila itu  menghadirkan empat orang pembicara. Dua orang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan dua pemateri dari DPP Partai NasDem.

Dua narasumber dari KPK adalah Plt Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana tentang Tindak Pidana Korupsi dan Kelembagaan KPK dan Plh Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK Niken Ariati dengan materi berjudul Strategi Antikorupsi ke Gen Z dan Milenial. 

Sedangkan, dua orang pemateri dari DPD Partai NasDem adalah Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Partai NasDem Taufik Basari dan Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Ideologi, Organisasi, dan Kaderisasi DPP Partai NasDem Dedi Ramanta.

Webinar selama 2,5 jam dimulai pukul 12.00 itu berlangsung cukup gayeng. Kader milenial partai mengusung tagline Perubahan itu terlihat antusias mengikuti webinar tersebut.  

Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Wawan Wardiana mengajak Partai NasDem agar senantiasa terus mengaungkan bahaya korupsi mulai dari sendiri. “Bahaya korupsi dimulai dari diri kita maupun khalayak umum,”kata Wawan Wardiana. 

Sementara itu, Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Partai NasDem Taufik Basari menyatakan praktek politik Antimahar yang dilakukan oleh Partai NasDem adalah salah satunya untuk mencegah anti korupsi. “Hanya Partai Integritas Partai NasDem satu-satunya parpol antimahar,”tegas Taufik Basari, yang juga anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem ini.

Ketua DPD Partai NasDem Gresik Syaiful Anwar melalui Sekretaris DPD Partai NasDem Gresik Ainul Fuad mengatakan, webinar digelar oleh DPP Partai NasDem ini untuk memberikan proses pembelajaran pada kaum milineal dan pengurus partai serta anggota dewan dari Partai NasDem. “Pendidikan tentang bahaya korupsi untuk diri sendiri dan masyarakat,”kata Fuad usai acara webinar di kantor Perubahan DPD Partai NasDem di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas pada Rabu, 8 September 2021. (yad)

NasDem Ingatkan Bahaya Korupsi kepada Generasi Z Partai Selengkapnya

Lindungi Hak Korban, NasDem Gresik Desak Panja Baleg RUU TPKS Disahkannya

GRESIK,1minute.id – Desakan Rancangan Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) segera ditetapkan sebagai Undang-undang semakin menguat. Sebab, RUU TPKS yang sedang dibahas oleh Panja Badan Legislasi (Baleg) DPR RI akan bisa memberikan perlindungan terhadap para korban dan keluarga kekerasan seksual.

Dalam seminar nasional virtual selama 3 jam, berakhir pukul 14.00 itu, diantaranya diikuti pengurus DPD NasDem dan organ sayap perempuan NasDem, Gerakan Wanita (Garnita) DPD NasDem Gresik itu  terlihat antusias mendengar paparan Ketua Panja Baleg DPR RI Willy Aditya, Tim Perumus dan Komnas Perempuan.  

Pengurus NasDem yang hadir di Kantor NasDem Gresik di Jalan Veteran, Gresik itu antara lain,  Sekretaris DPD Ainul Fuad dan Ketua Garnita Malahayati Nasdem Gresik Erni Rafika Anwar. Dalam seminar virtual itu, DPD NasDem Gresik membawa dua aspirasi disampaikan kepada Ketua Panja Baleg DPR Willy Aditya yang juga politisi NasDem itu.

Dua poin itu adalah mendesak segera dibahas dan disahkannya RUU TPKS  oleh Panja Baleg DPR RI, terutama memasukkan BAB IV yang mencantumkan hak korban, keluarga korban,  saksi dan ahli. “Harapan dari Partai NasDem sendiri,  dalam kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak harus ada payung hukum yang jelas, sehingga rakyat menjadi terlindungi,”tegas Sekretaris DPD Partai NasDem Gresik Ainul Fuad usai seminar pada Selasa, 7 September 2021.

