Rusa Bawean Berbiak, Pemilik Penangkaran Tak Lagi Kuat Memberi Upah Penjaga


GRESIK,1minute.id –  Matahari mulai beranjak masuk peraduan. Puluhan ekor rusa mulai mendekati pagar seperti sedang menunggu makanan. Nur Samsi, Kepala Resor (area sektor) konservasi Wilayah 11 Pulau Bawean, Kabupaten Gresik datang sambil membawa makanan. 

Daun tanaman itu berwarna hijau. Segar. Puluhan ekor rusa bernama latin Axis Kuhli itu langsung menyerbunya. Puluhan Rusa terlihat doyan memakan dedaunan itu. Sehari Nur Samsi bertugas menyediakan makanan. Sedangkan, seorang penjaga bertugas memberikan  makan hewan yang pernah menjadi maskot Asian Games 2018 itu. 

“Sehari minimal kami memberikan makan tiga kali,”kata Nur Samsi ketika dikonfirmasi 1minute.id pada Minggu sore, 20 Maret 2022. Untuk kebutuhan makan puluhan ekor Rusa itu membutuhkan biaya sekitar Rp 300 ribu per harinya. Rusa Bawean yang awalnya kurus, dengan ketelatenan Nur Samsi dan seorang penjaganya membuat hewan yang dilindungi itu semakin gemuk di tempat penangkaran di Batu Gebang, Desa Pudakit Timur, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik.

Bulu Rusa juga terlihat bersinar. Tidak lagi kusam. Artinya, di tempat penangkaran itu, Rusa Bawean terawat dengan baik. Sebab, makanan maupun vitamin bagi rusa terjamin. Sehingga populasi Axis Kuhli juga terus berbiak. Awalnya, 8 bulan lalu jumlah Rusa Bawean di tempat penangkaran hanya 28 ekor. Kemudian berbiak menjadi 30 ekor. Pada Jumat, 18 Maret 2022, salah satu induk rusa Bawean kembali beranak. Anak Rusa Bawean diberi nama Nisfu Syahban karena lahir bertepatan dengan Nisfu Syahban.

Di tempat penangkaran ini, jumlah rusa betina  mendomisi. “Jumlahnya sekitar 18-an ekor rusa betina. Awalnya dulu, Rusa jantan yang banyak,”tegasnya. 

Dengan semakin banyaknya Rusa Bawean otomatis biaya perawatan nanti akan bertambah. Nur Samsi risau. Sebab, sejak 4 bulan terakhir, pemilik penangkaran tidak lagi memberikan anggaran untuk petugas yang berjaga dan memberikan makanan kepada hewan. Kontrak penjaga akan berakhir dua bulan ke depan.  “Ini yang saya khawatirkan. Karena tanpa ada keeper Rusa Bawean khawatirkan tidak terurus dengan baik. Nanti, kami disorot media lagi karena rusa kurus,”katanya. 

Ia berharap, pemerintah turun tangan untuk memberikan anggaran bagi penjaga di tempat penangkaran Rusa Bawean itu. “Anggaran sekitar Rp 1 juta per bulan Saya rasa sudah cukup,”katanya. 

Untuk diketahui, sejak 1979 Pemerintah Indonesia menetapkan Rusa Bawean sebagai Satwa dilindungi. Pada 2008 Rusa Bawean masuk dalam daftar merah  international union for conservation of nature (IUCN) Red List, dengan kategori kritis alias critically endangered. 

Selain itu dikategorikan Appendix I Cities (convervation on international trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora). Artinya, rusa Bawean tergolong satwa langka yang jumlah di alam sudah sangat sedikit dan terancam punah sehingga tidak boleh diperdagangkan. 

Pada 2009, hasil pengamatan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebut jumlah Rusa Bawean diperkirakan berjumlah 600-an ekor. Survei lembaga konservasi pada 2017 , populasi Rusa Bawean ini berkurang ditaksir tersisa 400-an ekor. Miris, mengingat rusa Bawean adalah salah satu dari empat spesies rusa asli Indonesia. 

