Jelang Pilbup Gresik, Polres Gresik Semakin Intensif Patroli Kamtibmas

GRESIK,1minute.id – Tahapan pemilihan bupati atau Pilbup Gresik memasuki Pendaftaran Pasangan Calon atau Paslon Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Masih satu paslon yakni Fandi Akhmad Yani dan dr Asluchul Alif Maslichan atau Yani-Alif mendaftar ke KPU Gresik. 

Pendaftaran akan di tutup pada Rabu, 4 September 2024 pukul 23.59 WIB. Partai atau gabungan partai bisa mendaftarkan paslon  ke kantor komisi penyelenggara pemilihan bupati di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. 

Disisi lain,  Kepolisian Resor atau Polres Gresik semakin intensif melakukan patroli di beberapa tempat yang strategis. Antara lain,  kantor KPU Gresik, pasar, perkantoran, serta objek vital atau Obvit di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Patroli dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat atau Kamtibmas ini dipimpin oleh Kepala Sub Unit atau Kasubnit Pengendalian Massa atau Dalmas Polres Gresik Aipda Hari. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan mengatakan, kegiatan patroli merupakan bagian dari upaya Polres Gresik dalam menjaga kamtibmas di wilayah hukumnya. “Kami berkomitmen untuk menjaga kondusifitas wilayah demi terciptanya suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” ujar Arief Kurniawan pada Senin, 2 September 2024.

Dalam patroli tersebut, personil Sat Samapta juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar senantiasa bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga Kamtibmas, khususnya menghadapi Pemilu serentak 2024. 

“Kami berharap, masyarakat dapat bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan demi terwujudnya pesta demokrasi yang damai dan berintegritas,” ujar mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu. 

Perwira dua melati di pundak itu juga mengapresiasi kerja keras dan dedikasi personil Sat Samapta dalam melaksanakan kegiatan patroli tersebut. 

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Gresik dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjaga keamanan selama proses demokrasi, terutama menghadapi Pemilu tahun 2024,” lanjut alumnus Akpol 2004 itu. 

Ia juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2024 ini. “Mari kita bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan kondusif demi suksesnya Pemilu tahun 2024,” pungkasnya. (yad) 

Jelang Pilbup Gresik, Polres Gresik Semakin Intensif Patroli Kamtibmas Selengkapnya

Polres Gresik Siap Amankan Pilbup Gresik 

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar simulasi sistem pengamanan kota alias Sispamkota menjelang pemilihan kepala daerah atau pilkada serentak 2024. Simulasi yang dilakukan adalah skenario terburuk. Pilkada atau Pemilihan Bupati alias Pilbup Gresik rusuh.

Tentu saja warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dengan jumlah penduduk 1,3 juta jiwa tidak mengharapkan skenario itu menjadi kenyataan. Pilbup kondusif adalah dambaan masyarakat.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan, memimpin langsung Sispamkota itu di halaman Markas Polisi Resor atau Mapolres Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Senin, 19 Agustus 2024.

Sebanyak 380 personel gabungan dari Polres Gresik, Kodim 0817 Gresik, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP menunjukkan kesiapan mereka dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan selama proses pemilu.

Simulasi ini dirancang mulai dari tahapan pengiriman kotak suara, pendistribusian logistik, kampanye, masa tenang, pemungutan suara, hingga perhitungan suara. Setiap tahapan dilalui dengan serius, mensimulasikan berbagai skenario yang mungkin terjadi di lapangan.

Salah satu momen yang paling menegangkan adalah saat simulasi kerusuhan. Kapolres Gresik langsung memerintahkan pergantian pasukan Dalmas Inti di bawah kendali Kasat Samapta. Dengan sigap, para personel Dalmas Inti membentuk formasi yang kokoh, menghadapi ancaman massa yang semakin beringas.

Di tengah chaos muncul sosok seorang polisi wanita muda mencuri perhatian. Dengan tenang dan penuh keberanian, ia memberikan pertolongan pertama kepada rekan yang terluka. Tatapan matanya yang tegas dan wajahnya yang pucat namun tegar menjadi simbol semangat juang seluruh personel yang bertugas. Setelah situasi berhasil dikendalikan, AKBP Arief Kurniawan memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh personel yang terlibat. 

