Sadis, Ayah Tiri Di Gresik Selama 2 Tahun Tega Setubuhi Dua Anak Gadisnya

GRESIK,1minute.id – Serapih apapun bangkai ditutupi, tetap saja bau busuknya akan menyebar kemana-mana. Pepatah itu tepat ditujukan kepada FA. Ayah tiri 52 tahun asal Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik itu tega menyetubuhi dua anaknya, sebut saja Delima, 17, dan Mawar, 13.

Selama dua tahun lelaki bertubuh lencir melampiaskan hasrat nafsu kepada dua anak tirinya itu. Selain “jatah” dari ibu anak korban. “Modus operandinya, tersangka mengiming-imingi uang jajan dan memenuhi semua kebutuhan anak korban,” tegas Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan saat rilis perkara di Mapolres Gresik pada Selasa, 7 Mei 2024.

Informasi yang dihimpun, pada 2022, FA menikah ibunda Delima dan Mawar. Pernikahan itu, belakangan menjadi sebuah petaka bagi gadis itu. Sebab, lelaki 52 tahun itu diduga telah menyusun rencana jahat. Lelaki asal Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik itu tidak hanya mendapatkan “jatah” harian dari ibunda Delima dan Mawar. 

Akan tetapi, FA secara diam-diam meminta “jatah” kepada dua anak tirinya, yakni Delima dan Mawar yang mulai tumbuh menjadi gadis itu. Modusnya, kata polisi, tersangka FA membujuk rayu dengan memberikan iming-iming uang dan memenuhi semua kebutuhan dua anak gadisnya. 

Bujukan itu, membuat FA bisa leluasa memuaskan hasrat nafsunya kepada anak dibawah umur itu. Ibunda anak korban Delima dan Mawar tidak merasa janggal dengan FA, suami sambungnya itu. Sebab, keeratan atau kemesraah mereka bagai ayah dan anak. “Tersangka sudah berulang kali menyetubuhi kedua korban,” terang Kasatreskrim AKP Aldhino Prima Wirdhan. 

Meski FA sangat rapi menyimpan bangkai alias perbuatan yang tidak layak ditiru oleh siapa pun. Namun, kelakuan busuk yang dilakukan FA akhirnya tercium. Kali pertama yang mencium perilaku busuk FA adalah temannya sendiri. Pada 14 April 2024, ada seorang lelaki yang berkunjung ke rumah FA di Kecamatan Cerme.  Lelaki 32 tahun melihat ada wajah murung kedua anak tiri FA itu. 

Wajah sedih tidak seperti anak-anak milenial. Lelaki itu menanyakan kepada dua anak korban itu. Delima dan Mawar kemudian mengungkapkan terus terang kepada lelaki itu, telah menjadi budak nafsu ayah tirinya.  Pengakuan polos Delima dan Mawar itu terdengar ibunya. Bagai petir di siang bolong ibunda langsung mencak-mencak dan melaporkan ke Polres Gresik. 

Melalui serangkaian pemeriksaan, penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik menetapkan FA sebagai tersangka. 

“Pada 3 Mei 2024, tersangka kami tangkap,” tegas Aldhino.  Tersangka mengakui perbuatannya. Penyidik menjerat tersangka FA dengan pasal berlapis, yaitu, Pasal 81 ayat (1), (2) Jo Pasal 76D Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun,” kata Aldhino. (yad)

Sadis, Ayah Tiri Di Gresik Selama 2 Tahun Tega Setubuhi Dua Anak Gadisnya Selengkapnya

Dua Tersangka Cabul dan Perkosaan Di Pulau Putri yang Dibekuk Unit PPA Satreskrim Polres Gresik 

GRESIK,1minute.id – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Gresik menangkap dua seorang pemuda terduga pelaku  pencabulan dan perkosaan di Pulau Putri-julukan lain-Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Kali pertama tetrduga berinisial AA, 21, yang dibekuk di rumahnya. 

Penangkapan terhadap kedua pemuda cabul itu di pimpin oleh Kanit PPA Satreskrim Gresik Ipda Hepi. Penangkapan terduga pelaku pencabulan dilakukan di rumah tersangka berinisial AA, 21. Ia diduga telah melakukan pencabulan kepada korban sebut saja bernama Delima (samaran), 19. Perkosaan dilakukan di sebuah rumah kosong milik orang tua tersangka AA di Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean.

