Musim Kemarau, Polres Gresik Gelontorksn Bantuan Sumur Bor

GRESIK,1minute.id – Musim kemarau telah tiba. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau terjadi bulan September 2023 ini. Polres Gresik turun tangan untuk melakukan pembuatan sumur bor dan air bersih di sejumlah desa di Gresik Selatan. 

Diantara di Desa Randupangangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Jumat, 1 September 2023. Pembuatan sumur bor dan pompa air rangkaian memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom. 

Pengeboran sumur dengan kedalaman 53 meter dilakukan dalam kurun waktu 24 jam. Hasilnya? “Alhamdulillah berhasil. Airnya bersih,” ujar Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom pada Jumat, 1 September 2023. Ia melanjutkan, pembuatan sumur bor dan air bersih ini, Program Kapolri dalam rangka HUT ke-78 kemerdekaan RI. “Dengan adanya program sumur bor dan air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan, dengan harapan bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Air sangat vital bagi masyarakat baik kebutuhan rumah tangga sehari hari,” harap perwira dua melati di pundak itu. 

Mantan Kapolres Blitar ini berharap memasuki musim kemarau warga terhindar dari kekeringan. Masyarakat bisa mendapat air bersih dari sumur bor yang dibuat Polres Gresik. Sumur bor memberikan manfaat di musim kemarau. “Semoga bermanfaat bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan,” tutup alumnus Akpol 2002 itu.

Sementara, Kepala Desa Randupadangan Anhar mengucapkan terimakasih atas bantuannya sumur bor dan air bersih di Desa Randupadangan. Adanya sumur bor dan air bersih ini sangat membantu masyarakat.

“Atas nama masyarakat Desa Randupadangan mengucapkan terimakasih kepada Polres Gresik membantu warga desa Randupadangan,” ungkapnya.

Uman, salah satu warga Desa setempat mengharapkan program sumur bor dan air bersih ini berlanjut ke desa lainnya. “Semakin banyak sumur bor yang tersedia akan baik,” kata lelaki 57 tahun itu. Sebelum mengakhiri acara Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom memberikan bantuan sosial secara langsung kepada perwakilan masyarakat yang membutuhkan. (yad)

Musim Kemarau, Polres Gresik Gelontorksn Bantuan Sumur Bor Selengkapnya

Operasi Tumpas Narkoba, Polres Gresik Sita 50,89 Gram SS, Terberat 3 Tahun Terakhir 

GRESIK,1minute.id – Operasi Tumpas Narkoba 2023 berakhir pada 25 Agustus 2023. Selama dua pekan itu, Polres Gresik mengungkap 22 kasus narkoba dan menangkap 31 tersangka. Hasilnya? Menyita barang bukti berupa 464.249 butir pil koplo, 621 gram ganja, 126 pil ekstasi dan 50,89 gram sabu -sabu.

Barang bukti 50,98 gram kristal bening itu adalah terbesar dalam kurun waktu 3 tahun terakhir ini. Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menegaskan, pengungkapan kasus narkoba dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres dan Polsek jajaran Polres Gresik mulai 14 – 25 Agustus 2023. Seluruhnya berhasil mengungkap mulai dari penyalahgunaan narkoba sabu – sabu, ganja, ekstasi hingga peredaran pil koplo dobel L. Rinciannya, Satreskoba mengungkap sebanyak 8 kasus dan Polsek Jajaran 14 kasus. 

“Kami mengamankan 31 tersangka. Dengan barang bukti 464.249 butir pil koplo, 621 gram ganja, 126 pil ekstasi dan 50,89 gram sabu – sabu,” tegas AKBP Adhitya didampingi Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra dan Kasatres Narkoba Polres Gresik AKP Tatak Sutrisno di Mapolres Gresik pada Senin, 28 Agustus 2023.

Kasatresnarkoba Polres Gresik AKP Tatak Sutrisno menambahkan bahwa peredaran narkoba menyeluruh hampir di setiap wilayah. Namun, mayoritas adalah wilayah yang berbatasan langsung dengan Kota Surabaya. 

