Kurangi Pengangguran, Dongkrak Perekonomian, Disnaker Gelar MR JOE 21 di SMK Asa’adah

GRESIK,1minute.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik menggelar Mini Virtual Job Fair Gresik (MR JOE) 2021 di SMK Asa’adah, Kecamatan Bungah. MJF dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 22 November 2021.

MR JOE diikuti delapan perusahaan ini bertujuan mempertemukan penyedia dan pencari kerja dan mengurangi angka pengangguran di Gresik. Serta, menggerakkan ekonomi di masa pandemi Covid-19 yang belum berujung ini. 

Bupati Fandi Akhmad Yani berharap para pencari kerja bisa memanfaatkan MR JOE 21 mencari pekerjaan yang sesuai dengan passion. Minat, bakat, fisik dan sesuai ijazah. Sebaliknya, penyedia kerja memilih tenaga kerja yang sesuai dengan yang perusahaan butuhkan. 

Tugas pemerintah, imbuh Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, melakukan harmonisasi. Ada dua hal tantangan yakni Pandemi dan Ekonomi melalui Gresikpedia dimana aplikasi tersebut masuk 10 besar dalam deretan a plikasi di dunia. “Maka manfaatkan dan kelola semaksimal mungkin melalui Aplikasi Gresikpedia,”harap Gus Yani.

“Gresikpedia adalah aplikasi berbasis android yang dikembangkan sebagai one data, one portal, dan open akses untuk masyarakat gresik ketika membutuhkan informasi, layanan administrasi, dan pengaduan layanan publik melalui satu alamat Gresikpedia,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Ia tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada perusahaan yang sudah ikut berkontribusi melalui Job Fair ini. Sebab, tanpa dukungan mereka peluang bursa kerja dalam mengurangi angka pengangguran tidak akan maksimal. “Kita dorong banyaknya investasi kedepan agar pencari kerja dan pemberi kerja dapat tercapai oleh perusahaan dan masyarakat Gresik,”imbuhnya. 

Gus Yani meminta disnaker turun ke lokasi, jemput bola ke sekolah. Antara lain, sekolah menengah kejuruan (SMK). Nantinya, Disnaker bersama dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja akan melakukan sosialisasi di sekolah terutama SMK. 

“Mudah mudahan melalui Job Fair ini akan ada konsultasi yang akhirnya akan ada rekrutmen tenaga kerja, yang tentunya kalau ini berjalan baik otomatis dapat membantu penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Gresik akan berjalan sesuai harapan kita artinya mengurangi angka pengangguran,”harapnya. 

Sebelumnya, Kepala Disnaker Gresik Budi Rahardjo mengatakan, MR JOE 21 digelar selama seminggu diikuti sebanyak 1.100 peserta pencari kerja. Setiap harinya 156 peserta. Interview dilakukan virtual. Sampai saat ini yang sudah mendaftar di 8 perusahaan. Sebanyak 72 persen pencari kerja asal Gresik. Sisanya, 28 persen warga luar Gresik. “Ini sudah mencapai target sesuai yang diharapkan Bapak Bupati Gresik sebanyak 60 persen,”kata Budi Rahardjo dalam sambutannya. 

Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Gresikpedia yang diinisiasi oleh Bupati Gresik.  “Peserta dapat mengakses peluang kerja melalui Aplikasi tersebut,”kata mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkab Gresik itu. Budi  mengucapkan terima kasih kepada yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Qomarudin dan SMK Asa’adah yang sudah ikut mensukseskan terselenggaranya Mini Job Fair di Kabupaten Gresik ini. (yad)

Kurangi Pengangguran, Dongkrak Perekonomian, Disnaker Gelar MR JOE 21 di SMK Asa’adah Selengkapnya

BMKG Paparkan Potensi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Turunkan 19 Ekskavator di Kali Lamong


GRESIK,1minute.id – Musim hujan sudah tiba. Meski, intensitas masih rendah. Namun, sejumlah Kabupaten/kota lainnya curah hujan cukup tinggi. Akibatnya, bencana banjir , tanah longsor terjadi. 
Sebagian masyarakat  di bantaran aliran Kali Lamong mulai merasakan dampak banjir kiriman dari bagian hulu tersebut.