Ia menyatakan, RUU TPKS akan melindungi korban kekerasan seksual. “Korban kekerasan seksual tidak hanya anak dan perempuan. Tapi, juga kaum adam, laki-laki,”ujar Fuad. Sementara itu, Sementara itu, Anis Masfufah, Sekretaris Garnita Malahayati Partai NasDem Gresik menambahkan, devisi bidang hukum perempuan dan anak tidak tertutup kemungkinan untuk melakukan pendampingan hukum kepada para korban kekerasan seksual. (yad)

Lindungi Hak Korban, NasDem Gresik Desak Panja Baleg RUU TPKS Disahkannya Selengkapnya

Lagi, NasDem Peduli Gelar Vaksinasi Masal untuk Percepatan Pembentukan Herd Immunity di Kota Santri

GRESIK,1minute.id – NasDem Peduli berlanjut. Di Gresik, partai dipimpin Syaiful Anwar ini menggelar menggelar vaksinasi masal di dua lokasi. Gerakan kemanusiaan untuk membantu pemerintah melakukan percepatan pembentukan herd immunity di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Gelar vaksin tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Tim Satgas Covid-19 DPW Nasdem Jawa Timur Suhandoyo, Sekretaris DPD Nasdem Gresik Ainul Fuad, Anggota Fraksi Nasdem DPRD Gresik Mahmud, Gus Kurdi Muhammad, Ketua DPD Garnita Malahayati Nasdem Gresik Erni Rofika Syaiful Anwar, dan Bendahara Nur Rachmad Yani Hidayatullah.

Suhandoyo menyatakan bahwa DPW Nasdem Jatim telah menggelar vaksinasi di 10 kabupaten di Jawa Timur. Sasaran vaksin adalah para kiai, ibu nyai, pengurus, santri, pelajar, dan masyarakat umum di sekitar pesantren.

Alhamdulillah, vaksinasi yang dilakukan DPW dan DPD Nasdem di 10 kabupaten berjalan baik. “Semua dihadiri pejabat setempat sebagai bentuk sinergi untuk mempercepat terbentuknya herd imunity masyarakat,” ujar Suhandoyo, didampingi Ainul Fuad dan Nur Rachmad Yani Hidayatullah. 

Menurut Suhandoyo, vaksinasi yang digelar DPW dan DPD NasDem di 10 kabupaten. Diantaranya, Gresik adalah vaksin dosis 1.  Selama 2 bulan menggelar vaksin di 10 kabupaten tersebut, DPW dan DPD Nasdem telah membantu pemerintah memvaksin sebanyak 30 ribu orang hingga hari ini. “Minggu-minggu ini target kami sudah vaksin sebanyak 50 ribu warga di Jatim,” jelasnya. “Selanjutnya, untuk vaksin dosis 2 juga kami lakukan di tempat sama pondok pesantren,”katanya. 

Sementara itu, Sekretaris DPD NasDem Gresik Ainul Fuad menambahkan, vaksinasi di Ponpes Al Qonaah di Jalan Kalimantan, Gresik Kota Baru (GKB) dan Al Ibrohimi di Kecamatan Manyar disediakan sebanyak 2.000 dosis ini digelar pada Rabu, 1 September 2021. Perinciannya, di Ponpes Al Qonaah di sebanyak 1.200 dosis dan di Ponpes Al Ibrohimi 750 dosis. “Mudah-mudahan dengan gencarnya NasDem Gresik membantu pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi, Covid-19 segera sirna, pandemi Covid-19 segera berakhir dan kehidupan masyarakat kembali normal,”harap Fuad. (yad)

Lagi, NasDem Peduli Gelar Vaksinasi Masal untuk Percepatan Pembentukan Herd Immunity di Kota Santri Selengkapnya

Anggota FPG DPRD Gresik Sosialisasikan Perda Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir untuk Dongkrak PAD

SOSIALISASI PERDA: Anggota Komisi II DPRD Gresik Hamzah Takim saat memberikan sosialisasi Perda Retribusi Parkir kepada masyarakat pada Minggu malam, 29 Agustus 3021

GRESIK, 1minute.id – Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Gresik melakukan sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 3/2020 tentang Penyelengaraan dan Retribusi Parkir pada Minggu malam, 29 Agustus 2021. Sosialisasi dihelat di sebuah kafe di Jalan Raya Balongpanggang, Kecamatan Balongpanggang, Gresik. 

