Pemerintah Ganti Rugi Rumah Warga Terdampak Gempa. Ini Besaran Ganti Ruginya!

GRESIK,1minute.id – Memasuki hari keempat, gempa susulan masih terjadi di Pulau Bawean pada Senin, 25 Maret 2024. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 251 gempa susulan. Akibatnya, trauma masih menyelimuti ribuan warga di Pulau Putri-julukan lain-Pulau Bawean yang terdampak lindu dengan kekuatan 6,5 magnitudo pada Jumat, 22 Maret 2024 itu.

Warga masih memilih untuk mendirikan tenda-tenda di tempat terbuka. Sebagian lainnya ada yang memilih pulang dan mendirikan tenda dari terpal di halaman rumah masing-masing sambil menjaga asetnya.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik mencatat gempa bumi terdasyat kurun waktu 50 tahun terakhir di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini mengakibatkan ribuan rumah mengalami kerusakan ringan sampai berat. Di Pulau Bawean yang berada di titik terdekat gempa mengalami dampak paling parah. Di Pulau Bawean yakni Kecamatan Sangkapura dan Tambak tercatat sebanyak 2.972 rumah mengalami rusak ringan yang tersebar di 35 desa ; 1.286 rumah kerusakan sedang serta 820 rumah mengalami rusak berat.

Selain itu, ada 143 tempat ibadah rusak ringan, 10 tempat ibadah rusak sedang dan 11 tempat ibadah mengalami kerusakan berat. Kemudian, 59 sekolah rusak ringan, 11 sekolah rusak sedang, 5 sekolah rusak berat, 1 ponpes rusak sedang, 13 kantor rusak ringan, 1 kantor rusak berat serta 1 Rumah Sakit rusak ringan. 

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan, trauma yang dialami masyarakat berada di jarak 80 mil laut dari pusat pemerintahan kabupaten (Pemkab) Gresik belum hilang karena masih merasakan ada getaran atau gempa susulan meski kekuatan kecil. “Tapi, sudah banyak juga pulang, namun mendirikan tenda terpal di halaman rumahnya,” kata Suharyanto dalam Rakor Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Kabupaten Gresik di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Senin, 25 Maret 2024. 

Rakor dipimpin oleh Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono ini diikuti semua stakeholder terkait dalam Penanggulangan bencana gempa di Pulau Bawean. Stakeholder diantaranya, Korem V Bhaskara Jaya, Kodim 0817/Gresik, Polres Gresik, Basarnas, BDPD Jatim dan BPBD Gresik serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik, Lamongan dan Pemkot Surabaya. 

Terkait rumah rusak warga, imbuhnya, pemerintah akan memberikan ganti rugi kepada warga terdampak bencana gempa ini. Untuk kerusakan ringan akan mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 15 juta, rusak sedang mendapatkan ganti kerugian Rp 30 juta dan rusak berat mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 60 juta. “Untuk kerusakan berat, nantinya yang membangun adalah dari BNPB agar rumah tahan gempa,” ujarnya. Sedangkan, kerusakan ringan dan sedang, bisa dilakukan oleh warga  terdampak sendiri. 

Suharyanto meminta kepada kepala daerah alias Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk menentukan kriteria kerusakannya dengan menggandeng dari dinas pekerjaan umum dan tata ruang (PUPR). “Untuk kreteria kerusakan ringan dan sedang bisa menimbulkan polemik karena ada nominal ganti ruginya,” ungkapnya. 

Meski yang dibahas dalam rakor Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Kabupaten Gresik tergolong berat. Akan tetapi, pembahasan terasa gayeng. Sesekali diselingi guyonan. Suharyanto misalnya, untuk kebutuhan makan warga terdampak sekali-kali nasi krawu. “Senyaman-nyaman hidup d tenda, akan lebih nyaman berada di dalam rumah,” katanya bertamsil. (yad)

Pemerintah Ganti Rugi Rumah Warga Terdampak Gempa. Ini Besaran Ganti Ruginya! Selengkapnya

17.274 Jiwa Warga Bawean Masih Mengungsi, Dampak Gempa

GRESIK,1minute.id – Gempa susulan masih terjadi di Pulau Bawean. Meski, tidak sedasyat pada Jumat sore, 22 Maret 2024 yang mencapai 6,5 magnitudo. Namun, suara gemuruh itu menimbulkan trauma bagi masyarakat berada di Pulau Putri-julukan lain-Pulau Bawean.

