PPMG Desak Proyek Smelter Mempekerjakan 60 Persen Naker Lokal

GRESIK1minute.id – Ratusan warga Manyar tergabung Pekerja Proyek Manyar Gresik (PPMG) ngeluruk kantor DPRD Gresik pada Rabu, 7 Juni 2023. Mereka wadul ke wakil rakyat karena sulit mendapatkan pekerjaan. Perusahaan di kawasan Java Integrited Industrial and Port (JIIPE). Proyek smelter PT Freeport Indonesia (PTFI), diantaranya. 

“Karena lingkungan, ekosistem rusak kami berhak mendapatkan pekerjaan. Tidak ada industri kami makmur, bisa panen bandeng 2 kali setahun,” tegas Entis Sutisna dalam orasinya di depan Kantor DPRD Gresik pada Rabu, 7 Juni 2023.

Sebelum ke kantor wakil rakyat di Alun-alun Gresik Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik mereka menggelar demonstrasi di kawasan JIIPE. Saat itu, mereka sempat menghentikan 5 bus pengangkut pekerja proyek smelter tersebut. Namun, massa tergabung PPMG ini mengklaim berasal dari 9 desa di Kecamatan Manyar tidak ada yang mengenal para pekerja tersebut. Pekerja tersebut diduga berasal dari luar Manyar, Gresik. 

Di depan gedung DPRD Gresik massa sempat terlibat saling dorong dengan aparat kepolisian. Sebab, massa memaksa untuk memasukkan ke halaman kantor DPRD Gresik. Sementara, aparat kepolisian berusaha mencegah massa masuk gedung parlemen. Ada tiga tuntutan yang mereka usung. Pertama, kesempatan kerja bagi warga lokal sebesar 60 persen. Kedua, mendesak perusahaan untuk melakukan kerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Dan, ketiga mendesak perusahaan partisipasi pembangunan terhadap masyarakat lokal.

PERWAKILAN PPMG: Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir (tengah) menerima perwakilan pengunjuk rasa Proyek Smelter di kantor DPRD Gresik pada Rabu, 7 Juni 2023 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Khumaidi Maun, warga lainnya menambahkan saat ini, Chiyoda, kontraktor smelter mempekerjakan 12 ribu tenaga kerja. Diantara 12 ribu pekerja proyek smelter terbesar dengan nilai investasi sekitar USD 1,63 miliar atau setara Rp 25 triliun pekerja luar Gresik. Naker lokal Gresik ada sekitar 3.475 orang  atau sekitar 30 persen. “Pekerja lokal ring I di proyek smelter itu hanya 1.099 orang,” kata Khumaidi dengan nada tinggi. 

Dalam peraturan daerah (Perda) 7/2022 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, setiap industri yang berinvestasi di Gresik mensyaratkan 60 persen naker lokal dan 1 persen mempekerjakan disabilitas. Karena rekrutmen naker proyek smelter itu jauh panggang dari api, massa PPMG wadul ke DPRD Gresik. 

Abdul Hamid, koordinator aksi unjuk rasa massa PPMG menyatakan dalam keterangan resminya, jika aksi unjuk rasa menuntut adanya kesempatan kerja bagi warga lokal Gresik itu, digelar sejak pukul 6.00 WIB dengan sasaran unjuk rasa Proyek Smelter PT Freeport Indonesia, di kawasan JIIPE Manyar Gresik, PT CHiyoda Internasional Indonesia dan Kantor DPRD Gresik.

Perwakilani massa PPMG ini kemudian diterima oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir serta tiga anggota lainnya, yakni Muhammad,  Syahrul Munir dan Hudaifah. Semuanya dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB). Hadir dalam pertemuan itu, diantaranya, pengelola kawasan JIIPE Mifti, perwakilan PTFI Nanang dan kontraktor dari Chiyoda Internasional Indonesia Tri Andi Suprihartono.

Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir sangat menyayangkan pelaksana proyek smelter mengabaikan perda 7/2022 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan itu. “Kalau perusahaan taat peraturan dan azas tentu sahabat-sahabat dari Manyar ini tidak perlu berpanas-panas begini,” ungkap Qodir. 

Sementara itu, perwakilan Chiyoda Internasional Indonesia Tri Andi Suprihartono menyatakan, proyek smelter adalah pekerja high risk. Selain itu, pihaknya juga dituntut untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan smelter ini, kata Tri Andi Suprihartono, pihaknya telah merekrut masyarakat Gresik. 