Banjir kiriman itu tentu menjadi evaluasi bagi Pemkab Gresik. Sebab, berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) puncak curah hujan diperkirakan terjadi antara Januari sampai Februari 2022. Ada waktu dua bulan bagi pemerintah dan masyarakat untuk melakukan mitigasi bencana.

Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama BMKG di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Senin, 15 November 2021. Rakor itu membahas mitigasi bencana. Mengantisipasi dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak La Nina dan potensi bencana hidrometeorologi di Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, curah hujan beberapa hari terakhir luar biasa. Dan, kondisi itu ancaman bencana banjir. Terutama Kali Lamon. “Kita ketahui curah hujan luar biasa, tetapi upaya kita sebagai Pemerintah Daerah berikhtiar untuk terus melakukan mitigasi bencana,”ujar Bupati Yani saat membuka acara tersebut. 

Bupati Fandi Akhmad Yani menambahkan jika tidak hanya pencegahan banjir yang harus diperhatikan, tetapi perlu diperhatikan juga mengenai penanganan banjir. Penanganan banjir ini menurut Bupati Yani meliputi diantaranya berapa lama durasi banjir yang terjadi, dan ketersediaan sarana penampungan sementara yang layak bagi korban terdampak banjir. 

Kali Lamong menjadi salah satu prioritas presiden melalui Perpres 80 tahun 2019 bahwasanya didalamnya tercantum mengenai pengendalian banjir Kali Lamong. Pemerintah Kabupaten Gresik di bawah kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Aminatun Habibah melakukan upaya percepatan penanggulangan banjir Kali Lamong. Diantaranya adalah dengan melakukan komunikasi intens dengan BBWS untuk bisa mendapatkan izin kewenangan terkait normalisasi. 

“Alhamdulillah ini sudah berjalan, di Cerme sudah berjalan. Di Balongpanggang dan Benjeng ini jangan sampai berminggu-minggu tapi tidak surut. Kalau memang bisa dalam 1×24 jam bisa surut, itu yang akan kita lakukan,” ungkap Bupati Yani  Hingga Senin hari ini, total 19 alat berat dari berbagai pihak dikerahkan untuk normalisasi Kali Lamong. Bupati Yani juga menginstruksikan kepada Dinas PUPR agar segera menginformasikan apabila jumlah tersebut masih dirasa kurang. 

Selain Kali Lamong, Pemkab Gresik juga sudah melakukan ikhtiar di wilayah Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, lewat normalisasi Kali Avour. Sebelumnya ketika hujan turun, seketika itu juga wilayah tersebut banjir. Tetapi setelah dilakukan normalisasi Kali Avour, dalam waktu 1×24 jam air yang menggenang tersebut sudah habis. 

Sementara itu. Koordinator BMKG Jawa Timur Taufiq Hermawan, menyampaikan ancaman La Nina yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, puting beliung, dan sebagainya.  Taufiq menegaskan perlunya kesepahaman mengenai apa itu La Nina, hal ini karena masih banyak anggapan yang beredar bahwa La Nina diartikan sebagai badai. Taufiq meluruskan bahwa La Nina merupakan suatu fenomena cuaca global yang menyebabkan curah hujan menjadi lebih tinggi termasuk di wilayah Kabupaten Gresik. 

“Karena La Nina ini, curah hujan meningkat 2-70 persen ini yang perlu diwaspadai. Karena banjir ini utamanya terjadi karena tingginya curah hujan,”ujar Taufiq. 
Kepala Stasiun Klimatologi Malang Anung Suprayitno menambahkan, La Nina berefek paling tinggi di periode September-November, tetapi ini tidak lantas membuat bulan Desember 2021 hingga Februari 2022 curah hujan menjadi rendah. Hal ini lantaran pada bulan Desember-Februari merupakan periode yang menjadi puncak musim hujan. 