Masyarakat memilih tetap bertahan di tempat pengungsian dan di dataran tinggi meski Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan tidak berpotensi tsunami. Data di dapat 1minute.id dari kantor Kecamatan Tambak menyebutkan, jumlah pengungsi mencapai 17.274 jiwa. Rinciannya, 6.203 anak-anak ; 8.563 dewasa dan 2.508 lansia. Ribuan pengungsi berasal dari 13 desa. 

Sebanyak 2.647 rumah rusak ringan, sedang dan berat. Desa Telukjatiwadang terdampak paling parah dalam bencana lindu yang terjadi pada Jumat, 22 Maret 2024 itu. 

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana (Satlak) BPBD Gresik Sukardi menyebutkan ada 5 kecamatan terdampak gempa 6,5 magnitudo pada Jumat, 22 Maret 2024 itu. Yakni, Kecamatan Duduksampeyan, Cerme dan Gresik. Serta, Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean. Warga Pulau Bawean yang terdampak paling parah. Sebab, titik gempa hanya 10 kilometer dari Pulau Bawean itu. 

Selain bangunan rumah, masjid, musala, sarana pendidikan, gempa mengakibatkan 7 orang mengalami luka ringan. Yakni, Hasi’ah, 71,  warga Dusun Tambak Timur, Desa Tambak, Kecamatan Tambak ;  Fatmawiyah, 46, asal Dusun Rabe, Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Amira Nita Aprilia, 4, dari Desa Gelam, Kecamatan Tambak dan Amalia Riski ,18,  warga Desa Tambak Keramat.

Selanjutnya, Nur Hasanah, 39, warga Desa Tambak Keramat, Kemal Abdullah Al Gafiqi, 2 , warga Desa Sawahmulya, Kecamatan Sangkapura dan Faiqatul Febriana, 20, warga Desa Bululanjang, Kecamatan Sangkapura.

“Untuk korban jiwa Alhamdulillah tidak ada. Sementara korban luka sudah menjalani perawatan di rumah sakit,” sebut Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) BPBD Gresik Sukardi. (yad)

17.274 Jiwa Warga Bawean Masih Mengungsi, Dampak Gempa Selengkapnya

Petrokimia Gresik, Satgas Bencana Nasional BUMN Jatim Kirimkan Bantuan Kebutuhan Dasar Korban Gempa di Pulau Bawean 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia bersama Satgas Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur mengirimkan bantuan untuk membantu kebutuhan dasar bagi korban gempa bumi di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Bantuan secara simbolis diberangkatkan langsung oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo dari GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Sabtu, 23 Maret 2024.

Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa Petrokimia Gresik sebagai Ketua Satgas Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur bergerak cepat untuk membantu korban bencana gempa bumi di Pulau Bawean. Mengingat, akses menuju pulau yang berjarak sekitar 81 mil laut dari Pelabuhan Gresik ini sangat terbatas.

“Untuk bantuan tahap pertama yang sekarang kami kirimkan adalah barang-barang yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban. Kami telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik Provinsi Jawa Timur maupun Kabupaten Gresik,” ujar Dwi Satriyo.

Bantuan tahap pertama yang dikirimkan antara lain mi instan 50 dus, sarden 250 kaleng, selimut 100 pcs, air mineral 50 dus (kemasan 600 ml), pampers 300 pcs dengan berbagai ukuran bayi atau balita, obat-obatan. Selain itu, juga mengirimkan terpal untuk kebutuhan pengungsi sebanyak 30 pcs.

“Bantuan ini memang belum bisa memenuhi seluruh kebutuhan para korban, tetapi kami berharap dengan adanya bantuan awal ini dapat mengurangi beban dan dapat membantu mempercepat pemulihan para korban pascabencana gempa di Pulau Bawean,” ujar Dwi Satriyo.