“Karena penduduk yang banyak dan menjadi jalur transaksi. Para tersangka ini mayoritas adalah gudang atau pengedar saja. Mereka mendapat kiriman dari bandar yang berada di Lapas,” kata mantan Kapolsek Menganti itu.

Dari 31 tersangka itu, ada 17 tersangka pemakai. Mereka dijerat Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 127 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.

Sebanyak 8 tersangka dijerat Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 114 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara. Tiga tersangka dijerat Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 114 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun.

Dan untuk tersangka peredaran pil koplo dikenai Pasal 435 dan/atau Pasal 436 Ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Ancaman hukumannya paling lama 10 tahun penjara dan denda maksimal Rp 5 miliar. (yad)

Operasi Tumpas Narkoba, Polres Gresik Sita 50,89 Gram SS, Terberat 3 Tahun Terakhir  Selengkapnya

Hari Ketiga, Identitas Orang Tua yang Membuang Bayi di Depan Ponpes Al Hikmah Menganti Misterius 

GRESIK,1minute.id – Telepon seluler Ji’in berdering. Sekitar pukul 04.15 WIB. Lelaki 54 tahun itu bersiap untuk salat Subuh itu pengangkat telepon yang tidak dikenalnya itu. “Saya nitip bayi di depan pondok,” ucap lelaki misterius itu kepada pengasuh pondok pesantren (Ponpes) Al Khikmah di Desa Gadingwatu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Rabu, 23 Agustus 2023.

Pria misterius itu lalu mematikan telepon. Ji’in lalu mengajak istrinya, Fifi Sofianita mengecek ke luar pondok dan melihat bayi laki-laki terbungkus sarung di bawah kran air. Di dekat bayi itu terdapat selembar kertas bertuliskan “Muhammad Romli Adhin 23 Agustus 2023, Ibu/bapak Yth Panti Asuhan Al Hikmah Sata nitipkan anak kami”. 

Bayi laki-laki seberat 1,7 kilogram itu kemudian dibawah Fifi Sofianita masuk ke dalam pondok di Dusun Kajar, Desa Gadingwatu, Kecamatan Menganti itu. Selanjutnya, pengurus pondok pesantren menghubungi Umi Maslakah, 52, bidan desa setempat. 

Berdasarkan laman pondokpesantrenalhikmahgadingwatu.com ; Yayasan Pondok Pesantren Al Khikmah terdapat program pendidikan mulai TPQ, Play Grup, Taman kanak-kanak, sekolah dasar islam terpadu (SDIT) sampai SMPIT. Dan, sekolah menengah Kejuruan (SMK) dalam proses persiapan. Selain program pendidikan itu, juga program sosial berbentuk Panti Asuhan Al Khikmah berdiri 23 Mei 2002.

Memasuki hari ketiga, bayi laki-laki nahas itu masih dirawat di rumah sakit Eka Husada Jalan Raya Desa Sidoajangkung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. “Kondisi kesehatan bayi baik,” kata Kepolsek Menganti AKP Inggit Prasetyanto pada Jumat, 25 Agustus 2023. 

Polisi masih menelusuri siapa orang tua bayi tersebut. Akan tetapi belum menemukan titik terang identitas orang tua bayi tersebut. “Kami masih melakukan penyelidikan,” imbuh mantan Kapolsek Kota Gresik itu. Selama tiga hari menjalani perawatan, bayi laki-laki semakin sehat dan menggemaskan. (yad)

Hari Ketiga, Identitas Orang Tua yang Membuang Bayi di Depan Ponpes Al Hikmah Menganti Misterius  Selengkapnya

Melawan, Polisi Hadiahi 2 Penjambret Timah Panas

GRESIK,1minute.id – Satreskrim Polres melumpuhkan dua penjahat jalanan berinisial MH, 28, warga Desa Bapuhbaru, Glagah,  Lamongan, OF , 28, warga Tambak Asri Desa Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Surabaya. Polisi menghadiahi timah panas kepada dua penjambret tas seorang ibu karena melawan ketika akan ditangkap. 