Ada tiga anggota FPG yang melakukan sosialisasi perda tersebut. Diantaranya, Hamzah Takim. Dihadapan peserta sosialisasi dengan protokol kesehatan (Prokes) anggota Komisi II DPRD Gresik ini menyatakan, tujuan memberikan informasi dan pengetahuan kepada masyarakat untuk mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor retribusi, serta sebagai upaya pencegahan yang berpotensi merugikan kepentingan masyarakat.

Ia mengatakan lima tahun terakhir ini pertumbuhan kendaraan bermotor di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik semakin meningkat. Menandakan tingkat daya beli masyarakat semakin membaik. Peningkatan jumlah kendaraan bermotor tersebut juga bisa menimbulkan persoalan. Salah satunya adalah masalah parkir. “Parkir kendaraan kerap menimbulkan gangguan pada lalu lintas di jalan,”kata Hamzah Takim pada Senin, 30 Agustus 2021.

Untuk itu, imbuh Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Gresik itu, perlu penyelenggaraan parkir yang terencana dan terpadu melalui penyediaan tempat parkir yang memadai guna mewujudkan keamanan, ketertiban, dan kelancaran dalam berlalu lintas (kamtiblancar).

“Parkir juga sangat berpotensi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),”tegasnya. Peraturan daerah nomor 3/2020 ini, memberikan pengelolaan parkir. Dengan pembentukan unit pelaksana teknis daerah, mekanisme pembayaran dapat menggunakan sistem informasi seperti metode prabayar, pasca bayar, dan transaksi elektronik. “Sehingga dapat mencegah potensi kehilangan (potential lost) dari retribusi parkir,”tegasnya. (yad)

Anggota FPG DPRD Gresik Sosialisasikan Perda Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir untuk Dongkrak PAD Selengkapnya

NasDem Lindungi Kiai dan Santri dengan Vaksinasi

GRESIK,1minute.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) menggelar serbuan vaksinasi di sejumlah Pesantren (Ponpes) di Kota Santri. Hari pertama serbuan vaksinasi digelar di Ponpes Al Muniroh pada Rabu, 25 Agustus 2021.

Ribuan orang mulai Pengasuh, santri hingga masyarakat sekitar Ponpes yang berlokasi di Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik itu. Ada dua jenis vaksin yang disuntikkan. Yakni, Sinovac dan AstraZeneca. 

Ikhtiar percepatan membentuk herd immunity ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani serta pengurus DPD NasDem yakni Ketua DPD NasDem Gresik Syaiful Anwar, Sekretaris Ainul Fuad, dan Bendahara Nur Rachmad Yani Hidayatullah serta anggota Fraksi NasDem DPRD Jatim Ahmad Iwan Zunaih (Gus Iwan). Juga, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Saifudin Ghozali. 

Ketua DPD NasDem Gresik Syaiful Anwar mengatakan,  serbuan vaksinasi di Ponpes Al Muniro sebagai bentuk komitmen NasDem Gresik membantu pemerintah dalam mempercepat capaian herd immunity. “Serbuan vaksin yang diadakan NasDem Gresik ini sebagai ikhtiar untuk membantu membentuk herd immunity masyarakat agar tak terpapar Covid-19,” ucap Syaiful didampingi Ainul Fuad dan Nur Rachmad Yani Hidayatullah.

Menurut Syaiful, kegiatan ini bagian dari serbuan 15 ribu dosis vaksin yang menjadi program NasDem Gesik. Ribuan dosis vaksin  itu dilakukan secara bertahap di sejumlah pondok pesantren. “Serbuan vaksin kami diawali dari Ponpes Al Muniroh ini,”tegas Syaiful.

SERBUAN VAKSINASI: Bupati Gresik Fandi Akhmad bersama Ketua DPD NasDem Gresik Syaiful Anwar (kanan berdiri) dalam serbuan vaksinasi fi Ponpes Al Muniroh di Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik pada Rabu, 25 Agustus 2021 (foto : NasDem for 1minute.id)

Serbuan selanjutnya digelar di Ponpes Ihyaul Ulum Desa Dukunanyar, Kecamatan Dukun pada Sabtu, 27 Agustus 2021. Kemudian, di Ponpes Bustanul Arifin Kecamatan Menganti vaksinasi digelar pada Senin, 30 Agustus 2021. Selanjutnya di Ponpes Al Ibrohimi Kecamatan Manyar, dan Ponpes Al Qonaah Kecamatan Manyar pada Rabu, 1 September 2021.