Selain bantuan berupa barang, tambahnya, Petrokimia Gresik juga mengirimkan sepuluh orang tim perintis ke Pulau Bawean yang terdiri dari tim dari unit kerja terkait di Petrokimia Gresik, relawan dari Serikat Karyawan Petrokimia Gresik (SKPG), dan empat tenaga medis dari PT Petro Graha Medika dan Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG). “Tim ini akan bergabung dengan tim dari BPBD setempat untuk terus berkoordinasi terkait kebutuhan-kebutuhan di Bawean,” ujar Dwi Satriyo.

Sementara itu, gempa yang terjadi di Laut Jawa dengan kekuatan lebih dari 6 SR dan ratusan kali gempa susulan mengakibatkan kerusakan pada rumah warga. Selain itu sejumlah fasilitas umum di Pulau Bawean, seperti masjid, sekolah, kantor pemerintahan dan rumah sakit juga mengalami kerusakan. “Mari kita semua berdoa tidak ada lagi gempa susulan. Sehingga saudara kita yang ada di Pulau Bawean bisa segera pulih,” pungkasnya. (yad)

Petrokimia Gresik, Satgas Bencana Nasional BUMN Jatim Kirimkan Bantuan Kebutuhan Dasar Korban Gempa di Pulau Bawean  Selengkapnya

Ribuan Warga 6 Desa Di Kecamatan Tambak, Pulau Bawean Masih Mengungsi, Antisipasi Gempa Susulan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bergerak cepat dalam penangangan korban gempa di Pulau Bawean. Pada Sabtu pagi, 23 Maret 2024 bantuan kali pertama sudah tiba di Pulau Bawean dengan menggunakan KMP Gili Iyang. 

Bantuan kali kedua diperkirakan tiba di pulau berjarak 80 mil laut dari Pusat Kabupaten Gresik itu pada Sabtu, 23 Maret 2024 sekitar pukul 15.00 WIB dengan menggunakan kapal cepat, KM Express Bahari. “Bantuan yang diangkut kapal Gili Iyang sudah tiba jam 9 pagi tadi,” kata Syamsul Bilad, pegawai di Kantor Kecamatan Tambak, Pulau Bawean dikonfirmasi pada Sabtu, 23 Maret 2024.

Sementara itu, data yang dihimpun dari kantor Kecamatan Tambak, gempa yang menguncang  Pulau Bawean mengakibatkan ratusan rumah tersebar di enam desa rusak. Enam desa itu yakni Desa Telukjatiwadang; Gelam ; Sukaoneng ; Sukalela ; Tambak dan Dipongo. Di enam desa itu, sebanyak 659 unit rusak ringan ; 645 rusak sedang dan 132 rusak berat.

Selain rumah gempa yang terjadi pada Jumat, 22 Maret 2024 berdasarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berkekuatan 6,5 magnitudo berjarak 35 kilometer arah Barat Pulau Bawean itu  mengakibatkan 6 unit masjid, 12 unit musala, 18 sekolah dan 1 kantor. Sedangkan pengungsi. BMKG mencatat sampai pukul.23.04 WIB pada Jumat, 22 Maret 2024, gempa susulan tercatat hingga 110 kali dengan kekuatan bervariasi antara M2 hingga M 6,5. Kondisi itu membuat ribuan warga di Kecamatan Tambak memilih mengungsi di tempat yang aman. 

Masih merujuk data dari Kantor Kecamatan Tambak tercatat 1.270 anak ; 3.484 orang dewasa dan 529 lanjut usia. Ribuan warga terdampak itu mengungsi di lapangan sepak bola hingga halaman masjid atau musala yang dianggap aman. “Saat ini yang dibutuhkan warga makanan, selimut dan obat-obatan,” kata seorang warga.

Seperti diberitakan, gempa menguncang Laut Jawa, Tuban-Pulau Bawean pada Jumat, 22 Maret 2024. Guncangan gempa itu terasa hingga Gresik daratan. Guncangan kali pertama dirasakan warga sebelum Salat Jumat atau sekitar pukul 11.21 WIB, gempa susulan pukul 2 siang dan ketiga terjadi pukul 15.52 WIB.