Informasi yang dihimpun perbuatan bejat pemuda berinisial AA dilakukan akhir April 2024 sekitar pukul 19.00 WIB. Malam itu, pelaku AA sedang diamuk rasa cemburu setelah melihat story korban Delima sedang makan bakso bersama sejumlah temannya. Tersangka AA kemudian mendatangi tempat korban Delima sedang makan bakso. 

Tersangka yang sudah emosi menarik korban keluar dari kerumunan kemudian dibawa ke sebuah rumah kosong milik keluarga tersangka. Dalam rumah kosong itu, tersangka memaksa Delima untuk berhubungan intim. Akan tetapi, Delima menolak membuat tersangka AA murka dan melakukan kekerasan hingga akhirnya korban tidak bisa mempertahankan kegadisannya. 

Korban dengan tangis pilu kemudian melaporkan ke Polsek Sangkapura. Berdasarkan laporan polisi itu, Ipda Hepi bersama anggota dari unit PPA Satreskrim Polres Gresik melakukan Penangkapan terhadap tersangka AA pada Selasa, 30 April 2024. 

Satu pelaku lainnya yang ditangkap oleh Unit PPA Satreskrim Polres Gresik berinisial MR. Ia berusia 22 tahun asal Kecamatan Sangkapura. 

MR mengajak korban sebut saja Mawar yang masih di bawah umur menjauh dari lokasi pesta miras, kemudian ia menyetubuhi korban di balik semak semak yang berjarak kurang lebih 10 meter dari lokasi pesta miras. 

Setelah disetubuhi anak korban tak kunjung sadar sehingga pada pukul 23.00 WIB. Tersangka panik menghubung saksi dan disarankan untuk mengantarkan korban pulang. Sesampainya di rumah korban, tersangka diintrogasi warga dan mengakui bahwa ia telah menyetubuhi anak korban setelah itu keluarga korban melaporkan ke polsek sangkapura untuk dilakukan Visum.

“Terduga pelaku ada di rumahnya bersama kedua orang tuanya kemudian saat di tanyai pelaku mengakui telah melakukan P

pemerkosaan / persetubuhan kepada korban. Kemudian penyidik membawa ke Polsek Sangkapura untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan melalui Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik Ipda Hepi pada Jumat, 3 Mei 2024. 

Barang bukti yang diamankan, Hasil Visum et Repertum, ⁠baju korban, dan ⁠baju tersangka. Setelah menjalani pemeriksaan intensif di Unit PPA Satreskrim Polres Gresik tersangka AA langsung dijebloskan ke tahanan rutan Polres Gresik. (yad)

Dua Tersangka Cabul dan Perkosaan Di Pulau Putri yang Dibekuk Unit PPA Satreskrim Polres Gresik  Selengkapnya

Bawa Sajam, Suami Ajak Istri Dan Anak Balita Curi Spedometer Mobil Dimassa

GRESIK,1minute.id – Pasutri satu ini tidak hanya kompak di kamar tidur. Saat di luar rumah alias mencuri spedometer mobil, pasangan suami-istri asal Balongsari krajan, Kecamatan Tandes, Surabaya seia sekata. Yang bikin ngelus dada, mereka mengajak anak perempuan yang masih balita.

Nahas, aksi yang dilakukan oleh pasutri berinisial SU, 42 dan istrinya, DK, 38 tahun itu di Jalan Raya Dusun Grogol, Desa Laban, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik diketehui warga. Pelaku SU yang berstatus residivis itu menjadi bulan-bulanan massa. Beruntung, aparat kepolisian dari Polsek Menganti cepat tiba di lokasi kejadian sehingga nyawa SU terselamatkan. Kejadian pada Senin, 29 April 2024 sekitar pukul 16.00 WIB viral di media sosial. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Menganti AKP Roni Ismullah mengatakan pada Senin, 29 April 2024 sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Raya Dusun Grogol Desa Laban Kecamatan Menganti Gresik. tepatnya di Parkiran kantor PT. NCG Cargo telah terjadi pencurian barang berupa sebuah spedometer mobil Daihatsu Grand Max warna hitam merek Denso, sebuah ICU , satu set panci masak merk CKA Grill Wok. 

Caranya, pelaku merusak pintu belakang menggunakan kunci berbentuk huruf  T  kemudian masuk ke dalam mobil dan mengambil spedometer , ICU dan 1 Set Panci masak merk CKA Grill Wok. Selanjutnya setelah tersangka berhasil mengambil barang barang tersebut, tersangka keluar dan kemudian diteriaki maling- maling.