“Vaksinasi ini sengaja kami gelar di ponpes agar kiai, bu nyai, ustad dan ustadzah, serta santri tervaksin sehingga terbentuk herd immunity,”katanya. 

Syaiful berharap dengan serbuan 15 ribu vaksin yang dilakukan NasDem Gresik, sebaran Covid-19 bisa terus ditekan hingga hilang. “Sehingga, masyarakat bisa kembali beraktivitas normal dan ekonomi kembali pulih,”harapnya.

Sebelumnya dalam sambutan Syaiful Anwar menyatakan vaksinasi dipusatkan di Pondok Pesantren karena pesantren adalah tempat anak-anak atau generasi muda untuk membangun negara ini juga harus sehat 

Tentu kiai, ustad, ustadzah dan santri yang menjadi prioritas bagi partai NasDem dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang seutuhnya. Pondok Pesantren merupakan bagian yang melakukan proses belajar mengajar atau pembelajaran tatap muka (PTM) sehingga pilihan anak-anak untuk menimbah ilmu sudah tidak ada lagi keraguan oleh orang tuanya.Karena Covid-19 telah ditangkal dengan doa dan dengan vaksinasi baik santri, ustad dan pengasuhnya. (yad)

NasDem Lindungi Kiai dan Santri dengan Vaksinasi Selengkapnya

Komisi 1 DPRD Gresik Dorong OPD Inovasi untuk Dongkrak PAD dari Sektor Telekomunikasi


GRESIK, 1minute.id – Komisi I DPRD Gresik mendorong kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berinovasi untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Gresik.  Diantaranya, memaksimalkan sewa lahan yang dipergunakan untuk microcell pole atawa mini tower.

Sebab, komisi yang membidangi pemerintahan itu menganggap sewa lahan mikrosel saat ini tergolong murah. Wakil Ketua Komisi I DPRD Gresik Syaichu Busyiri mengatakan penggunaan lahan aset Pemkab Gresik untuk pendirian mikrosel sangat murah. Dibutuhkan inovasi dan regulasi agar bisa memungut retribusi dari mikrosel itu.

“Memang, permasalahan telekomunikasi belum tuntas yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) karena sudah bertahun-tahun. Kami akan undang hearing dengan Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informasi),”ungkap Wakil Ketua Komisi I DPRD Gresik Syaichu Busyiri didampingi Anggota Komisi I Kamja Wiyono dalam Konferensi Pers di Ruang Komisi pada Senin, 23 Agustus 2021.

Inovasi perlu dilakukan untuk menambah pundi-pundi PAD Gresik. Penggunaan telekomunikasi semakin tinggi di Kota Santri-sebutan Lain-Kabupaten Gresik. Akan tetapi, kontribusi kepada daerah belum signifikan.  Akan tetapi, Syaichu tidak menyebutkan nilai kontribusi dari sewa lahan untuk perangkat dalam infrastruktur telepon selular yang berdiri media jalan yang digunakan sebagai taman penghijau itu. 

Politisi dar PKB Gresik itu, berharap pemerintah kembali mengajukan kembali Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Perda nomor 19/2012 tentang Penataan, Pembangunan dan Pengendalian Menara Telekomunikasi Bersama dalam Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2018 lalu. 

Sebab, pengajuan tersebut dihapus oleh Tim Legislasi (Timleg) Pemkab Gresik pada 2019 silam. “Insya Allah, tahun depan bisa kita tuntaskan. Karena bukan menjadi program prioritas bupati di masa pandemi. Tetapi, pemberdayaan UMKM yang menjadi program prioritas,”tandas anggota FPKB DPRD Gresik itu.