Guncangan gempa susulan kali ketiga mengikabatkan graha Petrokimia Gresik atau kantor pusat pabrik pupuk di Jalan A Yani Gresik itu retak. Namun, manajemen Petrokimia Gresik memastikan kondisi gedung utama aman. (yad)

Ribuan Warga 6 Desa Di Kecamatan Tambak, Pulau Bawean Masih Mengungsi, Antisipasi Gempa Susulan Selengkapnya

Gempa Guncang Gresik, Graha Petrokimia Gresik Retak

GRESIK,1minute.id – Sejumlah bangunan rumah dan gedung dilaporkan rusak akibat gempa yang melanda Kabupaten Gresik. Gempa terjadi tiga kali. Gempa kali ketiga sekitar pukul 15.52 WIB terasa lebih kuat. “Ini lebih lama dan besar dibandingkan sebelum salat Jumat tadi,” ujar Rochmad, warga Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik.

Lelaki berusia 30 tahun terlihat masih syok. Dia berdiri di halaman depan ruang paktik drg Henny. Ruang praktik itu berlantai tiga. Semua orang semburat keluar. “Gempa…gempa…,” teriaknya.

Kondisi nyaris sama.juga terjadi di gedung utama PT Petrokimia Gresik. Guncangan yang cukup keras dan waktu lebih kuran 2 menit itu membuat para karyawan panik. Meski terlihat panik, mereka masih bisa mengendalikan diri tidak berdesakan ketika menuruni tangga darurat kemudian berkumpul di titik kumpul halaman GOR Tridharma Petrokimia Gresik. 

Dalam pengamatan 1minute.id , pintu masuk ke gedung utama Petrokimia Gresik di tutup untuk sementara waktu. Petugas memasang pita warna merah kombinasi hitam. Tampak satu unit mobil pemadam kebakaran disiagakan di sekitar gedung tersebut. Sementara itu, bangunan gedung terlihat retak. Terdapat sebuah mirip garis verikal. Memanjang dari bawah ke atas. Dan, retakan itu juga terlihat di bagian belakang gedung berada di Jalan A. Yani Gresik itu.

TITIK KUMPUL: Pegawai yang berkantor di Graha Petrokimia Gresik berkumpul di halaman GOR Tridharma Petrokimia Gresik saat gempa menguncang Gresik pada Jumat sore, 22 Maret 2024 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

VP Corporate Communication Petrokimia Gresik Rama Yusron Harbiansyah mengatakan Perihal gedung graha yg terdapat retakan ada kemungkinan gempa bisa menjadi penyebab, namun kami masih melakukan investigasi lebih lanjut. “Sedangkan, terkait fasilitas pabrik sampai saat ini dalam kondisi aman,” katanya melalui pesan Whatsapp pada Jumat, 22 Maret 2024.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gresik F.X Driatmiko Herlambang mengatakan terkait lindu susulan pada sore hari belum mendapatkan laporan terjadi kerusakan bangunan dan lainnya. “Gempa yang pertama ada beberapa bangunan yang.di Pulau Bawean yang rusak. Masih kali lakukan pendataan,” kata Miko-panggilan-F.X Driatmiko Herlambang. 

Kerusakan terparah di Pulau Bawean karena pusat gempa hanya berjarak 10 kilometer dari Pulau Bawean. Berdasarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Gempa 6,5 magnitudo. Lok 5.76 LS 112.33 BT (130 km timur laut Tuban-Jatim.) Kedalaman 10 km. (yad)

Gempa Guncang Gresik, Graha Petrokimia Gresik Retak Selengkapnya

Setahun Edarkan SS di Pulau Bawean, Polisi Sita 31,86 Gram Sabu-sabu dari Madura

GRESIK,1minute.id – Peredaran narkoba di Pulau Bawean semakin mengkhawatirkan. Satuan Polisi Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Gresik menangkap Supandi. Lelaki 44 tahun ini, salah satu Bandar gede di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean. 

Dalam penggerebekan menjelang Mahrib di rumah lelaki 44 tahun di Dusun Gejem-gejem, Desa Pekalongan, Kecamatan Tambak,  Pulau Bawean, Kabupaten Gresik itu polisi menyita barang bukti sebanyak 31,86 gram. Barang bukti yang diamankan di Pulau Bawean ini terberat dalam kurun waktu 5 tahun terakhir ini.

