Dishub Wacanakan Menggunakan Sistem Retribusi Parkir Non-Tunai


GRESIK, 1minute.id – Dinas Perhubungan Gresik mulai serius menggarap potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi parkir kendaraan di tepi jalan umum. Hasil kajian akademisi sektor pendapatan retribusi parkir di ruang milik jalan (rumija) mencapai Rp 9 miliar hingga Rp 12 miliar per tahun. Akan tetapi, proyeksi itu nyaris tidak pernah teralisasi. 

Tahun ini, misalnya, Dishub Gresik menargetkan pendapatan dari retribusi parkir Rp 4 miliar. Namun, sampai triwulan keempat, Oktober 2021 baru teralisasi sekitar Rp 800 jutaan. “Mestinya pendapatan parkir di Gresik ini berpotensi bisa mencapai Rp 9 milyar, tetapi sampai hari ini dari yang ditargetkan Rp 4 miliar  saja baru 20 persen capaiannya,”ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik Tursilowanto Hariogi saat mendampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan pertemuan dengan perwakilan perbankan di Pudak Galery pada Kamis, 4 November 2021.

Belum teralisasi target tersebut ditengarai ada faktor kebocoran. Penyebab kebocoran diantaranya, ada oknum juru parkir nakal. Sebab, Pemkab masih menggunakan  sistem pemungutan retribusi parkir di rumija masih konvensional. Menggunakan karcis. Disejumlah rumija kerap ditemui pengguna parkir mendapatkan karcis parkir yang lusuh. Karena telah berulang kali dipakai. Ada juga oknum ujug-ujug datang memungut parkir tanpa karcis. 

Kelemahan itu, akan diperbaiki oleh pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Pemkab akan menetapkan model pembayaran parkir non tunai alias cashless. Yakni,  petugas parkir dibekali alat scan melalui gawai yang dimiliki. Pengguna parkir cukup melakukan scanner barcode antargawai , petugas jukir dengan pengguna parkir. Mirip scan aplikasi #PeduliLindungi ketika masuk mal atau tempat lainnya. 

Dishub mewacanakan pembayaran parkir melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). QRIS adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

Tursilo-panggilan-Tursilowanto Hariogi mengatakan, pengalihan pembayaran parkir dari tunai menjadi non-tunai merupakan strategi yang diambil oleh Pemkab Gresik agar pemasukan PAD bisa masuk dengan baik, dan di lain pihak juga bagaimana memberdayakan juru parkir lewat sistem bagi hasil sehingga nantinya tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Pengelolaan parkir di Kabupaten Gresik telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) 3/2020 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir. Dalam perda tersebut diantaranya menjelaskan penyelenggaraan parkir di jalan umum dapat dilakukan dengan cara non-tunai serta penetapan tarif parkir yang dihitung berdasarkan jenis kendaraan, frekuensi, dan zona parkir.

“Pengalihan pembayaran parkir dari tunai menjadi non-tunai merupakan strategi yang diambil oleh Pemkab Gresik agar pemasukan PAD bisa masuk dengan baik, dan di lain pihak juga bagaimana memberdayakan juru parkir lewat sistem bagi hasil sehingga nantinya tidak ada pihak yang merasa dirugikan,”kata mantan Asisten Administrasi Umum Pemkab Gresik itu.

Sejumlah sumber menjelaskan, pengalihan pembayaran parkir dari tunai dan non-tunai adalah sebuah kemajuan yang patut diapresiasi. Namun, sumber yang enggan disebutkan identitasnya meminta Pemkab Gresik, sebagai pengelola langsung penarikan retribusi menyiapkan perangkat yang memadai untuk meminimalisir terjadinya kebocoran retribusi itu.  