Tersangka SU naik ke sepeda motor dengan di bonceng tersangka istrinya, DK dan berniat melarikan diri tapi sudah di hadang warga. “Karena tidak bisa lewat, tersangka SU turun dari sepeda motor, kemudian tersangka mengeluarkan sajam berupa pisau penghabisan dari dalam jaketnya untuk melawan para warga, akibat tindakan tersebut saksi Suroso terkena pisau dan terluka bagian telingga kanan, lengan sebelah kiri, kemudian tersangka berhasil diamankan oleh warga dan anggota opsnal Polsek Menganti,” beber Kapolsek AKP Roni Ismullah.

Selanjutnya kedua tersangka beserta barang bukti di bawa ke Polsek Menganti guna penyidikan lebih lanjut. Hasil introgasi sementara dari para tersangka melakukan perbuatan tersebut lebih dari satu kali.

“Tersangka melakukan perbuatan tersebut 2 kali dan merupakan residivis perkara curanmor, saat dilakukan pengembangan, tersangka SU mencoba melawan petugas dengan berontak dan akan melarikan diri, sehingga diberikan tindakan tegas terukur,” tegasnya. Akibat ulah nekat pasutri itu, korban Sugi Purwanto, 38, warga Pondok Benowo Indah, Surabaya mengalami kerugian sekitar Rp 6,7 juta. 

Selain mengamankan pasutri pelaku pencurian spedometer, polisi juga menyita barang bukti berupa Honda Scoopy W 2516 BW sebagai sarana, satu buah kunci leter T, lima anak kunci, satu tang potong, satu senter, satu pisau, satu obeng, satu buah Spedometer meter mobil Daihatsu Grand Max warna hitam merek Denso, satu buah ICU, satu Set Panci masak merk CKA Grill Wok. “Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP,” kata AKP Roni Ismullah. (yad)

Bawa Sajam, Suami Ajak Istri Dan Anak Balita Curi Spedometer Mobil Dimassa Selengkapnya

Berprestasi, 25 Personel Polres Gresik Dapat Reward, Kompol Danu : Punishment Untuk Anggota Melanggar 

GRESIK,1minute.id – Usaha tidak akan  menghianati hasil. Pepatah itu tepat ditujukan kepada 25 anggota Polres Gresik. Mereka mendapatkan reward karena dianggap prestasi. Penghargaan kepada puluhan anggota berprestasi dilakukan usai apel di halaman Mapolres Gresik pada Senin, 29 April 2024.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Wakapolres Gresik Kompol Danu Anindito Kuncoro Putro menyampaikan bahwa penghargaan atau reward diberikan kepada personel Polres Gresik yang berprestasi di bidang operasional maupun pembinaan.

“Pemberian reward ini merupakan langkah sebagai keseimbangan di Polres Gresik, di mana kami juga menerapkan punishment atau hukuman bagi personel yang melakukan pelanggaran,” ucap Wakapolres Kompol Danu.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap personel dan bertujuan untuk meningkatkan kinerja, loyalitas, dan dedikasi sebagai anggota Polri. “Sebanyak 25 personel yang telah berprestasi kita berikan reward dan berharap menjadi contoh bagi rekan lainnya,” imbuhnya. (yad)

Berprestasi, 25 Personel Polres Gresik Dapat Reward, Kompol Danu : Punishment Untuk Anggota Melanggar  Selengkapnya

Ibu Rumah Tangga Di Gresik Ngaku Dirampok & Dianiaya. Benarkah? 

GRESIK,1minute.id – Seorang ibu rumah tangga tinggal di Jalan Taman Ruby, Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS), Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik mengaku menjadi korban perampokan. 

Pelaku menyekap dan menganiaya mama muda itu dengan pisau. Perampok kemudian menggasak iPhone 13 Pro Max dan perhiasan milik perempuan berinisial S.A. itu. Perampokan itu terjadi pada Senin, 15 April 2024 sekitar pukul 18.30 WIB. Kabar perampokan disertai kekerasan itu pun viral. Benarkah? 

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik turun tangan. Setelah sepekan melakukan penyelidikan ternyata hoaks. Barang bernilai jutaan rupiah ternyata digadaikan oleh korban yang berinisial S.A, seorang ibu rumah tangga.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan mengatakan keterangan AS tidak benar. Dari hasil analisa 3 CCTV disekitar TKP, tidak ditemukan kejadian janggal ataupun orang yang menghampiri rumah korban pada saat jam kejadian seperti apa yang dikatakan korban.