Puluhan gram kristal bening sudah dikemas dalam psaket hemat (Pahe) dengan berat 0,8 gram sampai 2 gram. Siap untuk meracuni para pemuda kepulauan yang  berjarak 80 mil laut dari Kabupaten Gresik itu. Beruntung, polisi cepat mengendus niat jahat Supandi itu. 

Menurut Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan, Pengungkapan kasus peredaran sabu-sabu berawal dari informasi masyarakat bahwa ada peredaran sabu-sabu di Pulau Bawean. Sejumlah anggota Reskoba Polres Gresik dipimpin oleh Kaur Bin Ops Satreskoba Hajar Widagdo berangkat dari Pelabuhan Gresik menuju Pulau Bawean. Mereka berangkat menggunakan kapal cepat, Express Bahari dengan perjalanan 3-4 jam. 

Polisi melakukan pengintaian. Sekitar pukul 17.00 pada 9 November 2023 polisi bergerak memuju rumah Supandi di Desa Pekalongan, Kecamatan Tambak itu. “Pelaku kami amankan dirumahnya,” kata AKBP Adhitya Panji Anom didampingi Penjabat sementara (Ps) Kasatreskoba Polres Gresik Iptu Joko Supriyanto di Mapolres Gresik pada Selasa, 14 November 2023. 

Barang haram itu, disimpan di kolong almari kamar Supandi. Penyidik menjerat tersangka Supandi dengan pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Th. 2009 tentang narkotika. Selain mengedarkan, tersangka juga memakai narkotika itu dengan ancaman maksimal 20 tahun atau denda maksimal Rp 8 miliar. 

Tersngka Supandi mengaku sudah selama setahun menjadi pengedar narkoba di Pulau Bawean. Ia mengaku mendapatkan barang itu dari Pulau Madura. Barang diantar menggunakan perahu dari Pulau Madura ke Pulau Bawean. Selama ini jalur “tikus” ini nyaris tidak terendus aparat kepolisian. Pelanggan Supandi tidak hanya warga Kecamatan Tambak. Tapi, juga warga Kecamatan Sangkapura. “Semuanya orang dewasa. Ada juga nelayan,” katanya di Mapolres Gresik. (yad)

Setahun Edarkan SS di Pulau Bawean, Polisi Sita 31,86 Gram Sabu-sabu dari Madura Selengkapnya

Gus Yani Wujudkan Mimpi Warga Gili Noko Nikmati PLTS, Petrokimia Gresik Berikan Meteran Gratis

GRESIK,1minute.id – Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)  beroperasi di Pulau Bawean. Tepatnya, di Pulau Gili, Desa Sidogunungbatu, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik.  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan pemakaian listrik tenaga surya  itu pada Minggu, 15 Oktober 2023.

Ratusan jiwa warga yang mendiami kepulauan yang memiliki destinasi wisata pasir putih dan tempat snorkeling yang menawan itu semringah. Mimpi menikmati lampu penerangan 24 jam non-stop menjadi kenyataan. Setelah puluhan tahun listrik di kawasan itu hanya menyala 5 jam sampai 7 jam dalam sehari karena menggunakan pembangkit dari genset. 

Kegembiraan warga setempat bertambah karena untuk pemasangan meteran listrik gratis. Bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) Petrokimia Gresik. Selain meteran listrik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu membantu perbaikan jembatan apung, tempat pengolahan ikan dan sunit ekowisata. Penyerahan bantuan tersebut diserahkan oleh Direktur Direktur Keuangan dan Umum PT. Petrokimia Gresik Robby Setiabudi Madjid saat melakukan kunjungan bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

“Alhamdulillah warga Pulau Gili kini bisa menikmati listrik, selain itu berbagai bantuan CSR dari PT. Petrokimia Gresik juga mudah mudahan bermanfaat bagi warga Pulau Gili,” ungkap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani rangkaian kunjungan kerja hari kedua di Pulau Bawean pada Minggu. 15 Oktober 2023.

Bupati mengapresiasi kepedulian Petrokimia Gresik kepada masyarakat Gresik, termasuk di Pulau Gili. Petrokimia Gresik selama ini mendukung program Pemkab Gresik di berbagai sektor. “Tentu membangun Gresik dibutuhkan dukungan dari banyak stakeholder, termasuk perusahaan seperti Petrokimia Gresik. Semoga dukungan ini dapat terus ditingkatkan untuk Gresik semakin maju,” tandasnya.