JUMPA PERS: Wakil Ketua Komisi I DPRD Gresik Syaichu Busyiri didampingi Anggota Kamja Wiyono ketika menggelar jumpa pers fi Ruang Komisi DPRD Gresik pada Senin, 23 Agustus 2021

Diakui politisi PKB ini, banyak permasalahan telekomunikasi  yang harus dituntaskan. Seperti keberadaan menara (base transceiver station/BTS) diduga ilegal hingga biaya sewa lahan milik Pemkab Gresik yang terlalu murah. Maupun, rencana Pemkab Gresik mendirikan menara telekomunikasi bersama.  

Padahal, sektor telekomunikasi bisa menjadi peluang menggali PAD ketika dana transfer dari pemerintah pusat dan provinsi semakin menurun. Apalagi, PAD dari pajak dan retribusi daerah juga tak tercapai sesuai target.“Inovasi untuk menggali PAD dari sektor telekomunikasi masih ada peluang besar,”tegas dia. 
Sementara itu, Kamja Wiyono mendukung Komisi I untuk menuntaskan permasalahan tersebut. “Apalagi, Pak Syaichu Busyiri sangat paham dengan permasalahan itu,”pungkas dia. (yad)

Komisi 1 DPRD Gresik Dorong OPD Inovasi untuk Dongkrak PAD dari Sektor Telekomunikasi Selengkapnya

Optimistis, Eksekutif dan Legislatif Sepakat RPJMD 2026 Belanja Capai Rp 5 Triliun

GRESIK, 1minute.id – Pandemi Covid-19 belum berakhir. Eksekutif dan legislatif Gresik optimistis anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Gresik pada 2026 di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) belanja mencapai Rp 5 triliun. Sedangkan anggaran pendapatan mencapai Rp 4,5 triliun.

Hal ini diungkapkan Juru Bicara (Jubir) DPRD Gresik Jumanto saat menyampaikan laporan badan anggaran (banggar) dan pengambilan keputusan terhadap RPJMD 2021-2026 dalam rapat paripurna di gedung DPRD Gresik pada Selasa lalu, 10 Agustus 2021. 

Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Ahmad Nurhamim didampingi Ketua DPRD Much Abdul Qodir, dan Nur Saidah ini, dihadiri Bupati Fandi Ahmad Yani, Wabup Aminatun Habibah, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara virtual.

Jumanto menyatakan, proyeksi APBD Rp 5 triliun dan pendapatan Rp 4,5 triliun ini mengalami kenaikan dari proyeksi yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik sebelumnya. Di mana, para rencana akhir (rankhir) RPJMD 2021-2026 yang diajukan Pemkab Gresik, kekuatan belanja pada APBD pada 2026 diproyeksikan Rp 4 triliun. Sementara proyeksi pendapatan daerah (PD) Rp 3,821 triliun.

Jadi, dari rapat finalisasi kami, baik melalui alat kelengkapan DPRD (AKD) maupun badan anggaran (banggar), proyek kekuatan APBD dan belanja pada 2026 kita naikkan. Tentunya berdasarkan sejumlah pertimbangan logis,”ujar Jumanto.

Dijelaskan Ketua Komisi I dari Fraksi PDIP ini, pertimbangan meningkatkan proyeksi APBD itu antara lain karena Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Gresik sudah disahkan. “Sehingga, akan banyak investasi masuk ke Gresik, yang akan berdampak positif pada pendapatan,”terangnya.

Pada kesempatan ini, Jumanto juga memberikan kritik konstruktif agar ditindaklanjuti oleh Pemerintah Gresik Baru di bawah kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah.

Diantaranya, di sektor pendidikan. Dinas pendidikan harus memvalidasi sekolah-seqtþþþtkolah yang rusak dalam kurun waktu 2022 sampai dengan  2026 dengan menunjuk konsultan untuk mengetahui kebutuhan perbaikan, baik SD maupun SMP. “Sehingga, diketahui besaran anggaran yang diperlukan,”katanya.

Pihaknya juga meminta pemkab membuat grand design meningkatkan insentif guru tidak tetap (GTT) non sertifikasi, baik sekolah negeri maupun swasta. “Untuk dinas kesehatan, DPRD minta persentase pengurangan balita stunting dari 12 persen menjadi 10 persen pada 2026,”kata Jumanto. 