Ia mencontohkan, ada oknum jukir nakal berdalih alat scanner barcode rusak sehingga meminta pengguna membayar tunai. “Bisa kah pengguna parkir menolak membayar,”katanya. Atau, pengguna parkir tidak memiliki saldo untuk bayar non-tunai. “Semua celah terjadinya kebocoran harus diminimalisir. Sehingga, target PAD bisa terpenuhi,”tegas sumber itu. (yad)

Dishub Wacanakan Menggunakan Sistem Retribusi Parkir Non-Tunai Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Raih Penghargaan Tokoh Muda NU Inspiratif 2021


GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dinobatkan sebagai Tokoh Muda NU Inspiratif oleh Forum Jurnalis Nahdliyin (FJN). Penghargaan diberikan di ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 4 November 2021.

Selain Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, penghargaan Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif Jawa Timur 2021 juga diberikan kepada sebelas tokoh pemuda inspiratif lainnya. Penghargaan itu salah satu bentuk support dan apresiasi yang diberikan FJN kepada tokoh muda NU sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Santri Nasional (HSN). Sumpah Pemuda diperingati setiap 28 Oktober dan HSN diperingati setiap 22 Oktober. 

Gus Yani dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada FJN atas penghargaan tersebut. Bupati termuda , 36 tahun dalam sejarah Pemkab Gresik ini mengungkapkan penghargaan tersebut merupakan motivasi bagi dirinya dan juga sebagai motivasi bagi anak-anak muda lainnya. 

“Sebenarnya masih banyak anak-anak muda yang berprestasi, tetapi ini juga sebagai suatu amanah yang melekat untuk saya dan semoga menjadi motivasi bagi saya untuk dapat memberikan inspirasi untuk anak-anak muda yang lain,”ujar Gus Yani. 

Ia berpesan kepada seluruh anak-anak muda, khususnya anak muda NU untuk terus berkontribusi dan berdedikasi pada daerah dan organisasi NU. “Tidak usah berebut di struktur, tetapi ada kewajiban dedikasi dan loyalitas bagi anak muda untuk mengabdi di organisasi NU,” jelas Gus Yani.

Santri, ujar Gus Yani, merupakan sumber daya manusia yang lebih siap dalam hal kemandirian. Santri juga harus modern dan memiliki wawasan yang luas di era yang penuh tantangan ini. “Potensi dan kelebihannya banyak, tinggal mentalnya saja yang harus dibangun untuk memiliki mental pejuang,” tambahnya.

Gus Yani juga berharap FJN dapat terus bersinergi dengan Pemkab Gresik dalam mensukseskan program Nawa Karsa yang mengedepankan kemanfaatan bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Gresik juga akan memberikan dukungan dan terbuka kepada FJN untuk program-program selanjutnya. 

Sebelumnya, Koordinator FJN Didi Rosadi, menilai sosok Gus Yani sebagai tokoh pemuda NU yang inspiratif. Ia juga melihat program-program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yaitu Nawa Karsa yang berhubungan langsung dengan anak muda dan Nahdliyin. Diantaranya, Gresik Seger. Program ini memberikan kesejahteraan bagi takmir masjid dan petugas makam. Kemudian,  Gresik Cerdas yang memberikan insentif bagi penghafal Quran dan santri. (yad)

Berikut 12 Tokoh muda NU Inspiratif 2021.

1. Emil Elestianto Dardak (Wakil Gubernur Jatim),

2. Anwar Sadad (Wakil Ketua DPRD Jatim),

3. Eri Cahyadi (Wali Kota Surabaya),

4. KH Abdussalam Shohib (Wakil Ketua PWNU Jatim),

5. Ahmad Muhdlor Ali (Bupati Sidoarjo),

6. Fandi Akhmad Yani (Bupati Gresik),

7. Muhammad Al Barra (Wakil Bupati Mojokerto),

8. Mohammad Haerul Amri (Wakil Ketua Umum PP GP Ansor),

9. Fauzan Fuadi (Ketua F-PKB DPRD Jatim),

10. AKBP Rofiq Ripto Himawan (Kapolresta Mojokerto),

11. Dewi Mariya Ulfa (Wakil Bupati Kediri),

12. Surokim Abdussalam (Dekan FISIB Univ Trunojoyo Madura).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Raih Penghargaan Tokoh Muda NU Inspiratif 2021 Selengkapnya

Subangkit Janjikan GU Bangkit, Sapu Bersih Sisa Laga

GRESIK,1minute.id – Gresik Unitedgagal memetik poin penuh di laga perdana Liga 3 Jawa Timur di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Rabu, 3 November 2021. Skuad asuhan Subangkit itu harus mengakui tim tamu, Persida Sidoarjo dengan skor 1 : 2. 