Timah panas yang bersarang di kaki itu membuat wajah bengis penjambret saat beraksi di jalanan itu berubah pucat. Tersangka MH dan OF itu hanya bisa tertunduk ketika di Mapolres Gresik pada Kamis, 24 Agustus 2023. 

Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra didampingi Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan mengatakan kedua tersangka pencurian dengan pemberatan alias jambret yang diamakan bertugas sebagai eksekutor dengan sasaran kaum hawa. Mereka ini tergolong sadis ketika menjambret tas korban mayoritas ibu-ibu yang diselempangkan di samping. 

“Tersangka MH dan OF kami lumpuhkan dibagian kedua kakinya, karena melawan saat ditangkap anggota kami,” ujarnya di Mapolres Gresik pada  Kamis, 24 Agustus 2023. Selain menangkap dua pelaku jambret, tim reserse kriminal Polres Gresik mengamankan seorang penadah hasil kejahatan berinisial BHK, 32, asal Jalan Simorejo Desa Simomulyo Kecamatan Sukomanungal, Surabaya. 

Kompol Erika menjelaskan para pelaku MH dan OF beraksi menggunakan sepeda motor Suzuki Satria warna putih pada Minggu, 30 Juli 2023. Sekitar pukul 05.30 WIB di Jalan Mayjend Sungkono, Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Pagi itu, korban Nur Habibah dibonceng oleh Arifianto mengendarai sepeda motor Honda Revo Nopol L 667 DAK. 

” Tas yang dipakai oleh korban ditarik secara paksa oleh para pelaku, adapun didalam tas milik korban tersebut terdapat barang berupa KTP, NPWP, ATM, dan uang tunai Rp 3 juta, dan satu buah handphone,” jelas mantan Waka Polres Jombang itu.

Atas kejadian tersebut, terang mantan Kasatlantas Polres Gresik itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta, lalu melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolres Gresik.

Usai menerima laporan korban Kasatreskrim AKP Aldhino Prima Wirdan dan Kanit Pidum Satreskrim Polres Gresik Ipda Komang Andhika bersama anggota Resmob Polres Gresik melakukan penyelidikan. Polisi mendatangi lokasi, menggali keterangan dari saksi dan melacak CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Pada Minggu, 20 Agustus 2023 sekitar  pukul 12.00 WIB anggota Resmob Polres Gresik bergerak menuju ke Surabaya untuk mencari keberadaan seseorang yang diduga terdapat hubungan dengan para pelaku jambret yang beraksi di Gresik. “Anggota kami berhasil mengamankan BHK seorang penadah barang curian diamankan terlebih dahulu,” tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan dari penadah BHK mengaku membeli Handphone tersebut dari kedua tersangka yaitu MH dan OF. Selain mengamankan para tersangka, anggota kami juga menyita barang bukti berupa 1 unit sepeda motor suzuki satria yang dipergunakan para pelaku, 1 buah handphone merk Pocophone warna kuning, 1 potong baju lengan panjang, 1 helm merk Honda warna hitam dan 1 potong baju kemeja.

“Tersangka atas nama MH dan OF dijerat pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara selama- lamanya 7 tahun dan tersangka BHK (Penadah) dijerat pasal 480 ke 1 KUHP dengan ancaman pidana penjara selama-lamanya 4 tahun,”pungkasnya.(yad)

Melawan, Polisi Hadiahi 2 Penjambret Timah Panas Selengkapnya

Gresik Tuan Rumah Balapan Sepeda Jalan Raya atau Criterium.  Apa sih Criterium itu?

GRESIK,1minute.id – Ribuan pasangan mata tertuju di Jalan R.A.Kartini, Gresik pada Minggu, 6 Agustus 2023. Sebab, ratusan pembalap sepeda seluruh Indonesia mengikuti balap sepeda di jalan raya (road race) ambil bagian dalam Road to Tour of Kemala Seri 3 Gresik Criterium 2023 itu.