Ditempat sama, Direktur Keuangan dan Umum PT. Petrokimia Gresik Robby Setiabudi Majid menyampaikan, Petrokimia Gresik bekerjasama dengan pemerintah daerah akan memberikan beberapa bantuan untuk masyarakat yang berfokus pada 3 bidang yaitu Pendidikan, kesehatan & lingkungan, dan ekonomi masyarakat. “Untuk pendidikan ada du jenis bantuan yaitu bentuk dana pendidikan untuk sekolah dasar dan madrasah, kedua peremajaan atau renovasi ruang baca. Saya berharap peremajaan ruang baca meningkatkan minat baca warga,” terang Budi.

Kedua, lanjut Budi, bantuan kesehatan dan lingkungan ada dua yakni alat pengelolaan sampah plastik dan alat pengelolaan biogas. Dirinya berharap dengan alat tersebut nantinya limbah plastik dapat dijadikan bahan batu bata atau paving blok agar kedepan kebutuhan batu bata di Pulau Gili dapat dipenuhi secara mandiri. 

“Selanjutnya, alat pembuatan biogas nantinya jika diolah dapat menghasilkan kebutuhan bahan bakar dan pupuk organik yang dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.

Ketiga, bantuan jenis ekonomi masyarakat, perusahaan memberikan 3 jenis. Di antaranya meteran listrik, alat pengolahan ikan, pembuatan dermaga dan sunit ekowisata di Pulau Gili Noko. “Mudah mudahan meteran listrik dapat memenuhi kebutuhan listrik dengan durasi yang panjang dari sebelumnya. Kemudian alat pengolahan ikan diharapkan dapat memproduksi berbagai olahan ikan. Nantinya dapat meningkatkan harga jual, dan nilai tambah serta produknya yang tahan lama dibandingkan hanya memproduksi ikan segar.

Tidak hanya itu, tidak kalah penting juga pembuatan dermaga dan sunit ekowisata di Gili Noko. “Saya berharap bisa lebih dikenal lebih oleh masyarakat luas. Tidak hanya Gresik ataupun masyarakat Jawa Timur bahkan secara Nasional,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Desa Sidogedungbatu  Supar mengungkapkan, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang sudah terbangun dan beroperasi di Pulau Gili Timur merupakan bukti nyata atas kepedulian dan kerja keras Bupati Gus Yani. Untuk masyarakat di Pulau Bawean khususnya masyarakat Desa Sidogedungbatu.

“Penerangan lampu listrik baru terbukti setelah kepemimpinan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Beliau adalah seorang pemimpin yang benar-benar peduli atas keinginan dari masyarakat Pulau Gili Timur yang sudah lama menjadi impiannya,” kata H. Supar.

Diketahui bahwa Pulau Gili Timur bagian dari Desa Sidogedungbatu Kecamatan Sangkapura. Selama bertahun-tahun tidak pernah mendapatkan adanya penerangan lampu seperti desa dan dusun-dusun lain yang ada di Bawean.

Selanjutnya, penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Gresik didampingi Direktur Keuangan dan Umum PT. Petrokimia Gresik berupa 53 meteran listrik, alat pengolahan sampah organik dan non organik, bantuan peremajaan ruang baca inspirasi, bantuan ruang dan mesin pengolahan ikan, serta bantuan dana pendidikan. Usai penyerahan dilanjutkan dengan peninjauan rumah baca inspirasi, rumah pengolahan ikan dan biogas. (yad)

Gus Yani Wujudkan Mimpi Warga Gili Noko Nikmati PLTS, Petrokimia Gresik Berikan Meteran Gratis Selengkapnya

Kali Pertama Jambore Pramuka Di Pulau Bawean, Bupati Gresik : Pramuka Bentuk Kepribadian Akhlak Mulia 

GRESIK,1minute.id – Jambore dan Perkemahan Wirakarya Kwarcab Gresik 2023 digelar di Pulau Bawean. Kali pertama kurun waktu 5 tahun terakhir ini. Bupati Gresik Fandi Akhmad yang membuka acara kepanduan se-Kabupaten Gresik itu pada Sabtu, 14 Oktober 2023.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam amanatnya menuturkan, gerakan Pramuka mempunyai tugas pokok dalam menumbuhkan tunas bangsa yang berkarakter. Caranya adalah melalui pendidikan kepramukaan yang merupakan proses pembentukan kepribadian, kecakapan hidup, dan akhlak mulia melalui penghayatan dan pengamalan nilai-nilai kepramukaan.