“Saya bangga dengan dedikasi dan profesionalisme seluruh anggota. Simulasi ini telah membuktikan bahwa kita siap mengamankan jalannya Pemilu dengan sebaik-baiknya,” ujar AKBP Arief Kurniawan yang alumni Akpol 2004 itu.

Simulasi Sispamkota ini bukan hanya sekadar latihan, tetapi juga menjadi bukti kesiapan aparat keamanan dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pemilu. 

“Melalui simulasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat bekerja sama untuk menciptakan Pemilu yang damai, aman, dan demokratis,” tegas mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu. (yad)

Polres Gresik Siap Amankan Pilbup Gresik  Selengkapnya

Jelang Pilbup 2024, Polres Gresik Gelar Operasi Mantap Praja Semeru selama 135 Hari

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar Apel Operasi Mantap Praja Semeru 2024 di halaman Mapolres Gresik pada Senin, 19 Agustus 2024.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan. Operasi Mantap Praja Semeru digelar untuk memastikan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 berjalan aman, lancar, dan damai. 

AKBP Arief Kurniawan menyampaikan, Pilkada serentak 2024 adalah momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia. Ini adalah pesta demokrasi terbesar yang pernah kita selenggarakan. Presiden Joko Widodo telah mengingatkan akan pentingnya momen ini. Namun, di balik kegembiraan pesta demokrasi, kita juga harus waspada terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat menghambat jalannya pesta demokrasi.

“Kabupaten Gresik memiliki jumlah penduduk cukup banyak, tentu memiliki tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan pilkada serentak. Potensi kerawanan seperti hoaks, isu SARA, dan politik identitas harus kita antisipasi sejak dini,” ujar Arief Kurniawan.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, lanjut mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu, Polres Gresik bersama TNI, Pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait telah merumuskan strategi yang komprehensif dalam operasi “Mantap Praja Semeru 2024”. Operasi ini akan berlangsung selama 135 hari, mulai 19 Agustus sampai dengan 31 Desember 2024 yang melibatkan ribuan personel yang akan ditempatkan di seluruh tempat pemungutan suara.

“Sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, kita memiliki tugas yang sangat berat namun mulia,” katanya. 

Perwira dua melati di pundak itu juga mengingatkan kepada anggotanya dalam menjaga kondusifitas Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Diantaranya, menjaga netralitas, meningkatkan kewaspadaan, menjalin sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk mencapai keberhasilan operasi ini dan menegakkan hukum terhadap siapa pun yang mencoba mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Mari kita jadikan Pilkada 2024 sebagai pesta demokrasi yang damai dan bermartabat. Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi yang tinggi, saya yakin kita akan mampu mengatasi segala tantangan yang ada,” tutup alumnus Akpol 2004 Batalyon Tatag Trawang Tungga itu. (yad)

Jelang Pilbup 2024, Polres Gresik Gelar Operasi Mantap Praja Semeru selama 135 Hari Selengkapnya

Terduga Pelaku Curanmor Klenger Dihajar Massa

GRESIK,1minute.id – Seorang pemuda berinisial BTP berusia 22 tahun kelenger di Jalan KH Agus Salim, Desa Gapurosukilo, Kecamatan/ Kabupaten Gresik pada Rabu malam, 14 Agustus 2024. 

Pemuda asal Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo itu dihakimi massa hingga tidak sadarkan diri karena diduga sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor atau curanmor. Beruntung polisi cepat tiba di lokasi kejadian sehingga nyawa pemuda itu terselamatkan. 

Kapolsek Gresik Kota Iptu Suharto membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku curanmor berinisial BTP. 22 tahun. Ia diduga pelaku curanmor di halaman parkir Warkop Sapu Jagad Jalan KH Agus Salim, Gapurosukolilo, Gresik.

“Benar, saat ini terduga pelaku menjalani perawatan di RSUD Ibnu Sina. Masih dalam penyelidikan,” tegas Iptu Suharto pada Kamis, 15 Agustus 2024. 