Laga perdana dipimpin oleh Wasit Agung Setyawan asal Lamongan ini disaksikan langsung oleh Ketua Asprov PSSI Jawa Timur Ahmad Riyadh, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan tamu lainnya. 

Subangkit meminta anak asuhnya untuk bangkit. Ada tiga laga sisa di grup C akan dilakoni oleh tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu. “Tiga sisa pertandingan harus kita sapu bersih. Menang,”tegas Subangkit usai pertandingan. Pelatih gaek itu, mengakui anak asuhnya bermain dibawah standar. Anti klimaks. “Tapi, saya tidak akan menyalahkan pemain. Karena masih ada tiga laga lainnya,”tegasnya.

Untuk diketahui Gresik United tergabung di grup C bersama Persida Sidoarjo ; Surabaya Muda ; FC Maestro dan Malang United. Sementara itu, pelatih Persida Sidoarjo Istiko Hadi Susanto mengingatkan anak asuhnya untuk tidak takabur. “Meski kemenangan ini telah menaikkan mental pemain,”kata Istiko. Dia menyebut, pihaknya hanya membutuhkan waktu selama 2 bulan untuk laga di Liga-3 Jawa Timur ini.

Akan tetapi, kurun waktu itu anak asuhnya digembleng sangat berat.”Ujicoba pun kami lakukan dengan tim yang memiliki target tinggi,”tegasnya. Evaluasi kelebihan dan kekurangan sebelum mengarungi kompetisi Liga 3. “Tidak lupa juga memanfaatkan banyak kesalahan pemain GU sehingga bisa mencetak dua gol,”katanya.

Laga perdana GU menjamu Persida Sidoarjo gagal memetik kemenangan. GU tunduk dengan skor 1 : 2. Dua gol Persida dicetak oleh M.Ferdiansah menit ke-6 dan Ridwan Prihandoko Rowani menit ke-54. Gol balasan GU dicetak oleh Adit Mei Yohandika menit ke- 12. Di laga itu, wasit Agung Setyawan asal Lamongan memberikan kartu merah terhadap pemain Persida, M.Alfian Nurdiyanto di menit ke 90+3 karena bermain kasar. (yad)

Subangkit Janjikan GU Bangkit, Sapu Bersih Sisa Laga Selengkapnya

Riyadh Sebut Liga-3 Terasa Liga-1, Semua Pertandingan Disiarkan Live

GRESIK, 1minute.id – Kompetisi Liga 3 Jawa Timur 2021 resmi dibuka oleh Ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) Gresik pada Rabu, 3 November 2021.

Pembukaan  cabang olahraga paling favorit di Indonesia ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik. Seremonial pembukaan diawali dengan tari Jaffin Mandailing dari Pulau Bawean, Kabupaten Gresik menambah meriah kompetisi Liga 3 Jawa Timur ini.

Ahmad Riyadh menyebut Liga 3 tidak kalah dengan Liga 1. Pasalnya, banyak sponsor yang bertisipasi. Bahkan, semua pertandingan di Liga 3 ini disiarkan secara langsung. “Liga 3 berasa Liga 1,”kata Riyadh.  Ia meminta semua stakeholder untuk turut mengerjakan mengawal semua pertandingan. “Ada 14 titik pertandingan,” katanya. Selain ini, Riyadh juga mengingatkan bermain fair play. “Setiap pemain harus punya akhlakul karimah,”ujarnya. 