“Perlu dipahami kita semua bahwa, pendidikan kepramukaan dalam sistem pendidikan nasional termasuk dalam jalur pendidikan nonformal. Pendidikan kepramukaan ini diperkaya dengan nilai-nilai kepramukaan dalam membentuk kepribadian yang berakhlakul mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dan memiliki kecakapan hidup,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 14 Oktober 2023.

Jambore dan Perkemahan Wirakarya Kwarcab Gresik 2023 diikuti sebanyak 621 peserta pramuka dan 95 panitia, bertolak dari Pelabuhan Gresik dengan menggunakan Kapal Perang KRI LST Teluk Banten. Kegiatan ini mengangkat tema “Milenial, Agamis, Nasionalis, Trampil, Atraktif, dan Produktif (Mantap) berlangsung hingga 17 Oktober 2023 nanti.

Jambore dan Perkemahan Wirakarya ini merupakan pertemuan Pramuka Penggalang, dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh Kwartir Gerakan Pramuka dari tingkat ranting sampai tingkat Kabupaten. 

Di dalamnya, terdapat banyak kegiatan yang meliputi kegiatan umum, karya bakti, out bound, Pimpinan Kontingen Daerah (Pinkonda), dan Pembina Pendamping (Bindamping). Selain Bupati, pembukaan Jambore dan Perkemahan Wirakarya ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati sekaligus Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Gresik Aminatun Habibah. Tampak hadir pula, Dandim 0817 Gresik Ahmad Saleh Rahanar, serta jajaran Eselon II dan Camat se-Kabupaten Gresik.

Gus Yani menyebut, tema yang diusung dalam kegiatan ini juga sangat sesuai dengan perkembangan era teknologi saat ini. Dikatakan bahwa, penggunaan internet sebagai media komunikasi membawa banyak tantangan baru.

Di antaranya adalah mudahnya penyebaran ideologi yang menyimpang lewat media sosial, kurangnya pengawasan penggunaan teknologi informasi, serta munculnya banyak berita hoaks atau berita bohong melalui media sosial. (yad)

Kali Pertama Jambore Pramuka Di Pulau Bawean, Bupati Gresik : Pramuka Bentuk Kepribadian Akhlak Mulia  Selengkapnya

Peringatan Maulid  Nabil Muhammad SAW, Klinik Asyifa Medika Luncurkan Ambulans Gratis

GRESIK,1minute.id – Peringatan Kelahiran Nabi Muhammad SAW selalu dinantikan oleh umat muslim dunia. Termasuk di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Momentum istimewa ini, dijadikan oleh manajemen Klinik Asyifa Medika Bawean meluncurkan mobil ambulans gratis untuk masyarakat di Pulau berjarak 80 mil laut dari Kabupaten Gresik itu.

Direktur Utama Klinik Asyifa Medika Bawean Ilham Syifa’ mengatakan, ambulans gratis ini diperuntukkan untuk semua warga di Pulau Bawean yakni di Kecamatan Tambak dan Sangkapura.  “Khususnya warga duafa dan ekonomi kurang mampu,” kata Ilham Syifa’ pada Kamis, 28 September 2023.

Ambulans gratis itu, untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat Pulau Putri-sebutan lain- Pulau Bawean yang sedang membutuhkan. “Jadi bagi masyarakat yang membutuhkan ambulans baik itu orang sakit maupun orang meninggal. Kami ingin membantu di bidang transportasi khususnya bagi masyarakat dhuafa masyarakat miskin dan masyarakat tidak mampu,” imbuh alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta itu. 