Berdasarkan hasil analisa CCTV tersebut, tim ingin meminta keterangan korban kembali namun korban tidak dapat dihubungi dan tidak diketahui keberadaannya. “Berdasarkan hasil penyelidikan, handphone iPhone 13 Pro Max dan perhiasan (1 gelang, 2 cincin, dan 1 kalung) yang dikatakan hilang oleh korban faktanya digadaikan sendiri oleh korban,” kata Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan pada Sabtu, 20 April 2024.

“Penyidik memanggil pelapor untuk mengklarifikasi kebenaran kasus tersebut dan terbukti bahwa pelapor mengarang cerita atau membuat laporan palsu,” imbuh Aldhino. 

Sementara pengakuan AS, kekerasan yang dialami oleh korban adalah hasil pertengkaran korban dengan seseorang akibat suatu permasalahan pribadi. “Uang hasil penggadaian barang tersebut digunakan untuk mengganti rugi uang kepada seseorang yang telah diajaknya untuk melakukan investasi yang ternyata bodong,” terangnya. 

Apa motif pelapor membuat laporan palsu kepada polisi? Aldhino mengungkapkan alasan pelapor membuat laporan polisi dikarenakan  takut diketahui oleh suami karena memiliki masalah pribadi yang belum terselesaikan. (yad)

Ibu Rumah Tangga Di Gresik Ngaku Dirampok & Dianiaya. Benarkah?  Selengkapnya

Polisi Menduga Gas Elpiji Ngowos,Rumah Produksi Roti, Papa Cookies Bakery Terbakar Disertai Ledakan Melukai 10 Pekerja

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menengarai kebakaran disertai ledakan di rumah produksi roti, Papa Cookies Bakery akibat gas elpiji ngowos. Musibah yang terjadi pada Minggu, 14 April 2024 pukul 09.20 WIB mengakibatkan beberapa orang pekerja mengalami luka bakar. 

Korban kebakaran di home industri berada di Jalan Ikan Gurami, Kompleks Perumahan Bhakti Pertiwi (BP) Kulon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu versi petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik mengakibatkan 10 orang mengalami luka bakar. Sedangkan, versi kepolisian Resor Gresik sebanyak delapan orang yang mengalami luka. 

“Penyebab kebakaran diduga tabung gas elpiji yang bocor,” kata AKBP Adhitya Panji Anom pada Minggu, 14 April 2024. Kebakaran disertai ledakan di rumah produksi roti itu selain mengakibatkan pekerja mengalami luka bakar. Juga, menimbulkan kepanikan warga di kompleks perumahan tersebut. 

Wakil Direktur RS Muhammadiyah Gresik Amang Rachman mengatakan, membenarkan adanya korban kebakaran yang mendapatkan perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSMG. Namun, pasien berjenis kelamin laki-laki berusia 22 tahun mengalami luka bakar ringan. “Pasien rawat jalan, tidak perlu opname,” kata Amang dikonfirmasi selulernya pada Minggu malam, 14 April 2024.

Sementara itu, polisi telah melakukan police line rumah produksi roti, Papa Cookies Bakery. Rumah produksi roti itu adalah bangunan rumah dua lantai yang berada di pojok jalan yakni Jalan Ikan Gurami dan Ikan Lodan. Rumah itu dikontrak oleh seseorang yang  belum diketahui identitas. Saat musibah kebakaran disertai ledakan itu, hanya ada pekerja. Bos rumah roti tidak ada di rumah tersebut. “Kami masih konsentrasi untuk melakukan penyelamatan korban,” kata Kapolsek Kota Gresik AKP Rachmad pada 1minute.id pada Minggu sore. (yad)

Polisi Menduga Gas Elpiji Ngowos,Rumah Produksi Roti, Papa Cookies Bakery Terbakar Disertai Ledakan Melukai 10 Pekerja Selengkapnya

10 Pekerja Rumah Produksi Papa Cookies Bakery Gresik Terbakar

GRESIK,1minute.id – Rumah produksi roti, Papa Cookies Bakery terbakar pada Minggu, 14 April 2024. Sebanyak sepuluh orang pekerja di toko roti berada di Jalan Ikan Gurami, Kompleks Perumahan Bhakti Pertiwi (BP) Kulon, Desa Sidokumpul, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu dilarikan ke rumah sakit.