Gelaran kali pertama kurun waktu 5 tahun terakhir ini diselenggarakan oleh ISSI Gresik, Pengda ISSI Provinsi Jawa Timur dan mendapat support oleh PB ISSI, Polres Gresik, Yayasan Bhayangkari, dan Mainsepeda itu. Balapan dibagi dalam sebelas kategori. 

Yakni, Men Elite (10 laps), Men Junior (6 laps), Men Open Amatir (4 laps), Men Master A (8 laps), Men Master B (6 laps), Men Master C (4 laps), Men Youth (3 laps), Women Elite (6 laps), Women Junior (3 laps), Women Open Amatir (4 laps), dan Women Master Open (4 laps). Panjang lintasan 1 laps adalah 2 kilometer. 

Mendengar dan membaca istilah “Criterium” atau Crit mungkin banyak pembaca, masyarakat, bahkan pencinta sepeda yang belum memahaminya. Berikut pengertian Criterium menurut UCI (Union Cycliste Internationale/International Cycling Union). UCI merupakan organisasi sepeda dunia yang mengatur tentang kejuaraan atau perlombaan dan kegiatan sepeda profesional.

BALAP SEPEDA JALAN RAYA : Gresik menjadi tuan rumah Road to Tour of Kemala Seri 3 Gresik Criterium 2023 di Jalan R.A.Kartini, Gresik pada Minggu, 6 Agustus 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Criterium merupakan salah satu cabang balap sepeda jalan raya (road race) yang memiliki lintasan berputar (loop). Lintasan yang digunakan untuk sirkuit biasanya adalah jalan raya di tengah kota yang ditutup untuk lalu-lintas umum.

Panjang lintasan setiap nomor dalam Criterium ditentukan oleh jumlah putaran. Jarak tempuhnya jauh lebih pendek dibandingkan cabang road race lainnya. Itulah mengapa Criterium banyak digemari lantaran jarak tempuhnya yang pendek, sehingga pencinta sepeda bisa mengikutinya, tidak harus menjadi atlet profesional.

Sebagaimana nomor balap sepeda pada umumnya, Criterium juga menerapkan intermediate sprint (sprint jarak pendek) menjelang garis finish pada putaran terakhir. Tentu di sini memerlukan penguasaan teknik sprint untuk meraih kemenangan. Seorang pelatih mengatakan, dalam Criterium itu, awal pembalap akan bergerombol. Bahkan mereka memilih tempat di belakang. 

Mengapa? Mereka yang di belakang ini membutuhkan energi lebih kecil daripada yang bagian depan. “Bagian depan ini, membuka jalur membutuhkan energi lebih,” katanya pada Minggu, 6 Agustus 2023. Pembalap mulai sprint memasuki laps terakhir hingga memasuki finish.  Merangkum dari berbagai sumber menyebutkan Criterium atau crit, adalah salah satu jenis balap sepeda jalan raya yang terdiri dari beberapa putaran (lap) dalam sebuah sirkuit jalan raya yang tertutup dari lalu lintas umum.

Sepeda balap yang digunakan untuk lomba criterium sekilas tidak terlihat berbeda, tetapi dengan sebenarnya mempunya geometri yang berbeda dari yang digunakan pada perlombaan start massal, dan balap tahapan. Rangka dari sepeda touring mengutamakan stabilitas untuk menjelajah, sedangkan sepeda khusus untuk criterium menekankan pada kestabilan yang diseimbangkan dengan kelincahan. Sehingga, pembalap criterium biasanya memilih sepeda dengan:

1. wheelbase (jarak antara pusat roda) sependek mungkin, untuk meningkatkan kemampuan berbelok. Chainstay sependek mungkin, dan top tube yang lebih pendek (kadang menyebabkan ujung kaki melewati roda depan pada ukuran rangka sepeda yang kecil)

2. rangka dengan rake (sudut fork) yang lebih tegak untuk mengurangi trail. Sepeda dengan trail yang lebih kecil, lebih responsif untuk dikendalikan dan walaupun akan mengurangi sedikit stabilitas.