Di dunia ada 62 jenis rusa dan empat diantaranya endemik di Indonesia. Yakni Rusa Sumbar (cervus unicolor), Rusa Timor (Cervus timorensis) , Rusa Bawean (Axis Kuhli) dan Kijang (muntiacus muntjak). Rusa Bawean memiliki tinggi rata-rata 60-70 cm, panjang tubuh 105-115 cm. Bobot betina 15-25 kg dan jantan 19-30 kg. Ciri khas lainnya,  terlihat pada ekornya yang berwarna coklat  dan keputihan pada lipatan ekor bagian dalam. Panjang ekor sekitar 20 cm.

Ciri lain rusa Bawean memiliki tanduk (rangga) panjang. Tanduk bercabang tiga. Tanduk rusa mulai tumbuh ketika berumur 30 bulan. Tanduk berproses alami patah atau tanggal dan tumbuh lagi. Ketika berumur 7 tahun , rangga tumbuh menjadi tanduk permanen. Keunikan lainnya, rusa merupakan “binatang malam”, lincah dan tajam penglihatan malam hari. Rusa bawean mulai menjelajah habibat untuk mencari makan mulai pukul 17.00 hingga tengah alam. Pada siang hari, umumnya digunakan istirahat dan tidur. (yad)

Rusa Bawean Berbiak, Pemilik Penangkaran Tak Lagi Kuat Memberi Upah Penjaga Selengkapnya

Populasi Rusa Bawean Bertambah Satu Ekor Bernama Nisfu Syaban

GRESIK,1minute.id – Rusa Bawean di tempat penangkaran di Batu Gebang, Desa Pudakit Timur, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik bertambah satu ekor.  Anak rusa itu diberi nama Nisfu Syaban. Nama itu disematkan karena anak rusa bernama latin Axis Kuhli itu lahir tepat pada malam Nisfu Syakban atau Jumat, 18 Maret 2022.

Bertambahnya satu ekor hewan langka yang pernah menjadi maskot Asian Games 2018 lalu membuat bahagia bagi masyarakat di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean dan masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Sebab, bertambahnya hewan yang dilindungi itu populasi Rusa Bawean semakin bertambah banyak. 

Kepala Resor (area sektor) konservasi Wilayah 11 Pulau Bawean Nur Samsi membenarkan lahirnya anak Rusa Bawean. “Iya ada betina rusa yang melahirkan,”kata Nur Samsi dikonfirmasi 1minute.id melalui selulernya pada Minggu, 20 Maret 2022. Kini, tambahnya, Rusa Bawean berjumlah 31 ekor di tempat penangkaran Batu Gebang. “Lebih menyenangkan lagi, populasi Rusa Bawean didominasi betina,”jelas Nur Samsi. 

Untuk diketahui, sejak 1979 Pemerintah Indonesia menetapkan Rusa Bawean sebagai Satwa dilindungi. Pada 2008 Rusa Bawean masuk dalam daftar merah  international union for conservation of nature (IUCN) Red List, dengan kategori kritis alias critically endangered. 

Selain itu dikategorikan Appendix I Cities (convervation on international trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora). Artinya, rusa Bawean tergolong satwa langka yang jumlah di alam sudah sangat sedikit dan terancam punah sehingga tidak boleh diperdagangkan. 

Pada 2009, hasil pengamatan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebut jumlah Rusa Bawean diperkirakan berjumlah 600-an ekor. Survei lembaga konservasi pada 2017 , populasi Rusa Bawean ini berkurang ditaksir tersisa 400-an ekor. Miris, mengingat rusa Bawean adalah salah satu dari empat spesies rusa asli Indonesia. 