Mereka menjalani perawatan karena terbakar bagian tubuhnya terbakar. Korban yang terbakar mayoritas bagian tangan, dan kaki Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran itu. Dugaan awal gas elpiji ngowos.

Informasi yang dihimpun sekitar pukul 09.25 WIB sejumlah pekerja home industri pembuatan roti sedang melakukan aktivitas di dalam dapur. Mereka beraktivitas seperti biasa. Mereka membuat roti untuk di jual maupun pesanan. Lebaran Idul Fitri dikabarkan home industri roti ramai pesanan. Sehingga, seluruh pekerja tetap beraktivitas. Sedangkan, bos Papa Cookies Bakery dikabarkan sedang berlibur.

Pagi itu, sepuluh orang pekerja sedang melakukan pembuatan roti. Ada yang membuat adonan menggunakan mixer. Sebagian lagi mengoven roti. Oven roti ini menggunakan gas elpiji. Salah seorang pekerja mencium bau gas bocor. Namun, karena hawa di dalam dapur cukup panas sehingga menimbulkan suara ledakan. Bummm !!!. “Sebelum terbakar, warga mendengar bunyi seperti ledakan,” kata Sri Hartini, warga setempat kepada petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik pada Minggu, 14 April 2024.

Ledakan disertai bara api membuat warga di Jalan Ikan Gurami, Kompleks Perumahan BP Kulon panik. Johan, salah satu warga kemudian menghubungi petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik. Sekitar pukul 09.40 WIB tiba di lokasi kejadian kebakaran. Petugas Damkarmat melihat sejumlah pekerja terkapar dengan kondisi luka bakar di luar toko. Petugas Damkarmat menghubungi pihak rumah sakit dan memadamkan amuk si jago merah.

“Penyebab kebakaran masih diselidiki oleh petugas kepolisian. Tapi, berdasarkan keterangan tetangga di lokasi kejadian sebelum kebakaran mendengar ada suara ledakan,” kata Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono. Sebanyak sepuluh pekerja dilarikan ke rumah sakit. ” Delapan korban dirawat di RS Petrokimia Gresik. Dua korban lainnya dirawat RSI Nyai Ageng Pinatih,” imbuh Suyono.

Sementara itu, Kapolsek Kota Gresik AKP Rachmad mengatakan, dugaan sementara kebakaran tersebut karena ada gas elpiji ngowos. “Saat itu seluruh karyawan sedang membuat roti,” katanya. Namun, Rachman belum bisa meminta keterangan dari korban. “Semua orang yang ada dalam rumah itu sedang di rawat di rumah sakit. Jumlah delapan orang,” imbuh mantan Kapolsek Sangkapura, Pulau Bawean itu.

Sedangkan, pemilik home industri tidak berada di lokasi kejadian. “Itu rumah kontrakan yang dijadikan home industri. Saya masih mencari identitas pemiliknya,” ujarnya. (yad)

10 Pekerja Rumah Produksi Papa Cookies Bakery Gresik Terbakar Selengkapnya

Cegah Human Error Laka Lantas, Polisi dan Dishub Gresik Tes Urine Sopir dan Cek Kendaraan 

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menggelar pemeriksaan kesehatan dan tes urine kepada ratusan sopir bus pada Selasa, 9 April 2024. Pemeriksaan kesehatan berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik dan Sie Dokkes Polres Gresik dipusatkan di terminal Bunder, Gresik.

Pemeriksaan kesehatan dan tes urine gratis ini untuk memastikan kondisi kesehatan sopir dan awak bus sebelum melakukan perjalanan mudik antisipasi human error kecelakaan. Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Derieu Fandesca menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan dan tes urine ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan sopir dan awak bus sebelum melakukan perjalanan mudik.

“Untuk mencegah kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh kelalaian sopir yang sedang dalam kondisi tidak sehat atau di bawah pengaruh narkoba. Kegiatan ini juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penumpang bus,” ujar AKP Derie. Ia juga mensosialisasikan Operasi Ketupat 2024 dan imbauan agar tertib berlalu lintas serta mengutamakan keselamatan.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap puluhan sopir dan awak bus, tidak ditemukan satupun yang menggunakan narkoba. Ini menunjukkan bahwa para sopir dan awak bus di Gresik berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi para penumpang,” kata AKP Derie.