3.engkol yang pendek (145-170mm) dan bottom bracket yang lebih tinggi (+10mm) agar pedal tidak menyentuh tanah ketika berbelok sambil mengayuh sepeda. Pembalap terlatih criterium harus mengerti bahwa pada sepeda dengan bottom bracket yang rendah, mengayuh sepeda pada tikungan sebaiknya dihindari. roda sepeda yang lebih aerodinamis. 

4. Aerodinamis adalah faktor yang penting, walaupun dalam rombongan. Pembalap pro criterium dapat mencapai kecapatan 50 km/jam (31 mph)

5. stang dengan lekukan yang lebih tajam dari sepeda balap yang biasa, karena pesepeda akan lebih banyak menunduk ketika bersepeda. (yad)

Gresik Tuan Rumah Balapan Sepeda Jalan Raya atau Criterium.  Apa sih Criterium itu? Selengkapnya

Jadi Hiburan Warga, Ratusan Pembalap Sepeda Road to Tour Of Kemala Seri 3 Gresik Criterium 2023

GRESIK,1minute.id – Pecinta sepeda di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mendapatkan suguhan menarik pada Minggu, 6 Agustus 2023. Ratusan pembalap dari seluruh Indonesia tumblek-blek Road to Tour Of Kemala Seri 3 Gresik Criterium 2023. 

Gresik menjadi tuan rumah event nasional Indonesian Cycling Federation itu. Event digelar di Jalan R.A.Kartini, Gresik ini adalah event yang diselenggarakan ISSI Gresik, ISSI Provinsi Jawa Timur. Disupport oleh PB ISSI, Polres Gresik, Yayasan Bhayangkari, dan Mainsepeda. 

Sepanjang jalan balapan dipenuhi warga. Mereka seakan tidak berkedip melihat ratusan pembalap sepeda tersebut. Sebab, balapan sepeda ini kali pertama dalam 5 tahun terakhir ini. Balapan dibagi dalam sebelas kategori. Yakni, Men Elite (10 laps), Men Junior (6 laps), Men Open Amatir (4 laps), Men Master A (8 laps), Men Master B (6 laps), Men Master C (4 laps), Men Youth (3 laps), Women Elite (6 laps), Women Junior (3 laps), Women Open Amatir (4 laps), dan Women Master Open (4 laps). Panjang lintas 1 laps adalah 2 kilometer. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mengatakan, pihaknya berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan atlet-atlet pembalap sepeda nasional yang berprestasi di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga dalam rangka untuk mencetak atlet-atlet dari Kabupaten Gresik.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi event yang tidak terpisahkan dari prestasi di Jawa Timur dan khususnya di Kabupaten Gresik, dan atlet-atlet internasional yang ada di Kabupaten Gresik,” imbuh mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman-kini-Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik itu.

BALAP SEPEDA: Ratusan peserta Road to Tour Of Kemala Seri 3 Gresik Criterium 2023 sedang melewati putar lapangan di Jalan RA Kartini, Gresik pada Minggu, 6 Agustus 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

 Sebagai tuan rumah, Pemkab Gresik menyambut dengan baik serta menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir meramaikan kegiatan ini. “Ini merupakan seri nasional yang bisa dilaksanakan di Kabupaten Gresik, terima kasih sudah hadir,” jelas dia.

Segala persiapan dan kesiapan untuk menyelenggarakan kegiatan ini serba mendadak. Namun, atas dukungan dari berbagai pihak sehingga bisa berjalan dengan baik. “Sebetulnya terkait dengan kegiatan ini mendadak, dari informasi sekitar 2 mingguan yang lalu. Alhamdulillah, sekarang siap dilaksanakan. Kita lakukan koordinasi dengan PJ terkait, dengan Polres, dan banyak pihak lainnya. Dan, Alhamdulillah kita bisa menyajikan Road to Kumala seri 3 ini dalam kondisi sehat,” katanya.