Di dunia ada 62 jenis rusa dan empat diantaranya endemik di Indonesia. Yakni Rusa Sumbar (cervus unicolor), Rusa Timor (Cervus timorensis) , Rusa Bawean (Axis Kuhli) dan Kijang (muntiacus muntjak). Rusa Bawean memiliki tinggi rata-rata 60-70 cm, panjang tubuh 105-115 cm. Bobot betina 15-25 kg dan jantan 19-30 kg. Ciri khas lainnya,  terlihat pada ekornya yang berwarna coklat  dan keputihan pada lipatan ekor bagian dalam. Panjang ekor sekitar 20 cm.

Ciri lain rusa Bawean memiliki tanduk (rangga) panjang. Tanduk bercabang tiga. Tanduk rusa mulai tumbuh ketika berumur 30 bulan. Tanduk berproses alami patah atau tanggal dan tumbuh lagi. Ketika berumur 7 tahun , rangga tumbuh menjadi tanduk permanen. Keunikan lainnya, rusa merupakan “binatang malam”, lincah dan tajam penglihatan malam hari. Rusa bawean mulai menjelajah habibat untuk mencari makan mulai pukul 17.00 hingga tengah alam. Pada siang hari, umumnya digunakan istirahat dan tidur . 

Menurut Nur Syamsi, saat ini populasi Rusa Bawean diperkirakan sekitar 300 ekor. Mereka hidup lahan konservasi seluas  4.556,6 ha. Hampir separoh luas Pulau Bawean. Dilahan konservasi itu selain Rusa Bawean ada Babi Kutil, Landak dan Elang. (yad)

Populasi Rusa Bawean Bertambah Satu Ekor Bernama Nisfu Syaban Selengkapnya

Diduga Percikan Api Las, Gudang Besi Tua di Roomo, Manyar Ludes Terbakar

 GRESIK1minute.id – Gudang besi tua milik Mat Rui ludes terbakar pada Sabtu sore, 19 Maret 2022. Sejumlah pekerja di gudang berlokasi di Jalan Raya Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu semburat menyelamatkan diri. 

Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 16.00 beberapa orang pekerja beraktivitas di gudang besi tua, CV Sabar Manunggal milik Mat Rui tersebut. Pekerja ada melakukan pemotongan besi tua dengan menggunakan mesin las.  Tidak diketahui secara pasti, tiba-tiba api menyambar bagian yang mudah terbakar di gudang berlokasi di Jalan Raya Roomo, Kecamatan Manyar itu.

Teriakan histeris sejumlah pekerja menambah kepanikkan warga sekitar. Karena api cepat besar karena ada bahan bakar yang berada di lokasi kebakaran. Dua unit mobil Damkar dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik tiba di lokasi kejadian. Selama 20 menit petugas Damkar berhasil menjinakkan amuk si jago merah. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik Agustin H.Sinaga dikonfirmasi membenarkan kejadian kebakaran gudang besi tua, CV Sabar Manunggal itu. “Tapi bisa dipadamkan anggota tidak lebih 30 menit. Sekitar pukul 16.20,”kata Sinaga dikonfirmasi melalui seluler usai memimpin 14 anggota melakukan pemadaman api pada Sabtu, 19 Maret 2022. 

Sebanyak 3 unit mobil yakni 2 mobil Damkar dan 1 unit mobil suplai air. “Pembasahan bari selesai menjelang Mahrib tadi,”imbuh mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik itu. Menurut Sinaga, dugaan awal kebakaran dipicu dari percikan api las. “Untungnya tidak ada korban jiwa dalam musibsh ini,”ujar Sinaga. (yad)

Diduga Percikan Api Las, Gudang Besi Tua di Roomo, Manyar Ludes Terbakar Selengkapnya

Santri Mudik Ramadan, Pemkab Gresik Fasilitasi Antarjemput dan Subsidi Harga Tiket 

GRESIK,1minute.id – Menjelang Ramadan, Ratusan santri mulai mudik ke Pulau Bawean. Diantaranya, santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Sidogiri, Pasuruan. Sebanyak 120 santri dan santriwati mudik dengan moda transportasi kapal laut, Express Bahari 8E dari Pelabuhan Gresik pada Sabtu, 19 Maret 2022. 