Dalam melaksanakan pekerjaan ini, kami juga memiliki komitmen memaksimalkan tenaga kerja lokal. Tri Andi melanjutkan pihaknya telah merekrut tenaga kerja dari ring I sebanyak 1.264 orang. Namun, dalam perjalanan ratusan naker tersebut meninggalkan proyek karena tidak kuat. Ada 345 orang meninggalkan proyek. Ada sehari, dua hari, lima hari kerja tidak kuat mereka keluar. Kini tersisa 919 orang saja,” terangnya. (yad)

PPMG Desak Proyek Smelter Mempekerjakan 60 Persen Naker Lokal Selengkapnya

Ratusan Nelayan Dua Kelurahan di Gresik Ngeluruk Kantor Pelindo Gresik Tolak HPL

GRESIK1minute.id – Ratusan warga dari dua Kelurahan Lumpur dan Kemuteran  ngeruduk ke kantor Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Gresik pada Kamis, 25 Mei 2023. Mereka menolak rencana penandatanganan hak pengelolaan (HPL) tanah.

“Yang diinginkan warga seperti yang diinstrtuksikan Pak Jokowi (Presiden Joko Widodo) tanah oloran itu diperuntukkan warga, dengan HGB murni,” tegas Mamad, koordinator lapangan (korlap) aksi kepada wartawan usai menyerahkan dokumen penolakan kepada perwakilan Pelindo Gresik pada Kamis, 25 Mei 2023. 

Ratusan warga dari dua kelurahan itu, long march sejauh 500 meter dari Bale Cilik di Jalan R.E.Martadinata, Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik menuju Kantor Pelindo Gresik berada di Kompleks Pelabuhan Gresik Jalan YOS Sudarso, Gresik. Mereka membentang sejumlah poster. Di antaranya berbunyi ; Tanah Leluhur Kami Jangan Kalian Rampas Dengan Berbagai Alasan , Rakyat bagian dari negara, Wahai Pemerintah Rakyatmu Tidak Butuh HPL dan Bpk Jokowi : Presiden RI .Tanah urukan Masyarakat untuk masyarakat Lumpur, 20 April 2022″

Poster berjumlah puluhan itu lalu ditempelkan di pagar kantor Pelindo Gresik. Setelah berorasi 10 menit perwakilan warga menyerahkan satu bendel berkas setebal 10 cm kepada perwakilan perusahaan milik negara itu. 

Mamad melanjutkan, kedatangan ratusan warga pesisir Gresik dari dua kelurahan yakni Lumpur dan Kemuteran secara spontan. Mereka datang karena menggelar agenda penandatanganan batas HPL Pelindo. “HPL itu adalah lahan yang sudah puluhan tahun di tempati warga dua kelurahan itu,” terang Mamad. 

Penolakan penandatangan batas HPL itu, imbuhnya, karena dianggap tidak prosedural. Seharusnya, sebelum penandatanganan dilakukan terlebih dulu dilakukan pemetaan dan pengukuran. “Ini (prosedur) semua belum dilakukan,” tegasnya. 

Karena itu, jelas Mamad, warga datang kantor Pelindo Gresik menolak HPL diatas tanah warga. “Warga menempati lahan (tanah oloran) sejak 1969. Ada tanda tangan pejabat waktu itu. Masyarakat diperbolehkan menguruk untuk dibuatkan rumah tempat tinggal,” ujarnya. 

Warga nguruk sendiri mengambil dari lahan parkir perahu nelayan. Ketika laut surut,warga mengambil tanah liat diangkut gerobak. Total luasnya lebih kurang 1,2 hektare untuk 587 unit rumah. 

Mengapa warga menolak HPL? Mamad menjelaskan kekuatan HGB Murni dengan HGB HPL berbeda? HBG murni bisa ditingkatkan menjadi SHM. Sedangkan, HGB diatas HPL ini, menghuni 30 tahun, perpanjangan 20 tahun, Perpanjangan ekstra maksimal 30 tahun. “Dan HPL bila muncul kami harus sewa. Bila ada pengembangan, tidak memerlukan izin dari pemegang HGB sesuai UU Agraria,” tegasnya.

Penolakan warga membuat rencana  penandatanganan batas antara jalan dengan warga atau penentuan batas HPL batal. “Surat penolakan sudah dikirim ke Pelindo, BPN dan Kecamatan Gresik,” tegasnya. 