TARI JAFFIN: Tari Jaffin asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik menambah meriah pembukaan Liga 3 Jatim di Stadion G-JOS pada Rahu,3 November 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berterima kasih kepada Asprov PSSI Jatim yang menunjuk Kabupaten Gresik menjadi tuan rumah Liga 3 Jatim ini. “Terima kasih telah menujuk Gresik sebagai tuan rumah,”kata Fandi Akhmad Yani. Laga pembuka Liga 3 Jawa Timur grup C ini mempertemukan kesebelasan Gresik United kontra Persida Sidoarjo. 

Dalam laga perdana ini, skuad Laskar Joko Samudro yang diasuh oleh Subangkit itu harus mengakui keunggulan tim tamu, Persida dengan skor 2 : 1. Dua gol Persida dicetak oleh M.Ferdiansah menit ke-6 dan Ridwan Prihandoko Rowani menit ke 54. Gol balasan GU dicetak oleh Adit Mei Yohandika menit ke-12. (yad)

Riyadh Sebut Liga-3 Terasa Liga-1, Semua Pertandingan Disiarkan Live Selengkapnya

Bea Cukai Gresik Musnahkan Jutaan Batang Rokok Tanpa Cukai dan Ratusan Ribu Liter Miras Ilegal


GRESIK,1minute.id – Jutaan batang rokok, ratusan liter minuman keras dan puluhan obat ilegal dimusnahkan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Gresik. Barang ilegal yang dimusnahkan itu sebesar Rp 1,9 miliar.

Pemusnahan barang tanpa cukai itu dilakukan dengan dua cara. Rokok tanpa pita cukai, cukai palsu dan pita cukai bekas sebanyak 1.513.263 batang rokok dengan jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM), 524 batang Sigaret Kretek Tangan (SKT), 1.400 batang Sigaret Putih Mesin (SKM)  dimusnahkan dengan cara dibakar. Ada tiga drum yang disediakan untuk membakar barang ilegal itu.

Sedang miras berbagai merek yang disita dari atas kapal sebanyak 267,516 liter ; dan obat-obatan kadaluwarsa dimusnahkan dengan cara isinya dituangkan ke tong sampah dan botolnya dipecah dengan palu. Pemusnahan barang milik negara itu dilakukan secara langsung oleh Kepala Bea Cukai Gresik Bier Budy Kismuljanto bersama perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) , Polres , Pol PP dan Pemkab Gresik dan Lamongan. 

Kepala Kantor Bea Cukai Gresik Bier Budy Kismuljanto mengatakan, penindakan yang diakukan oleh Bea Cukai Gresik ini adalah salah satu fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, yaitu Community Protector untuk melindungi masyarakat dari barang-barang berbahaya dan ilegal yang beredar. Seluruh barang ilegal yang dimusnahkan tersebut merupakan barang hasil penindakan selama periode Juli 2019 hingga Mei 2021.

“Bea Cukai Gresik juga melakukan penyidikan selama periode Juli 2019 Mei 2021 dan menghasilkan 3 SBP,” kata Bier. Bier mengungkapkan, situasi pandemi tidak menyurutkan pengawasan Bea Cukai Gresik terhadap barang ilegal. Hal ini dibuktikan dengan adanya berbagai penindakan peredaran barang ilegal secara lokal maupun hasil pelanggaran kepabeanan yang dilakukan.

BAKAR ROKOK ILEGAL: Bea Cukai Gresik melakukan pemusnahan barang milik negara hasil penindakan di kantor Bea Cukai Gresik pada Rabu, 3 November 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Saat ini kami bisa melakukan pemusnahan BMN (barang milik negara) sesuai surat keputusan Kanwil DJKN Jawa Timur,” terangnya. Barang ilegal yang beredar itu telah menimbulkan potensi kerugian sebesar  Rp. 295 ,8 juta. 