Tampak hadir dalam event tersebut, diantaranya, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Ketua ISSI Gresik Kompol Erika Purwana Putra dan lainnya. (yad)

Jadi Hiburan Warga, Ratusan Pembalap Sepeda Road to Tour Of Kemala Seri 3 Gresik Criterium 2023 Selengkapnya

Rumah Kontrakan Bandar Digerebek, Polisi Amankan Sabu-sabu 37,59 Gram

GRESIK,1minute.id – Tim buser Polsek Cerme meringku seorang bandar narkoba. Barang bukti yang diamankan dari pengedar berinisial SR, 44, lumayan banyak. Yakni, sabu-sabu seberat 27,59 gram. Barang bukti terbanyak kurun waktu tujuh bulan terakhir ini.

“Tersangka pengedar sabu-sabu ini asal Desa Pelemwatu, Kecamatan Menganti,” kata Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Cerme Iptu Andik Asmoro pada Senin, 24 Juli 2023.

Penangkapan SR, bandar gede (BD) di Gresik Selatan dilakukan pada Jumat 21 Juli 2023 sekitar pukul 08.00 WIB. Pagi itu, tiga anggota reserse kriminal (Reskrim) Polsek Cerme yakni 

Aipda Suntoro, Bripka Joko dan Briptu Rian mendapatkan kabar dari seseorang warga ada aktivitas mencurigakan di salah satu rumah kontrakkan di Desa Sidojangkung, Kecamatan Menganti itu.

Tiga polisi kawakan itu melakukan penelisikan kemudian melakukan penggerebekan di kamar kontrakkan itu. “Tersangka berada di dalam kamarnya sedang menimbang sabu dengan menggunakan timbangan digital,” jelas Iptu Andik Asmoro. Tersangka SR tidak bisa berkutik. Tersangka juga tidak sempat menyembunyikan barang bukti (barbuk).

Sebanyak 37 poket SS yang siap untuk “meracuni” anak muda kemudian dilakukan penyitaan. “Setelah dilakukan penimbangan di polsek cerme dengan menggunakan timbangan digital beserta klipnya jumlah 27,59 gram,” bebernya. Selain barang bukti sabu, juga mengamankan uang tunai hasil transaksi sebesar Rp 315 ribu,  2 buah handphone warna hitam dan warna putih, 1 buah alat hisap, 1 buah kaca pipet, 1 buah buku rekening ATM bank,1 buah timbangan digital.

Penyidik menjerat tersangka SR dengan Pasal 114 ayat (2) Sub 112 ayat (2 ) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (yad)

Rumah Kontrakan Bandar Digerebek, Polisi Amankan Sabu-sabu 37,59 Gram Selengkapnya

Gerbong Mutasi di Polres Gresik Bergerak, Kompol Abdul Rokib Jabat Kapolsek Kebomas 

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi, rotasi dan promosi di Kepolisian Resor Gresik kembali bergerak. Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom memimpin langsung serah terima jabatan (Sertijab) Perwira di halaman Mapolres Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu.

Sertijab itu merujuk pada Keputusan Kapolda Jatim Nomor : KEP/228/VI/2023 tanggal 16 Juni 2023 tentang Pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Jatim.

AKP Sujiran sebelumnya menjabat Penjabat sementara (PS) Kasat Binmas bergeser jabatan barunya, PS Kepala Bagian Perencanaan (Kabagren). Kursi ditinggalkan Sujiran ditempati Iptu Ali Fauzi sebelumnya KBO Satlantas Polres Gresik. 

Kemudian Kompol Made Jati Negara sebelum menjabat Kapolsek Kebomas menempati pos baru sebagai Kanit Wisata Polda Jatim. Posisi yang ditinggalkan Jati Negara diisi Kompol Abdul Rokib. Berikutnya, Kapolsek Bungah Kompol Sujito menempati jabatan baru sebagai Analisis SDM Polres Gresik, kursi yang ditinggalkan diisi oleh AKP Musihram sebelumnya Kapolsek Cerme.