Ia mengaku prihatin, ketika ada warga di Kecamatan Tambak dan Kecamatan Sangkapura membutuhkan mobil ambulans untuk membawa pasien baik dari rumah ke rumah sakit, dari rumah menuju pelabuhan untuk menjalani rujukan kerap kesulitan. “Kesulitan mobilnya, tidak ada sopir mobil ambulans dan lainnya. Nah, kami tergerak untuk memberikan solusi kepada masyarakat yang membutuhkan. Gratis,” tegasnya. 

Peluncuran mobil ambulans gratis itu tepat pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,  katanya, karena ini bentuk kecintaan Nabi Muhammad SAW. ” Kecintaan kami kepada Baginda Rasulullah, maka kami dengan senang atas kehadiran beliau (Nabi Muhammad SAW) dan juga sebagai umatnya ingin memberikan sumbangsih transportasi secara gratis kepada masyarakat baik itu orang sakit orang meninggal dari kapal ke rumahnya dari rumahnya ke rumah sakit atau dari rumah sakit ke rumahnya ataupun sebaliknya,” katanya.

Ilham meminta doa kepada seluruh warga di Pulau Bawean agar bisa terus memberikan manfaat kepada warga. “Kami ingin ikut berpartisipasi di dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat biar masyarakat tidak merasa keberatan atau merasa terbebani dari biaya-biaya untuk ambulans. maka dari itu kami mohon dukungan dari semua pihak terutama doa dan restunya ini adalah untuk sebagian kecil pengabdian kami sebagai warga masyarakat Bawean,” ujarnya. (yad)

Peringatan Maulid  Nabil Muhammad SAW, Klinik Asyifa Medika Luncurkan Ambulans Gratis Selengkapnya

50 Persen Potensi Risiko Stunting di Pulau Bawean, Wabup Gresik Gelar Sekolah Orang Tua Hebat 

GRESIK,1minute.id – Pemkab Gresik terus berikhtiar untuk menekan angka stunting. Upaya yang dilakukan diantaranya memberikan training of trainer (TOT) Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) dan Kartu Kembang Anak (KKA) kepada kader Bina Keluarga Balita (KKB) di Pulau Bawean. 

Di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean, berpotensi memiliki risiko terbanyak stunting di Kabupaten Gresik. Berdasarkan data rilis dari Pemkab Gresik, saat ini Kabupaten Gresik memiliki sekitar 6.912 keluarga risiko stunting. Sebanyak 3.070 diantaranya berada di Pulau Bawean. Hal ini tentu menjadikan Bawean sebagai prioritas.

TOT SOTH yang dihelat oleh Dinas Keluarga Berencana, Permbedayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Selasa,16 Mei 2023..Wabup perempuan berlatar pendidik itu sedang melakukan lawatan ke Pulau terluar Gresik itu. 

“Dengan SOTH ini, kita akan memberikan pemahaman tentang stunting. Sehingga nanti kita dapat mencegah terjadinya stunting dan menjadikan anak-anak kita menjadi lebih baik. Ini sangat penting karena nantinya anak-anak inilah yang akan menggantikan kita di masa depan,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. 

Pada kesempatan itu, Bu Min juga memberikan bantuan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada para keluarga dengan risiko stunting. Karena di Bawean ini ada sekitar 50% keluarga risiko stunting, dari total yang ada di Gresik.

Sementara itu, Kadis KBPPPA Titik Ernawati mengatakan, bantuan tersebut akan diberikan serentak pekan depan. Normalnya, bantuan ini akan diberikan sebanyak tiga tahap, dari mulai  Mei hingga Juli 2023. Mengingat akses yang cukup sulit, bantuan tersebut diputuskan untuk disalurkan sekaligus. “Nanti, bantuan akan kami berikan tiga tahap sekaligus. Isinya berupa satu ekor ayam karkas dan 1 pax telur mentah,” bebernya.

Sebelumnya, SOTH telah dicoba di Desa Bungah dan Bedanten, Kecamatan Bungah. Di dua desa tersebut menjadi pilot project SOTH yang akan dilakukan secara menyeluruh di 330 desa se-Kabupaten Gresik. (yad)

50 Persen Potensi Risiko Stunting di Pulau Bawean, Wabup Gresik Gelar Sekolah Orang Tua Hebat  Selengkapnya