“Adanya pandemi Covid-19 ini tidak membuat pengawasan Bea Cukai Gresik terhadap barang ilegal menurun. Hal ini dibuktikan dengan adanya berbagai penindakan yang dilakukan sehingga saat ini kami bisa melakukan pemusnahan BMN sesuai surat keputusan Kanwil DJKN Jawa Timur”, ujar Kepala Kantor Bea Cukai Gresik, Bier Budy Kismuljanto.

Dengan diadakannya pemusnahan barang hasil penindakan ini, diharapkan dapat meningkatkan sinergi antar instasi pemerintah dalam mengawasi peredaran barang kena cukai ilegal di masyarakat. (yad)

Bea Cukai Gresik Musnahkan Jutaan Batang Rokok Tanpa Cukai dan Ratusan Ribu Liter Miras Ilegal Selengkapnya

Harapan Bupati Fandi Akhmad Yani kepada Kafilah MTQ Jawa Timur 2021

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 79 kafilah, pendamping dan official asal Kabupaten Gresik berangkat mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXIX Jawa Timur di Pamekasan, Madura pada Selasa, 2 November 2021. MTQ akan digelar mulai 2-11 November 2021dengan target mempertahankan juara umum digelaran 4 tahunan itu.

Puluhan kafilah asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu diberangkatkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah dari Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik. Puluhan kafilah itu berlomba di tujuh cabang perlombaan yakni Tilawah Quran ;  Hifdzil Quran ; Tafsir Quran ;  Fahmil Quran; Syarhil Quran ; Khattil Quran dan Makalah Ilmiah.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengingatkan kepada kafilah yang mengikuti MTQ Jawa Timur tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan agar kesehatan setiap peserta tetap terjaga.  “Semuanya di sana terus memakai masker ya, jangan ikut-ikutan yang tidak disiplin. Sehat itu nomor satu, untuk menang itu nomor dua, karena kesehatan adalah faktor utama dan selanjutnya kemenangan akan mengikuti, mudah-mudahan pulang membawa kemenangan,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Harapannya MTQ ke-XXIX kali ini Kafilah Kabupaten Gresik dapat meraih juara umum kembali. “Insya Allah apa yang menjadi kebiasaan, karena kita sudah pernah 3 kali berturut-turut menjadi juara umum MTQ, mudah-mudahan ini juga menjadi kebiasaan karena keseringan menang, sehingga besok kita akan mendapatkan juara,”ujarnya.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan, para kafilah sebelum keberangkatan untuk tetap menjaga kesehatan dan menjaga suara masing-masing, karena suara adalah hal yang sangat penting bagi peserta. Agar saat perlombaan semua tubuh fit dan tidak ada kendala apapun.

Bu Min-sapaan-Aminatun mengatakan disebuah perlombaan, menang dan kalah adalah suatu hal yang biasa. Tapi kita harus tetap berperang, dan mempunyai keinginan untuk menang. “Kita harus senantiasa fight, punya keinginan untuk menang itu harus, karena memang ini lomba. Kami Pemerintah Kabupaten Gresik senantiasa  mendukung apa yang menjadi keinginan kita semua,”ujarnya. 

Menang menurut Bu Min adalah suatu kesiapan dari diri kita sendiri. Karena sebenarnya peserta lomba MTQ yang dikirim adalah seorang pemanang dari kabupaten masing-masing. “Kadang ada yang tidak siap menang, semua kembali pada diri kita masing-masing. Jadi kita harus tetap optimis, karena kesiapan kita untuk menang adalah modal utama kita. Mudah-mudahan keinginan bapak Bupati kita untuk menjadi juara umum lagi akan terwujud,”harapnya. (yad)

Harapan Bupati Fandi Akhmad Yani kepada Kafilah MTQ Jawa Timur 2021 Selengkapnya

Desa Wedani Ditetapkan Desa Devisa, Bupati Sebut Satu-satunya di Jatim

GRESIK,1minute.id – Desa Wedani, Kecamatan Cerme ditetapkan sebagai Desa Devisa pada Selasa, 2 November 2021. Desa para pengerajin sarung tenun itu menjadi satu-satunya Desa di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik diharapkan bisa menghasilkan devisa bagi negara dan mendongkrak ekonomi masyarakat setempat. 