Kapolsek Cerme baru dijabat oleh Iptu Andi Asworo. Dan, terakhir Iptu Hendrawan sebagai Ps. Kapolsek Duduksampeyan menempati posisi AKP Bambang Angkasa yang memasuki masa pensiun. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom  menyampaikan mutasi jabatan merupakan dinamika organisasi dalam rangka pengembangan karir, penyegaran atau promosi jabatan.

“Saya pribadi beserta seluruh keluarga besar Polres Gresik mengucapkan terimakasih yang setinggi tingginya kepada pejabat lama atas dedikasinya dalam tugas sehingga situasi Kamtibmas kondusif dan pejabat yang baru secepatnya menyesuaikan dan kenali toga dan tomas di wilayahnya serta karateristik masyarakat,” pesan AKBP Adhitya Panji Anom saat memimpin Sertijab pada Rabu, 12 Juli 2023.

Ia melanjutkan, tantangan saat ini cukup kompleks sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, penegak hukum serta pelindung, pengayoman dan pelayanan masyarakat, terutama menghadapi tahun politik 2024. “Tetep bersyukur, ikhlas, dalam bekerja, selau beriktiar dan bertawakal serta berdoa dalam menjalankan tugas,” imbuh Kapolres AKBP Adhitya Panji Anom. (yad)

Gerbong Mutasi di Polres Gresik Bergerak, Kompol Abdul Rokib Jabat Kapolsek Kebomas  Selengkapnya

Tradisi Siraman Berlanjut, 21 Personel Polres Gresik Naik Pangkat 

GRESIK,1minute.id –  Sebanyak 21 anggota Polres Gresik dan Satu Aparatur Sipil Negera (ASN) di Polres Gresik semringah. Pasalnya, mereka mengalami kenaikan pangkat satu strip di momen HUT ke-77 Bhayangkara ini.

Puluhan personel yang memperoleh kenaikan pangkat itu berbaris di halaman Mapolres Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas pada Rabu, 5 Juli 2023. Mereka bersiap untuk menerima pangkat yang baru dan ucapan selamat dari Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra serta para pejabat utama (PJU) lain.

Setelah menerima surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat mereka kemudian disemprot air dari mobil water canon. Sebagian lainnya, diguyur dengan air kembang, seperti prosesi siraman dalam pernikahan adat Jawa. Meski diguyur air mereka tetap semringah. Karena kenaikkan pangkat ini, otomatis membuat pundi-pundi pendapatan mereka juga terkerek naik.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Wakapolres Gresik Kompol Erika Purwana Putra mengajak semua personel bersyukur. “Saya mengucapkan selamat,” kata Kompol Erika Purwana Putra.  Kenaikan pangkat ini  sesuai Surat Kapolda Jatim Nomor : ST/975/VI/KEP/Tgl 27-06-2023 Tentang petunjuk pelaksanaan korps rapor kenaikan pangkat anggota Polri periode 1juli 2023 dan PNS 1 April 2023.

“Kenaikan pangkat adalah amanah serta anugerah yang patut di syukuri. Kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya merupakan suatu pencapaian, prestasi dan wujud penghargaan terhadap kemampuan personel baik dalam keseharian maupun dalam penugasan,” imbuh mantan Waka Polres Jombang itu.

Lebih lanjut mantan Kasat Lantas Polres itu, kenaikan pangkat juga merupakan apreasiasi dan kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan dan lembaga melalui penilaian yang cermat dan obyektif berdasarkan persyaratan yang telah ditentukan. “Semakin tingginya pangkat yang disandang, diharapkan saudara dapat menunjukan kematangan sikap dan kinerja yang lebih baik,” harap Erika.