Selain dihadiri Forkopimda, Rakor ini juga dihadiri oleh pejabat dari OPD dan jajaran camat di lingkungan Kabupaten Gresik. Dalam kesempatan ini, diberikan juga dokumen peta rawan bencana dari BMKG Jatim kepada Pemerintah Kabupaten Gresik. (yad)

BMKG Paparkan Potensi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Turunkan 19 Ekskavator di Kali Lamong Selengkapnya

Sinergi Pemkab dan Perusahaan di Kebomas Jadi Role Model Berkolaborasi Mitigasi Bencana


GRESIK,1minute.id – Pembangunan plengsengan penahan longsor sepanjang 80 meter di Dusun Margonoto, Kelurahan Ngargosari, Kecamatan Kebomas kelar. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebutkan, pembangunan plengsengan itu bentuk kolaborasi antara pemerintah dengan perusahaan.  

Anggaran pembangunannya gotong-royong melalui Corporate Sosial Responcibility (CSR)  enam perusahaan. Yaitu, PT. Multiguna Indonesia ; UD. Sumber Berkat ; PT. Surya Alaska Indonesia dan PT. Mahakarya Rotanindo. Kemudian, PT. Indospring serta PT. Segatama Lestari. Selain membangun plengsengan juga dilakukan penanaman pohon untuk menambah resapan air.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengapresiasi langkah responsif yang telah dilakukan oleh perusahaan dalam mitigasi bencana. “Kami sangat berterima kasih atas kontribusi perushaaan dalam mitigasi bencana. Ini adalah bentuk kesadaran perusahaan yang merasa terpanggil dan peduli terhadap ligkungannya,”kata Gus Yani.

Saat ini hampir diseluruh wilayah di Indonesia sedang cuaca ekstrim, termasuk di Gresik yang rawan bencana hidrometeorologi. Perlu dilakukan mitigasi bencana guna meminimalisir dampak bencana tersebut. “Kami terus mendorong seluruh jajaran, termasuk para camat di wilayah risiko bencana untuk terus berkoordinasi stakeholder terkait dalam hal ini perusahaan di sekitar wilayah masing-masing. Gunanya adalah untuk membentuk kolaborasi termasuk dalam hal mitigasi bencana,”ujarnya.

Gus Yani mencontohkan wilayah Gresik Selatan, Driyorejo, Benjeng, Cerme dan Kedamean. Di Driyorejo, Camat bisa koordinasi dengan perusahaan sekitar membantu melakukan normalisasi Kali Avour. “Setidaknya ada peran perusahaan melalui CSR untuk melakukan normalisasi Kali Avour agar dapat meminimalisir terjadinya banjir di wilayah tersebut,”jelasnya.

“Kita dorong perushaaan untuk bersedia berkontribusi melalui CSR. Jadi antara pemerintah daerah dan perusahaaan mempunyai kewajiban yang sama untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami beharap masyarakat turut mendukung dan mensupport langkah ini,”imbuh Gus Yani. (yad)

Sinergi Pemkab dan Perusahaan di Kebomas Jadi Role Model Berkolaborasi Mitigasi Bencana Selengkapnya

SIGAP-RTLH DPKP Gresik Masuk Top 45 Inovasi Pelayanan Publik PAN-RB

GRESIK,1minute.id – Sistem Informasi Program Pendataan Rumah Tidak Layak Huni (SIGAP-RTLH) Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Pemkab Gresik masuk 45 Top Inovasi Pelayanan Publik Nasional. 

Ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional (KIPP) diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Penghargaan Top 45 oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo melalui zoom meeting kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 9 November 2021. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas PKP Gresik Ida Lailatussa’diyah. SIGAP-RTLH merupakan Sistem informasi Program Pendataan Rumah Tidak Layak Huni berbasis teknologi informasi terbukti mampu melipat jarak dan waktu pendataan serta pemutakhiran data RTLH. 