Seperti tahun sebelumnya, sejak kepemimpinan duet Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik memberikan fasilitas bus antar dan jemput santri-santriwati. Selain itu, Pemkab Gresik memberikan subsidi harga tiket sebesar Rp 60 ribu setiap santri yang mudik. 

Untuk diketahui harga tiket kapal kelas ekonomi Express Bahari 8E seharga Rp 160 ribu per orang dengan waktu tempuh selama 4 jam. Sedangkan, harga tiket kapal motor penumpang (KMP) Gili Iyang seharga Rp 75 ribu per orang selama 8-9 jam.

Zakiyah, salah satu Wali Santri mengaku sangat senang adanya kebijakan Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan fasilitasi bus antarjemput dan subsidi tiket kapal. “Kalau dulu, kami Wali santri bingung mencari angkutan. Sekarang kami tidak bingung lagi. Karena ada bus antarjemput yang disediakan pemerintah,”katanya. Gelombang santri dan santriwati yang mudik akan semakin banyak ketika mendekati bulan suci, Ramadan. (yad)

Santri Mudik Ramadan, Pemkab Gresik Fasilitasi Antarjemput dan Subsidi Harga Tiket  Selengkapnya

Diduga Palsukan Data Nasabah Penerima KUR  Pemuda Asal Bungah Diadili

GRESIK,1minute.id – Supriyadi duduk di kursi pesakitan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Pria 43 tahun itu berurusan dengan hukum karena diduga  memalsukan data nasabah penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI Syariah Gresik.

Sidang dengan majelis hakim diketuai Sri Sulastuti itu dengan agenda pembacaan surat dakwaan dari jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik A.A.Ngurah Wirajaya.

Dalam surat dakwaan disebutkan dugaan pemalsuan data nasabah penerima KUR dilakukan oleh terdakwa Supriyadi bersama teman-temannya yaitu Hasib Karimudin, Lukman Kharis, Dodik Risanto dan Abdul Mufid antara Januari 2017 sampai April 2018 di Kantor BRI Syariah Jalan Dr Sutomo Gresik.

“Dari hasi audit internal, ada 19 nasabah KUR yang menunggak sebanyak 19 orang. Mereka menerima uang tidak sesuai jumlah pembiayaan dan bahkan ada yang tidak menerima dana KUR. Sehingga, perusahaan dirugikan sebesar Rp 360 juta,”kata Ngurah Wirajaya saat membacakan surat dakwaan di PN Gresik pada Kamis, 17 Maret 2022. 

Selain memalsukan data penerima KUR, imbuh Ngurah,  terdakwa yang tinggal di Jalan Trubus Indah, Karangpoh, Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Gresik  juga meminjam dokumen orang lain untuk mencairkan bantuan KUR tersebut. “Setelah uang cair Rp 25 Juta, nasabah hanya diberi Rp 400.000,”terangnya. 

Atas perbuatan terdakwa, Supriyadi bersama terdakwa lain dengan berkas terpisah dikenakan Pasal 63 ayat (1) a Undang-undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang perbankan syariah juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.  Sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda keterangan saksi-saksi. 

Sementara kuasa hukum terdakwa Antonius Dedy mengatakan, klien kami tidak terlibat langsung dalam kasus ini. “Kita akan sampaikan nanti dalam pembelaan,” kata Antonius Dedy. (yad)

Diduga Palsukan Data Nasabah Penerima KUR  Pemuda Asal Bungah Diadili Selengkapnya

Resmi Di Launching Bupati Gresik, Cinta Bumi, Ayo Bayar Listrik Pakai Sampah

GRESIK,1minute.id –  Semakin banyak pilihan bagi masyarakat yang mau peduli dengan sampah. Di Kampung Kreasi, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik warga bisa ngopi bayar sampah (Kosam). Kini, Dusun Sidorukun, Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik warga dusun setempat bisa bayar listrik pakai sampah.