Sementara itu, Deputi Manager Property dan Rupa Usaha Pelindo Jawa Timur Arya Pradana Putra menolak untuk berkomentar. Arya berdalih belum mendapatkan izin dari kantornya. “Maaf, saya belum bisa memberikan komentar,” kata Arya kepada wartawan. 

Untuk diketahui, Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Pesisir Lumpur, Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada 20 April 2022. Kunjungan kerja Jokowi disambati oleh nelayan setempat. Ada tiga keluhan yakni harga solar untuk nelayan ; pendangkalan pesisir laut dan sertifikat tanah warga.  

Menurut Presiden Jokowi, yang menjadi persoalan adalah karena tanah yang dimiliki para nelayan adalah tanah oloran yang tidak bisa disertifikatkan. Namun, Presiden Jokowi langsung menelepon Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil. “Tadi saya telepon langsung ke Menteri BPN, bisa, ini akan kita selesaikan. Itu saja tadi yang disampaikan dan kita selesaikan,” tandasnya waktu itu. (yad)

Ratusan Nelayan Dua Kelurahan di Gresik Ngeluruk Kantor Pelindo Gresik Tolak HPL Selengkapnya

Bakar Sampah,Ratusan Kubik Kayu Di Kertosono Jadi Arang

GRESIK,1minute.id – Ratusan kubik kayu palet milik PT Prima Force menjadi arang. Kayu bernilai puluhan jutaan hangus setelah gudang pabrik berlokasi Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu di amuk si jago merah pada Rabu, 24 Mei 2023.

Penyebab, kebakaran diduga human error. “Ada pekerja yang membakar sampah. Lalu ditinggal pergi. Hembusan angin api menjalar ke bagian gudang kayu,” terang Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Kamis, 25 Mei 2023.

Sinaga menjelaskan kebakaran pabrik kayu, Prima Force berawal seorang pekerja membakar sampah di sekitar lokasi pabrik berlokasi di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu pada Rabu, 24 Mei 2023. Saat itu sekitar pukul 13.58 WIB. Kondisi cuaca sedang panas. Tanaman juga kering karena musim kemarau. Hembusan angin juga cukup kencang.

Pekerja yang belum diketahui identitasnya itu kemudian pergi. Ia tidak menduga api bisa menjalar ke bagian gudang tempat penyimpanan kayu palet. Tumpukan kayu palet setinggi orang dewasa yang disimpan di luar halaman gudang tersambar lidah api. “Kami mendapatkan laporan kebakaran pukul 13.58 WIB. Satu regu tiba di lokasi pukul 15.02 WIB,” terang Sinaga. 

Kobaran api sangat besar karena media yang terbakar kayu, barang mudah terbakar. Petugas Damkarmat yang berjumlah sembilan personil dengan satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air sempat kuwalahan. Namun, petugas dibawah komando A. Fathoni, A, perwira piket harus berjibaku menjinakkan api hingga pukul 20.15 WIB. “Kami harus pastikan tidak ada kebakaran susulan. Selain itu, tidak ada alat berat untuk mengurai tumpukan kayu,” tegas mantan Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik itu.

Kebakaran gudang kayu palet itu, menambah panjang daftar kejadian kebakaran di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Data Dinas Damkarmat Gresik tercatat 8 kejadian kebakaran dan 39 kejadian penyelamatan (rescue). (yad)

Bakar Sampah,Ratusan Kubik Kayu Di Kertosono Jadi Arang Selengkapnya

Diduga Korsleting Gudang Plastik Jotra Ecotek Indonesia Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Gudang daur ulang plastik PT Jotra Ecotek Indonesia ludes terbakar pada Kamis, 27 April 2023. Seluruh barang dan bahan produksi berlokasi di Jalan Kamboja, Dusun Sumber Jalin, Desa Sumberrame, Kecamatan Wringinanom itu menjadi abu. Penyebab kebakaran ditegarai akibat konsleting. 

Dalam keterangan tertulisnya, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Holomoan Sinaga mengungkapkan berdasarkan keterangan dari sejumlah warga setempat gudang produksi itu terbakar sekitar pukul 16.29 WIB. Sore itu, tidak ada aktivitas produksi. Karena masih libur lebaran. Asap hitam keluar dari gudang produksi itu. Seorang warga bernama Fuad,  50, yang mengetahui kejadian itu kemudian melaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik. 