Inovasi  DPKP itu sebagai solusi dan strategi dalam menjawab permasalahan RTLH sebagai solusi pengentasan kemiskinan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang menempati RTLH di Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan  SIGAP RTLH ini merupakan sistem pendataan dan pemutakhiran data RTLH yang terintegrasi. “Sehingga memberikan kemudahan bagi pemerintah dalam melakukan pendataan RTLH dan realisasi pemberian bantuan perbaikan rumah dapat tepat sasaran,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Hasil inovasi DPKP ini, imbuhnya, dapat menjadi basis data yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat penyusunan usulan kegiatan penuntasan RTLH dari berbagai sumber pendanaan, sehingga penerima bantuan bisa memiliki rumah dan lingkungan yang sehat, aman, nyaman serta layak huni. 

“Saya mengareasiasi dan mendukung sepenuhnya terhadap keberlanjutan program tersebut,”tegasnya. Ia mengharapkan program itu dapat menjadikan kolaborasi dengan aplikasi maupun inovasi lain sehingga konsep one data, one gate, one policy yang selaras dengan Nawa Karsa. “Program pemerintahan yang kami laksanakan saat ini untuk dapat terlaksana menuju Kabupaten Gresik Smart City,”ujarnya. (yad)

SIGAP-RTLH DPKP Gresik Masuk Top 45 Inovasi Pelayanan Publik PAN-RB Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Raih Penghargaan Tokoh Muda NU Inspiratif 2021


GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dinobatkan sebagai Tokoh Muda NU Inspiratif oleh Forum Jurnalis Nahdliyin (FJN). Penghargaan diberikan di ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 4 November 2021.

Selain Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, penghargaan Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif Jawa Timur 2021 juga diberikan kepada sebelas tokoh pemuda inspiratif lainnya. Penghargaan itu salah satu bentuk support dan apresiasi yang diberikan FJN kepada tokoh muda NU sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Santri Nasional (HSN). Sumpah Pemuda diperingati setiap 28 Oktober dan HSN diperingati setiap 22 Oktober. 

Gus Yani dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada FJN atas penghargaan tersebut. Bupati termuda , 36 tahun dalam sejarah Pemkab Gresik ini mengungkapkan penghargaan tersebut merupakan motivasi bagi dirinya dan juga sebagai motivasi bagi anak-anak muda lainnya. 

“Sebenarnya masih banyak anak-anak muda yang berprestasi, tetapi ini juga sebagai suatu amanah yang melekat untuk saya dan semoga menjadi motivasi bagi saya untuk dapat memberikan inspirasi untuk anak-anak muda yang lain,”ujar Gus Yani. 

Ia berpesan kepada seluruh anak-anak muda, khususnya anak muda NU untuk terus berkontribusi dan berdedikasi pada daerah dan organisasi NU. “Tidak usah berebut di struktur, tetapi ada kewajiban dedikasi dan loyalitas bagi anak muda untuk mengabdi di organisasi NU,” jelas Gus Yani.

Santri, ujar Gus Yani, merupakan sumber daya manusia yang lebih siap dalam hal kemandirian. Santri juga harus modern dan memiliki wawasan yang luas di era yang penuh tantangan ini. “Potensi dan kelebihannya banyak, tinggal mentalnya saja yang harus dibangun untuk memiliki mental pejuang,” tambahnya.

Gus Yani juga berharap FJN dapat terus bersinergi dengan Pemkab Gresik dalam mensukseskan program Nawa Karsa yang mengedepankan kemanfaatan bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Gresik juga akan memberikan dukungan dan terbuka kepada FJN untuk program-program selanjutnya. 