“Semoga menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya. Desa Wedani sungguh luar biasa,”puji Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam peresmian Desa Wedani sebagai Desa Devisa Tenun Sarung di Balai Desa (Baldes) setempat pada Selasa, 2 November 2021. Peresmian Desa Devisa ini dilakukan secara hybrid dan virtual. 

Bupati Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Bea Cukai Gresik Bier Budy Kismuljanto, perwakilan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Lukman Hakim serta pengurus koperasi Wedani Giri Nata (WGN) hadir secara langsung. Sedangkan, Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank) Daniel James Rombas, Direktur Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Untung Basuki hadir secara virtual. 

Fandi Akhmad Yani melanjutkan virus positif yang diraih Desa Wedani bisa menular kepada desa lainnya. “Terus melangkah dan menjadi inspirasi desa lainnya,”imbuh Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 
Penetapan Desa Wedani sebagai Desa Devisa hasil dari kolaborasi, sinergi semua pihak.

Pemkab Gresik, Bea Cukai,  LPEI dan stakeholder lainnya. Kolaborasi ini akan terus ditingkatkan sehingga kedepan semakin banyak lahir Desa Devisa di Gresik.  “Sehingga produk UMKM Gresik semakin banyak yang naik kelas,”katanya. Produk asal Desa bisa merambah lima benua tidak banyak. Apalagi dimasa pandemi Covid-19. Banyak UMKM yang kondisi kurang baik. 

SARUNG WEDANI : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melihat motif sarung tenun Desa Wedani, Kecamatan Cerme di Balai Desa setempat pada Selasa, 2 November 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Menjadi kewajiban pemerintah untuk mendampingi UMKM untuk tumbuh dan berkembang bahkan bisa mengekspor produknya. “Karena UMKM adalah salah satu pondasi kekuatan pemulihan ekonomi nasional,”ujarnya. Pemkab Gresik, imbuhnya, akan terus mendorong dan memberikan pendampingan kepada UMKM.

Lahirnya, Poedak Galery di eks terminal wisata religi Maulana Malik Ibrahim di Jalan Pahlawan, Gresik akan menjadi pusat bagi semua UMKM untuk berkonsultasi. Termasuk tentang perizinan hingga pendampingan modal yang melibatkan pihak lainnya. Sementara itu, Kepala Bea Cukai Gresik Bier Budy Kismuljanto menambahkan, pihaknya akan terus mendorong dan membantu UMKM untuk bisa ekspor. Karena Bea cukai memiliki jaringan di luar negeri seperti atase sehingga bisa mencarikan pasar ekspor di luar negeri.

“Kami akan terus membantu UMKM. Karena memiliki potensi ekspor yang luar biasa,”tegas Bier. Tentang volume ekspor UMKM di Gresik, Bier belum menghitung. “Tapi, dalam waktu dekat ini, sarung tenun Desa Wedani ini ekspor satu kontainer ke Yaman,”katanya. Kontainer 20 feed atau sekitar 27 ribu kodi. Bila satu kodi adalah 20 pcs total 540 ribu pcs. 

Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank) Daniel James Rombas menyatakan, pihaknya akan terus mendorong UMKM Gresik untuk bisa ekspor.  Pihaknya siap memberikan jasa konsultasi, pelatihan motif, marketing hingga pelaporan keuangan. “Dan, Desa Wedani memiliki kekhasan yakni ATBM (alat tenun bukan mesin) mengusung kearifan penduduk asli,”kata James Rombas dalam sambutan virtualnya. (yad)

Desa Wedani Ditetapkan Desa Devisa, Bupati Sebut Satu-satunya di Jatim Selengkapnya

Gresik United Mengenalkan 28 Pemain secara Live Streaming

 GRESIK,1minute.id – Kick Off kompetisi Liga 3 Jawa Timur dimulai Rabu lusa, 3 November 2021. Laga perdana di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) Gresik United akan menjamu Persida Sidoarjo.  Siapa saja anak asuh pelatih Subangkit yang bakal mengarungi Liga 3 MS Glow For Men Jawa Timur 2021.