“Saat itu api sudah membakar seluruh gudang produksi beserta bahan produksi ikut terbakar,” kata Sinaga pada Kamis 27 April 2023. Sebanyak delapan personil diturjunkan ke tempat kejadian kebakaran (TKP). Api sudah besar hampir seluruh gudang dan bahan produksi dilahap si jago merah.  

Petugas butuh waktu cukup lama untuk menjinakkan amuk si jago merah. Sebab, media yang terbakar berbahan plastik. “Selama hampir 5 jam, kami bisa memadamkan api,” katanya.  Terkait penyebab kebakaran, Sinaga, menduga akibat konsleting. “Karena saat kejadian tidak ada aktivitas pekerjaan. Seluruh pekerja masih libur,” katanya 

Sebelumnya, gudang PT Solusi Maju Bersama yang berada di Kompleks pergudangan di Jalan Raya Cangkir, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik juga terbakar. Gudang bahan baku kimia untuk benang itu terbakar sekitar pukul 08.20 WIB. “Tidak ada korban jiwa dalam dua kejadian kebakaran itu,” tegas Sinaga. (yad)

Diduga Korsleting Gudang Plastik Jotra Ecotek Indonesia Terbakar  Selengkapnya

Freezer Pendingin Daging Ayam Let’s go Chicken Di Driyorejo Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Dua penjaga gudang Let’s go Chicken, PT. Inspirasi Kuliner Indonesia kalang kabut. Mereka panik. Sebab, salah satu mesin pendingin tempat penyimpanan daging segar ayam terbakar pada Selasa, 4 April 2023 sekitar pukul 04.30 WIB.

Beruntung delapan orang petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik posko Driyorejo cepat tiba di lokasi kejadian kebakaran (TKK) di Kompleks Perumahan Kota Baru Driyorejo (KBD) Jalan Raya Batu Mulia 12D, Paras, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik sehingga bisa cepat menjinakkan si jago merah. 

Informasi yang dihimpun badal subuh sekitar 04.30 WIB dua orang penjaga gudang Let’s go Chicken melihat ada nyala warna kemerahan di dalam gudang tempat penyimpanan daging segar ayam. Dalam gudang itu terdapat puluhan freezer. Dua penjaga itu berbagi tugas. Satu orang bertugas memadamkan api menggunakan alat pemadaman api ringan (Apar). Satu petugas lainnya menghubungi Angki, manajer perusahaan memberitahukan kejadian tersebut. Angki kemudian meminta bantuan Damkarmat Gresik.

Selama 2 jam, petugas melakukan pemadaman dan pembasahan untuk memastikan tidak ada kebakaran susulan. “Yang terbakar freezer. Kami belum bisa memastikan penyebab kebakaran,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga usai kejadian pada Selasa, 4 April 2023. (yad)

Freezer Pendingin Daging Ayam Let’s go Chicken Di Driyorejo Terbakar  Selengkapnya

Ditinggal Mudik, Dua Unit Bedeng “Mewah” Hangus Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Dua unit rumah bedeng Jalan PJKA Suci, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik hangus terbakar pada Sabtu sore, 25 Maret 2023. Tidak ada korban jiwa dalam musibah di awal bulan Suci Ramadan itu. Sebab, pemilik dan penghuni dua rumah “mewah” alias mepet sawah itu sedang mudik untuk menunaikan ibadah puasa.

“Pemilik rumah bedeng pulang kampung sebelum bulan puasa,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Sabtu, 25 Maret 2023. 

Sinaga mengatakan, Sabtu sekitar pukul 15.50 WIB ada seorang warga bernama Edi menghubungi call center 112 Gresik. Lelaki 42 tahun ini melaporkan ada kebakaran rumah bedeng di Jalan PJKA Suci, Desa Suci, Kecamatan Manyar. “Api waktu sudah membesar,” kata Sinaga. 

Pelapor khawatir lidah api akan menjilat rumah warga lainnya. Sebanyak 7 personel dengan mengendarai satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil suplai menuju tempat kejadian kebakaran (TKK). “Anggota memakai alat pelindung diri (APD) lengkap,” terangnya. 