Sebelumnya, Koordinator FJN Didi Rosadi, menilai sosok Gus Yani sebagai tokoh pemuda NU yang inspiratif. Ia juga melihat program-program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yaitu Nawa Karsa yang berhubungan langsung dengan anak muda dan Nahdliyin. Diantaranya, Gresik Seger. Program ini memberikan kesejahteraan bagi takmir masjid dan petugas makam. Kemudian,  Gresik Cerdas yang memberikan insentif bagi penghafal Quran dan santri. (yad)

Berikut 12 Tokoh muda NU Inspiratif 2021.

1. Emil Elestianto Dardak (Wakil Gubernur Jatim),

2. Anwar Sadad (Wakil Ketua DPRD Jatim),

3. Eri Cahyadi (Wali Kota Surabaya),

4. KH Abdussalam Shohib (Wakil Ketua PWNU Jatim),

5. Ahmad Muhdlor Ali (Bupati Sidoarjo),

6. Fandi Akhmad Yani (Bupati Gresik),

7. Muhammad Al Barra (Wakil Bupati Mojokerto),

8. Mohammad Haerul Amri (Wakil Ketua Umum PP GP Ansor),

9. Fauzan Fuadi (Ketua F-PKB DPRD Jatim),

10. AKBP Rofiq Ripto Himawan (Kapolresta Mojokerto),

11. Dewi Mariya Ulfa (Wakil Bupati Kediri),

12. Surokim Abdussalam (Dekan FISIB Univ Trunojoyo Madura).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Raih Penghargaan Tokoh Muda NU Inspiratif 2021 Selengkapnya

Normalisasi Kali Lamong Dikebut, Dulu Lebar Selangkah dan Dangkal

GRESIK,1minute.id – Proyek normalisasi Kali Lamong terus dikebut.  Sebelum puncak musim hujan proyek tahap pertama yang masuk agenda pemulihan ekonomi nasional (PEN) itu kelar. Bahkan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menargetkan pekerjaan  normalisasi tahap awal sepanjang 6 kilometer di Kecamatan Benjeng dan Balongpanggang kelar akhir November 2021.

Disisi lain, pembebasan lahan dilakukan di Kecamatan Cerme meliputi Desa Tambak Beras, Desa Jono, Desa Morowudi, Desa Putat Lor, dan Desa Sukoanyar, serta membangun Parapet di Desa Jono dan Tambakberas sepanjang 1,5 kilometer tuntas sebelum akhir tahun anggaran 2021.

Bupati Fandi Akhmad Yani terlihat puas perkembangan pekerjaan proyek normalisasi Kali Lamong. Sebanyak 12 alat berat dikerahkan untuk melakukan normalisasi Kali Lamong. Sebab, pendangkalan Kali Lamong sangat parah dimana-mana. Lebar Kali Lamong sangat sempit. 

“Dulu dangkal dan lebarnya hanya selangkah. Sekarang sudah lebih dalam dan lebih lebar,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani ketika berdialog bersama anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik pada Selasa, 26 Oktober 2021.

Gus Yani menegaskan penanganan Kali Lamong merupakan salah satu prioritas era Gresik Baru. Sebab, banjir Kali Lamong bagai menjadi tradisi bencana tahunan. Puluhan tahun. Kerugian yang alami masyarakat di sepanjang aliran Kali Lamong mencapai puluhan miliar pertahun. Bahkan, pernah menimbulkan korban jiwa dari masyarakat yang terdampak. 

Dari kajian di lapangan, masalah timbul karena kondisi sungai yang relatif dangkal, dan secara kontur beda tinggi permukaannya tidak terlalu jauh. Sementara daya tampung air Kali Lamong saat ini hanya 250 m³/detik. Sedangkan, debit air hujan bisa mencapai 700 m³/ tahunnya. Ketika hujan lebat, air tidak tertampung dan membanjiri puluhan desa sedikitnya tersebar di enam kecamatan. Yakni, Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Menganti, Kedamean sampai Kebomas terdampak banjir. Rumah, area persawahan, tambak maupun infrastruktur jalan.