Aksi pencurian sepeda motor terjadi pada Rabu, 14 Agustus 2024 sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu Athilla Fawnia, korban percobaan pencurian kendaraan bermotor memarkir kendaraan sepeda motor Honda Beat nopol EA 4941 AL di halaman parkir Warkop Sapu Jagad.

Selanjutnya di tinggal ngopi oleh korban. Sekitar pukul 22.40 WIB, Rendy Akbar, seorang penjaga dan juga sekaligus pemilik warung merasa curiga gerak-gerik 2 lelaki yang baru keluar dari warung. Rendy lalu melakukan pengintaian melalui closed circuit television atau CCTV. 

Kecurigaan Rendy tidak salah. Dua pemuda asing yang saat datang naik sepeda motor PCX berboncengan. Saat pulang, mereka berpencar dan naik motor sendiri-sendiri. Pelaku naik motor Honda Beat dan mengeluarkan kunci berbentuk huruf T. Rendy bersama dua temannya lalu mendatanginya. Karena aksi diketahui pemuda berinisial BTP kabur. 

Rendy spontan berteriak maling. Teriak bagai semua alarm membuat warga yang mendengar melakukan pengejaran. Terduga tertangkap dan digebuki massa. Kabar penangkap pelaku curanmor itu terdengar polisi dan mendatangi tempat kejadian perkara atau TKP.  Di lokasi polisi menemukan kunci T. 

“Anggota mendatangi TKP dan mengamankan terduga pelaku yang sudah dalam keadaan terluka di bagian kepala dan tidak sadarkan diri serta membawa terduga pelaku ke RS. Petrokimia Gresik untuk penanganan pertama kemudian dirujuk di RSUD Ibnu Sina Bunder Gresik. Barang bukti berupa kunci T yang digunakan terduga pelaku juga kami amankan,” tukasnya. (yad)

Terduga Pelaku Curanmor Klenger Dihajar Massa Selengkapnya

Polwan Polres Gresik Berikan Teladan Kerukunan Antar Umat

GRESIK,1minute.id – Suasana tempat Bbadat  Tri Dharma atau TITD Kim Hin Kiong lebih riuh dari biasanya pada Jumat, 9 Agustus 2024. Puluhan Polisi Wanita atau Polwan Polres Gresik mengenakan kaus olah raga terlihat membersihkan di klenteng berlokasi di Jalan Setiabudi, Kecamatan/Kabupaten Gresik. 

Mereka ada menyapu halaman hingga altar. Ada juga membersihkan patung singa. Selain itu, mereka juga memberikan bantuan sosial kepada penjaga klenteng sebagai bentuk apresiasi atas jasa mereka dalam menjaga tempat ibadat.

Kapolres Gresik, AKBP Arief Kurniawan menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Polri dengan masyarakat, khususnya umat beragama. 

Bakti sosial di tempat ibadat warga Tionghoa itu rangkaian memperingati Hari Jadi Polwan yang diperingati setiap 1 September itu. Tahun ini, memasuki 76 tahun. Kegiatan bakti sosial atau baksos ini sebagai wujud nyata toleransi antarumat beragama dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Kegiatan ini juga sebagai bentuk nyata dari Bhayangkari dalam menjaga kerukunan umat beragama dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan pada Jumat, 9 Agustus 2024.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan. “Dengan saling membantu dan bergotong royong, kita dapat membangun masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera,” kata mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu. 

Pengurus TITD Kim Hin Kiong memberikan apresiasi kepada para Polwan Polres Gresik atas kepeduliannya. “Aksi bersih-bersih ini tidak hanya membantu kami menjaga kebersihan kelenteng, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarumat beragama. Kami berharap kerjasama yang baik ini dapat terus terjalin,” kata salah satu pengurus klenteng. (yad)

Polwan Polres Gresik Berikan Teladan Kerukunan Antar Umat Selengkapnya

Edan! Tega Curi Motor Tetangga Gunakan Kunci Palsu 

GRESIK,1minute.id – Solikin mengucapkan syukur berulang kali. Lelaki 40 tahun bersyukur karena sepeda motor kesayangan, Honda Grand yang dicuri penjahat bisa ditemukan oleh polisi. Selain mengamankan barang bukti anak buah Iptu Andik Asworo juga mengamankan terduga pelakunya.