Selain pemeriksaan kesehatan sopir dan awak bus. Satlantas Polres Gresik  bersama Dishub Gresik memeriksa “kesehatan” bus. (yad)

Cegah Human Error Laka Lantas, Polisi dan Dishub Gresik Tes Urine Sopir dan Cek Kendaraan  Selengkapnya

Polres Gresik Sediakan Tempat Penitipan Kendaraan Bermotor, Dijamin Aman, Mudik Pun Nyaman

GRESIK,1minute.id – Warga Gresik tidak perlu pusing tujuh keliling mencari tempat penitipan kendaraan bermotor bila sedang mudik. Sebab, Polres Gresik menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor bagi warga Gresik yang akan mudik. Bawa saja kendaraannya ke Markas Polisi Resor (Mapolres) Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Di jamin aman dan gratis. Mudik pun bisa tenang. 

“Polres Gresik akan menyediakan kantor Polres ini untuk penitipan kendaraan bermotor bagi warga yang akan melaksanakan mudik lebaran. Masyarakat tidak was-was menitipkan kendaraan bermotor di lingkungan kepolisian,” ujar Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom kepada wartawan usai Konfirmasi Pers Operasi Pekat Semeru 2024 pada Rabu, 3 April 2024.

Tempat parkir kendaraan roda dua alias sepeda motor sangat representatif. Terlindung dari terik sinar matahari maupun hujan. 

Apa syaratnya ? Menurut Kasi Humas Polres Gresik Iptu Wiwit, warga cukup membawa identitas diri dan surat kendaraan. “Syaratnya bawa KTP dan STNK,” ujar Wiwit. Sangat mudah kan! Selain menitipkan kendaraan bermotor, Polres Gresik juga menyarankan kepada semua warga yang hendak meninggalkan rumah untuk mudik untuk lapor ke RT/RW. Bila ada tamu yang tidak dikenal segera lapor ke polisi.

“Polres Gresik akan melakukan pemantauan di pemukiman warga selama lebaran 2024,” katanya. (yad)

Polres Gresik Sediakan Tempat Penitipan Kendaraan Bermotor, Dijamin Aman, Mudik Pun Nyaman Selengkapnya

Polres Gresik Siapkan 1 Pospam dan 4 Posyan, 195 Personel Ops Ketupat Semeru 2024

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024  di halaman Mapolres Gresik pada Rabu, 3 April 2024. Apel pengecekan akhir kesiapan dalam rangka Pengamanan Mudik  dan Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menyampaikan, operasi Ketupat Semeru 2024 ini akan berlangsung selama 13 hari, dari tanggal 4 sampai 16 April 2024. “Kami telah menyiapkan satu Posyan dan empat pos pengamanan utama di jalur-jalur rawan kemacetan, kecelakaan, kriminalitas, dan bencana alam, serta di pusat-pusat keramaian,” ujarnya.

Satu pos pelayanan (posyan) di Bunder dan empat pos pengamanan (pospam) berada di Alun-alun, Gresik ; exit Tol Manyar ; Simpang tiga Legundi, Driyorejo dan Rest area 726 B Tol Wringinanom. Sebanyak 195 personel disiapkan dalam Ops Ketupat Semeru 2024. 

Kapolres Adhitya melanjutkan, ada beberapa fokus utama dalam operasi ini adalah pengaturan lalu lintas untuk mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran, dan kenyamanan arus lalu lintas, Juga Patroli bersama pada jam-jam rawan.

Juga layanan pelaporan rumah yang ditinggalkan dan penitipan kendaraan dan Pengamanan Salat Idul Fitri bersama kelompok-kelompok organisasi masyarakat dan keagamaan. Tak kalah penting menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM). “Dengan berbagai upaya dan strategi tersebut, diharapkan masyarakat dapat merasakan mudik aman, ceria, penuh makna,” tambahnya. 

Pihaknya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel pengamanan yang terdiri dari unsur TNI-Polri, BNPB, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Mitra Kamtibmas lainnya yang telah berpartisipasi dalam operasi ketupat Semeru 2024. “Mari kita bersama-sama ciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif selama mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah,” imbuh alumnus Akpol 2002 itu. (yad)

Polres Gresik Siapkan 1 Pospam dan 4 Posyan, 195 Personel Ops Ketupat Semeru 2024 Selengkapnya