Nah, inovasi baru warga Dusun Sidorukun itu diberi label “Bank Sampah Cinta Bumi” itu diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 17 Maret 2022. Temuan baru warga Dusun Sidokumpul ini mengganden PT Pertamina Lubricant. Fandi Akhmad Yani menyebut solusi terbaru penanganan sampah diubah menjadi berkah, ini merupakan sesuatu yang harus didukung secara maksimal. “Ayo bayar listrik dengan sampah,”kata Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan banyak hal yang harus  dilakukan ditengah kemajuan zaman ini. “Kita dituntut dengan banyak kreatifitas, seperti pada hari ini yang sudah dilakukan oleh Bank Sampah Cinta Bumi, Ayo Bayar Listrik Dengan Sampah* yang bisa dilakukan di Toko Tengah Sawah (TTS) merupakan sebuah inovasi yang sangat luar biasa,”ujar Gus Yani.

Peresmian Bank Sampah Cinta Bumi, Ayo Bayar Listrik Dengan Sampah dihadiri diantaranya oleh anggota DPRD Jawa Timur Ahmad Iwan Zunaih, Manager Pertamina Lubricant Gresik Setyo Nugroho, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Moh. Najikh, dan Kasun Sidorukun Tristianto. (yad,)

Resmi Di Launching Bupati Gresik, Cinta Bumi, Ayo Bayar Listrik Pakai Sampah Selengkapnya

Bupati Gresik dan Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur Jalin Bussiness Matching, Ekspor Produk UMKM Semakin Gampang


GRESIK1minute.id  –  Produk UMKM asal Kabupaten Gresik bakal semakin mudah masuk pasar negeri jiran, Malaysia. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjalin koneksi ekspor “Bussiness Matching Lime & Sweet Potato” bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.

Acara yang digelar secara daring ini diikuti langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala Bea Cukai Gresik Bier Budy Kismulyanto, Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur Deden Muhammad, Director The Seeds and Shores Sdn Bhd Miller Ong, Kepala Diskoperindag  Gresik Agus Budiono. Serta, Kepala Desa Kebonagung, Ketua Koperasi Super Lime Kebonagung, dan pengurus Asosiasi UMKM Gading Emas Gresik.

Fandi Akhmad Yani, mengaku gembira dan bahagia serta apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan Bussiness Matching. Dimana kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas kegiatan pelepasan ekspor yang dilaksanakan 2 Februari 2022 lalu.

“Kegiatan Bussiness Matching ini merupakan wujud kesungguhan dan keseriusan dalam memberikan fasilitasi akses pasar di Malaysia, utamanya kepada UMKM dan Koperasi Kabupaten Gresik,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya pada Rabu, 16 Maret 2022. Ia melanjutkan, kegiatan ini juga tidak lepas dari kontribusi dari berbagai stakeholder yang terus bersinergi dalam upaya percepatan pemulihan perekonomian pasca pandemi.

“Menggelorakan semangat dan terus mendorong UMKM Gresik untuk naik kelas serta memiliki daya saing dan kemampuan berkompetisi di pasar global,”ujar Bupati berusia 36 tahun ini. Terkait produk Jeruk Nipis, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani,  kapasitas hasil panen tidak kurang dari 30 ton per hari. Luas luas  lahan 450 hektar. Setiap hektar bisa panen antara 2 ton sampai 3 ton per hektare per bulan. ” Bisa dikatakan bahwa potensi yang dimiliki sangat besar,”tegas Gus Yani.