Sementara, Bupati Gresk Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada DPRD dan semua pihak yang telah berperan dan memberikan kontribusi dan partisipasi aktif terhadap proses penyusunan RPJMD 2021-2026 hingga pengambilan keputusan. “Saya ucapkan terima kasih atas kerja samanya untuk Pemerintahan Gresik Baru,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. (yad)

Optimistis, Eksekutif dan Legislatif Sepakat RPJMD 2026 Belanja Capai Rp 5 Triliun Selengkapnya

Garnita NasDem Turun Gunung Salurkan Bantuan ke Dapur Umum Posko Darurat

GRESIK,1minute.id – Kaum hawa Kota Santri  tidak mau berdiam diri dirumah untuk membantu pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19. 

Beroperasinya dapur umum Posko Darurat di Pendapa Bupati untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak coronavirus disease 2019 (Covid-19) terus mendapatkan dukungan dari masyarakat. Diantaranya, pengurus DPD Garda Wanita (Garnita) Malahayati Partai NasDem Kabupaten Gresik. Sebelumnya, pengurus KONI Gresik. 

Organisasi perempuan sayap Partai NasDem itu mengunjungi dapur umum berada di kompleks rumah dinas Bupati di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik pada Senin , 9 Agustus 2021. Kunjungan itu dipimpin langsung Ketua DPD Garda Wanita (Garnita) Malahayati Partai NasDem Gresik Erni Rofika Syaiful Anwar. Mereka tidak sekadar kunjungan. Juga, membawa bantuan untuk kebutuhan dapur umum yang diinisiasi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani itu.

Bantuan tersebut diantaranya berupa 1 unit mobil ambulans, uang tunai Rp 8,5 juta, dan puluhan dus air mineral. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan langsung kepada ketua PKK Gresik Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani.

Tampak hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, yakni Sekretaris DPD NasDem Kabupaten Gresik Ainul Fuad bersama para pengurus NasDem dan Garnita.

GARNITA MALAHAYATI: Istri Bupati Gresik Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani ketika berdialog dengan Ketua DPD Garnita Malahayati Partai NasDem Gresik di Pendapa Bupati pada Senin,9 Agustus 2021 ( foto: NasDem Gresik for 1minute.id)

Erni Rofika Syaiful Anwar menyatakan, tujuan pemberian bantuan ini adalah untuk membantu meringankan beban Pemkab Gresik di bawah kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah dalam mengatasi pandemi Covid-19. Sebab, bupati dan wabup tak bisa mengatasi sendiri. Butuh bantuan dan kerja sama semua pihak.

“Jadi, Garnita Gresik adalah salah satu komponen masyarakat yang ingin membantu Pak Bupati dan Bu Wabup dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Gresik,”katanya. “Jadi, pemberian bantuan berupa mobil ambulans, sejumlah uang, dan kebutuhan dapur umum sedikit membantu kebutuhan Pemkab Gresik dalam penanganan Covid-19 serta dampak yang ditimbulkan,”imbuhnya.

Adapun untuk bantuan mobil ambulans, Erni Rofika menyebutkan bahwa DPD NasDem Gresik mendapatkan bantuan 5 unit mobil ambulans dari DPW NasDem Jawa Timur. Kelima unit mobil ambulans tersebut, 3 unit untuk membantu kebutuhan kedaruratan para warga Gresik yang terkena Covid-19, dan 2 unit ambulans jenazah Covid-19.

“Jadi, lima unit mobil ambulans itu hanya digunakan untuk membantu warga yang terkena terpapar dan yang meninggal terkena Covid-19,”terangnya. 

Ditambahkan, bantuan 5 unit ambulans tersebut berlaku 24 jam setiap hari nonstop dan tak dipungut biaya alias gratis. Bagi masyarakat yang membutuhkan bisa langsung menghubungi call center di nomor 082296261919.

“Silakan masyarakat yang keluarganya terpapar Covid-19 bisa minta bantuan dengan menghubungi call center tersebut. Gratis untuk pemakaian ambulansnya. Saya berharap bantuan ini bisa membantu kebutuhan masyarakat,”terangnya.