Siapa pencuri sepeda motor milik warga Desa Gedang Kulut, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik itu? Pelaku berinisial AP. Usianya 49 tahun. Lelaki berkulit sawo matang ditangkap anggota reserse kriminal Polsek Cerme di rumahnya di Dusun/Desa Gedangkulut alias tetangga korban sendiri. 

Solikin, korban tentu kaget. Sebab, pelaku adalah tetangga dusunnya. Terungkapnya, aib tersangka AP itu bermula laporan korban Solikin pada Senin, 29 Juli 2024. Menurut keterangan korban Solikin kepada polisi pada Ahad, 28 Juli 2024 sekitar pukul 20.00 WIB memarkir motor Honda Grand nopol L 2611 RG  di teras rumahnya di Desa Gedangkulut, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Lelaki 40 tahun itu tidak lupa mengunci stir sebelum ditinggal masuk rumah dan tidur. Keesokan harinya, Senin, 29 Juli 2024 pukul 04.30 WIB korban Solikin bangun. Ia hendak pergi ke sawah. Tapi, bapak satu anak tidak menemukan motor kesayangan itu. Celingukan dan tanya tetangga kanan dan kiri tidak ada yang mengetahui. 

Solikin memutuskan membatalkan pergi ke sawah. Ia kemudian melaporkan musibah yang dialaminya ke Polsek Cerme. Berdasarkan laporan tersebut, Iptu Andik Asworo yang lama di bagian intelejen bersama anggota melakukan penyelidikan. Dugaan mengarah kepada lelaki berinisial AP, 49, tetangga dusun korban. 

“Terduga pelaku kami tangkap dirumahnya pada Kamis dini hari (1/8/2024),” kata Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melalui Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo pada Senin, 5 Agustus 2024. Dalam pemeriksaan di Mapolsek Cerme, tersangka AP mengakui perbuatan. “Tersangka mencuri motor korban menggunakan kunci palsu,” terang Iptu Andik. 

Tersangka dan barang bukti kemudian diamankan ke Polsek Cerme. Solikin semringah karena motor seharga Rp 3,5 juta bisa ditemukan. Sebaliknya, tersangka AP meratapi perbuatannya. “Tersangka AP dijerat dengan Pasal 363 Ayat 1 ke-3 KUHPidana,” tegas Andik Asworo. (yad)

Edan! Tega Curi Motor Tetangga Gunakan Kunci Palsu  Selengkapnya

Jalin Silaturahmi. Ini Harapan Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan kepada Toga dan Tomas

GRESIK,1minute.id – Kepala Kepolisian Resor GresikAjun Komisaris Besar Polisi atau Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan kembali melakukan silaturahmi pasca melakukan kunjungan kerja ke Pulau Bawean, Gresik.

Selama dua hari terakhir, 29 dan 30 Juli 2024, mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu melakukan road show untuk bersilaturahmi di tiga tempat. Pada Senin, 29 Juli 2024 Arief Kurniawan mengunjungi Kantor DPRD Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim,  Gresik. Arief disambut oleh pimpinan DPRD Gresik yakni Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir dan 3 wakil ketua yakni Achmad Nur Hamim, Mujid Riduan dan Nur Saidah.

Setelah itu, alumnus Akpol 2004 itu melanjutkan silaturahmi ke Pondok Pesantren atau Ponpes Darul Ihsan di Kecamatan Menganti. AKBP Arief Kurniawan yang didampingi Kabag SDM Dedi Winardi dan Kapolsek Menganti AKP Roni Ismullah ditemui langsung pemangku pondok yakni KH Mulyadi yang juga Ketua PCNU Gresik itu.

Kemudian, Selasa 30 Juli 2024, Kapolres Gresik yang baru menjabat itu bersilaturahmi ke Ponpes Qomaruddin di Kecamatan Bungah. Arief Kurniawan disambut oleh pengasuh Ponpes KH. Alauddin. Dalam silaturahmi itu, Kapolres AKBP Arief Kurniawan mengucapkan terimakasih atas sinergitas antara Polri dengan tokoh agama atau Toga dan tokoh masyarakat atau Tomas yang telah menjadi kondusivitas keamanan dan ketertiban di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik selama ini. 