“Semoga ikhtiar ini bisa bermanfaat bagi masyarakat di Gresik Selatan,”kata Gus Yani. Karena itu Kali Lamong harus menjadi prioritas pusat, hal ini berdasarkan Perpres nomor.80 / 2019 mengenai Percepatan Pembangunan Ekonomi Nasional dimana wilayah Kali Lamong masuk didalamnya. (yad)

Normalisasi Kali Lamong Dikebut, Dulu Lebar Selangkah dan Dangkal Selengkapnya

Bupati Ajak Pengusaha Mengubah Mindset dari Bantuan Sembako menjadi Pencegahan Bencana

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menemui Paguyuban Pengusaha Kecamatan Cerme dan Sekitarnya di Kecamatan Cerme pada Senin, 25 Oktober 2021. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUT) Gresik Endoong Wahyukuntjoro, serta Camat Cerme Suyono dan Muspika setempat. 

Pertemuan itu membahas tentang penanggulangan bencana banjir tahunan Kali Lamong. Fandi Akhmad Yani menyampaikan pentingnya mitigasi bencana. Mitigasi bencana  adalah segala upaya untuk mengurangi risiko bencana. Program mitigasi bencana dapat dilakukan melalui pembangunan secara fisik maupun peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.

“Upaya dan strategi inilah yang dituangkan dalam suatu program, dimana didalamnya ada persiapan secara fisik seperti normalisasi sungai maupun secara mental seperti peningkatan SDM dalam menghadapi bencana,”ungkap Bupati Fandi Akhmad Yani. Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini juga mengajak semua stakeholder untuk memaksimalkan dalam memanfaatkan BMKG dalam mitigasi bencana atau dalam hal yang berkaitan dengan cuaca seperti waktu tanam padi. 

Lebih lanjut, dalam dialog yang dihadiri 53 perusahaan dan 25 pengembang ini, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, mengajak seluruh pengusaha dan pengembang yang tergabung dalam Paguyuban untuk bersama-sama memupuk rasa empati dan mengubah mindset dalam kegiatan CSR-nya. “Kenapa kita tidak mengubah pola dari yang sebelumnya memberi bantuan sembako, beruba menjadi aksi bagaimana caranya mencegah bencana ini,”imbuhnya. 

Pemerintah, sambungnya, melalui Dinas Pekerjaan Umum yang berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS) sudah melakukan berbagai langkah. “Prioritas jangka pendek yang dilakukan adalah dengan cara normalisasi Kali Lamong dan anak sungainya dengan konstruksi parapet dan tanggul,”katanya.

Sementara itu, derdasarkan perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim hujan terjadi pada Oktober 2021. Puncak musim hujan diperkirakan pada Januari-Februari 2022. (yad

Bupati Ajak Pengusaha Mengubah Mindset dari Bantuan Sembako menjadi Pencegahan Bencana Selengkapnya

Siapkan Strategi Mitigasi Bencana dengan Normalisasi Kali Lamong

GRESIK,1minute.id – Bencana alam dapat terjadi secara tiba-tiba maupun melalui proses yang berlangsung secara perlahan. Pemerintah Kabupaten Gresik mulai mempersiapkan diri menyambut musim hujan. Meningkatkan kewaspadaan adanya bencana banjir Kali Lamong di Gresik Selatan dan luapan daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo di Gresik Utara. 

Ratusan personel disiagakan dalam Apel Gelar Pasukan dalam Rangka Antisipasi Bencana Alam 2021 di halaman Mapolres Gresik pada Senin, 25 Oktober 2021. Apel dipimpin oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. 

Dalam apel itu, Bupati Fandi Akhmad Yani mengingatkan adanya potensi bencana alam yakni banjir, angin puting beliung hingga tanah longsor. Kabupaten Gresik, imbuhnya, menjadi salah satu kabupaten di Jawa Timur yang sering dilanda bencana khususnya bencana alam Hidrometeorologi.