“Dari potensi yang ada inilah, pemerintah bersama dengan Bea Cukai untuk terus berkolaborasi secara maksimal untuk terus mendengungkan dan ditingkatkan dari hulu sampai hilir dengan skema baik melalui ekspor, investasi, maupun skema kreatif lainnya,” ungkapnya

Kepala Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur Deden Muhammad mengungkapkan kesiapannya untuk terus membangun sinergi yang berkelanjutan, termasuk diantaranya melaksanakan kegiatan promosi produk baik secara offline maupun online melalui berbagai event atau program yang ada di KBRI Kuala Lumpur, Malaysia. (yad)

Bupati Gresik dan Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur Jalin Bussiness Matching, Ekspor Produk UMKM Semakin Gampang Selengkapnya

Kapolda Jatim : Vaksinasi Covid-19 Lebih Mudah, Bisa Daftar melalui Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Bidan Desa 

GRESIK,1minute.id – Ratusan warga menyerbu vaksinasi massal di halaman markas Polisi Air  (Polair) Polres Gresik pada Kamis, 17 Maret 2022. Vaksinasi untuk masyarakat pesisir di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta.

Jenderal Polisi Bintang Dua itu, datang ke lokasi vaksinasi Booster Presisi Kapolri di Polair Polres ini dengan naik kapal milik Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Jatim. Sekitar pukul 09.35 Kapolda Nico Afinta tiba di Markas Polair Polres Gresik Kapolda Nico Afinta disambut Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, Kasat Polair Polres Gresik AKP Poerlaksono, Asisten Setkab Gresik Abu Hassan, Camat Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo.

Dalam perjalanan dari Surabaya ke Gresik, kapal yang ditumpangi Jenderal Nico  Afinta sempat berhenti ke sejumlah kapal yang sedang lego jangkar di perairan. Di kapal yang lego jangkar itu, Kapolda Nico Afinta menyaksikan proses vaksinasi untuk para awak atau anak buah kapal (ABK). Vaksinasi diatas kapal ini membuat para ABK semringah. Sebab, keinginan mereka bisa mendapatkan suntik vaksinasi lanjutan bisa terwujud meski berada di laut. 

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan  vaksinasi untuk masyarakat pesisir dilakukan sebagai ikhtiar untuk pembentukan herd immunity.  Sebanyak 2 ribu dosis disiapkan dalam vaksinasi ini. Vaksinasi kerjasama dengan TNI serta tenaga kesehatan. 
Vaksinasi yang disuntikkan adalah jenis vaksin, AstraZeneca. Vaksinasi kepada masyarakat untuk dosis dua dan tiga (Booster).

“Pelaksanaan vaksinasi ini secara gabungan, TNI, Polri dan Dinas Kesehatan,”katanya.  Ia berharap vaksinasi massal bisa memberikan manfaat bagi masyarakat di pesisir Gresik ini. “Vaksin kedua dan ketiga serta lansia,”katanya.

Kapolda Nico Afinta meminta kepada masyarakat yang berkeinginan untuk vaksinasi Covid-19 bisa mendaftar melalui Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dan Bidan desa. “Yang pingin di vaksin silakan mendaftar ke Babinsa , Bhabinkamtibmas atau bidan desa. Nanti, akan sediakan tempat dan waktu untuk vaksinasi,”ujarnya. (yad)

Kapolda Jatim : Vaksinasi Covid-19 Lebih Mudah, Bisa Daftar melalui Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Bidan Desa  Selengkapnya

Nyalakan Lilin, Rumah Hangus Terbakar

GRESIK,1minute.id- Rumah Eko Cahyono di Desa Dungus, Kecamatan Cerme  Gresik ludes di amuk si jago merah pada Selasa malam, 15 Maret 2022. Kebakaran yang diduga dipicu dari lilin itu membuat warga panik. Mereka semburat keluar rumah untuk menyelamatkan barang berharganya. 

Beruntung, petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik cepat tiba di lokasi Kebakaran sehingga lidah api tidak sampai menjilat rumah warga lainnya. 

Informasi yang dihimpun sekitar pukul 22.45 rumah Eko Wahyudi terlihat gelap. Karena listrik rumah padam. Eko kemudian menyalakan lilin untuk penerangan rumahnya. Diduga setelah menyalakan lilin Eko keluar rumah untuk mencari angin. Karena kondisi dalam rumah yang sederhana itu terasa panas. Nah, saat itu lilin terguling dan menyambar perabot rumah. 