Api masih besar. Namun, aliran listrik mengarah ke lokasi kebakaran belum di putus oleh petugas setrum negara. “Menjelang buka puasa, kami bisa menguasai api,” ujar mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik itu. Berdasarkan keterangan sejumlah warga setempat, dua unit bedeng itu ditempati oleh penjaga (pandega) tambak dan penjaga tower telekomunikasi. “Tapi, sebelum puasa mereka pulang. Ada kemungkinan penyebab kebakaran akibat konsleting,” katanya. (yad)

Ditinggal Mudik, Dua Unit Bedeng “Mewah” Hangus Terbakar  Selengkapnya

Tiga Jam, Dua Kebakaran Mewarnai Kota Santri Diduga Korsleting 

GRESIK,1minute.id – Dua kejadian kebakaran mewarnai Kota Santri pada Kamis malam, 9 Maret 2023. Kebakaran kali pertama terjadi di Jalan Pahlawan, Gresik sekitar pukul 20.45 WIB. Sebuah gardu travo milik perusahaan setrum negara tiba-tiba terbakar.  

Langit Gresik seakan memerah. Beruntung petugas dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik cepat tiba di lokasi tempat kejadian kebakaran (TKK) sehingga tidak merembet ke rumah warga setempat. Kepanikan warga di perkampungan pada penduduk itu tidak berlangsung lama karena api bisa dijinakkan oleh delapan personel Damkarmat Gresik. 

“Penyebab gardu travo terbakar masih dalam penyelidikan,” kata Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga usai kejadian pada Kamis malam, 9 Maret 2023.

Baju belum kering, kebakaran kembali terjadi sekitar pukul 00.50 WIB pada Jumat, 10 Maret 2023. Lokasi TKK di Desa Pandu, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Sebuah toko kelontong. Santoso, 49,  pemilik rumah dan toko (ruko) kelontong diamuk si jago merah. Ia terbangun karena mencium asap. Santoso histeris meminta tolong. Teriakan itu membangunkan tetangganya. Warga mencoba memadamkan api dengan menyiramkan air dari wadah ember, bak mandi. Akan tetapi belum bisa menjinakkan si jago merah. Bahkan, lidah semakin membesar. Warga pun semakin panik. 

Petugas damkarmat berjumlah 8 personel butuh waktu 45 menit untuk memadamkan api. Menurut Kadis Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga, kebakaran toko kelontong itu diduga akibat konsleting. “Dugaan awal kebakaran akibat konsleting. Tapi, penyebab pastinya nanti pihak kepolisian yang melakukan penyelidikan,” ujarnya. (yad)

Tiga Jam, Dua Kebakaran Mewarnai Kota Santri Diduga Korsleting  Selengkapnya

15 Rumah Warga Sawahan Disapu Angin Lesus, TNI-Polri Melakukan Perbaikan 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 15 rumah di Dusun Sawahan, Desa Balongmojo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik di sapu angin puting beliung pada Selasa, 28 Februari 2023. Puluhan rumah itu mengalami rusak. Sebagai besar genteng rumah rusak. Berterbangan. Hujan yang mengguyur Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik membuat korban angin lesus itu nginap kerumah kerabat atau tetangga. 

Aparat gabungan dari TNI-Polri bersama warga setempat turun tangan. Mereka gotong royong memperbaiki bagian genteng rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung itu pada Rabu, 1 Maret 2023. Gotong royong dipimpin oleh Kapolsek Benjeng Iptu Alimin Tunggal dan Danramil Benjeng Kapt Inf Mashudi.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Benjeng Iptu Alimin Tunggal 

mengatakan kehadiran TNI-Polri merupakan wujud kepedulian kepada warga yang sedang mengalami musibah bencana. ” Semoga kehadiran TNI-Polri setidaknya bisa membantu meringankan beban warga utamanya yang saat ini rumahnya rusak akibat bencan angin puting beliung,” kata Iptu Alimin. 

Angin puting beliung menerjang puluhan rumah warga sekitar pukul 19.30 WIB pada Selasa, 28 Februari 2023. “Mengingat saat ini musim penghuhan, kita semua harus waspada dan tetap berhati-hati dimanapun berada. Banyak doa kepada Tuhan Tang Maha Esa, agar kita semua diberikan keselamatan,” tutupnya.

Sutikno, salah satu warga Desa Balongmojo yang rumahnya rusak, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya TNI dan Polri dalam perbaikan atap rumahnya. Mengingat, perbaikan akan memakan waktu lama jika dikerjakan sendiri. 