Kapolres mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, terutama menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2024.

“Kami berharap tokoh agama dapat berperan aktif dalam mencegah konflik sosial dan menjadi penengah jika terjadi permasalahan di masyarakat,” ujar Kapolres Arief Kurniawan. (yad)

Jalin Silaturahmi. Ini Harapan Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan kepada Toga dan Tomas Selengkapnya

Tiga Pemuda Gresik Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi Gresik Kota. Siapa Mereka?

GRESIK,1minute.id – Tigaalap-alap sepeda motor dibekuk tim reserse kriminal Polres Gresik dan Polsek Kota Gresik. Tiga tersangka pencurian sepeda motor atau curanmor itu adalah warga Kabupaten Gresik. 

Siapa mereka? Ia adalah Aris Cahyo Utomo, 28, warga Jalan KH. Kholil, Kelurahan Pekelingan dan Alfian, 23, tinggal di Jalan Harun Thohir, Desa Pulopancikan. Sedangkan, penadah hasil kejahatan bernama Badrus Sholeh, 25, warga Jalan Sindujoyo, Kelurahan Kroman, Kecamatan Gresik.

Kini ketiga tersangka curanmor yang meresahkan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini sedang menjalani pemeriksaan secara intensif di markas Polisi Sektor atau Mapolsek Kota Gresik. Ketiga tersangka ditengarai berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor.

Menurut Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melalui Kapolsek Gresik Kota Iptu Suharto, perburuan terhadap pelaku curanmor ini bermula dari laporan Mutiyah, 38 tahun. Sepeda motor Honda Scoopy nopol W 5874 DS raib saat di parkir di samping rumahnya di Jalan KH Kholil, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Sabtu, 20 Juli 2024 sekitar pukul 23.00 WIB.

Pada Senin, 22 Juli 2024 sekitar pukul 05.00 WIB atau badal Subuh, korban Mutiyah hendak memakai motor kesayangan itu. Akan tetapi, perempuan 38 tahun kaget. Sebab, motor matik miliknya tersebut telah raib. Ia pun celingukan ke kanan dan ke kiri. Tanya tetangga tidak ada yang mengetahui. Ia pun akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gresik Kota berada di Jalan Basuki Rahmat, Gresik atau sekitar 3 kilometer dari rumah korban. 

Iptu Suharto, Kapolsek Gresik Kota dibantu oleh tim reserse mobile alias resmob Satreskrim Polres Gresik melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dengan memeriksa sejumlah kamera pengintai atau closed circuit television atau CCTV sekitar lokasi kejadian. Dalam kamera pengintai mendapati ciri-ciri pelaku yakni memakai sweeter warna hijau dan topi warna putih. 

Berdasarkan ciri-ciri tersebut, mengarah kepada terduga pelaku Aris Cahyo Utomo, tetangga korban. “Kamis dini (25 Juli 2024 pukul 02.00 WIB,Red) kami melakukan penangkapan di rumahnya,” kata Iptu Suharto pada Jumat, 26 Juli 2024. Tersangka Aris menjalani pemeriksaan kemudian “bernyanyi”. Ia mengaku tidak sendirian. Ia bersama dengan Alfian, warga Harun Thohir, Pulopancikan, Gresik. 

Dari kedua tersangka itu, kemudian muncul nama Badrus Sholeh, penadah motor hasil curian. “Ketiga tersangka berhasil kami amankan,” tegasnya. Dalam penyergapan secara maraton itu tim gabungan Polsek Gresik Kota dan Satreskrim Polres Gresik itu juga mengamankan satu unit sepeda motor Honda Scoopy W 5874 DS rakitan 2016, warna Biru Silver, dua buah plat nomor W 5874 DS, satu buah kaos sweeter warna hijau, satu buah celana training warna abu-abu, dan satu buah topi warna putih. “Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP,” katanya. (yad)

Tiga Pemuda Gresik Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi Gresik Kota. Siapa Mereka? Selengkapnya

Silaturahmi ke MUI, Kapolres Gresik Diwaduli Maraknya Judi Online 

GRESIK,1minute.id – Kepala Kepolisian Resor atau Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melanjutkan road show ke sejumlah tokoh dan organisasi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Hari ini, Kamis, 25 Juli 2024 mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu melakukan silaturahmi ke  Majelis Ulama Indonesia atau MUI Gresik. 