Ia juga berharap pandemi Covid-19 cepat berlalu. Untuk itu, ia mengajak warga masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan (prokes). Ia juga berharap warga yang terkena Covid-19 baik yang dirawat di rumah sakit maupun yang isolasi cepat sembuh. “Semoga pandemi ini cepat selesai, sehingga masyarakat bisa hidup normal kembali,” pungkasnya.

Sementara itu, Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani menyatakan bahwa bantuan yang diberikan oleh DPD Garnita Malahayati Partai NasDem Kabupaten Gresik adalah kontribusi yang bermanfaat untuk membantu Pemerintah Kabupaten Gresik dalam penanganan Covid-19.

“Saya ucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh ibu-ibu Garnita,”kata Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali.

Ning Nurul menyebutkan bahwa warga Gresik yang isoman yang membutuhkan bantuan makanan masih tinggi. Karena itu, peran serta masyarakat untuk membantu ketersediaan kebutuhan dapur masih sangat dibutuhkan. “Makanya, saya ucapkan terima kasih atas kontribusi yang diberikan oleh Garnita Gresik,” ucap Ning Nurul.

Ditegaskan Ning Nurul, permintaan bantuan makanan di dapur umum untuk warga isoman saat ini naik 3 kali lipat. Jika hari pertama usai posko dapur umum dibuka permintaan baru sekitar 75 orang, lalu naik 2 kali lipat menjadi 175 orang, kemudian naik menjadi 300 orang.

“Jadi, terakhir naik menjadi 300 orang yang minta,” terangnya. Oleh karena itu, Ning Nurul meminta support semua pihak untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam pembuatan dapur umum dan posko darurat dalam membantu penanganan warga terpapar Covid-19.”Semoga pandemi Covid-19 cepat selesai,” pungkas Ning Nurul. (yad)

Garnita NasDem Turun Gunung Salurkan Bantuan ke Dapur Umum Posko Darurat Selengkapnya

Angkatan Muda Ka’bah PPP Bergerak, Bagikan Masker, Vitamin dan Penyemprotan Disinfektan


GRESIK,1minute.id – Semangat menyambut Hari Kemerdekaan semakin terasa. Pandemi yang memasuki tahun kedua menjadi pemersatu semua elemen di Kota Santri untuk melawan Covid-19. 

Diantaranya, Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Gresik. Organisasi sayap Partai Persatuan  Pembangunan (PPP) menggelar aksi sosial pada Ahad, 1 Agustus 2021.
Mereka membagikan ribuan masker medis, vitamin dan penyemprotan  kepada masyarakat maupun instansi pemerintah. Aksi sosial itu dipimpin oleh Sinta Anggraini. 

Aksi kemanusiaan untuk masyarakat itu dimulai pukul 08.00. Puluhan aktivis Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Gresik membagikan masker, vitamin dan penyemprotan disinfektan kejumlah tempat. Diantaranya, Desa Cerme Kidul Pasar, Kafe atau warung kopi hingga tempat ibadah Masjid Baiturrahman dan Polsek Cerme.

Ketua AMK Gresik Sintia Anggraini menyatakan aksi kemanusiaan untuk menyambut HUT ke-76 Kemerdekaan RI. Dalam aksi sosial ini, ia menambahkan, ada tiga kegiatan yang dilakukan para anggotanya di Kecamatan Cerme. Tiga kegiatan itu, membagikan 8 ribu masker,  seribu vitamin dan penyemprotan disinfektan. 

“Melihat warga tersenyum kami ikut merasa senang. Semoga dapat berlanjut ke wilayah lain, sehingga bisa membantu maksimal kepada Pemkab Gresik,”kata Sintia dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Ahad, 1 Agustus 2021. Sintia berharap AMK dapat terus produktif dan inovatif. “Semoga AMK aktif inovatif dan dapat memberi manfaat masyarakat lebih luas,”harap Sintia Anggraini. (yad) 

Angkatan Muda Ka’bah PPP Bergerak, Bagikan Masker, Vitamin dan Penyemprotan Disinfektan Selengkapnya