Pada Senin malam, sebanyak 28 anggota skuad Laskar Joko Samudro itu dikenalkan kepada publik melalui tayangan live streaming di channel resmi Gresik United dan Suara Gresik. Mereka siap mengemban target naik ke Liga 2. ”Kami sudah mempersiapkan tim ini dengan sangat matang. Latihan rutin, ada pemusatan latihan di Delegan juga, plus tiap pekan ada agenda uji coba,” jelas Manager Gresik United Toriqi Fajerin. 

Rangkaian persiapan matang itu diharap bisa menunjang kemampuan pemain. Bisa membuat Dwi Agung dkk bertanding dengan sebaik-baiknya. Lantas, memenuhi target ke Liga 2. Pria yang akrab disapa Kaji Ricky itu menjelaskan 28 pemain yang ada berasal dari seluruh wilayah di Indonesia. Ada dari Papua hingga Padang. ”Tapi kami tetap komitmen harus ada bibit muda asli Gresik yang muncul. Ada enam pemain asli Gresik yang kami andalkan musim ini,” jelasnya. 

Pelatih Gresik United Subangkit mengatakan anak asuhnya sudah siap 100 persen. Kondisi fisik pemain pun sudah sangat maksimal. ”Di pertandingan pertama nanti, semua pemain bisa dimainkan. Artinya, Gresik United sangat siap,” jelasnya. 

Pria asal Pasuruan itu berharap dukungan doa dari seluruh Ultras Gresik dan masyarakat Gresik. Doa agar Gresik United bisa bertanding dengan baik, menang, dan memberikan kebanggaan. ”Berikan doa kami dari rumah. Kami butuh itu. Jika Allah mengizinkan, Gresik United bisa menang di setiap laga,”harapnya. (yad)

28 Nama Pemain Gresik United 2021
1. M Fajar Ali S., (2) Nosi Setiawan (3) Yuliyanto (4) Moch Akbar Haris : (5) Muchamad  Supaat (6) Ilham Ramadhan Iliyanto (7) Muhammad Nuchaaq B (8) Rochman Eko Cahyo (9) Rendy Jaya Firnanda (10) Dwi Agung P. (11) Mochamad Nur Samsi (12) Ceppy Akhmad Pribadi (13) Ardy Nata Hamzah (14) Adit Mei Yohandika (15) Muhammad Isa Abdullah (16) M.Faruq Avero (17) Achmad Sholeh Ma’ruf (18) Moch Hidayatu Rochman (19) Gardhika Arya Putra (20) Muhammad Rifkhi Rifaldy (21) A.Khoirur Rosyid Irvani (22) M Alvin Hariyanto (23) Ardi Syah Putra (24) Muhammad Ulul Arham (25) Aditya Anugrah (26) M.Irvan (27)Muhammad Dwi Prayogo (28) Ayub Antoh.

Gresik United Mengenalkan 28 Pemain secara Live Streaming Selengkapnya

SIG Kenalkan Platform Digital SobatBangun Di Munas IAI


GRESIK, 1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mendukung kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) ke- XVI Ikatan Arsitek Indonesia ( IAI) di Kuta, Bali. Munas IAI digelar selama tiga hari, mulai Jumat, 27 Oktober 2021. Kegiatan ini menjadi ajang temu arsitek dari berbagai wilayah di Indonesia dengan pelaku industri  konstruksi dan bangunan.

Pada kegiatan ini SIG memperkenalkan produk dan layanan terbaiknya melalui tayangan video, poster, pemaparan brand dan  product awareness oleh Senior Manager of Design Solution SIG Edo Ramces Sihombing. Produk dan layanan tersebut diantaranya, SobatBangun, yakni platform digital dari SIG untuk  mengembangkan proses pembangunan dan renovasi rumah secara lebih baik serta berkelanjutan.  