“Saya mewakili Kapolres berserta segenap staf Polres Gresik mengucapkan selamat atas kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi kepada 21 anggota Polri dan 10 ASN Polres Gresik 1 Juli 2023,” imbuhnya.pp

“Semoga melalui kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi ini, dapat memberikan kedewasaan dan ketegasan bagi para personel untuk bersinergi dan membimbing junior serta anggotanya menuju polri yang prediktif, responsibilitas dan transformasi yang berkeadilan,” tutup Wakapolres

Sementara perwakilan personil yang naik pangkat Iptu Tita Puspita Agustina mengucapkan terimakasih atas kenaikan pangkat semoga kedepannya dengan bertambahnya pangkat menjadi pribadi yang baik. “Kenaikan pangkat tentunya dapat melaksanakan tugas semakin baik dan bertanggung jawab,” pungkasnya. (yad)

Tradisi Siraman Berlanjut, 21 Personel Polres Gresik Naik Pangkat  Selengkapnya

Anak Diacungi Clurit, Bapak Murka Hajar Tetangga Sampai Tewas 

GRESIK,1minute.id – Mujiono, 39, merengang nyawa di tangan Bonadi, 44, tetangganya di Desa Kesambenkulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik. Bagian kepala dan bibir korban berdarah-darah setelah dikepruk oleh tersangka Bonadi menggunakan kayu usuk jati ukuran 3 x 5 cm dan pajang 1 meter. 

Setelah dua hari menjalani perawatan di rumah sakit Mujiono meninggal. Bonadi pun meringkuk di hotel prodeo Polres Gresik. Ia dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan mengakibatkan mati. “Tersangka terancam hukuman  maksimal 7 tahun penjara,” kata Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra didampingi Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan pada Senin, 3 Juli 2023.

Menurut keterangan polisi, penganiayaan terhadap korban Mujiono yang dilakukan oleh tersangka Bonadi ini terjadi pada 21 Juni 2023 sekitar pukul 14.30 WIB. Lokasi berada di belakang rumah tersangka di Desa Kesambenkulon. Sejumlah warga setempat melihat korban Mujiono dikepruk dengan kayu jati oleh tersangka Bonadi. 

Kayu berukuran 3 x 5 cm dan pajang 1 meter mengenai bagian kepala dan wajah sehingga membuat korban Mujiono tersungkur. Dalam kondisi korban jatuh tertelungkup itu, tersangka menindih. Seorang warga bernama Budiono melerai dengan cara mendorong tubuh tersangka yang berada diatas tubuh tersangka. 

Setelah itu, korban Mujiono kabur meminta pertolongan kepada Eko, salah montir motor yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Melihat bagian kepala dan wajah korban Mujiono berdarah Eko membawa ke Puskesmas Kesambenkulon untuk mendapatkan perawatan. Sekitar pukul 19.00 WIB, kondisi kesehatan korban semakin drop kemudian di rujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik.  ‘Selama dua hari korban di rawat ke rumah sakit,” ujar polisi. 

Akan tetapi, tuhan berkehendak lain. Korban Mujiono dikabarkan meninggal pada Jumat, 23 Juni 2023 sekitar pukul 07.00 WIB. “Farid, salah satu perangkat desa yang kali pertama mendapat kabar korban meninggal,” jelasnya. 

Kabar Mujiono meninggal setelah dianiaya oleh Bonadi cepat menyebar hingga ke telinga polisi. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan saksi-saksi dan oleh tempat kejadian perkara dan menyita sejumlah barang bukti, polisi kemudian mengamankan dan menetapkan Bonadi sebagai tersangka. Bonadi langsung di tahan. 

Tersangka Bonadi berdalih murka karena anaknya, bernama Yudan diancam oleh korban Mujiono. “Anak saya diacungi celurit oleh korban,” kata Bonadi di Polres Gresik. Nasi sudah menjadi bubur, karena Bonadi tidak menahan emosi akhirnya meringkuk di rumah tahanan (rutan) Polres Gresik karena perbuatannya. (yad)

Anak Diacungi Clurit, Bapak Murka Hajar Tetangga Sampai Tewas  Selengkapnya