“Bencana Hidrometeorogi tersebut tidak hanya banjir saja, namun juga memiliki potensi terjadinya angin kencang, angin puting beliung serta bencana tanah longsor,”katanya dalam apel yang diikuti oleh TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan organisasi lainnya. 

Dalam menghadapi potensi bencana yang terjadi, imbuhnya, meminta kepada semua masyarakat dan juga stakeholder untuk meningkatkan kewaspadaan. Berbagai strategi dan mitigasi bencana harus dipersiapkan guna antisipasi cuaca ekstrim.

“Seperti kita ketahui bahwa sejak 2020 kita dihadapkan berbagai bencana, baik bencana alam maupun non alam berupa pandemi Covid-19, sehingga dalam penanganan bencana tersebut selain memperhatikan faktor evakuasi korban bencana alam juga harus memperhatikan faktor protokol kesehatan agar dalam proses penanganannya tidak menimbulkan kluster baru penyebaran Covid-19,”kata Gus Yani.

Dalam mitigasi bencana, kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, dibutuhkan penyusunan program. Salah satu strategi yang dilakukan dalam menghadapi banjir setiap tahun terjadi adalah dengan melakukan normalisasi sungai. “Minimal ada peningkatan strategi dalam menghadapi bencana alam. Program mitigasi secara fisik yang segera kita lakukan  adalah melakukan normalisasi pada bantaran sungai Kali Lamong. Setelah apel ini kita akan meninjau Kali Lamong untuk memastikan rencana normalisasi,”tegas Gus Yani.

Selain itu, normalisasi sungai juga akan dilakukan di bantaran sungai Kali Avour yang ada di wilayah Driyorejo. “Kita minta perusahaan sekitar untuk membantu normalisasi melalui CSR. Mereka kita minta untuk gotong royong melakukan normalisasi. Mudah-mudahan ikhtiar yang kita lakukan bersama ini dapat meminimalisir dampak bencana yang terjadi,” kata Gus Yani. (yad)

Siapkan Strategi Mitigasi Bencana dengan Normalisasi Kali Lamong Selengkapnya

Kado HSN, Sertifikat Balai Rukyat Condrodipo Diserahkan kepada PCNU


GRESIK,1minute.id – Pengurus Lajnah Falakiyah Pengurus Cabang Nadhlatul Ulama (LF-PCNU) Gresik semringah. Pasalnya, balai Rukyat, tempat rukyatul hilal di Bukit Condrodipo di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik itu telah resmi menjadi aset organisasi keagamaan terbesar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Sertifikat tanah tempat para perukyat melakukan observasi tata surya telah kelar diserahkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, didampingi Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik Asep Heri kepada Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik KH Khusnah Ali usai upacara bendera Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-VI di halaman kantor PCNU Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Sabtu, 23 Oktober 2021.

Sertifikat Balai Rukyat Condrodipo yang sudah 20-an tahun proses persertifikatan itu sebagai kado istimewa dari BPN Gresik di HSN 2021 ini.Selain itu, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani menyerahkan bantuan mobil ambulans kepada pengurus PCNU dan hibah senilai Rp 60 juta untuk AMTv dari Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. 

Upacara bendera dengan pemimpin upacara Kiai Khusnan Ali itu dihadiri Rais Syuriah PCNU Gresik KH Mahfudz Mas’um, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir dan jajaran pengurus PCNU dan badan otonomi (Banom)-nya. 
Bupati Fandi Akhmad Yani ikut bangga atas terbitnya sertifikat tanah milik balai rukyat. Menurutnya, hal ini suatu pencapaian yang bagus. Gus Yani menyatakan, balai rukyat Condrodipo ini menjadi salah satu tempat pemantauan bulan atau rukyatul hilal, sebagai penentu awal bulan hijriah, awal puasa ramadan maupun hari raya Idul Fitri.