Api langsung membesar, Eko Cahyono panik dan teriak minta tolong. Kebakaran…Kebakaran. Dalam sekejab suasana kampung riuh. Warga berusaha memadamkan amuk si jago merah itu menggunakan air dengan wadah seadanya. Namun, api yang sudah membesar sulit dikendalikan. 

Dua unit mobil Damkar dengan 12 petugas tiba di lokasi sekitar pukul 23.25. Api sudah melahap hampir semua isi rumah Eko Cahyono. “Kami baru dapat laporan dari warga sekitar pukul 22.55 WIB,”kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik Agustin H.Sinaga dikonfirmasi selulernya pada Rabu, 16 Maret 2022. 

Sebanyak 12 anggota dari grup II dan III tiba di lokasi sekitar pukul 23.25 WIB. Pada Rabu dini hari, pukul 01.56 ,petugas balik kanan. “Menurut keterangan sejumlah warga setempat, kebakaran diduga karena lilin. Karena sejak Siang, aliran listrik di rumah korban diputus oleh petugas PLN,”kata mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik itu.

Berdasarkan catatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik, mulai 1 sampai 15 Maret 2022 terdapat 4 kali kejadian kebakaran. (yad)

Nyalakan Lilin, Rumah Hangus Terbakar Selengkapnya

Nelayan dan Polisi Air Bawean Amankan Nelayan Menggunakan Cantrang 

GRESIK,1minute.id- Perang penggunaan alat tangkap cantrang terus dilakukan nelayan Pulau Bawean. Bahkan, nelayan di kepulauan terluar di Kabupaten Gresik itu harus memburu nelayan yang masih  menggunakan alat tangkap ikan tidak ramah lingkungan itu. 

Beberapa waktu lalu, nelayan Pulau Bawean menangkap perahu nelayan yang sedang menangkap ikan di perairan Pulau Bawean. Tepatnya di Pantai Tenggen Dusun Tanjung Anyar, Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik. Perahu itu berasal dari luar Gresik.  Melihat ada perahu nelayan menggunakan jaring trawl yang telah dilarang oleh pemerintah itu, nelayan Bawean mengejarnya. Mereka kabur.

Nelayan Pulau Bawean tidak melarang nelayan lain mencari ikan di Perairan Bawean. “Tapi, jangan menggunakan jaring cantrang karena alam rusak. Kami yang merasakan kesusahan mencari ikan bila alam rusak,”kata seorang nelayan.  Muhdar, nelayan lain menambahkan masyarakat nelayan Tanjung Anyar serius untuk memberantas cantrang.

“Karena sangat dirasakan sekali dampak dari cantrang terhadap nelayan. Semakin hari semakin dekat dengan pesisir pantai dan berpengaruh dengan hasil tangkapan ikan nelayan sekitar. Maka kami sebagai nelayan berkomitmen bagaimana pulau Bawean bebas dari pada cantrang,”tegas Muhdar pada wartawan pada Selasa, 14 Maret 2022.  Ia menyebut, perahu nelayan yang menggunakan cantrang itu di buru karena dua kali beroperasi menggunakan cantrang. “Sudah kami ingatkan tapi tidak digubris,”katanya. 

Ketua Kerukunan Nelayan Bawean (KNB) Ridwan H.S., sangat menyayangkan tindakan cantrang di Pulau Bawean. Selain itu perahu tersebut sudah terhitung dua kali melakukan aktivitas cantrang di Pulau Bawean. “Bahkan pernah ada saling lempar batu dan es batu antar nelayan Bawean dengan nelayan cantrang,” jelasnya. 

Para nelayan dan KNB  melaporkan ke petugas penegak hukum, Sat Polair Bawean. Dikabarkan, polisi air sudah mengamankan 15 kru termasuk nakhoda kapal yang menggunakan cantrang itu. (yad)

Nelayan dan Polisi Air Bawean Amankan Nelayan Menggunakan Cantrang  Selengkapnya