AKBP Arief disambut hangat oleh Ketua MUI Gresik KH Moch Mansoer Shodiq beserta pengurus lainnya. Tujuannya untuk minta dukungan dan doa untuk menjaga kamtibmas khususnya di Kabupaten Gresik. 

“Kami seluruh jajaran MUI Gresik mendoakan sukses dalam tugas sebagai Kapolres Gresik dan tentunya kabupaten Gresik aman dan kondusif,” kata KH Mansoer Shodiq.

Pada kesempatan itu, Kiai Mansoer Shodiq menyatakan MUI merupakan organisasi keagamaan mendapat banyak wadulan dari masyarakat, sehingga kewajiban kami untuk menyampaikan ke Polres Gresik

Salah satunya, adalah judi online alias judol yang marak di masyarakat dan berdampak pada perceraian karena ekonomi hingga kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT. Selain itu, juga masalah narkoba yang beredar di masyarakat yang menurut data separuh kasus adalah terpidana narkoba.

“Mohon diperhatikan pihak kepolisian khususnya Polres Gresik,” imbuh Kiai Mansoer Shodiq. Pada kesempatan itu, AKBP Arief Kurniawan menyampaikan sebagai Kapolres Gresik yang baru, berharap bisa diterima sebagai keluarga di Kabupaten Gresik.

“Apabila ada hal yang salah mohon kiranya di luruskan, dan berharap Sinergitas MUI dan Polres berlajalan baik untuk kepentingan masyarakat kabupaten Gresik,” kata alumnus Akpol 2004 itu. 

Merespon penyampaian Ketua MUI Mansoer Shodiq menegaskan akan menjaga Kabupaten Gresik sebagai kota wali. “Kalau ada hal yang berpotensi mengundang atau melakukan tidak pindana, kami akan melakukan tindakan sesuai undang-undang yang berlaku,” tegas AKBP Arief Kurniawan. (yad)

Silaturahmi ke MUI, Kapolres Gresik Diwaduli Maraknya Judi Online  Selengkapnya

Hari Pertama Bertugas, AKBP Arief Kurniawan Silaturahmi dengan Bupati Gresik Ini yang Dibahas!

GRESIK,1minute.id – Kapolres GresikAKBP Arief Kurniawan memulai aktivitas hari pertama berdinas melakukan kunjungan ke Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 19 Juli 2024.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyambut langsung kedatangan mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu. Pertemuan berlangsung gayeng. Salah satu topik yang dibahas adalah terkait menjaga sistem keamanan dan ketertiban masyarakat (siskamtibmas) di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Kapolres Arief menyampaikan beberapa hal terkait situasi kamtibmas di Gresik, termasuk beberapa potensi gangguan yang perlu diantisipasi. Kapolres juga menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menjaga kondusifitas wilayah.

“Diharapkan dengan sinergitas yang kuat, Gresik dapat menjadi daerah yang aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya,” kata AKBP Arief Kurniawan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  mengapresiasi sinergitas yang selama ini terjalin antara Polres Gresik dan Pemerintah Kabupaten Gresik. 

Gus Yani sapaan akrab Fandi Akhmad Yani juga menyampaikan beberapa hal terkait dengan tantangan yang dihadapi Gresik, seperti Pilkada yang akan segera digelar dan potensi masalah ketenagakerjaan akibat peralihan dari tenaga manusia ke mesin.

“Tantangan paling dekat adalah Pilkada, termasuk masalah yang menyangkut Tenaga Kerja yang perlu mendapatkan perhatian karena peralihan tenaga manusia diganti mesin akan berdampak pada PHK,” ujar Bupati Gresik.

Gus Yani berharap dengan silaturahmi dan komunikasi yang terjalin dengan baik antara Polres Gresik dan Pemerintah Kabupaten Gresik, berbagai tantangan tersebut dapat dihadapi dengan bersama-sama. Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Gresik untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya. (yad)

Hari Pertama Bertugas, AKBP Arief Kurniawan Silaturahmi dengan Bupati Gresik Ini yang Dibahas! Selengkapnya