“Kita terus berdedikasi, ini sebuah kewajiban yang mana fasilitator adalah pemerintah yang berperan kebijakan. Hari ini, aset balai rukyat kita serahkan dibantu oleh BPN. Mudah-mudahan legalitas yang jelas ini bermanfaat ke depan,”katanya. 

Sementara itu, Kepala BPN Gresik Asep Heri mengatakan luas tanah balai rukyat hilal seluas 1.047 meter persegi tersebut sudah resmi milik Lembaga Falakiyah PCNU Gresik. Legalitas kepemilikan sah. Selain itu, BPN juga menyerahkan 19 bidang sertifikasi tanah dengan pemegang hak NU yang tersebar di seluruh wilayah Gresik mulai dari masjid, lembaga pendidikan, mushollah serta kantor MWC NU.

“Kami serahkan 19 sertifikat atas nama NU, salah satunya hak milik Balai Rukyat Condrodipo. Sudah sangat lamanya belum selesai karena ada kendala dan akhirnya kini memiliki sertifikat sebagai kepastian hukum hak atas tanah yang sah,”katanya.

Asep mengatakan, pihaknya terus menargetkan pada tahun 2023 seluruh peta bidang tanah milik pemerintah maupun organisasi sosial keagamaan seperti NU dan Muhammadiyah bisa bersertifikat. “Kami juga serahkan sertifikat tanah ke Pemkab Gresik, yang akan digunakan untuk membangun kantor dinas. Sinergitas ini akan terus kami lakukan,” ujarnya. (yad)

Kado HSN, Sertifikat Balai Rukyat Condrodipo Diserahkan kepada PCNU Selengkapnya

Bupati : Santri Indonesia Harus Siap Siaga Menyerahkan Jiwa dan Raga untuk Indonesia


GRESIK,1minute.id – Bupati Fandi Akhmad Yani memimpin upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 22 Oktober 2021. Dalam upacara HSN yang mengusung tema “Santri Siaga Jiwa Raga” ini pemimpin dan peserta upacara memakai baju muslim, sarung dan kopyah.

Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya, tema “Santri Siaga Jiwa Raga” merupakan suatu bentuk pernyataan sikap yang tegas, bahwa santri Indonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raganya untuk membela tanah air serta mempertahankan persatuan Indonesia. 

Siaga jiwa, imbuhnya, berarti santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah nilai dan ajaran Islam rahmatan lil alamin serta tradisi luhur bangsa Indonesia. Selain itu, tambahnya, dalam jiwa santri hari ini memiliki peran untuk tidak akan memberikan celah masuknya ancaman ideologi yang akan mengancam persatuan dan kesatuan negara republik Indonesia. 

HSN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Forkopimda dalam peringatan Hari Santri Nasional di Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 22 Oktober 2021 (Foto: Humas Pemkab for 1minute.id)

“Siaga raga berarti badan tubuh dan tenaga buah karya santri di dedikasikan untuk Indonesia. Oleh karena itu santri tidak pernah lelah dan terus berkarya untuk Indonesia,” sambung GusYani-sapaanakrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani menambahkan santri Indonesia mendapat kado menjelang Hari Santri Nasional, yaitu dengan ditekennya Perpres no 82/2021 tentang pendanaan penyelenggaraan pesantren.  Peraturan Presiden ini secara khusus mengatur mengenai dana abadi pesantren yang dialokasikan untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pendidikan pesantren. 

Diakhir sambutannya, Bupati Yani juga mengajak para Santri untuk mendoakan para pahlawan, terutama para ulama, kiai dan santri yang sahid di medan perang demi kemaslahatan bangsa dan agama. Upacara dalam Peringatan HSN ini merupakan rangkaian dari acara peringatan HSN di Gresik. Upacara yang dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Forkopimda Kabupaten Gresik, serta diikuti oleh elemen Ormas keagamaan yang ada di Kabupaten Gresik. (yad)

Bupati : Santri Indonesia Harus Siap Siaga Menyerahkan Jiwa dan Raga untuk Indonesia Selengkapnya