“Alhamdulillah, pasca kejadian angin puting beliung, bapak-bapak TNI dan Polri datang untuk membantu kami warga Desa Balongmojo yang terkena dampak angin puting beliung. Mulai dari membersihkan puing-puing, hingga membantu perbaikan atap rumah. Sekali lagi kami sampaikan terima kasih,” ungkap Sutikno. (yad)

15 Rumah Warga Sawahan Disapu Angin Lesus, TNI-Polri Melakukan Perbaikan  Selengkapnya

Diduga Kabel Nyenggol Tangki BBM, Suzuki Carry Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Sebuah Suzuki Carry hangus terbakar di Jalan Raya Wringinanom, Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik pada Rabu siang, 1 Maret 2023. Tidak ada korban jiwa dalam musibah di siang bolong itu, sekitar pukul 12.40 WIB.

Informasi yang dihimpun Warno hendak pulang ke Jrebeng, Krian, Sidoarjo. Lelaki 55 tahun itu mengendarai mobil Suzuki Carry nopol S 1734 OE. Warno sendirian. Ketika memasuki Jalan Raya Wringinanom tepatnya di Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom mobil rakitan 1987 itu mogok. 

Warno pun turun. Ia berusaha memperbaiki mesin mobilnya tersebut. Ditengarai saat memperbaiki mobil penumpang itu menyenggol kabel yang mengalir ke bahan bakar.  Kabel beraliran listrik itu menimbulkan percikan api dan membakar bensin mobil tersebut. Percikan api ke bensin menimbulkan bara api. Warno panik. Apalagi api cepat membesar. Seorang warga bernama Hendik yang kebetulan melintas meminta bantuan Pemadam Kebakaran (damkar). 

Satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air dari pos Driyorejo meluncur ke tempat kejadian kebakaran (TKK) dan melakukan upaya pemadaman. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, dugaan awal penyebab terbakarnya Suzuki Carry itu karena percikan api yang menuju ke tangki bahan bakar. “Korban selamat. Namun, handphone,  dompet berisi uang Rp 900 ribu terbakar,” terang Sinaga. (yad)

Diduga Kabel Nyenggol Tangki BBM, Suzuki Carry Terbakar  Selengkapnya

Perahu Diterjang Ombak, 2 Nelayan Pangkah Wetan Tenggelam, 1 Selamat, 1 Hilang 

GRESIK,1minute.id – Kabar dua nelayan Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik itu di hempas ombak dan tenggelam cepat menyebar di kalangan nelayan. Dua nelayan yakni Azis dan Ali Rokhman, 51, tenggelam di perairan Gresik sekitar Karangjamuang pada Sabtu, 25 Februari 2023.

Azis selamat setelah ditolong nelayan lainnya. Sedangkan Ali Rokhman belum ditemukan hingga Minggu, 26 Februari 2023. Kepala Desa Pangkah Wetan Syaifullah Mahdi membenarkan kejadian tersebut. ” Tadi pagi, 23 perahu nelayan kami melakukan pencarian tapi belum ditemukan karena cuaca buruk,” kata Sandi, panggilan, Saifullah Mahdi dikonfirmasi 1minute.id pada Minggu sore, 26 Februari 2023.

Pencarian, imbuhnya, akan dilanjutkan lagi Senin besok, 27 Februari 2023. Pencarian Ali Rokhman juga melibatkan petugas Polair Polda Jatim dan Polair Polres Gresik.  Informasi yang dihimpun Sabtu, 25 Februari 2023, Azis dan Ali Rokhman, nelayan Desa Pangkah Wetan hendak pulang dari mencari ikan di sekitar 12 mil laut dari Kabupaten Gresik. Di sekitar Karangjamuang tiba-tiba cuaca buruk. 

Ombak di perairan Jawa itu mencapai ketinggian diatas 1 meter. Selain itu, angin  diperkirakan dengan kekuatan diatas 10 knot. Perahu dua nelayan dihempas ombak dan tenggelam. Azis dengan menggunakan alat seadanya sempat menolong Ali. Akan tetapi hempasan ombak membuat mereka terpental. Azis selamat dan ditolong oleh nelayan lainnya.

Sedangkan, Ali Rokhman tenggelam bersama perahu yang ditumpanginya. “Semoga H.Ali bisa segera diketemukan dalam keadaan apapun” bunyi pesan WhatsApp di kalangan nelayan.  (yad)

Perahu Diterjang Ombak, 2 Nelayan Pangkah Wetan Tenggelam, 1 Selamat, 1 Hilang  Selengkapnya