Diperkenalkan juga produk Rumah Modular yaitu rumah pracetak yang difabrikasi dalam bentuk modul (panel/volumetric) dengan tujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan, memastikan konsistensi mutu bangunan dan mendukung pembangunan yang ramah lingkungan. Serta produk Mortar Indonesia, produk mortar premium yang diproduksi dengan teknologi tercanggih dan bahan material yang teruji kualitasnya. 

SIG berfokus pada pengembangan solusi bahan bangunan melalui produk semen, solusi beton, mortar, maupun produk-produk turunan lainnya. “Solusi yang diciptakan tidak hanya memenuhi harapan stakeholder, tapi juga menjadi pendorong dalam tumbuhnya industri bahan bangunan yang berkelanjutan,”kata Edo Ramces Sihombing. (yad)

SIG Kenalkan Platform Digital SobatBangun Di Munas IAI Selengkapnya

Serbuan Vaksinasi untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas Digeber

GRESIK,1minute.id – Ikhtiar Percepatan pembentukan herd immunity terus dilakukan Satgas Covid-19 Kecamatan Manyar. Setelah vaksinasi jemput bola untuk awak kapal, lanjut usia (lansia). Satgas Covid-19 Kecamatan Manyar kini melakukan vaksinasi diperuntukkan masyarakat umum dan penyandang disabilitas.

Vaksinasi dilakukan di gerai vaksin Gedung Olahraga (GOR) Onggo Joyo Kusumo di Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar pada Senin, 1 November 2021.
Diantaranya, Achmad Shofiyuddin. Pemuda 27 tahun ini penyandang down syndrome atawa difabel intelektual. Yudi-panggilan-Achmad Shofiyuddin tinggal di Jalan Makam Dalem, Desa Manyarejo diantar Ibundanya, Siti Fatimah naik motor. Yudi yang periang dan supel itu membuat suasana gerai vaksin semakin gayeng. 

Melihat Yudi datang ke gerai vaksin Aiptu Asyhari, anggota Polsek Manyar yang melakukan pengamanan vaksinasi membantu memapahnya. Yudi tersenyum. Alumnus SMA Luar Biasa di Desa Golokan, Kecamatan Sidayu itu memberikan apresiasi. Yudi pun memberi hormat. Polisi berpostur tinggi besar itu lalu mengantar Yudi ke ruang dan membantu membesarkan hati untuk tidak takut vaksin. 

“Alhamdulillah Pak, lega rasanya akhirnya anak saya telah menerima dosis kedua vaksin Covid-19. Semoga senantiasa diberikan kesehatan,”kata Siti Aminah, ibunda Yudi. Siti Aminah mengisahkan, Yudi, anak semata wayangnya  mengalami down syndrome sejak lahir. Meski mengalami difabel intelektual, Yudi tetap bersemangat belajar hingga lulus SMALB di Desa Golokan, Kecamatan Sidayu.

Siti Aminah bersyukur masyarakat dilingkungan tempat tinggal sangat membantu. Memberi motivasi bagi keluarganya. Juga membantu menjaga Yudi ketika bermain diluar rumah.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Manyar dr Ovaldo Kurniawan mengatakan target 1.600 dosis vaksin. “Hari ini petugas vaksinator Puskesmas Manyar memberikan 1.600 vaksin Sinovac dosis pertama dan kedua kepada masyarakat,”kata dia. Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno menyebut serbuan vaksinasi ini berkolaborasi dengan Puskesmas Manyar. “Kami berkoordinasi mendorong Puskesmas Manyar untuk terus melakukan vaksinasi bagi masyarakat yang belum divaksin,”kata Windu.

Mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu juga mengimbau masyarakat yang belum divaksin, agar mendatangi gerai vaksin terdekat untuk bisa menerima vaksin Covid-19. “Vaksinasi sebagai ikhtiar menyudahi pandemi Covid-19 yang berkepanjangan,”pungkasnya. (yad)

Serbuan Vaksinasi untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas Digeber Selengkapnya